Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur H. Herman Deru Irup Upacara HUT ke- 74 Kemerdekaan RI di Griya Agung
Palembang, sumselprov.go.id -- Rasa haru dan bahagia Gubernur Sumatera Selatan, H.Herman Deru bercampur menjadi satu usai menjalani tugasnya sebagai Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih untuk pertama kalinya, di Detik-detik Proklamasi Peringatan HUT RI ke- 74 di Griya Agung, Sabtu (17/08/2019). Upacara Proklamasi dimulai dengan pengibaran sang saka merah putih oleh anggota Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Irup Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Adapun yang bertindak sebagai Perwira Upacara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teguh Hardiyo Wibisono dan Komandan Upacara Ajun Komisaris Besar Polisi Sonny Triyanto. Bagi H.Herman Deru, upacara 17 Agustus Peringatan HUT RI ke-74 kali ini, merupakan upacara yang pertama baginya sebagai Inspektur upacara sejak menjadi Gubernur Sumatera Selatan. “Walaupun perdana tapi ini sudah sangat luar biasa, sempurna, perfect. Sebagai Gubernur Alhamdulillah. Dari pasukannya, pengibar bendera dan peserta upacaranya. Para pemimpin juga semua hadir. Terpenting ini bukan sekedar seremonial tapi ungkapan rasa syukur”. Ujarnya. Menurut H.Herman Deru, apa yang dilakukannya belum apa-apa, coba bandingkan apa yang telah diperbuat para pahlawan, mereka mengorbankan jiwa raga, harta benda. Maka itu, Peringatan HUT RI ke- 74 ini perlu diresapi dan dihayati dengan total. “Kita hanya menyumbang pikiran dan tenaga saja maka harus berbuat maksimal. Ayo berbuat, “ tutupnya secara singkat. Sejumlah pejabat tampak hadir dalam moment istimewah tersebut . Diantaranya Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan HM. Aliandra Gantada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Kartika Sandra Desi, Kajati Sumsel Ali Mukartono, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang H. Soedarmadji, Danlanal Palembang Letkol Laut (p) Saryanto, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Palembang Yunita Resmi Sari serta unsur Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Sumsel Hadir Di Apel Kehormatan Dan Renungan Suci Jasa Pahlawan
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengaku terharu saat dirinya mendengarkan Inspektur Upacara membawakan intonasi saat menyampaikan pidato mengenang jasa para pahlawan. Ini adalah apel perdana bagi dirinya mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci jasa para pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) sejak dirinya menjadi Gubernur Sumsel. . Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat menghadiri dan mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang Palembang, Sabtu Dini Hari (17/8/2019), pukul 00.01 WIB. "Suasana yang tercipta malam ini cukup menakjubkan bagi saya. Mudah-mudahan kedepan akan lebih terasa lagi nikmat dari syukur kita," ujar Herman Deru. H. Herman Deru utarakan bahwa apel kehormatan dan renungan suci ini akan mengingatkan kita pada jasa para pahlawan yang telah memperjuangan bangsa dan negara ini. Apel yang digelar secara seremonial ini berlangsung khidmat, dan dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi, dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Sumsel. Turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Ketua DPRD Sumsel M.A.Gantada, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Dr. Sugeng Purnomo SH, M.Hum., dan Wakil Ketua DPRD Sumsel M.Yansyuri MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Ayoo Ikuti Lomba Foto Booth dan Esport Mobile Legend Di Stand Sriwijaya Expo Diskominfo Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id – Dinas komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan dalam memeriahkan penyelenggaraan Sriwijaya Expo 2019 yang dipusatkan di Komplek Dekranasda Jakabaring mulai 14 sampai dengan 19 Agustus 2019 menggelar Lomba Foto Booth dan Esport Mobile Legend. Plt.Kepala Dinas Kominfo Prov.Sumsel dalam wawancaranya menjelaskan perlombaan tersebut adalah, Lomba Foto Both Bowling World Cup 2019 dan Esport Mobile Legent. Adapun cara mengikuti lomba tersebut, untuk lomba foto booth Bowling World Cup 2019, peserta cukup mengupload fotonya ke Instagram saat berfoto di foto booth yang telah disediakan oleh Stand Sriwijaya Expo Diskominfo Sumsel yang berada di Road B. “Periode upload foto mulai tanggal 14 Agustus hingga 19 Agustus mendatang atau selama pelaksanaan Sriwijaya Expo 2019. Dan peserta boleh mengupload sebanyak-banyaknya,” ungkap Plt Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, Jumat (16/8). Ditambahkan Rizwan, foto yang diupload harus sesuai tema yang telah ditentukan oleh panitia dan tidak mengandung unsur SARA serta pornografi. “Jangan ngaku berlagak kalu belom befoto di Foto Booth Bowling World Cup 2019,” selorohnya. Sementara itu, untuk Esports Mobile Legend juga dilaksanakan selama penyelenggaraan Sriwijaya Expo 2019 berlangsung hingga 19 Agustus mendatang di Komplek Dekranasda Jakabaring Palembang. “Turnamen tidak dipungut biaya alias gratis. Pesertanya terbatas, hanya untuk 32 tim. Makanya buruan jangan sampai kamu ketinggalan. Pesertanya boleh ASN dan juga umum. Untuk selengkapnya, kunjungi stand kami di Sriwijaya Expo,” pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Menjelang Kepulangan ke Tanah Air, Tim Kesehatan Kunjungi Jamaah Haji Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Memasuki hari ke-30 keberadaan jamaah haji asal Indonesia kloter 13 Sumsel, tim kesehatan yang diwakili Dr. Arief dan Surya Salim memeriksa kondisi kesehatan KH. Amiruddin Nahrawi dan rombongan di Makkah, Jum'at (16/8/2019). Menurut keterangan staf khusus Gubernur sumsel bidang hubungan antar agama K.H. Amiruddin Nahrawi saat di konfirmasi mengatakan memasuki hari-hari terakhir sebelum kepulangan kami dari tanah suci Dr. Arief dan Surya Salim mengunjungi kamar hotel sekaligus memeriksa kondisi kesehatan para jamaah. Lanjut dalam keterangannya, beliau yang juga selaku Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) dan juga sebagai Bendahara Lembaga Dakwah (PBNU) pusat itu menambahkan saya mengapresiasi kinerja yang di lakukan oleh para dokter dan tim kesehatan. Selama keberadaan di tanah suci ini kami selalu di perhatikan dan selalu di ingatkan untuk menjaga pola makan, pola tidur agar kondisi kesehatan tetal terjaga. Tentunya saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas perhatian yang selama ini diberikan kepada jamaah. Berkat perhatian yang telah diberikannya ibadah yang kami laksanakan terasa lebih khusuk karena di dukung dengan kondisi badan yang sehat. Tak lupa saya selaku staf khusus Gubernur mendoakan seluruh jamaah semoga menjelang kepulangan ke tanah air diberikan keselamatan dan kelancaran. “Ucap Amiruddin Nahrawi yang akrab disapa Cak Amir itu. Untuk diketahui, Jemaah Embarkasi Palembang rencananya akan pulang ke Tanah Air pada 17 Agustus 2019. Pemulangan sendiri dilaksanakan secara bertahap dan diperkirakan berakhir pada 4 September 2019. Embarkasi Palembang mendapat Kouta 8.545 orang jemaah. Namun 36 di antaranya gagal karena beberepa faktor, di antarannya karena meninggal dunia, sakit dan hamil. Dalam menyambut kedatangan para jemaah nantinya, pihak panitia mengaku sudah mempersiapkan diri, salah satunya dengan melaksanakan rapat koordinasi. Kesiapan itu dimaksudkan agar dalam penyambutan kedatangan jemaah haji nanti berjalan lancar seperti saat pemberangkatan. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel/ AD
Sumsel
Gubernur Sumsel Inginkan Rumah Tahfidz Tumbuh Merata Disetiap Masjid
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengungkapkan bahwa pembangunan dibidang keagamaan merupakan salah satu program prioritas pembangunan Sumatera Selatan melalui berbagai pembinaan di bidang keagamaan diantaranya yang terus dikembangkan adalah pendirian rumah tahfidz di masjid-masjid di pedesaan maupun perkotaan. Terkait pembangunan rumah Tahfidz di masjid ini diungkapkannya saat melakukan safari Jum'at di Masjid Al-Huda di Jalan Lebak Mulya Sekip Palembang, Jum'at (16/8/2019). Dia menganjurkan bahwa disetiap masjid rumah tahfidz harus segera berjalan, dan segera dilaporkan dengannya. Tujuannya agar di bulan berikutnya bisa mulai diorganisir serta diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam kegiatannya sehari-hari. "Program rumah tahfidz ini sudah berjalan dimana-mana, kegiatannya diisi dahulu, kemudian nanti pembangunan fisik rumah tahfidz kita segera bangun, " ungkapnya. Kemudian, ia juga menceritakan bahwa kegiatan safari Jum'at yang dilakukan dalam agenda rutinnya menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan mengetahui langsung kondisi masyarakat. Menurutnya, mungkin masyarakat tidak menyangka diadakan bergilir baik di Palembang maupun di daerah lainnya. "Saya merasakan nuansa kekeluargaan disini menandakan habluminanas (menjaga hubungan baik) antara masyarakat di sini baik, kedekatan tokoh alim ulama, tokoh adat dan para pemuda sunggu luar biasa," ujarnya. Ia juga menghimbau para jama'ah yang hadir dalam nuansa merayakan HUT Indonesia, dengan memaknai perayaan ini dengan mengenang apa yang telah dikorbankan pada pendahulu, maka alangkah baiknya suasana semangat itu dipelihara. "Maka dengan menyemarakkan hal ini aku minta di setiap lorong RT kelurahan ada kegiatan, jangan sampai semangat itu pudar, tidak ada artinya kalau pahlawan kalau tidak mengenang," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menyerahkan bantuan dana untuk kegiatan masjid Al-Huda serta meninjau taman pendidikan Al Qur’an yang berada di masjid tersebut. Sementara itu, Ketua Masjid Al - Huda, Hakim Hanafiah mewakili jemaah masjid berterimakasih kepada Gubernur beserta jajaran untuk bisa hadir melaksanakan ibadah Jum'at disini, dan ia mendoakan agar kepemimpinan beliau bisa berjalan dengan baik. "Sebagai umat beragama ini menjadi contoh silahturahmi yang baik antar masyarakat serta pemimpinnya, saya berterimakasih bapak bisa hadir dan melaksanakan ibadah disini," pungkasnya. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Herman Deru Bangga Visi Presiden Selaras dengan Visi HDMY
Palembang, sumselprov.go.id -- Selain terus bekerja secara nyata dan konkret serta menghasilkan produk, Gubernur Sumsel H.Herman Deru memastikan akan memangkas regulasi yang ribet dan "njlimet" dalam pemerintahannya. Pernyataan itu ditegaskannya usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam Rangka HUT RI ke-74 tahun 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (16/8). Saat mendengarkan pidato kenegaraan itu, Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya serta Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Aliandra Gantada, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli serta segenap unsur pimpinan DPRD dan Kepala OPD di lingkungan pemprov Sumsel. Agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden yang digelar dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI tersebut diselenggarakan langsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel. Adapun rangkaian pidato kenegaraan tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan sambutan Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang dilanjutkan kemudian dengan mengheningkan cipta. Presiden RI Joko Widodo yang tampil mengenakan busana adat Sasak, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan pidato selama kurang lebih 30 menit. Dalam pidatonya Ia mengajak semua komponen bangsa meneguhkan semangat para pendiri bangsa, bahwa Indonesia itu bukan hanya Jakarta, bukan hanya Pulau Jawa. Menurutnya Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote. Pembangunan yang dilakukan saat ini harus terus Indonesia sentris. Karena itulah pembangunan yang dilakukan harus terus Indonesia sentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Nusantara. "Indonesia Maju bukan hanya karya Presiden dan Wakil Presiden bukan hanya karya lembaga eksekutif lembaga legislatif ataupun yudikatif saja. Tetapi keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan dan para pendidik. "Keberhasilan Indonesia adalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia," ujarnya. Menurutnya Kecepatan Indonesia dalam meraih cita-cita adalah peran bersama. Peran PDIP Golkar dan Nasdem, PKB dan PPP Perindo, PSI dan Hanura, PBB dan PKPI dan juga peran Gerindra, PKS dan Demokrat serta PAN, Partai Berkarya dan Partai Garuda. "Saya yakin jika kita sepakat dengan satu visi Indonesia Maju kita mampu melakukan lompatan kemajuan, lompatan untuk mendahului kemajuan bangsa lain. Sebagai Kepala Negara yang merangkap Kepala Pemerintahan. Sebagai Presiden dalam sistem Presidensial yang dimandatkan konstitusi, saya mengajak kita semua untuk optimis dan kerja keras. Sayalah yang memimpin lompatan kemajuan kita bersama," tegasnya. Saat ini jelas Jokwi, Indonesia berada dalam dunia baru dunia yang jauh berbeda dibanding era sebelumnya. Globalisasi terus mengalami pendalaman yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke-4. Persaingan semakin tajam dan perang dagang semakin memanas. Antar-negara berebut investasi, antar-negara berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar. Antar-negara memperebutkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa kemajuan bagi negaranya. Dunia menurutnya tidak semata sedang berubah tetapi sedang terdisrupsi. Di era disrupsi ini kemapanan bisa runtuh ketidakmungkinan bisa terjadi. Jenis pekerjaan bisa berubah setiap saat, banyak jenis pekerjaan lama yang hilang. Tetapi juga makin banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan. Ada profesi yang hilang, tetapi juga ada profesi baru yang bermunculan. Ada pola bisnis lama yang tiba-tiba usang dan muncul pola bisnis baru yang gemilang dan mengagumkan. Saat ini lanjut Jokowi Indonesia membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat negara Indonesia bisa melompat dan mendahului bangsa lain. Diakuinya negara Indonesia ini kaya bauksit, batubara, kelapa sawit, ikan, dan masih banyak lagi. Tapi tidak cukup di situ. Jika Indonesia melakukan hilirisasi industri tentu Indonesia pasti bisa melompat lagi. "Kita bangun hilirisasi industri batubara menjadi (Dimethyl Ether) DME sehingga kita bisa mengurangi impor jutaan ton LPG setiap tahunnya. Kita bangun hilirisasi industri nikel menjadi ferro nikel sehingga nilai tambah nikel kita akan meningkat 4 kali lipat. Kita harus berani memulai dari sekarang beberapa lompatan kemajuan sudah kita lakukan. Kita sudah memproduksi sendiri avtur hingga tidak impor avtur lagi." jelasnya. Di bidang pendidikan Indonesia harus berani mencanangkan target tinggi bahwa SDM lulusan pendidikan tinggi harus kompetitif di tingkat regional dan global. Iapun menyadari bahwa strategi-strategi tersebut membutuhkan ekosistem politik, ekosistem hukum, ekosistem sosial yang kondusif. Sehingga dibutuhkan deregulasi penyederhanaan dan konsistensi regulasi dengan terus melakukan debirokratisasi penyederhanaan kerja, penyederhanaan proses yang berorientasi pada pelayanan. "Reformasi perundang-undangan harus kita lakukan secara besar-besaran. Kita harus terus mencegah korupsi tanpa mengganggu keberanian berinovasi. Kita harus memanfaatkan teknologi yang membuat yang sulit menjadi mudah dan yang rumit menjadi sederhana. Reformasi perundang-undangan harus kita lakukan secara besar-besaran. Kita tidak boleh terjebak pada regulasi yang kaku yang formalitas yang ruwet, yang rumit, yang basa-basi, yang justru menyibukkan, yang meruwetkan masyarakat dan pelaku usaha. Ini harus kita hentikan," tegasnya. Di akhir pidatonyo, Jokowi juga secara terbuka meminta restu pada masyarakat Indonesia untuk memindahkan ibukota ke Kalimantan Timur. Diwawancarai usai mendengarkan pidato kenegaraan tersebut Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan bahwa sebagian besar isi pidato Presiden sudah selaras dengan visi misi pemerintahan HDMY. "Ternyata sama, apa yang diutarakan Pak Presiden dengan yang menjadi visi kita bahwa bekerja harus konkret dan menghasilkan produk. Visi pemerintah pusat dan provinsi sama, Artinya kita tinggal menyelaraskannya saja. Dan yang paling penting adalah segala hal yang ribet-ribet harus segera dipangkas. Jadi kita mulai dari regulasi yang njlimet, ribet kito tetak (potong)," tegasnya. TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Sumsel Patroli Tinjau Kebakaran Lahan Gambut Di Bayung Lincir
Bayung Lincir (Muba), sumselprov.go.id -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru lakukan patroli tinjau lansung lokasi kebakaran lahan gambut di daerah lahan terbakar Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin, Jum'at, (16/08/2019) Patroli ini dilakukan bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S. IP, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli. Turut serta Danrem 044 Gapo Kol Arh Sonny Septiono, Danlanud SMH Palembang Kol Pnb Herry Sutrisno, LO AU BNPB Pusat, Kol adm Taufik Harri, Kalaksa BPBD Prov. Sumsel Iriansyah, Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Djihartono, Wa Asops Kasdam II Sriwijaya Letkol Inf Romas Herlandes. Setibanya di lokasi, Gubernur H. Herman Deru bertatap muka langsung dengan warga Dusun V Muara Medak Kabupaten Musi Banyuasin dan memberikan arahan serta himbauan tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar. "Membuka lahan baru dengan cara dibakar sangat berbahaya, apalagi sekarang memasuki musim kemarau dimana ada percikan api sedikit saja akan langsung menyebar” ujar Gubernur Jelas Gubernur Herman Deru, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tapi akan merusak kesehatan warga sekitar, terhambatnya jalur transportasi dan mengganggu perekonomian warga. "Maka untuk itu diharapkan agar masyarakat mengerti dan menyadari akan bahaya kebakaran hutan dan lahan, Diharapkan dapat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah maupun Pemerintahan Provinsi dalam penanggulangan dan pencegahan Karhutla” himbau Gubernur Herman Deru. Lanjut Gubernur, Pemerintah juga akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku Pembakaran Hutan dan lahan. "Kami sangat serius menangani kebakaran hutan dan lahan ini, dan akan mengambil tindakan tegas secara proses hukum kepada pelaku baik atas nama perorangan ataupun perusahaan yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran" tegasnya. Patroli dilakukan dengan menggunakan Pesawat Cessna Grand Caravan PK-RJV & Helikopter As 350 PK-DAM MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Ayo Penggemar Esports! Ikuti Kompetisinya Dan Dapatkan Hadiahnya Di Dekranasda Jakabaring
Palembang, sumselprov.go.id - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi Provinsi Percontohan yang pertama di Indonesia Penyelenggaraan Kompetisi Tournament Esports Dengan persetujuan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan otomatis akan menjadi contoh bagi provinsi lain dalam penyelenggaraan pertama kalinya kompetisi e-sport Tournament Esports terbuka untuk umum. menjadi bagian pesta rakyat bagi anak muda Sumsel. Terlebih saat ini kompetisi E-sport sudah menjadi lifestyle anak muda masa kini. Kamu penggemar Esports Mobile Legend? Ayo ikuti Turnamen Esports di Road B Stand Dinas Kominfo Provinsi Sumsel di ajang Sriwijaya Expo 2019 yang berlangsung dari Tanggal 14-19 Agustus 2019 , Dekranasda Jakabaring, Palembang. Ada hadiah menarik untuk kamu yang berhasil meraih juara 1,2 dan 3 lho Turnament gak dipungut bayaran alias gratis. Jangan lupa pendaftaran hanya dari Tanggal 14-15 Agustus 2019 saja, karena pesertanya terbatas. Hanya untuk 32 Team. Makanya buruan jangan sampai kamu ketinggalan. Pesertanya boleh ASN dan juga umum. Mau info lebih jelas lg hubungi aja Imam 0813-7976-9291 atau Pinkan 0821-7571-3385 Jangan lewatkan kesempatan ini ! Buktikan kalau kamu memang Gamers Esports sejati !! Disamping kamu ikut kompetisi Esports, jangan lupa ikuti juga lomba Foto Booth “World Bowling Cup”” di stand yang sama dan dapatkan hadiahnya juga Tim Mc Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
HD Pernah Jadi Peternak, Siap Kembangkan Potensi Kerbau Rawa
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru yakin mampu mengembangkan potensi kerbau rawa di Sumsel secara maksimal. Dengan pengelolaan yang baik dan pengalaman yang mumpuni, Ia yakin Sumsel dapat mandiri memenuhi kebutuhan daging tanpa ekspor dari daerah luar. Hal itu dikatakannya saat menerima Kepala Badan Restorasi Gambut RI , Nazir Foead sekaligus menyimak paparan tentang kegiatan Kerbau Rawa dari Universitas Sriwijaya yang berlangsung di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Kamis (15/8). "Masyarakat Sumsel ini sangat berperhatian terhadap perkembangan ternak khususnya sapi dan kerbau rawa . Saya sendiri juga merupakan salah satu pelaku peternak dan penjual daging, pengalaman itu nyata,"katanya. Dikatakannya, kerbau rawa merupakan hewan ternak yang memiliki potensi yang luar biasa. Selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga dapat menjaga alam dengan sangat baik. Karena itu Ia menyambut baik sekali jika kerbau rawa serius dikembangkan di Sumsel. pasalnya kerbau rawa memiliki potensi susu yang luar biasa. Sebagai orang yang cukup berpengalaman sebagai pelaku peternak, faktor manusia diakuinya mempunyai peran lebih dari 30 Persen terhadap keberhasilan pengembangan barulah faktor berikutnya adalah pendanaan. Sedikit kilas balik, Herman Deru menceritakan pengalaman saat menjadi Bupati OKU Timur dua periode. Saat itu dirinya pernah membeli sapi sebanyak 500 ekor dan ditempatkan di setiap titik desa sehingga sapi itu berhasil dikembangkan bahkan pernah menyuplai daging sapi. "Saya sebagai Bupati pernah menyuplai daging terbesar di Sumsel,"ungkapnya. Karena itu pula dirinya bangga atas inisiasi dan gagasan untuk pengembangan kerbau rawa. "Saya ingatkan yang pertama itu perlu SDM kemudian ketersedian lahan. Pengembangan kerbau rawa ini sangat bermanfaat selain meningkatkan ekonomi, ini juga menjaga alam menjadi produktif tanpa merusak,"terangnya. Dengan pengembangan kerbau rawa yang maksimal Iapun menargetkan agar Provinsi Sumsel tidak lagi mengimpor daging dari luar daerah. Sama halnya dikatakan Kepala Badan Restorasi Gambut RI , Nazir Foead bahwa kerbau rawa selain meningkatkan ekonomi dan menjaga alam ini juga produktif tanpa merusak. Selain membahas gambut, katanya BRG juga terfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat salah satunya dari bidang peternakan. "Kita setuju jika daging kerbau ini kita dorong. Kita juga dapat membudayakan kerbau rawa di lahan gambut,"ucapnya. Dirinya juga yakin jika Sumsel dapat berhasil dalam pengembangan kerbau rawa. Dan tidak mungkin nantinya Sumsel akan menjadi percontohan bagi Provinsi lain dalam pengembangan kerbau rawa. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unsri Andy Mulyana mengungkapkan bahwa kerbau rawa adalah plasma Nutfah asli Sumatera Selatan. Kebo rawa memiliki produk susu yang berkualitas. Maka katanya kedepan nanti akan bekerjasam dengan Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinas terkait untuk mengembangkan Kerbau Rawa tak lain hal ini untuk perkembangan kerbau rawa sendiri sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat disana. Saat ini Kegiatan Revitalisasi Ekonomi Kerbau Rawa Sumsel berada di lokasi Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. TIM MC Dismkominfo Prov.Sumsel/CleY