Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Satu-Satunya Gubernur Peraih BKPRMI Award 2019
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H.Herman Deru kembali mencatat prestasi. Kali ini, mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut diganjar penghargaan Oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Sebagai tokoh nasional dan daerah yang memiliki kepedulian, perhatian, komitmen dan kontribusi dalam membina kader-kader pemuda remaja masjid. Bertempat di Panggung utama Masijid Al A’zhom, penghargaan BKPRMI Award 2019 diterima langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Akhmad Najib. (7/9) Penghargaan tersebut diberikan berbarengan dengan momentum Tahun Baru Islam 1441 Hijriah sekaligus milad ke-42 BKPRMI yang jatuh pada tanggal 3 September. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan, penghargaan tertinggi dari BKPRMI award diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB sekaligus Waketum Dewan Masjid Indonesia Syafruddin. Provinsi Sumsel sangat bersyukur dan berterimakasih bahwa bapak H. Herman Deru Gubernur Sumsel merupakan satu-satunya Gubernur yang diberikan award, apalagi saat penyerahan disaksikan langsung oleh Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Tan Sri H. M. Ali Rustam,” ungkapnya Menurutnya, apa yang selama ini diperjuangkan oleh Gubernur Sumsel antara lain safari jum’at di masjid -masjid kemudian gerakan-gerakan memakmurkan masjid di provinsi sumsel, serta melibatkan anak-anak generasi pemuda masjid membuahkan hasil , dibuktikannya dengan penghargaan tertinggi dari BKPRMI. Apresiasi yang sangat tinggi dibuktikan dengan penghargaan BKPRMI award, penghargaan itu tidak hanya untuk Gubernur saja tapi untuk seluruh masyarakat khususnya dari pemuda dan remaja masjid di Provinsi Sumsel,” tuturnya Lebih jauh Akhmad Najib menuturkan, Gubenur Sumsel telah dikukuhkan sebagai ketua DMDI di Indonesia, hal tersebut diharapkan menjadi motivasi kepada seluruh jajaran untuk rumpun Melayu. Harapannya kedepan setelah dikukuhkannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru sebagau ketua DMDI indonesia, provinsi-provinsi di seluruh indonesia yang ada melayunya itu bisa saling tukar menukar ilmu dalam kaitan keislaman dimana dikombinasikan dengan proglam-program islami setiap tahun di Provinsi sumsel,” pungkasnya Untuk diketahui, selain Gubernur Sumsel H. Herman Deru, tokoh lainnya yang diberi penghargaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) itu di antaranya Menteri PAN-RB sekaligus Waketum Dewan Masjid Indonesia Syafruddin, Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Tan Sri H. M. Ali Rustam. Kemudian Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Bupati Bintan Arif Sujadi, Perintis Gerakan TK/TP Al-Qur'an BKPRMI Chairani Idris, Pendiri BKPMI/BKPRMI Bambang Pranggono, Ketua Umum PB Mabmi Datuk Seri H Syamsul Arifin. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Calon Anggota KI Sumsel Masuki Tahapan Tes Karya Tulis Dan Wawancara
Palembang, sumselprov.go.id –Seleksi Anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan periode 2019-2023 telah memasuki tahapan tes ke-4 yaitu pembuatan karya tulis dan wawancara. Pelaksanaan seleksi ini berlangsung tanggal 9 sampai 11 September 2019 dilaksanakan di dua tempat yakni Tes Pembuatan Karya Tulis di Aula Graha Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel dan tes wawancara dilaksanakan di Command Center Provinsi Sumsel, Kantor Gubernur Sumsel. Tahapan tes ini dibuka langsung Wakil Ketua Tim Seleksi, Maramis, SH., MH. Hadir juga Kepala Bidang E-Government, Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Densyah. Total peserta yang mengikuti tahapan tes ini sebanyak tiga puluh (30) peserta. Pelaksanaan tahapan Tes Pembuatan Karya Tulis dilaksanakan di Aula Graha Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan (Dihub Prov. Sumsel) Senin (9/9/2019) Kemudian pada hari yang sama juga dilakukan Tes Wawancara yang pelaksanaanya di Commend Center Provinsi Sumatrea Selatan. Senin(9/9/2019) Khusus Test Wawancara, para peserta dijadwalkan secara bergiliran dengan pembagian sebagai berikut, Senin (9/9/) sebanyak lima (5) peserta, Selasa (10/9) sebanyak (tiga belas) peserta dan hari rabu (11/9/) sebanyak dua belas (12) peserta Pada sesi wawancara, Anggota Tim Seleksi Hendra ST, MH katakan dengan diadakannya seleksi Komisi Informasi (KI) diharapkan masyarakat Sumatera Selatan mendapatkan akses informasi yang transparan. “Diharapkan para KI yang lulus dan menjadi Anggota Komisi Informasi (KI) Sumsel dapat dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat” ujarnya Tambahnya, Apalagi kita sekarang dalam menghadapi era 4.0 perlu kemampuan (capability) anggota KI tentang tehnology agar masyarakat mudah mengakses informasi “Nantinya para anggota KI Sumsel yang lulus dan duduk menjadi anggota Komisi Informasi akan menjadi hakim informasi maupun sebagai mediator antara pejabat publik dengan masyarakat”pungkasnya Turut hadir Kasi Pelayanan Media Informasi Publik Azim Baidillah, SH, MH mewakili Kadis Kominfo Prov. Sumsel mendampingi Tim Seleksi di Command Center MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/AD
Sumsel
Gubernur Sumsel Bersama Wagub Kunjungi Kebun Budidaya Aren
Ogan Ilir, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi penanaman kebun budidaya aren dan menilai hal ini merupakan kabar yang baik bagi masyarakat Sumsel karena dari berbagai banyak pilihan tanaman komoditas yang dikembangkan di Sumsel. Ternyata ada juga warga Ogan Ilir yang menanam pohon aren yang memiliki banyak manfaat dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan. Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Wagub H. Mawardi Yahya melakukan blusukan dan mengunjungi kebun budidaya aren yang ditanam warga di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Minggu, (08/09/2019). Gubernur Herman Deru ungkapkan bahwa upaya pemanfaatan lahan rawa dengan penanaman aren pernah diprakarsai oleh Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Mawardi Yahya saat masih menjabat sebagai Bupati OI dua periode. “Tanaman aren di Kabupaten Ogan Ilir dikembangkan pada lahan basah atau rawa. Dan dimanfaatkan dalam berbagai hal diantaranya yaitu daunnya dibuat atap atau dinding rumah tempat tinggal, lidinya dibuat sapu atau kerajinan tangan, buahnya dimanfaatkan sebagai panganan atau kolang kaling” ujarnya. Tambahnya, Selain itu, Serabut atau ijuknya dimanfaatkan untuk membuat sapu atau keset kaki serta serbuk batangnya dapat diolah menjadi sagu. "Sedangkan cairan getah dari bunga aren bagi sebagian warga diambil untuk dijadikan minuman atau tuak" pungkasnya Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia, Kadis Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan S.STP, MM, Kadis PU BM Darma Budhi SH, ST, MT, Kasat Pol PP, H. Aris Saputra. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Gubernur Bakal Jadi Dosen Sehari di Kampus Ini
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, bakal kembali melawat ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu dijadwalkan akan bertandang ke Universitas Baturaja (Unbara) menghadiri puncak Dies Natalies ke 20 tahun kampus orange, Selasa (10/9). Mantan Bupati OKU Timur 2 periode, itu akan menjadi pemateri inti (keynote speaker) pada Seminar Nasional Unbara, yang mengusung tema Sinergitas Pendidikan Tinggi dan Pemerintah untuk Mewujudkan Sumatera Selatan Maju dan Berkarakter”. Ihwal ini terungkap usai Rektor Unbara Ir. Hj. Lindawati MZ, M.T., beserta beberapa jajarannya melaksanakan audiensi dengan Gubernur di Griya Agung Palembang, akhir pekan lalu. Kata Lindawati, Gubernur menyambut baik kedatangan pihaknya, dan menyatakan dirinya (Gubernur,red) bersedia hadir dan menjadi keynote speaker dalam seminar nasional tersebut. Di sela-sela kunjungan, Gubernur mengatakan bahwa perguruan tinggi memang harus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bumi Sriwijaya. Bahkan di kesempatan itu pula, Gubernur berjanji akan mengembalikan marwah provinsi Sumatera Selatan sebagai lumbung pertanian nasional. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Wagub Sampaikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD Provinsi
Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menghadiri Rapat Paripurna LXII (62) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda, jawaban dan tanggap Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda perubahan APBD Sumsel tahun anggaran 2019, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Yansuri S.Ip, Sabtu (07/09/2019). Wakil Gubernur Provinsi Sumse H. Mawardi Yahya mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel sependapat terhadap pernyataan dari Fraksi PDI Perjuangan bahwa keberhasilan pencapaian sasaran utama dan prioritas pembangunan nasional sangat tergantung pada sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Hal tersebut dapat kami sampaikan bahwa penetapan target sasaran makro dan strategi pencapaiannya telah dibahas dan disepakati dengan pemerintah pusat melalui Bappenas dan seluruh 17 kabupaten/ kota se-Sumatera Selatan,” tuturnya Menurutnya, Pemprov Sumsel juga sepakat mengenai pelaksanaan strategi pembangunan yang didasarkan atas paradigma kerakyatan, hendaknya diimbangi juga dengan penataan struktur sosial dan struktur birokrasi yang baik. Sebagaimana dikatakannya, dialektika hubungan ekonomi dan pembangunan itu harus berjalan selaras, hubungan aktor-aktor ekonomi harus di desain dengan baik, dalam ruang yang lebih dilihat. misalnya adalah hubungan keselarasan antara pihak eksekutif dan legislatif di dalam mendesain skenario pembangunan untuk Provinsi Sumatera Selatan yang kita cintai ini, hal tersebut tetap menjadi perhatian dan upaya kami,” tuturnya Sementara menanggapi Fraksi Partai Nasdem, Mawardi menuturkan Pemprov Sumsel sependapat bahwa Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran Penyusunan Raperda dalam 2019 harus memperhatikan, Rasionalisasi antara Prioritas Daerah dan Kemampuan Keuangan Daerah. Terkait dengan hal tersebut perhitungan proyeksi Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 telah berdasarkan data resmi sesuai peraturan yang berlaku yang disampaikan pemerintah pusat ke pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, hasil audit dan realisasi penerimaan PAD,” katanya Kemudian Mawardi kembali mengatakan, mengenai harapan yang disampaikan oleh Fraksi Partai Demokrat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar berperan aktif dalam pengawasan pembangunan desa melalui bantuan dana desa. Ia menyampaikan secara rinci Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada Tahun 2018 telah membentuk Tim Sekretariat bersama pencegahan pengawasan dan penanganan masalah pengelolaan dana desa di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 440/KPTS/DPMD/2018 tanggal 13 Agustus 2018. salah satu tugasnya adalah melakukan Monitoring dan Evaluasi pengawasan Dana Desa. Melalui tenaga pendamping profesional desa yaitu tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal desa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dalam menyusun Rencana Pembangunan Desa,”pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur HD Jadi Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun Pertama di Sumsel
OKU Timur, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Wisuda dan Pengesahan Calon Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang OKU Timur Pusat Madiun Tahun 2019. Dipusatkan di Padepokan PSHT Desa Tugu Harum Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Jumat (6/9). Dalam arahannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan, sudah 95 tahun PSHT berdiri, dan selama itu juga tidak ada rekam jejaknya yang jelek. Ini lanjut dia karena PSHT memiliki karakteristik tersendiri. "Pertama organisasi PSHT tidak boleh bertentangan dengan agama yang kita anut, kedua PSHT tidak boleh bertentangan dengan Undang-undang dan ketiga PSHT dikenal dengan jiwa sosial dan kegotong royongannya. Inilah yang menjadikan Herman Deru memutuskan harus menjadi warga PSHT sejak dua tahun lalu," tegas Herman Deru. Dikatakannya PSHT tidak memandang suku apapun ini merupakan kelebihan. PSHT harus menjadi kekuatan ekonomi, politik dan kekuatan pembangunan. "PSHT terdiri dari semua kalangan, langkah kita dinilai juga oleh orang lain karena itu hindarilah penilaian orang dari kekuatan fisik.Tapi nilai juga daru intelektual atau otak," tandanya sembari menyebutkan dirinya akan memberikan satu unit mobil operasional ditingkat Provinsi. Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dikesempatan ini mengharapkan keberadaan PSHT membawa kemaslahatan bagi umat. "Kalau saya lebih ke usaha, bagaimana PSHT memiliki usaha untuk membiayai organisasi ini. Dengan pendirian koperasi Syariah. Saya akan bantu modalnya," tegas Kholid. Ketua PSHT Cabang OKU Timur, Kang Mas Poniran dalam sambutannya PSHT berdiri pada Tahun 1922 di Madiun sedangkan masuk ke OKU Timur pada Tahun 1987. "Seiring dengan kian banyaknya anggota kita masih memiliki kendala seperti tidak adanya kendaraan operasional untuk mengantar atlit yang hendak bertanding ke luar daerah," tegas Poniran. Sedangkan Koordinator Perwakilan PSHT Sumsel, Ir. Sudarto yang membacakan sambutan Ketua Pusat PSHT Maduan menungkapkan, diera globalisasi dewasa ini keluarga besar PSHT diharapkan tetap menjaga silaturahmi dengan tetap mengedepankan sikap tau benar dan salah. Dan tetap menjadi suritauladan yang baik bagi warga sekitar. "Untuk Sumsel ada 6.000 calon warga baru PSHT yang tersebar di 18 Cabang di Sumsel," terangnya. Sebelumnya Ketua Panitia Dra. Suwarti dalam laporannya menyebutkan, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru merupakan satu-satunya warga kehormatan PSHT di Sumatera Selatan. "Pada malam hari ini kami laporkan pada Tahun 2019 PSHT Cabang OKU Timur mengesahkan 1.658 calon warga PSHT. Dengan harapan menjadi warga PSHT yang militan, menjadi pendekar-pe dekar yang berbudi luhur dan bertakwa kepada ALLAH SWT," ucapnya. Hadir dalam kesempatan inj, Bupati OKU Timur HM. Kholid Mawardi, Wakil Bupati OKU Timur, Fery Antoni dan unsur FKPD OKU Timur dan tamu undangan lainnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Ayo Ikut Gowes Bersama HD dan Duta Literasi
Palembang, sumselprov.go.id – Gowes Literasi menyemarakan Hari Aksara Internasional 8 September 2019, segera digeber. Gowes dengan tema ‘’Sumsel Sehat, Masyarakat Cerdas’’ ini, bersama Gubernur Sumsel, H. Herman Deru (HD) dan Duta Literasi Sumsel, Hj. Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A. Gowes Literasi yang merupakan puncak dari Lomba Literasi menulis cerpen dan puisi antarpelajar SLTA se-Sumsel akan digelar, Minggu (8/9), pukul 06.00 WIB. Start dan finish di Istana Gubernur Sumsel Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang. ‘’Gowes Literasi ini gratis dan banyak hadiah untuk para peserta. Untuk komunitas sepeda dan masyarakat yang hobi bersepeda, silakan ikut. Bisa mendaftar di Palembang Pos atau datang langsung ke Griya Agung,’’ ujar Rizki Buchori, Ketua Gerakan Sumsel Maju (GSM), yang merupakan panitia pelaksana Gowes Literasi. Dijelaskan, rute yang ditempuh dalam Gowes Literasi ini sepanjang 12 kilometer, dengan mengambil start di Griya Agung Palembang. Peserta akan melintasi ruas jalan di pusat kota Palembang yang sudah dibuat oleh panitia pelaksana gowes. Selain gowes, acara diisi dengan senam bersama dan pojok baca. Acara juga akan disi dengan ragam hiburan di panggung utama yang sangat menghibur. ‘’Untuk doorprize yang disediakan panitia mulai dari sepeda, TV, kulkas, kompor gas, dan puluhan jenis lainnya. Total hadiah puluhan juta rupiah. Rugi jika tidak ikut. Siapa tau Anda yang beruntung mendapatkan dooprize,’’ imbuh Rizki Buchori yang akrab disapa Kiki. Ditambahkan, Gowes Literasi ini didukung penuh oleh Pemprov Sumsel, Dinas Perpustakaan Sumsel, Dinas Pendidikan Sumsel, Dispora Sumsel, dan Palembang Pos. Kiki menambahkan, diperkirakan Gowes Literasi ini akan diikuti ribuan peserta yang terdiri atas komunitas sepeda dan masyarakat umum tanpa batasan usia.Tak lupa, Kiki mengucapkan banyak terima kasih kepada sponsor yang menyukseskan Gowes Literasi. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Fauziah Mawardi Yahya Bernostalgia Masa Kecil Dengan Main Arung Jeram
OKU Selatan, sumselprov.go.id -- Disela- sela kesibukan dan kunjungan kerjanya sebagai Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya masih menyempatkan diri refreshing melepaskan penat dengan bermain arum jeram di obyek wisata arum jeramranau rafting yang berlokasi di desa Selabung, OKU Selatan bersama anggota PKK Sumsel, Kamis (5/9/2019) sore. Wanita kelahiran Ogan Ilir, 59 tahun silam ini mengaku memilih berwisata ekstrem untuk melepaskan kepenatan sekaligus bernostalgi. "Iya, ini kita berwisata arum jeram. Nostalgia masa kecil dahulu. Rumah saya saat kecil dulu berada di pinggir sungai Musi di sekitar BKB. Sejak SD hingga SMP sudah biasa berenang dan bermain di sungai. Jadi tidak kaget lagi", tuturnya riang. Meski telah memasuki usia emas, wisata arung jeram bagi Fauziah Mawardi Yahya bukanlah hal baru, dan tidak membuat nyalinya ciut menghadapi derasnya arus sungai yang harus dilalui. Ibu lima anak ini mengungkapkan selain hobi bermain air sejak kecil, sebelumnya dirinya bersama keluarga tercinta juga pernah berwisata arung jeram di Citarik. "Berarung jeram sebelum ini sudah pernah di Citarik. Dengan berarung jeram justru memacu adrenalin dan menghilangkan segala penat, lelah, dan letih, bahkan setelahnya bisa membuat kita menjadi segar untuk beraktivitas, makanya saya ajak anggota PKK Sumsel untuk ikut serta dalam arung jeram", katanya. Dilanjutkannya kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk promosi pariwisata Sumsel khususnya bagi pemkab OKU Selatan. Dirinya berharap melalui wisata arung jeram ranau rafting dapat mendongkrak sektor pariwisata sekaligus meningkatkan pendapatan bagi pemkab OKU Selatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar obyek wisata ranau rafting. Tidak lupa Fauziah Mawardi Yahya, yang tak lama lagi akan merayakan hari lahirnya pada 15 September nanti berpesan agar pemkab OKU Selatan dapat meningkatkan sarana prasana pada obyek wisata tersebut, diantaranya keamanan, kebersihan, dan akomodasi. Dijumpai usai mendampingi dan memandu peserta arung jeram PKK Sumsel, Endang Wijaya pemandu arung jeram dari ranau rafting mengungkapkan dirinya bersama tim tak menyangka akan mendapat kunjungan sekaligus mendampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya berarung jeram. "Ibu Fauziah cukup bernyali ikut wisata arung jeram. Alhamdulillah wisata arum jeram yang kita lakukan sejauh 3 kilometer sukses. Kebahagiaan tersendiri bagi kami memandu ibu Fauziah dengan keberanian yang luar biasa. Mudah-mudahan ini dapat memicu masyarakat Sumsel untuk berkunjung ke sini", katanya bangga. Pria dengan panggilan akrab Brai ini menceritakan kunjungan wisatawan meningkat dan mengalami puncaknya saat akhir pekan tiba. Sementara pada hari kerja, jumlah kunjungan wisatawan cenderung biasa saja, namun demikian Endang Wijaya tetap melayani masyarakat yang ingin bearung jeram kapan saja, dengan tarif 125 ribu rupiah per orang peserta mendapatkan fasilitas berupa perlengkapan dan peralatan arung jeram, snack, juga spot foto yang instagramable. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Wagub Hadiri Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD
Palembang, sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menghadiri Rapat Paripurna LXII (62) DPRD Provinsi Sumsel, dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda Perubahan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2019. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (6/9), dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Yansuri. Adapun pemandangan umum fraksi tersebut di antaranya yakni dari Fraksi PDI P yang disampaikan oleh juru bicaranya Hj Sumiati SH.MM. Dijelaskannya terkait penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019 yang telah disampaikan Gubernur, Fraksi PDI mempertanyakan tentang beberapa Perda retribusi daerah yang pernah dikaji bersama, sejauh mana efektifitas dan implementasinya di lapangan. Kemudian terkait program Pemerinyahan Jokowi-JK yang disebut dengan Reforma agraria atau juga melalui pendekatan kebijakan yang lainnya seperti misalnya Badan Restorasi Gambut, Fraksi PDI P menurutnya mengharapkan ada pondasi awal dalam memahami program ini dengan baik. Jangan sampai penggunaan dan serapan anggaran yang ada menjadi sia-sia. "Selain itu Fraksi kami juga mneilai bahwa pelaksanaan strategi pembangunan yangbdidasarkan atas paradigma kerakyatan, hendaknya diimbangi jjva dengan penataan struktur sosial dan struktur birokrasi yang baik. Dalam pengertiannya yang dumaksud di atas adalah dialektika hubungab ekonomi dan pembangunan itu harus berjalan selaras," jelasnya. Lebih jauh dikatakannya skenario pembangunan yang sedang dirancang ini tidak boleh mengeliminasi atau meminggirkan masyarakat kecik di dalam konstelasi ekonomi. " Pembangunan yang kita rancang ini sejatinya adalah sebuah skenario untuk mengangkat harkat dan martabat aktor atau pelaku ekonomi marginal, dimana hak tersebut dicerminkan dengan naiknya taraf hiduo dan kesejahteraan masyarakat marginal. Bukan yang sebaliknya yang kuat bertambah kuat dan lemah bertambah lemah," jelasnya. Kemudian, Pemandangan Umum juga disampaikan Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicaranya H.Surip J. Menurutnya dalam Nota Kruangan Perubahan APBD 2019 ini Pemprov Sumsel tidak menyampaikan perkiraan besaran pertumbuhan ekonomi Sumsel sampai semester pertana tahun 2019 apakah lebih besar atau lebih kecil dibandingkan pertumbjhan ekonomi pada semester yang sama tahun 2019 dan perkiraan di akhir tahun anggaran nanti. " Hal ini perlu diantisipasi dikarenakan adanya gejolak perekonomian global yang kurang menggembirakan, adanya perang dagang antara Amerika, melambatnya perekonomian nasional dan turunnya nilai ekspor termasuk komoditas unggulan Provinsi Sumsel. Fraksi Demokrat ingin penjelasan bagaimana upaya yang disiapkan Pemprov menghadapi situasi tersebut," jelasnya. Dalam kesempatan itu Fraksi Partai Demokrat juga mempertanyakan sejauh mana Pemprov memprioritaskan dan mengoptimalkan sektor-sektor unggulan Sumsel seperti pertanian, perkebunan, energi, sumner daya mineral, pariwisata, kelautan yang telah direncanakan dalam RPJMD tahun 2018-2023. Selain itu melihat struktur Rancanhan Perubahan APBD 2029 yang dipaparkan dalam Buku Nota Keuangan berupa penambahan walau tidak signifikan dari beberapa sektor pendapatan daerah yakni PAF (naik 3,23%), Dana Perimbangan (naik 1,28%) dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah (naik 1,49%). "Fraksi Demokrat memandang baik adanya oeningkatan dari beberapa sektor pendapata tersebut. Kedepan fraksi Demokrat menyarankan agar dapat terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari sektor Pendapatan Daerah dari," ujarnya. Selain itu Fraksi Demokrat juga seoakat dengan Pemprov Sumsel soal mendayagunakan kekayaan dan aset-aset daerah dengan cara dikelola atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga asalkan menguntungkan kedua belah pihak. "Fraksi Demokrat sangat mendukung program pemerintah provinsi dalan rangka mensejahterakan masyarakat Sumsel dengan tetap mematuhi perundang-undangan yang berlaku," jelasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY