Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Kumpulkan Bantuan Dana Pembangunan Masjid
Palembang, sumselprov.go.id -- Kurang dari tiga menit Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berhasil mengumpulkan sejumlah dana sebagai infaq yang akan diperuntukan sebagai dana pembangunan menara Masjid besar KH. Balkhi Jalan KH. Balkhi 16 Ulu Kecamatan SU II Talang Banten Palju Palembang. Dalam sambutannya saat usai sholat jumat berjemaah di masjid besar KH. Balkhi tersebut, Herman Deru mengapresiasi kekompakan jemaah Masjid besar KH. Balkhi yang terbilang cepat dalam merampungkan renovasi masjid. Ini menurut dia menandakan ada kepercayaan masyarakat pada pengurus untuk menginfaqkan hartanya untuk kemakmuran masjid. "Masjid ini tergolong cepat selesainya. Ini menandakan masyarakat disini percaya dengan pengurus. Apa lagi yang kurang?...," ucap Herman Deru yang dijawab jemaah dana masih kurang untuk pembangunan menara. Mengetahui akan ada kekurangan dana untuk pembangunan menara masjid, Herman Deru mulai mengeluarkan jurusnya dengan melihat banyaknya jemaah dan para donatur yang hadir. Satu persatu para donatur dari dilingkungan Pemprov Sumsel diamanatkan dan dimintanya untuk menyumbang. Alhasil kurang dari tiga menit terkumpul dana. "Aku kiro cukup ya. Kasih pulo kesempatan jemaah lain untuk beramal jangan kamu borong galo," tegas Herman Deru dengan gaya guyonnya yang khas. Sementara itu As'ad selaku Ketua pengurus Masjid besar KH. Balkhi dalam sambutannya melaporkan kondisi masjid yang saat ini dalam pembangunan. Sekaligus dikesempatan ini dia mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur dan rombongan yang telah sholat berjemaah di masjid Masjid besar KH. Balkhi. Di lain pihak Khotib Jumat Ust Muhammad Ilham dalam khotbahnya mengajak jemaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yakni dengan cara mengamalkan apa yang perintahkan dan meninggalkan yang dilarang. Selain itu dia juga mengingatkan jemaah untuk senantiasa menjaga lisan sesuai dengan hadist rasul yang meminta umatnya untuk menjaga lisan atau ucapan. "Karena dampak ucapan yang baik akan membawa keselamatan. Dan jika ucapan tidak dijaga akan membawa kepada kesengsaraan," ucap sang khotib. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Kereen Wong Kito Marandang di Kota Padang
Padang, sumselprov.go.id – Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan terus aktif mengikuti seluruh rangkaian acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) 24 – 27 Juli 2019. Setelah sebelumnya mengutus istri Gubernur Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru pada lomba fashion show busana adat daerah di hari kedua pelaksanaan acara, hari ketiga Jumat (26/07/2019) TP PKK Provinsi Sumatera Selatan kembali mengirim wakilnya yaitu istri wakil Gubernur Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya mengikuti lomba masak rendang dalam Festival Marandang yang diselenggrakan tuan rumah di Museum Adityawarman di Kawasan Jalan Gereja, Kota Padang. Berbagai persiapan dilakukan Fauziah dan rekan-rekan TP PKK Sumsel, mulai dari menyiapkan bumbu merendang, sampai teknis membuat daging rendang gurih dan empuk. Tak ketinggalan mereka juga menyiapkan yel-yel lagu daerah untuk menyemarakkan aksi mereka memasak. Berada di stand nomor 14, posisi stand Sumsel persis berada tak jauh dari gerbang utama museum dan bersebelahan dengan Provinsi Papua Barat. Tak hanya Ketua Umum TP PKK dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo yang menyempatkan diri mampir melihat langsung proses memasak rendang di stand Sumsel, Istri Gubernur Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitnoyang menjadi tuan rumah sempat mampir melihat Hj. Fauziah dan rekan-rekan mengaduk santan yang terus menyusut dan tak ketinggalan juri utama yang sangat populer di Indonesia William Wongso. Rendang berasal dari kata ‘marandang’ yaitu proses memasak untuk menghilangkan air. Untuk itu, proses masak rendang asli Minang membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam. Hingga daging jadi kering, minyak naik dan tak ada air. “Karena rendang adalah proses memasak yaitu ‘merandang’, jadi semua bahan pun bisa direndang. Kearifan lokal tidak menghalangi orang membuat rendang jadi kebanggan daerah mereka”, tutur Uni Reno Adam Suri, penulis buku ‘Rendang, Minang Legacy to the World’. Ada beragam jenis rendang di Sumatera Barat, seperti rendang dengan ayam, paru, kentang, belut, udang, telur, itik, ikan, hingga daun-daunan serta umbi-umbian. Resep rendanga asli Padang memakai banyak rempah. Untuk bumbu wajib dalam pembuatan rendang antara lain bawang putih, bawang merah, jahe, laos, cabai merah, daun kunyit dan daun jeruk. Diluar itu, orang Minang kadang memberi tambahan rempah lain. Masing-masing wilayah sebenarnya memiliki ragam tambahan rempah sendiri. Karenanya ada perbedaan dalam resep rendang Padang asli Pariaman hingga resep rendang Padang asli Payakumbuh. Selain bumbu, pemakaian santan juga ikut berperan dalam kenikmatan rendang. Bahan yang satu ini wajib digunakan. Biasanya untuk satu kilogram daging, dibutuhkan santan dari sekitar 3-4 butir kelapa. Pembuatan rendang sendiri melalui tiga tahapan yaitu gulai, kalio, dan rendang.Jika rendang buatan anda gagal bisa jadi anda melewatkan salah satu tahapan. Karena tingkat kesulitan dan kelezatannya, rendang asli Minang didapuk menjadi makanan terenak didunia. Tahun 2017, CNN Travel merilis 50 makanan terlezat di dunia. Rendang dari Indonesia tetap masuk diurutan pertama. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sumsel Maksimalkan Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Pertanian
Jakarta, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendukung penuh upaya memaksimalkan pemanfaatan lahan gambut untuk dijadikan lahan pertanian dan perkebunan sebagaimana yang telah dicanangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. "Pemprov Sumsel sangat setuju dengan upaya yang diambil BNPB. Sebagai bentuk dukungan kita siap menyulap lahan gambut di Sumsel menjadi lahan produktif untuk menanam komoditas pertanian seperti lobak, tomat, sukun, juga produk pertanian lainnya," ungkapnya. Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya disela-sela rapat dengan BNPB pusat yang juga dihadiri oleh Gubernur Riau dan Bupati Aceh Utara di Jakarta, Kamis (25/7). Bahkan lanjut Mawardi, Pemprov. Sumsel akan mensosialisasikan program ini kepada masyarakat, terutama para petani yang wilayahnya dikelilingi gambut. Dengan harapan kedepan dengan adanya teknik pemanfaatan lahan gambut yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat lahan yang selama ini dianggap tidak memberikan manfaat akan dilirik oleh masyarakat sekitar untuk dikelola dan dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan. "Kita yakin jika ini digarap dengan serius lahan gambut yang selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal akan menjadi salah satu media tanam baru bagi petani kita. Sehingga diharapkan hasilkan dapat meningkatkan pendapatan petani," imbuhnya. Ditambahkan Mawardi, penanaman komoditas pertanian seperti lobak dan sejenisnya itu tentu saja harus sesuai dengan unsur hara yang terkandung dalam lahan gambut. Disamping itu program ini harus melibatkan BUMDesa yang ada di desa-desa. "Harus ada hilirisasi jangan sampai masyarakat kita suruh tanam. Namun hasil produksinya tidak kita pikirkan. Artinya pemasarannya harus jelas. Jika ini dilakukan dengan terencana tentu masyarakat petani bersedia menanamt," tambahnya. Senada dengan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Gubernur Riau Syamsuar juga menyampaikan hal yang sama.Pihaknya menyambut baik atas inovasi yang dilakukan oleh BNPB dan segera mensosialisasikan penanaman komoditas pertanian di lahan gambut kepada masyarakat petani di Provinsi Riau. "Kita di Riau juga akan utamakan lahan-lahan yang belum terbakar untuk ditanami dan dijadikan sebagai sumber kehidupan. Masyarakat petani siap menanam komoditas pertanian berupa apa saja asal ada pasar dan nilai ekonominya," kata Syamsuar. Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB Doni Monardo yang saat itu juga menghadirkan Konsul Jepang Indonesia di Medan, Hamada dan pihak perusahan Jepang, Dentsu mengatakan, produk komoditas pertanian dilahan gambut ini nantinya akan diambil alih oleh Jepang. Dalam artian petani tidak perlu ragu dengan hasil produksi pertaniannya. Karena urusan pemasaran akan diambil pihak Dentsu, perusahaan marketing terbesar di dunia dari Jepang sebagai pihak investor siap memberikan jaminan kepada para petani. "Terpenting bagaimana brand produk pertanian kita agar dapat bersaing di pasaran dunia baik dari segi kualitas dan mutu produk," tuturnya. Lebih lanjut Doni Monardo menambahkan, penyebab utama kebakaran hutan, lahan dan gambut di Indonesia 99% tak lain akibat ulah manusia. Maka dari itu pihaknya merasa perlu ada upaya pengembangan kawasan gambut sebagai ekosistem yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat. "Pencegahan kebakaran lahan dan hutan tentu melibatkan semua komponen. Sementara di Indonesia total luas lahan gambut 15,4 juta hektar tersebar di 8 provinsi diantaranya Sumsel dan Riau," pungkasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Herman Deru Gelontorkan Anggaran Rp15 Miliar Untuk PKK Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Pemprov Sumsel memastikan tak akan tinggal diam untuk membantu organisasi PKK bergerak merealisasikan program-program andalannya terutama dalam hal meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sebab adanya peningkatan kesejahteraan keluarga sangat berkorelasi dengan penurunan angka kemiskinan di Sumsel. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat mendampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru dan Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 Tahun 2019 di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/7) pagi. Diwawancarai di sela mengunjungi pameran HKG PKK, Herman Deru mengakui bahwa organisasi PKK salah satu organisasi wanita yang sudah sangat teruji perannya membantu pembangunan daerah. Organisasi itu bahkan menurutnya diisi perempuan-perempuan hebat yang punya andio besar bagi kemajuan daerah. Karena itu pula Ia menghimbau kepada perempuan, dan masyarakat serta pengurus PKK di tingkat provinsi kab/kota bahkan sampai ke desa-desa untuk terus berperan aktif dalam PKK. "Peran PKK ini sudah terbukti. Mereka bisa bekerja menurunkan tingkat kemiskinan dengan cara PKK ini memperkuat ibu-ibu di lapangan dari mulai bahan pangan sayur mayur, toga nya dan banyak hal lagi yang bisa dikembangkan," jelasnya. Sebagai wujud kepeduliannya pada organisasi PKK tambah Herman Deru mulai tahun ini Pemprov mengucurkan bantuan senilai Rp 15 miliar PKK se Sumsel. Nilainya masing-masing Rp5 juta/desa/kelurahan. "Kami tidak akan tinggal diam berikan perhatian organisasi PKK di lapangan," jelasnya. Bantuan Rp5 juta per/desa / kelurahan ini lanjutnya merupakan stumulan saja agar ada gerakan bahwa PKK adalah organisasi yang memang punya peran penting. Makanya saya himbau juga kepada seluruh Bupati dan Walikota untuk berikan peran dan bantuan khusus pada PKK ini sesuai aturan berlaku," tegasnya. Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK merupakan momentum mendasar yang memiliki arti penting dan strategis terkait gerakan PKK yang menduking pembangunab pusat dan di daerah. Terutama dalam upayanya menciptakan kemandirian keluarga. Di hari jadinya yang ke-47 Tahun 2019, gerakan diharapkan Tjahjo terus merajut upaya pemberdayaan dalam mensejahterakan keluarga secara efektif. Dan melibatkan peran Pemda melalui OPD-OPD yang berkaitan hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh pelosok nusantara. Gerakan PKK menurutnya juga harus lepas dari berbagai kepentingan kelompok, suku, politik dan sebagainya. Sebagai penggerak perubahan yang visioner hendaknya PKK juga memiliki cara pikir dan pandang yang jauh ke depan sehingga dapat manfaatkan peluang dan potensi yang dimiliki. "Saya mohon kader PKK terus menggerakkan dan mengorganisir keluarga di RT, Kelurahan dan di desa memperhatikan gizi anak, tingkat kematian ibu hamil yang masih tinggu serta stunting," tambahnya. Peran PKK diakui Tjahjo sangat berarti bagi pembangunan karena itu organisasi ini harus dapat bersinergi dengan organisasi wanita lainnya seperti Persit, Bayangkhari dan lainnya. Sehingga tercipta perceptan peningkatan kesejahteraan keluarga sesuai visi 5 pemerintahan Presiden Jokowi 5 tahun kedepan meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Sementara itu Ketum PKK Pusat dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo menjelaskan bahwa HKG kali ini dihadiri tak kurang dari 3000 unsur penggerak PKK se Indonesia. Peringatan HKG PKK ini digelar mulai 24-27 Juli dengan tema PKK Bekerja, Keluarga Indonesia Sejahtera. "Artinya PKK hadir dan berkiprah untuk ikuy meningkatkan kualitas taraf hidup kelarga hingga pelosok nusantara," jelasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Kenakan Busana Adat Sumsel, Feby Deru Dinobatkan Lima Terbaik Lomba Fashion Show PKK Nasional
Padang, sumselprov.go.id -- Tak hanya jago mengomandoi organisasi Penggerak PKK tingkat Provinsi. Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Feby Deru ternyata juga piawai berlenggak-lenggok di atas panggung pada lomba fashion show baju adat daerah bersama Ketua dan Wakil Ketua PKK se Indonesia pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 di Lapangan RTH Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/7) siang. Feby yang tampil mengenakan busana adat Sumsel yang terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya lengkap dengan sunting kepala nan indah dan mewah sukses mencuri perhatian dewan juri. Feby pun akhirnya dinobatkan menjadi lima terbaik Lomba Fashion Show Baju Adat tingkat nasional menyisihkan 29 peserta lainnya se Indonesia, bersama Provinsi Bali, Provinsi Jatim, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Papua. "Tentu senang sekali ya. Ini penghargaan buat Sumsel. Kemenangan lomba ini saya harap semakin menyemangati semua masyarakat Sumsel untuk terus dan tidak bosan melestarikan kekayaan warisan yang kita miliki," ujarnya gembira. Sejak awal naik ke atas panggung, Feby yang mengenakan kain songket motif nampan emas memang berhasil menyita perhatian juri. Dengan anggun Ia tampak mengitari panggung, dan mengikuti parade membuat perhatian juri dan penonton yang hadir terpukau. Penonton yang hadirpun seolah tak mampu menampik keagungan busana warisan Kerajaan Sriwijaya tersebut. Helai demi helai benang emas tersusun indah di baju kurung yang bartabur sulaman benang emas Berpadu kilau keemasan yang indah memancar dari motif songket yang dikenakannya. Ditambah aksesori adat makin menguatkan aura mewah kebangsawanan zaman Kerajaan Sriwijaya. "Tidak ada kendala ya, cuma iya suntingnya lumayan berat. Kalau gugup Alhamdulillah tidak terlalu soalnya ada pak Gubernur hadir langsung memberikan support," ujarnya. Menurut Feby, sebagai salah satu kekayaan budaya, pakaian adat Sumatera Selatan dapat diartikan sebagai simbol peradaban budaya masyarakat yang mendiami sumatera selatan sehingga wajib dijaga. Selain faktor sejarah yang kuat bagi masyarakat Sumsel, penggunaan pakaian adat ini juga sekaligus menjadi sarana untuk menghormati leluhur. Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi yang berkesempatan menerima penghargaan tersebut mengungkapkan masyarakat Sumsel harus bangga memiliki pakaian adat yang sangat cantik tersebut. Dengan kegiatan-kegiatan ini diharapkan pakaian adat ini semakin terjaga kelestariannya hingga anak cucu. "Ini warisan yang tak ternilai, khusus songket yang dikenakan Ketua TP PKK tadi motif memang sudah kita patenkan. Semoga dengan acara HKG PKK kain-kain asli itu bisa digunakan lagi oleh masyarakat kita," jelasnya. Terkait HKG-PKK di Padang, Fauziah mengatakan sangat berkesan karena Sumsel berhasil memboyong sejumlah penghargaan. Terlebih semua kegiatan harus diikuti Ketua dan Wakil Ketua TP PKK tanpa boleh diwakilkan. "Harapan kita ini semakin menyemangati unsur dan kader PKK untuk lebih giat menggerakkan progam-program PKK dan kegiatan positif lainnya. Termasuk memberdayakan usaha keluarga untuk menciptakan keluarga yang sejahtera," tutupnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sekda Sumsel: Pelatihan Kepemimpinan Bentuk Mentalitas Pemimpin Yang Inovatif
Palembang, sumselprov.go.id - Jadikanlah Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II Penyelenggaraan ke 22 tahun 2019 sebagai sarana untuk membentuk mentalitas sebagai pemimpin yang inovatif dan berwawasan dengan mengedepankan sikap proaktif, disiplin, tekun dan bertanggungjawab. Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II mempunyai nilai strategis dalam penguatan penyelenggara pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal tersebut diutarakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumsel saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II Penyelenggaraan ke 22 tahun 2019, di Griya Agung Palembang, Kamis (25/7/2019). Menurut Nasrun, penyelenggaraan pelatihan ini bermanfaat untuk penguatan Pemerintahan Provinsi, Kabupaten, Kota di daerah masing-masing peserta, agar jalan roda pemerintahan dapat terselenggara dengan baik dan tercipta pemimpin yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita harapkan kegiatan ini memiliki dampak terhadap penguatan integritas bangsa melalui nilai-nilai perjuangan, kebangsaan dan patriotisme antara peserta pelatihan,” ujar Sekda. Sekda Nasrun Umar berharap, para peserta PKN TK II untuk dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan jangan dijadikan pelatihan ini sekedar untuk mendapatkan prasyarat untuk dapat menduduki jabatan semata. Namun lebih dari itu jadikan pelatihan sebagai sarana untuk membentuk mentalitas sebagai pemimpin yang inovatif dan berwawasan dengan mengedepankan sikap proaktif, disiplin, tekun dan bertanggungjawab. Jelas Sekda, usaha peningkatan kesejahteraan harus seiring dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten yang selaras dengan kemajuan teknologi sehingga tercipta pemerintahan yang flexible di era digitalisasi. Nasrun Umar juga mengatakan pesan Gubernur Sumsel H. Herman Deru bahwa untuk menduduki suatu jabatan maka setidaknya seseorang harus memiliki prestasi, kompentensi, dedikasi, dan sikap yang baik. Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara, Dr Basseng dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dan serta jajaran yang telah menunjukan komitmen untuk meningkatkan kompentensi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel dan Indonesia pada umumnya. “Tentu bagi Lembaga Administrasi Negara ini adalah penghargaan luar biasa karena kita bisa melihat pak Gubernur berkomitmen dalam kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel dan Indonesia umumnya,” katanya. Pelatihan ini akan dilaksanakan kurang lebih 4 bulan pada tanggal 25 Juli s.d. 16 November 2019 dengan 6 Tahapan, yaitu tahapan satu 14 hari on campus, tahap dua 15 hari off campus, tahap tiga 11 hari on campus, dan tahap empat 60 hari off campus, dan tahap lima 6 hari on campus. Diikuti 55 orang peserta yang berasal dari Provinsi, kabupaten, kota di Indonesia. Hadir Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Dr. Basseng dan Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Prov. Sumsel, Hj.Tarbiyah, S.Pd. M.M MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM .
Sumsel
Pemprov Sumsel Cari Formula Ciptakan BUMD yang Sehat
Palembang, sumselprov.go.id -- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Sumatera Selatan diharapkan dapat menerapkan strategi jitu dalam menjalankan usahanya, sehingga dapat menjadi badan usaha yang sehat dan kuat. "BUMD dan perangkatnya harus mampu mengatur strategi. Kita harus kembangkan kelebihan masing-masing, terutama komisaris dan jajarannya harus berkolaborasi dalam memberikan pandangan serta pemikiran demi jalannya perusahaan secara baik,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar saat membuka kegiatan pembinaan BUMD di Provinsi Sumsel dalam rangka peningkatan kinerja, rencana bisnis, rencana kerja, kerjasama, pelaporan dan evaluasi untuk menuju BUMD yang sehat dan baik yang diselenggarakan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (24/7). Nasrun Umar berharap melalui pertemuan tersebut akan didapat salah satu cara yang bisa digunakan dalam menjalankan dan meningkatkan pendapatan BUMD yang dari pendapatannya tersebut akan di kembalikan ke kas daerah. "Saya berharap dalam pertemuan ini kinerja BUMD dapat meningkat, dan dapat memberikan kontribusinya bagi daerah melalui pendapatan yang dicapai,” tambahnya. Dia memberikan catatan ada sejumlah BUMD di lingkup Pemprov Sumsel dalam kondisi kritis dan membutuhkan andil pemerintah daerah. Salah satuya kondisi Jakabaring Sport City (JSC). Namun lanjut Sekda, Pemprov tengah berusaha dan mencari strategi baru dalam membantu JSC agar dapat bejalan secara normal kembali. Nasrun di akhir sanbutannya mengucapkan terima kasih atas digelarnya kegiatan pembinaan BUMD di Provinsi Sumsel dan Kabupaten/kota di Sumsel telah menyempatkan hadir. "Saya ucapkan selamat datang pada seluruh peserta, semoga dengan diadakannya kegiatan ini. Kita dapat mencapai tujuan yang diharapkan," tuturnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Sumsel Boyong 3 Penghargaan Lomba PKK Tingkat Nasional 2019
Padang, sumselprov.go.id -- Di bawah kepemimpinan Hj Febrita Lustia Herman Deru atau yang lebih akrab disapa Feby Deru, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel terus membuktikan peran nyatanya kepada masyarakat dan pemerintah. Upaya inipun tak pelak langsung mendapat apresiasi dan ganjaran penghargaan dari TP PKK Pusat. Sumsel tercatat berhasil mengantarkan 3 kabupaten/kota sebagai pemenang lomba dalam kegiatan PKK yang diselanggarakan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj Feby Deru dari Ketua Umum TP PKK dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo pada Pembukaan Pameran Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 di Lapangan Rumah Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/7) sore. Tiga penghargaan tersebut masing-masing yakni Pakarti Utama III Kategori Kabupaten pada Lomba Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi PKK yang diraih oleh Kecamatan Gunung Megang, Desa Sidomulyo, Muaraenim. Kemudian Pakarti Utama II Kategori Kabupaten pada Lomba Pelaksana Terbaik Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang diraih oleh Kecamatan Talang Ubi Desa Handayani Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kemudian Pakarti III Kategori Kota pada Lomba Pelaksana Terbaik Pemanfaatan Halaman Pekarangan (HATINYA PKK) diraih oleh Kecamatan Lubuk Linggau Timur, Kelurahan Karya Bakti Kota Lubuk Linggau. "Tentu kita bangga sekali, penghargaan ini kita dapat dari jerih payah semua anggota PKK di seluruh kabupaten dan kota se Sumsel. Artinya kedepan kita harus lebih kompak lagi meningkatkan program-program dari pusat," ujar Feby usai menerima penghargaan. Sebenarnya kata Feby sebelumnya Ia sudah yakin bahwa Sumsel akan memboyong banyak penghargaan karena sebelumnya tim juri sudah melakukan survei ke beberapa daerah. Ia berharap hadirnya penghargaan ini dapat memotivasi kabupaten kota lainnya untuk memberikan yang terbaik di TP PKK masing-masing. Setidaknya, ada lima kategori yang dinilai dalam Lomba Gerakan PKK Tahun 2019. Kategori tersebut yakni tertib administrasi, pola asuh anak dan remaja (PAAR), UP2K, Pemanfaatan Pekarangan dan Halaman (HATINYA PKK) dan pelaksanaan IVA test. "Kami tentu sangat mendukung adanya lomba ini setiap tahun karena dapat meningkatkan pengetahuan kader PKK untuk memahami seluruh program-program PKK dengan baik sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga di Sumsel," tambahnya. Sementara itu terkait pameran peringatan HKG PKK, Sumsel mengutus dua daerah sebagai peserta yakni Kota Palembang dan Kabupaten Musi Rawas. Pemilihan daerah yang diutus menjadi peserta ini dilakukan secara bergilir bertujuan untuk mengenalkan semua produk unggulan tiap kabupaten dan kota di Sumsel. "Selain songket, jumputan dan blongsong kita tawarkan juga batik-batik dari Musirawas. Juga aneka produk mereka seperti tas songket, Kopi Selangit, bandrek jahe pinang muda dan parfum kopo selangit bahkan sayur mayur seperti alpukat, jambu, buah naga dan cabai," jelasnya. Dengan ikutserta pameran secara bergilir diharapkannya produk Sumsel makin dikenal di kancah nasional. Bahkan tidak menutup kemungkinan peserta daerah bisa belajar dari provinsi lain untuk menginovasikan produk-produk unggulan di daerah. Sementara itu Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Iwan Prayitno yang berkesempatan membuka pameran peringatan HKG PKK mengatakan sangat berterima kasih atas kehadiran ibu-ibu PKK dari seluruh desa, kelurahan, kabupaten dan kota dari segala penjuru Indonesia. "Kami ucapkan selamat datang . Kami senang banyak tamu dari seluruh Indonesia. Melalui pameran ini mari kita kenalkan produk di daerah masing sekaligus bersilaturhami," jelasnya. Kepada ribuan anggota dan kader PKK yang hadir, Iwan juga mengucapkan apresiasinya atas gerakan PKK dengan 10 programnya yang sangat membantu pemerintah. Tak hanya meningkatkan pendapatan keluarga adanya pameran ini ditargetkannya dapat menjadi ajang transaksi dan promosi yang besar bagi pelaku usaha mikro untk meningkatkan kesejaheraan keluarga. Melalui program ini kita tentu berharap dapat membantu oemeri tah terutama meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta meningkatkan perekonomian keluarga melalui produksi produk unggulan," jelasnya. Selain diisi dengan pameran produk unggulan, rangkaian kegiatan peringatan HKG PKK kali ini juga diisi beragam kegiatan lain yang tak kalah seru, di antaranya fashion show ibu-ibu kepala daerah dari 34 Provinsi se Indonesia, kemudian lomba memasak rendang dan tour wisata ke sejumlah objek wisata di Sumbar. Sedangkan pameran itu sendiri diikuti 25 provinsi PKK seluruh Indonesia dengan jumlah 150 stand berlangsung. Dan pameran akan berlangsung selama 4 hari 24-27 juli di Lapangan Rumah Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Sumsel Harapkan Pramuka Generasi Masa Depan Punya Karakter Baik
Muaraenim, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri dan membuka Perkemahan Pramuka wisata colourful Muara Enim yang di Pusatkan dilokasi TPU Banko Greenland Memorial Park Tanjung Enim.Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim, Rabu (24/7/19) Ribuan anggota Pramuka se Sumatera Selatan dari tingkat SD sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat dan Kwarcab se-Sumsel ikuti kegiatan Perkemahaan Wisata Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Muaraenim Tahun 2019. Kegiatan akan dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 23-27 Juli 2019 yang didirikan oleh PT Bukit Asam Tbk. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru utarakan bahwa Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk untuk mendidik dan menjadikan pemuda Indonesia memiliki karakter dan integritas yang baik di masa depan. . "Gerakan Pramuka bertugas untuk menumbuhkan generasi tunas bangsa yang baik yang mampu membangun dan menjaga keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia dengan karya," ungkapnya. Adapun tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim terutama sesama anggota Pramuka, juga untuk memotivasi terutama para generasi muda untuk tertarik mengikuti kegiatan Kepramukaan. Selain itu, juga untuk memeriahkan rangkaian Colorful Muaraenim Festival Tahun 2019. . Herman Deru mengapresiasi Gerakan Pramuka yang selalu berupaya memberikan layanan pendidikan bagi segenap Anggota Pramuka dengan mengedepankan kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan mengedepankan emosional, kecerdasan spiritual, sosial, dan wawasan kebangsaan. Gubernur Herman Deru harapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan yang telah diprogramkan sehingga sepulang dari kegiatan dapat diambil berbagai hal positif sebagai kegiatan pribadi yang Teguh, Mandiri, peduli dan bertanggung jawab Sebelum melakukan pelepasan balon.udara Gubernur menyampaikan ucaoan tetima kasih kepada PT Bukit Asam Tbk yang telah mendukung kegiatan pramuka wisata ini dan selanjutnya minta kepada PT Bukit Adam.untuk dapat membuat pusat kegiatan pramuka dengan menata lokasi khusus kepermukaan yang bertaraf nasional tutupnya. Kegiatan ini juga akan diadakan Penanaman 1000 Pohon, kunjungan ke Objek Wisata Tambang Batu Bara Bukit Asam dan Air Terjun Bedegung serta kegiatan kegiatan perlombaan kepramukaan yang di Iaksanakan selama kegiatan berlangsung. Hadir dalam acara pembukaan diantaranya Wakil Bupati, Sekda Muara Enim, kepala Forkompinda kepala OPD, Kwartir Cabang,Ranting dan Gudep baik dari kabupaten Muara Enim Muba, Pali Muratara Lubuk Linggau serta para perserta dan undangan lainnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM