Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Herman Deru : Bahtsul Masa'il Penting Bagi Kerukunan Umat Beragama di Sumsel Sumsel
22 Aug 2019 Dilihat 186x

Herman Deru : Bahtsul Masa'il Penting Bagi Kerukunan Umat Beragama di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel ) H. Herman Deru menghadiri acara Bahtsul Masa'il (Kajian Problematika Keagamaan) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel dengan tema "Pentingnya Sinergitas Ulama dan Umaroh Dalam Menangkal Paham Radikalisme" di Kantor PWNU Sumsel, Jalan Mayor Salim Batu Bara, Palembang, Rabu (21/8/2019). Mantan Bupati OKU Timur 2 periode itu menilai, Bahtsul Masa'il NU merupakan kegiatan yang sangat penting dan bermanfaaat yakni menyikapi setiap permasalahan yang timbul dengan segera. Melalui Bahtsul Masa'il setiap 3 bulan sekali membahas masalah- masalah yang terjadi dilapangan (Di masyarakat) terutama dalam pandangan agama Islam. “Hal ini dilakukan agar tidak terjadi simpang siur penafsiran yang dapat menimbulkan presepsi yang tidak baik. Saya sangat berterima kasih kepada PWNU Sumsel yang telah melakukan ini. Seperti yang dibahas pada Bahtsul Masa'il kali ini terkait khotbah-khotbah yang bersifat provokatif yang dapat memecah belah persatuan,” ungkapnya. Dalam kata sambutannya Herman Deru mengatakan Provinsi Sumsel merupakan daerah yang sejuk dalam kerukunan umat beragama dengan keberagaman suku yang ada di Sumsel. Menurutnya, Dalam perjalanannya ada kepentingan lain baik mengatasnamakan organisasi maupun perorangan merupakan sesuatu yang biasa terjadi namun tidak pernah menjadi pemicu kerusuhan.  ”Sampai saat ini Sumsel tetap bertahan dengan Zero Konflik yang artinya tidak adanya konflik baik antar suku maupun antar umat beragama. Saya bangga menjadi pengurus dan anggota PWNU. Sejak dari usia 20 tahun saya sudah menjadi pengurus PWNU,” ujarnya. Dalam kesempaan itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menyampaikan apresiasi dan sangat menyambut baik akan diusulkannya Palembang, Provinsi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Muktamar NU nasional. Dia berharap keinginan ini dapat terwujud pada penetapan lokasi Muktamar oleh PBNU Pusat nanti. “Sebagai Gubernur tentu saya akan menfasilitasi jika Sumsel menjadi tuan rumah Muktamar NU. Disamping itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga memiliki program pembangunan rumah tahfidz disetiap desa dan kelurahan yang mungkin bisa disandingkan dengan program NU melalui Muktamar,” tarangnya Sementara itu, Rais Syuriah PWNU Sumsel, K.H. Affandi mengatakan, kegiatan Bahtsul Masa'il merupakan kegiatan rutin yang dilakukan PWNU Sumsel tiga bulan satu kali. Menurutnya, kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan bergilir di cabang-cabang PWNU Sumsel diselenggarakan di pesantren.  "Dalam kesempatan kegiatan ini kami menyampaikan bahwa PWNU Sumsel mencoba untuk mengusulkan sebagai tuan rumah Muktamar NU Nasional. Semoga pada penetapan nanti Palembang terpilih sebagai tuan rumah,” harapnya. Bahtsul Masa'il PWNU Sumsel tersebut dihadiri langsung Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat, K.H. Miftahul Akhyar dan Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bagian Bahtsul Masa'il Pusat, K.H. Miftah Faqih, K.H. Nurul Yaqin, dan K.H. Mujib Qulyubi. Hadir juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sumsel, Bakhnir Rasyid S.E. M.Si, Kepala Dinas Sosial Prov. Sumsel, Rosyidin Hasan, Rais Syuriah PWNU Sumsel, K.H. Affandi dan Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel, Kiai Heri Chandra serta PCNU kab/kota se-Sumsel. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD

Baca Detail
Pemprov Sumsel Dukung Pemkot Prabumulih Gelar FGD Pendidkan Vokasi ESDM Sumsel
22 Aug 2019 Dilihat 178x

Pemprov Sumsel Dukung Pemkot Prabumulih Gelar FGD Pendidkan Vokasi ESDM

Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Sumsel (Pemprov. Sumsel) menyambut baik dan bersedia serta memfasilitasi untuk mendukung pendidikan vokasi sektor ESDM di Sumsel Pemprov Sumsel juga siap memfasilitasi Pemerintah Kota Prabumulih dalam rangka rencana persiapan gelar Forum Grup Diskusi (FGD) pendidikan vokasi sektor ESDM di Sumsel Hal tersebut diutarakan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya pada saat menerima kunjungan Pemerintah Kota Prabumulih dalam rangka rencana persiapan Forum Grup Diskusi (FGD) pendidikan vokasi sektor ESDM di Sumsel dan pembangunan politeknik energi dan pertambangan Prabumulih di Sumsel bertempat di Ruang Rapat Gubernur, Selasa, (20/8/2019). “Dengan adanya sekolah ini maka akan menghasilkan output SDM yang berkualitas dan siap kerja. Hal ini akan membantu untuk mengurangi tingkat pengangguran" ujarnya. . Pada kesempatan ini, Mawardi Yahya mengapresiasi rencana tersebut, karena pasti ke depan dapat membangun SDM di Sumsel dalam bidang energi dan pertambangan. Acara ini rencananya akan dilaksanakan pada 3 September 2019 dan dihadiri oleh 1000 orang.   Hadir tim perwakilan sekretaris BPSDM Kementerian ESDM RI, Walikota Prabumulih, Ridho Yahya MM, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumsel, Widodo, dan Kepala Dinas ESDM Prov. Sumsel H. Robert Heri. Sebagai informasi kepada masyarakat, Pendidikan Vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik strata 1. Lulusan pendidikan vokasi akan mendapatkan gelar vokasi/gelar ahli madya (Red/TM) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Wagub Ingatkan PT ATS dan PT SDS Tingkatkan Kontribusi Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 185x

Wagub Ingatkan PT ATS dan PT SDS Tingkatkan Kontribusi

Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya membuka Rapat Evaluasi Rencana Kerja dan Rencana Bisnis Perusahaan Daerah Provinsi Sumatera Selatan PT. Adhya Tirta Sriwijaya dan PT. Swarna Dwipa Selaras Adiguna, diruang rapat Sekda, Selasa (20/8). PT. Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengelolahan air minum. Sedangkan  PT. Swarna Dwipa Selaras (SDS) adalah perusahaan yang bergerak dibidang pasar induk. Kedua perusahaan ini adalah perusahaan yang berkerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Wagub H. Mawardi Yayja menegaskan, setelah sempat menggelar rapat 8 bulan yang lalu.  Kembali rapat digelar bersama dengan PT. ATS dan PT Swarna Dwipa Selaras  yang intinya mengharapkan kedua perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi berupa keuntungan untuk menambah APBD Pemprov.Sumsel. "PT. ATS selama ini sudah memberikan kontribusinya untuk masyarakat Sumsel. Tinggal kedepan  kita membahas bagaimana pihak PT. ATS mendapatkan keuntungan lagi  untuk menambah menambah masukan bagi APBD  Sumsel," ujar Mawardi. Mawardi kembali menegaskan, kedepan  PT. ATS harus ada perbaikan salah satunya perbaikan manajemen atau jika perlu menjajaki kerjasama dalam hal  mendistribusikan air minum kepada pelanggan di  Kabupaten/kota. Mengingat kontrak kerjasama antara PT. ATS dengan Pemprov baru akan berakhir Tahun 2020. "Dikarenakan PT. ATS ini akan berakhir kontrak dengan Pemprov Sumsel ditahun 2020 secara otomatis tidak bisa diperpanjang," imbuhnya. Sementara itu  dengan PT. Swarna Dwipa Selaras dibahas terkait dengan  perkembangan pasar induk yang ada di Sumatera Selatan. "Perlu saya jelaskan tentang kerja sama antara Pemprov. Sumsel dengan  PT. Swarna Dwipa Selaras. Kerjasama dilakukan pada tahun 2003 yang lalu yang dimana Pemrov. Sumsel mempunyai lahan 4,9 hektar. Selanjutnya diusahakan dengan kerjasama beraama PT. Adiguna Tama yang akhirnya munculah PT. Swarna Dwipa Selaras yang tetap kerja sama dengan Pemprov Sumsel hingga detik ini," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sumsel Jadi Tuan Rumah HUT TMII Tahun 2020 Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 161x

Sumsel Jadi Tuan Rumah HUT TMII Tahun 2020

Palembang, sumselprov.go.id -- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2020 mendatang, mendapatkan kehormatan menjadi icon sekaligus didaulat  menjadi tuan rumah  pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke - 45  yang  jatuh pada  tanggal 19 April 2020. Diberikannya kesempatan emas  bagi Sumsel sebagai tuan rumah HUT TMMI ke-45 Tahun 2020 tersebut tentu saja tidak disia-siakan oleh provinsi ini. Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menerima audensi Direktur Utama TMII, Tanribari Lamo bersama dengan tim di ruang audensi gubernur, Selasa (20/8) siang menyambut  dengan antusias atas ditunjuknya Sumsel sebagai icon  dan  tuan rumah HUT TMMI Tahun 2020. Bahkan mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menyebutkan,  momen tersebut akan dijadikan sebagai wadah bagi Pemprov. Sumsel, Kabupaten/kota  untuk menampilkan budaya dan kearifan lokal ditingkat nasional. "Pemprov Sumsel setuju dan bersedia menerima kesempatan sebagai tuan rumah pada HUT TMII ke -45 tahun 2020. Terlebih saya selalu mendengungkan untuk mengutamakan kearifan lokal dalam berbagai kesempatan. TMII adalah perwujudan kearifan lokal yang menampilkan anjungan dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia,” tegas Herman Deru. Menurutnya, Sumsel sebagai icon dan  tuan rumah,  dirinya sebagai Gubernur akan melibatka Kabupaten/kota untuk menampilkan hasil karya seni budaya dan kearifan lokal yang terbaik yang akan menjadi  identitas daerah bersangkutan. "Kita akan libatkan bupati/walikota se-Sumsel dengan leading sector nya dinas pariwisata dan kebudayaan Sumsel. Akan ada tagline dan logo khusus nantinya,”  tutur Herman Deru. Sementara, Direktur Utama TMII,  Tanribari  Lamo dalam audensinya menyampaikan keinginan TMII untuk mengandeng Pemprov. Sumsel  sebagai sponsor. Setiap tahun dalam peringatan HUT TMII selalu melibatkan Pemprov untuk menjadi sponsor. Pada HUT TMMI ke-44 Tahun 2019 ini   yang menjadi tuan rumah adalah Sulawesi Utara,” paparnya. Disebutkanya, rangkaian kegiatan  dalam rangka HUT TMII dilakukan selama dua pekan  yang diisi dengan pameran melibatkan seluruh Provinsi di Indonesia. Khusus untuk Gubernur selaku Kepala Daerah Provinsi yang menjadi  tuan rumah mendapatkan kesempatan sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada puncak HUT TMII,” imbuhnya. Ditambahkannya saat ini TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita, dan pihaknya berupaya untuk terus memperbaiki infrastruktur yang ada di TMII, diantaranya dengan terus menyiapkan lahan parkir yang dapat memuat 10 ribu kendaraan. Pemprov Sumsel kita harapkan dapat  mempersiapkan diri sebaik mungkin diantaranya pakaian khas daerah, souvenir  bagi para tamu, dan atraksi seni budaya yang akan ditampilkan pada malam puncak peringatan  HUT TMII Tahun 2020 mendatang,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Dewan Dorong Penambahan Anggaran Cegah Karhutla Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 154x

Dewan Dorong Penambahan Anggaran Cegah Karhutla

Palembang, sumselprov.go.id -- Guna lebih proaktif dan tanggap dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), DPRD akan mendorong dengan cara penambahan anggaran. Demikian dikemukakan Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada, Selasa (20/8). "Dalam rapat APBD, kita tetap dorong anggaran untuk penanganan Karhutla supaya dinas terkait seperti Kehutanan, BPBD dan Satgas yang ada lebih pro aktif lagi,” katanya. Sejauh ini, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sudah berkoordinasi dengan stakeholder dan dinas terkait, ternyata yang menjadi kendala saat ini soal sarana prasarana. "Silpa anggaran tahun lalu, untuk pemanfaatannya segera akan kita susun, kurang lebih Rp800 miliar karena dari silpa tahun kemarin ada Rp600 milar. Artinya aktivitas dari program tahun lalu ada yang berjalan secara efisien, makanya kita masih mendapatkan sisa anggaran tahun lalu,” ungkapnya. Sedangkan, untuk APBD perubahan sudah memasuki tahap KUA. Artinya masih ada kebijakan sinkronisasi akhir pelapon anggaran yang sudah clear. "Penandatanganan kesepakatan dulu barulah kita memasuki pembahasan APBD, dalam beberapa Minggu kedepan sebelum tugas DPRD berakhir insaallah sudah clear semua,” katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih Tingkatkan SDM Sumsel Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 201x

Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih Tingkatkan SDM Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id -- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI akan segera merealisasikan  pembangun Gedung Politeknik Energi dan Pertambangan di Provinsi Sumsel tepat  di Kota Prabumulih Dipilihnya Provinsi Sumsel dalam pembangunan Politeknik Energi dan Pertambangan tentu sangat baik,  mengingat  daerah ini memiliki potensi SDA yang sangat luar biasa. Khususnya bagi Kota Prabumulih sebagai salah satu daerah penghasil  gas dan minyak terbesar di Sumsel. "Pemerintah Provinsi Sumsel menyambut atas direalisasikannya  pendirian Politeknik Energi dan Pertambangan di Kota Prabumulih ,” tegas Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya saat menerima Walikota Prabumulih, Ridho Yahya dan Sekretaris BPSDN ESDM Jakarta Zainal Arifin beserta rombongan di ruang rapat Gubernur Sumsel, Selasa (20/8). Mawardi Berharap, keberadaan Politeknik Energi dan Pertambangan  ini nantinya dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumsel. "Semoga dengan keberadaan Politeknik ini dapat menambah SDM Sumsel  bidang energi. Pemprov. Sumsel  mengucapkan  terima kasih pada Kementerian ESDM yang telah  menunjuk Sumsel sebagai lokasi yang dipilih,” tambah Mawardi. Wagub menyebutkan dipilihnya Kota  Prabumulih tentu punya alasan yang kuat  mengingat daerah itu  telah menjadi  pusat  percontohan penggunaan gas untuk rumah tangga. "Apa yang dibutuhkan demi suksesnya pembangunan Poltek ini, Insya Allah,  Pemprov Sumsel akan mendukung," bebernya. Sementara itu, Sekretaris BPSDN ESDM Jakarta Zainal Arifin mengatakan, dipilihnya Kota Prabumulih untuk lokasi pembanguan sekolah Akamigas karena Kota Prabumulih diibaratkan sebagai Kota Minyak, oleh karenanya Kementerian ESDM memilih membangun di Kota Prabumulih. Tanggal 3 September 2019 mendatang, kita akan menggelar Forum Group Discussioan (FGD) pendidikan vokasi sektor ESDM,  terkait dengan pembangunan Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih,"katanya. Dilain pihak Walikota Prabumulih Ridho Yahya  menegaskan, warga Kota Prabumulih   menyambut baik atas akan didirikan sekolah setara dengan Akamigas. Dipilih Kota Prabumulih itu  sudah tepat. Selain menghasilkan minyak yang besar, saat ini masyarakat kota Prabumulih sudah100 persen menggunakan gas,” tandasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kader PKK Sumsel Harus Menjadi Pelopor dan Pembaharu yang Inspiratif Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 196x

Kader PKK Sumsel Harus Menjadi Pelopor dan Pembaharu yang Inspiratif

Palembang, sumselprov.go.id -- Guna menyelaraskan program-program PKK dengan kebijakan program pemerintah, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru manargetkan akan lebih meningkatkan fungsi dukungan dan kreatifitas para kadernya. Sehingga Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah juga dapat menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif. "Peringatan HKG ini, jangan hanya dijadikan sebagai kegiatan rutin  sarat dengan acara seremonial sesaat, kemudian setelah itu tidak ada lagi gaungnya,” harap Hj. Feby Deru saat sambutan membacakan pidato tertulis Ketua Umum TP PKK dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo saat  menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47  sekaligus Pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumsel tahun 2019 di hotel Arya Duta Palembang,  Selasa (20/8) pagi. Dikatakannya,  penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas Tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek  pembangunan yang meliputi prinsip dasar dari gotong royong yang merupakan warisan budaya bangsa.  Selain itu Gerakan PKK  adalah modal sosial bagi bangsa Indonesia. Kiprahnya PKK telah mendapatkan pengakuan dan penghormatan Pemerintah. "Atas dasar itu pula, maka kita sepakat Tema Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK KE 47 Tahun 2019 adalah "Tingkatkan Kinerja Gerakan PKK Selaras Dengan Program Pemerintah" jelasnya. Sementara itu Ketua penyelenggaraan Hari Pengumuman Kesatuan Gerak PKK KE -47 dan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2019  yang juga Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Sekretariat dan Pokja IV TP PKK Provisi Sumatera Selatan Tahun 2019 yang diisi dengan tari kreasi daerah menampilkan  para istri Bupati/Walikota  se Sumsel, ,penampilan lagu oleh anak-anak disabilitas, fashion show kain khas daerah, peyerahan hadiah lomba program PKK  serta pengukuhan Hj Feby Deru sebagai Duta Pencegahan Stunting Sumsel. Sementara Gubernur Sumsel H.Herman Deru memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar TP PKK Sumsel yang dinilainya luar bisa kreatif dan penuh nuansa kekinian. "Saya apresiasi atas inovasi dan kreasinya ini luar biasa. Memang sudah seharusnya PKK beradaptasi di zaman digital PKK tidak boleh ketinggalan zaman," ujarnya. Gubernur menyebut sesuai Perpres Nomor 99 tahun 2017 Tentang Gerakan PKK. PKK diberikan ruang untuk melakukan gerakannya sampai ke tingkat desa bahkan RT. Karena dengan Perpres tersebut Walikota dan Bupati akan lebih mudah membantu pendanaan yang lebih proporsional. PKK ini bukan hanya simbol saja tapi gerakannya sangat membantu pemerintah dan mereka butuh pendanaan yang jelas," jelasnya. Selain dihadiri  Gubernur Sumsel H. Herman Deru, hadir serta  Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya, Bupati Ogan Ilir Ilyas Pandji, Bupati Empat Lawang M.Joncik, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Nawawi, para istri Bupati Kabupaten kota se Sumsel serta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel serte seluruh kader PKK dari kabupaten/kota se Sumsel. Gubernur H.Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel dikesempatan tersebut juga menyempatkan diri meninjau stand Kab/kota. Di stand Kota Pagaralam Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan ikut mencicipi Kopi Petik Merah jenis Robusta andalan Kota Pagaralam. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Bangga Anak-Anak Sumsel Diajarkan Cinta Sejarah Sejak Dini Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 240x

Bangga Anak-Anak Sumsel Diajarkan Cinta Sejarah Sejak Dini

Palembang, sumselprov.go.id -- Bintang kecil di langit yang biru Amat banyak menghias angkasa Aku ingin terbang dan menari Jauh tinggi, ke tempat kau berada Demkian sepenggal lagu berjudul Bintang Kecil yang dinyanyikan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat berinteraksi bersama anak-anak PAUD pada acara pembukaan lomba mewarnai koleksi Museum tingkat PAUD se-Kota Palembang tahun 2019 di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya, Selasa (20/8) pagi. Gubernur Sumsel H. Herman Deru merasa bangga melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti lomba mewarnai museum tersebut. Menurutnya kegiatan ini sebagai bentuk mengajarkan anak lebih bebas berkreasi. Kita semua pasti pernah melalui usia seperti mereka, jika bisa diputar balik  kita tentu mau untuk kembali ke usia itu usia yang tanpa beban pikiran yang hanya menikmati kebahagiaan, tapi juga bisa  menjadi malapetaka jika orang tua tidak punya arah yang jelas untuk membawa mereka,” katanya  Saya mengapresiasi sekali Palpres menggagas acara ini sebab mengajarkan anak itu tidak harus dengan kekakuan.  Kita ajarkan dengan cinta terhadap sejarah, museum tempat kita mengingat masa lalu karena tidak ada masa sekarang kalau tidak ada masalalu,” tuturnya dalam kata sambutan Dikatakan Herman Deru, salah satu bentuk pembelajaran yang sangat sederhana tapi bermakna yakni mengajarkan lisan dan hati yang baik sejak usia dini.  Lisan-lisan yang baik begitu juga hati yang bersih bak kain putih kita tanamkan di dalam hati anak usia dini seperti (etika, perasaan saling menghargai) karena epicentrumnya berada di dalam hati,” ungkapnya Lebih lanjut orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini menghimbau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel untuk memperbanyak dan menciptakan pariwisata kreatif. Jangan hanya berhenti disini banyak cara untuk mendatangkan orang ke tempat ini, kita manfaat kan ini. Dinas pariwisata lengkapi tempat ini sesuaikan dengan kemajuan zaman, kepada seluruh ibu- ibu dari anak-anak PAUD Saya ucapkan terimakasih makna yang terkandung di dalam kegiatan ini sangat luas yakni silaturahmi,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Apresiasi Inovasi TP PKK Gelar Jambore PKK Sumsel
21 Aug 2019 Dilihat 216x

Gubernur Sumsel Apresiasi Inovasi TP PKK Gelar Jambore PKK

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menduga, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang diselenggarakan di hotel berbintang lima, merupakan pertama kalinya digelar di Provinsi Sumatera Selatanl. Ia mengungkapkan, selama ini HKG identik dengan tenda dan tempat yang panas. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada  acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke-47 Tahun 2019 dan membuka Jambore kader PKK tahun 2019 tingkat Provinsi di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa, (20/8/2019) “Pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-47 di hotel berbintang lima ini, adalah sebuah inovasi luar biasa yang dilakukan oleh TP PKK Prov. Sumsel dan Kabupaten/Kota di Prov. Sumsel” kata Herman Deru. Menurut Herman Deru, contoh inovasi dan kreasi yang luar biasa dari TP PKK Prov. Sumsel adalah rencana gelar kegiatan Jambore PKK yang akan dilaksanakan di beberapa lokasi di Kota Palembang, di antaranya Jakabaring Sport City, Light Rail Transit (LRT), dan kebun di Gandus. Tambah Gubernur, Keseriusan dan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov. Sumsel) dibuktikan dengan mendukung penuh program kerja yang PKK lakukan, Dimana Pemprov. Sumsel sudah menggelontorkan bantuan dana yang telah diberikan kepada 3500 desa untuk program PKK. "Rangkaian acara ini sungguh menakjubkan kita semua. Inovasi-inovasi yang ditampilkan dalam acara ini juga luar biasa. Pesan saya kepada Tim penggerak PKK teruslah berbuat dan berinovasi," ucap Herman Deru. Gubernur apresiasi kepada semua panitia yang terlibat, instansi terkait dan yang memberikan sumbangsih pemikiran  sehingga acara berlangsung sukses dan meriah dengan meriah. Kemeriahan acara diisi dengan penampilan tarian dari ketua dan wakil ketua TP PKK kab / kota di Prov. Sumsel, penampilan dari anak-anak penyandang disabilitas, fashion show kain-kain karya designer PKK kab/kota di Sumsel, pameran stand-stand PKK kabupaten dan kota di Prov Sumsel, serta dilaksanakan pembagian hadiah lomba peringatan HKG. Sementara itu, Ketua TP PKK Prov. Sumsel Febrita Lustia Herman Deru berharap melalui kegiatan dapat menimbulkan energi dan semangat baru dalam langkah gerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang berkewajiban mendukung kebijakan pemerintah, dan harus senantiasa tumbuh sesuai dinamika pembangunan Indonesia. . Dalam kesempatan ini, Gubernur Sumsel mengukuhkan Hj. Febrita Lustia Herman Deru sebagai duta cegah stunting, memberikan penghargaan kepada kader PKK yang telah mengabdi selama 15 tahun, dan berkeliling meninjau stand-stand pameran PKK kabupaten kota se-Sumsel. Hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya, Turut serta hadir Ketua DWP Prov. Sumsel, Hj. Renny Nasrun Umar, kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel dan Bupati dan Walikota Prov. Sumsel, serta Ketua TP PKK kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.