Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur H. Herman Deru Optimis Sumsel Kembali Jadi Lumbung Pangan Nasional
Ogan Komering Ilir, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru optimistis dalam waktu yang tidak lama lagi Sumsel akan dapat mengembalikan kejayaannya sebagai lumbung pangan Nasional. Keyakinan itu diungkapkan gubernur, saat Panen Raya Padi IP 200, Selasa (30/7/2019), yang digelar Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Harapan Makmur, sekaligus meninjau penangkaran benih Harapan Makmur, di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), didampingi Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Djakfar Shodiq. Gubernur mengatakan, Pemprov Sumsel akan terus memperhatikan sektor pertanian, dan akan membantu para petani cara menggarap lahan, juga memberikan motivasi agar mereka lebih serius dalam menggarap lahannya, guna meningkatkan produktivitas pertanian. "Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) jadi andalan kita dalam pertanian. Saya ingin petani di Sumsel serius dalam menggarap lahan, saya ingin serius untuk meningkatkan produktivitas pertanian agar angka kemiskinan mampu kita turunkan," kata Gubernur Herman Deru. Dia mengatakan, panen raya ini, salah satu bukti petani Sumsel serius memajukan sektor pertanian. Upaya ini dinilainya akan mempercepat Sumsel menjadi Lumbung Pangan Nasional, seperti yang dulu pernah ada. "Hari ini kita panen IP 200 berikut peresmian penangkaran benih, dengan adanya penangkaran benih ini petani tidak lagi dibelenggu harus memakai merk tertentu. Sekarang petani bisa menangkar sendiri dengan bimbingan petugas," imbuh Herman. Menurut dia, bicara soal pertanian juga terkait dengan infrastruktur jalan dan irigasi pengairan, karena itu petani diminta aktif terlibat dalam pembangunannya. Dicontohkan seperti yang ada di Kawasan Lempuing. "Saluran-salurannya adalah karya Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra VII, yang didukung penuh oleh masyarakat dalam pembebasan lahan, sehingga air Irigasi Komering bisa mengalir sampai ke Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI," ujarnya. Herman Deru juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemkab OKI yang telah serius dalam memajukan sektor pertanian. Dia juga meminta agar petani tidak malu dengan profesi sebagai petani. Bahkan seharusnya bangga dengan profesi ini. "Apa yang dilakukan petani OKI ini merupakan bentuk dukungan percepatan kembalinya Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional," tambah dia. Dia menegaskan bahwa, Pemerintah Provinsi Sumsel siap membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pertanian, dan mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam mengurangi kemiskinan melalui sektor pertanian. "Pemerintah akan terus mendukung optimalisasi pertanian. Kementan dan pemerintah daerah telah menyediakan berbagai bantuan baik berupa fasilitas infrastruktur, sarana dan alat mesin pertanian," katanya. Program yang dikembangkan ini lanjut dia, adalah wujud pertanian modern, dan berbeda dengan tradisional. "Jadi yang ini full mekanisasi. Ada pompanisasi serta tak kalah penting adalah manajemen usaha dari koperasi menjadi korporasi," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru juga menyerahkan bantuan Traktor kepada Gapoktan berupa Combine Harvester Besar 1 Unit, Traktor Roda 4 Unit dan Rice Transplanter 8 Unit. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel Presentasikan Manfaat Pengembangan Inovasi IPTEK Bagi Masyarakat
Jakarta, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel ) telah mengembangkan dan melakukan inovasi-inovasi dalam pengembangan IPTEK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Diantaranya karet menjadi ban kursi roda, serai wangi bisa menjadi sabun dan Tembesu bisa menjadi sabun. Hal tersebut diutarakan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya pada saat mempresentasikan tentang pembangunan IPTEK yang telah dilakukan oleh Sumsel dihadapan para juri penilai nominator Anugerah IPTEK Kategori Budhipura Tahun 2019 di Gedung BPPT II Lt. 23 dan 24 Jl. M.H.Thamrin No. 8 Jakarta Pusat, Senin, (29/7/2019). "Ya, kami memiliki komitmen untuk mendorong inovasi daerah ini dibuktikan dimana Pemprov memiliki BALITBANGDA, perangkat daerah yang secara teknis membantu gubernur mensinergikan penelitian dan inovasi daerah. Selain itu, Pemprov juga mendorong penelitian di berbagai aspek," ujarnya. Wagub menambahkan, untuk menjadi daerah yang inovatif, Pemprov telah berkolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi, litbang, dunia usaha dan masyarakat. "Untuk menjadi daerah yang inovatif di era digital saat ini tentu harus didukung ketersediaan layanan internet yang memadai. Kami terus kembangkan area free WiFi dan internet desa," ucapnya. Provinsi Sumatera Selatan masuk nominasi penerima Penghargaan Anugerah IPTEK tahun 2019 Kategori Bhudipura bersama tujuh provinsi lainnya seperti Riau, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan Jawa Timur. "Dengan masuknya Provinsi Sumatera Selatan sebagai nominasi penerima Penghargaan Anugerah IPTEK tahun 2019, Insya Allah optimis bisa menerima anugerah tersebut," ucapnya dengan yakin. Penghargaan anugerah IPTEK diberikan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi setiap tahun bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) pada tanggal 10 Agustus yang akan dipusatkan di Denpasar, Bali pada 28 Agustus 2019 mendatang. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas upaya dan kontribusi pemerintah provinsi dalam meningkatkan laju pembangunan IPTEK di daerah mereka masing-masing melalui penguatan Sistem Inovasi Daerah. Keberpihakan dan kontribusi ditunjukkan pada kebijakan pembangunan IPTEK yang memberikan dukungan fasilitas, stimulasi dan penciptaan iklim kondusif serta aksi nyata dalam mensinergikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan berbagai faktor lainnya. Hadir dalam acara ini Kepala Bappeda Prov. Sumsel, DR. Ekowati Retnaningsih, SKM., M.Kes, Plt.Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumsel, Achmad Rizwan, SSTP., M.M., Kepala Dinas Perkebunan, H. Fakhrurrozi Rais, dan Kepala Dinas Perindustrian, Ernila Rizar. MC Diskomindo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Gubernur Sumsel Apresiasi Program Kabupaten OKU Turunkan Angka Kemiskinan
Baturaja, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi penurunan angka kemisikinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berkaitan dengan tema Hari Jadi HUT OKU ke 109 kali ini "Bersama Mewujudkan OKU Maju dan Sejahtera. Menurutnya hal ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk mensejahteraakan masyarakat dimana faktor kesehatan turut mempengaruhi. Hal tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke-109 Tahun 2019 di Gedung Kesenian Baturaja Jl. Dr. Mohammad Hatta Baturaja Kabupaten . OKU, Senin, (29/7/2019). “Dengan naiknya kesejahteraan rakyat, angka kemiskinan akan turun, sehingga Target kemiskinan Sumsel 1 digit dapat terpenuhi”, ujar Gubernur Herman Deru Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, sejauh ini angka kemisikinan di Kabupaten OKU telah menunjukan penurunan. Hal ini selaras dengan tujuan pemerintah yakni mensejahterahkan masyarakat. Untuk itu Gubernur berjanji akan memberikan bantuan untuk pendanaan pembangunan RSUD Ibnu Soetowo Baturaja sebesar Rp 25 Miliar yang akan dimasukan dalam APBD Sumsel Tahun 2020. Selain itu juga Gubernur Herman Deru menyebutkan bahwa OKU termasuk kabupaten yang tetap menjaga Kearifan lokal, mempertahankan adat budaya, bahasa daerah, ketradisionalan, tapi tidak juga ketinggalan dalam modernisasi. . . Herman Deru juga mengajak seluruh jajaran Pemkab. OKU untuk lebih kreatif dan berani berinovasi seperti dalam pengelolaan sampah menjadi sumber energi. Dengan Sumber Daya Alam yang berlimpah mulai dari perkebunan, pertanian dan pertambangan harus dapat memanfaatkan peran SDM yang tersedia, walaupun kemajuan teknologi mengiringinya. "Semoga perayaan ini mendapatkan tiga makna. Yakni intropeksi, apa yang telah, sedang dan akan dilakukan kedepan. Evaluasi bagaimana perlakuan pemerintah daerah kepada masyarakat dan juga evaluasi oleh masyarakat," imbuh Gubernur. Mendandai HUT Kab. OKU ke 109 Tahun 2019, Gubernur H. Herman Deru menyerahkan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus sebesar Rp 11,5 Miliar kepada Pemerintah Kabupaten OKU yang diterima langsung Bupati OKU Drs. Kuryana Aziz. Turut hadir Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis, Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Ketua TP. PKK OKU Hj. Badiar Dewi, dan Duta Literasi Sumsel Hj. Percha Leanpuri, B.Bus, MBA. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Dinas Kominfo Sumsel Siap Kerjasama LAPOR! Goes To Campus Bersama Kemenpan-RB Dan UNSRI
Jakarta, sumselprov.go.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi mengadakan Rapat Koordinasi dalam rangka kerjasama LAPOR! Goes to Campus dengan mengundang beberapa Instansi diantaranya Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan dan Rektor Universitas Sriwijaya, Dinas Kominfo Kalimantan Selatan dan Rektor Universitas Lambung Mangkurat serta Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah dan Rektor Universitas Diponegoro. Selain itu turut diundang Konsultan USAID CEGAH dan UNDP dari Amerika Serikat, Dwiyoga Prabowo, KOIKO dari Korea Selatan dan Mrs. Eilke, GIZ dari Jerman di Kantor Kemenpan-RB, Senin (29/7/2019) Acara rapat ini dibuka langsung oleh Deputi Pelayanan Publik, Prof. DR. Diah Natalisa dan didampingi serta dilanjutkan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik, DR. Muhammad Imanuddin. Rapat ini dilaksanakan di Kantor Kemenpan-RB Lantai 4 yang diawali dengan makan siang bersama. Deputi Diah Natalisa mengatakan rapat ini bertujuan dalam rangka melaksanakan sosialisasi, edukasi dan promosi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik. "Untuk itu kita adakan rapat rencana pelaksanaan kerjasama tersebut antara Pemerintah Provinsi, Universitas serta kaum milineal atau mahasiswa" ujar bu diah. Hadir mewakili Sumatera Selatan, Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Achmad Rizwan, SSTP, MM didampingi Kabid Pengelolaan Informasi Publik, Amrullah, SSTP, M.Si dan Kasi Pelayanan Media Informasi Publik, Azim Baidillah, SH, MH. Juga hadir mewakili Universitas Sriwijaya adalah Wakil Rektor II, Muhktaruddin, SE.Ak, MM. "Untuk Sumsel kita siap untuk bersinergi dalam kerjasama dengan Unsri pada bulan Agustus mendatang, dan sebelumnya kita juga sudah bekerjasama dengan Universitas Bina Darma dan UIN Raden Fatah dengan membentuk Kawan LAPOR!" tukas Rizwan, Kadis Kominfo Sumsel. Adapun kerjasama terdiri dari Kuliah Umum Menteri PAN-RB, Seminar, pemilihan Duta LAPOR!, Kuis/game, Panggung Hiburan serta Karya Tulis LAPOR! "Kegiatan masih tentative akan kita bahas lagi kemudian dan juga dibahas teknis pelaksanaan kegiatan tersebut", ujar Iman. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel/AZ
Sumsel
Ikut Tradisi Melebung, Herman Deru Ajak Warga Budidayakan Ikan
Palembang Sumselprov.go.id- Akhir pekan Gubernur Sumsel H.Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya, Minggu (28/7) sore terasa berbeda dari biasanya. Ya, pasangan yang dilantik menjadi pemimpin Sumsel 1 Oktober 2018 itu ikut berbaur bersama masyarakat Ogan Ilir (OI) melakukan tradisi melebung (menangkap dan memanen) ikan di air rawa yang mulai surut. Selain ikut menjaga kearifan lokal, apa yang dicontohkan HDMY itu diharapkan dapat menjaga keberhasilan Kabupaten OI membudidayakan beragam jenis ikan air rawa seperti gabus, betok dan sepat Saat melebung, di kawasan Tanjung Sejaroh Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, Herman Deru dan Mawardi juga didampingi Ketua Tim Penggerak Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Fauziah Mawardi Yahya serta Ketua Dharma Wanita Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Renny Nasrun serta ratusan warga Desa dan PKK Desa. Aksi panen perdana ini, mereka meriahkan dengan acara pesta membakar ikan bersama-sama sambil menghabiskan waktu sore. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai panen ikan sore itu, mmasyarakat dan jajaran pemerintahan yang hadir pun tampak saling membaur, makan bersama tanpa canggung. Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengaku bangga dan bersyukur atas inisiatif warga untuk membudidayakan ikan, menurutnya sangat banyak hal positif yang bisa diambil dari kegiatan ini. Diantaranya, disamping dapat menjadi wadah silaturrahim, keberadaan Tanjung Senai ini juga dapat menjadi wadah edukasi bagi generasi untuk memelihara tradisi dan menjaga kearifan lokal agar tetap lestari. "Saya dan Pak Mawardi bangga dengan inisiatif warga seperti ini, semoga ini menjadi contoh untuk warga yang lainnya untuk menambah pendapatan keluarga. Sudah menjadi tugas kepala desa untuk mempertahankan kearifan lokal setempat,” tuturnya singkat saat disela-sela memanen ikan(.RS.Sri) MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/Cley
Sumsel
Gubernur Sumsel Apresiasi Penyelenggaraan Litsar Anggota TKPD Satpol PP Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id – Di era globalisasi ini Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersertifikasi. Hal ini menentukan kualitas birokrasi suatu bangsa. Jika birokrasi kuat, profesional, berkualitas dan berkompeten akan membuat suatu bangsa semakin kuat. Untuk menambah pengetahuan dan kemampuan bagi anggota TKPD Satpol PP Prov.Sumsel dalam kesamaptaan/baris-berbaris bertempat di halamam Kantor Satpol PP Prov. Sumsel telah dilaksanakan Apel Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kasat Pol PP Prov. Sumsel H. Aris, S.Sos., M.Si, Jumat (19/07/2019). Dan hari ini, Minggu (29/07/2019) Pelatihan Dasar (Litsar) bagi anggota baru TKPD Satpol PP Prov.Sumsel resmi ditutup oleh Kasat Pol PP Prov. Sumsel H.Aris S.Sos., M.Si. Kegiatan ini merupakan pralitsar 10 hari untuk Pol PP baru anggota TKPD. Untuk instruktur bekerjasama dengan Satbrimob Polda Sumsel dan dibantu instruktur dari internal Satpol PP. Adapun materi yang disampaikan meliputi Sikap, Mental, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Kesamaptaan, Pengendalian Huru Hara (PHH) yang meliputi fisik dan mental. Menurut Aris Saputra dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan anggota baru terlatih dalam hal kesamaptaan, baris berbaris serta kedisiplinan dan siap terjun langsung kelapangan. Disamping itu dengan diadakannya Litsar Satpol PP ini diharapakan dapat meningkatkan kinerja pelayanan anggota Pol PP kepada masyarakat sehingga akan tercipta citra baru Pol PP yang humanis, ramah, prima serta berkompeten. Selanjutnya akan diadakan Litsar tahap 2, yang akan diikuti oleh anggota Pol PP lama selama 5 hari dengan materi khusus antara lain Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Petugas Tindak Internal (PTI/Provos), Pengendalian Huru Hara, dan pengamanan unjuk rasa. Setelah Pol PP direncanakan Pelatihan PBB dan Kesamaptaan akan diikuti oleh Jajaran Biro-biro yang ada di Sekretariat Daerah Prov.Sumsel Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut baik pelaksanaan Litsar bagi anggota baru Pol PP dan sangat mendukung rencana pelatihan kesamaptaan dan baris berbaris agar semua aparat perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel dapat menerapkan di setiap kegiatan sesuai kebutuhan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sumsel Bertekad Kembali Jadi Lumbung Pangan Nasional
Surabaya, sumselprov.go.id -- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pernah tercatat dalam sejarah sebagai Lumbung Pangan Nasional, yang dicanangkan 7 Juli 2007. Untuk mengembalikan Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional, Gubernur melakukan kunjunganke Jawa Timur, Sabtu (27/7). Selain menghadiri Temu Kangen dan Silaturahmi Warga Sumsel di Jatim, Gubernur berkunjung ke Pabrik Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik, yang merupakan produsen dolomit terbesar di Indonesia. Dolomit merupakan Mineral (kalsium magnesium, karbonat) yang berguna untuk tanaman. Pabrik Polowijo Gosari juga bergerak di bidang industri pupuk dan tambang. Usai meninjau Tambang dan Pabrik Polowijo Gosari, Herman Deru kian yakin dapat mengembalikan semangat petani Sumsel dalam meningkatkan produktivitas. Yang pada akhirnya mengembalikan Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional. Herman Deru menceritakan sebagai mantan Bupati OKU Timur dua periode yang sumber daya utamanya pertanian. Dirinya telah mampu mengangkat derajat petani daerah itu menjadi lebih baik. Terbukti dalam kurun waktu kurang dari lima tahun periode pertama dirinya menjabat sebagai bupati periode 2005-2010. Angka kemiskiman di OKU Timur yang pernah di nakhodainya itu turun secara drastis menjadi 1 digit. "Ini kita capai tidak lain karena sektor pertanian kita didukung dengan kondisi lahan yang baik, perlakuan tanam, pemupukan, benih. Semuanya baik, termasuk urusan pemasaran hasil produksi juga ada solusinya. Sehingga dampaknya berimbas pada turunnya angka kemiskinan," paparnya. Dengan modal segudang pengalaman yang dibuktikan dengan diraihnya penghargaan atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan di OKU Timur kala itu. Herman Deru kembali berkeinginan untuk dapat mengulang prestasi tersebut dengan artian yang lebih luas yakni menurunkan angka kemiskinan di Sumsel. "Saya sebagai Gubernur Sumatera Selatan menginginkan sektor pertanian ini menjadi modal utama kita, di samping sektor lainnya untuk mempercepat turunnya angka kemiskinan," tegasnya. Dalam kesempatan tersebut Herman Deru mengapresiasi Polowijo Gosari Group yang telah memberikan andilnya dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia. "Teknologi di sini terlihat sederhana tapi berdampak luar biasa untuk petani. Tinggal lagi bagaimana kita menyakinkan petani untuk dapat maju dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang ada," ucapnya. Gubernur merencanakan akan melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan pihak Polowijo Gosari Group dalam hal pemberdayaan petani. Dimana nantinya petani Sumsel bisa menerapkan teknologi yang ada pada Polowijo Gosari. Sementara itu, CEO Polowijo Gosari Grup Deddy Harnoko Sucahyo mengapresiasi Gubernur Sumsel, yang telah berkesempatan berkunjung ke Pabrik Polowijo Gosari yang telah berdiri sejak tahun 1978. Polowijo sejauh ini diakuinya telah mampu membangkitkan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Gresik tempat pabrik ini didirikan. "Kami merasa tersanjung dan kami mengapresiasi pak Gubernur Sumsel telah berkunjung ke Pabrik Polowijo di Kabuapten Gresik. Mudaha-mudahan ini menjadi pintu masuk bagi kita dalam meningkatkan produktifitas petani khususnya di Sumsel," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Redam Barang Impor, HIPO Pasarkan Produk Lokal di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Barang Impor terus tumbuh dengan pesat dipasar Indonesia, untuk meredam itu Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Internasional akan memasarkan produk lokal. Asosiasi ini akan memasarkan produk lokal dengan menggunakan teknologi yaitu secara online. Untuk mewujudkan itu, HIPO Internasional telah menyiapkan berbagai upaya diantaranya dengan menghimpun Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, serta melantik Dewan Pimpinan Daerah HIPO Internasional dengan road show ke 31 kota di Indonesia. Untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dewan Pimpinan Daerah HIPO Internasional Sumsel telah dilantik dan diketuai oleh, Muhratun Maini. Pelantikan dilaksanakan bersamaan dengan seminar akbar HIPO 2019 di hotel Horison Palembang, Minggu (28/7/2019). Acara pelantikan dan seminar tersebut dihadiri langsung Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel, Prof. Edwar Juliartha, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus, dan Ketua Kadin Eddi Ganefo serta Dewan Pembina DPP HIPO Internasional, Usin Abdiyansyah Putra Sembiring. "Dalam HIPO Internasional diisi oleh sumber daya manusia (SDM) kita sendiri, kita akan memasarkan barang-barang lokal ke para konsumen yang ada di Indonesia dan Sumsel secara khusus,"kata Dewan Pembina DPP HIPO Internasional, Usin Abdiyansyah Putra Sembiring pada acara pelantikan seminar akbar HIPO 2019 di hotel Horison Palembang. Dilanjutkan dia, bahwa gelombang barang import dari Negara maju dan berkembang terus bermunculan, karena Indonesia target pengusaha asing ataupun perusahaan yang mengola 85 persen komponen barang import. “Ada satu perusahaan yang menjadikan targetnya kita sebagai marketing, kita tidak sadar bahwa kita hanya dimanfaatkan perusahaan tersebut sebagai kuli dengan ditunjuk sebagai anak buah atau marketing dari produsen tersebut untuk memasarkan barang import di negeri kita,"kata Usin. Sebagai marketing atau penjual barang import dari India maupun China kita ditempatkan diposisi yang layak dan terhormat dalam perusahaan tersebut, dengan gaji yang besar."Padahal itu akan membuat kita akan selalu kalah untuk bersaing dalam memasarkan produk lokal yang lahir dari UKM maupun UMKM,"kata dia. Oleh karena itu dengan adanya HIPO Internasional ini kita dapat meningkatkan ekonomi dan produk kita sehingga dspat berkembang dan bersaing dari produk import."Kondisi ini lah yang dengan bangsa kita saat ini, oleh karena itu kita harus lawan dengan kreatifitas yang terus lahir dari kita sendiri,”ujarnya. Menurut dia, bahwa produk dalam negeri tidak kalah dengan produk import, oleh karena itu agar produk Lokal mampu bersaing dengan produk luar harus memiliki strategi dalam memasarkanya salah menggunakan jaringan internet. Itu lah yang dilakukan oleh HIPO selama ini. “Pemerintah sudah membangun jaringan internet ke berbagai plosok daerah, dengan jaringan yang ada harus kita manfaatkan untuk memasarkan produk yang kita jual,”ungkap dia. Ia menjamin bahwa HIPO tidak akan dibeli oleh perusahaan maupun pengusaha asing karena yang memiliki saham HIP sendiri adalah anggota HIPO itu sendiri.”Anggota HIPO secara nasional sudah tersebar diberbagai daerah dan provinsi, ini menjadi kekuatan bagi HIPO untuk terus berkembang lagi,”urainya. Sementara itu, Ketua Kadin Eddi Ganefo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh HIPO dalam mengembangkan usahanya.”visi misinya bagus mengangkat pengusaha UKM maupun UMKM sehingga pelaku pengusaha yang tergabung dalam Hipo dapat berkembang dan maju lagi,”uarnya. Dijelaskan Edi Jika tidak mengikuti zaman maka akan banyak yang gulung tikar atau tutup ia mencontohkan, seperti tranportasi online Lebih maju dan berkembang banyakan dengan tranportasi konvensional yang mulai gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan pengusaha online. Ketua DPD HIPO Sumsel Muhratun Maini melalui Sekretaris DPD HIPO Sumsel, Henriko mengatakan bahwa dalam kegiatan ini ada dua agenda yang pertama adalah seminar yang kedua adalah pelatikan pengurus DPD HIP Sumsel.”Sedangkan peserta yang hadir dari 1500-200 peserta,”jelasnya. Ia menjelaskan kedepan pihaknya akan berseinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sehingga semakin banyak masyarakat yang bergabung dalam HIPO.”bukan hanya produk namun kita juga menjual dari produk kuliner dan lainnya,”tukasnya. Dalam kesempatan tersebut HIPO memberikan reward kepada 2 anggota HIPO yang meraih Reward yaitu dua motor, dalam kesempatan tersebut masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mendapatkan beras, beras yang tersedia sebanyak 3 ton, tidak hanya itu saja pihak HIPO juga memberikan door prize. Acara sendiri berjalan dengan semarak dan meriah yang dihadiri ribuan masyarakat. Media Center Diskominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Launching Sumsel Bugar, Herman Deru Kayuh Sepeda dari Griya ke BKB
Palembang, sumselprov.go.id -- Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru tumpah ruah meramaikan kegiatan Sepedaan dan Senam Masal South Sumatera Funbike 2019 di Pelataran Benteng Kuto Besak Minggu (28/7) pagi. Acara ini digagas dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI ke 74 sekaligus membudayakan masyarakat agar mulai membiasakan diri rajin berolahraga. Kegiatan ini diisi dengan bersepeda bareng Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengambil start di Griya Agung dan finish di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Meski menempuh jarak yang cukup jauh dari kediaman dinasnya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru ditemani sang istri Feby Deru tampak bersemangat mengayuh sepedanya. Usai bersepeda dengan mengenakan pakaian sporty orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini pula turut membaur bersama masyarakat untuk mengikuti senam pagi. Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengaku bangga terhadap antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dengan budaya hidup sehat menggunakan sepeda. Menurutnya, kegiatan ini merealisasikan tiga point antara lain menghindari emisi gas buang, berkampanye tertib lalulintas dan ketiga silaturahmi sekaligus melaunching gerakan sumsel bugar . Hari ini kita telah melukis sesuatu yang sangat indah secara tidak langsung kita telah memkampanyekan bahwa Provinsi Sumsel harus bebas dari polusi udara, upaya itu tidak hanya kita lakukan dari spanduk saja tapi hari ini kita melakukan sendiri berkendaraan tanpa mesin yang juga berdampak pada olah fisik kita juga,” ungkapnya Ia juga mengajak seluruh masyarakat khususnya Warga Kota Palembang untuk tertib berlalu lintas, mematuhi rambu, mengatur kecepatan dan menempatkan kendaraan pada tempat yang telah diperuntukan. Ada hal yang juga tidak kalah penting bahwa terjalin komunikasi langsung menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas sepeda yang setiap komunitas mengirim perwakilan. Ribuan goweser berkumpul menyemarakkan Kota Palembang dengan sepeda yang berwarna- warni hari ini juga kita berolahraga dengan gembira,” katanya Dalam kesempatan yang sama pula Ia menghimbau komunitas gowes untuk meramaikan event international Ranau Grand Fondo, dimana Provinsi Sumsel didapuk sebagai tuan rumah penyelenggaraannya pada bulan November mendatang. Nanti kita menjadi Tuan rumah sepedaan tingkat Internasional yakni Ranau Grand Fondo akan dikuti banyak Negara. Tidak hanya prestasi tapi rekreasi juga maka tidak dibatasi siapapun yang ikut dan jenis sepeda yang dilibatkan,” tambahnya Maka untuk itu alangkah baiknya para goweser dan keluarga mempersiapkan fisik mempersiapkan peralatan karna jarak yang akan ditempuh nanti lebih kurang 150 Km mengitari Danau Ranau. Danau yang membanggakan Provinsi Sumsel dan Danau ke dua terbesar di Indonesia ini kita patut bangga dan bersyukur kita punya danau indah sejuk dan juga sangat ramah masyarakatnya,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY