Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Dikerumuni Warga, Menpora Bangga
OKU Timur, sumselprov.go.id -- Ribuan warga begitu antusias hadir memeriahkan Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 Tahun 2019 Tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten OKU Timur. Terlebih Haornas kali ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru yang juga merupakan mantan Bupati OKU Timur dua periode. Bahkan gubernur yang dikenal begitu dekat dengan warga OKU Timur ini tidak henti-hentinya diajak warga untuk dapat foto dan jabat tangan dengan sang Guberbur. Dengan senyum dan roman muka yang ramah Herman Deru bercengkarama dengan warga. Pada upacara Haornas ke-36 Tahun 2019 Tingkat Provinsi Sumsel yang sekaligus dirangkaikan dengan Kick Off Piala Gubernur U20 di Kabupaten OKU Timur, di pusatkan dilapangan bola Tebatsari Martapura Kabupaten OKU Timur, Jumat (6/9) pagi tersebut, Gubernur bertindak sebagai pembina upacara. Dalam rangkaian cara Haornas tersebut, Gubernur berkenan pemberian penghargaan bagi insan olahraga berprestasi dan berdedikasi di Sumsel berupa piagam dan uang pembinaan Rp 5 juta. Selanjutnya Gubernur menyerahan SK Gubernur Tentang Penetapan OKU Raya (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan), sebagai Tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi Tahun 2021 yang diterima oleh Bupati OKU Timur HM. Kholid Mawardi, Bupati OKU Drs.Kuryana Aziz dan Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo. Sedangkan rangkaian Kick Off Piala Guberbur U20 dari OKU Timur, ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Gubernur didampingi Bupati OKU Timur HM. Kholid Mawardi dan Unsur Muspida OKU Timur. Kick off Piala Gubernur kali ini juga dimeriahkan dengan pertandingan persahabatan antara kesebelasan Unsur Muspida dan OPD OKU Timur melawan OPD Provinsi Sumsel. Gubernur H. Herman Deru mengawali sambutanya, mengucapkan selamat kepada Kabupaten OKU Timur yang telah menjadi juara pada Liga Desa Nusantara dan berhak mewakili Sumsel tingkat nasional yang akan digelar di Jawa Timur dalam waktu dekat. "Khusus OKU Raya. Saya juga ucapkan selamat telah mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah pekan olahraga provinsi, sekaligus sebagai ajang pra PON. Begitu juga dengan atlit dan pelatih yang telah mendapatkan penghargaan," ucapc Gubernur. Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi dalam sambutan tertulisnya dalam rangka pucak peringatan hari Olahraha Nasional Ke-36 Tahun 2019 yang dibacakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyebutkan, tema Haornas Tahun 2019 adalah " Ayo Olahraga, Dimana Saja, Kapan Saja" tema ini mengandung makna bahwa olahraga itu mudah dilakukan dimana dan kapan saja. Agar masyarakat tidak terpaku bahwa olahraga yang hannya dapat dilakukan di fasilitas olahraga yang tersedia. "Pembangunan di dalam olahraga tidak hannya jasmani, namun juga rohani. Dengan sehat rohani kita, berarti telah mendukung kebijakan Bapak Presiden tentang revolusi mental, serta SDM unggul Indonesia Maju," papar Menpora. Menpora menambahkan, Saat ini Indonesia tengah menyiapkan atlit-altit yang akan bertanding dalam perhelatan Olimpiade dan Paralimpiade Tahun 2020 yang akan digelar di Tokyo. "Cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Olimpiade 2020 merupakan cabang olahraga unggulan yang kita harapkan mampu melampaui target," tandas Imam Nahrawi. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
H. Herman Deru Raih Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadarma Pustaloka Kategori Pejabat Publik
Jakarta, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mendapat penghargaan tertinggi Nugra Jasadarma Pustaloka Kategori Pejabat Publik dari Perpustakaan Nasional RI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis malam, (05/09/2019) H. Herman Deru salah satu Gubernur yang menerima penghargaan tertinggi tersebut bukan tanpa alasan tapi ada kriteria dan penilaian. Walaupun usia kepemimpinannya dalam memimpin Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel) belum genap satu tahun tapi kontribusi Gubernur H. Herman Deru tmenumbuhkan rasa minat baca, peduli perpustakaan serta dukungan akan literisasi begitu antusias Salah satu buktinya, pada bulan Mei yang lalu, Sumatera Selatan kembali berhasil pecahkan rekor Musium Rekor dunia- Indonesia (MURI) dalam lomba menulis surat kepada Gubernur oleh siswa terbanyak tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/MA sederajat dengan peserta terbanyak 149.408 siswa-siswi se- Provinsi Sumsel. Selain merupakan sosok Gubernur yang aktif dalam memajukan daerah yang dipimpinnya beliau juga dianggap berkontribusi aktif dalam mengembangkan perpustakaan dan menumbuhkan kegemaran membaca di Indonesia. Momen ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Sumatera Selatan, karena selain Herman Deru, ada dua (2) tokoh wanita Sumsel juga mendapat penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka untuk kategori tokoh masyarakat . Mereka adalah Duta Literasi Provinsi Sumsel Hj. Percha Leanpuri, B.Bus MBA dan Bunda Baca Kabupaten Musi Rawas Dr. Hj. Noviar Marlina Gunawan. Sebagai informasi dan untuk diketahui, Penghargaan tertinggi tersebut diberikan kepada para insan yang berkontribusi aktif bagi pengembangan perpustakaan, literasi, dan minat baca di Indonesia melalui acara Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2019. Berikut Kategori Penghargaan diberikan untuk kategori lomba pustaka, lomba bercerita (story telling), lomba perpustakaan sekolah tingkat SMA/SMK/MA, lomba perpustakaan umum desa/kelurahan, pustakawan berprestasi, pelestari naskah, birokrat, tokoh masyarakat, masyarakat, jurnalis, media massa, dan lifetime achievement. Acara dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin. Turut hadir Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
H. Mawardi Yahya Jadi Mentor Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Jakarta, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya hadir sebagai Mentor pada acara Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK. I Angkatan XLIII Tahun 2019 di Ruang Diskusi Graha Wisesa ASN Corporate University LAN RI, Jl. Administrasi II Pejompongan, Jakarta Pusat , Kamis, 05/09/2019). Dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan ini, peserta menyampaikan analisis permasalahan atau peluang yang terdapat di instansinya dan menjabarkan solusinya kepada penguji. Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok seminar. Masing-masing kelompok seminar terdiri atas 1 (satu) orang penyaji, 1 (satu) orang narasumber, 1 (satu) orang mentor, dan 1 (satu) orang coach. Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, sebagai mentor Ia menyebut Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha layak untuk membantu tugas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel untuk mengimplementasikan kebijakan. “Mengimplementasikan kebijakan Gubernur baik itu outcomenya maupun resikonya, tentunya ia harus banyak belajar di dalam melaksanan tugas, Dimana nantinya untuk menjabarkan visi dan misi gubernur,” ungkapnya Lanjut Wagub, Proposal Proyek Perubahan menjadi suatu langkah nyata yang bisa dilakukan oleh setiap peserta terhadap tugas dan fungsinya. Kemampuan pemimpin perubahan inilah yang kemudian menentukan keberhasilan peserta dalam memperoleh kompetensi yang ingin dibangun dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan pola baru. “Pelaksanaan proyek perubahan dimulai dengan menyusun Rancangan Proyek Perubahan yang dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada peserta untuk menganalisis permasalahan atau peluang yang terkait dengan tugas dan fungsi masing-masing dan mencari solusinya” jelasnya Dalam kesempatan ini, Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha ditunjuk menjadi peserta pelatihan kepemimpinan nasional sekaligus memaparkan langsung strategi optimalisasi instruksi Gubernur Sumsel tentang one agency one innovation di Provinsi Sumsel. Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi Sumsel H.M Edwar Juliartha mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya sebagai mentor. Ia mengatakan sengaja mengangkat pokok bahasan mengenai gerakan one agency one inovation, karena sesuai dengan instruksi gubernur tanggal 16 Oktober 2018 mengenai gerakan one agency one inovation. "Kenapa saya memilih itu karena sebenarnya strategi untuk memulai supaya Sumsel bisa lebih maju mengatasi isu-isu yang sudah kita dapat dari evaluasi 2018, itu adalah bagaimana memberikan suatu bentuk pembinaan kepada OPD supaya mereka lebih konsen terhadap tugas pokok dan fungsi dalam rangka mendukukung visi dan misi gubernur dan wakil gubernur,” ungkapnya Menurutnya, Gerakan ini adalah satu upaya untuk OPD kembali melihat tupoksi dalam memberikan kreatifitas, oleh sebab itu Ia berharap kedepan dalam satu tahun satu OPD punya inovasi. “Kalau kita tengok visi dan misi gubernur sumsel maju untuk semua, jadikan mengandung makna kita harus responsif dan lebih lincah, lincah dalam hal menjawab tantangan-tantangan dalam konteks pelayanan kepada masyarakat jadi kita lihat apa keinginan masyarakat bagaimana tupoksinyo inilah yang harus dielaborasi oleh OPD” pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Herman Deru : Lulusan Akbid Harus Menjadi Pelayan Masyarakat yang Baik
Palembang Sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Wisuda Mahasiswa Akbid Budi Mulia Palembang, Akbid Bunga Bangsaku Bangka dan Akbid Budi Mulia Program Khusus serta Akbid Budi Mulia Prabumulih tahun Akademik 2018 - 2019 di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (5/9). Dihadapan 126 orang yang wisuda, Gubernur Herman Deru merasa bangga serta memberikan selamat. "Saya sengaja datang ke sini karena saya bangga. Insya Allah para akbid ini menjadi pelayan masyarakat yang terbaik,"ungkapnya. Bahkan, orang nomor satu di Sumsel itupun juga bangga kepada Yayasan Budi Mulia yang telah berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Provinsi Sumsel. "Banyak memberikan kontribusi kepada daerah ini karena menghasilkan para tenaga-tenaga medis khususnya Bidan yang sudah teruji di lapangan,"tuturnya. Terlebih lagi intitusi ini memberikan kebanggaan juga karena sampai saat ini, Gubernur menilai nama baik dari Budi Mulia sangat terjaga. "Saya tidak pernah terdengar cacat moril dalam kegiatan belajar mengajar dari yayasan ini. Maka saya minta tetap dipelihara kehormatan dan marwah dari yayasan Budi Mulia ini,"katanya. Lanjut Herman Deru, beberapa waktu belakangan dirinya aktif hadir di wisuda berbagai perguruan tinggi. Ada dalam jumlah besar dan menengah. Tapi hari ini menurutnya menjadi special karena wisuda hanya kaum peremupuan. Begitu juga, dia mengucapkan selamat kepada para orang tua karena hari ini satu prasasti telah terukir karena telah berhasil membimbing putri-putrinya untuk mendapatkan satu jenjang akademik dan satu jenjang yang sangat terhormat. Bahwa profesi ini adalah profesi yang sangat dinikmati baik didalam kehidupan keseharian juga kebutuhan yang secara formal. Berhubungan dengan program Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel salah satunya program terkait posyandu. Dimana pada tahun 2019 Pemprov Sumsel akan memberikan bantuan kepada posyandu di Sumsel. "Adik-adik akan terjun ke masyarakat. Sebagai bidan dan tentu perannya tidak akan lepas dari pelayanan mayarakat dari berbagai jenjang khususnya kepada kaum ibu, para jompo dan anak-anak. Maka untuk itu mohon dapat dipantau karena mulai tahun 2019 ini posyandu di 3.500 Desa dan kelurahan mendapat pembiayaan dari Pemprov Sumsel. Untuk itu mohon dipantau ini , memandu ini agar petugas posyandu yang terdiri dari kalangan awam dapat mengerti tentang tindakan apa yang diharus dilakukan dalam pelayanan dasar kesehatan bagi ibu dan anak serta jompo di desa masing -masing,"tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Dengan Sholat Berjamaah Kadis Kominfo Ajak Jajarannya Mempererat Silatuhrahim
Sumselprov.go.id -Dalam upaya membangun dan memelihara hubungan yang harmonis antara Ulama dan Umarah. Gubernur Sumsel melalui Staf Khusus Bidang Keagamaan, DR KH Amirudin Nahrawi MP menggelar sholat zhuhur berjamaah di Kantor Dinas Komunikasi dan lnformatika Provinsi Sumatera Selatan Kamis (05/09/2019). Kepala Dinas Kominfo Sumsel H. Ahmad Rizwan, S. STP., MM didaulat menjadi imam pada sholat dzuhur berjamaah kali ini. Tampak para pegawai dan jajaran pejabat Diskominfo Sumsel antusias mengikuti sholat berjamaah dilanjutkan dengan kultum ini. Dalam kesempatan ini juga Kadis Kominfo Sumsel memohon bimbingan dan saran di segala program baik mental maupun spiritual agar kami bisa bersama-sama membangun kominfo ini bisa lebih maju kedepan dan membantu program sesuai dengan visi misi Gubernur Sumsel H. Herman Deru yaitu Sumsel Maju Untuk Semua sehingga pada saatnya nanti di tahun 2023 apa yang menjadi cita-cita besar Gubernur Sumsel dan Kominfo Sumsel dapat tercapai, “Mungkin Kominfo hanya bagian kecil dari visi misi yang besar itu, tapi kami memberi hati dan terus mencoba memberi yang terbaik guna mendukung terhadap visi dan misi Gubernur Sumsel yaitu menciptakan Sumsel dapat Maju bersama dan untuk semua.”ungkap Ahmad Rizwan Diharapkanya bukan hanya Sholat Zuhur berjamaah saja, kedepan ada kegiatan kegiatan keagamaan lainya sehingga dapat kembali mengundang selaku penceramah dan juga sebagai Staf Khusus Bidang Keagamaan Provinsi Sumsel ini. Sementara Staf Khusus Bidang Keagamaan, DR KH Amirudin Nahrawi MP menyampaikan, ucapan salam dari bapak Gubernur Sumsel Herman Deru kepada seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo Sumsel, agar kiranya selalu disiplin dalam bekerja dan tetap istiqomah beribadah kepada Allah SWT. “Kita sebagai pegawai, di mana pun pekerjaan kita, agar kiranya selalu taat terhadap pemimpin, jangan pernah sekali-kali anda tidak menaati pemimpin, karena hal itu sudah mengingkari sumpah jabatan yang pernah anda ucapkan,” tutur tokoh NU yang akrab disapa Cak Amir ini. Dia menegaskan, bahwasannya dalam konsep ajaran Islam pun, diwajibkan untuk mentaati pemimpin, siapa pun pemimpinnya mau dari agama lain pun tetap wajib harus ditaati, asalkan pemimpin itu tidak membawa ke jalan yang salah atau sesat. “Semoga pertemuan siang ini bernilai pahala yang besar dan kita yang hadir disini selalu dalam lindungan Allah serta para pemimpin kita dijauhkan dari korupsi,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Gubernur Sumsel Apresiasi Kerjasama DPRD Terkait Penyusunan KUPA Dan PPA-P APBD Tahun 2019
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyampaikan penghargaan setinggi tingginya kepada DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel), khususnya Ketua dan para Anggota Dewan Anggaran DPRD Prov. Sumsel dan Tim Anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (:Pemprov Sumsel) yang telah kerjasama dengan baik untuk menyelesaikan pembahasan dari penelitian terhadap rancangan Kebijakan Umum Perubahan (KUPA) APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) APBD Prov. Sumsel tahun anggaran 2019. Apresiasi tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat menghadiri Rapat Paripurna LXI (61) dan LXII (62) DPRD Prov. Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel, Kamis, 05/09/2019) “Kerjasama ini menghasilkan kesepakatan sehingga hari ini dua dokumen perencanaan anggaran tersebut dapat disepakati dan ditandatangani aantara pimpina-pimpinan DPRD Prov. Sumsel dengan Gubernur Sumsel” ujar Gubernur pada saat kata sambutan. Rapat Paripurna LXI (61) dilaksanakan dengan agenda penandatanganan Nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Prov. Sumsel dan Gubernur Prov. Sumsel terhadap Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) APBD Tahun Anggaran 2019. H. Herman Deru jelaskan, sebagaimana hasil pembahasan dan penlitian yang telah dilakukan bersama-sama, maka rancangan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) serta prioritas dan plafon anggaran perubahan (PPA-P) tahun anggaran 2019 disepakati sejumlah Rp 10.536.925.626.158,80 mengalami peningkatan sejumlah Rp. 823.452.381.676,59 atau naik 8,48% dari anggaran pendapatan dan belanja daerah induk tahun 2019 yang berjumlah Rp 9.713.473.244.482,25 “Maksud dan tujuan penyusunan nota keuangan mewujudkan Pemprov. Sumsel dalam pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran, program dan kegiatan serta dampak yang dirasakan akibat perekonomian global yang kurang mengembirakan dalam tahun anggaran 2019 terhadap pelaksaan APBD Provinsi Sumatera Selatan” urai Gubernur Herman Deru Setelah itu, acara ini dilanjutkan dengan Rapat Paripurna LXII (62) DPRD Prov. Sumsel dengan agenda Penjelasan Gubernur Sumsel terhadap Raperda Perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2019. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru mengatakan perubahan APBD Prov Sumsel merupakan rencana keuangan tahunan Pemerintah Prov. Sumsel tahun anggaran 2019 adalah upaya Pemprov Sumsel dalam pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran serta sebagai pedoman dan acuan dalam menentukan arah, kebijakan, program, dan kegiatan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan juga pelayanan terhadap masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam dokumen KUPA dan PPA perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2019 “Dalam menyusun penyesuaian perubahan APBD Prov. Sumsel tahun anggaran 2019 dalam belanja daerah mengalami kenaikan dengan mempertimnamgkan skala prioritas, sehingga perlu dilakukan penyesuaian dalam perubahan APBD tahun anggaran 2019” tambah Gubernur Lanjut Gubernur Herman Deru. permasalahan utama perubahan belanja daerah APBD Prov Sumsel tahun anggaran 2019 adalah belum dapat mengakomodir seluruh belanja prioritas secara keseluruhan "Kami mengajak anggota dewan yang terhormat yang tergabung dalam komisi-komisi untuk bersama membahas secara detail dengan mitra terkait dan melakukan penyempurnaan untuk disepakati bersama sehingga perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2019 yang merupakan rencana keuangan tahunan Pemda dapat ditetapkan dengan Peraturan Daerah," tutupnya. Pada rapat tersebut, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Aliandra Gantada, S.H., M.H., mengatakan Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) APBD 2019 dilakukan dalam tiga tahapan yaitu menentukan skala prioritas urusan wajib, menentukan urutan skala prioritas dan menyusun plafon sementara. Turut hadiri Sekda Prov. Sumsel, H. Nasrun Umar, Asisten I Pemerintah dan Kesra, Akhmad Najib, para staf ahli, dan para kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/FS
Sumsel
Gubernur Tunjuk Wabup Juarsah Jadi PLH Bupati Muara Enim
Palembang, sumselprov.go.id -- Pasca ditetapkannya status tersangka terhadap Bupati Muara Enim, Ahmad Yani oleh KPK, Gubernur Sumsel Herman Deru, langsung menyerahkan Surat Penunjukan Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah Selaku PLH Bupati Muara Enim. Penyerahan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Sumsel di Griya Agung, Rabu (4/9) malam. Diwawancarai usai menyerahkan surat tersebut, HD mengatakan sengaja tak memberikan ucapan ucapan selamat secara khusus kepada Juarsah mengingat kondisi saat ini dalam keprihatinan. Setelah mandat ini saya berikan, keinginan saya pulihkan dulu kepercayaan masyarakat, bahwa tidak ada pembangunan yang baik kalau tidak ada kepercayaan masyarakat. ” ujarnya di hadapan awak media. Pada kesempatan itu, Herman Deru tak lupa berpesan kepada Juarsah supaya menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab. Sedangkan mengenai kebijakan yang bersipat prinsip atau strategis Ia meminta PLH Bupati Muara Enim itu berkoordinasi terlebih dahulu dengan Gubernur Sumsel. Perlu diingat satu hal lagi, saat ini PLH belum boleh menggunakan fasilitas Bupati. Seperti mobil dinas atau tanda jabatan yang biasa digunakan Bupati. Karena bagaimanapun kita harus tetap menghormati Bupati definitif yang saat ini tengah bermasalah,” tegasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Hadiri Wisuda Unpal, Sekda Sumsel Himbau Sarjana Mengedepankan Kompetensi Sikap
Palembang, sumselprov.go.id -- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar menghadiri Wisuda Sarjana Angkatan XXXII Universitas Palembang, di Hotel Aryaduta Rabu (04/09/2019). Dalam kata sambutannya Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar mengatakan, Visi pendidikan tinggi nasional pada hakekatnya adalah membentuk sistem pendidikan tinggi yang sehat dan bermutu, menghasilkan insan beriman, bertaqwa, cerdas, dan terampil. Oleh karena itu menurutnya, pendidikan tinggi Indonesia harus bermutu dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan dapat berkontribusi secara nyata pada peningkatan daya saing bangsa. “Peran Perguruan Tinggi dalam UU No. 18 tahun 2002 adalah membentuk sumber daya manusia ilmu pengetahuan dan teknologi. Perguruan tinggi bertanggung jawab meningkatkan kemampuan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mampu menjawab kebutuhan pengguna, khususnya kebutuhan bangsa Indonesia,” ungkapnya Dalam menghadapi era globalisasi Nasrun menuturkan ditandai dengan persaingan ketat dan arus informasi yang pesat dalam semua sektor, maka Negara dituntut untuk memiliki daya saing yang kuat agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain. “lnovasi menjadi kata kuncinya. Pengalaman berbagai Negara maju menunjukkan bahwa inovasi yang berbasis pada produk penelitian dan pengembangan akan memberi dampak langsung pada peningkatan produktivitas berkelanjutan, yang pada akhirnya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa,” tuturnya “Mahasiswa/Alumni harus mengedepankan "Kompentensi Sikap" karena tanpa sikap yang baik, seorang pintar dan trampil belum tentu dapat berguna, karena mungkin saja kepintaran dan keterampilannya justru digunakan hal-hal yang merugikan masyarakat,” tambahnya Lebih jauh Nasrun mengungkapkan, Lulusan/alumni Universitas Palembang sudah pasti memiliki lapangan pekerjaan baik itu sebagai Wirausaha maupun aparat pemerintahan, maka daripada itu sikap baik berkaitan dengan etika dan tata krama dalam pergaulan adalah tugas lembaga pendidikan untuk membentuk kepribadian mahasiswa/alumni. “Saya menghimbau kepada Saudara yang di wisuda hari ini kiranya dapat mentaati aturan-aturan yang ada sebagai pedoman dalam berfikir, berucap dan berperilaku. Saudara harus menunjukkan dedikasi maksimal, jangan sampai melakukan bentuk-bentuk penyimpangan yang bisa merusak citra Alumni khususnya Universitas Palembang,” pungkasnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Diingatkan! Kontraktor Harus Tingkatkan Kualitas Pengerjaan Jalan
OKU Selatan, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya melanjutkan monitoring pengerjaan ruas jalan Provinsi di Kabupaten OKU Selatan, OKU Timur dan OKI. Masih didampingi Kepala Dinas PU BM Dharma Budi, Rabu (4/9) Wagub Ir. Mawardi Yahya meninjau ruas jalan yang menjadi tanggungjawab Provinsi Sumsel, dimulai dari Kota Muara Dua - Simpang Martapura - Martapura - Kurungan Nyawa - Gumawang - Petanggang - Tanjung Kemuning - Batas OKI - Batas OKU Timur sampai dengan Dabuk Rejo. Dikatakannya, jalan provinsi ini setelah dilihat progresnya hampir mendekati 100 persen artinya masih ada beberapa titik yang masih dilakukan pengerjaannya. "Ruas jalan provinsi secara fungsional pengerjaannya sudah hampir 70 persen. Selain itu ada beberapa titik yang masih membutuhkan penanganan dan dananya akan dimasukan ditahun anggaran 2020," imbuhnya. Lebih lanjut Wagub mengharapkan pihak kontraktor dalam pengerjalan jalan mengedepakan kualitas, agar jalan dapat bertahan lama. "Khusus untuk kontraktor kedepakan kualitas. Jangan sampai asal-asalan dalam pengerjaannya. Karena masyarakat akan marah jika kita asal-asalan," imbuhnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY