Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur H.Herman Deru Dampingi Presiden RI Joko Widodo Hadiri Pertemuan KTT IMT-GT Sumsel
24 Jun 2019 Dilihat 324x

Gubernur H.Herman Deru Dampingi Presiden RI Joko Widodo Hadiri Pertemuan KTT IMT-GT

Thailand, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H.Herman Deru benar-benar mendapatkan kehormatan dan kesempatan istimewa. Ia diminta oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mendampingi Presiden RI sebagai Delegasi Indonesia  pada pada Pertemuan IMT-GT ( Indonesia-Malaysia- Thailand Growth Triangle ) ke 12, yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Pertemuan KTT ASEAN ke 34 (The 34th  ASEAN Summit). Kegiatan ini berlangsung Minggu 23 Juni di Plaza Athenee Hotel Bangkok  Thailand.  Dalam pertemuan tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Akhmad Najib, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sumsel Aufa Syahrizal serta Kepala Bappeda Pemprov Sumsel Ekowati Retnaningsih dan Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Iwan Gunawan Dalam pertemuan IMT-GT tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru menyiapkan tiga program yang siap dikerjasamakan. Masing-masing yakni pertama tentang kerjasama di bidang sistem pasar tenaga kerja terdidik, kedua tentang Sport Tourism, dan yang ketiga tentang Cheng Ho Expedition Trail. Gubernur melalui Plt Kepala Disbudpar Pemprov Sumsel Aufa Syahrizal menjelaskan bahwa ketiga program tersebut sudah disetujui sebagai bagian program IMT-GT . "Itu semua sudah disetujui, artinya Sumsel tinggal action saja. Untuk Program Cheng Ho Expedition Trail di Sumsel bahkan sudah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata RI," jelasnya. Yang tak kalah membanggakan lanjutnya, pada 2020 nanti Sumsel akan menjadi tuan rumah pelaksanaan IMT-GT, dengan agenda utama kegiatan Sport Tourism dan Cheng Ho Expedition Trail. " Itu inti dari pertemuan kita di IMT-GT kali ini," imbuh Aufa. Bagi provinsi Sumsel, adanya pertemuan dan kerjasama ini ditarget mampu meninggkatkan arus jumlah kedatangan wisatawan ASEAN Ke Sumsel, utamanya Kota Palembang. Di samping itu juga diharapkan dapat memotivasi para investor menanamkan modalnya ke Sumsel Untuk diketahui, ASEAN SUMMIT adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara dalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi, dan budaya Negara-negara Asia Tenggara. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto Humas Sumsel

Baca Detail
Sekda Nasrun Umar Berharap Festival Sriwijaya Merupakan Pertunjukan Budaya Tradisionil Sumsel dan Klasik Nasional Sumsel
24 Jun 2019 Dilihat 169x

Sekda Nasrun Umar Berharap Festival Sriwijaya Merupakan Pertunjukan Budaya Tradisionil Sumsel dan Klasik Nasional

Palembang, Sumselprov.go.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Renny Nasrun menutup Gelaran Festival Sriwijaya ke-28 tahun 2019 yang diselenggarakan dari tanggal 16 – 22 Juni 2019 di Palembang Sumatera Selatan.  Acara penutupan berlangsung di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (22/06/2019) malam. Nasrun Umar dalam sambutannya menegaskan, Festival Sriwijaya ke-28 yang diselenggarakan dari tanggal 16 -22 Juni telah terlaksana dengan baik dan lancar. Meskipun demikian dia tetap berharap ada evaluasi  untuk perbaikan gelaran diajang sama dimasa datang. “Alhamdulillah untuk tahun ini semuanya berlangsung sesuai harapan. Namun pada tahun-tahun mendatang kita tetap berharap lebih meriah lagi sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ucapnya. Sekda berharap pada pihak penyelenggara pada Festival Sriwijaya di tahun-tahun mendatang , diisi dengan pertunjukan keragaman budaya  bukan saja budaya tradisionil di sumsel melainkan juga menampilkan budaya klasik Nasional. Hal ini lanjut dia penting untuk mendukung keberadaan bangsa Indonesia sebagai negara adidaya  di bidang kebudayaan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY (dikutif dari Humas Protokol Sumsel)

Baca Detail
Di Medan Gubernur Promosi MXGP of Indonesia 2019 Sumsel
24 Jun 2019 Dilihat 209x

Di Medan Gubernur Promosi MXGP of Indonesia 2019

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur H Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia  menghadiri Silahturahmi  dan Halal Bihalal  dengan Keluarga Besar Sriwijaya”  yang tergabung dalam  Yayasan Sriwijaya Sumatera Utara. Gubernur sekaligus melantik dan mengukuhkann Agus Sugianto sebagai ketua Kepengurusan Yayasan Sriwijaya Sumatera Utara Periode 2018-2023 yang di Gedung Balai Prajurit Kodam 1 BB Jalan Gatot Subroto KM. 7.5 Medan, Sabtu (22/6). Dalam sambutannya Gubernur menegaskan, Sumatera Selatan mempunyai wilayah yang luas  17 Kabupaten/kota  dengan populasi masyarakat yang terus bertambah dari waktu ke waktu. "Saya bangga, warga Sumsel disini rata-rata  sudah sukses. Ada yang berpangkat  Jenderal TNI, Jenderal Polisi, Kepala PLN, BUMN serta menjadi pengusaha sukses. Kami selalu mendoakan  semua warga yang ada di perantauan ini dalam kondisi baik meskipun jauh dari kampung halaman," ungkapnya. Di hadapan para perantau yang tergabung dalam keluarga besar Sriwijaya  di Sumatera Utara tersebut, Gubernur juga  mempromosikan gelaran Kejuaraan Dunia Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia 2019 yang rencananya digelar di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang 6-7 Juli mendatang. Untuk itu dia mengajak seluruh warga dirantauan turut mensukseskan acara tersebut. "Dalam waktu dekat Sumsel kembali menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motocross Grand Prix (MXGP). Saya mengajak seluruh warga Sumsel termasuk yang ada diperantauan untuk terlibat dalam mensukseskanya. Caraya ayo kita ramaikan dengan cara menonton dengan datang langsung ke Palembang," tambahnya. Lebih lanjut Herman Deru mengucapkan terima kasih atas peran serta warga Sumsel yang ada di Sumatera Utara yang telah menjaga nama baik Sumsel sehingga Sumsel bisa terkenal hingga luar daerah. "Sumsel itu besar dengan berbagai suku dan adat istiadatnya. Namun perbedaan tidak menjadi konflik. Setidaknya ada 9 bahasa daerah di Sumsel dengan karakter dan watak yang berbeda pula. Namun tetap rukun. Nah inilah kelebihan kita orang Sumatera Selatan," tambah Guberbur. Herman Deru juga meminta agar warga Sumsel di perantuan tidak melupakan asal usul. Adat istiadat daerah asal masing-masing. Tetap menjaga serta mempertahankan adat budaya bahasa serta jangan melupakan kampung halaman. Selain itu dia minta agar menjaga nama baik daerah membaur dengan warga pribumi dengan tetap menghormati adat dan budaya di tanah rantuan atau dengan istilah dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung. Dalam kesempatan tersebut Herman Deru juga mengusulkan agar anggota yayasan khususnya dari Sumatera Selatan untuk mengadakan acara "Balek Kampung Samo Samo", minimal dalam setahun satu kali. " Di Palembang ado Wisma Atlet yang menyiapkan ribuan kamar yang dapat digunakan," tandasnya. Sementara itu Ketua Dewan Pembina Yayasan Sriwijaya Sumatera Utara Dr. H.M Fauzie Sahil.SPOG dalam kata sambutan mengucapkan terimakasihnya  kepada Gubernur Sumatera Selatan yang sudah menyempatkan hadir  dalam acara tersebut, meskipun terlambat ia juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin kepada hadirin yang datang. "Terimakasih  pak Gubernur sudah hadir, kami sangat senang sudah dikunjungi. Semoga dengan ini kita yang berada di Sumatera Utara, khususnya di Medan selalu merasa rindu dengan  Sumsel tempat kelahiran kita," ujarnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Tim Seleksi Komisi Informasi Sumsel Tetapkan 41 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 380x

Tim Seleksi Komisi Informasi Sumsel Tetapkan 41 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi

Palembang, sumselprov.go.id- Tim seleksi anggota/komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2023 telah menetapkan 41 orang pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Dari total 44 pendaftar, 3 orang pendaftar lainnya dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi. Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno tim seleksi KI Provinsi Sumsel periode 2019-2023 berlangsung di Ruang Rapat Tim Seleksi KI Provinsi Sumsel, Jum'at (21/6/2019). Hadir langsung pada rapat pleno Asisten III Setda Provinsi Sumsel selaku Ketua Tim Seleksi, Prof. Dr. H.M. Edwar Juliartha, M.M., Wakil Ketua Tim Seleksi, H. Maramis, SH, M.Hum, dan Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat selaku Anggota Tim Seleksi, Hendra, S.T., M.H. "Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan tahapan seleksi administrasi. Dari 44 dokumen yang masuk sebagai calon peserta seleksi sudah disepakati ada 41 yang dinyatakan lulus administrasi dan 3 orang dinyatakan tidak bisa melanjutkan ketahapan selanjutnya karena masalah administrasi yang tidak sesuai dengan apa yang telah ditentukan" ungkap  Ketua Tim Seleksi, Prof. Edwar Juliartha saat diwawancari usai rapat pleno. Lanjut Edwar Juliartha mengatakan, seorang Komisioner KI akan memimpin suatu lembaga yang akan memberikan keputusan terhadap sengketa informasi. Menurutnya, seleksi anggota/komisioner KI Provinsi Sumsel merupakan proses yang sudah biasa dilaksanakan karena masa bakti komisioner sebelumnya telah berakhir. "Setelah seleksi administrasi ini akan dilanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya yakni tes potensi akademik dan lainnya. Jadi, tim seleksi ini hanya sebatas melakukan seleksi untuk kemudian maksimal 15 nama yang akan dilakukan fit and proper test (Uji kepatutan dan kelayakan) di DPRD Sumsel. Proses tahapan seleksinya sampai dengan selesai selama 55 hari kerja," terang Edwar. Sementara itu, Kepala Sekretariat Panita Seleksi Komisi Informasi Provinsi Sumsel periode 2019-2023, Amrullah S.STP., M.Si mengatakan, syarat administrasi bagi pendaftar cukup banyak sesuai dengan PERKI Nomor. 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi dan Rapat Pleno Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019-2023. "Kalau syarat administrasi itu banyak, baik berupa surat pernyataan maupun surat keterangan. Ada lebih dari 13 surat penyataan dan surat keterangan yang harus dipenuhi diantaranya surat keterangan tidak pernah dihukum pidana, kemudian surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan kesehatan jiwa dan raga, surat penyataan tidak sedang dalam anggota partai politik, surat pernyataan pernah bekerja di badan publik dan lainnya," ujarnya. Lanjut Amrullah, terdapat 3 orang pendaftar dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi yakni 2 orang kurang lengkap dan 1 orang lagi sangat kurang lengkap. "Ada beberapa surat keterangan dan surat penyataan yang disyaratkan tidak dipenuhi hingga batas waktu yang telah ditetapkan," tegas Amrullah. Berikuti ini pengumuman daftar nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi calon anggota KI Provinsi Sumsel periode 2019-2023. Dapat diakses melalui link berikuti ini : https://drive.google.com/file/d/1-5FZK_qjPQzG1MioJ4H4IPKR7VphA81E/view?usp=drivesdk Tim MC Diskominfo Provinsi Sumsel

Baca Detail
Irjen Pol Zulkarnain Tinggalkan 3 PR Untuk Kapolda Baru Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 636x

Irjen Pol Zulkarnain Tinggalkan 3 PR Untuk Kapolda Baru

Palembang, sumselprov.go.id -- Disela-sela acara Deklarasi menolak kerusuhan di Sriwijaya Sport Center (SSC) Jakabaring, kemarin (21/07/2019), Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebagai Kapolda Sumatera Selatan merasa berat  untuk meninggalkan daerah yang pernah dipimpin dalam menjaga ketertiban dan keamananan masyarakat.  Karena dia tidak lagi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Dikarnakan masih ada beberapa kasus yang merupakan tanggung jawabnya yang belum diselesaikan sampai saat ini. Hal itu merupakan pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Kapolda Sumsel yang baru. Kasus-kasus tersebut yaitu, pertama Kasus yang menimpa anggota polisi di Ogan Komering Ilir yang belum terungkap, kemudian ada kasus mutilasi di Ogan Ilir yang meskipun ada yang mengatakan terlibat tapi belum selesai, selanjutnya kasus tersangka Akbar Alfarizi sebagai membunuh supir Online, kasus yang menjadi pikiran saya sampai saat ini," ungkap Zulkarnain. Meskipun begitu, Zulkarnain mengatakan tetap melaksanakan perintah atasan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan, masalah - masalah yang belum terselesaikan di percayakan kepada Irjen Pol Firli yang akan bertanggung jawab memimpin keamanan wilayah Sumsel setelah kepergiannya. "Pengganti saya adalah  Deputi KPK bapak Firli, saya kira dia akan lebih bagus dan punya kapasitas, dia orang Reskrim yang sangat menguasai sebuah investigasi, Insya Allah kasus-kasus bisa tertangani dengan baik . Saya pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat provinsi Sumatera Selatan jika selama dalam masa kepemimpinan saya belum bisa melayani Secara maksimal dan menjalankan tugas dengan baik" tandasnya. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1590/VI/KEP/2019, Irjen Pol Firli yang semula bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Deputi Penindakan mendapat promosi menjadi Kapolda Sumatera Selatan, sedangkan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjadi Kakorpolaird Baharkam Polri. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Senin Nanti Tiket Nonton MXGP 2019 Dilaunching, Segini Harganya Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 160x

Senin Nanti Tiket Nonton MXGP 2019 Dilaunching, Segini Harganya

Palembang, sumselprov.go.id -- Menjawab rasa penasaran masyarakat yang ingin mendapatkan tiket untuk menyaksikan Kejuaran Dunia Motocross Grand Prix (MXGP) Seri Indonesia 2019 di Palembang, Gubernur Sumsel segera melakukan MoU dengan tiket.com selaku sponsor utama IndoMXGP.  Penandatanganan nota kesepahaman tersebut akan digelar Senin 24 Juni 2019, di Griya Agung. Tiket ini nantinya akan dapat dibeli langsung oleh penonton dengan mudah yakni secara online melalui www.tiket.com. Terkait harga tiket ini, Gubernur Sumsel H. Herman Deru sebelumnya telah menegaskan bahwa harga tiket kejuaraan dunia MXGP berkisar mulai dari Rp.100.000. Harga tiket nonton langsung MXGP 2019 di Sumsel ini menurut panitia tiket lebih murah dibandingkan daerah lainnya. Apalagi untuk sekelas kejuaraan dunia harga ini diperkirakan tidak akan terlalu membebankan masyarkat. Untuk tiketnya Rp100.000, terjangkaulah untuk event dunia dibanding dengan daerah lain, Provinsi Sumsel lebih murah jauh,” tuturnya Ia berharap dengan adanya event international MXGP, mampu mendongkrak semangat dan mengajak para generasi muda yang hobi motor dapat menyalurkan hobi dan bakat balapnya. Ini kita sekaligus menggali bakat kan dari seluruh kabupaten ini bahkan di tiap-tiap kecamatan dan desa banyak sekali crosser-crosser alami yang bingung menyalurkan kemana, itu jadi kita berharap mereka bisa kita tampung. Maka ada dua event setelah selesai MXGP international kita juga adakan kejurnas dan ini baru yang pertama kali memperebutkan piala gubernur sumsel ada dua event yang berkesinambungan itu yang kita harapkan,” terangnya Jika tak ada aral melintang, perhelatan kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP) itu sendiri akan digelar di Provinsi Sumsel pada tanggal 5-7 Juli mendatang di depan Hotel Wyndham. Dengan diikuti 28 negara peserta dari berbagai penjuru dunia, MXGP ini diprediksi akan berlangsung sukses dan meriah. Seperti diketahui menjelang pelaksanaan event bersejarah itu, sejumlah masyarakat khususnya pecinta motocross sudah tak sabar ingin mendapatkan tiket. Mereka bahkan mencari-cari informasi ke berbagai sumber tak terkecuali mampir ke kolom komentas Instagram Gubernur Sumsel Herman Deru dan Instagram Humas Protokol Pemprov Sumsel yang memang aktif membagikan kabar progres persiapan pelaksanaan MXGP. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Dampingi Jokowi Hadiri 34th ASEAN Summit di Bangkok Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 412x

Gubernur Sumsel Dampingi Jokowi Hadiri 34th ASEAN Summit di Bangkok

Palembang, sumselprov.go.id  – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendapatkan kehormatan dan kesempatan istimewa mendapingi Presiden RI Joko Widodo untuk menghadiri Pertemuan IMT-GT ( Indonesia-Malaysia- Thailand Growth Triangle ) ke 12, yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Pertemuan KTT ASEAN ke 34 ( The 34th ASEAN Summit) di Plaza Athenee Hotel Bangkok Thailand. di Bangkok, Minggu (23/6/2019). Kehadiran Gubernur Herman Deru pada pertemuan tersebut adalah atas permintaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mendampingi Presiden RI sebagai Delegasi Indonesia Herman Deru akan menyiapkan dan paparkan tiga program kerjasama ke depan diantaranya hal kerjasama di bidang sistem pasar tenaga kerja terdidik, Sport Tourism, dan Cheng Ho Expedition Trail. Gubernur melalui Plt Kepala Disbudpar Pemprov Sumsel Aufa Syahrizal menjelaskan bahwa ketiga program tersebut sudah disetujui sebagai bagian program IMT-GT. “Tiga kerjasama tesebut sudah disetujui, artinya Sumsel tinggal action saja. Untuk Program Cheng Ho Expedition Trail di Sumsel bahkan sudah mendapat dukungan Dari Kementerian Pariwisata RI,” jelasnya. Lanjut Aufa Syahrizal, yang tak kalah membanggakan pada 2020 nanti Sumsel akan menjadi tuan rumah pelaksanaan IMT-GT, dengan agenda utama kegiatan Sport Tourism dan Cheng Ho Expedition Trail.  “Intinya pertemuan tersebut sangat bermanfaat bagi provinsi Sumsel, dengan adanya pertemuan dan kerjasama ini ditarget mampu meninggkatkan arus jumlah kedatangan wisatawan ASEAN Ke Sumsel, utamanya Kota Palembang” ujarnya. Di samping itu juga diharapkan dapat memotivasi para investor menanamkan modalnya ke Sumsel Perlu diinformasikan dan untuk  diketahui, ASEAN SUMMIT adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara dalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi, dan budaya Negara-negara Asia Tenggara Kegiatan ini berlangsung Minggu (23/6) di Plaza Athenee Hotel Bangkok Thailand. Dalam pertemuan tersebut Herman Deru didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Akhmad Najib, serta Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sumsel, Aufa Syahrizal dan Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Iwan Gunawan.(dikutip dari sumeks) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Dengan Liga OPD, Gubernur Gelorakan Semangat Olahraga Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 183x

Dengan Liga OPD, Gubernur Gelorakan Semangat Olahraga

Palembang, sumselprov.go.id -- Turnamen Sepakbola (Liga) antar OPD Piala Gubernur Sumsel Tahun 2019 resmi bergulir. Hal itu ditandai dengan dilakukannya Kick Off oleh Gubernur H Herman Deru di Stadion Bumi Sriwijaya, Jumat  (21/6) pagi. Ribuan ASN dan Honorer tampak hadir meramaikan kick off Liga yang diikuti 40 tim tersebut. Kick Off dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya seperti Sekda Sumsel Nasrun Umar, Ketua Panitia Liga OPD Hendri Zainuddin, Kadispora Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo, Kasdam II Sriwijaya Brigjen Syafrial, dan Direktur Umum dan Kepatuhan BSB Samiluddin. Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan tujuan utama digelarnya Liga OPD ini adalah meningkatkan hubungan silaturahmi antara ASN dan Honorer di lingkungan Pemprov Sumsel. Tak hanya itu, gelaran Liga OPD tersebut  dikatakannya sekaligus untuk merespon Inpres RI nomor 3 Tahun 2019 ranggal 25 Januari 2019 lalu tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. "Yang utama itu tujuannya adalah untuk silaturahmi. Inikan olahraga yang digemari dengan main sepakbola inikan tidak terasa tubuh kita bergerak dan targetnya sehat," ujar Gubernur. Selain terciptanya keakraban antar pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel, Turnamen ini juga bertujuan menggelorakan semangat olahraga dan menularkan demam semarak olahraha ke seluruh ASN dan Non ASN. Sehingga tercipta jiwa yang kuat dan raga yang sehat "Jadi melalui kompetisi ini kita juga ingin meningkatkan kinerja dan produktifitas pegawai mendukung pencaoaian visi Sumsel Maju untuk Semua," tambah mantan pemain Dispenda FC tersebut. Mengingat manfaatnya yang sangat banyak, kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemersatu tapi juga moment menghidupkan persepakbolaan di tingkat daerah maupun nasional "Nanti kita gagas kompetisi ini tak terbatas pada ASN dan Honorer Pemprov, tapi kedepan Liga ini akan diperluas melibatkan TNI dan Polri," tegasnya. Sementara itu Ketua Panitia Liga Antar OPD Hendri Zainuddin mengatakan, Liga ini diharapkannya tidak terbatas pada lingkup OPD saja tapi juga ke Kabupaten Kota. Sehingga masyarakat semakin gemar dan mencintai olahraga. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Gubernur: Indahnya Destinasi Wisata Kota Pagaralam, Harus Disyukuri Sumsel
23 Jun 2019 Dilihat 334x

Gubernur: Indahnya Destinasi Wisata Kota Pagaralam, Harus Disyukuri

Palembang, sumselprov.go.id -- Kota Pagaralam sebagai daerah yang kaya dengan keindahan alamnya patut di syukuri dan harus dikelola dengan sebaik mungkin melalui sejumlan ide kreatif tanpa merusak alam dan kultur budaya yang telah ada. Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera  Selatan H. Herman Deru dalam arahannya saat menghadiri sidang paripurna istimewa DPRD kota Pagar Alam dengan agenda puncak acara peringatan hari jadi Kota Pagaralam ke-18 Tahun 2019 di ruang sidang utama DPRD Kota Pagaralam, Jumat (21/6). Menurut Herman Deru tidak ada alasan lagi orang untuk tidak datang ke Kota Pagaralam akses infrastruktur sudah lengkap baik jalan, jembatan, lapangan udara serta penginapan. "Saya yakin orang akan datang kesini, apalagi infrastruktur yang sudah lumayan baik dan perlakuan masyarakat kepada tamu juga sangat ramah," ungkapnya. Dikatakan, geografis Kota Pagaralam yang kultur tanahnya pegunungan dan  lembah tentu memiliki tingkatan yang berbeda dalam pembiayaan pembangunannya. Sebagai kawasan wisata memang butuh investasi dan promosi untuk menarik investor serta para wisatawan untuk datang. "Promosi kadang mahal, namun ini jalan yang harus ditempuh dengan mempromosi akan timbul citra  positif," ucapnya. Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, meskipun kultur tanah Pagaralam penggunungan namun ada ide cerdik dari para pendahulu pencetus Kota Pagar Alam. Dimana kawasan tersebut menjadi kawasan destinasi wisata alam yang diperhitungan di Sumsel. "Dihari jadi yang ke 18 semoga Kota Pagaralam semakin maju dan berkembang," tambahnya. Terkait dengan hari jadi Kota Pagaralam ke 18, Herman Deru mengajak warga Kota Pagaralam untuk melakukan introspeksi diri  apa yang telah, sedang dan akan dikerjakan dimasa datang. Mengingat masih banyak tantangan yang harus dihadapi. "Warga Kota Pagaralam  harus menjadikan HUT ini sebagai momen untuk mengevaluasi jangan hanya sekedar prosesi ritual saja," imbuhnya. Gubernur mengajak para petinggi di Kota Pagaralam untuk terus menjaga kemitraan dan komunikasi yang baik sehingga proses jalannya pembangunan didaerah itu dapat berlangsung dengan lancar khususnya dalam menekan angka kemiskinan. Sementara itu, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni dalam sambutannya  mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sumsel Herman beserta rombongan dapat menghadiri HUT Kota Pagaralam ke-18. "Ini kebanggaan kami sebagai masyarakat Kota Pagaralam dihari spesial ini pak Gubernur dan Ibu Ketua TP PKK  bisa hadir," katanya. Alpian berharap, Kota Pagaralam kedepan  menjadi kota yang maju dan berkembang serta bersaing dengan 16 kabupaten/ Kota lainnya di Sumsel. Wako juga memaparkan secara gamblang potensi dan kekayaan alam daerahnya  selain komoditi kopi sebagai produk unggulan, Kota Pagaralam juga memiliki  keindahan alam yang luar biasa. "Kita sudah mencoba membuka seluas -luasnya bagi investor untuk berinvestasi di Pagaralam. Alhamdulillah sudah ada beberapa yang ingin menanamkan modalnya. Namun demikian kami tetap berharap pada pak gubernur untuk dapat  membantu kami terutama  dalam mencarikan calon investor baru untuk  masuk ke Kota Pagaralam," tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.