Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Dapatkan Segera Tiket Nonton MXGP Palembang di tiket.com Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 262x

Dapatkan Segera Tiket Nonton MXGP Palembang di tiket.com

Palembang, sumselprov.go.id- Rasa ingin tahu dan penasaran khususnya masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ingin mendapatkan tiket untuk menyaksikan Kejuaran Dunia Motocross Grand Prix (MXGP) Seri Indonesia 2019 di Palembang tanggal 5 sampai 7 Juli mendatang terjawab sudah. Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan perusahaan tiket.com selaku sponsor utama yang menyediakan layanan tiket MXGP di Palembang telah dilaksanakan di Griya Agung Palembang, Senin malam (24/6/2019).Penandatanganan dilakukan langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Head of Commercial tiket.com, Andi Hendrawan, disaksikan Chairman of MXGP Indonesia, M. Irwansyah dan Direktur PT. Arena Sirkuit Internasional (ASI), Judiarto Tjitrasmoro.Untuk menarik minat penonton, tiket dijual dengan harga cukup murah yakni hanya dengan Rp. 100 ribu masyarakat sudah bisa menyaksikan perhelatan kejuaraan dunia MXGP yang diikuti 28 negara itu. Apalagi untuk sekelas kejuaraan dunia, panitia menperkirakan harga ini tidak terlalu membebankan masyarakat.Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam kata sambutannya diawal acara menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada tiket.com yang telah mendukung penyelenggaraan dan membantu menpromosikan MXGP di Sumsel."Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak dan tiket.com. Kita Pemerintah Provinsi sama sekali tidak berorientasi dengan profit. Namun, lebih kepada manfaat multi efek yang besar dari event ini. Selain itu, kejuaraan ini sama sekali tidak ada orientasinya dengan politik," tegasnya.Melalui penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilaksanakan, Herman Deru berharap dapat memicu semangat seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mensukseskan MXGP di Sumsel."Harapan saya kepada seluruh OPD dan jajaran Pemprov. Sumsel harus berpacu mensukseskan event ini. Saya ingin ini menjadi agenda tahunan, karena bakat balapan ini sudah cukup banyak di Sumsel," harapnya."Setelah MXGP akan dilanjutkan kejuaraan nasional menperebutkan Piala Gubernur, tujuannya untuk meyakinkan bahwa bukan hanya ajang kejuaraan semata namun juga sebagai sarana untuk menjaring bakat pembalap Motocross yang ada di Sumsel," lanjut Herman Deru.Dikesempatan yang sama Head of Commercial tiket.com, Andi Hendrawan mengatakan, untuk kedua kalinya tiket.com menjadi sponsor utama kejuaraan IndoMXGP. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi potensi yang besar untuk mendatangkan wisatawan dan membawa Palembang, Sumatera Selatan semakin mendunia."Tiket.com tertarik menjadi sponsor utama karena kita melihat ini event besar. Sebagai aplikasi anak bangsa, kita melihat ini merupakan potensi bagi pembalap muda untuk menunjukan bakatnya. Selain itu, kita juga melihat potensi Indonesia untuk terkenal di dunia melalui event ini," ungkapnya. Dijelaskan Andi Hendrawan, setelah pelaksanaan penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilakukan, tiket penonton dapat langsung dibeli penonton dengan mudah secara online melalui www.tiket.com. "Diprediksi ini akan menarik perhatian para pehobi balapan di Indonesia maupun mancanegara," katanya.Sementara itu, Direktur PT. Arena Sirkuit Internasional (ASI), Judiarto Tjitrasmoro pada sesi tanyajawab dengan awak media mengatakan, Tiket penonton dijual dalam tiga kelas yakni kelas festival (berdiri) , kemudian kelas tribun dengan jumlah terbatas 2500 sampai 3000 penonton dan kelas VIP dengan jumlah penontom juga terbatas. "Ada tiga kelas tiket yang dijual yakni kelas festival Rp. 100 ribu, kedua kelas tribun seharga Rp. 400 dan kelas VIP seharga Rp.1,5 juta," ungkapnya.Pada gelaran MXGP kali ini, Judiarto menyebutkan beberapa kejutan luar biasa diantaranya setelah MXGP akan dilanjutkan dengan kejuaraan nasional piala Gubernur. Kemudian, dipastikan seluruh pembalap nasional akan hadir di Palembang. "Selain itu, pembalap Motocross dunia Antonio Cairoli (Red Bull KTM Factory Racing) dan Tim Gajser (Honda Gariboldi) akan berlaga di MXGP Palembang," ujar Judiarto.MC Diskominfo Provinsi Sumsel /AD/FS

Baca Detail
Tim Gajser dan Antonio Cairoli Bertarung di Palembang Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 219x

Tim Gajser dan Antonio Cairoli Bertarung di Palembang

Palembang, sumselprov.go.id -- Perhelatan IndoMXGP di Palembang yang akan digelar di 5-7 Juli 2019 mendatang bakal diramaikan crosser dunia dari 28 negara. Dikutif dari  didapat RMOLSumsel, sudah 60 Crosser dunia dari 28 negara ambil bagian dari event yang dihelat di sirkuit OPI Jakabaring, Palembang. Lebih heboh lagi ajang tersebut akan menjadi pertarungan dua pembalap motor cross dunia Antonio Cairoli (Red Bull KTM Factory Racing) dan Tim Gajser (Honda Gariboldi). Ya tentunya bagi pecandu motor cross dua nama tersebut sudah ditunggu-tunggu kehadirannya di Palembang. "Ajang ini merupakan even yang sangat bergengsi berkelas world championship dan sudah dipastikan kedua pembalap tersebut bakal hadi di IndoMXGP yang akan di gelar di Palembang 5-7 Juli nanti," ungkap Yudiarto Direktur Arena Sirkuit Internasional selaku Even Organizer yang menyelenggarakan IndoMXGP, Senin (24/6). Seperti diketahui kedua pembalap tersebut punya reputasi tinggi sebagai crrosser dunia. Atonio Cairoli, crosser asal Italia itu sudah 7 kali juara dunia MXGP. Sementara pesaingnya Tim Gajser meskipun baru sekali meraih juara dunia namun crosser asal Slovenia ini baru saja mengalahkan Cairoli di MXGP Italia di awal April 2019 yang lalu. "Persaingan keduanya memang sangat ketat, baik Cairoli dan Gajser punya kans menang disini," katanya. Yudi menambahkan kejutan lainnya dalam perhelatan nanti akan ditampilkannya para freestyler dunia dari Belgia, Afrika Selatan dan Kanada. "Tentunya ini perhelatan yang sangat berkelas dan uniknya sirkuit Palembang merupakan pertama yang memiliki fasilitas Hotel berbintang, Mall, Resto serta tempat hiburan dalam satu komplek. Dan mungkin satu-satunya yang ada di dunia," pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Launching Tiket.com IndoMXGP 2019 Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 619x

Gubernur Sumsel Launching Tiket.com IndoMXGP 2019

Palembang, sumselprov.go.id – Sebagai Provinsi yang dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan dunia MXGP 2019 menjadi berkah tersendiri untuk Provinsi Sumsel pasalnya tercatat sekitar 28 negara akan datang ke Palembang untuk mengikuti kejuaraan dunia tersebut. Hal tersebut makin diperkuat dengan dlangsungkannya Memorandum of Understanding (MOU) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru bersama tiket.com selaku sponsor utama dan IndoMXGP, penandatanganan nota kesepahaman tersebut digelar di Griya Agung, Senin (24/06/2019) malam. Kejuaraan dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) akan berlangsung di Provinsi Sumsel pada tanggal 5-7 Juli 2019 di depan Hotel Wyndham Jakabaring Palembang. Usai dilakukan MOU dan Launching tiket.com IndoMXGP, tiket dapat langsung dibeli penonton dengan mudah yakni secara online melalui www.tiket.com  Tiket.com IndoMXGP 2019 diprediksi akan menarik perhatian para pehobi balapan dari Indonesia maupun mancanegara. Gubernur Sumsel H.Herman Deru menegaskan harga tiket kejuaraan dunia tiket.com IndoMXGP berkisar mulai dari Rp.100.000,- dimana menurut panitia tiket.com IndoMXGP di Provinsi Sumsel dinyatakan lebih murah dibandingkan daerah lainnya, apalagi untuk kejuaraan dunia tentunya harga tersebut  tidak terlalu membebankan masyarakat. “Untuk tiketnya Rp. 100.000,- terjangkaulah untuk event dunia dibanding dengan daerah lain. Provinsi Sumsel lebih murah jauh”, tuturnya. Ia berharap dengan adanya event international tiket.com IndoMXGP mampu mendongkrak semangat dan mengajak para generasi muda yang hobi motor dapat menyalurkan hobi dan bakat balapnya. “Ini kita sekaligus menggali bakat dari seluruh kabupaten kota bahkan di tiap – tiap kecamatan dan desa banyak sekali crosser-crosser alami yang bingung menyalurkan kemana, dan itu kita berharap mereka bisa kita tampung. Maka ada dua event setelah selesai tiket.com IndoMXGP International kita juga adakan kejurnas dan ini baru yang pertama kali memperebutkan piala Gubernur Sumsel, adanya dua event yang berkesinambungan itu yang kita harapkan,” terang H.Herman Deru. Sementara itu, Andi Hendrawan selaku Head Of Commercial tiket.com mengatakan, untuk kedua kalinya tiket.com menjadi sponsor utama dalam kejuaraan tiket.com IndoMXGP. “Kami sangat senang bisa kembali menjadi bagian dari kejuaraan motorcross tingkat internasional ini. Apalgi Indonesia kembali  ditunjuk menjadi tuan rumahnya. Ini menjadi potensi besar untuk mendatangkan wisatawan ke Kota Palembang dan Semarang tempat tiket.com IndoMXGP. Kami berharap setelah event ini, Kota Palembang dan Semarang namanya semakin mendunia dan bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang diperhitungkan oleh wisatawan dari seluruh dunia”, tambah Andi. Sebagai sponsor utama tiket.com juga akan turut memeriahkan jalannya kejuaraan dengan membuka booth disekitar lokasi acara. Booth tiket.com nantinya akan dipenuhi ativitas menarik dengan berbagai hadiah dari tiket.com “Selain menikamti jalannya lomba, kami ingin masyarakat menonton juga bisa merasakan euforia dan kemeriahan dari kejuaraan tiket.com IndoMXGP saat berkunjung ke booth tiket.com. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang telah disiapkan oleh tiket.com yang mengikuti aktivitas yang ada di booth kami,” tutup Andi. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Gubernur Sumsel: Tugas Guru Sangat Berat, Sebagai Teladan Juga Harus Kenal IT Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 238x

Gubernur Sumsel: Tugas Guru Sangat Berat, Sebagai Teladan Juga Harus Kenal IT

  Palembang, sumselprov.go.id - Mengingat para guru sebagai pengajar juga dituntut harus menjadi contoh dan teladan di hadapan siswanya karena para murid akan mengikuti pola tingkah laku gurunya. Guru juga dituntut  harus tahu dan kuasai akan tehnologi (IT) yang begitu canggih dan cepat berubah dari waktu ke waktu. Karena itu guru tidak boleh ketingalan atau gagap teknologi yang terus berubah. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru dalam acara Seminar Pendidkan \dengan tema “ Dunia Pendidikan di Era Industri 4.0 yang juga dikemas dalam acara halal bihalal yang dihadiri seluruh Kepala Sekolah dan para guru se-Sumatera Selatan yang dipusatkan di aula rumah makan Sri Melayu Palembang, Senin (24/6/2019). "Guru harus siap dan menguasai kemajuan IT yang begitu canggih dan cepat berubah di dalam metode mengajar. Para guru harus dapat menyampaikan hal yang logis dan dapat di terima oleh muridnya” ujar Herman Deru. Gubernur harapkan para guru harus mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Dan untuk mewujudkannya sudah menjadi tanggung jawab semua pihak, baik Pemerintah, Guru, sekolah, dan siswanya. Menurut Gubernur Herman Deru, setiap program terkait dengan pendidikan harus mempertimbangkan kesejahteraan bagi semua pihak dalam segala aspek. Pelaksanaan program sekolah gratis juga harus tetap mempertimbangkan fasilitas yang akan memberikan peningkatan kualitas bagi para siswanya. “Saya tetap harus menerima dan mempertimbangkan masukan dari para tokoh seperti tokoh pendidkan, tokoh masyarakat dan berbagai aspek lainnya. Bagaimana cara untuk mengemas agar semua pihak di sekolah dapat merasakan keadilan,” tegas Gubernur. Di akhir sambutannya, Gubernur Herman Deru minta dan himbau para guru agar tetap fokus dan profesional dalam mengajar demi generasi yang berkualitas dan beretika  serta berakhlak baik. Saya ingin Sumsel lebih maju, lebih baik bukan untuk sebagian, tapi maju untuk semua,” pungkasnya. Pada kesempatan itu juga, Gubernur Herman Deru mempromosikan dan menginformasikan Sumatera Selatan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah event internasional Kejuaraan MXGP 2019  dengan peserta sekitar 28 negara yang akan berlangsung tanggal 5 sampai dengan 7 Juli 2019 di depan Wyndham OPI Hotel Palembang dan memutarkan video promosi MXGP yang disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan. Hadir dalam seminar tersebut diantaranya Ketua Litbang Pengurus Besar Persatuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DR. M. Abduhzen, Muspida, Kepala OPD Pemprov. Sumsel terkait, Rektor Unsri Dr. Ir. H. Anis saggaf, Rektor Universitas Bina Darma Dr. Sunda Ariana, Wakil Rektor II Universitas Sriwijaya Dr. Yasir Arafat ,  para Kepala Sekolah disemua tingkatan sekolah baik SD,SMP dan SMU di Sumsel MC Diskominfo Prov. Sumsel/ TM/ Tim

Baca Detail
Herman Deru Siap Kembalikan Penas KTNA ke Bumi Sriwijaya Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 723x

Herman Deru Siap Kembalikan Penas KTNA ke Bumi Sriwijaya

Sekayu, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru memastikan Provinsi Sumsel siap kembali menjadi tuan rumah Pekan Nasional  (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII. Ia bahkan optimistis Sumsel bisa terpilih dari dua daerah lain yang diunggulkan seperti Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Kepercayaan diri  HD cukup beralasan karena Sumsel pernah sukses menjadi penyelenggara Penas KTNA pada tahun 2007 silam di Kabupaten Banyuasin. "Dari pada mikir-mikir, Sumsel inikan pernah Sukses menjadi tuan rumah (Penas KTNA) pada 2007. Kembalikan saja penyelenggaraannya ke Sumsel. Kita sangat siap sekali," tegasnya usai membuka Pekan Daerah  Kontak Tani Nelayan Andalan  (PEDA KTNA) XIII Provinsi Sumsel yang digelar 24-28 Juni di Gelanggang Remaja Sekayu Muba, Senin (24/6) siang. Dengan kembalinya Sumsel sebagai tuan rumah diharapkan dapat ikut mengembalikan spirit petani di Sumsel. Sehingga target Sumsel mengembalikan kejayaan sebagai daerah lumbung pangan nasional lebih cepat terwujud. "Tahun 2020 Penas KTNA XV digelar di Provinsi Sumsel. Setelah 12 tahun berlalu alangkah baiknya Penas XVII nanti kita yang jadi tuan rumah," jelasnya. Sementara itu terkait penyelenggaraan PEDA KTNA XIII Provinsi Sumsel, mantan Bupati OKU Timur mengakui pemilihan Muba sebagai tempat penyelenggaraan memang sangat tepat. Kedepan  Kab Muaraenim sebagai tempat penyelenggaraan selanjutnya bisa menjadikan Muba contoh karena berhasil menyelenggarakan dengan sangat baik dan meriah. "Khusus Muba saya berikan apresiasi luar biasa. Mudah-mudahan ini menambah spirit petani petani di Sumsel sehingga  petani merasa diperhatikan . Harapan saya Peda KTNA ini menghasilkan rekomendasi .Jangan sampai acara yang seperti ini tidak membuahkan apa," jelasnya. Kepada ribuan petani yang hadir dari 17 kabupaten/kota se Sumsel, Herman Deru tak lupa mengucapkan terima kasih. Termasuk Muba yang telah menyediakan hunian dan tempat untuk para petani ini  bermusyawarah, berembuk diskusi dan gelar teknologi serta menemukan dan menyimpulkan rekomendasi penting untuk kemajuan petani di masa mendatang. "Dari PEDA KTNA ini kita harus dapat membuat rumusan. Saya ingin petani yang ada di KTNA ini membuat rekomendasi apa saja hasil mereka selama satu pekan.  Laporkan ke Bupati, Gubernur bahkan Menteri atau Presiden. Manfatakan pekan daerah ini untuk berbagi ilmu. Karena tantangan petani ini selalu dinamis," tambahnya. Kedepan lanjutnya produksi pangan harus menjadi perhatian semua pihak demi peningkatan produksi. Hal ini dapat dirangsang dengan pemberian penghargaan dari pemerintah. Untuk di Sumsel penghargaan petani diberikan dalam bentuk penyerapan beras yang tinggi. "Kami Pemprov bekerjasma dengan Bulog menyerap beras petani. Kami anggarakan miliaran rupiah untuk membeli beras dari petani. Ini penting  menjaga kestabilan harga beras di tingkat petani sehingga spirit mereka terjaga," ujarnya. Kepada Perguruan Tinggi khususnya Fakultas Pertanian di Sumsel Herman Deru juga terus mengingatkan agar mempertajam inovasi dan kreatifitas di bidang teknologi agar setara dengan negara lain. Sementara itu Menteri Pertanian RI yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan  Pengembangan Pertanian Kementan RI DR. Ir. Fajri Jufri mengungkapkan melalui PEDA KTNA ini pemerintah provinsi Sumsel diharapkan menjadi termotivasi menelaah, serta mengevaluasi kekurangan untuk merumuskan langkah startegis selanjutnya. Sehingga sektor pertanian menjadi makin tangguh sebagai penggerak ekonomi bangsa dan menjadi lumbung pangan dunia. "Berbagai Capaian seperti ekspor pertanian sudah on the track. Ini perlu dijaga dengan baik. Kita upayakan ekspor pertanian tetap naik. Salah satunya dengan  memanfaatkan lahan rawa seperti 100 ha di Sumsel dan Kalimantan. Ini penopang pangan Indonesia," jelasnya. Sementara itu Ketua KTNA Pusat Winarnoo Tohir menjelaskan bahwa PEDA KTNA ini akan berlanjut di sejumlah daerah lainnya di Indonesia   yakni ke Sampit Kalimantan. "Saya bersyukur PEDA  KTNA ini meriah dan terima kasih kepada semua panitia.  PEDA KTNA ini adalah  persiapan PENAS KTNA di Sumbar 2020 nanti. Sekaligus memantapkan penguatan potensi dan poisisi tawar komoditi lokal mewujudkan kemandirian pangan menuju Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," PENAS menurutnya telah dilaksanakan 15 kali  sejak pertama 1971. Pada PENAS 2020 nanti akan diadakan rembuk utama soal dimana Penas berikutnya digelar. "Apakah  Sulsel, Kalsel atau Sumsel. Kita akan minta surat kesediaan menjadi tuan rumah agar Petani dan nelayan Bisa saling berinteraksi, manfaatkan teknolgi, SDA, pertanian dann kehutanan di daerah masing-masing. Ini penting untuk  meningkatkan  pengetahuan ketrampilan yang bertujuan  meningkatkan pendapatan  dan  kesejahteraan petani.  Di tempat yang sama, Bupati Muba Dodi Reza ALex mengungkapkan bahwa sangat berterima kasih kepada para peserta yang hadir. Pada PEDA KTNA kali ini diakuinya dihadiri tak kurang dari 5000 petani. " Selamat menikmati Kota Sekayu, enjoy. Semoga kami tidak malu-maluke jadi tuan rumah," ujarnya. Pada kesempatan itu Ia menjelaskan bahwa Muba siap menjaga Muba dari kebakaran hutan. Termasuk mengedukasi dan memberikan bantuan alat agar warganya tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran. Selain pembukaan, acara tersebut juga diisi dengan pemberian Lencana oleh Ketua KTNA Pusat kepada tiga Bupati yang dinilai sangat peduli  dan setia memotivasi para petani  berupa Lencana Ani Bakti Madya kepada Bupati Muba, serta Lencana Ani Bakti Pratama untuk Bupati PALI dan Muratara. Pembukaan PEDA KTNA itu sendiri ditandai dengan pemukulan lesung bersama oleh seluruh pejabat yang hadir. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/Tim

Baca Detail
Gubernur Sumsel Ajak Guru se-Sumsel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Secara Merata Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 239x

Gubernur Sumsel Ajak Guru se-Sumsel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Secara Merata

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengajak kepala sekolah dan guru se-Sumatera Selatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan adil dan merata. Guru adalah seseorang yang harus memberikan keteladan bagi siswanya baik dari sikap maupun perilaku. “Yuk kita tingkatkan kualitas pendidikan secara merata. Kualitas akan mampu memberikan output yang sama tanpa mementingkan asal sekolah siswa,” ujarnya saat membuka acara seminar pendidikan yang bertema "Dunia Pendidikan di Era Industri 4.0." bertempat di Aula RM. Sri Melayu Palembang, Senin, (24/06/2019). Herman Deru mengatakan standar penerimaan seleksi calon siswa perguruan tinggi yang sama adalah salah satu contoh bentuk keadilan dalam pendidikan. Karena setiap perguruan tinggi memiliki standar yang sama dalam tahapan seleksi tanpa melihat asal sekolah.   Oleh karena itu, para guru harus mampu melahirkan generasi-generasi yang juga berkualitas. Dan untuk mewujudkannya, hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak, baik Pemerintah, Guru, sekolah, dan siswanya. “Pemerintah bekerjasama dengan para guru sebaiknya mampu mengajarkan sesuatu yang kontradiktif dengan apa yg didengungkan dan dianjurkan,”ungkapnya. Lanjutnya, Dia mengatakan setiap program terkait dengan pendidikan harus mempertimbangkan kesejahteraan bagi semua pihak dalam segala aspek. Pelaksanaan program sekolah gratis juga harus tetap mempertimbangkan fasilitas yang akan memberikan peningkatan kualitas bagi para siswanya. Dan hal ini berlaku bagi sekolah-sekolah dengan fasilitas mewah maupun dengan minim fasilitas. “Kita harus memikirkan bagaimana cara untuk mengemas agar semua pihak di sekolah dapat merasakan keadilan,” kata Dia. Dia mengungkapkan dukungan pendidikan bagi sekolah dengan fasilitas yang memiliki pendingin berbeda dengan sekolah yang tidak memiliki listrik, oleh karena itu, perlu pembedahan lebih lanjut dalam pelaksanaanya. "Untuk para guru agar tetap profesional dalam mengajar. Saya ingin Sumsel lebih maju, lebih baik bukan untuk sebagian, tapi maju untuk semua,” tutupnya. Seminar ini membahas tentang cara menghadapi era industri 4.0. dalam dunia pendidikan. Bertujuan untuk membekali kepala sekolah dan guru se-Sumatera Selatan tentang ilmu pengetahuan agar dapat berinovasi dan beradaptasi di kemajuan teknologi yang pesat. Diselenggarakan oleh Harian Sumatera Ekspress bekerja sama dengan Pemprov Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ Tim  

Baca Detail
Mawardi  Yahya :  Kawasan Pesisir  Berpotensi  Sumbang PAD Bagi Sumsel Sumsel
25 Jun 2019 Dilihat 175x

Mawardi Yahya : Kawasan Pesisir Berpotensi Sumbang PAD Bagi Sumsel

Jakarta, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  terus melakukan tindak lanjut terhadap rencana zonasi wilayah pesisir pulau-pulau kecil  yang ada di Sumsel  tahun 2019-2039.  Sebagai bentuk keseriusan tersebut  Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya mengahadiri Rapat Tanggapan Teknis Peta Alokasi Ruang dan Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pulau-pulau Kecil  bertempat  di gedung Mina Bahari IV Kementerian Kelautan dan Perikanan  RI Jakarta, Kamis (20/6). Rapat tersebut dipimpin langsung Kasubdit  Zonasi Daerah Direktorat Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Ir Krisna Samudra M.Si. Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya menyebutkan, digelarnya rapat ini bertujuan agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Zonasi dan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil  (ZWP3K) Sumsel segera rampung. Sehingga sejumlah wilayah pesisir di Sumsel dapat dimanfaatkan sebagai  salah satu sumber pendapatan daerah bagi Sumsel. "Saya kira Raperda ZWP3K Sumsel tidak ada alasan lagi tidak selesai.  Bagaimana caranya Raperda  segera dilakukan verifikasi. Raperda ini dibentuk bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi ini untuk seluruh masyarakat Sumsel,”  tegasnya Wagub. Dia menambahkan, jika tidak segera diatur secepatnya  tata ruang zona-zona pesisir tersebut,  bukan tidak mungkin akan merugikan Provinsi Sumsel di masa mendatang. Apalagi untuk kawasan yang  letaknya dekat dengan  Pulau Bangka yang kondisi aktifitas dikawasan itu cukup padat.  “Potensi daerah pesisir Sumsel luar biasa, namun sayang sejauh ini belum di kelola dengan baik bahkan nyaris luput dari perhatian. Dengan adanya payung hukum Raperda nantinya dapat dikelola  dengan maksimal sehingga masyarakat sumsel dapat menikmati keindahan zona-zona pesisir tersebut,” imbuhnya.. Sementara itu Kasubdit  Zonasi Daerah Direktorat Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Ir Krisna Samudra M.Si menegaskan, dirinya akan mengawal langsung kelompok kerja (pokja) yang bertugas melakukan verifikasi terhadap Raperda ZWP3K Sumsel yang telah diajukan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Pokja ini akan saya kawal langsung, saya janji pokja ini tidak akan ada halangan. Mudah mudahan dalam rapat ini kita segera mendapat kesepakatan terbaik  untuk Sumatera Selatan,” janji Ir Krisna MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Isi Akhir Pekan Wagub Mawardi Yahya Saksikan Kemenangan SFC vs Perserang Banten Sumsel
24 Jun 2019 Dilihat 264x

Isi Akhir Pekan Wagub Mawardi Yahya Saksikan Kemenangan SFC vs Perserang Banten

Palembang, sumselprov.go.id – Mengisi akhir pekannya Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya diisi dengan menonton pertandingan sepakbola antara Sriwijaya FC vs Perserang Banten di Stadion Jakabaring Palembang, Minggu (23/06/2019). Terlihat dari babak pertama hingga sampai berakhir babak kedua, Mantan Bupati Ogan Ilir dua periode itu tak berangkat dari tempat duduk bahkan sangat konsen sekali menyaksikan pertandingan tersebut. Sesekali suami dari Hj. Fauziah Mawardi Yahya itupun berteriak ketika para pemain SFC menyerang ke gawang musuh “Perserang”. Klub asal Sumsel Sriwijaya FC sukses meraih poin penuh pada laga perdana Liga 2/2019 mengalahkan Perserang dengan skor 1-0 Kemenangan pada laga kandang melawan tim asal Serang, Banten ini berkat gol tunggal dari Yerico Christiantoko pada menit ke-40. Kedua tim mengawali pertandingan dengan tempo sedang sehingga pergerakan tidak terlalu agresif ke lini pertahanan lawan. SFC dan Perserang sama-sama kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan di menit awal ini. Tempo pertandingan mulai meningkat ketika laga sudah berlangsung 30 menit. Berawal dari umpan silang Yerico Christiantoko, bola yang gagal disambut pemain depan SFC justru meluncur deras ke gawang Perserang yang dikawal Galih Firmansyah. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pada menit ke-40 dan bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Sriwijaya FC yang ingin memperlebar keunggulan memasukkan dua penyerang sekaligus, Monieaga Bagus dan Ahmad Ihwan. Masuknya kedua pemain ini membuat daya serang Sriwijaya FC kian meningkat. Namun sayangnya tidak gol tambahan yang tercipta. Kemenangan 1-0 Sriwijaya FC atas Perserang bertahan hingga laga usai. Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, merasa bersyukur atas tiga poin yang diraih. Baginya kemenangan ini merupakan buah kerja keras para pemain. Kendati dia akui cukup kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan sejak awal hingga akhir laga. "Lapangan juga berpengaruh karena selama ini kita lebih sering latihan di lapangan Atletik. Dari kualitas rumput hingga ukuran lapangan. Transisinya juga masih kurang. Tapi keseluruhan cukup bagus," kata Kas Hartadi. Di sisi, pelatih Perserang Serang Jaya Hartono, merasa cukup puas meski timnya meraih kekalahan. Menurutnya,  secara keseluruhan Idang Novriza Ali cs cukup bagus dan mampu memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. "Di babak pertama ada beberapa kesalahan, terutama di lini belakang. Dan di babak kedua pemain tampil lebih berani dan mempunyai banyak peluang. Kita baru berkembang di parug kedua walaupun gagal memaksimalkan peluang," kata Jaya. Mantan pelatih Persib Bandung itu sedikit menyoroti kinerja wasit Ridwan Pahala yang memimpin laga ini. Di mana ada satu pelanggaran di dalam kontak penalti justru tidak dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Susunan Pemain Sriwijaya FC : Galih Sudaryono (Kiper), Akbar Zakaria, Amrizal (c0< Bruno Casmir, Edy Gunawan, Yerico Christiantoko, Hafit Ibrahim. Risky Dwi Ramadhan, Ryan Wiradinata, Airlangga, dan Yongky Prabowo. Pelatih : Kas Hartadi. Perserang : Galih Firmansyah (Kiper), Idang Novriza Ali (c), Idris Afandi, M Hambali, Yudi Khoeruddin, Didik Ariyanto, Hari Habrian, Ricki Ariansyah, Suadi, Tri Handoko Putro, Wimba Sultan Fanosa. Pelatih : Jaya Hartono. MC Diskomonimfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Dampingi Jokowi di Bangkok, HD Sebut Delapan Program IMT-GT Relevan dengan Visi Misi HDMY Sumsel
24 Jun 2019 Dilihat 324x

Dampingi Jokowi di Bangkok, HD Sebut Delapan Program IMT-GT Relevan dengan Visi Misi HDMY

Thailand, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru tak menyia-nyiakan kesempatan emasnya saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo menghadiri KTT  IMT-GT  (Indonesia- Malaysia-Thailand Growth Triangle) ke-12, yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan pertemuan KTT ASEAN Ke 34 (The ASEAN 34th Summit) di Bangkok Thailand, Minggu (23/6). Selain membahas soal peningkatan produktivitas pertanian dengan pemanfaatan teknologi baru,  dan pengembangan industri karet yang tangguh, Herman Deru menyebut bahwa ke delapam program IMT-GT sejalan dengan visi misi HDMY. Disampaikan oleh H. Herman Deru,  IMT -GT adalah kolaborasi untuk pertumbuhan segitiga Indonesia-Malaysia-Thailand yang bermitra dengan Asian Development Bank (ADB).  Khusus di Indonesia kolaborasi itu meliputi wilayah Sumatera  dan terdiri dari 10 Provinsi. “Kita bersyukur dalam pertemuan ini, yang mendapat kesempatan untuk mendampingi Presiden RI hanya 3 Gubernur yaitu Sumatera Selatan, Aceh dan Riau. Banyak hal penting yang dibahas dan sangat relevan dengan kondisi Sumsel,” jelasnya. Seperti yang dipaparkan Menko Perekonomian kata HD, bahwa ada  beberapa program yang dikembangkan IMT-GT antara lain inovasi  peningkatkan produktivitas pertanian pemanfaatan teknologi baru, pelatihan dan pengembangan pertanian berkelanjutan serta kewirausahaan bagi para petani muda. Kemudian meningkatkan dan mengembangkan Karet produktivitas dan harga  karet dan industri karet yang tangguh dan dikelola, karena sebagian besar produksi karet dunia berlokasi  di Negara IMT-GT. ” Yang ketiga  IMT-GT ini juga membangun dan memperbaiki produk-produk halal ke seluruh dunia untuk meningkatkan peluang tingginya  memperoleh produk halal di seluruh dunia serta  mendukung seluruh sektor termasuk untuk menambah dana untuk sektor konektivitas dan TIK Memaksimalkan inovasi, teknologi baru, dan mentransformasikan  digital untuk usaha kecil dan menengah sebagai pelaku kunci dalam sektor pertanian, pariwisata,” tambahnya. IMT -GT ini juga mengembangkan IMT-GT Vocation Training Centre Networking (VCT-Net) untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas untuk berbagi informasi tentang kerja di 3 negara.  Serta mengembangkan kota-kota hijau melalui peningkatan peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pengeluaran yang tersedia seperti: Fasilitas Pembiayaan Hijau Katalitik ASEAN dan  Meningkatkan anggaran Dewan Bisnis Bersama (Dewan Bisnis Bersama) untuk promosi oleh sektor swasta dalam perdagangan dan investasi lintas batas. “Untuk menindaklanjuti secara detil dan Konkret saya meminta masing-masing OPD yang terkait segera berkoordinasi dengan Kementerian masing-masing dan Sekretariat Pusat IMT-GT Sumsel. Bisa di Kemenko Perekonomian sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan hubungan kerja sama dengan IMT-GT ini. Program Kedelapan IMT-GT di atas serta arahan-arahan. Bapak Presiden ini sangat relevan dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan 2019-2023,” jelasnya. Sementara itu  Presiden Joko Widodo menyampaikan kerjasama IMT-GT diharapkan lebih banyak fokus pada 3 hal yakni Pengembangan dan mendukung proyek konektivitas fisik yang merupakan salah satu fokus implementasi visi IMT-GT 2036. Di Indonesia hal ini didukung untuk mengakses tol Trans Sumatera, kereta api dan pelabuhan serta jalur pengiriman  pelayaran Dumai-Malaka.  Pengembangan konektivitas fisik ini perlu dibarengi dengan pengembangan. SDM yang mendukung sektor pariwisata di kawasan IMT-GT. Pentingnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan IMT-GT. Sektor pertanian penting mewujudkan hal tersebut termasuk karet dan kelapa sawit.  Dan turunnya harga karet di telah disikapi Indonesia dengan pembatasan ekspor dimana saat ini telah memberikan dampak yang positif dengan membaiknya harga karet saat ini serta perlu dimanfaatkan keunggulan dan potensi masyarakat terhadap industri halal di sub kawasan. Kerjasama IMT-GT perlu mendorong penguatan kerjasama sektor UKM halal yang berorientasi ekspor. Selain 3 hal tersebut, disampaikan Presiden pada saat sebelum menutup acara, bahwa peluang di bidang konektivitas, transpormasi, logistik, infrastuktur, energi, lingkungan, perdagangan, investasi, pariwisata halal serta pengembangan sumberdaya manusia harus juga dilaksanakan secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sementara itu Perdana Menteri Thailand menyampaikan perlunya evaluasi terhadap program-program lIMT-GT sehingga lebih efektif dan konkret untuk pembangunan tiga negara, serta membantu pembahasan lebih lanjut dan teknis di tingkat Gubernur dan Menteri  dari 3 negara. Dalam Pertemuan itu Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Akhmad Najib serta Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sumsel Aufa Syahrizal, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Ekowati Retnaningsih dan Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Iwan Setiawan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.