Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sidak, Gubernur Lega Pemudik Pilih Jalan Darat
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengejutkan para petugas dan masyarakat umum di terminal bus, pelabuhan, stasiun kereta api, Senin (3/6). Mendadak, Gubernur di lokasi dan kesiapan angkutan mudik Lebaran Idul Fitri1440 H. Mengenakan setelan casual yang menjadi ciri khasnya, Deru mulai memantau arus mudik di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Tiba di bandara perlahan ia dan rombongan menuju pintu keberangkatan sambil meladeni warga yang ingin bersalaman. Adapun rute pantauan Gubernur bermula dari Bandara Sultan Mahmud Badharuddin II pukul 13.30 WIB, dilanjutkan ke Terminal Bus Alang-Alang Lebar, selanjutnya ke Pelabuhan Boom Baru, kemudian ke Stasiun LRT di RSUD Siti Fatimah dan berakhir di Stasiun Kertapati. Dari hasil pantauam secara langsung itu, Herman Deru mengaku lega karena isu yang berkembang mengenai turunnya lonjakan penumpang di Bandara akibat kenaikan harga tiket bukan menjadi penyebab utama. Karena ternyata warga ramai-ramai memilih mudik menggunakan jalur darat lantaran infrastruktur yang sangat baik. Sehingga penumpang arus mudik banyak juga yang menggunakan moda transportasi melalui angkutan darat Arus mudik yang melalui jalan darat ada lonjakan yang berlipat-lipat lega Saya. Ternyata apa yang diisukan tentang kenaikan tarif itu tidak kita temukan, karena tarif atas dan bawah harga yang sudah sangat rasional. Infrastruktur kita membaik jadi moda tranportasi ini menjadi terbagi jadi tidak tertumpu di angkutan udara saja,” ungkapnya Menurutnya, pemerintah telah memberikan servis terhadap pembangunan infrastruktur dengan sebaik mungkin. Diuraikannya secara rinci peningkatan penumpang dari angkutan darat antar kota antar provinsi maupun antar kota dalam provinsi juga mengalami peningkatan, mengingat pengerjaan permulaan perbaikan infrastruktur di Provinsi Sumsel sudah mulai dirasakan. 80% paket itu sudah mulai dikerjakan tapi permulaan pengerjaan, belum pada tingkatan. Baru penutupan lobang-lobang saja, kita membuktikan bahwa sesuatu tidak hanya katanya, Saya menghimbau kepada organda untuk meningkatkan pelayanan karena masyarakat sepertinya sudah mulai tertarik lagi naik bis tiket terjangkau jarak tempuh menjadi cepat,” tuturnya Kendati pemerintah sudah memberikan kenyamanan dan keaamanan dengan baik, Herman Deru menghimbau masyarakat agar tetap antisipasi atau tetap menjaga harta benda yang ditinggal maupun yang dibawa terlebih bagi masyarakat yang mudik mengendarai pribadi untuk lebih berhati-hati dan jangan memaksakan kalau mengantuk berhenti lebih baik berhenti. Saya menghimbau masyarakat Provinsi Sumsel khusunya yang sempat merantau dan sekarang mudik, harapan saya jangan membawa orang-orang Sumsel ke daerah perantaunya kalau tidak ada jaminan kerja. Jadi jangan diajak untuk ke kota kalau hanya mencari pekerjaan yang belum jelas,” tambahnya harapan Saya tetap jaga harta benda yang ditinggal maupun dibawa harus dijaga, kemudian yang mengendarai jangan paksakan kalau mengantuk lebih baik berhenti,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pantau Pospam Lebaran, Wagub Pastikan Arus Mudik Masih Lancar
Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya didampingi Sekda Sumsel H Nasrun Umar, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irawan memantau Pospam kapalbetung (Kayu Agung Palembang Dan Betung) dan Pospam Nilakandi - Kertapati di kawasan jembatan flyover keramasan untuk jalur mudik 2019, Sabtu (1/6) pagi. Rombongan ini berangkat setelah sebelumnya Wagub Mawardi Yahya memimpin upacara hari Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. "Ini program keterpaduan mengantisipasi arus lalu lintas yang padat menghadapi Lebaran Idul Fitri 1440 H. Kita akan fasilitasi terus supaya tahu ada permasalahan apa di jalan dan di pos pos yang ada itu sehingga kita bisa mendapatkan informasi," ucap wagub Dari hasil tinjauannya itu, dikatakan Wagub jalur mudik belum sangat terlihat kepadatannya. Namun demikian antisipasi harus tetap dilakukan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Dari pantauan saya dari jalur lalu lintas masih lancar mungkin puncaknya H-1 sebelum Lebaran yang mulai akan padat. Ada teman - teman anggota juga ya g siap untuk menjaga dari Polisi , TNI Dishub , Pol PP , Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran dan lainnya. Jadi aman," kata Wagub. Di jelaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara untuk libur Lebaran kali ini Sesumsel terdapat 39 Pospam dan 29 pos terpadu yang disediakan di jalur lintas timur (Jalintim) dan jalur lintas tengah (Jalinteng). "Sedangkan di jalan tol juga akan disediakan pom bensin Pertamina dan WC umum untuk pemudik di sepanjang jalan dan lebih kurang 5.000 anggota gabungan yang menjaga. Mereka ini terdiri dari TNI Polri, Dishub, Pol PP Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran, yang akan memantau pengamanan dan penjagaan jalannya arus mudik ini tersebut," ucap Kapolda. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pulang Kampung, Gubernur Sumsel Setir Mobil Sendiri
Palembang, sumselprov.go.id -- Meski sudah menjadi orang nomor satu di Sumsel, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tak sungkan menyetir mobil sendiri saat hendak pulang kampung. Kamis (30/5) pagi misalnya, ia memilih mengendarai sendiri mobil Toyota Hiace selama 2×4 jam pulang pergi dari Kota Palembang ke tanah kelahirannya di Desa Kabupaten OKU Timur (OKUT). Selain memang sudah menjadi kebiasaannya, agenda menyetir mobil sendiri itu dilakukan Herman Deru sekaligus untuk memastikan kondisi jalan Provinsi yang akan dilintasi pemudik sudah mulus dan lancar pada Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah mendatang. Rombongan ini berangkat dari Rumah Dinasnya Griya Agung Kamis pagi sekitar pukul 11.00 wib dan tiba di Belitang pada pukul 16.30 wib sore. Dalam perjalanan itu, Herman Deru sempat menghentikan laju kendaraanya sekedar untuk mampir memborong buah durian yang dijajakan pedagang di sepanjang jalan ke Kota Kayu Agung. Dalam perjalanan itu mantan Bupati OKU Timur dia periode tersebut mengungkapkan kalau menyetir sendiri kerap dilakukannya jika di luar jam-jam dinas. Termasuk keluar kota. Kebiasaan satu ini sangat ia sukai karena ia merasa bisa sekalian bernostalgia saat masih menjadi pengusaha. " Dulu baru-baru menikah masih jadi pengusaha saya ini jualan beras. Beras itu saya bawa sendiri dari Belitang ke Palembang. Biasa perginya berdua sama bu Feby. Jadi saya tidak kaget lagi, malah senang bisa ingat perjuangan masih muda," ucapnya Sementara itu sang istri yang juga Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Deru mengatakan, sengaja membeli buah durian yang kerap dijajakan masyarakat di sepanjang jalur mudik yang mereka lintasi. Selain semua keluarganya memang gemar menyantap buah durian, apa yang ia lakukan itu juga menurutnya juga untuk memacu semangat petani di daerah untuk terus menanam durian. Sehingga meningkatkan pendapatan para petani buah dan sayur. Durian ini kalau dikreasikan bisa menjadi olahan yang memanjakan lidah, sudah enak-enak dan enggak kalah dengan makanan dari luar. Ini yang harus kita kembangkan bagaimana produk ini bisa dikenal lebih banyak orang dan orang beli, sehingga membantu pelaku UMKM di Sumsel" kata Febrita disela-sela memilah buah durian Gubernur Herman Deru diketahui pulang kampung memboyong keluarga besarnya termasuk anak menantu dan cucu pada H-5 Lebaran untuk melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya H.Hamzah (almarhum) dan ibundanya Hj Hayani (almarhumah) di Desa Sidomulyo Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Tiba di Desa Sidomulyo HD sudah disambut sejumlah saudaranya menuju ke pemakaman. Di tempat tersebut ia sempat khusyuk berdoa dan membaca surah Yasin bersama di komplek pemakaman keluarganya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Herman Deru: Safari Jum'at Eratkan Silaturahmi Umaro, Ulama dan Umat
Palembang, sumselprov.go.id -- Sebagai seorang umaro atau pejabat negara. Banyak hal positif yang didapat melakui kegiatan safari jumat. Selain sebagai wadah dalam mengeratkan tali silaturahmi antar sesama saudara seiman. Safari jumat yang digelar juga bertujuan untuk mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan umat. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru dihadapan jemaah sholat jumat berjemah di Masjid Al Hijrah Komplek Kenten Indah, Kenten City Palembang, Jumat (31/5). "Tidak hanya menjalin silaturahmi namun melalui safari jumat ini juga untuk melihat langsung kondisi masyarakat terutama yang berkaitan dengan ukhuah," tegasnya. Dikatakannya, Safari jumat yang rutin dijalaninya bukan merupakan hal yang baru. Sebab aktivitas tersebut telah dilakukannya sejak menjabat sebagai Bupati OKU Timur mulai dari tahun 2005 hingga 2015 silam. Dari kegiatan ini Herman Deru mengaku banyak sekali mendapatkan manfaat seperti bisa bersilaturahmi dan lebih dekat dengan kalangan ulama dan umat. "Kegiatan safari jumat ini keutamaannya efektif untuk medekatkan komunikasi antara umaroh, ulama dan umat," tambahnya. Gubernur dikesempatan ini juga mengingatkan kalangan pengurus masjid. Di dalam membangun Masjid jangan menggunakan emosional melainkan melihat kondisi dan manfaat peruntukan. Sementara itu, Ketua Masjid Al Hijrah, H Abdulrahman Ja'far dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan rombongan yang telah menyempatkan diri sholat berjemaah di Masjid Al Hijrah. "Kebanggaan bagi masyarakat dan juga para jamaah atas kehadiran bapak gubernur Herman Deru dan rombongan, yang telah melaksanakan sholat jumat berjamaah ditempat ini,"tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gelar Apel Kesiapan Lebaran Idul Fitri 2019, Tim Kesehatan Selalu Siap
Palembang, sumselprov.go.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya maksimal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas diruas jalan dalam Wilayah Sumsel. Salah satunya mensiagakan 13 unit mobil derek untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mogok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalulintas pemudik. Menyiasiti hal tersebut diatas Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar, memimpin Apel Gelar Kesiapan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019/!440 H Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung di Terminal Alang-alang Lebar KM 12 Palembang. Rabu (29/05/2019). Pada apel tersebut Nasrun Umar membacakan sambutan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru : “Pergerakan penumpang meningkat terutama H-5 dan H+3 sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan koordinasi terpadu para petugas terkait dalam hal keamanan, kesehatan, keselamatan, kelancaran dan kenyamanan dalam perjalanan”, ungkap Nasrun “Sudah merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam upaya meminimalisir tingkat kecelakaan baik angkutan jalan, kereta api, angkutan laut dan udara. Untuk itu kita perlu mempersiapkan dengan baik segala sesuatu baik sarana, prasarana, serta petugas yang sudah ditunjuk untuk melakukan pengawasan pengendalian dan pelayanan terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas serta memperhatikan kesiapan dan kesehatan para awak tiap tiap moda angkutan”, lanjutnya “Perlu juga diperhatikan bahwa kondisi cuaca yang ekstrim dan titik titik rawan longsor yang dapat menjadi faktor penyebab dalam kecelakaan lalu lintas”, pungkas Sekreataris Daerah Prov. Sumsel. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Lesty Nuraini yang ikut hadir dalam kegiatan ini mengatakan “Tersedia 126 Posko Pelayanan Kesehatan, 70 Puskesmas dan 37 Rumah Sakit siaga 24 Jam, sepanjang jalur mudik/balik lebaran, siaga 24 jam, H-7 sampai dengan H+7 dan siaga PSC 119 setiap kabupaten/kota”, kata Hj. Lesty Nuraini Ditambahkannya “Diadakan pemeriksaan kesehatan pengemudi kendaraan umum (Bus AKAP), seperti pengkuran tekanan darah (tensi), pemeriksaan gula darah, kolesterol dan alkohol”, pungkas Kadinkes Prov.Sumsel. Setelah apel tersebut, diadakan penempelan stiker di tiap-tiap bus penumpang oleh Sekda Provinsi H. Nasrun Umar, Kasdam II Sriwijaya BRIGJEND TNI SYAFRIAL, Psc, M.Tr (Han), Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara. Kemudian juga dilakukan penyerahan spanduk dan brosur Mudik Sehat ala Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Kementerian Kesehatan RI oleh Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes. Hadiri oleh instansi TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah , Danlanal Kota Palembang dan unsur instansi terkait lainnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Hotel Jamaah Haji Indonesia Sangat Bagus
Jakarta, sumselprov.go.id -- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bernafas lega, setelah ia melakukan peninjauan langsung ke akomodasi jamaah di Madinah. Karena hotel dan layanan jamaah haji tahun ini jauh lebih baik. Menurut Menag, dua hotel jamaah haji Indonesia yang dikunjunginya yaitu Hotel Coral al Madinah dan Hotel Huzamah. Hotel Coral al Madinah terletak di bagian utara Masjid Nabawi (Janubiah). Hotel ini hanya jarak 50 meter dari Masjid Nabawi dengan kapasitas sewa 800 pax dengan sistem sewa Blocking Time. Karena kualitas layanan tahun sebelumnya bagus, hotel ini kembali disewa (repeat order). Sementara Hotel Khuzamah memiliki kapasitas sewa mencapai 700 pax. Hotel ini juga disewa dengan sistem blocking time. "Hari ini saya meninjau hotel yang akan ditempati jemaah haji Indonesia saat di Madinah. Alhamdulillah, hotel sangat bagus. Saya minta kondisi hotel yang bagus tersebut dipertahankan sampai ditempati jemaah haji Indonesia," pesan Menteri Lukman di Madinah, seperti diberitakan JPNN, Kamis (30/5). "Tadi saya lihat sejumlah hotel yang disewa memiliki puluhan suite room. Saya minta itu bisa dimaksimalkan untuk layanan kesehatan di kloter," sambungnya. "Semua hotel minimal bintang tiga, bahkan ada banyak juga yang setara bintang empat dan lima," tandasnya. [ida] Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis yang ikut mendampingi menag menambahkan, tahun ini ada 111 hotel yang disewa di Madinah. Sebanyak 60 hotel disewa full musim, 51 hotel disewa blocking time. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pemprov Sumsel Siagakan 13 Mobil Derek Antisipasi Kemacetan Akibat Kendaran Mogok
Palembang, sumselprov.go.id –Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya maksimal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas diruas jalan dalam Wilayah Sumsel. Salah satunya mensiagakan 13 unit mobil derek untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mogok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalulintas pemudik. Menyiasiti hal tersebut diatas Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar, memimpin Apel Gelar Kesiapan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019/!440 H Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung di Terminal Alang-alang Lebar KM 12 Palembang. Rabu (29/05/2019). Dalam sambutannya H. Nasrun Umar menyampaikan “sebagaimana diketahui bahwa angkutan lebaran yang dilaksanakan tiap tahun merupakan tugas dan tanggung jawab kita terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan silaturahim dengan keluarga masing-masing. Hal ini perlu didukung oleh suasana yang nyaman dan dibutuhkan kelancaran selama perjalanan sehingga selamat sampai ke tujuan”, ujarnya mengawali sambutan. "Oleh sebab itu dalam pelaksanaannya perlu koordinasi yang terpadu antara petugas terkait. Terutama dalam hal keamanan, kenyamanan, kelancaran dan keselamatan selama dalam perjalanan," tegasnya. Pada musim mudik angkutan lebaran tahun 2019/1440 hijriah kali ini, lanjut Sekda diperkirakan akan terjadi lonjakan pergerakan penumpang dengan memperhatikan pengalaman di tahun 2018 yang terlihat terjadi adanya lonjakan penumpang lebih kurang 8 hinga 10 persen terutama pada H-5 dan H+3 Idul Fitri. "Sudah merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk meminimalisir kecelakaan. Baik di angkutan jalan, kereta api, angkutan laut, dan angkutan udara. Untuk itu kita perlu mempersiapkan dengan baik segala sesuatunya baik sarana dan prasarananya," tambah Sekda. Lebih jauh Sekda mengingatkan para pemudik untuk mengantisipasi kecelakaan akibat cuaca buruk. Yang dapat menyebabkan jalan menjadi licin, tanah longsor yang dapat menghambat lalulintas angkutan pemudik. "Sebagai antisipasi terhadap gangguan kelancaran lalu lintas angkuta jalan, jajaran Dishub Sumsel telah mempersiapkan 13 Mobil derek selama masa angkutan lebaran berlangsung. Mobil derek tersebut akan ditempatkan di Kabupaten/kota se Sumsel," ucapnya. Nasrun Umar berharap kepada seluruh petugas agar dapat berperan aktif selama menjalankan tugas sehingga kendala - kendala yang di hadapi dapat diatasi. Misalnya sulit memperoleh tiket, percaloan atau kemacetan lalu lintas. "Saya sangat mengharapkan kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan dan intansi terkait lainnya untuk sungguh-sungguh melaksanakan tugas yang mulia ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing," pungkasnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Prov.Sumsel Nelson firdaus dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan “Dalam mengantisipasi arus mudik, Alhamdulillah kita didukung oleh berbagai stake holder, baik itu di Angkutan Darat, Laut, Sungai, Perkereta Api dan udara. Di Angkutan Darat didukung oleh Kepolisian dan pihak-pihak yang berkaitan dengan perhubungan darat, dekian juga dengan armada yang saya sebutkan”, ujar Nelson Selanjutnya Nelson juga menyampaikan “Menghadapi lonjakan kenaikan 10% antisipasinya adalah dengan menyiapkan posko-posko, ada 76 posko di Kabupaten/Kota yang sudah kita siapkan dari Dinas Perhubungan dan bila terjadi kerusakan angkutan di jalan, kita sudah menempatkan beberapa derek, ada 13 derek yang ditempatkan di Kabupaten/Kota, seperti di jalan tol sudah disiapkan pihak pengelola jalan tol sebanyak 7 derek dan bila terjadi kemacetan, armada tersebut siap mengangkutnya”, pungkas Nelson. Setelah kegiatan apel, Nasrun Umar didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain Zulkarnain Adinegara, Kesdam II Sriwilaya Brigjen TNI Syafrial, Danlanud Heri Sutrisno, Dan Lanal Kota Palembang, Kajati Sumsel, Kapolresta Palembang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kadis Perindag, Kadis Perindustrian, Kepala BPBD Prov. Sumsel melakukan pemasangan striker Angkutan Mudik Lebaran di beberapa Moda Nagkutan Darat. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Pemprov Sumsel Gelar Buka Bersama Dengan Media Jurnalis
Palembang, sumselprov.go.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov. Sumsel) gelar buka bersama dengan ratusan media jurnalis guna mempererat hubungan serta silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah di Novotel Hotel Palembang, Kamis (29/5/2019) Acara ini bertemakan dengan Tema "Menjalin Kemitraan Yang Lebih Baik Antara Biro Humas Dan Protokol Dengan Media Cetak, Elektronik, Dan Online Untuk Mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua”. Pada Acara tersebut hadir Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan dalam sambutannya, Gubernur utarakan hubungan dengan para wartawan bukan hal yang baru ia rasakan karena sebelum menjadi pejabat beliau telah dekat dengan wartawan. “Sewaktu saya masih di swasta telah akrab dan berteman dengan para awak media seperti Bang Bangun (Pimred Assajidin) Oktav,"ujar Gubernur Ia mengatakan wartawan adalah sebagai mitra kerja bagi pemerintah dan bersama-sama membangun daerah. Sebab jurnalis dapat menginformasikan apa yang telah dibangun dan program pemerintah yang sedang berjalan “Wartawan sudah menjadi bagian dari pemerintah sebagai media informasi bagi masyrakat dan mengawal program yang akan dijalankan pemerintah demi tercapainya Sumsel Maju Untuk Semua” jelas Herman Deru Turut hadir dalam acara buka bersama ini diantaranya, Ketua PWI Firdaus Komar, Ratusan Pimred Media yang ada di Sumsel, Asisten III dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumsel lainnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Perbaikan Jalan Simpang Rambutan-Tulung Selapan Dimulai Awal Juli 2019
Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan membantu perbaikan jalan kabupaten dari Simpang Rambutan, Kabupaten Banyuasin sampai Tulung Selapan Kabupaten OKI. Pengerjaannya diperkirakan dimulai paling lambat awal bulan Juli tahun 2019 ini. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Dinas PU BMTR Provinsi Sumsel, Hj. Megawati saat diwawancarai Tim Intelijen Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel di Ruang Kerjanya, Rabu (29/5/2019). "Anggaran Pagu fisiknya dianggarakan Rp. 10 Milyar, untuk perbaikan jalan Simpang Rambutan-Tulung Selapan, pengerjaannya akan dilakukan Pemerintah Provinsi. Saat ini sudah mulai proses tender, dari tender selesai sampai mulai pengerjaan biasanya berjarak sekitar 1 bulan. Jadi, diperkirakan awal bulan Juli pengerjaan sudah dimulai," ungkap Megawati. Dia menjelaskan, bantuan perbaikan jalan kabupaten/kota oleh Pemerintah Provinsi Sumsel tersebut dilakukan atas usulan dari Kabupaten/kota yang mengajukan bantuan karena keterbatasan anggaran kabupaten/kota. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menargetkan pengerjaan perbaikan Jalan di Kecamatan Tulung Selapan dimulai paling lambat awal bulan Juli tahun 2019 ini. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Media dan Komunikasi Publik, Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkab. OKI, Adi Yanto yang telah melakukan koordinasi langsung dengan Dinas PUBM Kabupaten OKI. "Mereka (Dinas PUBM Kab. OKI) menargekan mulai pengerjaan diakhir Juni atau paling lambat awal Juli dimulai pengerjaannya," ungkap Adi Yanto saat diwawancarai Tim Intelijen Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel via telepon, Rabu (29/5/2019). Adi Yanto mengatakan, Pemkab OKI telah mengangarkan dana sebesar Rp. 5 Milyar khusus untuk perbaikan jalan di Kecamatan Tulung Selapan ditambah bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumsel untuk perbaikan Jalan Simpang Rambutan-Tulung Selapan. Menurutnya, perbaikan jalan di Kecamatan Tulung Selapan oleh Pemkab OKI mengalami keterlambatan disebabkan gagal tender. "Seharusnya, sekarang sudah masuk proses lelang. Namun, terjadi gagal tender sehingga dilakukan tender ulang," ungkapnya. "Saat ini, yang dikerjakan sekarang adalah perbaikan jalan dengan swakelola untuk kesiapan arus mudik lebaran. Pengerjaan dilakukan spot perspot," lanjut Adi Yanto. Sebelumnya, pada hari Selasa, 28 Mei 2019 Tim Intelijen Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel telah melakukan liputan khusus ke lokasi jalan rusak di Kecamatan Tulung Selapan dipandu langsung Camat Tulung Selapan. Dalam kesempatan itu Camat Tulung Selapan, Jemmy mengatakan, kerusakan jalan terparah lebih kurang 3 KM mulai dari Desa Lebung Hitam sampai Ibu Kota Kecamatan Tulung Selapan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan poros dan akses utama masyarakat sekitar yang menghubungkan Kecamatan Tulung Selapan dengan Kecamatan Pangkalan Lampam. "Kalau digabungkan titik pertitik kerusakan jalan sekitar 3 kilometer. Titik kerusakan terparah diantaranya berada di Tulung Bakung, Kayu Batu dan Simpang Lebung Gajah" ujar putra daerah Tulung Selapan itu. Jemmy menambahkan, pihaknya sudah melakukan upaya perbaikan sementara melalui swadaya masyarakat sekitar dengan menggunakan 1.788 Batang, Kayu Gelam, 30 Kubik Batu dan puluhan potongan pohon kelapa serta pengerjaan dibantu alat berat dari perusahaaan swasta yang ada di Kecamatan Tulung Selapan. "Kita sudah melakukan upaya perbaikan sementara dengan mengerakan masyarakat dan alat berat perusahaan. Disamping itu, terkait kerusakan jalan ini kami laporkan kepada Bupati OKI. Bahkan saya pernah memaparkan langsung kepada Sekretaris Daerah dan Asisten I Kabupaten OKI," terangnya. Lanjut Jemmy mengatakan, saat ini sedang dilakukan upaya pembukaan jalan baru yang diharapkan akan menjadi jalan alternatif yang melintasi 4 perusahaan swasta yakni PT. Dinamika, PT. Riki, PT. Samora dan PT. Yuda. Rencananya pembukaan jalan baru itu akan melibatkan 4 perusahaan tersebut. "Setelah jalan baru ini berhasil dibuka akan menjadi jalan alternatif. Jarak tempuhnya selisi 30 menit dari jalan poros Tulung Selapan," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Camat Tulung Selapan, Jemmy juga mengharapkan agar seluruh warga Kecamatan Tulung Selapan bersabar menunggu dimulainya perbaikan jalan poros Tulung Selapan. Tim Intelijen Media Diskominfo Provinsi Sumsel AD/TM/Gita