Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Tinjau Progress Pembangunan Jalan Penghubung Kabupaten Banyuasin dengan Kabupaten OKI
Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru dengan mengendarai sepeda motor meninjau sejumlah pembangunan jalan yang dibangun melalui Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) di Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKI, Rabu (31/12/2025) pagi.Gubernur HD meninjau progres peningkatan Jalan Penghubung Kecamatan Rambutan Banyuasin-Mendal Mendil yang merupakan jalan penghubung Kab. Banyuasin - Kab. OKI. HD meninjau pembangunan jalan didampingi Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva HD. Adapun Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk peningkatan ruas jalan Tugu Kerbau hingga Perbatasan Kabupaten Ogan Komering llir (OKI) mencapai Rp12 miliar dengan panjang penanganan sekitar 28 kilometer.
Sumsel
Hari Terakhir di 2025, Gubernur HD Kunjungan ke Kabupaten Banyuasin dan OKI
OKI. Di penghujung Tahun 2025, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru masih tetap aktif melaksanakan sejumlah agenda kegiatan memberikan pelayanan pada masyarakat. Dimulai Rabu (31/12) pagi, HD dan rombongan melakukan sejumlah peninjauan pembangunan jalan dan bersilaturahmi menggunakan motor ke Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI).Gubernur HD dan sejumlahKepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel mengambil start dari gerbang komplek Jakabaring Sport City (JSC) menuju Kabupaten Banyuasin, meninjau progres peningkatan Jalan Penghubung Kecamatan RambutanBanyuasin-Mendal Mendil yang merupakan jalan penghubung Kab.Banyuasin - Kab. OKI.Dalam peninjauan pembangunan jalan tersebut , HD didampingi Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva HD.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Minta Semua Pihak Bersinergi Dalam Tahapan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat
Palembang – Di tengah padatnya agenda akhir tahun, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru tetap menunjukkan komitmennya terhadap percepatan pembangunan daerah. Pada Selasa malam (30/12/2025), Gubernur secara langsung memimpin rapat pembahasan progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang berlangsung di Ruang Rapat Taman Kenten, Palembang.Rapat tersebut diikuti oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta para pejabat teknis yang terlibat dalam proyek strategis tersebut. Dalam suasana rapat yang berlangsung hingga malam hari, Gubernur Herman Deru secara detail mendengarkan paparan perkembangan pembangunan sekaligus mengkaji berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Carat memiliki peran penting sebagai salah satu pintu gerbang ekonomi Sumatera Selatan. Oleh karena itu, progres pembangunan harus terus dipantau secara berkala agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu.“Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang masa depan perekonomian Sumsel. Karena itu, semua pihak harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sinergi,” ujar Herman Deru dalam rapat tersebut.Melalui rapat ini, Gubernur berharap koordinasi antar OPD dan stakeholder terkait semakin solid sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.
Sumsel
Herman Deru Dorong Keseriusan Pengusaha Untuk Gunakan Jalan Khusus Angkutan Batubara
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pemberlakuan Angkutan Batubara Menggunakan Jalan Khusus Pertambangan yang digelar di Griya Agung Palembang, Selasa (30/12/2025). Rapat dipimpin oleh Sekda Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, M.H.Dalam arahannya, Gubernur HD menegaskan bahwa persoalan angkutan batubara sejatinya merupakan permasalahan yang sederhana apabila seluruh pihak memegang prinsip kepatuhan dan kepatutan dalam menjalankan usaha maupun roda pemerintahan.Ia menyampaikan bahwa angkutan batubara yang melintas di jalan umum tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas, tetapi juga menimbulkan persoalan serius terkait pencemaran udara.“Mengingat hasil laboratorium di sejumlah perlintasan angkutan batubara menunjukkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) telah berada di ambang batas, bahkan masuk zona merah. Ini sudah masuk ranah Undang-Undang Pencemaran Udara.” ujarnya.Berkaitan dengan hal tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa angkutan pertambangan mineral dan batubara sudah sewajarnya menggunakan jalan khusus dalam melaksanakan operasional perusahaan.“Kita sering berada di antara kebijakan dan toleransi. Sejak Peraturan Gubernur tentang jalan khusus dikeluarkan, progresnya hampir tidak ada karena kita berada di zona nyaman. Pertanyaannya, sudah adilkah kita memperlakukan alam dan memperhatikan kebutuhan masyarakat? Oleh karena itu, penggunaan jalan khusus ini harus segera direalisasikan,” kata Herman Deru.Selain itu, ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel sangat terbuka terhadap investasi namun harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., meminta agar pemerintah menetapkan timeline yang jelas dan terukur agar pelaksanaan kebijakan tersebut dapat berjalan efektif. Terkait ketidakpatuhan, DPRD Sumsel mendorong penerapan sanksi yang tegas.Turut hadir Para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Selatan, pimpinan BUMN, BUMD,Guru Besar Transportasi Universitas Sriwijaya Prof. Ir. Erika Buchari, M.Sc., Ph.D., serta para Kepala OPD Pemprov Sumsel
Sumsel
Gubernur HD : Bangun Hubungan Baik Antara Parpol dan Masyarakat Melalui Literasi Politik yang Sehat
Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Provinsi Sumsel yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Senin (29/12/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi semangat dan konsistensi Partai Perindo yang tetap aktif bekerja meski berada di penghujung tahun. Ia menilai Perindo sebagai partai besar yang gesit, terbukti tetap melaksanakan agenda kerja walaupun di tengah suasana kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA).“Perindo ini partai besar dan gesit. Walaupun di akhir tahun, tetap menunjukkan kerja nyata. Ini menjadi contoh bagaimana partai politik tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat,” ujar Herman Deru.Gubernur juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara partai politik dan masyarakat melalui literasi politik yang sehat. Ia mengajak seluruh kader Perindo untuk bersama-sama menjauhkan masyarakat Sumsel dari praktik politik transaksional serta memberikan pendidikan politik yang mencerahkan.Selain itu, Herman Deru turut menyampaikan informasi terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumsel. Ia berharap keputusan tersebut dapat dipahami secara bijak dan menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi.“Bagaimana kita menjaga spirit kader dan semangat untuk menang dalam berpolitik, itu penting. Saya menyampaikan ini bukan untuk menggurui, tetapi sebagai pembina politik di wilayah Sumsel. Harapannya, kita semua dapat berkontribusi positif dalam pendidikan politik agar Sumsel terus maju untuk semua,” tegasnya.Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menyampaikan bahwa Partai Perindo berkomitmen untuk mendukung penuh program-program Pemerintah Provinsi Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru.Turut hadir Kadis Perhubungan Arinarsah, Kadis Kominfo Rika Efianti, Karo Umum dan Perlengkapan Darmayanti, Karo Humas dan Protokol Tony Kurniawan.
Sumsel
Gubernur Sumsel Tekankan Pemerataan Dokter Kandungan dan Siapkan Health Tourism
Palembang — Pemerataan dokter spesialis kandungan di Sumatera Selatan kembali menjadi perhatian Gubernur Dr. H. Herman Deru.Ia menilai sebaran dokter obstetri dan ginekologi (Obsgin) yang belum merata masih berdampak pada kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di sejumlah daerah.Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri pelantikan Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sumatera Selatan periode 2025–2028 yang digelar di Palembang, Sabtu (27/12/2025).Herman Deru menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga dokter antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil. Padahal, dari sisi infrastruktur, konektivitas antar wilayah di Sumsel sudah jauh lebih baik dibandingkan masa lalu.“Palembang kini menjadi sumbu dari semua penjuru kabupaten dan kota di Sumsel. Ini seharusnya menjadi peluang untuk pemerataan pelayanan kesehatan,” ujarnya.Ia menambahkan, luas wilayah Sumsel yang besar membuat kebutuhan dokter Obsgin menjadi sangat tinggi.Rata-rata luas kabupaten/kota yang mencapai sekitar 2.000 kilometer persegi menuntut adanya distribusi tenaga medis yang lebih proporsional.Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi, untuk bersama-sama mendorong pemerataan dokter Obsgin.Pemerintah Provinsi Sumsel, kata dia, siap mendukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.Tak hanya fokus pada pemerataan tenaga medis, Herman Deru juga mengungkapkan rencana besar Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengembangkan Sumsel Health Tourism.Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing layanan kesehatan di daerah.Ia ingin mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini lebih memilih berobat ke luar negeri. Menurutnya, kualitas dokter dan fasilitas kesehatan di Sumsel sudah sangat baik dan mampu bersain.“Berobat di dalam negeri tidak kalah dengan berobat di luar negeri. Tenaga dokter kita berkualitas,” tegasnya.Dalam kesempatan yang sama, Mewakili Ketua IDI Wilayah Sumsel, dr. Hendri Farozah mengingatkan pengurus POGI yang baru dilantik untuk terus menjaga solidaritas dan profesionalisme.Ia menekankan bahwa profesi dokter tidak hanya berkaitan dengan keilmuan, tetapi juga nilai kemanusiaan dan komunikasi yang baik kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Sumsel
Kembali, Masyarakat Sumsel Kirim Bantuan Kemanusiaan Bagi Para Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang
PALEMBANG – Semangat solidaritas kemanusiaan warga Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara simbolis melepas pengiriman bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di Aceh Tamiang, Sabtu (27/12/2025) siang.Acara pelepasan ini berlangsung khidmat di kawasan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Bantuan tersebut merupakan donasi kolektif dari warga Sumsel yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (LazNas) YAKESMA Sumsel, berkolaborasi dengan gerakan kepemudaan Makelar Amal.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyatakan rasa bangganya atas kepedulian tinggi yang ditunjukkan oleh masyarakat Bumi Sriwijaya. Menurutnya, aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan persaudaraan yang kuat antara Provinsi Sumsel dan Aceh.“Hari ini adalah bukti kebanggaan bagi warga Sumsel yang memiliki kepedulian luar biasa terhadap saudara-saudara kita di Aceh yang sedang tertimpa musibah. Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari Makelar Amal ini," ujar Herman Deru.Ia juga memberikan pujian khusus bagi para pemuda di balik gerakan ini yang telah bergerak cepat mengorganisir bantuan.Bantuan yang dikirimkan fokus pada kebutuhan mendesak para penyintas, seperti bahan pangan dan perlengkapan rumah tangga.
Sumsel
Herman Deru Harap Pembangunan Gedung Menara FT Unsri Tingkatkan Layanan Pendidikan dan Kualitas Mahasiswa
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menghadiri Sosialisasi Awal dan Orientasi Teknis Pembangunan Gedung Menara Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (FT Unsri) yang diselenggarakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Sriwijaya Kampus Palembang, Sabtu (27/12/2025).Dalam sambutannya, Gubernur HD menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Menara FT Unsri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan tinggi di Sumatera Selatan.“Kita berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan menjadikan tempat ini sebagai ruang untuk mengulang sejarah. Banyak alumni Fakultas Teknik Unsri yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan negara,” ujar Herman Deru.Herman Deru juga mengatakan dengan adanya keberadaan gedung baru ini nantinya, bisa dapat memberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang lebih unggul.Sementara itu, Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. DR. Taufiq Marwa, S.E., M.SI menyampaikan rasa gembira dan apresiasinya atas dimulainya pembangunan Gedung Menara Fakultas Teknik tersebut.“Saya sangat gembira dan senang karena Fakultas Teknik akan memiliki sarana gedung yang representatif untuk mendukung proses akademik,” ujarnya.Ia juga berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung Universitas Sriwijaya untuk memenuhi fasilitas sarana dan prasarana penunjang kegiatan pendidikan.Turut hadir Anggota DPR RI, Ishak Mekki, Staf Ahli Bidang Sosbud dan Peran Masyarakat Kementerian PU RI, Ir. K.M. Arsyad, M.Sc, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumsel, Ir. Ayu Juwita, S.T., M.Sc., IPM, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Unsri, Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliandyah, M.T, Dekan FT Unsri Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, dan para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Viral di Medsos Rusaknya Jalan Penghubung Muara Beliti-Kab. MUBA, Gubernur HD Pastikan Perbaikan Segera Direalisasikan
Musi Banyuasin. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan perbaikan ruas jalan penghubung Kabupaten Musi Banyuasinhingga Muara Beliti segera direalisasikan. Kepastian tersebut disampaikan langsung Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru saat meninjau kondisi jalan rusak di Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman, Jumat (26/12/2025).Peninjauan ini dilakukan setelah Gubernur Herman Deru menyelesaikan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuk Linggau. Agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan.Didampingi Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, Gubernur melihat langsung kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan dan menghambat aktivitas sehari-hari.Herman Deru mengungkapkan bahwa keluhan masyarakat, termasuk yang ramai disuarakan melalui media sosial, menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.