Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Jamin Sumsel Tetap Aman dan Kondusif
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengucapkan terima kasih pada jajaran aparat keamanan khususnya jajaran kepolisian dilingkup Polda Sumatera Selatan yang telah menjaga kondusifitas wilayah Sumsel saat menjelang, dan pasca Pemilu 2019 lalu. "Saya memberikan apresiasi pada jajaran aparat mulai dari Kepolisian, TNI, Panwas dan KPU yang telah menggelar pemilu damai dan kondusif," ucap Gubernur dalam sambutannya ketika menggelar sholat isya dan tarawih berjamaah di Masjid As-Saadah Mapolda Sumsel, Jumat (17/5) malam. Pada malam ke 13 bulan puasa Ramadhan 1440 Hijriah tersebut, Gubernur kembali mengajak kalangan aparat di Sumsel untuk terus memberikan pengabdian terbaik melayani masyarakat. Meski dalam kondisi puasa namun niat untuk beribadah jangan sampai kendor. Karena dituntut tetap semangat. "Saya harap aparat tetap bisa menjaga kondusifitas ini. Meski siang harinya kita puasa," tambahnya. Terkait dengan isu yang akan terjadi pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang. Gubernur mengingatkan masyarakat Sumsel untuk tetap tenang, Jangan mudah terprovokasi dengan semua bentuk isu yang kemungkinan sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi di tengah masyarakat. Karena itu dirinya merasa yakin aparat TNI/ Polri akan berusaha menjaga kemanan dan ketentraman masyarakat Sumsel. "Saya jamin Polri dan TNI kita tidak akan tinggal diam. Aparat akan menjaga Sumsel agar tetap aman. Saya bisa jamin tidak ada kerusuhan pada tanggal 22 Mei nanti," tutupnya. Nampak hadir dalam sholat isya dan tarawih berjemaah di Mapolda Sumsel kali ini, para Forkompimda diantaranya Kapolda Sumsel Irjen Pol DRS. Zulkarnain Adinegara, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan S.ip M. Hum. Para kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel, alim ulama dan anggota Polri dilingkungan Polda Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Tenang, Pemerintah Kawal Stabilitas Harga Pangan
Palembang,sumselprov.go.id -- Selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Pemerintah akan mengawal bersama stabilitas harga pangan. Dengan pengawalan tersebut diharapkan akan memberikan ketenangan dan rasa aman bagi konsumen. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan berdasarkan hasil Rakortas Menteri untuk menjaga stabilisasi harga pangan pengawalan dilakukan selama Puasa hingga dan setelah Idul Fitri. Pengawalan tersebut dilakukan bersama Satgas Pangan yang beranggotakan Bareskrim Polri, Polda, Polsek, Perum Bulog, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Khusus bawang putih, kami juga sudah minta importir untuk mengawal sampai ke konsumen untuk menjaga stablisasi pangan. Jadi tidak ada alasan lagi bawang putih naik,” kata Amran di Jakarta, Sabtu (18/5). Bahkan untuk menjaga stabilisasi harga bawang putih, pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor bawang putih sebanyak 100 ribu ton. Dengan pengawalan tersebut, Amran berharap konsumen bisa tenang merayakan Lebaran karena mendapatkan harga kebutuhan pangan pokok yang terjangkau. Salah satu upaya pemerintah adalah mengadakan operasi pasar dan pasar murah. Untuk komoditas bawang merah dan bawang putih yang sempat bergejolak, pemerintah menggelar OP dengan harga Rp 25 ribu/kg untuk bawang putih dan Rp 22 ribu/kg untuk bawang merah. Data Pasar Induk Kramat Jati, saat ini harga bawang putih sudah Rp 23 ribu/kg. Upaya pemerintah menjaga stabilisasi pangan selama tiga tahun sudah terbukti. Bahkan untuk tahun ini pun harga komoditas pangan relatif stabil. Ini kita bisa lihat dari angka inflasi komoditas pangan. Misalnya jika tahun 2014 mencapai 10,5%, maka kini hanya 1 persen. Ini sebuah lompatan tertinggi dalam sejarah pangan dan ini tidak mudah,” kata Amran. Di tempat terpisah, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat juga sudah melakukan stabilisasi harga dengan menyeimbangkan ketersediaan dan kebutuhan pangan konsumsi rumah tangga, hotel, restoran dan katering (horeka). Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat, Kusmayadi mengatakan, stabilisasi harga dilakukan dengan menyeimbangkan penyediaan bahan pangan dan kebutuhan masyarakat sudah dilakukan sejak Januari-April 2019. Memang ada sejumlah bahan pangan pokok selama Ramadhan dan jelang Lebaran mulai naik harganya. Namun, ada juga bahan pangan pokok yang harganya stabil dan ketersediaannya melebihi kebutuhan atau surplus,” katanya. Guna mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan, khususnya daging, telur, ayam, bawang merah, bawang puih dan cabai, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Jabar jelang Lebaran tahun ini bekerjasama dengan Bulog Divre Jabar dan pihak terkait untuk melakukan OP. Selain melakukan OP, pihaknya bersama pihak terkait juga menggelar pasar murah dan bazar di sejumlah pasar tradisional. Dirinya juga berharap agar pasar modern jangan menimbun bahan pangan jelang lebaran tahun ini. Diharapkan, menyimpan bahan pangan sesuai kebutuhan. Begitu juga, bagi masyarakat diharapkan belanja bahan pangan sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Eratkan Silaturahmi IKA unsri Gelar Buka Bersama Dengan Gubernur
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menggelar buka puasa bersama dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sriwijaya (Unsri), bertempat di Griya Agung, Palembang Jumat (17/5) petang. Buka puasa bersama kali ini mengangkat tema memperkokoh persatuan dalam keberagaman dalam rangka mewujudkan masyarakat madani yang diridohi Allah SWT. Dalam sambutan singkatnya H. Herman Deru memberikan apresiasi atas digelarnya silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut. "Saya bangga dengan IKA Unsri telah mengadakan acara yang luar biasa ini. Terlebih semua para alumni Unsri dapat berkumpul disini,"kata Gubernur Herman Deru. Sementara itu, Ketua Umum IKA Unsri, Agung Firman Sampurna mengatakan setiap tahun IKA Unsri melaksanakan buka puasa bersama. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi. "Kita selalu mengadakan setiap tahun kegiatan ini tidak lain untuk mengeratkan silaturahmi. Selain itu kita juga memperkuat dan memperkokoh persatuan. Walupun berbeda budaya, adat dan agama namun kita tetap saudara. Seiman dan sekeyakinan," tandasnya. Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, Anggota BPK RI sekaligus Ketua Umum IKA Unsri Agung Firman Sampurna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel , Rektor Unsri Prof Anis Saggaf, para pejabat dilingkungan Pemprov Sumsel dan Para IKA Unsri. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Peluang Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2032 Terbuka Lebar
Swiss, sumselprov.go.id -- Indonesia tak main-main ingin menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Keingingan Bumi Pertiwi menjadi tuan rumah multi event olahraga paling bergengsi di kolong langit ini disampaikan langsung wakil presiden H M Jusuf Kalla kepada Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach di Markas IOC, Laussane, Swiss, Rabu (15/5). Usai menghadiri dan menjadi pembicara pada Global Platform for Disaster Risk Reducation 2019 di Jenewa, Swiss, JK ,sapaan akrab, Jusuf Kalla memanfaatkan waktu bertemu Thomas Bach. Dalam pertemuan tersebut JK turut didampingi Menko PMK, Puan Maharani, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir, dan Duta besar RI Swiss, Muliaman D Hadad. "Pertemuan itu menandakan keseriusan Indonesia untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah olimpiade 2032. Bismillahirrahmanirrahim, saya yakin dan optimis Indonesia siap menjadi tuan rumah Olimpiade 2032," kata Nirmala Dewi staf khusus Erick Thohir di Inasgoc (panitia Asian Games Indonesia 2019), Kamis (16/5). Bagaimana peluang Palembang untuk ikut menjadi bagian tuan rumah bersama DKI Jakarta? "Bisa saja Palembang ikut menjadi tuan rumah seperti pada saat Asian Games 2019 serta SEA Games 2011," tambah mantan Direktur Marketing PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelola Sriwijaya FC ini. Namun, lanjut Nirmala ,sapaan akrabnya, kans Bumi Sriwijaya menjadi tuan rumah tergantung venue yang ada dan dibutuhkan sesuai standar. Sebagaimana diketahui Palembang sudah memiliki venue standar dunia. Seperti menembak, boling, sepak bola dan renang. "Tapi 2032 masih lama dan kita tidak bisa memprediksi perkembangan olahraga kedepan. Apakah Jakarta meng-upgrade venue-venuenya sesuai kebutuhan standar olimpiade atau memberi kesempatan juga kepada daerah daerah terdekat seperti Asian Games kemarin," tambah pengurus besar Persatuan Boling Indonesia (PBI) ini. MC diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Minta Perbankan Manfaatkan Tiga Event Internasional di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru terus bergerak cepat melakukan segala persiapan menghadapi penyelenggaraan tiga event olahraga berskala internasional yang akan segera digelar di Sumsel tahun 2019. Seperti Jum'at (17/5) siang misalnya, Ia sengaja mengundang lima pimpinan bank swasta nasional dan bank daerah ke Griya Agung untuk ikut terlibat mendukung kesuksesan event internasional tersebut. Kelima pimpinan tersebut masing-masing yakni Pimpinan Wilayah BRI Palembang I Wayan Nasta, kemudian Deputy Kepala Wilayaj Bank Mandiri Region Sumatera 2, Herinaldi, Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Samiludin, CEO BNI Kanwil Oalembang Dewanta Aryawardhana dan Kepala.Kanwil BCA Palembang Daniel Herdato. "Dalam waktu dekat Sumsel akan menjadi tuan rumah tiga event internasional. Ini penting karena berkaitan dengan nama baik daerah. Karena itu saya mengundang bapak-bapak sekalian kesini karena paham betul bahwa bapak-bapak inilah yang sangat mungkin membantu kesuksesan penyelenggaraan event-event tersebut," jelasnya saat memulai pertemuan. Tiga event yang dimaksud Gubernur Sumsel itu adalah Motocross MXGP, Bowling World Cup 2019, Dunia dan Ranau Pondoh. Adapun MXGP waktu penyelenggaraannya adalah tanggal 7 Juli 2019, disusul kemudian Bowling World Cup 2019 pada bulan November dan Ranau Pondoh pada bukan Desember 2019. " Penunjukan event ini cukup mendadak sehingga tidak teranggarkan di APBD. Khususnya MXGP, awalnya kan di Semarang tapi akhirnya dipindahkan ke Sumsel. Nah event ini akan diikuti peserta dari 28 negara. Ada tiga ribuan orang yang akan ke Sumsel belum termasuk official dan lainnya. Harap saya yang seperti ini harus bisa dimanfaatkan oleh perbankan di sini untuk ikut terlibat ambil bagian dan entah ikut promo atau lainnya. " jelas Gubernur. Lebih jauh dikatakan Herman Deru, selama ini ia tak menampik bahwa selama ini kerjasama Pemprov Sumsel dan sejumlah perbankan sudah berjalan baik. Namun khusus tiga event ini Ia.meminta betul agar perbankan bisa lebih memprioritaskan kerjasama yang dapat dilakukan. "Saya ingin semuanya terlibat, ini murni olahraga dan pertanggungjawabannya juga akuntable. Acara ini pasti ramai karena MXGP sangat digemari rakyat. Ini tentu akan bermanfaat bagi sektor perbankan. Makanya melalui pertemuan ini kami sangat berharap bapak-bapak sekalian dapat membantu kesuksesan penyelenggaraan ini " jelasnya. Demikian juga event Ranau Pondoh yang akan digelar di Kabupaten OKU Selatan akhir tahun mendatang dipredikasi akan menyedot kedatangab turis mancanegara seperti halnya Tour de Singkarak yang terkenal di Sumbar. Di tempat yang sama Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Ekonomi dan Perbankan Asfan Fikri Sanaf menjelaskan bahwa event-event berskala internasional tersebut sangat berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumsel. Hal ini menurutnya sudah dirasakan betul salah satunya oleh Kota Pangkal Pinang Kepulauan Bangka yang pernah dua kali menjadi tuan rumah. " Pangkal Pinang sudah membuktikannya. Bahkan menurut BI agenda itu bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sampai 2%, nah ini kita harap terjadi juga di Sumsel. Karena saat event itu digelar semua perekonomian bergerak baik transaksi maupun hotel-hotel penuh," jelasnya. Sementara itu Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Samiludin dalam pertemuan tersebut mengungkapkan kesiapan pihaknya mendukung kesuskesan Pemprov Sumsel menjadi tuan rumah. " Pada prinsipnya kami Bank Sumsel Babel (Babel) siap mendukung penuh. Tinggal waktunya akan disesuaikan. Karena kami tentu akan mendapatkan benefit dari kesuksesan ini," tutupnya. Selain lima pimpinan bank besar di Sumsel, pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah TGUPP lain seperti TGUPP Sumsel Bidang Olahraga Irwansyah, TGUPP Bidang Media Alfrenzi Panggarbesi dan TGUPP Bidang Hubungan Antar Lembaga Syamsu Sugianto serta TGUPP Bidang Aset Arwin Novansyah. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Wagub: Kita Sudah Siapkan Rp 75 Miliar Untuk Perbaikan Jalan di OKU
OKU, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya dan Bupati OKU H Kuryana Azis melakukan Safari Ramadhan di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kemarin (16/5). Dalam kegiatan itu, selain memberikan bantuan, Wagub Sumsel dan Bupati OKU juga meresmikan Masjid Al-Azis di kompleks Pondok Pesantren An Nur. Dijelaskan Bupati OKU bahwa berdirinya pondok pesantren ini adalah bantuan Donatur Putra asli daerah kedaton yang menetap disini dan yang berada di perantauan. Selanjutnya Wagub Sumsel menyampaikan bahwa selaku Gubernur dan wakil gubernur terpilih akan menepati janji untuk memperbaiki Jalan yang ada di Sumateta selatan khususnya Kabupaten OKU. "Kita melalui APBD Provinsi telah menyiapkan dana sebanyak Rp75 milyar untuk OKU di tahun ini," ujar Mawardi. Kata dia, untuk infrastruktur jalan Insya Allah di tahun 2020 jalan dari Lubuk Batang sampai ke Tanjung Raja kabupaten Ogan Ilir akan selesai. "Kami bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru berkomitmen akan terus bekerja demi terwujudnya sumsel maju untuk semua," tandasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Segera Rampung Ruas Jalan Penghubung Lubuk Batang OKU -Tanjung Raja
Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H. Mawardi Yahya kembali menyampaikan perbaikan ruas jalan penghubung Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU hingga Kecamatan Tanjung Raja ogan Ilir rampung ditahun 2020 mendatang, dengan alokasi dana yang disiapkan Pemerintah Provinsi sebesar Rp 75 Miliar. "Soal pembangunan jalan Penghubung Lubuk Batang (OKU) telah kita anggarkan Rp 75 miliar. Lubuk Batang Suka Pindah hingga sampai ke Tanjung Raja (OI) semuanya sudah tender tinggal pelaksanaan. Yakinlah, saya tahu keinginan masyarakat disni Insya Allah tahun 2020 semuanya selesai," ungkap Wagub Mawardi Yahya sesuai melaksanakan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Al Aziz Komplek Pesantren An-Nuur Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya Kabupaten OKU, Kamis (16/5) malam. Di kesempatan tersebut, Wagub mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sumsel khususnya Kabupaten OKU yang telah memilih Gubernur Herman Deru dan Wagub Mawardi Yahya untuk memimpin Sumsel lima (5) tahun kedepan. "Kepercayaan masyarakat ini tidak akan kami sia-siakan. Kita niatkan bagaimana Sumsel ini masyarakat Sumsel sampai kepelosok desa mendapat kesejahteraan yang merata. Untuk itu doakan kami, Saya dan pak Herman Deru. Semoga kami berdua diberikan kesehatan demi memajukan Sumsel. Isnya Allah pembangunan di Sumsel tetap berjalan terus,"ungkapnya. Dia juga berharap Pesantren An-Nuur dapat melanjutkan pengajaran Agama dan menyampaikan syiar Islam bagi kebaikan umat khususnya masyarakat di sekitar. Sementara itu, Bupati Kabupaten OKU H. Kuryana Aziz di kesempatan yang sama mengatakan, pondok pesantren An-Nuur merupakan Ponpes yang dibangun oleh seorang donatur, putra terbaik Desa Kedaton. "Alhamdulillah keberadaan Ponpes ini menumbuhkan minat kalangan orang tua memondokkan anaknya. Kami masyarakat OKU khusunya Desa Kedaton merasa senang dan bangga karena kehadiran bapak Mawardi Yahya dan sekaligus kita meresmikan Masjid Al Aziz yang kita gunakan sholat ini," ucapnya. Seusai melaksanakan sholat isya dan tarawih berjamaah, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menandatangani prasasti tanda di resmikannya Masjid Al Aziz di Kompleks Pesantren An-Nuur Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya Kabupaten OKU. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Harga Pangan Sumsel Terjamin Stabil, Stok Tersedia Hingga 2 Bulan Kedepan
Palembang, sumselprov.go.id- Sepanjang bulan Ramadan 1440 H kondisi harga dan ketersediaan kebutuhan pangan di Provinsi Sumatera Selatan dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus optimis selama bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri mendatang harga dan ketersediaan kebutuhan pangan akan sangat stabil. Seperti harga bawang putih, Yustianus mengungkapkan semula harga dipasaran mencapai Rp. 100 ribu perkilogram saat ini kembali stabil diharga Rp. 35 ribu sampai Rp. 40 ribu perkilogram. Bahkan, dipasar murah harganya Rp.32 ribu perkilogram. Kemudian, harga daging ayam yang tadinya Rp. 35 ribu berangsur turun menjadi Rp. 30 ribu perkilogram, begitu juga gula pasir Rp. 12 ribu, minyak goreng Rp. 11 ribu, beras medium Rp. 8 ribu sampai Rp. 9 ribu, dan beras premium Rp. 11 ribu sampai Rp. 12 ribu perkilogram. "Alhamdulillah sampai dengan Ramadhan hari ini kondisi harga kebutuhan pokok kita stabil," ungkap Yustianus saat diwawancarai tim Intelijen Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel di Ruang Command Center Sumsel, Kamis (16/5/2019). Untuk ketersediaannya sendiri, Yustianus menjelaskan indikasinya jika harga naik terdapat dua faktor penyebab yang mempengaruhi yakni pertama stok kurang, kedua kebutuhan pangan masyarakat yang meningkat seperti dibulan Ramadan saat ini. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel meliputi perwakilan pemerintah, pelaku usaha, dan Bulog Divre Sumsel dan Babel. Rapat menghasilkan kesepakatan bahwa menjamin harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat Provinsi Sumsel selama Ramadan. "Kita sudah melakukan rapat dengan TPID, hadir disana perwakilan pemerintah, pelaku usaha dan bulog, ada juga Bank Indonesia yang sangat berperan disana. Kita semua menjamin kebutuhan pokok kita aman hingga dua bulan kedepan," ujarnya. Menanggapi harga bawang putih yang sempat melambung, Yustianus mengatakan penyebabnya karena ketidakseimbangan antara kebutuhan dengan pasokan. Sehingga, pihaknya berinisiatif mensurati Kementerian Perdagangan agar segera dilakukan penambahan pasokan. "Kebutuhan Bawang Putih di Sumatera Selatan perhari mencapai 40 ton sempat tidak seimbang dengan pemasokan yang dikirim hanya 20 ton tentu sangat kekurangan," tegasnya. Dia menambahkan, saat ini bawang putih memang import karena sudah kebijakan pemerintah pusat. Namun, sekarang diprediksi harganya akan jatuh, saat ini saja harga di agen sekitar Rp. 27 ribu sampai Rp. 28 ribu perkilogram. "Artinya kemungkinan harganya akan turun dibawah Rp. 30 ribu itu sangat memungkinkan, begitu juga dengan bawang merah" ujar Yustianus. "Sekarang harga bawang putih dipasaran sudah turun Rp. 35 ribu perkilogram. Pengawasan dengan tim Satgas Pangan terus kita lakukan. Kalau tidak percaya, silahkan ditinjau ke Pasar 16 Ilir semua gudang-gudang penuh khusunya bawang putih dan bawang merah," lanjutnya. Yustianus menilai, isu kelangkaan kebutuhan pokok muncul bertepatan dengan bulan Ramadan seolah-olah barang langkah sehingga menyebabkan kenaikan harga. "Sebenarnya, kalau masyarakat tenang tentu pemerintah tidak tinggal diam. Namun, tidak bisa juga langsung menurunkan harga dengan drastis karena dalam lingkup dinas perdagangan selalu mempertimbangkan beberapa sisi yakni konsumen, pelaku usaha dan petani," terangnya. "Kalau sampai harganya anjlok kasihan juga para petani kita. Makanya, disetiap pasar murah yang kita adakan selama Ramadan ini, kami tidak mau menjual barang dengan harga sama atau diatas pasar, walaupun selisih sedikit tetap dibawah harga pasar," tandasnya. Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel melalui Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan, Yunus mengatakan, pihaknya menjamin ketersediaan kebutuhan pangan khususnya diwilayah Provinsi Sumsel karena sejak sebelum memasuki bulan Ramadan sudah dilakukan penambahan stok mencapai 4 kali lipat dari hari biasa. “Alhamdulillah kebutuhan pangan semua ready, termasuk daging. Siapapun yang perlu daging kami siap memenuhi permintaan. Biasanya dibulan Ramadan permintaan barang paling banyak seperti gula, daging, minyak goreng danlainnya. Disetiap kelurahan juga kita adakan Bazar Murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Yunus saat diwawancarai Tim Intelijen Media Diskominfo Provinsi Sumsel di ruang kerjanya, Jum’at (17/5/2019). Sementara itu, Pemilik Toko Murah, Agen Bawang di Pasar 16 Ilir, H. Sakirman saat ditemui tim Intelijen Media mengatakan, selama Ramadan ini bawang putih dan bawang merah ketersediannya cukup, karena mendapat pasokan dari Jakarta. "Hari ini bawang putih harga agennya dikita 23.000 Rupiah. Sekarang pasokannya lancar dari Jakarta, beberapa minggu lalu sempat terjadi kekosongan stok bawang sekitar 1 minggu. Namun, setelah itu kembali norman dan pasokan lancar kembali," ungkap Sukirman. Tim Intelijen Media Diskominfo Sumsel /AD/TM/Gita.
Sumsel
Gubernur Sumsel: Buat Sebuah Inovasi Agar Harga Komoditas Tetap Stabil
Palembang sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Herman Deru berharap agar pelaksanaan bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Prov. Sumsel bekerjasama dengan TP PKK Prov. Sumsel di Halaman Kantor Gubernur, Kamis, (16/5/2019) dapat menjadi sentrum bagi penstabilan harga komoditas di Lapangan. “Saya minta pertemuan ini menjadi evaluasi kita agar lebih berani membuat terobosan-terobosan inovasi yang dapat menjaga stabil harga komoditas di pasaran,” ungkap Herman Deru didampingi Ketua PKK Sumsel Febrita Lustia Deru saat membuka Bazar Pasar Ramadan 1440 H Tahun 2019. Dalam kesempatan itu, Ia terkhusus menginstruksikan pada dinas pertanian agar tidak dibelenggu dan hanya menunggu import, namun harus ada terobosan baru seperti penanaman lokal. Kenaikan harga bawang di Sumsel beberapa waktu lalu untuk selanjutnya harus dihindari. “Harus ada terobosan dan inovasi agar harga bawang dapat stabil di tahun-tahun berikutnya,” tegasnya. Ia mengatakan sebagai contoh stabilnya harga gula di Sumsel dikarenakan Sumsel memiliki pabrik gula yang setidaknya bisa menjadi penyangga. Selanjutnya, Herman Deru mengarahkan agar penentuan harga komoditas tetap harus menguntungkan bagi konsumen juga produsen. “Jangan kira kalau harga turun semua komoditas akan senang, produsen harus dipikirkan, yang kita cari harga pantas,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Yustianus mengatakan pelaksanaan pasar Ramadan berlangsung atas kerjasama antara DWP, Disperenda dan forum CSR. Pasar Ramadan ini akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu 16-17 Mei 2019 dan diikuti oleh semua pelaku usaha. Hingga berita ini diterbitkan stand bazar yang paling ramai dikunjungi yaitu stand Dinas Perdagangan penjual bawang merah dan bawang putih. Sebab harga bawang merah Rp. 28 ribu per kg, dan harga bawang putih Rp. 32 ribu per kg. “Pasar murah ini tidak hanya diselenggarakan di halaman kantor gubernur, tetap juga di kelurahan dan kecamatan,” ungkapnya. Pasar murah di kelurahan mulai dari 1 april 2019 sampe saat ni, sedangkan pasar murah di kecamatan mulai tanggal 8 mei 2019. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE