Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Sumsel Sematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Kepada Abdi Negara Sumsel
16 Aug 2019 Dilihat 331x

Gubernur Sumsel Sematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Kepada Abdi Negara

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia untuk Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (15/8/2019). Satyalancana Karya Satya adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya. Penyematan Tanda Kehormatan ini dilakukan dalam rangka HUT RI Ke-74 Tahun 2019 dan ditandai dengan penyematan secara simbolis kepada Sekda H. Nasrun Umar sebagai penerima Lencana Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya masa pengabdian 30 tahun. Herman Deru mengatakan lencana ini terbagi menjadi tiga yaitu bagi yang mengabdi 10 tahun akan mendapat lancana perunggu. Bagi yang mengabdi 20 tahun mendapat lancana perak dan pengabdian 30 tahun mendapatkan lancana emas. "Masing-masing lencana memiliki makna dan filosifi tersendiri. Penghargaan oleh negara diberikan bukan tanpa arti. Seorang PNS harus diingatkan kembali tentang profesinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat," kata Herman Deru Oleh karena itu, Herman Deru berpesan agar para PNS harus berpikir dengan logis terkait dengan apa yang telah diperbuat,  sedang diperbuat dan akan diperbuat terutama terkait dengan pekerjaannya sebagai abdi negara dan masyarakat. Penghargaan ini diberikan kepada sebanyak 392 orang dengan masa pengabdian 10, 20 dan 30 tahun yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, yaitu 76 orang yang telah mengabdi 30 tahun, 98 orang yang telah mengabdi 20 tahun, dan 218 orang yang telah mengabdi 10 tahun. . Turut hadir Para Staf Ahli, Para Asisten, dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel .

Baca Detail
H. Herman Deru Ingatkan Paskibraka Agar Pegang Teguh Ikrar Menjalankan Tugas Sumsel
16 Aug 2019 Dilihat 283x

H. Herman Deru Ingatkan Paskibraka Agar Pegang Teguh Ikrar Menjalankan Tugas

Palembang. Sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru ucapkan selamat atas terpilihnya menjadi anggota Paskibraka tahun 2019 dan mengingatkan agar pegang teguh ikrar dalam menjalankan tugas . Kalian adalah orang orang pilihan yang akan menggemban tugas yang mulia ini. Bersyukur dan berbanggalah atas apa yang akan kalian lakukan serta ciptakanlah kepercayaan diri yang tinggi untuk melakukannya. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada acara Pengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA)  Prov. Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis (15/08/2019). “Saya harap ikrar yang telah disampaikan tadi benar benar di resapi dan menumbuhkan rasa tanggungjawab yang tinggi untuk melakukan tugas yang telah diberikan,”ujar Herman Deru Gubernur Herman Deru juga menginggatkan agar selalu menjunjung tinggi rasa persatuan, kerukunan dan kekompakkan diantara sesama warga negara. “Tidak semua mendapat kesempatan dan kehormatan yang begitu tinggi untuk mengemban misi, bertugas menjadi pasukan pengibar bendera Merah Putih pada hari bersejarah tanggal 17 Agustus 2019 dan patut disyukuri”, terang Herman Deru Jelas Gubernur, jadikan detik-detik proklamasi ini sebagai tonggak bersejarah dalam melamgkah ke depan, mempersiapkan diri untuk menjadi putra puti terbaik bangsa. “Persiapkan diri kalian dengan baik serta jagalah kesehatan agar kegiatan nanti dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar,”tambahnya. Anggota Paskibraka yang terdiri dari 50 orang akan melaksanakan tugasnya mengibarkan Bendera Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang. . Turut Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli Msi, Pangdam II Sriwijaya yang diwakili Staf Ahli Bidang ILPENGTEK, Kol. Inf. Mukhrizal, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel diwakili oleh Asisten bidang Intelijen Deddy Suwardi Surahman, SH, MH,   Para Staf Ahli, Para Asisten, dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/FS

Baca Detail
Karhutla ’Intai’ JSC, Personil Kodim Palembang Langsung Sigap Sumsel
16 Aug 2019 Dilihat 149x

Karhutla ’Intai’ JSC, Personil Kodim Palembang Langsung Sigap

Palembang, sumselprov.go.id -- Menerima laporan tentang terjadinya kebakaran di lahan gambut komplek GOR (Venue Dayung) Jakabaring Sport City Palembang, Komandan Kodim 0418/Palembang Letkol Arm Widodo Noercahyo yang baru dilantik lima hari yang lalu, bergegas melakukan pemadaman bersama anggota yang tergabung dalam Satgas Karhutla dari Koramil 418-03/Plaju, BPBD Sumsel, Manggala Agni dan personel dari PBK Kota Palembang. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (14/8/2019) petang sekitar pukul 17.45 Wib tersebut menghanguskan lahan gambut luas sekitar 5 hektar. Dengan kegigihan para personel Satgas Karhutla yang dipimpin langsung Dandim 0418/Palembang Letkol Arm Widodo Noercahyo, api dapat dipadamkan sekira pukul 22.30 wib dengan dibantu dengan 3 unit mobil pemadam kebakaran dari PBK Kota Palembang maupun BPBD Sumsel. Wilayah komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sebagian besar masih merupakan lahan gambut, sehingga di musim kemarau seperti ini rawan terjadi kebakaran, untuk itu personel Kodim 0418/Palembang terus melakukan kesiap siagaan guna melakukan pemadaman bila terjadi kebakaran”, ungkap Letkol Widodo Noercahyo, Dengan kejadian kebakaran tersebut, Dandim 0418/Palembang mengatakan terus melakukan koordinasi dengan intansi terkait dan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya kebakaran. Dalam kebakaran tersebut, sambung Dandim, penyebabnya diduga oleh ulah orang gila yang sedang bermain api. Dan kami sudah mengerahkan pasukan di lokasi kebakaran, dengan kesigapan personel gabungan, api dapat cepat dapat dipadamkan”, terang Dandim. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Lahan Tidak Produktif di Sumsel Rawan Karhutla Sumsel
16 Aug 2019 Dilihat 245x

Lahan Tidak Produktif di Sumsel Rawan Karhutla

Palembang, sumselprov.go.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga saat ini masih melakukan pendataan total jumlah lahan terbakar akibat karhutla ini.Namun siapa pemilik lahan kosong yang terbakar di Sumsel aparat kepolisian yang memiliki kewenangan tersebut “Pihak kepolisianlah yang tahu lahan siapa-lahan siapa, jadi setiap lahan yang sudah terbakar sudah di police line pihak kepolisian,” kata Kepala BPBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Iriansyah usai di temui di DPRD Sumsel, Rabu (14/8). Selain itu menurutnya, pemerintah daerah sudah menyampaikan himbauan agar lahan yang tidak produktif harus dimanfaatkan, agar tidak mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan , jika terjadi kebakaran maka disana tidak ada yang memadamkan api. Pihaknya juga meminta pemerintah kabupaten di Sumsel terutama yang rawan karhutla untuk memanggil dan mengajak pemilik lahan kosong untuk memfungsikan lahan-lahannya tersebut, “Penyebab kebakaran karena lahan itu di tinggal kosongkan jadi open akses masuk semua orang, namanya manusia bergerak terus, ini salah satu penyebab kebakaran itu sendiri, karena ada aktivitas masyarakat baik sengaja dan tidak sengaja bisa terjadi,” katanya. Selain itu menurut Iriansyah , tahun ini pihaknya dibantu lima heli water bombing dari BNPB RI termasuk satu pesawat patroli udara dan satu pesawat heli patroli. “Jadi ada tujuh dukungan dari operasi udara. Disamping itu operasi pemadaman darat dilakukan tim gabungan antara TNI/Polri, BPBD, masyarakat dan Manggala Agni, jadi ini bersama-sama melakukan pemadaman darat di desa-desa yang rawan kebakaran hutan dan lahan, ini yang kita harapkan, api kecil secepatnya dapat kita padamkan, kalau sudah besar ini sulit, oleh sebab itu mari kita menjaga lingkungan kita jangan ada titik api sekecil apapun, kalau besar api sulit kita padamkan,” katanya. Dia mengajak semua kalangan terutama daerah rawan kebakaran hutan dan lahan untuk menjaga lingkungan untuk tidak ada titik api sekecil apapun. “Kebakaran hutan dan lahan berdampak negatip, asapnya itu yang bahaya, kalau asap kebakaran hutan dan lahan sudah kemana-mana ini mengganggu kehidupan manusia termasuk ganguan kesehatan, gangguan transportasi dan gangguan hubungan bilateral kalau asapnya ini terjadi di negara kita sampai ke negara tetangga,” katanya. Untuk musim kemarau menurutnya berdasarkan informasi BMKG saat ini sedang masuk puncak musim kemarau sampai bulan Oktober. “Karena kondisi lahan yang kering, kondisi yang panas ini mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya sembari mengatakan pelaku pembakaran hutan dan lahan sudah ada ditangkap dan kini ditangani pihak kepolisian. Di lapangan menurutnya pihaknya menghadapi kendala kondisi yang panas, tidak ada curah hujan, tidak ada sumber air di lokasi kebakaran. “Akses masuk ke lokasi kebakaran tidak ada karena kebakaran terjadi ditengah-tengah kebun, sawah, tengah lahan semak belukar yang sulit dijangkau, ini kendala kita, pemadaman darat dilakukan teman-teman tapi pemadaman udarasore hari sudah harus kembali ke Base Ops, ini menjadi kendala juga, terjadi kebakaran dimalam hari berlanjut kalau tidak segera ditanggulangi sampai besok pagi, karena pemadaman harus dilakukan berkesinambung dan terus menerus darat dan udara,” katanya. Sedangkan hari ini, Rabu (14/8) pihaknya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Bayung Lencir, kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan dibantu dua helikopter. “Kita mengharapkan pemberdayaan masyarakat, setiap desa ada kadesnya , ada camatnya, jadi kita mintakan ada masyarakat disana , disitu kita bisa menggerakkan pak camat, pak kades sama-sama menggerakkan masyarakat, ketika ada kebakaran yuk sama-sama kita padamkan, dan yang paling penting jangan ada titik api apapun disana, kalau sudah ada titik api tidak cepat di padamkan ini akan menjadi besar karena kering, ini sulit dipadamkan,” katanya. Mengenai kematian Andrey Sushakov yang bertugas sebagai Ground engineer RA-22583 kemarin, Selasa (13/8) tidak mengganggu aktivitas karhutla di Sumsel. “Kita sudah minta penambahan helikopter ke BNPB dua unit tapi dalam proses, kita melihat kondisi jika ekskalasi meningkat kita minta lagi, “ katanya TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Herman Deru : Di Sumsel Angka Kemiskinan Menurun Sumsel
16 Aug 2019 Dilihat 183x

Herman Deru : Di Sumsel Angka Kemiskinan Menurun

Palembang, sumselprov.go.id -- Gelaran Sriwijaya Expo 2019 ke-8 yang dilaksanakan dari tanggal 14 hingga 19 Agustus 2019 di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel). Diharapkan dapat meningkatkan geliat ekonomi kerakyatan di Sumsel yang ditandai dengan terjadinya penurunan angka kemiskinan di provinsi ini. "Saya menyambut baik  dan mengapresiasi penyelenggaraan Sriwijaya Expo 2019. Tentunya ini akan memberikan manfaat yang besar bagi Kesejahteraan rakyat  Sumatera Selatan," tegas Gubernur H. Herman Deru dalam sambutannya ketika membuka secara resmi Sriwijaya Expo 2019 dipusatkan di halaman Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel, Jakabaring Palembang, Rabu (14/8) malam.   Lebih lanjut Herman Deru menambahkan,  Sumsel saat ini tengah memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan infrastruktur guna menarik investor untuk berinvestasi  di Sumsel. Hal tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan hilirisasi industri produk unggulan daerah yang diarahkan kepasar ekspor. "Besarnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) pertanian, perkebunan dan pertambangan yang merupakan sumber utama pendapatan dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat. Oleh karena itu Pemprov. Sumsel saat ini sedang dan akan terus melaksanakan akselerasi pembangunan di berbagai sektor menuju " Sumsel Maju untuk Semua," imbuhnya. Lebih lanjut Herman Deru menambahkan,  kegiatan Sriwijaya Expo 2019 digelar  secara tidak langsung juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Sumsel. Karena itu dia mengajak  Kabupaten/kota untuk dapat sinergi dengan Pemprov. Sumsel  dalam menjalankan program pembangunan yang  berpihak pada masyarakat. "Keberhasilan pembangunan  harus merata dan dinikmati oleh seluruh masyarakat. Tidak boleh ada masyarakat kita yang kurang pangan, pendidikan dan kesehatan rendah. Karena itu kita harus sinergi  dalam segala hal," tandasnya. Dilain pihak  Ketua Harian Dekranasda Sumsel yang juga sebagai Kepala Dinas Perindustrian Pemprov. Sumsel Hj. Erlina Rizar dalam laporannya mengatakan, Sriwijaya Expo 2019 merupakan gelaran untuk ke-8 kalinya dimulai tanggal 14 hingga berakhir 19 Agustus 2019 mendatang yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74 Tahun 2019. Expo ini lanjut dia akan diisi dengan sejumlah agenda kegiatan diantaranya karnaval budaya, jalan santai, talkshow, seminar dan pameran kerajinan Sumsel yang melibatkan serta utusan dari Kabupaten/kota di Sumsel, para pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), perusahaan dan instansi dilingkungan Pemprov. Sumsel. "Khusus tahun ini ada pameran UMKM dari Kabupaten/kota dan dinas instansi dilingkungan Pemprov. Sumsel adapun tujuan expo ini adalah wadah  pemberdayaan ekonomi, promosi potensi daerah, promosi produk UMKM dan promosi hasil pembangunan Sumsel," paparnya. Pembukaan Sriwijaya Expo ditandai dengan pemukulan kentongan, pemotongan pita oleh Ketua Dekranasda Sumsel Hj. Febrita Lustia  dan dilanjutkan dengan peninjauan stan pameran. Suasana kian meriah dengan penampilan atraksi seni dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel, penampilan artis ibukota Irma Darmawangsa dan Band lokal lainnya yang disaksikan para penonton dari dalam dan luar Kota Palembang. Nampak hadir dalam pembukaan Sriwijaya Expo 2019 kali ini para pejabat Forkompinda Sumsel diantaranya Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI irwan, S.IP, M.Hum, Wakajati Sumsel Hari Setiyono, SH, MH, Kapolda Sumsel Diwakili Kabid Humas  Kombes Pol Drs Supriadi, MM, Sekda Sumsel H. Nasrun Umar, Wakil Ketua Dekranasda Sumsel H. Fauziah Mawardi, para Bupati/Wako Se-sumsel dan undangan penting lainny. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Wagub Sumsel Hadiri Apel Besar Pramuka ke-58 di Cibubur Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 193x

Wagub Sumsel Hadiri Apel Besar Pramuka ke-58 di Cibubur

Cibubur, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menghadiri langsung Upacara Apel Besar Hari Pramuka ke-58 tahun 2019, di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur Jakarta Timur Rabu (14/7) sore. Bertindak sebagai Pembina upacara adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Peringatan Hari Pramuka kali ini mengambil tema "Gerakan Pramuka Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun keutuhan NKRI ” Apel Besar ini ditandai dengan atraksi paduan suara , atraksi drum band , atraksi kolaborasi pagelaran tari dari Kwartir Daerah DI Yogyakarta dan Papua Barat didukung atraksi senam semaphore. Tak ketinggalan atraksi fly pass Satuan Karya Dirgantara serta atraksi keterampilan dari para Pramuka yang tergabung dalam Satuan Karya Wirakartika , Bhayangkara , dan Dirgantara. Sementara lapangan upacara diperindah dengan hiasan - hiasan khas Pramuka , berupa pioneering pembuatan lambang Garuda Pancasila menggunakan bambu dan ikatan simpul tali - temali , serta berbagai proyek pioneering lainnya . Di lapangan upacara ini juga terdapat Rumah Kaki Seribu persembahan dari Papua Barat , suatu contoh pioneering asli dari Indonesia yang membuat rumah dengan kayu dan tali akar pepohonan , ikatan simpul tali temali yang telah dipelajari jauh sebelum kegiatan simpul tali - temali diperkenalkan dalam kegiatan kepramukaan . Peringatan Hari Pramuka ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat negara diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Heru Winarko. Pada Apel Besar tersebut Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka , Komjen Pol ( Purn ) Drs . H . Budi Waseso , telah menganugerahkan Lencana Tunas Kencana kepada Presiden RI Joko Widodo , Lencana Tunas Kencana merupakan penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka bagi orang dewasa , dan sesuai ketentuan dalam Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka. Dalam kesempatan yang sama Presiden RI juga menyerahkan sejumlah tanda penghargaan baik kepada  orang dewasa dalam gerakan pramuka mapun kepada maupun kepada perwakilan para peserta didik. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Herman Deru Beli Mainan Telok Abang Buat Cucu Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 322x

Herman Deru Beli Mainan Telok Abang Buat Cucu

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru begitu antusias dengan digelarnya Festival Kuliner dan Telok Abang 2019 di Palembang. Bahkan Herman Deru ketika membuka festival ini sempat membelikan kedua cucu kesayangannya Danis dan Deka) mainan telok abang lengkap dengan  mainan pesawat terbang dan kapal laut. "Kita bangga karena usaha ini bukan sekedar nilai tampilannya melainkan untuk mempertahankan keaneka ragaman kuliner yang berasal dari leluhur kita. Maka kita jaga ini untuk anak cucu kita," ungkap Gubernur Herman Deru  saat sambutan membuka Festival Kuliner dan Telok Abang 2019 yang dipusatkan  Balai Prajurit Sekanak Palembang, Rabu (14/8) petang. Menurut Gubernur apa yang dilakukan Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD)  DPD Sumsel dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel yang telah menjaga kelestarian tradisi telok abang melalui  Festival Kuliner dan Telok Abang 2019 patut di apresiasi. "Kita tahu di Kota Palembang ini tidak lengkap jika perayaan 17 Agustus 2019 ini tidak ada telok abang. Inilah jelinya para UMKM, mereka berupaya tetap mengenang kreatifitas leluhur dengan kreasi  telok abang ada kapal-kapalan," tambahnya. Dikatakan, sudah selayaknya Festival Kuliner dan Telok Abang yang  gelar dari tanggal 14 hingga 18 Agustus 2019 dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan dengan hasil kreasi seni yang lebih kreatif. Sehingga akan  menarik bagi calon pembeli khususnya warga Kota Palembang. "Saya  harapkan ini bisa mengangkat kembali budaya telok abang, sehingga masyarakat akan semakin dicintai dan mengenal telok abang. Sekaligus akan meningkatkan pendapatan masyarakat," harapnya agar telok abang dapat terkenal seperti  makanan khas Palembang yang telah  terkenal lainnya. Senada dengan Gubernur, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kadin Sumsel dan Ketua HIPAKAD serta anggota yang telah berinisiatif mengadakan Festival kuliner dan Telok Abang 2019. "Festival ini sebagai ajang promosi keberagaman makanan khas Sumsel sudah sepatutnya kita dukung dengan harapan akan semakin memperkaya varian  kuliner nusantara," tegasnya. Sementara itu sebelumnyan  Ferdi Aligafur selaku Ketua Panitia pelaksana Featival menegaskan HIPAKAD DPD Sumsel ini terbentuk sejak satu tahun lalu dengan anggota lebih kurang 100 orang. Dengan program fokus pada bidang sosial, pengajian, arisan, yasinan, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.[sri] "HIPAKAD) DPD Sumsel berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel menggelar Festival Kuliner dan Telok Abang. Tujuannya  untuk memeriahkan HUT RI ke 74 sekaligus untuk mengaungkan kembali budaya tahunan Palembang yaitu telok abang," tandasnya. Untuk diketahui Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun 2019 tanggal 17 Agustus 2019 di Sumatera Selatan mulai terasa. Sejak awal bulan Agustus  lalu jalan utama hingga ke perkampungan penduduk dari kota hingga desa sudah mulai semarak dengan sejumlah atribut dengan nuansa merah putih. Tak terkecuali dengan Kota Palembang, HUT RI tidak lengkap rasanya jika tradisi telok abang tidak dimunculkan. Bahkan saking eratnya hubungan memeriahkan HUT RI dengan tradisi telok abang (telur rebus dengan warna merah). Membuat warga berlomba-lomba menjajakan dagangan telok abang  disejumlah ruas jalan protokol di Kota Palembang terutama di tempat wisata seperti di kawasan Banteng Koto Besak (BKB) dan sekitarnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sriwijaya Expo 2019: Gubernur Sumsel Harapkan Investor Berminat Datang Ke Sumatera Selatan Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 176x

Sriwijaya Expo 2019: Gubernur Sumsel Harapkan Investor Berminat Datang Ke Sumatera Selatan

Palembang, sumselprov.go.id - Pagelaran Sriwijaya Expo yang kita adakan setiap tahunnya adalah bertujuan untuk menarik peminat para investor datang ke Sumatera Selatan agar mau menanamkan sahamnya. Dengan datangnya para investor ke Sumsel akan berdampak pada percepatan proses pembangunan, infrastruktur dan terciptanya lapangan pekerjaan yang luas. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat membuka secara resmi Pagelaran Sriwijaya Expo 2019 yang diadakan di Gedung Dekranasda Prov. Sumsel, Rabu (14/08/2019). “Saya harap kegiatan ini dapat menarik investor-investor datang ke Sumsel sehingga akan berdampak bagi Perekonomian di Sumsel. Program - program yang berpihak kepada masyarakat harus kita kedepankan, sehingga tercapai kesejahteraan serta kebahagiaan bagi masyarakat,”ujar Gubernur Sumsel. Untuk selanjutnya, Herman Deru berharap juga agar kegiatan ini dapat selalu dilakukan kedepannya dan para pelaku usaha selalu ikut andil dan mendapatkan keuntungan finansial, serta menjadi semangat agar dapat bekerja lebih keras, serta terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat. “Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak-pihak yang telah bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan ini, semoga apa yang kita lakukan bermanfaat kedepannya,” tambahnya. Hadir dalam kegiatan ini Sekda Prov. Sumsel H. Nasrun Umar, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum, Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua TP PKK Prov. Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
H. Herman Deru Harapkan Aneka Ragam Kuliner Leluhur Tetap Dijaga Dan Dilestarikan Sumsel
15 Aug 2019 Dilihat 260x

H. Herman Deru Harapkan Aneka Ragam Kuliner Leluhur Tetap Dijaga Dan Dilestarikan

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi penyelenggaraan Festival Kuliner dan Telok Abang 2019. Kita bangga karena usaha ini bukan sekedar nilai tampilannya melainkan untuk mempertahankan keaneka ragaman kuliner yang berasal dari leluhur kita Karena menurutnya kegiatan ini dapat mempertahankan keanekaragaman kuliner yang berasal dari leluhur agar tetap terjaga dan dilestarikan untuk generasi seterusnya. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat membuka Festival Kuliner dan Telok Abang 2019 yang dipusatkan Balai Prajurit Sekanak Palembang, Rabu (14/8/2019)  "Saya berharap agar kegiatan ini dapar mengangkat kembali budaya telok abang, sehingga masyarakat akan mengenal telok abang. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan minat para UMKM yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya. . Herman Deru juga berharap agar telok abang dapat terkenal seperti makanan khas Palembang yang telah terkenal lainnya. "Kita tahu di Kota Palembang ini tidak lengkap jika perayaan 17 Agustus 2019 ini tidak ada telok abang” jelas Gubernur Herman Deru Menurut Gubernur apa yang dilakukan Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) DPD Sumsel dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel yang telah menjaga kelestarian tradisi telok abang melalui Festival Kuliner dan Telok Abang 2019 patut di apresiasi. “Inilah jelinya para UMKM, mereka berupaya tetap mengenang kreatifitas leluhur dengan kreasi telok abang ada kapal-kapalan," tambahnya. Lanjut Gubernur Herman Deru, sudah selayaknya Festival Kuliner dan Telok Abang yang gelar dari tanggal 14 hingga 18 Agustus 2019 dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan dengan hasil kreasi seni yang lebih kreatif. Sehingga akan menarik bagi calon pembeli khususnya warga Kota Palembang. Pada kesempatan itu juga Herman Deru ketika membuka festival tersebut sempat membelikan kedua cucu kesayangannya (Danis dan Deka) mainan telok abang lengkap dengan mainan pesawat terbang dan kapal laut. Senada dengan Gubernur, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kadin Sumsel dan Ketua HIPAKAD serta anggota yang telah berinisiatif mengadakan Festival kuliner dan Telok Abang 2019. "Festival ini sebagai ajang promosi keberagaman makanan khas Sumsel sudah sepatutnya kita dukung dengan harapan akan semakin memperkaya varian kuliner nusantara," tegasnya. Sementara itu sebelumnyan Ferdi Aligafur selaku Ketua Panitia pelaksana Featival menegaskan HIPAKAD DPD Sumsel ini terbentuk sejak satu tahun lalu dengan anggota lebih kurang 100 orang. Dengan program fokus pada bidang sosial, pengajian, arisan, yasinan, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya. "HIPAKAD) DPD Sumsel berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel menggelar Festival Kuliner dan Telok Abang. Tujuannya untuk memeriahkan HUT RI ke 74 sekaligus untuk mengaungkan kembali budaya tahunan Palembang yaitu telok abang," tandasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM  

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.