Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Herman Deru Dukung Penuh Konser Boyband Kelas Internasional Westlife
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumsel, Achmad Rizwan menerima NB Entertaiment selaku promotor Event Konser Internasional “Westlife@Palembang” di Ruang Rapat Wisma Atlit JSC, Senin (12/08/2019). Dalam rangka meningkatkan kunjungan pariwisata di Sumatera Selatan dan Kota Palembang, Gubernur Herman deru mendukung penuh penyelenggaraan konser boyband kelas internasional Westlife yang akan digelar, Minggu (18/08/2019) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Ia bahkan berencana hadir dan menonton langsung penampilan boyband yang digawangi Mark Feehily, Shane Filan, Nicky Byrne dan Kian Egan. Saat menerima paparan dari promotor penyelenggara, Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan bahwa tour ini tentu akan menjadi perbincangan internasional artinya Sumsel ikut terpromosi. Kita juga akan kedatangan banyak tamu dari provinsi lain yang tidak kebagian tiket. Jadi bukan hanya sukse penyelenggaraan saja dan tiket laku, tapi inikan berdampak juga ke penginapan, restoran dan yang seperti ini harus kita dukung. Selain mengungkapkan dukungannya pada penyelenggaraan tersebut, Herman Deru tetap berpesan agar semua yang terlibat merasa nyaman di Sumsel. Baik itu panitianya, artisnya, pihak JSC sebagai tempat penyelenggaraan dan terutama penonton konser. Sementara Panitia Penyelenggara Rahmat Subekti mengatakan, pihaknya menyediakan 10 ribu tiket. Sekitar 4.000 tiket diantaranya sudah laku terjual. Pihaknya optimis jumlah ini akan makin bertambah menjelang hari H konser. “Mayoritas yang pesan dan beli tiket dari Singapura. Ada pula Jakarta, Tanggerang dan kota-kota lainnya di Indonesia.” “Dari beberapa kota tempat terselenggaranya konser Westlife, harga tiket di Palembang memang lebih murah 30 persen jika dibanding kota lain,” ungkapnya. Pihaknya, semaksimal mungkin untuk bisa memberikan kepuasan dan kenyamanan pertunjukan pada penonton serta Pemprov Sumsel sebagai tuan rumah. “Termasuk soal kondisi rumput Stadion Gelora Sriwijaya yang diperbolehkan untuk diinjak-injak. Kita pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kualitas dari pertunjukan sendiri dan kenyamanan bagi semuanya”, pungkas Rahmat Subekti. Plt. Kadis Kominfo Prov.Sumsel, Achmad Rizwan dalam wawancara terpisah menyampaikan Dinas Kominfo Prov.Sumsel akan memberikan dukungan sepenuhnya terselenggaranya Konser Westlife di Kota Palembang berupa publikasi melalui Medsos (Instagram, Facebook, Twitter) dan juga melalui website sumselprov.go.id. “Kita punya Tim Medsos dan Tim Media Center, melalui kedua Tim ini kita akan mengajak para kaum milenial, netizen untuk ikut mempromosikan dan juga mempublikasikan kegiatan konser boyband internasional ini di Kota Palembang, sebagai ‘Wong Kito”, tentunya kita bangga dapat mendatangkan group band sekelas Westlife di Kota tercinta ini”, ujar Rizwan mengakhiri wanwancaranya. TIM MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY/FS
Sumsel
Pejabat Pemprov Sumsel Ikuti Uji Kompetensi Jabatan Tinggi Pratama
Palembang, sumselprov.go.id -- Sebanyak 33 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti seleksi Uji Kompetensi (Job Fit) untuk mengisi jabatan tinggi pratama eselon II dilingkungan Pemprov. Sumsel yang dilangsungkan di Fakultas Hukum Univeritas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Senin (12/8). Ke 33 pejabat yang ikut dalam seleksi uji kompetensi tersebut merupakan para Kepala OPD yang telah difinitive yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam mendukung program pembangunan Sumsel sesuai dengan Visi Misi Gubernur H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya yakni Sumsel Maju Untuk Semua. Selaku Ketua Panitia Seleksi Kompetensi (Job Fit) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel H. Nasrun Umar dalam sambutannya ketika membuka seleksi uji kompetensi ini menyebutkan, seleksi dimaksudkan untuk peningkatan kinerja dari masing-masing OPD Provinsi Sumsel dengan menempatkan seorang kepala yang tepat. Dengan pemetaan secara objektif bagi masing-masing Kepala OPD yang akan menduduki jabatan tinggi pratama "Suksesnya program pembangunan Sumsel tidak terlepas dari peran, tugas dan tanggungjawab pimpinan satuan kerja. Karena itu kepala OPD haruslah orang yang tepat dan memenuhi kompentensi. Hasil dari tes ini akan membuktikan apakah mereka tepat atau tidak, nanti keputusan akhir ada di tangan pak Gubernur,” tegas Nasrun. Nasrun Umar menambahkan, dirinya selaku ketua tim seleksi bersama dengan tim panitia lainnya akan mertindak objektif dengan melakukan pemetaan potensi diri, dari masing-masing peserta untuk menduduki jabatan tinggi pratama secara definitive di OPD dalam lingkungan Pemprov Sumsel. Nanti potensi yang mereka miliki akan kami petakan. Karena Saya sebagai Sekda berwenang mengusulkan kepada Gubernur dan beliaulah yang nantinya mengatur dimana mereka ditempatkan sesuai dengan potensinya," terangnya. Kegiatan ini, kata Nasrun sudah dimulai, Senin (12/8) pagi dan akan berakhir Selasa (13/8) dengan agenda pertama yakni pembuatan karya tulis dan selanjutnya dilakukan wawancara. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Bagikan Daging Kurban, Warga Mengaku Terharu
Palembang, sumselprov.go.id -- Senyum sumringah terlihat dari wajah puluhan warga setelah mendapatkan pembagian daging kurban dihari raya Idul Adha 1440 Hijriah yang diberikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Kantor Bapenda Provinsi Sumsel Jalan POM IX Palembang, Senin (12/8). "Selamo ini dak pernah di kasih daging kurban cak ini. Baru sekali inilah ado pembagian daging langsung disaksikan warga. Senenglah kito. Terimokasih nian pak gubernur," ungkap Nurnaini (60) salah satu warga Kehadiran Gubernur di lokasi pembagian daging kurban ini mendapatkan sambutan luar biasa dari kalangan warga. Terlebih Gubernur menyerahkan secara simbolis ratusan kantong daging kepada warga yang sudah lama menunggu pembagian daging kurban ini. "Terimo kasih pada gubernur. Seneng nian kami," ungkap warga lainnya. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam arahannya menyebutkan mulai tahun ini kalangan OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel tidak diperkenakan lagi memotong hewan kurban di kantor atau dinas masing-masing. Melainkan harus dipotong di tengah pemukiman masyarakat dengan kepenitiaan juga berasal dari warga setempat. Dalam konsep berkurban lanjutnya harus nyata, pemotongan langsung dilakukan di pemukiman dan disaksikan warga. Bukan seperti selama ini pemotongan dilakukan di kantor dengan panitia dari kalangan pegawai sendiri. "Kalau seperti itu namanya bagi-bagi daging. Bukan berkurban. Jadi mulai dari sekarang saya ingin keterbukaan. Itu bagi pegawai yang jadi pAnitia tidak usahlah mendapatkan bagian. Berikan saja kepada warga yang berhak," harap Deru. Gubernur mengajak RT, RW dan warga yang bermukim di sekitar kantor Bapenda jalan POM IX Palembang, untuk menjaga lingkungan sekitar. Banyaknya permohonan yang daunanya yang gugur diarapkannya untuk dibersihkan dengan diadakannya petugas penyapu jalan. "Kalau OPD yang ada disini tidak mau membayar insentifnya. Laporkan kepada saya," tambahnya. Terkait dengan penggunaan kantong plastik ramah lingkungan dalam pembagian daging kurban pada hari raya idul adha kali ini. Herman Deru menyambut baik apa yang telah dilakukan jajaran OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel sebagai langkah tepat dalam mengurangi limbah plastik di Sumsel. "Kota sudah koordinasikan tentang penggunaan kantong ramah lingkungan. Dan ini akan tetap kita berlakukan," tandasnya. Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, Neng Muhaibah dalam laporannya menyebutkan, pembagian daging hewan kurban kali ini diperuntukan bagi kaum dhuafa, fakir miskin dan Masyarakat Umum disekitar kantor Bapenda. "Bhakti sosial pembagian daging kurban ini dilakukan dalam rangka hari Raya Idul Adha dan memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 74. Adapun sapi yang dikorbankan sebanyak 3 ekor dengan 400 kupon yang disebar melibatkan kepanitian warga setempat," tegas Neng. Neng juga menyebutkan untuk menggunakan kantong plastik ramah lingkungan dengan koordinasi dengan BLH. Selain pembagian daging kurban, Bhakti sosial tahun ini juga akan diisi dengan kegiatan donor darah dengan mengharapkan partisipasi OPD untuk mengutus stafnya untuk donor. Hadir dikesempatan tersebut, Ka. Bapenda Prov. Sumsel, Ka. Dinas Sosial Prov. Sumsel Rasyidin, Plt. Karo Kesra, Plt. Karo Humas & Protokol, TGUPP/Staf Khusus Bidang Hubungan Antar Lembaga dan SDM, TGUPP/Staf Khusus Bidang Pembangunan Keagamaan dan Kemasyarakatan. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Meski Hari Raya Idul Adha, Satgas Gabungan Karhutla Tak Kenal Lelah Padamkan Api
Palembang, sumselprov.go.id -- Seakan tak mengenal lelah, Satuan Tugas Gabungan (Satgasgab) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus menerus bahu membahu berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di sejumlah daerah di wilayah Sumatera Selatan, Minggu (11/8/2019). Satgas Karhutla yang tergabung dari berbagai unsur seperti, TNI, Polri, BPBD, BNPB, MPA dan lainnya seakan tak kenal lelah pagi, siang dan malam mendatangi lokasi titik api dari satu daerah ke daerah yang lainnya untuk memadamkan karhutla Tim Subsatgas berada di lokasi, memadamkan api yang membakar lahan yang di Desa Rawa Jaya, Kecamatan Pemulutan, OI. “Saat ini api sebagian besar sudah padam, hanya beberapa titik di beberapa lokasi mengeluarkan asap”, kata Dansubsatgas OKI, Letkol Inf Riyandi. Selain di desa Rawa Jaya, api juga membakar lahan di dekat kawasan Jalan Tol Palembang – Indralaya (Palindra) KM. 16, Kecamatan Pemulutan, OI. Namun berkat kesigapan Tim Satgas, api dapat dipadamkan. Selain dari jalur darat, proses pemadaman menggunakan helikopter Water Bombing (WB) juga sering kali dilakukan, tak hanya menggunakan helikopter milik BNPB, helikopter milik swasta juga turut dikerahkan membantu memadamkan api di daerah Ogan Ilir (OI), Muara Enim dan Musi Banyuasin (Muba) sejak pagi hingga sore hari, Minggu (11/8/2019). Hingga sore hari ini, berkat kegigihan petugas Tim Satgas, api yang membakar lahan di wilayah Muba, Muara Enim dan Ogan Ilir sebagian besar telah padam, hanya tinggal beberapa titik yang mengeluarkan asap. Sebagian Tim Satgasgab kembali ke pos masing-masing, sebagian lagi Tim satgas melaksanakan patroli pengawasan api. Kepada seluruh anggota Satgas, Danrem mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang luar biasa sampai dengan malam ini. “Walaupun hari ini Hari Raya Idhul Adha tapi masih tetap semangat”, ucap Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, selaku Dansatgas Sumsel. Minggu (11/8/2019). “Untuk Satgas Darat malam ini laksanakan patroli antisipasi kebakaran malam hari. Tetap Semangat…!”, tegasnya seperti dikutif dari sumeks.com TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Tim Satgasgab dan 5 Helly BNPB Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lahan di Tiga Wilayah Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id -- Lima unit helikopter dikerahkan untuk melakukan pengeboman air atau Water Bombing di tiga daerah yang hingga saat ini masih terjadi kebakaran hutan dan lahan, (Karhutla), Sabtu, (10/8/2019). Tiga daerah yang saat ini masih terdapat Karhutlanya ada di Kabupaten Muara Enim, Musi banyuasin (Muba) dan Indralaya, Ogan Ilir (OI). Selain pemadaman melalui jalur udara dengan water bombing, pemadaman kebakaran lahan dan hutan juga dilakukan melalui jalur darat. Hingga saat ini Satgas darat terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan titik asap dengan melakukan penyiraman di lahan terbakar yang masih terjadi di beberapa daerah di Sumsel. Masing-masing daerah yang terkena masih terdapat karhutla tersebut berada di lokasi milik Usaha Trans SP3 Jud-1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin dengan luas kurang lebih 8 Ha. Selanjutnya di Desa Suka Merindu Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim dengan luas kurang lebih 5 Ha. Kemudian kebakaran lahan juga terjadi di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ilir (OI), lahan yang terbakar seluas kurang lebih 2 hektar. Tim Satgas Gabungan Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni (MA), BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), RPK Perusahaan dan Tim Terpadu lainnya bersama-sama berjibaku padamkan api untuk mencegah meluasnya areal karhutbula tersebut. Sarana dan prasarana peralatan pemadaman seperti alat berat, mobil pemadam (Damkar) dan mesin pomba air turut dikerahkan, bahkan tim Satgas bersama masyarakat membuat embung agar mengeluarkan air disekitar lokasi dekat karhutla. Satgas Udara Karhutla bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumsel juga telah ikut mendukung pemadaman melalui udara dengan mengerahkan 5 Helikopter Water Bombing (WB), masing-masing 2 Helikopter WB di Kabupaten Muara Enim, 2 Helikopter WB di Kabupaten Muba dan 1 helikopter WB di Kabupaten OKI. Dari hasil pantauan, sampai saat ini petugas Satgasgab masih berjibaku memadamkan lahan yang masih terbakar di lokasi karhutla, yang dilakukan melalui jalur darat dan udara. Diperkirakan titik api sudah semakin hilang dibeberapa titik, dan hanya menyisakan asap. Kemungkinan api bisa hidup kembali disebabkan oleh faktor cuaca panas dan angin kencang seperti dikutif dari sumeks.com Sementara itu, aparat gabungan TNI dan Kepolisian terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum terkait dengan kesengajaan membakar hutan dan lahan di lokasi desa-desa terkena dampak karhutla. Sosialisasi juga terus ditingkatkan kepada semua pihak agar tidak membakar hutan dan lahan. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Dukung Pengembangan Poltekpar Palembang, Pemprov Sumsel Siap Gelontorkan Dana APBD
Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendukung penuh pengembangan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang agar semakin maju termasuk pendanaan untuk kemajuannya Pemerintah Provinsi Sumsel akan mendukung penuh melalui APBD Provinsi Sumsel. “Kalau kita bicara pariwisata yakni bagaimana menjadikan pariwisata Sumsel sebagai nilai ekonomi yang dapat membantu perekonomian masyarakat Sumsel. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus mendorong kemajuan Poltekpar Palembang,” Ungkap Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya saat menghadiri General Studium T.A. 2019-2020 Poltekpar Palembang dengan tema "Pariwisata Berdampak pada Ekonomi Sumsel" di Auditorium Politeknik Pariwisata Palembang Komplek Jakabaring Sport City, Senin (12/8/2019). “Sudah saya sampaikan pada kata sambutan tadi bahwa sebelum kesini saya berjumpa dengan bapak Gubernur Herman Deru. Pesan beliau prinsipnya Pemerintah Provinsi Sumsel akan mendukung untuk kemajuan Potekpar Palembang,” kata Mawardi Yahya saat diwawancarai awak media. Lanjut Mawardi Yahya, setiap tahunnya Poltekpar Palembang mendapat bantun dari Kementerian Pariwisata sebesar Rp. 200 Milyar setiap tahunnya. Menurutnya, jika memang diperlukan penambahan akan dibantu melalui APBD Provinsi Sumsel untuk mencukupi hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan Poltekpar palembang. “Satu hal yang tidak kalah pentingnya yakni bagaimanapun Poltekpar ini dengan profesionalnya tidak akan bisa maju dan bermanfaat apabila tanpa integritas dan kejujuran. Ini yang saya pesankan di Poltekpar Palembang ini,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Poltekpar Palembang Zulkifli Harahap mengatakan, peran Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap Poltekpar Palembang sangat besar dukungannya. Dilihat dari komitmennya yang telah menyediakan lahan terhadap pembangunan Poltekpar Palembang melalui hibah sebanyak 20,33 Hektare untuk mendirikan kampus dan pembangunan fisik lainnya. “Dukungan Pemerintah Provinsi ini kalau saya sebutkan seratus persen itu kurang, karena bahkan lebih dari seribu persen,” ujarnya. Zulkifli menambahkan, untuk penyelenggaraan pendidikan, Kementerian Pariwisata memberikan dana untuk operasional pendidikan. Namun, seperti apa yang disampaikan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan tetap memberikan dukungan dana yang dibutuhkan atau berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada di Sumsel. “Kami telah melakukan program-program diseluruh kabupaten dan kota terbukti bahwa mahasiwa kamipun berasal dari 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumsel. Ada 300 mahasiswa baru yang diterima ditahun ajaran baru ini. Bahkan, tidak hanya berasal dari Provinsi Sumsel, melainkan juga dari daerah lain seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bangka Belitung dan lainnya,” terangnya. Selain itu, Lanjut Zulkifli, Poltekpar Palembang telah bekerjasama dengan sejumlah pemda didaerah diantaranya Kabupaten OKU Selatan untuk menggarap Danau Ranau sebagai destinasi olahraga air sehingga nantinya dapat dilaksanakan event nasional maupun internasional. “Jadi, adanya Poltekpar Palembang ini adalah bentuk dukungan kongkrit dari Kementerian Pariwisata untuk pengembangan pariwisata di daerah Sumatera selatan,” pungkasnya. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Resmi, Kini Hujjaj Sumsel Miliki Piagam dan KTA Alumni Haji
Palembang, sumselprov.go.id -- Rangkaian Open House hari raya Idul Adha 1440 Hijrah Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru di Griya Agung, Minggu (11/8) selain diisi halal bihalal dengan masyarakat umum juga halal bihalal dengan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan para Hujjaj (Masyarakat yang telah melaksanakan ibadah haji atau umroh) se- Sumatera Selatan. Halal Bihalal yang dikemas dengan penuh keakraban ini terasa sangat bermakna apalagi para hadirin yang hadir menggunakan busana muslim lengkap dengan gamis putih, peci putih bagi laki-laki dan busana muslimah lengkap dengan kerudung putih. Suasana religi kian terasa dengan kehadiran Ustadz Solihin Hasibuan yang memberikan tausiah. Gubernur Herman Deru dalam sambutannya menegaskan, acara open house dan halal bihalal kali ini sangat bermakna. Dengan harapan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan para Hujjaj di Sumsel dapat menyumbangkan sumbangsihnya dalam membangun Sumsel. "Saya harapkan ini menjadi sebuah kekuatan positif baik untuk kebangkitan ekonomi dan dakwah Islam. Acara ini juga menjadi kekuatan luar biasa dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah," katanya. Dia berharap organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) diisi oleh para alumni haji akan menjadikan organisasi ini tertata dengan baik sehingga menjadi kekuatan kebangkitan umat muslim di Sumsel. " Saya ingatkan IPHI ini menjadi organisasi yang independen dengan tugas utama untuk kepentingan dakwah," tegas Gubernur. Di kesempatan ini Gubernur H. Herman Deru secara simbolis berkenan menyerahkan piagam haji dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Haji secara simbolis. Piagam Haji dan Kartu Anggota tersebut merupakan inisiasi H. Herman Deru yang tujuannya untuk mengiventarisir warga Sumsel yang sudah pernah menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Sementara itu, perwakilan dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumsel, Risani dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur H. Herman Deru yang telah memfasilitasi halal bihalal ini. "Kami berharap pertemuan seperti ini rutin digelar. Silaturahmi yang terbangun selama ini akan terus kita jalin. IPHI Sumsel siap mendukung program kerja Gubernur H. Herman Deru mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua," tandasnya. TiM MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur-Wagub Sama-sama Gelar Open House
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menggelar Open House Hari Raya Idul Adha di Kediaman Dinas Griya Agung Palembang, Minggu (11/8). Sementara Wagub H Mawardi Yahya melaksanakan Open House di kediaman pribadi. Usai melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Agung Palembang, Wagub beserta keluarga menggelar Halal Bihalal serta pemotongan hewan qurban berupa sapi 2 ekor di kediaman pribadi di kawasan di Jalan Musyawarah. (11/8) Wagub yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi menjelaskan bahwa halal bihalal kali ini dilaksanakan di kediaman pribadi miliknya untuk meningkatkan rasa kebersamaan dengan pegawai yang ada dirumah sekaligus masyarakat sekitarnya. "Di rumah kebetulan banyak pegawai maupun di kebun-kebun juga ada, jadi kita menyembelih sapi guna memeriahkan hari raya Idul Adha biar bisa berbagi ini."ujar Fauziah. Usai halal bilahal di rumah pribadinya itu, Wagub Mawardi Yahya beserta istri juga berkesempatan "sanjo" ke rumah dinas Gubernur Sumsel yang juga menggelar open house selama satu hari. Di tempat terpisah, usai menunaikan shalat Idul Adha 1440 Hijriah bersama masyarakat tepian Sungai Musi di kawasan 35 Ilir, Gubernur Sumsel H.Herman didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru beserta keluarga besarnya langsung menggelar halal bihalal di rumah dinasnya Griya Agung. Suasana hangat penuh kekeluargaan begitu kental terasa dalam halal bihalal tersebut. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat hingga masyarakat umum juga tampak hadir meramaikan halal bihalal. Seperti Walikota Palembang periode 1993-2003 H.Husni, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya beserta istri, Sekda Sumsel H. Nasrun Umar, Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, Dirut PT.SMS H.Sarimuda, Gubernur Sumsel Periode 2003-2008 Syahrial Oesman, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Tak hanya bersilaturahmi, pada acara open house Idul Adha perdana di Griya Agung itu tamu yang hadir disuguhkan dengan menu yang sangat istimewa bertema "Arabian". "Di hari penuh kebahagiaan ini sekian juta masyarakat dunia mengambil titel haji setelah wukuf. Ini kebanggan tersendiri bagi kita karena tak sedikit masyarakat Sumsel yang ikut berhaji. Ini membanggakan karena banyaknya masyarakat yang berhaji menjadi indikator bahwa perekonomian kita membaik," ujar Gubernur saat menyampaikan sambutannya di hadapan tamu yang hadir. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur dan Keluarga Shalat Id di Kedukan Bukit
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan ( Sumsel) H Herman Deru dan keluarga Shalat Id bersama warga Kampung Kedukan Bukit. Mereka shalat di Masjid Jama'atul Ihsan Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Kedukan Bukit. II RT 16 Kel. 35 Ilir Palembang. Gubernur dan Ketua TP PKK Sumsel Hj Ferbrita Lustia beserta keluarga besar berangkat dari kediaman dinas Griya Agung menuju Masjid Jama'atul Ihsan sekitar pukul 06.30 WIB. Lokasi Masjid Jama'atul Ihsan dalam lorong dan harus melewati pemukiman yang padat, tidak menyurutkan niat Gubernur dan keluarga. Bahkan kehadiran gubernur di tempat ini mendapatkan sambutan hangat jamaah Shalat Id. Maklum selama ini belum pernah seorangpun sekelas gubernur yang datang Shalat Id bersama warga setempat. Dalam sambutannya dihadapan jemaah sholat Ied, Gubernur mengaku bangga dan mengucapkan syukur yang tidak terhingga. Bisa tersilaturahmi dengan warga sekitar berbagi kebahagian. "Alhamdulillah pagi hari ini, kita dipertemukan ditempat ini. Saya dan keluarga bersyukur dan bangga dapat hadir di tengah-tengah masyarakat 35 Ilir untuk melaksanakan Sholat Idul Adha," katanya. Dia menegaskan, bagi dirinya sudah tidak asing menggelar kunjungan dari masjid-kemasjid bukan saja masjid yang lokasinya di ruas jalan protokol namun juga dirinya biasa menggelar safari jumat dan sholat Ied berjemaah di masjid lokasinya jauh dan kadang sulit dijangkau. Dari kunjungannya ke masjid-masjid tersebut banyak hal positif yang didapat selain untuk menyerap aspirasi warga juga sebagai ajang memperkokoh silaturrahmi antara umaro, ulama dan umat. "Jangan heran. Saya sudah biasa dan rutin menggelar safari jumat atau sholat Ied di masjid yang jauh. Yang selama ini nyaris tidak pernah dikunjungi pejabat. Kebiasaan datang ke masjid -masjid seperti ini sudah saya lakukan sejak menjadi Bupati OKU Timur dulu," imbuh Herman Deru. Terkait dengan makna hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, Gubernur H.Herman Deru menekanan agar momen hari Raya Kurban dimaknai sebagai ajang mempererat hubungan baik antar sesama manusia atau hablumminannas. Disamping itu momen Idul Adha diharapkan bisa menjadi ajang introspeksi sebagai makhluk sosial dengan membiasakan prilaku yang baik dan berakhlak mulia. "Alhamdulillah masyarakat disini hidup dengan rukun penuh kekeluargaan dan inilah yang memang ciri khas kita warga Sumsel. Momen hari raya kurban ini juga kita jadikan sebagai ajang meningkatkan keimanan dan kepekaan kita akan kondisi sekitar, membiasakan hidup peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar," tambahnya. Di Masjid Jama'atul Ihsan Jalan P.S.I Lautan Lorong Kedukan Bukit. II RT 16 Kel. 35 Ilir Palembang ini Gubernur menyerahkan satu ekor sapi kurbaan dengan bobot 700 Kg yang dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Saya kesini membawa satu ekor sapi. mohon di sembelih, selanjutnya dagingnya dibagikan dengan rata kepada masyarakat. Kepada panitia kurban untuk didata warga yang berhak menerimanya," tandasnya. Sementara itu Ketua Masjid Jama'atul Ihsan, Ust. Kgs. M. Ardani A. Kohar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan keluarga beserta jajarannya yang telah memilih masjid Jama'atul Ihsan sebagai lokasi sholat Id. "Terima kasih kepada pak gubernur atas pemberian satu ekor sapi kurban di untuk jemaah Masjid Jama'atul. Insya Allah akan di bagikan kepada masyarakat sekitar," tutupnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY