Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Mengingat Masa Kecil Herman Deru Bernyanyi Bersama Anak-Anak Sumsel
16 Jul 2019 Dilihat 224x

Mengingat Masa Kecil Herman Deru Bernyanyi Bersama Anak-Anak

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Ketua TIM Penggerak PKK Hj. Febrita Herman Deru hadiri Lomba Solo dan Pentas Seni Bina Vokalia Palembang yang bertempat di Atrium Palembang Indah Mall, Minggu(14/7). Suasana hangat terasa ketika Gubernur Sumsel datang dan mendengarkan para peserta lomba yang menyanyikan beberapa lagu-lagu yang mengingatkannya kepada masa kecilnya. Herman Deru sangat mengapresiasi adanya perlombaan ini yang dimana mengajarkan anak-anak dimasa sekarang ini untuk tau lagu yang sangat sesuai dengan umurnya. "Saya sangat mengapresiasi perlombaan ini yang dimana anak-anak kita dan cucu-cucu kita nyanyinya bukan lagu-lagu dewasa melainkan lagu yang sesuai umur mereka.," ujarnya Gubernur Sumsel pun memiliki harapan yang besar karna ia sejak kecil sudah mengetahui tentang prestasi-prestasi yang dihasilkan oleh bina vokalia ini. "Harapan saya dengan diadakan lomba ini maka akan menghasilkan anak-anak yang punya bakat, bahkan sejak saya kecil pun saya sudah sangat kenal dengan prestasi-prestasi yang dihasilkan bina vokalia ini," tandasnya.[sri] Selain itu Gubernur Sumsel ingin Bina Vokalia ini terus mengabdi untuk mengajak orang tua agar anak-anaknya bisa menyanyi sesuai dengan peruntuhan umurnya. "Bertahan saja terus mengabdi untuk mengajak para orang tua agar anak-anaknya belajar menyayi sesuai dengan peruntukan umurnya," tegasnya Sebelum meninggalkan tempat Herman Deru dan Febrita Herman Deru mengajak seluruh peserta lomba yang rata-rata anak berusia 3-10 tahun untuk bernyanyi lagu-lagu masa kecil bersamanya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
 Herman Deru Hadiri Konferda PDI P Sumsel
15 Jul 2019 Dilihat 196x

Herman Deru Hadiri Konferda PDI P

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru  mengungkapkan apresiasinya terhadap semua partai politik (Parpol) karena dinilai mampu menyelesaikan pekerjaan besar yaitu Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang aman dan kondusif di Sumsel. Menurutnya status Sumsel sebagai daerah zero konflik akan sulit terwujud tanpa kontribusi semua Parpol termasuk PDI Perjuangan.  "Terima kasih atas semua kontribusinya yang terus terjaga sehingga Sumsel tetap kondsuif. Terima kasih kepada semua Parpol termasuk PDI Perjuangan yang telah menyelesaikan tugas berat ini, walaupun sebelumnya berbeda pilihan akan tetapi Provinsi Sumsel tetap kondusif," ujarnya saat menghadiri Pembukaan Konfercab dan Konferda PDI Perjuangan Provinsi Sumsel di Main Dinning Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (14/7). Di kesempatan ini Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku senang dapat diundang dan hadir di tengah-tengah keluarga besar PDI Perjuangan dalam Konfercab dan Konferda PDI Perjuangan.  Sebagai Gubernur, diapun berharap PDI Perjuangan mempunyai peran penting dalam menjaga stabilitas Politik termasuk dipemilihan Konferda dan Konfercab dengan keadaan Kondusif. "PDI Perjuangan telah menunjukan contoh bahwa pemilihan ini tidak pernah ada keributan semoga ini menjadi contoh dari Parpol lainnya baik dari tingkat Provinsi maupun Daerah. Mudah-mudahan siapapun yang terpilih itu akan membawa PDI Perjuangan semakin baik,"jelasnya. Sementara itu, Ketua PDI Perjuangan Provinsi Sumsel Giri Ramanda N Kiemas mengatakan bahwa Proses Konfercab dan Konferda dijalankan dari sebulan yang lalu. Kegiatan untuk menyamakan persepsi dalam penyususunan tata cara DPC dan DPD. "Hari ini kita berkumpul menyaksikan apa yang dibawa dan disampaikan oleh dewan pimpinan pusat. Ini juga evaluasi dalam kinerja kita semua,"ujarnya. Dia berharap Konfercab dan Konferda PDI Perjuangan dapat berjalan lancar apapun keputusan dapat diambil dengan baik. "Kami harapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Apapun yang dipilih oleh dewan pusat itu adalah jalan yang terbaik,"katanya.  MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Persiapan Ratas dengan Presiden, Herman Deru Bahas  Penanganan Limbah Sampah Bersama Pemkot Palembang Sumsel
15 Jul 2019 Dilihat 231x

Persiapan Ratas dengan Presiden, Herman Deru Bahas Penanganan Limbah Sampah Bersama Pemkot Palembang

PALEMBANG Sumselprov.go.id- Isu penanganan limbah atau sampah, menjadi salah satu topik yang akan menjadi bahan yang akan dibawa Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden RI di Jakarta dalam waktu dekat. Diambilnya isu masalah limbah atau sampah dikarenakan Kota Palembang memiliki kontrubusi besar dalam penghasil  sampah dalam jumlah volume yang besar jika dibanding 16 Kabupaten  kota lainnya  di Sumsel. Untuk kesiapan dalam rapat terbatas dengan Presiden tersebut, Gubernur melakukan rapat dengan jajaran Pemerintah Kota Palembang yang mengkaji tetang  rencana  Pembangunan pengelolaan energi dari sampah di Kota Palembang. Ratas tersebut dipimpin langsung Gubernur H. Herman Derun di Griya Agung, Sabtu (13/7) malam. "Dari rapat terbatas  ini kemungkinan akan berkembang, ada hal lain yang mungkin ditannya  pak Presiden.  Terutama terkait dengan rencana  Pembangunan pengelolaan energi dari sampah di Kota Palembang," ucap Gubernur. Dikesempatan ratas yang langsung dihadiri Walikota Palembang, H Harnojoya, Forkompinda dan OPD terkait di Kota Palembang tersebut, Gubernur meminya penjelasan melalui paparan terutama yang terkait dengan upaya menanganan sampah atau limbah baik sampah organik ataupau un oraganik. "Intinya kita mendukung apa yang menjadi rencana Kota Palembang dalam penanganan sampah. Ini juga nanti akan kita sampaikan pada pak Presiden. Dan kemungkinan pembicaraan  juga akan membahas masalah infrastruktur," tegas Herman Deru. Sementara itu Walik Kota Palembang H. Harnojoyo menjelaskan, upaya Pemkot dalam menangani sampah telah dikakukan dengan maksimal. Dimulai dari budaya gotong royong membersihan sungai maupun sampahn ruas-ruas  jalan umum. Sedangkan untuk lokasi pembuangan akhir saat ini Pemkot Palembang memiliki 25 hektar di jalan Sukawinatan namun dari jumlah terasebuat  hanya  tersisa 3 hektar saja. "Karena lokasi pembuangan kian terbatas kita akan carikan solusi yakni menggunakam teknologi incinerator. Namun saat ini masih terganjal  masalah administrasi karena itu kami minta Pak Gubernur dapat membantu. Sedangkan lokasi tempat pembuangan sampah di Karyajaya lahannya tidak besar. Kemungkinan juga terhalang aturan," papar Harnojoyo. Dirapat ini juga dibahas terkait dengan kerusakan jalan, kemacetan disejumlah ruas jalan  di Kota Palembang. Pemkot berjanji akan mencari solusi dengan tetap mempertimbangkan azaz keadilan bagi masyarakat. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS  

Baca Detail
Manajemen Data Yang Baik Mendukung Surveilans Gizi Untuk Penanggulangan Stunting Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 274x

Manajemen Data Yang Baik Mendukung Surveilans Gizi Untuk Penanggulangan Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Dra. Lesty Nurainy, Apt. M.Kes didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat H. Fery Fahrizal, SKM. M.KM (dua dari kanan), Ketua Pelaksana kegiatan, Rini Octarina, SKM, M.KM (kiri), Anni Rahmawati, AMG (kanan), Narasumber Direktorat Gizi Masyarakat Dakhlan Choeron, SKM, MKM (dua dari kiri) foto Bersama Peserta Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi   Palembang, sumselprov.go.id -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes. menghimbau kepada para peserta Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Provinsi Sumatera Selatan angkatan III untuk memperhatikan kasus stunting. Sebagaimana diketahui stunting merupakan suatu keadaan dimana panjang/tinggi badan balita dibandingkan umur nya kurang dari minus dua standar deviasi (pendek) dan kurang dari minus tiga standar deviasi (sangat pendek) akibat kekurangan gizi kronis. Lesty menekankan “kita harus memperhatikan gizi anak kita supaya tumbuh kembang dengan optimal dan anak menjadi sehat dan produktif, ini penting karena semua ingin punya bayi yang sehat, karena kalau tidak sehat pasti tidak produktif” ujarnya. Lanjut lagi Lesty mengajak “Mari kita siapkan anak anak yang lahir itu supaya sehat cerdas dan produktif karena hal ini sangat sesuai dengan misi Gubernur Sumsel dan cocok sekali dengan program prioritas kementerian kesehatan RI”. Tutupnya saat membuka acara pertemuan tersebut di Hotel Horison, Rabu (10/7/19). Dalam Kesempatan yang sama, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Lisa Marniyati, MKM, berpesan kepada seluruh peserta agar tidak henti-hentinya untuk memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat” Kata Lisa. Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dakhlan Choeron, SKM, MKM dalam materi nya mengatakan “sebelum melakukan entri ke E-PPGBM hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan manajemen data terlebih dahulu”. Kata Dakhlan. Ketua Pelaksana kegiatan, Rini Octarina, SKM, MKM dalam laporan kegiatan ini menjelaskan bahwa “Orientasi Pemutakhiran Data ini dimaksudkan sebagai acuan bagi petugas kesehatan khususnya tenaga gizi dalam kegiatan surveilans gizi untuk memberi perubahan pencapaian kinerja pembinaan gizi masyarakat dan indikator khusus lain, yang diperlukan secara cepat, akurat, teratur dan berkelanjutan dalam rangka pengambilan tindakan segera, perencanaan jangka pendek dan menengah serta perumusan kebijakan” Kata Rini. Hal ini disampaikan kepada 129 orang peserta yang terdiri dari 10 orang penanggung jawab program gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dan 119 orang petugas gizi puskesmas kab/kota. Adapun materi yang disampaikan adalah penguatan pusat dan daerah dalam pelayanan kesehatan masyarakat, Kebijakan program kesehatan masyarakat, kebijakan program gizi, evaluasi pelaksanaan surveilans gizi, melalui E-PPGBM (Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Serta praktek pelaksanaan surveilans gizi. Narasumber materi berasal dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sinergitas Assosiasi LPPL Radio TV Indonesia dan Kelola Sendang –ZSL Inisiasi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan di Sumatera Selatan Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 165x

Sinergitas Assosiasi LPPL Radio TV Indonesia dan Kelola Sendang –ZSL Inisiasi Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan di Sumatera Selatan

Jakarta, sumselprov.go.id – Dalam rangka kerjasama diseminasi pengetahuan pengelolaan lanskap berkelanjutan Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Televisi Indonesia dan KELOLA Sendang – ZSL menggelar rapat koordinasi nasional (RAKORNAS) yang berlangsung di Hotel Aone Jakarta, Jumat (12/07/2019). Rakornas dihadiri Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kominfo RI, Rosarita Niken Widyastuti, Direktur Pengelolaan Media Publik Kementerian Kominfo RI, Dra. Nurlayli M.Si, Plt. Kepala Dinas Kominfo Prov.Sumel. Achmad Rizwan, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Imansyah  SE dan seluruh Kadis Kominfo se-kabupaten/kota  di  Indonesia Kemitraan Pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku (KELOLA Sendang) telah bekerja di Sumatera Selatan sejak tahun 2016. Wilayah kerja KELOLA Sendang terhampar dari Taman Nasional Berbak Sembilang hingga Suaka Margasatwa Dangku. Terletak dalam wilayah administrasi Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin seluas 1,6 juta hektar. Proyek ini bermaksud mengimplementasikan sebuah pendekatan yang holistic dalam pengelolaan sumber daya alam di satu hamparan – kerap disebut pendekatan lanskap. Melalui pendekatan ini, kami berupaya mengajak parapihak - baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat – untuk bermitra, bekerja sama dan bahu-membahu mengatasi tantangan pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam. KELOLA Sendang diimplementasikan oleh konsorsium yang mencakup beberapa LSM lingkungan yang dikoordinasikan oleh ZSL Indonesia. Dalam implementasinya, proyek ini mendapat arahan strategis dan pengawasan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Didukung pendanaan dari UKKCU melalui UKAid, dan pemerintah Norwegia, KELOLA Sendang mengedepankan pendekatan lanskap dengan Government-led-nya sehingga apa yang dilakukan KELOLA Sendang diharapkan dapat benar-benar mendukung pencapaian kinerja pemerintah.   Proyek KELOLA Sendang akan berakhir pada Maret 2020. Tahun ini merupakan tahun dimana proyek ini fokus untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di tingkat tapak, sekaligus membagikan pembelajaran dan memberikan pemahaman masyarakat luas mengenai pendekatan lanskap. Banyak sekali pengalaman, pengetahuan, dan pembelajaran yang kami petik selama proyek ini berlangsung, yang merupakan kekayaan yang harus dibagikan seluas-luasnya. KELOLA Sendang menyadari bahwa konsep lanskap masih sangat baru dan asing bagi publik. Proyek ini sangat mengapresiasi dukungan dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia, karena media radio dan televisi merupakan media yang paling dekat dengan masyarakat luas. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan apa yang dihasilkan KELOLA Sendang di Sumatera Selatan ini dapat menjadi konten informasi yang menginspirasi, menstimulus dialog serta menyumbangkan pembaruan pengetahuan bagi Indonesia. Untuk bangsa yang cerdas, cerah, berdaya kreatif, dan tentunya tetap lestari. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber :  Yessy (ZSL-Kelola Sendang)

Baca Detail
Tes Psikologi dan Dinamika Kelompok Calon Anggota KI Sumsel Dimulai 23 sampai 24 Juli 2019 Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 514x

Tes Psikologi dan Dinamika Kelompok Calon Anggota KI Sumsel Dimulai 23 sampai 24 Juli 2019

Palembang, sumselprov.go.id- Proses seleksi calon anggota/komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel masih terus berlanjut. Saat ini proses seleksinya telah memasuki tahapan psikotes dan dinamika kelompok. Berdasarkan surat  Pengumuman Tim Seleksi Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel, No.04/TIMSEL-KI/SS/VII/2019, tentang Pelaksanaan Tes Psikologi dan Dinamika Kelompok Calon Anggota Komisi Informasi  Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019-2023. Dijadwalkan tes tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 23 Juli 2019 mendatang di Ruang Diklat RS Ernaldi Bahar, Jalan Tembus Terminal KM 12 Talang Kelapa, Alang-alang Lebar. Kemudian dilanjutkan Rabu, 24 Juli 2019 dengan tahapan tes dinamika kelompok di tempat yang sama. Jumlah peserta psikotes dan dinamika kelompok sebanyak 31 orang, yang telah dinyatakan lulus tes potensi dan tertulis. Dari total 31 calon komisioner KI Sumsel itu, masing-masing 22 orang laki-laki dan 9 orang prempuan. Pada tahapan seleksi psikotes dan dinamika kelompok ini, tidak bersifat menggugurkan. Setelah tahapan tersebut dilaksanakan, peserta kemudian akan mengikuti tes wawancara oleh timsel calon komisioner KI Sumsel. Dari seluruh rangkaian seleksi, timsel kemudian akan menentukan 10-15 orang calon komisioner KI yang akan diajukan ke Gubernur Sumsel, untuk diajukan kembali kepada Komisi I DPRD Sumsel untuk menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test).  Berikut ini Pengumuman Tim Seleksi Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel, No.04/TIMSEL-KI/SS/VII/2019. Dapat diakses melalui link berikut ini : https://drive.google.com/file/d/1-FMa0L5YkPLG-rRZzpm8AnkblvXtG_IM/view?usp=drivesdk Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel / AD

Baca Detail
Gubernur Sumsel Support Asparagus Rihlah ke Sumsel Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 290x

Gubernur Sumsel Support Asparagus Rihlah ke Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id -- Asparagus adalah singkatan dari Aspirasi Para Lora dan Gus. Pemilihan akronim ini didasari mudahnya penyebutan yang diharapkan mudah diingat. Lora adalah sebutan Putra Kyai ( Pengasuh Ponpes ) Madura. Sedangkan Gus adalah disematkan pada putra pengasuh pesantren yang berada di wilayah Jawa. Ya, menurut Gus Athok Pimpinan Ponpes Al Ibrohimi Manyar Gresik, anggota Asparagus, komunitas para kyai muda ini akan turut aktif mengembangkan dakwah Ahli Sunnah Wal Jamaah dan hubbul wathon, rihlah (perjalanan dakwah) ke Sumsel. Dan kemarin (11 / 7 ) panitia Rihlah ke Sumsel KH Hendra Zainuddin di dampingi H Mahmud menghadap Gubernur Sumsel H Herman Deru. ” Gubernur H Herman Deru sudah komitmen menyuppot kegiatan Asparagus,” jelas KH Hendra, yang juga pengasuh Ponpes Aulia Cendekia ini seperti dilansir dari sumeks.com Tahap awal Rihlah Asparagus akan bersilaturahmi dengan Gubernur Sumsel dan pemuka agama di Sumsel, 16 – 18 Juli 2019. Ada 51 kyai yang akan datang dari pesantren berpengaruh dan harismatik . Ada pesantren dari Gresik, Kediri, Jember, Surabaya, Malang, Jombang, Tulungagung, Trenggalek, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Wonosobo, Nganjuk dan Pamekasan. Sebelumnya, tim Panitia Rihlah juga sudah berkoordinasi dengan komunitas Kader Posyandu Indonesia (KPI) Sumsel. Komunitas dengan jumlah emak emak terbanyak dengan kader yang mengakar ini akan bersinergi dengan aktivitas Asparagus. Ketua Forum KPI Sumsel KH Baharuddin, dan para pengurus KPI siap bersinergi dengan para kyai kyai muda Asparagus. Apalagi, Forum lembaga KPI ini di dalamya banyak sosok penggiat keagamaan. ” Cek Bahar panggilan KH Baharuddin siap menyupportnya, ” kata H Mahmud usai rapat dengan pengurus FKPI. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Diskominfo Sumsel  Siap Jalin Kerjasama dengan Kantor Berita Nasional ANTARA Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 184x

Diskominfo Sumsel Siap Jalin Kerjasama dengan Kantor Berita Nasional ANTARA

Palembang, sumselprov.go.id- Usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Televisi Indonesia dan KELOLA Sendang – ZSL di Jakarta, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Rizwan berkunjung dan berilaturahmi ke Kantor Berita Nasional ANTARA di Wisma Antara Jalan Merdeka Selatan 17 Jakarta, Jum’at (12/7/2019). Dalam Kunjungan ini, Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan diterima oleh Direktur Pemberitaan, Akhmad Munir. Pertemuan tersebut  membahas terkait proses pemberitaan saat ini sekaligus meninjau ruang redaksi berita Antara. Kunjungan selanjutnya ke Antara Digital Media, Achmad Rizwan ditemui langsung oleh CEO Antara Digital Media, Darmadi. Antara Digital Media merupakan anak perusahaan Kantor Berita Nasional Antara yang bergerak di bisnis media digital dan bertugas menyebarkan informasi dan berita dari Kantor Berita Nasional Antara kepada masyarakat di seluruh Indonesia dalam format teks, foto dan video. Pada rangkaian kunjungan tersebut, Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan menyatakan kesiapan untuk melakukan kerjasama dengan Antara Digital Media dan Kantor Berita Nasional ANTARA. “Pada prinsipnya Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan siap menjalin kerjasama dengan Antara Digital Media dan Kantor Berita Nasional ANTARA dalam rangka pengoptimalan tugas dan fungsi Diskominfo Provinsi Sumsel khususnya dalam penyebarluasan informasi,” ungkap Achmad Rizwan. Kantor Berita Nasional Antara sendiri merupakan kantor berita di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, merupakan BUMN yang diberikan tugas oleh Pemerintah untuk melakukan peliputan dan penyebarluasan informasi yang cepat, akurat, dan penting, ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia internasional. Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Sumber : Tim Medsos

Baca Detail
Selamat Jalan Pak Belalang…. Sumsel
14 Jul 2019 Dilihat 1209x

Selamat Jalan Pak Belalang….

Palembang, sumselprov.go.id --  Innalillahi wainnailaihi rojiun…. meninggal dunia salah satu putra terbaik Sumsel dan tokoh masyarakat Ir. H. Helman Effendi bin Moehsin Syamsuddin, Sabtu, 13 Juli 2019 di RS Charitas dikarenakan sakit. Ribuan pelayat hadir sejak dari RS sampai ke rumah duka di Jl. Pembangunan No. 20 Siring Agung Palembang. Tampak melayat mantan Gubernur Sumsel 2003-2008  H. Syahrial Oesman, Sekretaris Daerah Sumsel H. Nasrun Umar, Ketua DPRD Sumsel M. Gantada, Ketua DPRD Kota Palembang, M. Darmawan, Wakil Walikota Palembang Fitri Agustinda, para Kepala OPD baik Sumsel maupun Kota Palembang, Tokoh Masyarakat lainnya diantaranya Datuk DR. H. Ramli Sutanegara, Syamsu Rizal (Atay), tokoh politik, ormas dan pemuda se-Sumsel. Dari dimandikan, dikafani, disholatkan baik di rumah maupun di masjid sampai dengan dikebumikan di TPU Kebun Bunga. Pelayat tidak bergeming hingga ratusan kendaraan iring-iringan menghantarkan tokoh masyarakat, mantan anggota DPRD Sumsel dan Ketua Umum PMPB Pusat tersebut. Bapak Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dan Hendri Zainuddin ,  sempat hadir di rumah duka,  sepulang dari Musi Rawas. Almarhum meninggalkan, 1 istri, 4 anak dan 4 cucung. Almarhum adalah anak tertua dr 12 bersaudara. Jabatan terakhir beliau, Direktur Operasional Prodexim Sumsel.   Azim Baidillah SH, salah satu pejabat di Dinas Kominfo Sumsel selaku adik paling bungsu Almarhum, mengaku sangat berduka dengan berpulangnya “Pak Belalang”, demikian panggilan akrab Almarhum di keluarga. “Beliau pejuang tangguh, dari kecil sampai sekarang tidak pernah sakit dan tak pernah mengeluh,” ujarnya. Diakui Azim, sudah banyak pejabat dan tokoh pemuda yang dipromosikan beliau menjadi orang penting sebagai timses dengan tangan dinginnya. “Berawal seorang PNS di Dinas Pertanian Sumsel yang mengundurkan diri, hingga menjadi seorang politikus sampai akhir hayatnya. Selamat jalan “Pak Belalang” Kak Hilman. semoga husnul khotimah, amiin,” tukas Azim. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.