Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kominfo Bentuk Kawan Lapor! Untuk Sosialisasikan Lapor! ke Seluruh Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel melalui Tim Lapor! membentuk Kawan LAPOR! sekaligus melakukan sosialisasi SP4N-LAPOR! bertempat di MAN 2 Palembang, Jumat, (17/5/2019). Kadis Kominfo diwakili Kabid PIP Kominfo Sumsel Amrullah S.STP., M.Si mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasi aplikasi pelayanan publik SP4N-LAPOR! di berbagai sekolah dan universitas. Kominfo Sumsel melalui Tim Lapor telah melakukan sosialisasi diberbagai instansi pendidikan yaitu dua fakultas di Universitas Islam Negeri Raden Fatah, dan akan terus digencarkan. "MAN 2 Palembang adalah sekolah menengah pertama yang dilakukan sosialisasi Lapor!," katanya. Melalui kegiatan ini siswa-siswi akan menjadi penyambung lidah untuk mensosialisasikan tata cara penggunaaan aplikasi LAPOR! ke masyarakat luas, baik itu teman-teman maupun keluarga. Menambahkan, Perwakilan GIZ dari Kemen PAN RB Kurniawan mengatakan peningkatan pelayanan publik dilakukan untuk meningkatkan inovasi menuju pelayanan publik yang lebih baik dan juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pelayanan publik. Salah satu caranya yaitu melalui pemanfaatan aplikasi pelayanan publik LAPOR!-SP4N dengan menggencarkan program sosialisasi LAPOR!. "Sosialiasi program LAPOR! SP4N sasarannya adalah generasi muda karena kalian adalah estafet masyarakat," ucapnya. Melalui program ini, para siswa akan mengetahui manfaat LAPOR!, sehingga siswa akan membantu estafet kerja sama pengembangan pelayanan publik. "Pemerintah wajib memberikan pelayanan publik, namun ada kewajiban masyarakat untuk melaporkan kekurangan pelayanan publik salah satunya dengan Lapor!," jelasnya. LAPOR! SP4N adalah Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. Ayo melapor melalui www.lapor.go.id atau melalui SMS dengan cara ketik Sumsel (spasi) isi laporan kirim ke 1708. "Tidak perlu khawatir, karena setiap laporan yang masuk dipastikan akan diteruskan ke instansi terkait langsung," ungkapnya. Jika laporan tidak ditindaklanjuti maka ombudsmen akan menindak instansi tersebut. Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2, Hazdi, M.Pd mengapresiasi pelaksanaan acara ini sebagai media untuk menambah wawasan para siswa mengenai pengembangan pelayanan publik. "Ketika kalian sudah menerima pengetahuan dari sosialisasi ini, saya minta sampaikan juga ke rekan-rekan kelas kalian," pesannya kepada para siswa. Dalam acara ini juga diadakan pengangkatan kawan lapor yg bertugas untuk menjadi duta lapor dari MAN 2.Turut hadir Kepala Seksi Pelayanan Media Informasi Publik Azim Baidillah dan dihadiri oleh 30 orang perwakilan siswa siswa MAN 2 Palembang. MC Diskominfo Prov. Sumsel / PE /Foto : FS
Sumsel
Ayo.. Dukung Pengembangan Desa Wisata di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengharapkan keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Perusahaan Swasta dan lembaga usaha lainnya dapat membantu pemerintah daerah dalam memajukan sektor pembangunan baik fisik maupun non fisik di Sumatera Selatan. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima jajaran Direksi PT. Pegadaian (Persero) yang dipimpin Direktur Utama (Dirut) Kuswiyoto dan jajaran bertempat di ruang Rapat Griya Agung, Palembang, Rabu (15/5) malam. "Sejumlah sektor dapat dijadikan mitra bagi PT Pegadaian. Khususnya membantu desa-desa dalam pengelolaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BumDes)," harap Herman Deru. Adapun sektor yang dapat dijadikan sebagai pengembangan usaha bagi PT. Pegadaian (Persero) di dalam wadah BumDes lanjut Herman Deru, diantaranya Pengembangan Desa Wisata dikawasan objek wisata seperti di Kota Pagar Alam dan Danau Ranau yang ada di Kabupaten OKU Selatan serta pusat-pusat kerajinan rakyat lainnya yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan di 17 Kabupaten/kota di Sumatera Selatan. "Upaya ini setidaknya dapat membantu membangun citra baik bagi PT. Pegadaian di mata masyarakat di samping membantu BumDesa dalam hal manajerial dan administrasi," tambah Herman Deru. Disamping itu, Gubernur berharap PT. Pegadaian (Persero) terlibat aktif dalam sejumlah event di Sumsel baik dalam sekala nasional maupun internasional diantaranya event Motocross MXGP, event Tour the Ranau Ranau serta kejuaran Bowling Dunia yang melibatkan sejumlah negara di dunia. "Dalam waktu dekat setidaknya ada tiga event internasional yang ada akan digelar di Sumsel. PT. Pegadaian bisa ikut adil dari situ dalam hal promosi," harap Deru. Sementara itu Direktur Utama PT. Pegadian (Persero) Kuswiyoto, PT. Pegadaian bersama Pemprov. Sumsel memiliki kepentingan bersama dalan mensejahterakan masyarakat. "Kita kometmen akan membantu membina desa serta pengadaan sarana dan perasarana lainnya," jelas Kuswiyoto. Dalam audensinya Kuswiyoto juga memaparkan sejumlah produk PT. pegadaian diantara dalam bentuk tabungan emas, tabungan haji dan sejumlah produk konsumtif lainnya yang pelayanannya cepat dan tidak ribet. "PT. Pegadaian juga ada inovasi lain seperti menjemput nasabah menggunakan aplikasi Ojek Online. Jadi barang yang akan digadaikan bisa dijemput di rumah jika masyarakat tidak ada waktu atau merasa malu datang ke kantor Pegadaian," tandasnya. Ikut dalam romongan Dirut PT. Pegadaian Kuswiyoto kali ini diantaranya Direktur Jaringan Operasional Dan Penjualan Damar Latri Setiawan, Pemimpin Kantor Wilayah III Eka Pebriansyah, Deputy Operasional Kanwil III Agus Mulyana, Deputy Bisnis Palembang Aris Suroso, Deputy Bisnis Lampung Tun Immanudin, Deputy Bisnis Jambi Hendra Hermawanto, Bupati OKI H Iskandar dan jajaran OPD terkait dilingkungan Pemprov. Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Bazar Pasar Ramadhan 1440 H, Padat di Kunjungi Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id – Kegiatan Bazar Pasar Ramadhan 1440 H di Halaman Kantor Gubernur Sumsel semakin ramai dikunjungi masyarakat , terutama kaum ibu-ibu (17/05/2019). Bazar yang dibuka oleh Gubernur H.Herman Deru ini berlangsung dua hari (16 sampai 17 Mei 2019) dan hari ini merupakan hari ke- dua kegiatan. Bazar dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dinas Perdagangan Prov. Sumsel, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan Prov. Sumsel dan Pelaku CSR. Terdapat 100 meja yang menjual berbagai komoditas seperti beras, telur, daging kerbau beku dan ayam, terigu, bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula pasir, minyak goreng, makanan dan minuman serta fashion. Dari hasil pantauan Tim Media Center Dinas Komunikasi Provinsi Sumatera Selatan di lokasi Bazar Pasar Ramadhan tampak Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Fauziah Mawardi Yahya.beserta pengurus ikut berbaur bersama masyarakat dalam memanfatkan kesempat bazar ini. Seperti di hari pertama Bazar Pasar Ramadhan ini digelar harga sembako dijual relatif murah dibandingkan yang dijual di pasar , untuk minyak goreng di lokasi bazar dijual dangan harga Rp 8.500,-hingga Rp 9000,- per kg. Sedangkan dipasarkan ada pada kisaran Rp 11.000,- per kg. Sementara untuk harga beras premiun berada pada kisaran Rp 9000,- hingga Rp 11.000,- per kg. Sementara Kepala Perdagangan Prov.Sumsel, H. Yustianus dalam whatsapp menulis suasana Bazar Ramahdan 1440 H di Halaman Kantor Gubernur , stand DWP Dinas Perdagangan diserbu emak-emak, gara-gara bawang putih dijual dengan harga Rp.32.000/Kg dan bawang merah dengan harga Rp.28.000/Kg. Selain memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli produk dengan harga terjangkau, hal ini dalam rangka untuk menstabilkan harga dipasaran (mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1440 H dan pengendalian inflasi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY Foto JK Kadis Kominfo Sumsel
Sumsel
Enam Nama Ramaikan Bursa Ketua KONI Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mempersiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) dalam rangka pergantian ketua umum serta jajaran pengurus harian. Hal ini membuat bursa kandidat ketua umum KONI Provinsi Sumsel mulai bermunculan. Beberapa tokoh olahraga di Bumi Sriwijaya digadang-gadang layak menjadi pengganti H Alex Noerdin. Diantaranya mantan gubernur Sumsel dan ketua umum KONI Sumsel H Syahrial Oesman, Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri atau pengelola Sriwijaya FC H Asfan Fikri Sanaf, Staf Khusus Gubernur Bidang Olahraga Irwansyah, ketua pengprov Persatuan Angkat Besi/Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Sumsel H Hendri Zainuddin, mantan sekretaris daerah provinsi Sumsel Drs H Musyrif Suwandi, dan terakhir mantan ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Sumsel, H Much Baryadi. Apriza Yuanda sekretaris Pengurus Provinsi Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumsel menilai nama-nama diatas cukup kompeten untuk menjadi ketua umum hasil musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub) KONI Sumsel habis lebaran idul fitri nanti. "Harapan kami pimpinan ini yang benar-benar gila olahraga. Bukan hanya mau, kalau mau saya kira banyak yang bersedia jadi ketua umum KONI. Tapi kalau sudah mencintai mereka akan bekerja dengan hati," terang Eja, sapaan akrabnya, Kamis (15/5). Di tempat terpisah, Pengamat Olahraga Sumatera Selatan Kurnati Abdullah saat dihubungi mengatakan, jika untuk menjadi ketua KONI Sumsel sebaiknya tokoh yang punya akses dengan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. "Itu karena berbicara ke pengurusan KONI Sumsel, olahraga, atlet serta prestasi berkaitan dengan anggaran,"ucapnya. KONI dalam melakukan pembinaan atlet, membutuhkan dana dari APBD Sumsel. Untuk itulah, dibutuhkan sosok yang punya akses dengan Gubernur atau bahkan DPRD Sumsel. Apalagi, pada tahun 2020 ada PON di Papua. Sementara pada tahun ini, ada Porwil dan Porprov yang tentunya juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. "Ketua KONI Sumsel juga sebaiknya jangan dari pengurus partai politik, " ucapnya. Ketua KONI Sumsel kedepan sebaiknya orang yang mengerti dan benar-benar menyukai olahraga dan bisa konsentrasi untuk prestasi atlet Sumsel. "Bila ada yang sosok dari pengprov cabor itu jauh lebih baik. Tapi harus punya akses ke gubernur tentunya," katanya. Masih kata pria yang juga menjabat Ketua DKP PWI Sumsel ini, dia sendiri sebenarnya mendukung jika Ketua KONI Sumsel nanti di jabat Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya. "Pastinya tidak kesulitan dengan anggaran. Bapak Mawardi juga suka olahraga, dengan pernah menjadi Ketua Umum Pengda PBSI Sumsel yang mencapai prestasi tertinggi sepanjang sejarah bulutangkis Sumsel, yaitu pada Porwil 2011 di Batam yang menjadi juara umum bulutangkis merebut 3 medali emas," jelasnya. Tapi, hal ini bakal berbenturan dengan UU No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional Pasal 40 pejabat dijelaskan bahwa pejabat publik tidak boleh duduk di kepengurusan KONI. "Tapi, daerah lain banyak yang melangar juga. Jadi sebenarnya bapak Mawardi bagus juga, tapi berbenturan undang undang undang, jadi sulit juga, " ucapnya. Dihubungi terpisah H Much Baryadi mantan ketua PSSI Sumsel mengaku bersedia menduduki kursi KONI Sumsel 1. "Koni adalah salah satu yang membuat wilayah menjadi maju. Kalau KONI-nya mengarap atlet, altetnya muncul akan maju," terang Baryadi. Pria yang juga ketua Pujasuma Sumsel ini mengaku jika terpilih akan lebih memaksimalkan potensi lokal. "Seandainya terpilih saya tidak ingin membeli atlet dari luar," tukas dia. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Herman Deru Ingatkan OPD, Jangan Sungkan Lakukan Inovasi
Palembang, sumselprov.go.id -- Kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diminta inovatif dalam memecahkan sejumlah persolan yang dihadapi. Seperti halnya kenaikan harga bawang yang terus menjadi persolan dari tahun ketahun. “Dari waktu saya kecil dulu hingga saat ini, urusan bawang putih ini dak selesai-selesai. Cobalah kita buat terobosanlah. Kalau bisa tanam dalam pot”. Dulu ada Menteri yang punya terobosan tanam cabe dalam pot. Seketika harga cabe stabil. Artinya kalau kita gertak takut juga para spekulan-spekulan itu. Tapi kita harus berani. Bikin gerakanlah, jangan orang sudah naik ke bulan. Kita masih cak inilah mengurusi harga bawang mahal, " tegas Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Bazaar Pasar Ramadhan 1440 H Tahun 2019 diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Prov. Sumsel bekerjasama dengan TP PKK Prov. Sumsel dan Dinas Perdagangan Prov. Sumsel, bertempat di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/5) pagi. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam arahanya menambahkan untuk urusan harga, mahal dan murah itu sifatnya relatif. Karena jika harga mahal petani yang diuntungkan sementara konsumen diberatkan dengan naiknya harga. "Nanti saya akan lihat kalau harganya di bazar ini sama saja dengan harga pasar. bubar saja. Lemak beli dipasar, di mall dingin dak kepanasan," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut Herman Deru juga mengingatkan bertepatan dengan momen peringatan hari jadi Provinsi Sumatera Selatan ke 73 tahun 2019. Jadikan momen bagi jajaran OPD untuk melakukan evaluasi. "Ini koreksi, ulang tahun provinsi kemarin. Kalah meriah dengan waktu aku menjabat bupati dulu. Untuk mendapatkan gembira dan kebahagian itu butuh biaya. Bila perlu tahun depan ulang tahun Sumsel dianggarkan biayanya. Katik APBD kita carikan CSR atau kita cari dukungan lain. Aku ini orangnya detail. Tahun ini kita jadikan sebagai tahun inovasi. Jangan omdo (omong doang), aku paling dak galak omdo," imbuhnya. Terkait dengan kegiatan bazar, Gubernur memberikan apresiasi pada Dharma Wanita Persatuan dan TP PKK serta berharap kegiatan tersebut jangan hanya bersifat sementara namun dilakukan berkelanjutkan. "Saya bangga pada Dharma Wanita dan PKK. Tapi ini jangan hannya jadi ajang tebar pesona, tapi jadikan ini sebagai pemantik agar kegiatan seperti ini diikuti oleh OPD lainnya," tandasnya. Sementara Ketua panitia pelaksana Kepala Dinas Perdagangan Prov. Sumsel H. Yustianus dalam laporannya menyebutkan, kegiatan bazar ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci ramdhan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. "Bazar kali ini digelar selama dua hari dari tanggal 16 hingga 17 Mei 2019 bertempat di halaman kantor Gubernur. Sedangkan untuk tingkat kelurahan sudah digelar dari jauh hari. Dan ditingkat kecamatan dilakukan 18 Mei 2019 mendatang," tegasnya. Dia menyebutkan, Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bekerja sama dengan Bulog telah melakukan sejumlah upaya untuk menekan harga sembilan bahan pokok (Sembako) dilapangan. Dia mencontohkan harga bawang putih yang sebelumnya Rp 100.000,- per kg bisa diturunkan menjadi Rp 35.000,- per kg. Demikian juga dengan harga sembako lainnya untuk harga dipasaran saat ini relatif stabil untuk minyak goreng di lokasi bazar dijual dangan harga Rp 8.500,-hingga Rp 9000,- per kg. Sedangkan dipasarkan ada pada kisaran Rp 11.000,- per kg. Sementara untuk harga beras premiun berada pada kisaran Rp 9000,- hingga Rp 11.000,- per kg. "Untuk harga komuditi karet saat ini Rp 7.300,- per kg. Dengan kadar air 70 persen," tandasnya. Bazar kali ini dibuka secara resmi oleh Gubernur yang ditandai dengan peninjauan langsung sejumkah stand bazar. Setelah sebelumnya lakukan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia. MC Diskominfo Prov.Sumsel/All Tim Foto HP
Sumsel
47 Atlet dan Pelatih Soina Diganjar Bonus
Palembang, sumselprov.go.id -- Para atlet dan pelatih yang mengharumkan nama Sumatera Selatan (Sumsel) di ajang nasional maupun internasional, diapresiasi setinggi-tingginya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov). Apresiasi tersebut diberikan kepada 47 atlet dan para pelatih Special Olympics Sumatera Selatan yang telah mengikuti Pekan Olahraga Nasional Special Olympics Indonesia (Pornas Soina ) VIII tanggal 19-23 Juni 2018 di Pekanbaru Provinsi Riau berhasil menyabet 29 medali terdiri dari 11 medali emas, 10 perak dan 8 perunggu. Atas keberhasilan tersebut Pemprov. Sumsel memberikan bonus dan tali asih yang diserahkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru diwakili Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar yang berlangsung di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Rabu (15/5). "Saya atas nama pribadi dan Pemprov Sumsel mengucapkan selamat kepada kontingen Soina Sumsel yang sukses finish di lima besar Pornas Solna di Riau," kata Sekda Sumsel Nasrun Umar. Dia menilai, prestasi ini merupakan buah dari usaha dan kerja keras baik dari pengurus Soina maupun atlet itu sendiri. "Kami harapkan di masa yang akan datang perwakilan atlet Sumsel bisa memberikan yang terbaik bersama Sumsel Maju untuk Semua," tambahnya. Menurutnya, pemberian tali asih/bonus bagi insan olahraga adalah momen yang tepat untuk memacu keberhasilan bagi atlet dan pelatih Sumsel dalam berbagai event nasional maupun internasional. "Atlet dan pelatih yang diberikan penghargaan oleh Pemprov Sumsel adalah salah satu bentuk perhatian dari Gubernur Sumsel," tambahnya. Lanjut Nasrun, menjadi juara tidak didapat dengan instan, tetapi harus melalui proses yang berkesinambungan. Dukungan keluarga, lingkungan dan orang disekitar sangat berperan besar dalam menunjang prestasi. "Kepada pengurus Soina Sumsel kami mengharapkan bantuannya untuk memajukan pembinaan olahraga disabilitas khususnya atlet Tuna Grahita. Sudah saatnya pengurus organisasi olahraga melihat berbagai perkembangan pembinaann olahraga. Oleh karena itu para pengurus lebih proaktif," tutupnya. Sementara itu, Ketua Soina Sumsel, Mulya Ningsih menuturkan keberhasilan para atlet ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Sekda Nasrun Umar bersama Dispora dan intansi terkait lainnya. Selain itu juga, kepada Ketua NPCI Sumsel, dirinya mengucapkan terima kasih yang telah memberikan pembinaan terhadaap prestasi atlet-atlet dan pelatih Soina Sumsel ini. "Harapan kami kedepan NPCI sebagi induk organisasi Soina Sumsel, kami mohon terus dilibatkan baik pembinaan terhadap prestasi maupun secara organisasi," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Wagub Pastikan Jalan Putus Desa Segera Bisa Dilalui
Palembang, sumselprov.go.id -- Bupati meninjau lokasi jalan ini Uusai mendapat informasi jalan putus akibat longsor diterjang air Sungai Ogan di Desa Lubuk Keliat, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (14/5) pagi. "Paling lama seminggu jalan ini harus sudah bisa dilewati mobil dan kendaraan lainnya. Bukan hanya itu seluruh lobang-lobang dalam yang ada di sepanjang jalan ini juga saya minta diatasi. Makanya Dinas PU, kontraktor dan PPTK hari ini kita bawa semua meninjau langsung ke lokasi," tegas mantan Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) Dijelaskan Mawardi perbaikan termasuk relokasi jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam anggaran tahun 2019. Waktu itu sekitar 3 bulan lalu Ia bahkan sudah pernah meninjau ke lokasi namun kerusakan jalan yang terjadi tidak terlalu parah. Karena itu Ia menghimbau dinas teknis dan PPTK segera menyesuaikan lagi perencanaan yang telah dibuat. Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan 5-6 meter. Dengan ditimbun tanah dan crocos sepanjang 100 meter, jalan darurat ini diharapkannya dapat selesai dan bisa dilewati. "Saya kira ini tidak terlalu sulit. Tapi mungkin perlu revisi ulang perencanaan dan pelaksanaan berbeda. Serta tidak sesuai dengan kontrak dengan di lapangan," tambahnya. Menurut Mawardi musibah ini tak dapat diduga, karena itu sejumlah antisipasi terus dilakukan. Terlebih akses jalan tersebut menjadi jalan utama bagi masyarakat dan para pemudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. " Selain di titik ini masih ada sekitar 2 km ruas jalan lagi yang juga mulai terkikis oleh arus sungai. Ini kita antisipasi juga agar jangan sampai mengganggu lalu lintas karena jalan inikan padat baik angkutan barang bahan pokok mauoun lainnya," jelasnya. Sementara itu Kabid Pengembangan Jaringan dan Jalan Dinas PU Bina Marga, Ridwan mengatakan jalan ini merupakan penghubung dari Ogan Ilir ke Baturaja. Namun jalan terkikis akibat derasnya arus sungai menyebabkan jalan sebagian besar longsor sehingga putus tak bisa dilintasi kendaraan. "Kejadiannya Subuh (Senin/14/5). Makanya ini kita lebarkan ke sisi sebelahnya milik warga. Sekitar 6 meteran, sekarang kita kerahkan dulu alatnya. Lokasinya tidak jauh sekitar 2 km dari lokasi kejadian" tambahnya. Dikatakan Ridwan sebenarnya perencanaan relokasi jalan yang ada titik longsor seperti ini sudah masuk pada 2020. Namun meski masih tahun depan secara berkala pihaknya juga tetap melakuka perbaikan jalan. MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Hari Jadi Sumsel Ke 73, Kobarkan Semangat Bangun Sumsel Maju Untuk Semua
Pelembang, sumselprov.go.id - Kerajaan Sriwijaya adalah kejayaan kerajaan nusantara di Indonesia yang merupakan suatu sejarah di nusantara yang telah menginspirasi serta memberikan energy bagi pemimpin khususnya bagi pemimpin Sumatera Selatan (Sumsel) dan bagi kita semua masyarakat untuk berbuat dan mengobarkan semangat membangun Sumatera Selatan yang merata Sumsel Maju Untuk Semua. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada acara Rapat Paripurna istimewa XXVIII DPRD provinsi Sumsel dalam rangka peringatan hari jadi ke- 73 provinsi Sumsel tahun 2019, yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Sumsel Rabu (15/5/2019). Lebih jauh dikatakannya, Pada HUT ke 73 provinsi Sumsel ini, tema yang diambil " Dengan semangat 73 tahun, mari wujudkan pembangunan infastruktur yang adil dan merata demi Sumsel Maju" Provinsi Sumsel berusia 73 tahun. Dari tahun ke tahun telah banyak perubahan yang terjadi dan semua berdampak positif. Ia berharap di usianya yang semakin matang segenap elemen maupun stakeholder bersama-sama membangun Sumsel maju untuk semua. Gubernur Herman Deru sampaikan, Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan ke 73 tahun 2019 sangat istimewa bertepatan dengan bulan suci Ramadan “Melalui Peringatan Hari Jadi Sumsel ke 73 tahun 2019, mari kita Kobarkan semangat membangun Sumsel Maju Untuk Semua”, ujar Gubernur Herman Deru jelaskan, berjalannya Visi dan Misi tentunya tidak akan dapat terwujud dengan baik tanpa adanya dukungan dari seluruh stakeholder terutama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumsel,” ungkapnya. Pada acara HUT Hari Jadi Sumsel ke 73 tersebut, Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD Sumsel MA Gantada, dan 3 wakil Ketua DPRD Sumsel lainnya, Chairul S Matdiah, M Yansuri dan Kartika Sandra Desi. MA Gantada menjelaskan, penetapan hari jadi Provinsi Sumatera Selatan tanggal 15 Mei ditetapkan berdasar,kan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2007 tentang hari jadi Provinsi Sumatera Selatan. Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada mengajak semua pihak untuk memantapkan semangat kebersamaan dalam membangun Sumsel yang lebih baik. Peringatan HUT Provinsi Sumsel kali ini tetap berjalan dengan khidmat dan dihadiri Wakil Gubernur H. Mawardi Yahya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnaen Adinegara, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Walikota dan Bupati se Sumsel, dan unsur Muspida lainnya. Serta dihadiri Staf Ahli Mendagri dan Staf Ahli Menpora serta perwakilan Menhan RI dan Pejabat OPD Pemprov. Sumsel, Ketua PKK Sumsel, Tokoh Masyarakat dan unsur lainnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/AD
Sumsel
Sinergitas Disperindag, TP PKK dan Dharma Wanita Sumsel akan Gelar Pasar Murah Ramadhan 1440 H
Palembang, sumselprov.go.id – Dalam rangka menyambut bulan suci ramdhan dan Idul Fitri 1440 H serta rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan ke- 73, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan serta pelaku-pelaku usaha yang ada di Sumsel ini akan menggelar Pasar Murah Ramadhan tahun 1440 H. “Barang yang akan kita jual terutama sembako dengan harga dibawah pasar kemudian kita menjual produk-prodik fashion, produk makanan dan minuman, yang mana diperkirakan lebih kurang seratus meja akan disiapkan untuk kegiatan tersebut,” ujar Kepala Perindag Prov. Sumsel kepada Tim MC Diskominfo jelang acara Rakoor Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2019, di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel. Selasa (14.05/2019). Dijelaskan juga oleh Kepala Disperindag, H. Yustianus kegiatan ini disupport langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sumsel Hj. Febrianti Lustia Herman Deru dan juga Ketua Dharma Wanita Persantuan Sumsel, Hj. Renny Nasrun Umar dan akan di laksanakan pada Tanggal 16 sampai dengan 17 Mei 2019 yang akan datang bertempat di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jalan Kapten A Rivai Palembang dibuka langsung oleh Bapak Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru. “Untuk acara pada hari pertama dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB begitu juga dihari kedua kegiatan ini”, kata H.Yustianus. Selanjutnya disampaikannya pada tanggal 21 Mei dilaksanakan kegiatan yang sama (Pasar Murah) di Kecamatan Sako, kegiatan ini sudah berlangsung baik dilaksanakan Dinas Perdagangan Provinsi maupun Dinas Perdagangan Kota Palembang. Yang mana Dinas Perdagangan Kota sudah melaksanakan sekitar 5 titik rencananya akan dilaksanakan disekitar 10 titik. Dan setiap kecamatan akan melaksanakan kegiatan pasar murah. Secara detail disampaikan lokasi-lokasi kegiatan pasar murah yaang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang : Kamis (09 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Seberang Ulu I, Senin (13 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Seberang Ulu II, Selasa (14 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Plaju, Rabu (15 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Ilir Barat I, Kamis (16 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Gandus, Senin (20 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Alang-alang Lebar, Selasa (21 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Sukarami dan Kecamatan Sako, Rabu (21 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Kalidoni, Kamis (23 Mei 2019) Lokasi Kecamatan Sematang Borang dan Senin (23 Mei 2019) Kecamatan Ilir Barat II. Sejak tanggal 1 April 2019 Bulog telah melaksanakan operasi pasar dalam 1 hari tiga kelurahan. Sementara partisipan yang akan meramaikan kegiatan Pasar Murah ini adalah pelaku usaha yang berat dibidang sembako, kemudian toko modern (mall-mall) ada yang ikut, pelaku UKM yang menjual produk makanan, minuman dan fashion., kata Kepala Perindag Prov.Sumsel. Kegiatan ini sendiri bertujuan, pertama merespon adanya semacam keluhan masyarakat, ada semacam isue bahwa menjelang ramadhan dan ramadhan ada kenaikan harga, Alhamdulillah sampai dengan hari ini kondisi itu tidak terjadi bahkan kemarin ada kenaikan bawang putih yang mencapai 100 ribu per kilo saat ini sudah ditekan menjadi 30 sampai 35 ribu, untuk bawang merah sekitaran 25 sampai 30 ribu per kilo, untuk minyak goreng stabil. Dan kami berkeyakinan bersama Bulog sampai dua bulan kedepan harga-harga relatif stabil tapi ada kenaikan sayur mayur karena tidak bisa diprediksi, bisa saja hari ini naik besok turun tergantung distribusi. Kesimpulannya harga stabil dan stok aman, pungkas H.Yustianus mengakhiri wawancaranya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto FS