Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kadis Kominfo Sumsel Hadiri Rakornas LPPL Radio Televisi Indonesia dan KELOLA Sendang - ZSL
Palembang- sumselprov.go.id- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Rizwan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Televisi Indonesia dan KELOLA Sendang - ZSL dalam Rangka Inisiasi Kerjasama Diseminasi Pengetahuan Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan berlangsung di Hotel AOne Jakarta, Jum’at (12/7/2019). Kemitraan Pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku (KELOLA Sendang) bertujuan untuk mengimplementasikan sebuah pendekatan yang holistic dalam pengelolaan sumber daya alam di satu hamparan – kerap yang disebut dengan pendekatan lanskap. . Melalui pendekatan ini, proyek ini mengajak segala pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat untuk bermitra, bekerja sama dan bahu-membahu mengatasi tantangan pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam. Proyek ini sangat mengapresiasi dukungan dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia, karena media radio dan televisi merupakan media yang paling dekat dengan masyarakat luas. . Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan apa yang dihasilkan KELOLA Sendang di Sumatera Selatan ini dapat menjadi konten informasi yang menginspirasi, menstimulus dialog serta menyumbangkan pembaruan pengetahuan bagi Indonesia. Untuk bangsa yang cerdas, cerah, berdaya kreatif, dan tentunya tetap lestari. Kemitraan Pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku (KELOLA Sendang) telah bekerja di Sumatera Selatan sejak tahun 2016. Terletak dalam wilayah administrasi Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin seluas 1,6 juta hektar. Selain Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, hadir diacara acara ini seluruh kadis kominfo se-kabupaten dan kota di Indonesia, Sekjen Kominfo RI, Rosarita Niken Widyastuti, Dir pengelolaan media publik kemenkominfo Dra. Nurlayli M.si. Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel/ AD Sumber : Tim Medsos
Sumsel
Selamat Jalan Tokoh Putra Terbaik Sumsel Helman Effendi
Palembang, sumselprov.go.id-Innalillahi wainnailaihi rodjiuun, telah meninggal dunia salah satu putra terbaik Sumsel dan Tokoh Masyarakat Ir. H. Helman Effendi bin Moehsin Syamsuddin, kemarin Jum'at, 12 Juli 2019 di Rumah Sakit Charitas dikarenakan sakit. Ribuan pelayat hadir sejak dari rumah sakit sampai ke rumah duka di Jl. Pembangunan No. 20 Siring Agung Palembang. Tampak melayat Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dan Hendri Zainuddin sepulang dari kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Musi Rawas. Hadir juga di rumah duka, Mantan Gubernur Sumsel 2003-2008 H. Syahrial Oesman, Sekretaris Daerah Sumsel H. Nasrun Umar, Ketua DPRD Sumsel M. Gantada, Ketua DPRD Kota Palembang, M. Darmawan, Wakil Walikota Palembang Fitri Agusfinda, para Kepala OPD baik Provinsi Sumsel maupun Kota Palembang, Tokoh Masyarakat diantaranya Datuk DR. H. Ramli Sutanegara, Syamsu Rizal (Atay), tokoh politik, ormas dan pemuda se-Sumsel. Dari dimandikan, dikafani, disholatkan baik di rumah maupun di masjid sampai dengan dikebumikan di TPU Kebun Bunga, pelayat tidak bergeming hingga ratusan kendaraan iring-iringan menghantaran Tokoh Masyarakat, Mantan DPRD Sumsel dan Ketua Umum PMPB Pusat tersebut. Almarhum meninggalkan, 1 istri, 4 anak dan 4 cucung, beliau merupakan anak tertua dari 12 bersaudara. Jabatan terakhir beliau, Direktur Operasional Prodexim Sumsel. Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel/ AD/ AM
Sumsel
Warga Musi Rawas Antusias Sambut Piala Gubernur
Musi Rawas, sumselprov.go.id -- Kick Off Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sumsel Tahun 2019 di Kabupaten Musirawas tampak berbeda dari kick off di Kabuapaten/kota sebelumnya. Pasalnya kick off tanda dibukanya turnamen Piala Gubernur ditempat ini dilakukan dengan tendangan penalti oleh Gubernur Herman Deru dengan penjaga gawang Bupati Mura Hendra Gunawan. "Pak Bupati tangkap ya.. tendangan saya, kalau bisa jangan sampai bobol," ucap Gubernur sembari bersiap menendang bola mendandai dimulainya turnamen piala Gubernur di Kabupaten Mura, Jumat (12/7) petang. Aksi Gubernur Herman Deru ini menarik perhatian penonton, terlebih bola yang ditendangnya dengan kaki kanan melaju dengan kencang menusuk sisi kanan gawang yang di dijaga Hendra Gunawan yang juga tidak kalah sigap berupaya menghalau bola di bawah mistar gawang. Namun sayangnya Hendra Gunawan tidak mampu menghalau bola yang ditendang Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini. "Gol.... gol....." teriak Herman Deru setelah memastikan tendangannya tidak meleset. Sontak saja keberhasilan Gubernur menjebol gawang Bupati Mura ini juga disambut tepukan tangan semua yang hadir mengelilingi lapangan lokasi kick off turnamen sepak bola piala Gubernur yang dipusatkan di lapangan B Srikaton Tugu Mulya Kabupaten Musi Rawas ini. Dalam sambutannya ketika sesaat sebelum kick off berlangsung, Gubernur menegaskan, dirinya mengaku bangga kepada warga Kabupaten Musirawas yang begitu antusias dalam menyambut turnamen sepak bola pila gubernur kali ini. Dia juga berharap selama turnamen berlangsunh dapat berjalan dengan meriah dan disambut dengan luar biasa oleh pecinta bola di Kabupaten Musirawas. "Ahamdulilah sore ini kita dapat berkumpul di lapangan ini dalam rangka mengikuti rangkaian acara pembukaan turnamen sepak bola Piala Gubernur. Ini merupakan ke 8 saya buka setelah sebelumnya di Kabupaten/kota lainnya di Sumsel. Saya bangga karena antusias masyarakat menyambut baik turnamen ini. Kita bukan mencari kemerihan saja tetapi ini juga menjadi ajang prestasi untuk menyaring bibit baru pemain bola di Sumsel," katanya. Melihat semangat yang ditunjukan oleh para pemasin U-20 ini, dirinya yakin Kabupaten Mura akan mencetak bibit pemain sepakbola yang profesional. "Secara pribadi saya yakin dunia pesepakbolaan profesional akan timbul dari putra daerah Kabupaten Musirawas pada tingkat nasional kedepan. Mari kita mulai turnamen ini, kedepankan sportifitas dan raih prestasi setinggi tingginya," tandasnya. Sementara itu Bupati Musirawas, Hendra Gunawan mengungkapkan semangat pesepakbola dari Kabupaten Mura tidak perlu diragukan. Meski di tengah teriknya panas matahari namun kesebelasan yang terlibat merupakan pemain U-20 yang terbaik berasal dari 14 Kecamatan Kabupaten Mura. "Semangat kami luar biasa dalam sepakbola. Jadi habis piala gubernur ini, kami akan selenggarakan turnamen sendiri pak gubernur, yakni turnamen Bupati Cup," pungkasnya yang juga mendapat sambutan hangat dari para hadirin yang hadir Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Ini Andalan Feby Deru di Ajang Karya Kreatif Indonesia 2019
Palembang, sumselprov.go.id -- Untuk lebih mengenalkan produk-produk hasil karya UMKM Sumsel, Jumat (12/7) Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru menghadiri langsung pembukaan ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 di Jakarta Convention Center. Ajang pameran para UMKM se Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo itu bakal digelar hingga Minggu (14/7). Selain Jokowi, hadir dalam peresmian tersebut si antaranya Gubernur BI dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, serta Ibu Negara Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Anggota Dewan, serta para tokoh pemerhati UMKM dan kerajinan Indonesia. Pelaksanaan pameran KKI 2019 yang mengangkat tema Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui UMKM Go Export dan Go Digital”, merupakan salah satu langkah strategi BI dari segi pemasaran untuk menghubungkan UMKM dengan tiga pihak, yaitu International Buyer, korporasi skala global, dan desainer yang memiliki akses ke pasar internasional. KKI 2019 menonjolkan keunggulan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, khususnya di bidang fashion, kerajinan dan kuliner yang diikuti oleh 370 UMKM, terdiri dari 120 UMKM kategori kain, 88 kerajinan, dan 154 jenis produk kuliner olahan termasuk kopi. Pada pameran KKI 2019 ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berpartisipasi dengan mengirimkan UMKM unggulan dari Sumatera Selatan untuk menampilkan produk unggulannya. Beberapa produk yg dikumpulkan adalah produk kain tradisional Jumputan, Tajung, dan Blongsong dari Griya Kain Tuan Kentang, kain tradisional Songket dari Harapan Baru Songket, kain tradisional Songket Pewarna Alam dari Nirmala Songket, serta kerajinan perhiasan tradisional Palembang dari Pyo Jewellery. Seluruh produk yang diikutkan merupakan produk-produk premium yang berasal dari pengrajin langsung. Untuk memeriahkan pameran tersebut, diundang juga UMKM mitra dari Beskabean dan Rumah Kopi Sumsel untuk mengenalkan produk kopi premium dari Semendo Sumatera Selatan. Selain rangkaian pameran, dalam rangkaian KKI 2019 juga dilaksanakan business matching yang diikuti oleh 91 UMKM, dimana 28 UMKM telah mendapatkan pembiayaan bank,33 UMKM diantaranya telah melakukan ekspor, dan 30 UMKM telah berjualan on-line melalui e-commerce . Dengan berbagai kegiatan pada pameran KKI 2019 tersebut, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap produk UMKM kreatif Indonesia, meningkatkan potensi pasar industri kreatif dengan sasaran kaum muda dan wanita aktif dan dinamis, serta mendorong lahirnya pelaku usaha yang inovatif dan semakin go export dan go digital. Hal ini tentunya akan memberikan nilai tambah pada industri kreatif yang berpotensi untuk memiliki akses ke pasar global. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Mampir ke Sungsang, Feby Deru Dorong Pempek Udang Go Nasional
Palembang, sumselprov.go.id -- Kunjungan demi kunjungan terus dilakukan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumsel Hj Feby Deru demi menggali berbagai potensi yang ada di sejumlah kabupaten di Sumsel. Salah satunya adalah, potensi perikanan dan kuliner pempek udang sungsang yang saat ini mulai berkembang pesat. Kunjungan itu dilakukannya di sela-sela acara menggalakkan penanaman mangrove di sekitar Pelabuhan Penyebrangan Tanjung Api-Api, Selasa (9/7) lalu. Didampingi Ketua Dharma Wanita Sumsel Hj Renny Nasrun dan rombongan organisasi kewanitaan di Sumsel mereka menyempatkan diri mampir ke Kampung Nelayan Sungsang menggunakan jalur darat. Selain menyapa warga sekitar, kedatangannya kali pertama itu tak lain untuk melihat langsung seberapa besar potensi hasil laut dan kuliner berbahan dasar udang di wilayah tersebut. Targetnya ia ingin kuliner pempek udang mengikuti jejak pempek ikan Palembang yang sudah lebih dulu go internasional. "Kalau pempek ikan semua orang sudah kenal dari Palembang. Sekarang giliran pempek udang Sungsang kita kenalkan juga biar go nasional bila perlu go internasional. Soalnya pempek udang ini khas sekali dan tak kalah lezat. Bagi yang sudah tahu pasti ketagihan," ujar Feby bersemangat. Bukan hanya pempek, hasil laut Sungsang yang melimpah membuat aneka jenis olahan udang produksi rumahan warga banyak dijumpai di wilayah tersebut seperti terasi udang, kemplang, kerupuk, tekwan, beragam ikan asin dan lainnya. Namun karena kurangnya pelatihan, pembinaan serta akses masuk yang masih susah alhasil pengemasna yang dilakukan para UKM masih seadanya. "Kuliner udang di sini banyak sekali. Makanya saya ajak Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel dan juga Dinas Perdagangan kesini. Biar sekalian melihat potensi di daerah perairan ini. Terutama untuk packing produk UKM sekaligus menjalankan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK," jelasnya. Untuk menyemangati pelaku UKM di sana, Feby Deru dan rombongan memborong aneka jenis hasil laut di gudang pengepul seperti udang burung yang biasanya diekspor, kemudian ikan tenggiri, ikan parang, ikan dorang, bawal, kucing dan banyak lagi lainnya. Menurut Feby, kekayaan laut Sungsang ini harusnya bisa menjadi penopang hidup masyarakat. " Intinya fokus ya. Jangan meniru daerah lain. Kembangkan saja hasil kekayaan laut ini, buatlah pempek udang dan olahan lain. Eksplorasi dengan kreatif agar olahan kulinernya menjadi menarik. Kita akan support pembiayaan dan pembinaan," imbuhnya. Sementara itu Jimmy, salah seorang pekerja di Gudang pengepul ikan Aldo Saputra, di Desa Sungsang III Kabupaten Banyuasin mengungkapkan di gudangnya perhari bisa 2-3 ton ikan dna udang didapat dari nelayan. Selain dijual keluar hasil itulah yang diolah menjadi produk makanan sehari-hari seperti pempek udang. Karena memang terkenal dengan hasi lautnya yang banyak, diakui Jimmy terkadang banyak pendatang sengaja berkunjung untuk membeli ikan dna udang dalam jumlah besar saat singgah ke kampung mereka. "Pasti senang kalau dapat kunjungan seperti ini, karena biasanya memancing tamu lain untuk datang kesini membeli ikan-ikan ini," tuupnya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Kembangkan Produk Jamkrida Sumsel, Wagub Studi Banding ke Bali
Palembang, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Sumsel melakukan studi banding ke kantor PT Jamkrida Bali Mandara, di Kantor Jamkrida Bali Mandara, Jl. Surapati No. 8 Dangin Puri Kota Denpasar Jumat (12/7). Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman sebagai perusahaan penjamin kredit daerah dan upaya pengembangan produk inovatif perusahaan. Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, Pemprov Sumsel sengaja memilih Jamkrida Bali Mandara (JBM) untuk berdiskusi sekaligus melihat program-program yang ada di JBM, terlebih JBM dianggap telah teruji dan profesional di dalam manajemen pengelolaannya maupun kinerja perusahaan. "Saya secara pribadi maupun atas nama Pemprov Sumsel mengucapkan terimakasih atas penerimaan perusahaan JBM, banyak hal yang dipelajari dari sini yang akan dibawa kembali ke Provinsi Sumsel guna mengembangkan manajemen pengelolaan maupun kinerja perusahaan Jamkrida Provinsi Sumsel. Kami terus bersinergi dengan BUMD dan instansi pemerintah untuk mengembangkan bisnis perusahaan Jamkrida Sumsel,” ungkapnya Menurutnya, Jamkrida merupakan suatu penjaminan yang akan membantu masyarakat di setiap daerah, Ia melihat di Jamkrida Provinsi Bali benar-benar sudah mulai berjalan sesuai dengan tujuan lahirnya Undang- undang tersebut. "Sekarang di Bali sudah diterima manfaatnya oleh masyarakat untuk menggerakkan ekonomi kecil maupun menengah di Provinsi Bali. Maka sebab itu kita harapkan di Provinsi Sumsel juga belajar di Bali ini agar nantinya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Provinsi Sumsel,” tuturnya Dikatakan Mawardi, Banyak hal yang akan dibenahi oleh Jamkrida Provinsi Sumsel mengingat peran pemegang saham yang dalam hal ini Pemprov Sumsel sangat menentukan dalam mengambil kebijakan. Jamkrida Provinsi Sumsel mengajak Jamkrida lain untuk mempunyi ikatan visi dan misi yang sama di dalam membangun daerah nya masing-masing. Jamkrida Bali sudah menjadi kebanggaan bagi umkm didalam memenuhi permodalnya tujuan kami adalah sharing, tukar pikrian kelemahan dan kelebihan,” ujarnyam Sementara Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bali Ir. I. Nengah Laba M.Si mengucapkan selamat datang kepada Pemprov Sumsel. Dia menuturkan JBM telah didirikan sejak 2010 lalu lewat Peraturan Daerah. JBM miliki tenaga sumber daya manusia yang profesional, kami informasikan saham Jamkrida 92% milik provinsi dan 8% milik kabupaten/kota. Sebanyak 326.000 UMKM yang merasakan nikmatnya adanya Jamkrida Bali Mandara,” tambahnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan peduli korban kebakaran
Palembang, sumselprov.go.id- Simpati dan bantuan bagi korban kebakaran di Lorong Santai, Kelurahan Ogan Baru, Kec. Kertapati yang terjadi 10 Juli 2019 yang lalu terus berdatangan. Setelah Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru beserta Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru kemarin menyerahkan bantuan, hari ini Jum'at 12 Juli 2019 giliran Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan bersama DWP Satpol PP mendatangi lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan sebagai bentuk peduli dan simpati terhadap korban kebakaran. Menurut Kasat Pol PP Prov Sumsel, Aris Saputra, kegiatan ini berawal ketika beliau mendampingi Gubernur Sumatera Selatan saat berkunjung ke lokasi kebakaran, betapa prihatin dan menyedihkan keadaan korban kebakaran tersebut. "Semoga dengan bantuan yang berasal dari sumbangan seluruh anggota Satpol PP Prov Sumsel dan DWP Satpol PP Prov Sumsel dapat meringankan dan menghibur korban kebakaran" jelas Aris. Sumbangan yang diberikan berupa beras, kecap , gula, Indomie , air mineral, kopi, sabun mandi , pasta gigi dan pakaian layak pakai . Turut hadir saat pemberian bantuan tersebut, Ketua DWP Satpol PP, Hj. Jurindah Aris Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel / AD/ AM
Sumsel
Gubernur Sumsel Apresiasi Kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
Palembang, sumselprov.go.id –Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru apresiasi atas hubungan serta kerja sama yang telah terbina baik selama ini antara Kejaksaan Tinggi Sumsel dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dan kepada Pak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Pak Ali Mukartono, kami ucapkan terima kasih atas pengabdiaan dan kinerja bapak selama menjabat di Provinsi umatera Selatan Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut diucapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada saat acara menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dari Ali Mukartono, SH., MM., kepada Sugeng Purnomo, SH., M.Hum., bertempat di Griya Agung, Kamis, (11/7/2019). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru juga menyambut baik dan berharap agar pada kepemimpinan yang baru terjalin kerja sama yang baik dengan Provinsi Sumatera Selatan. “Kejaksaan Tinggi sebagai bagian unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Zero konflik dapat terjaga dengan baik”, ujar Gubernur Herman Deru. Acara pisah sambut turut dihadiri diantaranya, Sekda Prov. Sumsel, Nasrun Umar, Ketua TP-PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua TP-PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, Ketua DWP Sumsel, Renny Devi Nasrun.
Sumsel
HD dan Ketua TP PKK Kunjungi Korban Kebakaran Kertapati
Palembang, sumselprov.go.id -- Kepedulian Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru pada warganya memang tak perlu diragukan lagi. Sudah tak terhitung berapa kali Ia cepat merespon bahkan memberikan bantuan pada warganya yang tengah tertimpa musibah. Begitupun Kamis (11/7) siang. Di tengah jadwalnya yang sangat padat, Ia masih menyempatkan diri mendatangi korban bencana kebakaran di Kecamatan Kertapati Kelurahan Ogan Baru Lorong Santai. Seperti diketahui bencana kebakaran hebat itu membuat warga di empat (4) RT yaitu RT 25,26,27,28, yang terdiri dari 113 unit serta 136 KK dan 537 jiwa kehilangan tempat tinggal. Di hadapan para korban kebakaran, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa duka atas musibah kebakaran yang menimpa warga kertapati. "Saya sebagai gubernur sangat prihatin, terharu dan berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Walaupun begitu kita tetap mensyukuri bahwa peristiwa ini tidak menelan korban. Meskipun harta benda yang kehilangan tentu menjadi kesedihan bagi para korban. Tidak ada satupun dari kita yang mengharap bencana ini terjadi. Tapi tentu sang pencipta punya tujuan khusus memberikan ujian berat ini kepada kita semua. Maka disetiap musibah ada hikmah,"ucapnya. Pada kesempatan itu dia juga meminta kepada semua korban yang tertimpa ini untuk tetap semangat dalam menjalankan aktivitas dan yang penting jangan lupa beribadah. "Kita harus tetap semangat dalam menjalankan aktivitas, kewajiban dan juga beribadah. Ini terjadi karena musibah dan ini harus diambil hikmahnya jangan dirundung kedukaan karena kita takut kalau sampai semangat hangus terbakar juga,"katanya. Sebagai Kepala Daerah tentu dia tidak berdiam saja melihat Pemkot Palembang menangani musibah kebakaran yang dilanda oleh warga kertapati khususnya di Palembang Provinsi Sumsel. "Saya sebagai gubernur tentu tidak akan membiarkan pemerintah kota sendiri menangani ini karena bapak, ibu sekalian merupakan bagian dari Provinsi Sumsel. Saya atas nama keluarga, jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel turut berduka atas peristiwa ini,"ungkapnya. Untuk meringankan beban korban bencana, Gubernur Sumsel memberikan bantuan berupa, Sandang 133 Paket, Kids Ware 133 Paket, Karung Plastik 266 Lembar, Perlengkapan Sekolah 133 Paket, Lauk Pauk 133 Paket, Makanan Tambahan Gizi 133 Paket, Matras 133 Lembar, Selimut 133 Lembar, Beras 6 Ton, Matras, Selimut, Tenda Gulung, Mie Instan, Makanan Anak, Lauk Pauk, Peralatan Dapur Keluarga, Family Kid, Food Ware, Kids Ware, Paket Makanan Siap Saji, Paket Sandang, Paket Lansia, Seragam Sekolah SMA, Seragam Sekolah SMP, Seragam Sekolah SD Perlengkapan Sekolah dan Makanan Tambahan Gizi. Sementara itu korban kebakaran tampak sedikit terhibur dengan kedatangan dan perhatian yang diberikan langsung oleh Gubernur Sumsel dan sang istri. Seperti dituturkan Fatimah, 83. Meski tidak dapat mengembalikan rumahnya yang sudah dilalap si jago merah, Fatimah mengaku terharu karena orang nomor satu di Sumsel itu mau datang dan melihat langsung kondisi mereka. "Yo pasti senenglah, rasonyo cak manolah kito lagi keno musibah diperhatike Gubernur. Dienjuk bantuan jugo Alhamdulillah nian," ujar Fatimah pelan. Sama halnya diungkapkan Mardiah, salah satu korban kebakaran Kertapati. Menurut Mardiah ia sangat mengharapkan sekali bantuan dari Pemerintah terkhusus perhatian dari Gubernur Herman Deru. "Kami memang butuh nian bantuan kareno abis galo barang-barang kami. Kami sangat terima kasih atas bantuan dari bapak gubernur Herman Deru. Dengan bantuan ini dapat meringankan kami dan beliau sangat peduli dan kami bangga. Terima kasih pak gubernur,"ujar Mardiah terharu. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel