Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Baca Nih! Jangan Nulis "Dirgahayu HUT RI Ke-74"
Palembang, sumselprov.go.id -- Memasuki Agustus, akan bermunculan spanduk maupun gapura, yang bertuliskan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI. Seluruh Bangsa Indonesia bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa atas nikmat kemerdekaan ini. Bulan Agustus tahun ini, tepatnya tanggal 17 Agustus 2019, Republik Indonesia memasuki usia baru, yaitu 74 tahun. Berbagai persiapan menuju hari besar itu telah terlihat di banyak tempat, di kota dan di desa. Gapura-gapura telah didirikan, umbul-umbul telah dipasang di lorong-lorong jalan. Bendera telah dikibarkan di halaman-halaman rumah masyarakat. Menyambut peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI merasa perlu untuk mengedukasi masyarakat terkait ungkapan-ungkapan yang benar untuk mengekspresikan rasa gembira dan bahagia itu. Pasalnya, masih ada salah kaprah yang berkembang luas di tengah masyarakat. Termasuk di kalangan wartawan dan media. Lewat sebuah poster yang diunggah di akun Twitter @BadanBahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengeluarkan daftar ungkapan-ungkapan yang benar dalam mengekspresikan Dirgahayu Republik Indonesia, sebagai berikut: Ungkapan yang Benar 1. Dirgahayu Republik Indonesia 2. Dirgahayu RI 3. Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia 4. Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia 5. Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia 6. Peringatan Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia 7. Selamat Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia 8. HUT ke-74 RI Ungkapan yang Salah 1. Dirgahayu HUT RI 2. Dirgahayu RI ke-74 3. Dirgahayu Kemerdekaan Kita ke-74 4. Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 5. Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 6. Peringatan Ulang Tahun RI ke-74 7. Selamat Hari Ulang Tahun RI ke-74 8. H.U.T.R.I ke-74 Di dalam poster itu juga ada satu pesan yang rasanya penting untuk kita pahami dan ikuti. Pesan itu berbunyi: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Satgas Darat dan Udara Berjibaku Lakukan Pemadaman Karhutla di Kabupaten Ogan Ilir
Palembang, sumselprov.go.id – Menjawab dan merespon pemberitaan dan laporan masyarakat terkait dengan terjadinya Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Sejak pagi Satgas Udara Posko Karhuta BPBD Prov. Sumsel melakukan patroli langsung. Sabtu (03/08/2019). Dari hasil pantauan Satgas Udara Posko Karhutla BPBD Prov. Sumsel, memang telah terjadi Kebakaran Lahan di Wilayah Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan dengan luasan lahan terbakar ± 49 (empat puluh sembilan) Ha. Adapun lokasi bencana Karhutla yaitu Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan , Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat dan Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara. Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumstera Selatan Ansori mengatakan kebakaran yang terjadi di Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, ini sebenarnya sisa dari kebakaran yang terjadi pada Jumat (02/08/2019) malam. Pada Hari Jumat (02/08/2019), Personil Satgas Karhutla BPBD Ogan Ilir melaksanakan patroli di daerah rawan karhutla dan menemukan titik api awal di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan, upaya pemadaman dilasankan sampai dini hari, disebabkan keterbatasan, api tidak tidak mampu dikendalikan sampai dini hari. Hari Sabtu (03/08/2019) upaya pemadaman terus dilakukan, atas instruksi Kepala BPBD Prov. Sumsel H.Iriansyah dan peninjauan langsung dilokasi terjadinya Karhutla sebagai respon cepat permintaan BPBD Kabupaten Ogan Ilir. Pengerahan helikopter dilakukan setelah kebakaran hutan kian meluas dan sulit dikendalikan melalui pemadaman darat yang dilakukan oleh Posko BPBD Prov. Sumsel, Manggala Agni, Polres Ogan Ilir, Kodim 0402, Tim Terpadu Karhutla Desa, MPA Desa dan Masyarakat. Setelah dilakukan Water Bombing dan upaya masif yang dilakukan sepanjang hari, akhirnya api dapat dikendalikan pada pukul 18.00 WIB. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Herman Deru Lepas 159 Jamaah Haji Khusus
Palembang, sumselprov.go.id -- Sebanyak 159 Jamaah Haji Khusus PT. Arafah Mulia Insani (AMI Tour) dilepas keberangkatannya ke tanah suci oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bertempat di Hotel Excelton Palembang, Sabtu (3/8). "Alhamdulilah hari ini saya melepas jamaah haji khusus. Sebagai pemerintah daerah saya bangga, karena ini menunjukan indikator sebuah wilayah, karena banyaknya jemaah haji yang berangkat menandakan daerah itu sejahtera, agamis dan religius. Tahun ini sebanyak 8.000 warga Sumsel berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah haji" tegas Herman Deru. Kepada para jamaah haji khusus, dia berpesan untuk senantiasa menjaga kesehatan, makan yang teratur serta menjaga nama baik daerah selama ditanah suci. Sedangkan untuk PT. Arafah Mulia Insani (AMI Tour) Gubernur meminta agar memberikan fasilitas dan pelayanan yang terbaik bagi jemaah. "Untuk jemaah selama ditanah suci fokuslah menjalankan ibadah hindari perbuatan dan kepentingan lain agar tetap khusyuk menjalankan semua rukun haji baik yang wajib maupun sunah haji," harap Gubernur. Herman Deru menegaskan, dirinya bersama dengan seluruh warga Sumsel senantiasa mendoakan semua jemaah haji agar ibadah hajinya diterima dan sepulangnya ke tanah air menjadi haji dan hajah yang mabrur dan mabruroh. "Kami yang ditanah air berharap para jamaah menjalankan haji dengan baik dan selamat kembali ketanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur, dan mabruroh," imbuhnya. Dibagian akhir sambutannya Gubernur menambahkan Pemerintah Provinsi Sumsel. Mulai tahun ini akan memberikan tanda khusus bagi jemaah haji berupa piagam. Dimana fungsi piagam ini nantinya sebagai bukti otentik yang memuat data yang bersangkutan benar telah menunaikan ibadah haji. "Saya punya pemikiran mulai tahun ini, para jamaah haji Sumsel akan diberikan piagam. Saya sendiri yang tanda tangani," tandasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Herman Deru Targetkan Sinergi Pemprov-Kajati Makin Solid
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima kunjungan Kepala Kajati Sumsel yang baru Dr Sugeng Purnomo SH.M.Hum beserta jajarannya di ruang tamu Griya Agung. Dengan adanya kunjungan silaturahmi ini, Herman Deru berharap sinergi Pemprov dan Kajati yang sudah terjalin baik selama ini tetap berlanjut di masa kepemimpinannya. Selain Kepala Kajati Sumsel dalam kunjungan tersebut hadir juga Wakil Kepala Kajati (Wakajati) Sumsel Hari Setyono SH.MH, Asisten Intelijen Kajati Sumsel Dedi Suwardy SH, MH Asisten Pidana Khusus Kajati Sumsel Raimel Raimesa SH.MH serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. "Saya ucapkan selamat datang di Sumsel kepada Kepala Kajati Sumsel yang baru Pak Sugeng beserta jajarannya. Selama ini dari Gubernur-gubernur sebelumnya hubungan antara Pemprov dan Kajati ini sudah sangat baik. Saya harap di kepemimpinan saya juga begitu tradisi anjang sana seperti ini harus terus berjalan dan berkesinambungan," jelas Herman Deru. Selain diisi dengan coffe morning, dalam pertemuan santai tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru banyak bercerita soal sejarah sejumlah bangunan di Sumsel sekaligus mengenalkannya ke Kajati Sumsel yang baru. Salah satunya soal sejarah kediaman dinas Gubernur Sumsel atau yang lebih dikenal sebagai Griya Agung. "Dulu rumah dinas Gubernur Sumsel bukan disini tapi di kawasan Kambang Iwak. Setelah ini selesai dibangun baru pindah. Ini dulu dibangun zaman Mendagri nya masih Amir Machmud," papar Deru. Luas lahan Griya Agung dikatakannya mencapai 7 hektar, lebih luas daripada Istana Merdeka. Sehingga memerlukan perawatan yang cukup extra. " Zaman dulu kan tanahnya masih murah jadi luas sekali," ujarnya. Selain itu Ia juga menjelaskan kepada Kepala Kajati Sumsel mengenai keberagaman suku dan ras masyarakat Sumsel. Seperti kawasan Jakabaring yang sebenarnya merupakan singkatan dari suku Jawa, Kayu Agung, Batak dan Komering yang disingkat menjadi Jakabaring. " Kawasan itu dibuka tahu 1988, dan ini membuat Kota Palembang menjadi lebih terlihat luas sekarang," jelasnya. Sementara itu Kepala Kajati Sumsel yang baru Dr.Sugeng Purnomo SH.M.Hum mengatakan sejak pisah sambut beberapa waktu lalu Ia sudah sangat ingin melakukan anjang sana ke kediaman Gubernur Sumsel. Hanya saja jadwalnya belum klop sehingga baru dapat terealisasi hari ini (Jumat, 2 Agustus). "Saya beryukur bisa ketemu pak gubernur dan mengenalkan teman-teman saya dari Kajati. Selain bersilaturahmi pada kesempatan ini saya ingin ada hal yang bisa disinergikan terkait penegakan hukum serta ada koordinasi aktif Kajati dengan inspektorat yang sudah ada MoU nya sejak 2018," jelasnya. Iapun berharap keberadaannya di Sumsel tidak membebani melainkan mendukung kinerja Pemprov Sumsel dalam upaya penegakan hukum TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel: Solidaritas Antar Anggota DPRD PAN Demi Pelayanan Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id - Setiap anggota DPRD dari PAN dapat berpartisipasi dalam menjaga citra Sumsel di luar daerah dengan cara memulai untuk mengeratkan ikatan solidaritas antar anggota di dalam organisasi di daerahnya masing-masing. Apabila solidaritas dapat dibentuk di daerah maka pada saat menjalankan tugas di kancah nasional diharapkan para anggotanya dapat menjalankan tugas dengan penuh solidaritas sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat menghadiri pembukaan pembekalan Anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota dari Partai Amanat Nasional (PAN) se Sumsel yang dipusatkan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (2/8/2019). H. Herman Deru berpesan agar para anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota juga dapat menjaga hubungan kemitraan yang baik bersama Gubernur, Walikota, dan Bupati dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kemitraan akan berjalan dengan baik jika sesama anggota sudah terbentuk solidaritas dan tidak individualis," katanya. . Dia berharap kepada anggota DPRD dari PAN untuk tetap solid dalam menjalankan tugas. Kemitraan ini, katanya akan berjalan dengan baik kalau di dalam internal partai juga solid. "Kita harus tetap bersatu dalam suka maupun duka. Tidak ada kenyamanan jika kita tidak bermitra. Baik bersama kepala daerah seperti guburnur dan bupati/ walikota. Apapun kita dapat berdiri disini karena kehendak Allah melalui tangan masyarakat," tambahnya sembari berharap PAN tetap di hati masyarakat. Ia mengaku bangga dapat hadir pada acara pembekalan Anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota PAN se Sumsel tersebut. Terlebih karena PAN merupakan salah satu partai pengusung dirinya bersama dengan Mawardi Yahya saat mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serahun yang lalu. Terlebih pembekalan ini istimewa karena juga dihadiri langsung oleh Ketum PAN DR H. Zulkifli Hasan "Mudah-mudahan pembekalan ini dapat mengeratkan silaturahmi antar konstituen, kader, dan organisasi. Dan dapat diikuti dengan sebaik-baiknya agar dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugasnya," tutupnya. Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) H. Zulkifli Hasan, mengatakan anggota DPRD memiliki dua tugas yaitu mengabdi kepada negara dan masyarakat. "Kedudukan anggota dewan adalah perpanjangan masyarakat untuk membantu membangun di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. .Dia katakan, Mungkin hari ini Provinsi pertama yang didatangi Ketua Umum PAN. Cita2 bangsa dan negara menjadi flatform PAN. Yaitu kemerdekaan untuk mbersatu, bersatu untk berdaulat, daukat dan adil, yaitu adil dan setara bagi rakayat indonesia. Itulah cita2 PAN. "Ternyata kita tidak salah pilih mendukung pak Herman Deru sebagai Gubernur," tugas Zulkifli yang juga kini tengah menjabat sebagai ketua MPR RI ini. Dia meminta seluruh anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota dari PAN di Sumsel untuk mendukung program Gubernur Sumsel. Sehingga program kerja yang dicanangkan dapat berjalan dengan lancar dan sukses hingga periode selanjutnya. "Kita berharap Gubernur H.Herman Deru dapat sukses dalam memimpin Sumsel ini," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Sukses MXGP, Sumsel Kembali Dipercaya Gelar Kejuaraan Boling Dunia November 2019
Palembang, sumselprov.go.id - Setelah sukses menyelenggarakan kejuaraan dunia MXGP 2019, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dipercaya gelar Kejuaraan Doling Dunia November 2019 Ayo Sukseskan Kejuaraan Boling Dunia "Bowling World Cup" Palembang-Indonesia, Tanggal 16-24 November 2019 di Jakabaring Sport City Bowling Centre, Palembang-Sumatera Selatan-Indonesia.. Demi suksesnya pagelaran ini, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru sarankan, bila perlu piala bergilir yang telah diserahkan itu akan diarak keliling Sumsel agar masyarakat mengetahui adanya kejuaraan dunia tersebut. "Kita akan arak (pawai) piaa bowling ini berkeliling kabupaten dan kota, sekaligus ke pasar modern ataupun pusat keramaian lainnya" kata Gubernur Keseriusan pemerintah mensukseskan pagelaran tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, didampingi Plt Asdep Olahraga Prestasi, Ahmad Arsani dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif, Jonni Mardizal mengunjungi pelatnas dan venue boling di Komplek Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Imam berharap, fasilitas olahraga tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. "Seperti arahan bapak Presiden Joko Widodo, beliau inginkan bahwa venue yang berstandar dunia atau internasional harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Dan saya berterima kasih kepada ibu ketua umum boling yang telah membawa pelatnas boling ke Jakabaring," kata Imam dalam keterangan tertulis, Rabu (31/7/2019). Dalam kunjungan itu, Imam mencoba berlatih boling bersama para atlet. Beberapa bola hasil lemparannya menggelinding mulus mengenai pin boling. Imam ingin atlet yang tengah berlatih di Jakabaring ini serius melahap program latihan yang diberikan pelatih. Sehingga, prestasi yang diharapkan bisa tercapai. Dengan berlatih di lokasi berstandar internasional, atlet boling juga diharapkan cepat beradaptasi. "Venue berstandar dunia ini harus dimanfaatkan sehingga para atlet kita terbiasa bertanding di venue dengan standar internasional. Setelah Asian Games 2018, venue-venue harus dimanfaatkan dengan baik," ujarnya. Melihat megahnya venue boling di Jakabaring, Imam mendorong agar kejuaraan-kejuaraan bisa dilangsungkan kembali di Palembang. "Kita tahu Asian Games memakai nama Jakarta dan Palembang. Saya usul ke gubernur nantinya ada kejuaraan dunia yang akan berlangsung di Jakabaring. Sebab, venue yang ada sekarang sudah terbukti baik," tandasnya. Dalam kesempatan itu, turut hadir Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Kepala Dispora Sumatera Selatan, Akhmad Yusuf Wibowo, Ketua Umum Persatuan Boling Indonesia (PBI), Percha Leanpuri, dan Direktur Utama PT Jakabaring Sport City (JSC), Meina Paloh. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
40 Lulusan IPDN Diserahkan ke Pemprov Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas nama Gubernur Sumsel secara resmi menerima 40 PNS lulusan IPDN angkatan 25 tahun 2018 untuk ditempatkan di 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Prosesi serah terima ke 40 PNS baru tersebut dilakukan di aula Binapraja Pemprov. Sumsel, Kamis (1/8). Serah serima ke 40 PNS yang akan ditugaskan di Kabupaten/kota di Sumsel tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah, Drs Makmur Marbun,M.Si dengan Sekda Sumsel H.Nasrun Umar yang disaksikan Kepala BKD Provinsi Sumsel Nora Elisa,SH, MM dan para Kepala BKD Kabupaten/kota di Sumsel. Dalam arahannya di hadapan ke 40 PNS lulusan IPDN angkatan ke 25 tahun 2018 tersebut, Sekda H.Nasrun Umar mengharapkan agar mereka yang ditempatkan di daerah dapat menunjukkan integritas sebagai abdi negera dan abdi masyarakat. Hal ini lanjut dia sejalan Nawacita yang ditujukan pada pembangunan Indonesia dari pinggiran. Saya menyambut dengan baik PNS lulusan IPDN angkatan 25 ditugaskan di Sumsel. Saya yakin mereka merupakan orang pilihan dengan semangat nasionalisme, dan patriotisme,” tegas Sekda. Lebih lanjut Sekda Narun Umar menambahkan, ada berapa hal yang harus ditanamkan bagi para PNS dari IPDN yang ditugaskan di Sumsel diantaranya tanamkan prestasi dalam tugas, karena jabatan yang diberikan pimpinan merupakan kepercayaan, Disamping itu tanamkan, kepercayaan, dedikasi, loyalitas dan jaga nama baik dengan menghindari perbuatan yang tercela baik yang berkaitan dengan diri pribadi dan tempat tugas. Jika ini dilaksanakan dengan baik. Saya yakin anak-anakku semua karir anda sebagai PNS akan lebih baik,” imbuh Sekda. Untuk jajaran BKD Kabupaten/kota tempat PNS lulusan IPDN angkatan 25 ini akan ditempatkan, Sekda menitip pesan agar mereka dapat digunakan tenaga dan fikirannya secara proporsional . Kita bekerja pada negara dan bangsa ini jadi didiklah mereka bagaimana anak kita sendiri. Kalaupun tidak bisa dibina, laporkan pada provinsi. Saya akan laporkan ke Mendgari untuk diberikan pembinaan,” tandasnya. Sementara itu Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Drs Makmur Marbun yang membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, dalam kesempatan ini menyebutkan lulusan IPDN yang akan menempati lokasi penugasan lintas Provinsi untuk membantu pelaksaaan tugas Pemerintah Daerah dalam peningkatan kualitas SDM secara merata, karena peran SDM memiliki peran penting dalam pembangunan negara. IPDN mencetak kader pemerintahan dengan inteletual terbaik. Untuk membentuk sikap prilaku yang baik. Komitmen pemerintah dalam pembangunan SDM demi kemajuan daerah,” terangnya. Dikatakannya PNS lulusan IPDN angkatan 25 tahun 2018, sebanyak 1.457 Yang akan disebar diseluruh Indonesia, 40 PNS di antaranya ditugaskan di Provinsi Sumsel. Karena itu dia berharap pagi PNS yang ditempatkan didaerah ini untuk tetap menjunjung integritas, loyalitas dan disiplin di manapun ditempatkan. Jaga nama baik lembaga, almamater dan diri sendiri dengan tetap memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” tandasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Yuuk..Saksikan Gubernur Balapan Mobil
Palembang, sumselprov.go.id -- Sebagai bentuk perhatian terhadap dunia otomotif, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bakal ambil bagian dalam Kejuaraan Night Slalom pada 1 September mendatang. Kegiatan Gubernur Sumatera Selatan Cup Night Slalom dan Kejurnas U23 ini rencananya dilangsungkan di Jalan POM IX Kampus Palembang. Kadispora Sumsel Achmad Yusuf Wibowo didampingi Beben Bursyah, Ketua Panitia Penyelenggara dari Montesz Indonesia menuturkan kegiatan ini untuk anak muda millenial dan para penghobi otomotif. Gubernur rencananya akan turun di Kelas Eksekutif bersama Kapolda Sumsel. Gubernur ingin event ini menjadi wadah berbagai komunitas anak muda milenial untuk menyalurkan hobi dan bisa mengukir prestasi,” ucapnya. Beben menjelaskan, sejauh ini sudah ada sekitar 60 peserta yang memastikan diri ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain acara puncak pada 1 September, berbagai acara juga akan dilaksanakan dua hari sebelumnya. Pada 30 dan 31 Agustus juga akan digelar event kontes modifikasi mobil, mobile E-Span. RC Adventure, Sporty Dancer, Bazzar, dan penampilan Band Endank Soekamti. Lokasi sengaja kita pilih di tengah kota, karena selain balap slalom juga mengangkat tema sport tourism dengan berbagai kegiatan, seperti bazar dan sebagainya,” jelas Beben. Menurutnya, sejak era tahun 2000 an, pembalap slalom asal Sumsel cukup merajai di tingkat nasional, sehingga dengan kegiatan ini kedepan diharapkan dapat muncul bakat baru dari Sumsel dalam dunia slalom. Dengan support dari Gubernur seperti sekarang ini diharapkan akan bermunculan bakat baru dalam dunia balap di Sumsel yang bisa berprestasi di tingkat nasional,” imbuhnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Sesneg Revisi Logo dan Tema HUT Kemerdekaan ke-74 RI, Ini yang Terbaru
Palembang, sumselprov.go.id -- Kementerian Sekretariat Negara melakukan revisi tema Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Pada Juni lalu, melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno menandatangani surat No. B 681 /M Sesneg/Set/TU 00 04/06/2019 tentang Penyampaian Tema dan Logo Peringatan Hari Kemerdekaan Tahun 2019 yang disampaikan ke pimpinan lembaga negara dan institusi Dalam surat itu, tema besar HUT ke-74 RI adalah ‘Menuju Indonesia Unggul'. Tema itu dilakukan penyempurnaan melalui surat No. B-779/M.Sesneg/SET/TU.00.04/07/2019. Surat tersebut ditandatangani Mensesneg pada 24 Juli 2019. Dalam surat tersebut, tema HUT ke-74 RI pada tahun ini diganti menjadi ‘SDM Unggul Indonesia Maju’. Mensesneg mengimbau kepada pimpinan lembaga, institusi pemerintahan, institusi swasta, para kepala daerah, dan pihak terkait lainnya untuk ikut melakukan sosialisasi tema dan logo menyambut HUT RI tersebut. Untuk menyemarakan HUT Kemerdekaan ke-74 RI, pihaknya meminta masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak di lingkungan instansi mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2019. Selain itu, pemerintah mengimbau partisipasi masyarakat dengan memasang umbul-umbul, dekorasi, dan hiasan lainnya yang sejalan dengan tema HUT Kemerdekaan ke-74 RI. Soft copy tema dan logo Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 beserta pedomannya dapat diunduh melalui website resmi Kementerian Sekretariat Negara www.setneg.go.id TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY