Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Minta Mahasiswa POI Bersabar Sumsel
02 Aug 2019 Dilihat 192x

Gubernur Minta Mahasiswa POI Bersabar

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Herman Deru meminta para mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI) untuk bersabar. Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengupayakan kejelasan status POI, bahkan siap mengambilalih pengelolaannya. Berdasarkan Peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB), POI semula secara kelembagaan berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kini berada di bawah Kemenristekdikti, dan secara otomatis POI menginduk ke Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Menanggapi hal ini, Gubernur bersama Menpora Imam Nachrawi di hadapan mahasiswa POI yang menyampaikan keluhan terkait kendala studi mereka, mengatakaan pihaknya siap mengawal dan memperjuangkan kejelasan status POI. "Saya segera tindaklanjuti. Saya perintahkan kepada Kadispora (besok) untuk segera mengurus hal ini ke (pemerintah) pusat dan mencari titik terang", tegas mantan Bupati Oku Timur dua periode itu. Dilanjutkannya, kendala dan permasalahan ini harus berkoordinasi dengan pusat. Pemprov Sumsel harus menunggu terlebih dahulu. Namun demikian apabila sekira kemungkinan buruk terjadi, pemprov Sumsel siap mengambil alih dan mengelola POI, karena aset POI seperti lahan adalah milik pemprov Sumsel. Senada dengan Gubernur Herman Deru, Menpora Imam Nachrawi mengungkapkan Kemenpora juga bersedia mengelola POI secara kelembagaan. "Kemenpora bersedia mengelola POI. Namun hal ini masih harus dibicarakan lebih lanjut bersama Kemenristek Dikti. Saya juga minta kepada para mahasiswa POI untuk bersabar", tuturnya. Diketaui sebelumnya, bermulanya Politeknik Olahraga Indonesia (POI) berawal dari MoU antara Pemprov Sumsel bersama Kemenpora RI pada 15 Juni 2017. Dalam hal ini pemprov Sumsel menyediakan lahan, Kemenpora mempersiapkan perizinan dan operasionalnya Kemudian juga dari hasil review yang dilakukan, sebelumnya pemprov menyediakan lahan seluas 17,61 hektar, menjadi  10 hektar lahan. Lahan selebihnya dikembalikan kepada Pemprov Sumsel. Namun jika pada perkembangannya POI membutuhkan tambahan lahan, pemprov siap menambah hibah lahan bagi POI TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Ini Kriteria Ketua KONI Sumsel Pilihan Herman Deru Sumsel
02 Aug 2019 Dilihat 389x

Ini Kriteria Ketua KONI Sumsel Pilihan Herman Deru

Palembang, sumselprov.go.id -- Melang Musyawarah Provinsi KONI Sumsel sejumlah nama sudah muncul menjadi kandidat untuk merebut kursi Ketua Umum.  Salah satu calon kuat H Hendri Zainuddin yang digadang-gadang bakal memegang kendali induk organisasi olahraga di Sumatera Selatan. Lantas bagaimana tanggapan para cabor?.  Gubernur Sumsel H Herman Deru ternyata punya kriteria sendiri dalam memilih Ketua Umum KONI Sumsel nantinya. Deru yang juga masuk dalam votter lantaran dirinya Ketua Perbakin terpilih memiliki hak dalam memilih kandidat ketua untuk mengisi jabatan Ketua Koni periode 2019-2024. "Adalah rahasia, cluenya dia harus muda, siapa itu, yang muda itu kalian sudah tahu," ujar Herman Deru, Rabu (31/7). Sebagai Gubernur Sumsel, dirinya ingin menyelaraskan kerja Pemprov dengan Koni agar selaras dalam membangun olahraga di Sumatera Selatan. Tidak hanya sukses soal penyelenggaraan olahraga, Sumsel harus sukses membangun prestasi dalam olahraga. "Kalau sebagai gubernur aku menginginkan tokoh yang dipilih nanti tokoh yang memang paham tentang olahraga secara umum. Juga yang memahami tentang atlet jangan ada pengurus cabang dan pengurus daerah tetapi tidak ada kegiatannya tidak ada yang dihasilkan," ujar dirinya. Deru menambahkan, soal kepemimpinan Koni yang akan datang dirinya melihat siapa pun yang terpilih harus mengerti bagaimana organisasi Koni bergerak sehingga selaras antara prestasi dan dana yang dikeluarkan. "Koni ini dibiayayi oleh uang masyarakat, tentu masyarakat ingin melihat prestasi. Berikut saran saya mereka yang jadi ketua harus mengerti tatanan organisasi. Aku ingin olahraga di Sumsel berkembang. Apa lagi pada PON 2016 lalu kita miris peringkat Sumsel menempati peringkat 21, sungguh jauh," jelas dia. Untuk posisi ketua Koni Deru memiliki penilaian sendiri. Selain bisa memegang atlet seorang calon ketua Koni harus bisa memaparkan visi misinya dengan baik. "Secara pribadi saya dukung semua kalau yang terlihat serius dan bisa memaparke visi misinya dengan baik bukan hanya meyakinkan. Baik saya sebagai gubernur dan Ketua Cabor akan saya dukung," jelas dia. Dirinya berharap tidak ada penggunaan money politic dalam pemilihan Koni. Dirinya berharap yang terpilih memang orang yang ingin mengabdi membawa olahraga Sumsel lehih baik. "Yang punya hak pilih jangan ada pengaruh-pengaruh money politic dalam bentuk apapun untuk memilih seseorang," jelas dia. Pembinaan atlet membutuhkan waktu yang panjang. Menurut Deru, tidak ada yang instan dalam setiap hal termasuk olahraga. Dirinya melihat jika selama ini praktek meminjam atlet sudah menjadi kebiasaan. Dengan struktur Koni baru dirinya berharap budaya bon atlet tidak lagi terjadi. "Siapapun terpilih aku ingin setiap cabor itu benar-benar membina atlet lokal jangan berpikiran ngebon dari luar atau apa. Koni ini tugasnya lebih kepembinaan atlet," ujar dia. Untuk menghilangkan budaya tersebut pembinaan atlet sejak dini harus dilakukan. Selain itu bekerja sama dengan komunitas dan sekolah untuk menjaring bibit-bibit berbakat. "Kita tahun tidak semua cabor berprestasi jadi harus ada yang ditonjolkan. Wilayah sungai kita luas masa kita tidak bisa membentuk atlet renang berpreatasi. Harus ada yang nonjol, dengan tidak mengabaikan potensi lain. Pemerintah akan membackup kerja Koni jika itu untuk prestasi," ujar dia. Prestasi pada PON 2020 mendatang menjadi PR pertama bagi Ketua Koni baru. Deru menargetkan time Sumsel dapat merebut 5 besar daerah terbaik dalam tingkat olahraga. "Jika sebelumnya kita papan bawah tahun depan pada PON harus ada di papan atas bagian 5 besar. Itu target kita. Target kita harus tinggi," tandasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Gubernur Bilang Begini, KPU OKU Termotivasi Sumsel
02 Aug 2019 Dilihat 194x

Gubernur Bilang Begini, KPU OKU Termotivasi

Palembang, sumselprov.go.id -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Naning Wijaya, mengucapkan terima kasih atas pernyataan Gubernur Sumsel, H Herman Deru, yang mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Umum di Kabupaten OKU berlangsung sukses. "Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang mengapresiasi kinerja KPU OKU," ucap Naning. Dikatakan Naning, pernyataan Gubernur Sumsel tersebut, menjadi motivasi bagi pihaknya untuk pelaksanaan Pilkada Bupati 2020 mendatang. "Dengan demikian, paling tidak kita percaya diri menghadapi Pilkada mendatang," timpal Naning. Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Herman Deru, mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di Kabupaten OKU zero conflict. "Sebagai warga Sumatera Selatan kita patut berbangga lebih khusus lagi kepada penyelenggara Pemilu, KPU OKU dan Bawaslu OKU. Di OKU tidak tercatat satu laporan pun terjadi konflik. "Penyelenggaraan Pemilu di OKU merupakan pesta yang luar biasa," ucap Gubernur. Pesta demokrasi di Indonesia merupakan pesta demokrasi yang belum pernah dilakukan di belahan dunia manapun maupun di negara manapun, yang penduduk atau masyarakatnya datang ke TPS harus membuka tidak kurang dari 5 kertas suara. Itu terjadi kecuali hanya di Indonesia. "Tentu punya modal kedewasaan kedewasaan baik bagi para pemilih, penyelenggara dan aparat keamanan, tentu pemerintah daerah juga punya peran besar di dalam penyelenggaraan ini," tukas mantan Bupati OKU Timur dua periode ini. Adanya yang beruntung dan ada yang kurang beruntung, menurut Deru, juga butuh kedewasaan lagi. Untuk itu, semua pihak untuk sepakat menjaga kondusifitas dan menjaga silaturahmi. "Politik boleh fluktuatif, tapi hati kita tetap. Sebagai warga Ogan Komering Ulu yang sangat heterogen baik dalam kesukuan juga dalam profesi," tandas Deru. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gelar Berbagai Lomba Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-74 Sumsel
02 Aug 2019 Dilihat 457x

Pemprov Sumsel Gelar Berbagai Lomba Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-74

Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan gelar berbagai lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74 Tahun 2019 . Adapun jadwal dan jenis pagelaran omba antara lain : 1. Festival Gapura, dengan tema "Sumsel Maju Untuk Semua" periode 29 Juli sd 30 Agt 2019 Untuk informasi dan pendaftaran kunjungi www.festivalgapura.sumselprov.go.id . 2. Lomba antar OPD, Lokasi lomba di Griya Agung Palembang : a. Lomba Tarik Tambang tgl 6-8 Agustus 2019 b. Bakiak/Terompah tgl 6-8 Agustus 2019 c. Lomba tangkap belut tgl 8 Agustus 2019 d. Lomba paku dalam botol tgl 6-8 Agustus 2019 e. Lomba tinju tutup mata tgl 7-8 Agustus 2019 f. Lomba gaple tgl 7-8 Agustus 2019 g. Lomba make up/merias tgl 7-8 Agustus 2019 h. Lomba lari kelereng tgl 8 Agustus 2019 i. Lomba makan kerupuk tgl 7-8 Agustus 2019 . Contact person perlombaan : Tarik tambang 0821 756663341 Bakiak 0813 68707668 Merias 0812 78358877 Tangkap/estafet belut 0813 73105584 Paku dalam botol 0852 73556278 Gaple 0852 68888029 Tinju tutup mata 0813 92244173 Kelereng 0812 78987830 Makan kerupuk 0812 78987830 Sebagai puncak acara akan dilaksanakan Senam Massal sekaligus pembagian hadiah lomba, pada Tanggal 9 Agustus 2019 di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Ayo!! Buruan Daftarkan Dinas /OPD bersangkutan . Ikut berpartisipasi dalam lomba HUT RI ke 74, berarti Saudara menghargai nilai-nilai perjuangan yang terkandung di setiap lomba. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Gubernur Jago Main Bowling Sumsel
01 Aug 2019 Dilihat 307x

Gubernur Jago Main Bowling

Palembang, sumselprov.go.id -- Bowling rupanya salah satu olahraga yang digemari Gubernur Sumsel. Setelaht urun dari LRT Gubernur Herman Deru bersama Menpora Imam Nachrawi didampingi Ketua Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Percha Leanpuri langsung menuju venue bowling. Tak menunggu lama, Gubernur Herman Deru pun segera menjajal lintasan bowling dan menunjukkan kemampuannya dalam olahraga ini. Dijumpai saat meninjau venue bowling Jakabaring pada Rabu (31/07) siang sekaligus menyaksikan para atlit pelatnas yang tengah bertanding untuk persiapan kejuaraan dunia bowling pada 16-24 November mendatang, Menpora Imam Nachrawi memuj standar dan kelayakan venue bowling Jakabaring "Ini venue bowling terbaik di Asia. Saya sudah berkeliling ke sejumlah negara. Tetap ini yang terbaik di Asia", terang Imam Nachrawi. Imam berharap venue yang ada di Jakabaring dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Menurutnya pertandingan olahraga bertaraf internasional dapat terus dilaksanakan. "Dapat terus diadakan berbagai kejuaraan dunia atau event-event lainnya di Jakabaring. Tentu saja selain sukses penyelenggaraan diharapkan juga sukses prestasi", tuturnya. Sementara Gubernur Herman Deru mengatakan dirinya bangga kota Palembang - Sumatera Selatan dapat menjadi tuan rumah dalam event olahraga bowling, olahraga yang selama ini selalu identik dengan masyarakat kelas atas. "Dengan terselenggaranya kejuaraan dunia bowling ini tentu mendatangkan manfaat yang besar bagi kita. Selain itu olahraga ini juga dapat lebih dikenal masyarakat luas. Olahraga bowling bukan hanya milik masyarakat kelas tertentu", jelas orang nomor satu di Sumsel ini. HD menambahkan venue-venue yang ada di Jakabaring akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berbagai kegiatan olahraga baik skala nasional maupun internasional. "Venue-venue tersebut kita gunakan dan manfaatkan sebaik mungkin. Hal ini untuk mengantisipasi biaya pembayaran listrik dan pemeliharaan yang cukup besar", ungkapnya. Di tempat yang sama Ketua PBI Percha Leanpuri menargetkan pada kejuaraan dunia bowling ini, tim Indonesia dapat meraih prestasi. "Sumsel sering menyelenggarakan event kejuaraan dunia. Pada kejuaraan dunia kali ini seleksi atlit yang akan dikutsertakan dilakukan secara ketat. Masing-masing negara peserta mengirimkan dua orang atlit, terdiri dari putra dan putri", kata Percha. Pada medio 80'an Indonesia pernah menjadi tuan rumah kejuaraan bowling, kini untuk kali pertama perhelatan kejuaraan dunia bowling digelar di Palembang, diikuti sebanyak 65 hingga 93 negara peserta. Sebelumnya, olahraga kejuaraan dunia bowling telah diadakan di Las Vegas tahun lalu. Pada 10 Juli lalu, dua piala yang akan diperebutkan pada kejuaraan dunia bowling telah tiba di Palembang, dan menurut rencana akan diarak berkeliling kabupaten/kota dan ke pusat-pusat perbelanjaan untuk mensosialisasikan kegiatan tersebut. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Menpora Ajak warga Sumsel Gunakan LRT Sumsel
01 Aug 2019 Dilihat 181x

Menpora Ajak warga Sumsel Gunakan LRT

Palembang, sumselprov.go.id -- Light Rail Transit (LRT) Palembang telah banyak digunakan masyarakat Palmbang dalam satu tahun.  Gubernur Herman Deru bersama Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi pada Rabu (31/07) siang mengajak dan menyerukan kepada seluruh warga Sumsel untuk menggunakan LRT sebagai alternatif angkutan kegiatan sehari-hari, saat menuju ke Jakabaring guna meninjau venue bowling. "Payooo naek LRT", seru Gubernur Herman Deru bersama Menpora Imam Nachrawi kepada warga Sumsel. Tak lupa Menpora Imam Nachrawi juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun. "Selamat ulang tahun LRT Palembang. Semoga bisa menjadi altenatif angkutan bagi masyarakat Palembang, dan dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat, fasilitasnya juga terus ditingkatkan", kata Imam Nachrawi. Sementara Gubernur Herman Deru berharap masyarakat tetap menjadikan LRT sebagai angkutan sehari-hari. "Payoo tetep naek LRT. Ke depan peningkatan termasuk sarana dan prasarana terus dilakukan sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Kita juga minta kepada KAI untuk memasang fasilitas wifi, agar generasi milenial lebih berminat menggunakan LRT," terang HD. LRT sendiri mulai beroperasi pada 23 Juli 2018, dan tercatat telah mengangkut sebanyak 2 juta lebih penumpang. Selain itu, pada 7 Juni lalu, operasional LRT ditambah 6 perjalanan dari sebelumnya menjadi 58 perjalanan, yakni pukul 04:48 wib -20;32 wib dengan keberangkatan terakhir dari stasiun bandara pukul 19:41 wib dan tiba di stasiun DJKA pukul 20:32 wib. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Ajak Warga Ikut Festival Gapura HUT RI Sumsel
01 Aug 2019 Dilihat 372x

Gubernur Ajak Warga Ikut Festival Gapura HUT RI

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengajak masyarakat di daerah ini,  untuk terlibat secara langsung memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu agenda perlombaan yang sayang jika dilewatkan adalah Festival Gapura HUTKe-74 RI Tahun 2019 dengan Tema Sumsel Maju Untuk Semua” memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan. Gubernur Sumsel H.Herman Deru ketika dibincangi usai talkshow disalah satu stasiun tv lokal di Palembang menegaskan,  digelarnya festival  Gapura ini digelar berbarengan dengan momen 17 Agustus 2019. Merupakan salah satu upaya menggelorakan  kembali semangat masyarakat akan nilai-nilai perjuangan yang dilakukan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan berkorban nyawa, harta bahkan keluarga. Selain itu makna yang ingin dicapai adalah nilai kebersamaan dan keindahan. "Kita ajak masyarakat Sumsel untuk terlibat memeriahkan hari kemerdekaan ini. Salah satunya lomba gapura. Material yang digunakan juga tidak perlu yang mahal-mahal. Cukup dengan memanfaatkan yang ada diwilayah setempat," tambah Gubernur. Dipilihnya Gapura, lanjut Gubernur karena ini memenuhi unsur keindahan yang dapat dinikmati oleh khalayak. Karena itu pihak RT/RW, Desa, Kelurahan dan Kecamatan untuk memanfaatkan momen ini sebagai wadah atau space untuk mengungkapkan rasa syukur yang diaktualisasikan dalam karya seni festival gapura. Sementara itu Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan menegaskan, pihaknya telah menyusun jadwal dimana untuk waktu pengiriman foto GAPURA ke Panitia 29 Juli s.d. 17 Agustus 2019. Penjurian 18 Agustus s.d 28 Agustus 2019. Pengumuman pemenang di zona 1  dan 2 pada tanggal 29 Agustus 2019 dan pengumuman pemenang juara tanggal 30 Agustus 2019. "Mekanisme lomba mencakup  lokasi berada di Provinsi Sumatera Selatan, peserta mencakup RT/RW, desa, Kelurahan, ormas, dinas/instansi/komunitas. Menyertakan logo HUT RI ke-74,logo Pemprov Sumsel, Menyertakan Tagline : Sumsel Maju Untuk Semua (Unduh di website www. festivalgapura.sumselprov.go.id dan www.sumselprov.go.id ). Rizwan menambahkan, Gapura wajib memuat  unsur Keindonesiaan” antara lain, bendera merah putih, lambang negara garuda, Motif kedaerahan setempat.  Tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, Politik dan Ormas,. "Untuk info dan pendaftaran, kunjungi Link www.festivalgapura.sumselprov.go.id atau Sekretariat Dinas Kominfo Prov Sumsel, Jalan Merdeka No. 10A Palembang," tandasnya TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Maksimalkan Pencegahan, Herman Deru Optimis Sumsel Zero Karhutla Sumsel
01 Aug 2019 Dilihat 202x

Maksimalkan Pencegahan, Herman Deru Optimis Sumsel Zero Karhutla

Palembang, sumselprov.go.id -- Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan dari tahun ketahun terus mengalami penurunan. Ini membuktikan masyarakat Sumsel telah memiliki  kesadaran akan dampak yang ditimbulkan dari kebakaran baik dari segi lingkungan, kesehatan dan hukum yang akan diterima jika melanggar. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam Talkshow dengan tema salah satu stasiun tv di Sumsel dengan tema "Mampukah Sumsel Zero Karhutla" bertempat di restoran Sri Melayu Palembang, Rabu (31/7). Menurut Gubernur dirinya sebagai kepala daerah tidak pernah jemu mengajak masyarakat Sumsel dalam mencegah Karhutla. Mulai dari masyarakat paling bawah hingga jalangan aparatnya diharapkan sinergi dalam mengantisipasi karhutla. "Masyarakat terus kita berikan edukasi. Mulai dari tingkat sekolah dasar kita berikan pemahaman.  Artinya kita lebih fokus pada pencegahan. Aparat juga saya minta tetap aktif dalam mencegah karhutla di Sumsel," tambahnya. Ditegaskan Herman Deru terkait dengan tema Sumsel Zero Karhutla, dirinya optimis akan dicapai. Mengingat  kesiapsiagaan yang telah dilakukan pemerintah daerah  dan jajaran. Mulai dengan peralatan pemadaman secara tradisional hingga peralatan canggih seperti water booming jika sewaktu-waktu dibutuhkan akan dilakukan. "Kalau  zero karhutla Insya Allah biso,"  imbuh  gubernur dengan logat Palembang yang kental. Dia mencatat sebenarnya potensi karhutla di Sumsel sangat besar terjadi seperti di Kabupaten OKI, OI, Muaraenim, Muba, Banyuasin. Meski demikian pihaknya sudah sangat maksimal dalam mencegah Karhutla di Sumsel. "Kita sudah sangat maksimal, mengatasi karhutla di Sumsel terlebih lahan gambut kita  1,4 juta hektar yang semuanya rawan terbakar," terangnya. Lahan gambut di Sumsel lanjut dia jika dikelola dengan baik akan memberikan nilai ekonomi pada masyarakat. Karena itu secara bertahap lahan gambut tersebut akan dikelola dengan baik sesuai dengan peruntukan dengan tetap memenuhi aspek hukum yang ada. "Sumsel selama ini memang disorot oleh pemerintah pusat terkait dengan karhutla. Namun kedepan bagaimana kita memanfaatkan lahan yang mudah terbakar agat bernilai ekonomis bagi masyarakat,"  imbuhnya. Dia juga mengingatkan perusaahan perkebunan di Sumsel juga  harus perhatikan upaya pencegahaan karhutla. Sebab 99 persen penyebab karhutla adalah karena faktor manusia. Sedangkan sisanya karena faktor alam. "Kalau petani di pelosok desa sudah ada kesadaran. Ini tidak lain karena aktifnya aparat mengingatkan melalui spanduk yang memuat acaman hukum bagi pelaku pembakaran," tandasnya. Dalam talkshow kali ini selain menghadirkan narasumber Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Juga Pangdam II Sriwijaya diwakili Kasdam II Sriwijaya Brigjen  TNI Syahrial, PSC, M.TR dan Kapolda diwakili Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadji serta Kajati diwakili Oleh Kasi Pidum, Sila Palungan SH. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
H. Herman Deru Sebutkan Sumsel  Masih Zero Karhutla, Kondusif Dan Terkendali Sumsel
01 Aug 2019 Dilihat 215x

H. Herman Deru Sebutkan Sumsel Masih Zero Karhutla, Kondusif Dan Terkendali

Palembang. Sumselprov.go.id - Sampai saat ini kondisi Sumatera selatan (Sumsel) masih kondusif tidak terpantau asap, baik secara visual maupun melalui pantauan satellite yang dirilis oleh Asean Specialised Meteorogical Center (ASMC). Itu titik asap sementara yang dimaksud mungkin titik hotspot, kalau saat ini titik hotspot masih fluktuatif belum ada peningkatan yang signifikan. Yang dapat kita pantau secara real time melalui aplikasi android”LAPAN FIRE SPOT” Walaupun ada selisih waktu sampai 4 jam, karena memang data satelitnya masih harus diolah dulu oleh pihak penyedia, jadi tidak ada informasi yang benar benar real time kecuali melalui informasi langsung dari petugas lapangan. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat menjadi narasumber pada Program Talkshow Live Halo Palembang dengan tema "Mampukah Sumsel Zero Karhutla?" diselenggarakan oleh PAL TV di Restoran Sri Melayu, Jl. Demang Lebar Daun Palembang disiarkan secara Live, Rabu, (31/7/2019). “Namun perlu juga diketahui bahwa data titik hotspot yang ada tersebut belum tentu juga itu merupakan fire spot atau kebakaran. Karena ada beberapa sumber panas yang dideteksi sebagai hotspot oleh sistem satellite, seperti cerobong asap, timbunan batu bara dan lain-lain” ujar Herman Deru Jelas Gubernur, apalagi kalau tingkat confidentnya atau kepercayaannya tidak sampai 80%. Namun sebaliknya ada kebakaran yang terjadi tapi tidak terpantau, melalui satellite ini dikarenakan radius atau cakupannya belum memenuhi ambang batas sensor satellite tersebut. “Ini banyak terjadi diwilayah ogan ilir, petugas kita dilapangan telah beberapa kali melakukan pemadaman diwilayah tersebut, walau dari pantauan satellite tidak ada titik hotspot yang terdeteksi” urai Gubernur Tambah Gubernur Herman Deru , Walau dipagi hari kita merasakan ada udara berkabut tapi itu dipastikan bukan asap akibat kebakaran hutan dan lahan, kalau istilah BMKG disebut radiasi yang merupakan polusi, termasuk juga didalamnya asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran rumah tangga yang terperangkap udara dingin pagi hari dan seiring naiknya matahari udaranya juga mulai hangat udara kembali cerah. H. Herman Deru jelaskan, Pemerintah Provinsi bersinergi dengan TNI, Polri, Kejati, Kamtibmas, Hansip, tokoh masyarakat, Babinsa, dan seluruh elemen masyarakat lainnya telah berupaya dengan optimal untuk menciptakan Sumsel yang zero karhutla. "Penanggulangan bencana karhutla lebih baik daripada upaya memadamkan maka dari itu cegahlah dengan cara sosialisasi oleh Bupati, Walikota dan masyarakat. Dan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mngedukasi masyarakat, termasuk anak-anak yang masih berada di sekolah TK tentang bahaya api," kata Herman Deru. . . Terdapat 100 pos gabungan TNI dan POLRI yang tinggal di masyarakat, terdiri atas 10 orang perwakilan TNI, 2 orang perwakilan Polri, 2 orang perwakilan masyarakat, dan 1 orang perwakilan BPPD berada di masing-masing pos. Hal ini dalam upaya pencegahan kejahatan karhutla yang dilakukan baik dari perorangan maupun perseroan. Pelaku kejahatan karhutla dapat dihukum penjara 3-10 tahun dan denda sampai dengan 10 milyar. . Hadir sebagai narasumber Pangdam II Sriwijaya diwakili oleh Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial l, PSC, M.TR (Han), Kapolda Sumsel diwakili oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadji, M.M, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan diwakili oleh Asisten Tindak Pidana Umum, Sila H. Pulungan, SH, MH. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/FS  

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.