Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

DWP Sumsel: Menguasai Table Manner Merupakan Citra Diri Dan Sikap Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 622x

DWP Sumsel: Menguasai Table Manner Merupakan Citra Diri Dan Sikap

Palembang, sumselprov.go.id - Table manner atau etika makan  adalah aturan yang  dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Hal ini akan dihadapi seseorang dalam pergaulan skala nasional maupun internasional yang tidak lepas dari tata cara jamuan atau Table Manner. Mempelajari etiket di meja makan bukan sekadar mengetahui tata krama saat makan atau menggunakan alat makan. Menguasai table manner juga merupakan bentuk citra diri, bukan hanya cara makan tetapi juga bagaimana kita bersikap. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Dharma Wanita Perastuan (DWP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj. Renny Devi A Nasrun pada saat membuka pagelaran kegiatan Belajar Tata Cara dan Etika Makan (table manner) bagi pengurus, ketua-ketua DWP Kabupaten dan Kota di Sumsel dan Ketua-Ketua DWP OPD Se-Sumsel di Gedung Dharmawanita Rajawali, Senin (26/8/2019). “kegiatan ini adalah salah satu program kerja Dharma Wanita yang bertujuan untuk meningkatkan jati diri para pengurus DWP se-Sumsel” ujarnya Lanjutnya, Materi yang diberikan tidak hanya cara makan, tapi juga bagaimana cara bersikap, duduk dan berbicara. Peserta  praktek table manner, lengkap dengan peralatan dan hidangannya. Pelatihan dimulai dengan pengenalan tata cara makan di meja makan lengkap dengan alat makan. “Dengan diadakannya Pelatihan Table Manner diharapkan para peserta dapat terampil mempersiapkan pelaksanaan jamuan makan, memahami etika di meja makan memahami urut urutan pelayanan pada jamuan resmi dan trampil mengolah makanan yang akan dihidangkan dalam jamuan makan” tutupnya Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DWP Provinsi Sumsel Renny Devi A Nasrun dan Narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Ketua Ikaboga Sumsel, Ir. Hj. Evie Yulianti Hadenli, dan Guru SMKN 6 Palembang, Siti Salda, S.Pd. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Minta Hujan, Korem 044/Gapo Gelar Shalat Istisqa Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 72x

Minta Hujan, Korem 044/Gapo Gelar Shalat Istisqa

Palembang, sumselprov.go.id -- Untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diturunkan hujan guna membasahi bumi khususnya di wilayah Sumsel yang kini sedang dilanda kekeringan dan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Korem 044/Gapo menggelar Shalat Istisqa (shalat minta hujan) bertempat di lapangan Komplek Garuda Putra I Markas Korem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM. 4,5 Kota Palembang, Senin (26/8/2019) sore. Shalat Istisqa yang diikuti oleh seluruh ratusan personel TNI, PNS dan Ibu-Ibu Persit jajaran Korem 044/Gapo ini diimami oleh Parohis Bintalrem 044/Gapo Letda Inf H. Syamsul Rizal dan dilaksanakan sebelum pelaksanaan shalat Ashar. Dalam khutbahnya, H. Syamsul Rizal menyampaikan, air hujan juga menjadi bukti ketergantungan umat manusia kepada Allah SWT. Mereka senantiasa butuh kepada-Nya. Fakir kepada kasih sayang dan segala pemberian-Nya. Manusia setinggi apapun, tidak akan pernah bisa hidup tanpa karunia dari Allah. Keangkuhan dan sifat takabur umat manusia bahkan hanya akan mengundang murka Allah kepada mereka, sehingga berbagai bentuk cobaan diturunkan oleh Allah atas mereka. Cobaan-cobaan ini ditimpakan atas umat manusia, agar mereka sadar akan kesalahan dan sifat kesombongan yang telah dilakukan," ujar Syamsul Rizal. Lanjut H. Syamsul, pada hari ini, kita berkumpul bersatu, membawa perasaan dan beban yang sama, dalam ketundukan dan kekhusyukan hanya kepada Allah. "Bersama menunaikan shalat, patuh dan merendahkan diri di hadapan Allah Rabbul Izzah, membumbungkan harapan setinggi-tingginya kepada Allah Rabbul Alamin, agar berkenan menurunkan hujan yang deras atas segenap wilayah negeri", urainya. Sementara itu, Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Korem 044/Gapo bersama jajaran dalam rangka membantu pencegahan Karhutla di wilayah Sumsel. Dan pada hari ini diseluruh instansi pemerintahan Provinsi Sumsel bersama-sama melaksanakan shalat Istisqa, termasuk institusi TNI dan Polri. "Dengan kita melaksanakan shalat istisqa dalam rangka meminta turunnya hujan, karena kebakaran yang besar hanya kuasa Tuhan lah yang bisa memadamkan itu semua," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Stop Impor Pemain Luar, Herman Deru Perioritaskan Pesepakbola Lokal Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 188x

Stop Impor Pemain Luar, Herman Deru Perioritaskan Pesepakbola Lokal

Sekayu Muba, sumselprov.go.id  - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru membuka dengan resmi Liga Desa Nusantara (LDN) Final Seri Provinsi Sumsel tahun 2019, bertempat di lapangan bolakaki Sungai Medak Kecamatan Banyung Lencir Kab.Musi Banyuasin  (26/8), ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya mengaku bangga, dan dirinya secara khusus kemilih Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menjadi tuan rumah LDN Final  seri Provinsi. Menurutnya, LDN Final seri ini selain sebagai momentum untuk mencari bibit pesepakbola yang berprestasi, sehingga dapat dibina ke jenjang yang lebih tinggi. “LDN yang diawali di Kabupaten Pali sebelumnya, merupakan proses pertandingan yang melibatkan langsung pemuda desa. Tujuannya untuk membuat sepak bola digemari oleh masyarakat tanpa memandang status sosial, jabatan dan usia. Semua  sangat menggemari sepak bola,” ungkapnya. Ia menegaskan, Pemprov Sumsel tidak tinggal diam dalam menggalakan sepakbola sebagai olahraga masyarakat. Oleh sebab itu dirinya  menyambut baik turnamen ini diselenggarakan secara berjenjang  mulai dari Kabupaten/kota hingga ke tingkat Provinsi. “Persiapan yang begitu matang, wasit dan juri yang bijak, kompetisi ini tidak hanya memberikan kemeriahan. Atas nama Gubernur dan pribadi Saya  mengucapkan terimakasih atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang ikut menyelenggarakan final ini dengan baik,” tambahnya. Lebih jauh orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini menuturkan, LDN merupakan salah satu dari empat program prioritas Kementerian Desa PDTT sebagai wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan potensi sesuai dengan bakat dan keahliannya. “Pemprov Sumsel mencari bibit-bibit pesepak bola. Ada sekitar  70.000 lebih desa di Indonesia. Namun apa sebab club sepak bola kita  selalu mentransfer pemain dari negara lain. Kita banyak bibit atlet unggulan hanya saja belum terseleksi,” pungkasnya. Sementara Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menunjuk  Musi Banyuasin sebagai tuan rumah. “Kami yakin sebuah kepercayaan yang harus diemban dan diberi tanggung jawab. Kabupaten Muba dianggap layak dan mampu, desa terjaga dengan baik dengan harapan langkah awal mengembangkan potensi anak-anak dalam potensi olahraga khususnya bola kaki,” tambahnya Untuk diketahui, LDN tahun 2019 final Provinsi Sumsel ini merupakan salah satu pelaksana LDN dari 18 Provinsi yang ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan.  Penyelenggaraan LDN Seri Kabupaten/kota se- Provinsi Sumsel tahun 2019. Diikuti 5 kabupaten antara lain Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Pali, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten OKU Timur. Adapun  juara I tingkat Provinsi Sumsel akan diikutsertakan di Pertandingan Liga Desa Nusantara Tingkat Nasional di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur 23-27 September 2019 mendatang. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
PT Sumsel Energi Gemilang Ditarget Sumbang PAD Rp15 Miliar Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 2258x

PT Sumsel Energi Gemilang Ditarget Sumbang PAD Rp15 Miliar

Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertama PT Sumsel Energi Gemilang, di Ruang Rapat Gubernur, Senin (26/8) sore. Salah satu hasil RUPS itu adalah menetapkan Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Yohanes Taruan sebagai Komisaris Utama. Ditemui usai RUPS yang memakan waktu hingga 2 jam itu, Wagub Sumsel Mawardi mengatakan salah satu pokok bahasan RUPS ini adalah perubahan Perusahaan Daerah (PD) PDE yang menjadi PT Sumsel Energi Gemilang (Perseroda). "Dengan perubahan PD tersebut menjadi Persero tentu ada perubahan juga pada jajaran direksinya. Komisaris Utamanya adalah Pak Yohanes dan Dirutnya tetap pak Arif," jelas Mawardi. Dengan adanya penyegaran di jajaran direksi ini, Wagub Mawardi juga menaruh harapan besar agar Perseroda yang fokus bergerak di bidang energi tersebut dapat meningkatkan kontribusinya bagi pendapatan asli daerah (PAD) Sumsel. " Tahun lalu sumbangsih Rp7 miliar. Dengan perubahan ini kami targetkan pendapatannya bisa meningkat menjadi Rp15 miliar. Soal bagaimana caranya itu tugas direksi," jelas Mawardi. Selain dua hal di atas bahasan lainnya kata Mawardi adalah soal gaji direksi. Mengenai hal itu,  mantan Bupati OI tersebut mengaku masih akan mengkaji ulang terkait kinerja dan rencana kerja termasuk prospek bisnis kedepan. "Peningkatan gaji ini juga harus disesuaikan dengan pencapaian. Makanya soal ini akan kita kaji lagi," ujarnya. RUPS tersebut dihadiri sejumlah Kepala OPD, di antaranya Kepala BPKAD Sumsel Muchlis, Kepala Biro Perekonomian Aprian Jhoni, Kepala Biro Hukum dan HAM Ardani SH.MH, serta TGUPP Bidang Pengendalian Aset, Arwin Novansyah. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
H. Herman Deru Sebutkan Perlu Akar Kebudayaan Sebagai Fundamental Membangun Daerah Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 266x

H. Herman Deru Sebutkan Perlu Akar Kebudayaan Sebagai Fundamental Membangun Daerah

Palembang, sumselprov.go.id - Modal fundamental dalam mebangun suatu daerah adalah perlu mengenal jati diri yaitu melalui kebudayaan, artikel ini saya temukan dan baca di artikel UNESCO bahwa modal fundamental dalam membangun adalah melalui kebudayaan. Demikian diutarakan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Sriwijaya 2019 dalam rangka menelusuri Jejak Nenek Moyang (orang) Sumatera Selatan diselenggarakan oleh Harian Umum Sriwijaya Post, di Halaman Griya Agung, Senin, (26/8/2019). “Oleh sebab itu, sebelum membangun maka perlu dilakukan penuntunan akar budaya” ujar Gubernur Herman Deru . Terang Gubernur,  Maka kita sudah sadar bahwa pentingnya untuk mencari akar budaya adalah suatu tuntunan dalam membangun “Untuk mewujudkannya tentu membutuhkan sebuah panduan. Dan panduannya adalah tokoh-tokoh yang peduli terhadap daerah," jelasnya. Gubernur H. Herman Deru berharap agar dengan adanya kegiatan ini maka kebudayaan yang ada di Sumsel dapat dipertahankan dengan baik. “Saya juga menghimbau agar kegiatan ini dapat didukung oleh Bupati dan Walikota se- Sumatera Selatan” tambahnya Lanjut Gubernur, contohnya saja dari tiga kabupaten yang serumpun memiliki kekhasan budaya masing-masing "Kami menantikan informasi akurat dari adik-adik yang melakukan ekspedisi ke lapangan tentang jejak nenek moyang orang sumsel ” pungkasnya Turut hadir Asisten I Pemerintahan dan Kesra Prov. Sumsel, Akhmad Najib, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Prov. Sumsel, Aufa Syahrizal, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Sumsel Drs Nelson Firdaus, MM MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM .

Baca Detail
Diskominfo Ajak Pemenang Lomba Foto Menjadi Bagian Dari Program Pembangunan Sumsel Sumsel
27 Aug 2019 Dilihat 290x

Diskominfo Ajak Pemenang Lomba Foto Menjadi Bagian Dari Program Pembangunan Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah banyak melakukan percepatan pembangunan di Sumsel, dengan cara melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai wujud pemerataan pembangunan di Sumsel, dan khususnya di Tahun 2019, sudah disiapkan anggaran untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi dan infrastruktur, dan tentu program menurunkan angka kemiskinan menjadi dari dua digit menjadi satu digit. Hal tersebut diutarakan oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan H. Achmad Rizwan, SSTP, M.M. pada saat menyerahkan langsung hadiah berupa uang kepada para pemenang Lomba Foto Booth “Bowling World Cup 2019” di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Senin (26/8/2019). “Saya mengajak para pemenang lomba foto booth menjadi bagian dari program pembangunan Sumsel untuk mengisi dan berpartisipasi mengawasi pembangunan yang sedang berjalan maupun program yang akan dilaksanakan ke depannya,” ujar Achmad Rizwan. Menurutnya, tahun ini juga Gubernur Sumsel H. Herman Deru akan meluncurkan Program Internet Desa dan Web Desa, dan dalam waktu dekat juga akan menyelenggarakan Tournament Esports Piala Gubernur Sumsel dan Bowling World Cup 2019 pada bulan November ini. “Mari kita sama –sama mengawasi dan mengisi program Sumsel Maju Untuk Semua demi Kesejahteraan masyarakat. Jika ada pelayanan publik yang kurang maupun melenceng dapat dilaporkan melalui publikasi medsos maupun pelayanan publik lainnya agar nantinya ditindak lanjuti,” katanya. Lomba foto booth ini diadakan di Road B Stand Dinas Kominfo Provinsi Sumsel diajang  Sriwijaya Expo 2019 yang berlangsung dari Tanggal 14 sampai 19 Agustus 2019 di Dekranasda Jakabaring “Kami juga dari Dinas Kominfo Prov. Sumsel punya program dan pelayanan publik yaitu Program Unggulan Kominfo diantaranya Internet Desa, Temu Netizen, Sriwijaya Digital Expo, Tournament E-Sport dan Kawan Lapor,” pungkasnya Turnament Lomba Fotot Booth ini dilakukan dalam rangka mempromosikan serta mensuksekan pagelaran Bowling World Cup yang akan digelar Nopember 2019 . Setelah melalui serangkaian lomba akhirnya didapat tiga Pemenang utama, yaitu Juara 1 diraih Alda Nur Firdaus (Mahasisiwi), Juara 2 diraih Diah Permatasari (Guru) dan Juara 3 diraih Iran Bagariang (Pegawai) “Selamat kepada para pemenang. Kami mengajak semua masyarakat khususnya para pemenang lomba ikut berpartisipasi untuk mensuksekan kejuaraan  dunia “Bowling World Cup” yang akan diselenggarakan  16  -24 Nopember 2019  dan Turnament Esports Piala Gubernur Sumsel Nopember 2019 mendatang,” tutupnya MC Diskominfo Prov Sumsel/TM/AM  

Baca Detail
Kapolda Sumsel Masuk 20 Besar  Deru: Saya Kehilangan Kance Sumsel
26 Aug 2019 Dilihat 197x

Kapolda Sumsel Masuk 20 Besar Deru: Saya Kehilangan Kance

Palembang, sumselprov.go.id -- Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat resmi mengumumkan siapa saja yang lulus dalam tahapan seleksi Profile Assessment calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023. Total ada 20 orang dinyatakan lolos seleksi. Dari 20 nama tersebut, nama  KApolda Sumsel, Irjen Pol Drs Firli Bahuri, M.Si. Firli Bahuri masuk dalam daftar capim KPK yang lulus tahap seleksi profile assesment. Sebagai orang nomor satu di Sumsel, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengaku serba salah sebab disisi lain ia sangat mendukung dan memberikan doa terbaiknya pada  Kapolda Sumsel namun juga sekaligus harus siap merelakan rekannya untuk pindah tugas jika nantinya dinyatakan lulus seleksi Capim KPK. "Kemana-mana selalu bareng Pak Kapolda. Saya ini serba salah mau mendoakan tidak lulus salah tapi kalau didoakan lulus terpilih artinya saya harus siap kehilangan "Kance" teman di Sumsel ini. Tetapi apapun itu saya tetap doakan terbaik untuk beliau," jelasnya. Menurut Deru, siapapun yang terpilih nantinya Pemprov Sumsel dalam perjalanannya tetap akan menggandeng KPK, untuk mengawal dan mengawasi pemerintah. "Seperti untuk penyelamatan aset ini kita dibantuk oleh KPK, Kejati, dan Kepolisian juga. Tim gabungan yang nantinya bertugas untuk membantu pemprov membenahi administrasi aset-aset kita yang begitu banyak," tegasnya. Selanjutnya, Setelah para capim yang lulus tahap seleksi akan menjalani tes kesehatan di RSPAD. Barulah kemudian mereka akan menjalani wawancara dan uji publik pada 27-29 Agustus 2019 di Kemensetneg. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Ini Komitmen Herman Deru Untuk Pembinaan Usaha Kecil Sumsel
26 Aug 2019 Dilihat 208x

Ini Komitmen Herman Deru Untuk Pembinaan Usaha Kecil

Palembang, sumselprov.go.id -- Layaknya Chef Profesional, Gubernur Sumsel H. Herman Deru terlihat piawai memainkan sendok, mengaduk adonan mie dan meramu mi ayam.  Sejurus kemudian, mie ayam racikannya pun jadi. Ya, Gubernur Sumsel itu rupanya sedang unjuk kebolehan pada sesi masak memasak yang merupakan rangkaian kegiatan pelepasan jalan santai dan Festival Mie Ayam di Halaman Kantor Gubernur, Minggu (25/8). Menurut HD, dirinya sangat mengapresiasi penuh kegiatan yang di prakarsai oleh Tribun Sumsel berkerjasama dengan Sriwijaya Post dan Bogasari. Menurutnya kegiatan ini selain dapat menambah perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM, juga menandakan Provinsi Sumsel terbuka untuk semua cita rasa makanan dari daerah lain.  Pembinaan usaha-usaha kecil menengah seperti ini harus dibiasakan mandiri, Pemprov juga tidak tinggal diam jika nanti para pedagang ini punya kemauan yang baik,  berwirausaha yang baik, maka akan diberikan permodalan untuk berdagang,” ungkapnya  Dikatakan Herman Deru hadirnya festival mie ayam ini tidak hanya sebagai pembinaan saja, melainkan juga mengunggah perhatian masyarakat untuk peduli akan pentingnya olahraga.  Yakinkan pedagang kita ini tidak menggunakan bahan kimia yang dilarang, pedagang jangan tergoda. Sehingga saya berharap untuk selalu diadakan pembianaan seperti ini,” tuturnya Seperti biasa,  Gubernur Sumsel, H. Herman Deru yang datang didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru selalu sukses mencuri perhatian warga. Baru saja tiba Ia langsung diserbu warga untuk sekedar bersalaman dan tidak jarang pula warga berswafoto dengan orang nomor satu di Provinsi Sumsel tersebut. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
HD Terima Mandat Jadi Presiden Melayu Dunia Islam di Indonesia Sumsel
26 Aug 2019 Dilihat 344x

HD Terima Mandat Jadi Presiden Melayu Dunia Islam di Indonesia

Palembang, sumselprov.go.id -- Menguatkan kembali hubungan Rumpun Melayu di Indonesia, Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Dunia Tan Sri HJ Mohd Ali Bin Mohd Rustam, Minggu (25/8) pagi, datang ke Griya Agung. Ia memberikan mandat langsung kepada Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menjadi Presiden Dunia Melayu Islam (DMDI) di Indonesia. Penyerahan mandat tersebut dilakukan Tan Sri HJ Mohd Ali Bin Mohd Rustam, disaksikan oleh Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam Prof.Dr. Mohd Jamil Bin Mukmin, Sekjen DMDI Abu Bakar Bin Abdul, serta para pengurus DMDI Malaysia Syaifuk Azrin Bin Mohamed Salleh, serta Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Dato' Seri Samsuk Arifin serta para pengurus Indonesia DMDI dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Dunia, Tan Sri HJ Mohd Ali Bin Mohd Rustam mengatakan, mandat tersebut secara istimewa diberikan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru salah satunya karena kedekatan sejarah antara Palembang dan Malaka yang menjadi pusat Rumpun Melayu saat ini. "Belakangan ini tepatnya sepuluh tahun terakhir hubungan rumpun melayu Palembang dan Malaka tidak aktif dan inilah yang ingin kami kuatkan kembali. Gubernur Sumsel sebagai putra melayu dengan sejarah yang dekat dengan Malaka sangat pas kami beri mandat sebagai Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Indonesia," tegasnya. Dengan kepemimpinan Herman Deru sebagai Presiden DMDI Indonesia, Tan Sri berharap hubungan antar rumpun melayu yang ada di 19 Provinsi di Indonesia bisa selaras, harmonis dan kuat. Menurut Tan Sri perkembangan rumpun melayu secara Inteenasional juga sangat luas tak terbatas pada Malaysia, Thailand, Singapura dan Philipina. Tapi sudah sampai ke Kamboja, Suriname, Australia bahkan sampai ke Afrika Selatan. " DMDI ini sudah lama berkembang di Sumsel taoi saat ini ingin kita tingkatkan lagi hubungan serta program dan kegiatannya. Dan saya lihat Pak Gubernur Herman Deru sangat cocok sekali memimpin DMDI ini di Indonesia. Saya harap Gubernur bisa menyelaraskan hubungan yang sudah ada ini," jelasnya. Diwawancarai usai penyerahan mandat, Gubernur Sumsel H.Herman Deru, mengatakan bahwa pemberian mandat ini merupakan amanah yang t membanggakan tak hanya bagi dirinya secara pribadi tapi juga bagi masyarakat Sumsel. "Bangga sekali. Karena ini tidak datang langsung sebab Presiden DMDI Dunia Sri Tan sebelumnya sudah meminta petugas mencari calon pemimpin DMDI yang tepat di Indonesia. Ini tentu menjadi satu kehormatan bagi Sumsel karena dipercaya mempertahankan identitas kemelayuan kita dan keIslaman kita," jelasnya. Bukan hanya menjadi identitas di masa mendatang rumpun melayu ini kata Herman Deru harus menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkokoh akar budaya, etika kemelayuan agar dapat diturunkan ke generasi berikutnya.  " Makanya jika DMDI ini harus tertata mulai dari struktur tingkat nasional. Nah kebetukan saya dimandati mengurusi ini di Indonesia saya ingin pengurus di tiap daerah  memang mau mengurusi dan benar-benar peduli dengan rumpun melayu," jelasnya. Herman Deru mengungkapkan, dirinya akan bertanggungjawab penuh membawa DMDI Indonesia menjadi lebih berkibar. Terlebih DMDI pernah berjaya jauh sebelum  dirinya menjabat Gubernur Sumsel. Cita-Cita saya dengan kondisi dunia melayu saat ini memang harus dipertahankan jika tidak maka akan dilindas budaya asing,” katanya. Setelah mendapat ini secepatnya Ia akan membentuk kepengurusan DMDI di Indonesia dengan menggandeng tokoh-tokoh melayu Islam terkenal di Indonesia. Di akjir wawancara Ia kembali menegaskan bahwa Kemelayuan itu menurutnya, bukan hanya simbolik dengan pakaian atau adat dan slogannya saja tapi mesti dibarengi dengan perbuatan yang juga Islami. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.