Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Ajak Mahasiswa Menjadi Bagian Dari Program Pembangunan Sumsel Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 326x

Pemprov Sumsel Ajak Mahasiswa Menjadi Bagian Dari Program Pembangunan Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov. Sumsel) telah banyak melakukan percepatan pembangunan di Sumsel dengan cara melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai wujud pemerataan pembangunan di Sumsel, dan khususnya di Tahun 2019 sudah disiapkan anggaran untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi dan infrastruktur, dan tentu program menurunkan angka kemiskinan menjadi dari dua digit menjadi satu digit. Hal tersebut dipaparkan oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan (Diskominfo Prov. Sumsel) H. Achmad Rizwan, SSTP, M.M., mewakili Gubernur Sumsel menjadi narasumber dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Revolusi Tahun 2019 dengan topik “Sinergitas Mahasiswa Dengan Pemprov. Sumsel Dalam Pembangunan Sumsel Maju Untuk Semua’’ yang diadakan di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (14/08/2019). “Saya mengajak mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang menjadi bagian dari program pembangunan Sumsel untuk mengisi dan berpartisipasi mengawasi pembangunan yang sedang berjalan maupun program yang akan dilaksanakan ke depannya” ujar Achmad Rizwan Dia paparkan, sesuai Misi maupun Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dengan mengusung tagline Sumsel Maju Untuk Semua. Dengan salah satu misinya dalam membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas selain infrastruktur juga meningkatkan SDM yang sehat, berpendidikan serta profesional serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintahan yang jujur, berintegritas dan responsif. “Sebagai wujud pemerataan pembangunan di Sumatera Selatan, dan khususnya di Tahun 2019 sudah disiapkan anggaran untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi dan infrastruktur, dan tentu program menurunkan angka kemiskinan menjadi 1 (satu) digit” lanjut Plt Kadis Kominfo Prov. Sumsel. Jelas Achmad Rizwan, pada tahun ini juga Gubernur Sumsel, H. Herman Deru akan meluncurkan Program Internet Desa dan Web Desa dan dalam waktu dekat juga akan menyelenggarakan Tournament E Sports Piala Gubernur Sumsel dan Kejuaraan Boling Dunia bertajuk Bowling World Cup 2019 pada bulan November ini. “Mari kita sama –sama mengawasi dan mengisi program Sumsel Maju Untuk Semua demi Kesejahteraan masyarakat. Jika ada pelayanan publik yang kurang maupun melenceng dapat dilaporkan melalui publikasi medsos maupun pelayanan publik lainnya agar nantinya ditindak lanjuti” pungkasnya Achmad Rizwan uraikan sebagai informasi, ada beberapa program unggulan Pemprov. Sumsel diantaranya; Perbaikan Infrastruktur Jalan, Penurunan Angka Kemiskinan Jadi 1 digit, Mewujudkan Lumbung Pangan Nasional, Membangun Rumah Tahfiz Setiap Desa, Sarjana Pendamping Desa, Pembangunan Internet Desa dan Kejuaraan Olahraga Baik Nasional Maupun Dunia “Kami juga dari Dinas Kominfo Prov. Sumsel punya program dan pelayanan publik yaitu Program Unggulan Kominfo diantaranya Internet Desa, Festival Gapura, Temu Netizen, Sriwijaya Digital Expo, Tournament E-Sport dan Kawan Lapor” pungkasnya Kegiatan ini di hadiri oleh Civitas Akademika UIN Raden Fattah dan Presma Rudianto Widodo UIN Raden Fattah serta mahasiswa baru UIN Raden Fattah berjumlah  4.500 Orang. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Awas! Pembakar Lahan Terancam Tembak di Tempat Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 211x

Awas! Pembakar Lahan Terancam Tembak di Tempat

Palembang, sumselprov.go.id -- Masyarakat dianggap tak mengindahkan maklumat dan larangan aparat. Akibatnya tiap tahun kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selalu terjadi. Kondisi ini  membuat Satgas Penanggulangan Karhutla Sumsel mengeluarkan ancaman tembak di tempat kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan. Tindakan tegas ini untuk memberikan efek jera. Hal itu dikatakan Komandan Satgas Karhutla Sumsel Kolonel Arhanud Sonny Septiono kepada Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Barhakam) Mabes Polri Komjen Pol Condro Kirono saat berkunjung ke Palembang, Selasa (13/8). Danrem 044/Garuda Dempo ini mengatakan, pihaknya memohon kepada Polri agar penegakan hukum kasus karhutla dilakukan dengan tegas dan tidak pandang bulu, agar setiap tahun tidak terulang lagi. Kalau seperti ini terus, tidak menutup kemungkinan akan saya lakukan tembak di tempat. Tapi kalau memungkinkan, tentu juga ada SOP-nya. Karena kalau tidak ditakuti seperti itu, mereka akan tetap terus melakukan pembakaran,” ucapnya. Sejak Januari-Agustus sudah terpantau 791 titik api muncul di wilayah Sumsel. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding musim kemarau Oktober 2018 lalu dengan 663 titik api, mengingat musim kemarau tahun ini belum selesai. Hingga 11 Agustus 2019, sudah 572 hektare lahan yang hangus terbakar di Sumsel dan yang terbanyak terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), OKI, Musi Banyuasin, OKU, serta Musirawas Utara. 36 lokasi kebakaran sudah dipasang police line, sedang dalam proses penyelidikan. 182 orang sudah dipanggil sebagai saksi. Hari ini sudah ditangkap 3 orang di OKI dan Muba sudah jadi tersangka 1 orang. Penanganannya diserahkan ke Polres setempat,” tandasnya. Sementara itu, Komjen Pol Condro Kirono menuturkan, pihaknya sempat melakukan pemantauan udara untuk wilayah kebakaran di sebagian Sumatera. Hasilnya, Riau terbilang parah, sementara Jambi dan Palembang lebih baik, meski masih ada titik api. Dengan melakukan status siaga darurat sejak April lalu, menurut mantan Kapolda Riau 2013-2014 ini satgas memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan sosialisasi pencegahan dengan turun ke lapangan dan memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait kerugian yang ditimbulkan apabila terjadi karhutla. Namun dengan cuaca kering ekstrim yang terjadi di 2019 ini dibandingkan 2018 lalu, dirinya meminta Satgas Karhutla Sumsel tetap siaga hingga status tanggap darurat dicabut. Selain itu upaya ssosialisasi ke masyarakat tetap perlu dilakukan untuk mengurangi kebiasaan membuka lahan dengan membakar. Ditekankan bahwa pembakar hutan adalah pelaku tindak pidana, diancam dengan penjara dan denda. Sehingga semua orang sadar akan bahaya karhutla ini,” tandasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Helikopter BNPB Didatangkan Perkuat Posko Karhutla Sumsel Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 398x

Helikopter BNPB Didatangkan Perkuat Posko Karhutla Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mendapat tambahan helikopter yang nantinya akan digunakan untuk operasional karhutla di wilayah Sumsel. Bila sebelumnya, BPBD Sumsel telah memiliki lima helikopter water bombing antara lain M18 RA 22583 M18 RDPL 34140, M18 RDPL 34230, KAMOV UR – CIO, M18 RA 22747 dengan kapasitas mengangkut air 4000 liter. Kemarin (Selasa, 13 Agustus 2019) kembali datang helikopter untuk operasional penanganan karhutla di Sumsel. “Nantinya helikopter AS 350 PK DAM, digunakan untuk melakukan patroli udara, memantau karhutla di wilayah Sumsel, jadi nanti akan ada satu helikopter dan pesawat Cessna Grand Caravan PK RJV untuk patroli udara,” ujar Kabid Penanggulangan Kedaruratan BPBD Sumsel Anshori, Selasa (13/08/2019). Dengan tambahan satu helikopter dari BNPB Pusat, setidaknya ada enam helikopter dan satu pesawat yang akan dikerahkan untuk melakukan penanganan karhutla di Sumsel. “Helikopternya sudah datang dan siap untuk melakukan patroli udara kapanpun bila dibutuhkan ,”pungkasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
H. Herman Deru Raih Penghargaan Darma Bakti Pramuka Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 179x

H. Herman Deru Raih Penghargaan Darma Bakti Pramuka

Cibubur, sumselprov.go.id - Ketua Kwarnas Budi Waseso menyematkan penghargaan Darma Bakti Gerakan Pramuka untuk Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur, Selasa malam (13/8/2019). H. Herman Deru yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwarda Sumsel mendapatkan penghargaan tersebut bersama 4 (empat) Gubernur lainnya dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru dinilai oleh Kwartir Nasional sebagai insan pramuka yang telah mendarma baktikan pikiran, perbuatan, pengabdian dan kemajuan bagi gerakan pramuka dalam kurun waktu lima belas tahun. Hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang diraih Herman Deru, walaupun belum genap setahun memimpin Sumsel, namun Herman Deru telah mendapatkan berbagai penghargaan. “Saya ingin pramuka ini akan berkembang seperti era awal-awal nya dulu semangat nya tetap terpupuk, kegiatannya tetap terpupuk, dan tetap berkesinambungan,” ujarnya  Gubernur Sumsel H. Herman Deru berharap pramuka kedepan semakin lebih menunjukkan eksistensinya dalam mengembangkan kreativitas anak bangsa dan kemajuan Indonesia khususnya Provinsi Sumsel.  “Saya akan ajak seluruh kepala daerah agar menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan Pramuka baik di bumi perkemahan maupun tidak. Tapi yang paling jelas sikap keseharian harus menunjukan jiwa kepramukaan,” pungkasnya. Ia berharap kegiatan kepramukaan yang ada di Provinsi Sumsel pada masa jabatannya, akan berkembang kembali seperti pada masa awalnya. Terlebih kegiatan yang tetap dilakukan secara berkesinambungan, oleh sebab itu dengan tegas Ia menyatakan akan tetap konsen mengembangkan gerakan pramuka di Provinsi Sumsel.  Gubernur Herman Deru mendapatkan penghargaan tersebut bersama 4 gubernur lainnya dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Keempat gubernur tersebut masing-masing adalah Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Maluku, dan Gubernur Bengkulu. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM  

Baca Detail
Progres Perbaikan Jalan Provinsi Mendekati 100 Persen Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 317x

Progres Perbaikan Jalan Provinsi Mendekati 100 Persen

Palembang, sumselprov.go.id -- Jelang satu tahun kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru (HD) dan Wakil Gubernur Ir. H Mawardi Yahya (MY) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  terus mengebut  progres perbaikan sarana infrastruktur jalan.  Untuk memastikan realisasi pengerjaan perbaikan ruas jalan provinsi tersebut,  Wakil Gubernur Ir. H. Mawardi Yahya melakukan peninjauan langsung dilapangan, Selasa (13/8). Dengan didampingi Kadis PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Dharma Budhy rombongan Wagub memulai perjalanannya mengecek ruas jalan Provinsi penghubung Kabupaten Ogan Ilir dari  desa Tanjung Raja hingga Kabupaten OKU. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju kawasan SP  satu Tanabang Kecamatan Muara Kuang masih di Ogan Ilir hingga Desa Cempaka Kabupaten OKU Timur, dilanjutkan ke Lintas Timur Kabupaten OKI. Perjalanan kembali memantau ruas jalan   provinsi dari Desa Ketapang Kec. Rantau Panjang  dan berakhir desa Sungai Lebung Kec Pemulutan Selatan Ogan Ilir. Dari hasil pantauan dilapangan, sejumlah ruas jalan provinsi penghubung antar Kabupaten bertetangga tersebut sudah mendekati 100 persen. Tinggal beberapa titik yang masih membutuhkan penanganan. Pemprov. Sumsel menargetkan dalam hitungan bulan kedepan jalan provinsi di Sumsel seluruhnya rampung ditangani dengan baik. Sehingga diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap lalu lintas ekonomi masyarakat. Wakil Gubernur Sumsel Ir  H Mawardi Yahya dalam agendanya memantau pengerjaan perbaikan ruas jalan kali ini juga menyempatkan bersilaturahmi dengan  masyarakat desa Suka Cinta Kecamatan Muara Kurang Kabupaten Ogan Ilir. Dalam arahannya dihadapan ratusan warga Wagub H. Mawardi Yahya mengucapkan terimakasih pada masyarakat Ogan Ilir yang telah mendukung program pemerintah Provinsi mewujudkan kemajuan pembangunan Sumsel. "Terimakasih atas dukungan warga Ogan Ilir. Yang telah mempercayakan pada kami pak Herman Deru dan saya menjadi pemimpin di Sumsel," tegas Wagub. Dikatakan, sebagai putra daerah yang pernah menjabat sebagai anggota dewan, Bupati OI dua periode dan kini menjabat sebagai Wakil Gubernur tidak akan pernah melupakan jasa baik warga. "Yakinlah bapak-ibu sekalian tahun ini juga pembangunan jalan penghubung Ogan Ilir dengan Kabupaten OKU akan dirampungkan. Sebanyak Rp 15 miliar dialokasikan untuk jalan. Jika nanti kurang akan kita tambah lagi pada tahun 2020," ungkap Wagub. Mawardi berharap beberapa tahun mendatang kawasan pesisir sungai ogan Kecamatan Muara Kuang dan sekitarnya tidak lagi terisolir karena buruknya jalan dan infrastruktur. Bahkan pada tahun ini selain perbaikan jalan provinsi, jalan pemukiman dan saluran irigasi akan dituntaskan. "Bukan itu saja Tahun  2020 akan datang,  kita akan programkan pembukaan ruas jalan penghubung Muarakuang Kabupaten  Ogan Ilir tembus Cempaka Kabupaten OKU Timur," tandasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Terima Kunjungan Senior Menteri Singapura, Gubernur Sumsel Paparkan Potensi Sumsel Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 267x

Terima Kunjungan Senior Menteri Singapura, Gubernur Sumsel Paparkan Potensi Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru ungkapkan banyak hal saat menerima kunjungan kerja Senior Menteri Perdagangan dan Industri dan Menteri Pendidikan Singapura Mr. Chee Hong Tat dan rombongannya di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (13/8/2019). “Sumsel ini adalah salah satu provinsi di Indonesia yang kaya sekali. Kita sangat terbuka dengan kerja sama yang sifatnya regional baik di bidang investasi, pendidikan maupun tenaga kerja. Semuanya bisa kita pertajam dalam pertemuan ini,” ujarnya Menurutnya, Sumsel adalah provinsi yang kaya sumber daya alam sehingga dia yakin sekali banyak hal yang bisa dikerjasamakan kedua belah pihak. Herman Deru memaparkan, Sumsel memiliki banyak bidang yang berpotensi dikerjasamakan seperti perkebunan, pertanian bahkan energi seperti batubara dan gas. “Singapura ini sebenarnya sudah tidak asing bagi saya, khususnya tempat pendidikan karena dua putri saya sekolah disini. Tapi selain pendidikan kita banyak hasil komoditi yang tak kalah menarik. Saya harap setelah kehadiran ini Mr Chee, instansi terkait aktif melakukan follow up,” jelasnya. Salain itu, kunjungan ini juga membahas soal investasi dan kerjasama di bidang perdagangan dan pendidikan, dan tentang asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Terkait hal tersebut, Herman Deru dengan yakin menjamin bahwa tidak akan ada lagi kiriman asap dari Sumsel ke Singapura. Karena Pemprov Sumsel bersama dengan satgas karhutlah Prov Sumsel terus berupaya untuk mengendalikan karhutla agar tidak meluas, bahkan juga telah dilakukan upaya-upaya pencegahan. "Saya tidak mau penerbangan di Changi terganggu oleh asap kami lagi. Demi Sumsel zero asap, bersama kepolisian dan TNI kami semua bahu-membahu memadamkan hot spot yang ada," terangnnya. Meskipun diakuinya tetap ada hot spot kecil di sejumlah lahan di Sumsel yang sangat luas, namun upaya-upaya pencegahan telah banyak dilakukan oleh Tim Satgas Karhutla Prov. Sumsel yang di komandoi oleh Danrem 044/Gapo selaku Dansatgas Karhutla Kolonel Arh Sonny Septiono . Demi Sumsel zero asap, Iapun mengaku ikut turun langsung bersama kepolisian dan TNI bahu-membahu memadamkan hot spot. Meskipun diakuinya tetap ada hot spot kecil di sejumlah lahan di Sumsel yang sangat luas. “Sebisa mungkin ini kita hindari karena Sumsel ini luas. Lahan gambut saja di Sumsel ini ada 1,4 juta hektare dan ini semua berpotensi,” pungkasnya. Sementara itu, Senior Menteri Perdagangan dan Industri dan Menteri Pendidikan Singapura Mr. Chee Hong Tat mengatakan, meski baru pertama kali ke Palembang, Ia mengaku sangat senang. Singapura menurutnya punya hubungan yang spesial karena salah satu founding father mereka berasal dari Palembang. Sehingga Ia yakin Palembang-Singapura bisa meningkatkan kerjasama. Dalam kesempatan itu Senior Menteri Singapura secara langsung mengundang Gubernur Sumsel untuk datang dan menonton langsung 2019 Singapore Grand Prix Formula One (F1) yang akan dilaksanakan di Singapura pada akhir September mendatang. “Kami Datang tim kami ada 7 orang. Ini Kunker pertama dalam rangka melihat situasi dan upaya meningkatkan kerjasama Sumsel dengan Singapura. Terima kasih atas sambutannya,” ujar Mr Chee. Menurut Chee jarak keduanya yang sangat dekat akan memudahkan komunikasi keduanya termasuk bila mereka berkeinginan bekerjasama menanamkan investasinya di Sumsel. “Selain kolaborasi dan kerja sama perushaa di bidang perdagangan atau investasi Izinkan kami juga mengundang Bapak Gubernur Sumsel untuk menonton F1 langsung ke Singapura. Jangan khawatir soal surat menyurat dan undangan. Semua akan segera kami kirimkan. Kami senang sekali jika Bapak Herman Deru berkenan hadir,” ungkapnya. Dalam Kunker tersebut Mr Chee Hong Tat tak main-main. Ia ikut memboyong sejumlah timnya yang terdiri dari Consulate General of the Republic of Singapore Richard Grosse, Director of Shoutheast Asia Office Jasmine Zubair Global Market Director Shoutheast Asia Office Chew Hwee Yong, Senior Assistant Director Lei Jia hui, Asisstant Director Joanne Tan dan First Secretary of Economics Kedutaan Republik Singapura di Jakarta Abdullah Abdul Aziz. MC Diskominfo Prov Sumsel/TM

Baca Detail
Semua Pihak Harus Terlibat dalam Penanggulangan Karhutla Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 168x

Semua Pihak Harus Terlibat dalam Penanggulangan Karhutla

Palembang, sumselprov.go.id -- Menurut prakiraan BMKG, musim kemarau tahun ini akan berlangsung hingga Oktober 2019. Mau tak mau ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi. Sejak akhir Juli hingga sekarang, beberapa wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mulai bermunculan titik-titik api Hal itu dikemukakan Komandan Satgas Penanggulangan Karhutla Kolonel Arh Sonny Septiono, Selasa (13/8). Sebagai antisipasi ancaman Karhutla dan kabut asap, ia  menyatakan bahwa Tim Satgas sudah siap sedia dan terus melakukan berbagai upaya mencegah dan memadamkan api. Saat ini kita sudah siapkan 1.512 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri melalui Polda Sumsel, BPBD, dan unsur Masyarakat. Saat ini personel sudah bergerak, bahkan bisa dihitung 24 jam selalu siap sedia,” ujarnya di Makorem 044/Garuda Dempo, Senin (12/8/2019). Kolonel Sonny yang juga sebagai Komandan Korem 044/Garuda Dempo juga menyatakan bahwa di Makorem 044/Gapo sendiri sudah disiapkan Pos Komando Pengendalian (Puskodal), yang bisa memonitor pergerakan tim setiap waktu. Ancaman Karhutla bukan lagi wacana, tapi sudah tampak di depan mata. Setiap hari pasukan kita berjibaku mengatasi semua titik api, baik melalui udara dengan water bombing ataupun pergerakan pasukan darat yang mencari dan mengejar titik api. Bisa dibayangkan bahwa saat ini, 9 Kabupaten di Sumsel sudah muncul titik-titik api. Umumnya pula, lokasi titik api berada di tempat yang sulit untuk dimasuki pasukan darat. Karena itu, kita all out, semua dimaksimalkan untuk memadamkan api,” ujarnya. Terjadinya Karhutla di Sumsel memang sudah dirasakan sejak dua minggu terakhir. Tingginya suhu dan tidak adanya hujan, menjadikan hawa panas semakin terasa. Pantauan satelit juga menunjukkan titik api bertebaran di berbagai wilayah. Peristiwa ini seakan mengingatkan pada tahun 2015 silam, dimana sebaran kabut asap begitu pekat dan mengganggu rutinitas warga sehari-hari. Untuk itu, sikap menjaga dan peduli dengan lingkungan setempat sangat diperlukan, semua pihak, baik masyarakat maupun pelaku usaha. Saya tekankan bahwa Karhutla adalah masalah bersama, karena itu kita harus selesaikan secara bersama-sama pula. Pihak perusahaan yang ada di Sumsel, semua saya minta untuk terlibat, bahu membahu. Mana sumber daya yang mereka miliki, maksimalkan untuk memadamkan api. Masyarakat juga demikian, sama-sama kita jaga, kalau kurang alat kita siapkan,” ujarnya. Kolonel Arh Sonny Septiono mengatakan bahwa terhadap pihak-pihak yang sengaja membakar lahan, akan diberikan tindakan tegas. Kita sudah dapat instruksi dari Pangdam II/Sriwijaya, ambil tindakan tegas jika ada yang sengaja bakar lahan. Kita tidak main-main soal ini, karena itu prajurit yang bertugas di lapanganpun, jika perlu kita persenjatai. Ini bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk Sumsel dan Indonesia,” tegasnya. Ditambahkan juga oleh mantan Kasrem 032/Wirabraja ini, bahwa sekarang adalah masa tanggap darurat. Tak perlu lagi saling salah menyalahkan, tapi bertindak memadamkan api dan mencegah agar api tidak terjadi. Peran serta semua pihak diminta sekali, baik masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan siapapun yang terkait. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
TP PKK Sumsel Harapkan Tradisi Melebung Jadi Agenda Wisata Tahunan Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 198x

TP PKK Sumsel Harapkan Tradisi Melebung Jadi Agenda Wisata Tahunan

Ogan Ilir, sumselprov.go.id – Terima kasih atas undangannya PKK Desa Sejaro dan dapat berbaur dengan masyarakat sekitar yang terlihat antusias dan gembira untuk bersama-sama melebung. Demikian diucapkan Ketua TP-PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru bersama Wakil Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya saat menghadiri undangan PKK Desa Sejaro dalam tradisi "melebung" di Desa Tanjung Sejaro Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (13/8/2019). Melebung adalah merupakan tradisi masyarakat setempat untuk panen ikan di Lebak Lebung Desa Sejaro. "Diharapkan tradisi ini akan terus ada dan dapat dijadikan agenda wisata tahunan" ungkapnya. Seperti diketahui selama ini, sebagian besar wilayah Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari kawasan rawa lebak yang kaya akan sumber daya perikanan. Selain untuk bersilaturahmi dan halal bihalal di desa tersebut, Ketua dan Wakil Ketua PKK Provinsi Sumsel, juga mengikuti tradisi melebung ikan di desa tersebut. Pada kesempatan tersebut, pada saat wawancara di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua PKK Provinsi Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya utarakan iya, kedatangan kita ini untuk silaturahmi dan halal bihalal kepada masyarakat OI ini, yang sudah jarang ketemu agar lebih dekat lagi Ia menambahkan untuk kegiatan melebung ini selalu diagendakan setiap tahunnya. “Kegiatan ini sudah kita agendakan setiap tahunnya dan jika ada desa lainnya yang ingin mengundang, kita siap untuk hadir,” terangnya. Sementara itu, pemilik lebung Desa Tanjung Sejaro sekaligus anggota DPRD OI, M Ali HS ungkapkan, tujuan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus halal bihalal bersama Ketua dan Wakil Ketua PKK Provinsi Sumsel. “Kegiatan ini merupakan silaturahmi dan halal bihalal sekaligus melebung ikan bersama dengan PKK Provinsi Sumsel,” ujarnya. Ia menambahkan luas lebak lebung ini dua hektar dan juga menyediakan kolam pemancingan bagi warga yang ingin menyempatkan diri untuk memancing dipersilakan. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Semarakkan HUT RI Ke-74, Bendera Merah Putih Ukuran Raksasa Terbentang Di Danau Ranau Sumsel
14 Aug 2019 Dilihat 513x

Semarakkan HUT RI Ke-74, Bendera Merah Putih Ukuran Raksasa Terbentang Di Danau Ranau

OKUS, sumselprov.go.id - Pembentangan Bendera berukuran raksasa untuk pertama kali digelar ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-74 RI di Kabupaten OKU Selatan. Kegiatan ini juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan Polres OKU Selatan dalam mempromosikan Kawasan Wisata Danau Ranau yang merupakan destinasi wisata unggulan di OKU Selatan. Pembentangan Bendera Merah Putih ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia, dan moment langkah ini digagas langsung oleh Kapolres OKU Selatan bersama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan. Hadir Bupati OKU Selatan Popo Ali M., B.Com. bersama Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir,SP.,M.Si. menyaksikan langsung Pembentangan Bendera Merah Putih Ukuran 10 M X 20 M di tengah Danau Ranau, Senin (12/08/2019). Kegiatan Pembentangan Sang Saka Merah Putih berukuran besar ini, dipusatkan di Pantai Pelangi Desa Padang Ratu Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT). Dan Dihadiri langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana,S.I.K.,M.H., Sekretaris Daerah, Para Asisten, Para Kepala OPD, dan Undangan lainnya Untuk menyukseskan Pembentangan yang dilakukan langsung oleh Tim Penyelam Polres OKU Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja OKU Selatan, Dinas Perhubungan OKU Selatan, Komunitas Ranau Rafting, dan Komunitas Penyelam Alam Danau Ranau ini. Para Tim ini terlebih dahulu melaksanakan gladi bersih pada Sabtu (10/08/2019), yang dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan. Sebelum prosesi Pembentangan Bendera Merah Putih, Bupati OKU Selatan dalam sambutannya menjelaskan bahwasannya, Pembentangan Sang Saka Merah Putih berukuran raksasa ini merupakan yang pertama kali dilakukan di OKU Selatan. Ukuran bendera yang dibentangkan yakni 10 M X 20 M. Ukuran sangat besar dan dibentangkan di atas Danau Ranau yang luasnya 125,9 kilo meter persegi dan kedalaman mencapai 229 meter. Prosesi Pembentangan Bendera Raksasa ini sendiri, dimulai dengan membawa rombongan penyelam ke tengah Danau Ranau dan dan dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan. Selanjutnya para tim pembawa bendera raksasa, dan terakhir Bupati OKU Selatan beserta rombongan Sebelum Sang Saka dibentangkan, selayaknya pengibaran bendera pusaka dilakukan penghormatan terlebih dahulu. Dengan diiringi lagu Indonesia Raya, Sang Saka Merah Putih Raksasa mulai dibentangkan oleh gabungan tim penyelam dan begitu lagu berakhir, Sang Saka Merah Putih Raksasa terbentang sempurna di atas Danau Ranau. Terkait hal ini Bupati OKU Selatan sangat mengapresiasi para tim penyelam, dan memberikan piagam penghargaan kepada para tim penyelam yang telah sukses membentangkan Sang Saka Merah Putih Raksasa di atas Danau Ranau. Sementara itu, Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH mengatakan pembentangan bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74. "Pembentangan bendera raksasa dilakukan di Wisata Danau Ranau mengatakan karena wisata Danau Ranau sebagai ikon wisata yang memiliki potensi yang luar biasa" tambahnya Pada pembentangan bendera dan spanduk di dasar Danau dengan mengerahkan sebanyak 50 personil, 30 orang untuk pembentangan bendera dan 20 orang untuk pembentanga spanduk, dan melibatkan TNI dan Pemkab dan Sat Pol PP, im MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.