Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Selamatkan Aset, Pemprov Bentuk Satgas Khusus Sumsel
12 Sep 2019 Dilihat 276x

Selamatkan Aset, Pemprov Bentuk Satgas Khusus

Palembang, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  terus memfokuskan diri dalam upaya penyelamatan aset milik Pemprov baik barang bergerak maupun tidak bergerak. Sebagai wujud keseriuskan dibentuklah Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban dan Pengamanan Barang milik Pemerintah Provinsi Sumsel yang digelar  diruang Bina Praja  Setda Sumsel, Rabu (11/9) petang. Rapat pembentukan Satgas Penertiban dan Pengamanan Barang milik Pemerintah Provinsi Sumsel  tersebut  dipimpin langsung Wakil Gubernur Sumsel  Ir H. Mawardi Yahya yang menyebutkan,   Satgas yang dibentuk terdiri dari dua tim dengan fungsi dan tugas yang berbeda yakni tim pertama bertugas untuk  pengamanan barang bergerak, sedangkan tim kedua  khusus pengamanan barang tidak bergerak. “Dengan adanya Satgas ini saya harapkan segala permasalahan aset Pemprov yang bermasalah dapat terselesaikan  dan tidak lagi bermasalah diwaktu-waktu mendatang,” tegas Mawardi. Dia berharap tim ini nantinya dapat bekerja dengan maksimal dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan kewenangannya. "Saya harap juga tim yang sudah dibentuk dapat menggelar rapat bulanan dan melaporkan hasilnya secara langsung kepada atasan,” tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
MXGP Jadi Agenda Tahunan di Provinsi Sumsel Sumsel
11 Sep 2019 Dilihat 185x

MXGP Jadi Agenda Tahunan di Provinsi Sumsel

Semarang Sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sumsel H. Akhmad Yusuf, melaksanakan Study Kaji Banding ke Pemerintah Kota Semarang. Bertempat di Ruang Rapat Wakil Walikota Pemkot Semarang, kehadiran Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar diterima langsung oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Selasa (10/9). Study Kaji Banding tersebut dalam rangka menindaklanjuti Kesimpulan Rapat MXGP tanggal 3 Agustus diruang Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, dimana Sesuai arahan langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel dapat menyusun segala persiapan, pembiayaan dan penganggaran Kejuaraan MXGP menjadi even rutin tahunan.  Ditemui usai meninjau langsung sirkuit MXGP di Sirkuit Bukit Semarang Baru ( BSB), Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan penyelenggaraan MXGP di Provinsi Sumsel telah berhasil sukses diselenggarakan, hal tersebut pula yang membuat Gubernur Sumsel H. Herman Deru menginginkan Balapan dunia motocross MXGP menjadi event tahunan di Provinsi Sumsel. “Dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel memerintahkan kepada Saya  untuk dapat melakukan kaji banding disini, dari pertemuan dengan Wakil Walikota tadi menyampaikan beberapa hal yang merupakan kunci- kunci sukses ketika event ini bisa menjadi bagian dari pelaksanaan mxgp mendatang,” katanya Ketika kembali Ke Kota Palembang Nasrun menuturkan, akan melaporkan kepada Gubernur Sumsel dan akan mengajak OPD terkait melaksanan rapat untuk mengupas tuntas membahas RAB atau  suatu metode penyajian rencana biaya yang harus dikeluarkan dari awal pekerjaan dimulai hingga pekerjaan MXGP tersebut selesai. “Dengan mempertimbangkan segala efisiensi yang kita lakukan. Contohnya harus ada penunjukan dari kemenpora kepada kita dimana ini merupakan event international, kemudian dari penunjukan itu kita minta fasilitasi  melalui persetujuan  kemendagri dan beberapa hal yang berdasarkan perundang-undangan harus kita lakukan. Mudah-mudahan hasil kaji banding ini membawa hasil positif bagi kita sehingga event ini menjadi agenda tahunan di Provinsi Sumsel,” terangnya Mengenai lahan yang dipersiapkan, Nasrun mengungkapkan sudah sejak lama lahan tersebut dipersiapkan di Jakabaring Sport City (JSC), bahkan Ia berharap di tahun 2020 nanti segala persiapan telah matang dan siap menyelenggarakan MXGP 2020 di Kota Palembang. “Harapan kita di 2020 nanti kita akan melaksanakan MXGP 2020 di JSC. 100% Pemprov Sumsel siap focus dan integritas yang tinggi konsenstrasi, bimbingan dari pimpinan kita menjadi kunci utama,” pungkasnya Sementara Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku sangat bangga karena bisa bersilaturahmi dengan Sekda provinsi sumsel, dimana Ia mengetahui  kota dan provinsi Sumsel berkembang luar biasa.“Bahwa kita bisa berbagi terkait dengan penyelenggaraan MXGP yang tentunya bagaimana kekurangan dan kelebihan penyelenggaraan dikota Semarang, mungkin ada juga kelebihan dan kekurangan penyelenggaraan di kota Palembang,” katanya.“Kalau di Palembang kan masih jauh artinya masih bisa hal yang masih ada kekurangan pada saat penyelenggaraan bisa tercover karena waktunya masih lama,” pungkasnya. (rel humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Wagub Sumsel Ajak Seluruh OPD Sukseskan Pagelaran Bumi Sriwijaya Fair Sumsel
11 Sep 2019 Dilihat 164x

Wagub Sumsel Ajak Seluruh OPD Sukseskan Pagelaran Bumi Sriwijaya Fair

Palembang, sumselprov.go.id  - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Mawardi Yahya mengajak partisipasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel untuk mensukseskan pagelaran Bumi Sriwijaya Fair 2019 Ajakan tersebut diutarakan  oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya pada saat memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Bumi Sriwijaya Fair Tahun 2019 yaitu Pameran dan gelar dagang bertema "Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM, UKM, Bisnis, dan Industri" di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa, (10/09/2019). . "Gubernur  Sumsel mengarahkan saya secara langsung memimpin rapat, dan beliau ingin agar acara ini dapat terlaksana dengan baik” ujar Mawardi Yahya. Wagub utarakan, setelah rapat ini maka segera adakan rapat lanjutan untuk memastikan persiapan acara ini telah dilakukan dengan baik. “Ajak dan libatkan partisipasi Bupati dan Walikota di Sumsel untuk ikut mensukseskan acara ini”.katanya Selanjutnya, Mawardi juga menyarankan agar sosialisasi dalam acara ini dapat dilakukan dengan optimal, dan juga melibatkan perusahaan baik BUMD, maupun BUMN. “Pagelaran ini dilaksanakan oleh Pemprov Sumsel bekerjasama dengan Dekranasda Sumsel dan Forum CSR Sumsel yang akan dilaksanakan di Dekranasda Jakabaring tanggal 29 September 2019 sampai 3 Oktober 2019” urai Wagub. Kegiatan ini akan menampilkan berbagai hiburan diantaranya seminar wirausaha, lomba memasak, festival kuliner, beauty klinik, dan 15 permainan karnival. Dan Festival Kuliner rencananya akan dimulai 12 September 2019, Permainan Karnival 14 September 2019-13 Oktober 2019, dan pameran dimulai 29 September 2019-3 Oktober 2019 Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sumsel , Dra. Hj. Musiawati, M.M., Kadis Pariwisata Prov. Sumsel, Aufa Syahrizal, Kadis Perdagangan Sumsel Yustianus, dan Ketua Forum CSR Sumsel Riantoni Natakusuma. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Timsel KI Sumsel: Komisioner KI Diharapkan Terpilih Berkualitas Sesuai Arahan Gubernur Dan Wagub Sumsel
11 Sep 2019 Dilihat 186x

Timsel KI Sumsel: Komisioner KI Diharapkan Terpilih Berkualitas Sesuai Arahan Gubernur Dan Wagub

Palembang, sumselprov.go.id - Calon Anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan hari kedua yang terdiri dari tiga belas (13) peserta menjalani Tes Wawancara hari ini, Selasa (10/9/2019) di Command Center, yang berada di Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Asisten III Pemprov. Sumsel, yang juga merupakan Ketua Timsel Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Prov. Sumsel Profesor Edwar Juliartha mengatakan, pihaknya berharap supaya para peserta memahami tentang esensi dari komisi informasi. “Jadi kita hari ini cuma mengeksplorasi saja apa yang menjadi interest atau passion mereka. Kita tidak mau, bahwa nanti ketika sudah terpilih, yang bersangkutan ini tidak bisa menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya sebagai komisi informasi,” ujarnya Dikatakan Edwar, pihaknya ingin menggali dan mengonfirmasi beberapa informasi terkait dengan masalah integritas, leadership, dan attitude, knowledge, dan skill para peserta. Ia menambahkan, hal tersebut sesuai dengan arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, agar mencari komisi informasi yang berkualitas. “Kualitas dari sisi pengetahuan, kemampuan, sekaligus mempunyai sikap, dan perilaku yang baik,” ungkapnya. Ia merasa yakin, bahwa semua kandidat memiliki apa yang pihaknya inginkan. “Tetapi tentu, yang namanya kontestasi, akan ada penilaian-penilaian yang bisa kita buat perangkingan,” urainya. Edwar menambahkan, apabila nanti tidak termasuk dalam perangkingan, bukan berarti mereka tidak mampu. Tetapi, memang ada yang dinilai lebih baik dari peserta lainnya. “Ini tidak bermaksud untuk mencari, ada yang tidak mampu atau mampu. Tidak. Tapi, saya yakin semua mampu. Semua tergantung dari qada dan qadar dari Yang di Atas. Tapi, perlu usaha untuk membuktikan kepada Tim Seleksi bahwa kita mampu,” jelas Edwar. Edwar mengatakan, dalam seleksi rekrutmen calon anggota Komisi Informasi, pihaknya menetapkan kriteria yang tidak neko-neko. “Kita mau supaya tupoksi KI ini berjalan dengan baik,” ungkapnya. Lebih lanjut, Edwar menguraikan makna dari kata BAIK. B, kata Edwar, yaitu bijaksana. A merujuk pada Awareness. I merupakan Integritas. Sementara K berarti Kreatif. Edwar berpesan, nantinya para anggota Komisi Informasi harus membuktikan bahwa mereka memiliki semangat yang bisa membuat keadaan menjadi lebih baik. Edwar melihat, perlu peningkatan terhadap Komisi Informasi Prov. Sumsel, bila dibandingkan dengan periode sebelumnya. “Justru karena mau peningkatan di sana-sini itulah, kita mencari yang terbaik. Polanya juga kita bedakan dengan yang kemarin,” ungkapnya. Edwar menjelaskan, tahapan seleksi calon anggota Komisi Informasi saat ini, lebih sedikit komprehensif. “Kita ingin ini tidak berpikirnya secara part by part, tetapi tentu, sosok yang kuat. Jadi kalau misalkan nanti orang-orang itu ada yang terpilih, berarti setakat ini memang itulah pilihan kita, yang menurut kita terbaik dari yang terbaik,” pungkasnya. Edwar berharap, masyarakat dapat memanfaatkan Komisi Informasi dengan sebaik-baiknya. “Ini adalah satu sarana untuk kemudian kita bisa mafhum, bisa memaklumi bahwa kita punya hak untuk mendapatkan informasi sesuai undang-undang keterbukaan publik. Tetapi, apa yang ingin kita dapatkan harus sesuai dengan undang-undang ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. Kalau memang ada sengketa tentang informasi, lanjut Edwar, masyarakat bisa mengajukan ke komisi informasi untuk mendapatkan penguatan. “Bahwa kita memang berhak mendapatkan informasi sesuai dengan apa yang kita sebut dengan keterbukaan undang undang, keterbukaan informasi publik,” lanjutnya. Edwar menilai, pemerintah saat ini sudah semakin terbuka dan fokus dengan apa yang kita harapkan. Pemerintah, kata Edwar, lebih responsif, lincah, dalam konteks supaya masyarakat lebih puas. “Sekali lagi rasa puas itu sangat bervariatif, tetapi tentu dengan kondisi yang demikian kita berharap masyarakat akan semakin merasa terlayani dengan baik,” tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Hadiri Dies Natalis Unbara, Herman Deru Motivasi Mahasiswa Sumsel
11 Sep 2019 Dilihat 251x

Hadiri Dies Natalis Unbara, Herman Deru Motivasi Mahasiswa

BATURAJA Sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Dies Natalis ke-20 Universitas Baturaja (Unbara) Kabupaten OKU,  Selasa (10/9). Dalam kesempatan tersebut Gubernur H. Herman Deru menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dengan tema "Peran Pemprov. Sumsel dalam membangun SDM yang Maju dan Berkarakter ".Dia menyebutkan, dalam Visi Pendidikan Mewujudkan SDM yang Bersatu Sumsel Maju untuk Semua yang menuju layanan pendidikan  yang inklusif dan berkualitas yang membentuk generasi yang berkarakter.Herman Deru menyebutkan  bicara tentang  Unbara, perguruan tinggi ini  tetap komitmen dan konsekuen dengan eksistensinya di tengah manjunya teknologi yang membuat   dunia kian dekat. "Tidak gampang mempertahankan kepercayaan masyarakat di tengah keterbatasan," tegasnya.Mantan Bupati OKU Timur dua periode menyebutkan  sejauh ini Sumsel merupakan daerah terkaya tertinggi nomor lima Indonesia, namun apakah sudah linierkah sumber daya  manusia yang dihadapi."Sekarang ini kita masih terjebak pada masalah gengsi. Sarjana tidak mau pulang kampung akibatnya intelektual yang didapat selama kuliah tidak sejalan dengan potensi daerah," imbuhnya.Dia berpesan pada mahasiswa baru Unbara angkatan 2019-2020  untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak. Oleh karena itu tidak semua permasalahan dapat diselesaikan dengan teknologi."Kita dimudahkan teknologi. Tapi kita tidak boleh diperbudak oleh teknologi," imbuhnya. Setidaknya ada tiga pesan moral yang disampaikan Herman Deru dihadapan ratusan dieals natalis Unbara kali ini yakni  kaum intelektual Unbara harus Konsisten, konsekuen  dan speed."Kita harus konsisten dengan apa yang usahakan, konsekuens atau istiqomah dan kecepatan harus ada agar kita tisak digerus okeh zaman," tandasnya.Sementara itu Ir. Lindawati Rektor Unbara dalam sambutannya, menyebutkan  pada rangkaian dies natalis Unbara ke-20 Tahun 2010 sudah banyak yang dilakukan Unbara dalam 20 tahun terakhir yakni telah memiliki lima  Fakultas, 14 program studi."Unbara memiliki niat untuk meningktakan tridharma perguruan tinggi. Inovasi kita akan lakukan untuk menjadikan Unbara yang  Maju, Unggul dan Berkarakter," tegas Lindawati.Sementara itu Yunizir Jakfar dalam laporanya  mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Sumsel di Unbara dan ini lanjut dia merupakan kado istimewa bagi Unbara.Dikesempatan ini, Gubernur bekenan memberikan hadiah istimewa atas hari jadi Unbara ke-20 Tahun berupa 10 uni komputer sebagai wujud motivasi bagi keluarga besar Unbara.  Dies Natalis Unbara diakhiri dengan pemotongan nasi tumpang.Turut hadir dalam dies natalis kali ini Bupati OKU Drs. H. kuryana Aziz, Wabup OKU Drs. Johan Anwar, Sekda OKU Achmad Tarmizi dan unsur FKPD OKU lainnya. (rel humas)  MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Herman Deru: PEP Prabumulih Jadi Modal untuk Menekan Angka Kemiskinan Sumsel
11 Sep 2019 Dilihat 226x

Herman Deru: PEP Prabumulih Jadi Modal untuk Menekan Angka Kemiskinan

Palembang Sumselprov.go.id- Mengawali agenda kerjanya pada Selasa (10/9) pagi, Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Focus Group Discussion Pendidikan Vokasi Sektor ESDM dan PembangunanFocus Group Discussion Pendidikan Vokasi Sektor ESDM & Pembangunan Politeknik Energi & Pertambangan Sumsel, bertempat di hotel Wyndham.Pada kesempatan itu Gubernur Herman Deru melaksanakan penandatanganan MOU bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian ESDM IGN Wiratmaja untuk mempererat kerjasama di bidang kompetensi ESDM sehubungan dengan dibangunnya Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Prabumulih.Menurut HD berdirinya PEP Prabumulih merupakan langkah nyata pemerintah sebagai upaya memberantas kemiskinan dan kebodohan sekaligus menurunkan angka kemiskinan di Sumsel"Ini (berdiri dan dibangunnya PEP) modal memberantas kemiskinan melalui pendidikan. Selama ini Sumsel dikenal sebagai provinsi terkaya nomor 5 di Indonesia dengan kekayaan sumber daya mineral yang luar biasa, namun hal ini tidak linier dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya", kata HD.Dikisahkan HD selama ini sumber daya manusia (sdm) Sumsel yang bekerja di sektor migas terbatas hanya pada bidang pekerjaan seperti satpam dan sopir escavator. Ke depan dirinya menginginkan agar SDM Sumsel dapat bekerja secara kompetitif dalam bidang yang lebih spesifik."Kami memiliki semangat yang luar biasa karena harapan besar dari Kementrian ESDM yang telah membantu mewujudkan pembangunan PEP. Pemerintah juga telah menganggarkan 100 milyar lebih untuk pembangunan PEP dan tidak bakal urung lagi pembangunannya", ujar HD mantap.Selain mewujudkan pembangunan PEP di Prabumulih, orang nomor satu di Sumsel itu pun berjanji akan membantu sarana prasarana PEP,  bahkan pemprov akan membantu membangun SMK migas guna memudahkan para pelajar saat memilih melanjutkan jenjang pendidikan di PEP. Sementara kepada pihak Kementrian ESDM, HD mengusulkan agar nantinya ada mata kuliah energi terbarukan sebagai penajaman."Sebagai Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) yang pertama dibangun setelah Cepu, kami usulkan kepada Kementrian ESDM jika ingin lebih lengkap lagi, kami tawarkan bagi provinsi yang batal memiliki PEP dapat dijadikan satu di PEP Prabumulih",ungkap HD.Kepala Badan Pengembangan SDM Kementrian ESDM, IGN Wiratmaja mengatakan pengembangan sdm di sektor energi dan sumber daya mineral dilaksanakan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi mulai tahun 2019 pembangunan diprioritaskan di bidang pendidikan terutama di sekolah vokasional. "Kenapa kami memilih membangun PEP di Sumsel? Karena Sumsel memiliki pemimpin yang luar biasa, juga karena Sumsel banyak memiliki sumber daya mineral. Selain itu pendidikan ESDM juga penting, sebab saat ini jika dilihat dari satelit pada malam hari, yang terang hanya pulau Jawa dan Palembang. Untuk itu, kita ingin agar wilayah lainnya juga terang, nah ini membutuhkan sdm di bidang ESDM untuk melaksanakannya", papar IGB Wiratmaja.Dilanjutkan IGN Wiratmaja, kontribusi ESDM dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tahun 2018 cukup besar menyumbang sebesar 53,4%. Pembangunan PEP juga dimaksudkan untuk menjaga investasi sektor ESDM  di tengah tantangan global sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengecap pendidikan di sektor migas."Kami berharap dengan dibangunnya PEP putra-putri Sumsel dapat mengambil alih pimpinan di sektor ESDM. Tenaga kerja yang ada saat ini di sektor migas ada 356 ribu orang. Setiap tahunnya dibutuhkan 30 ribu tenaga kerja. Total tenaga kerja subsektor minerba ada 350 ribu orang" jelasnya.Menurut IGN Wiratmaja kesempatan ini harus dimanfaatkan dan diraih generasi muda sebaik mungkin sebab PEP Prabumulih adalah salah satu yang akan dibangun di seluruh Indonesia karena pada zaman dahulu Prabumulih tempat awal ditemukannya minyak, setelah PEP Cepu yang berdiri sejak 66 tahun lalu. Mc Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Gubernur Sumsel: Awal Oktober Jalan Tol Kayu Agung - Palembang Dibuka Gratis Sumsel
10 Sep 2019 Dilihat 510x

Gubernur Sumsel: Awal Oktober Jalan Tol Kayu Agung - Palembang Dibuka Gratis

Jakarta, sumselprov.go.id - Kabar baik khusus ruas jalan tol Kayu Agung-Palembang akan segera difungsikan dan dibuka gratis bisa dilalui untuk masyarakat umum awal Oktober 2019. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri BUMN RI Rini Soemarno dan jajarannya dalam rangka persiapan peresmian Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang- Kayu Agung- Palembang di Kantor Kementrian BUMN Jakarta Pusat, Senin (09/09/2019). “Iya barusan Saya rapat bersama bu Menteri, beliau mengatakan bahwa ruas jalan tol Kayuagung-Palembang itu sudah layak fungsi. Karena sudah layak fungsi itulah kata Bu Menteri jalan tol ini bisa digunakan masyarakat dan ini tidak berbayar alias gratis. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat” jelasnya. Berdasarkan hasil rapat, diperkirakan awal bulan Oktober 2019 mendatang, jalan Tol Trans Sumatera khusus ruas Kayu Agung-Palembang akan segera difungsionalkan dan dibuka gratis untuk masyarakat umum dan rencananya akan dilakukan bersamaan dengan Peresmian Jalan Tol Lampung-Palembang oleh Presiden RI Joko Widodo awal Oktober. Pada kesempatan itu, Ia juga memastikan bahwa untuk tol Palembang-Betung tetap terealisasi sesuai target awal tahun 2020 bisa jalan.  “Karena semua sudah clear termasuk pembebasan lahan tadi Bupati Banyuasin langsung nelpon Saya. Kita tinggal menunggu saja ini masuk Proyek Strategis Nasional (PSN),” pungkasnya. Sementara itu Menteri BUMN RI Rini Soemarno mengungkapkan, rapat bersama Gubernur Sumsel dan Gubernur Lampung ini dilakukan tak lain untuk menindaklanjuti rencana peremian Jalan Tol Terbanggi-Kayuagung yang akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. “Jadi kami kumpulkan disini untuk membicarakan persiapan itu sekalian Saya juga mau dengar masukan dari Pak Gubernurnya bagaimana. Saya sudah cek jalan tol dan saya lihat sampai Kayuagung semua sudah rapi. Sebab rencananya Pak Presiden mau mencoba langsung dari Bakauheni-Palembang,” jelasnya. Mengenai ruas Palembang-Betung menurut Rini memang harus dibicarakan lagi bersama agar cepat terselesaikan. “Bakauheni sudah diresmikan sampai ke Terbanggi Besar, kemudian Terbanggi sampai Kayuagung, kemudian lanjut Kayuagung-Palembang dan Palembang-Betung selanjutnya,” ujar Rini. Turut hadir Gubernur Lampung Arnal Djunadi, Kadis PU BM Prov. Sumsel Darma Budhi SH, ST, MT, Kepala Dishub Prov. Sumsel Sumsel Nelson Firdaus, dan TGUPP Bidang Infrastruktur Darna Dahlan.(Disadur dari berbagai sumber) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Provinsi Sumsel Pelopori Inovasi Rinducapil Sumsel
10 Sep 2019 Dilihat 197x

Provinsi Sumsel Pelopori Inovasi Rinducapil

Palembang Sumselprov.go.id -Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya membuka dengan resmi launching Inovasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Rinducapil) Provinsi Sumsel tahun 2019, di Griya Agung (9/9).  Acara tersebut dihadiri pula oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB. RI Prof, Dr. Diah Natalisa, MBA, Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI Dr. Ir. David Yama, M.Sc. MA  Wakil Gubernur Provinsi Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel telah ditetapkan sebagai salah satu Provinsi di Wilayah Sumatera, yang membangun Jaringan Inovasi Pelayanan Publik oleh KEMENPAN RB bekerjasama dengan TRANSFORMASI-GIZ (Kerjasama Gubernur dengan Pemerintah Indonesia)  Menurutnya program tersebut bertujuan untuk menciptakan sistem baru dalam menumbuh kembangkan inovasi pelayanan publik di Indonesia. “Tujuan nya sangat baik membuat data terintegrasi,  berinisiatif melakukan inovasi  kedepan ini daerah mempunyai salah satu inovasi yang akan menjadi kebanggaan, tujuannya baik supaya semua data kepribadian benar-benar valid,” ungkapnya  Ia juga menyampaikan apresiasi penuh atas dilaunchingnya Inovasi Pelayanan yang disebut RINDUCAPIL (Ruang Inovasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil) di Sumatera Selatan, terlebih dari 41 OPD yang ada di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masuk 5 Perangkat Daerah yang telah melakukan inovasi di lingkungan Pemerintah provinsi Sumsel.  “Semoga inovasi ini akan membawa kemajuan dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Sumatera Selatan dan menjadi motivasi bagi Perangkat Daerah yang lain dalam melakukan pelayanan publik, demi terwujud nya Sumsel Maju untuk semua,”katanya  “Ini merupakan komitmen provinsi Sumsel bagaimana mengajak kabupaten/kota, sangat pentingnyadata kepribadian masyarakat Provinsi Sumsel ini bahwa harapan kita, kita mungkin menjadi salah satu pelopor rinducapil istilahnya menjemput bola kepada masyarakat,” Pungkasnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Terima Konsulat India, Wagub Paparkan Potensi Sumsel Sumsel
10 Sep 2019 Dilihat 227x

Terima Konsulat India, Wagub Paparkan Potensi Sumsel

PALEMBANG Sumselprov.go.id – Konsulat Jenderal India di Medan, Raghu Gururaj melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya  berlangsung di ruang Wakil Gubernur, Senin (9/9). Wagub Sumsel Mawardi Yahya  dikesempatan ini memaparkan potensi yang di miliki  Sumsel  terlebih Sumsel sejauh ini telah memiliki pelabuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-api. "Kita sudah ada pelabuhan. Alangkah baiknya jika terjalin kerjasama. Sehingga ekspor dan impor antara Negara India ke Sumsel dan sebaliknya bisa berjalan dengan lancar," ucap Wagub. Sementara itu Konsul Jenderal India, Raghu Gururaj mengaku tertarik  dengan potensi yang dimiliki Sumsel mulai dari  sektor  perdagangan, pariwisata kebudayaan dan Sumber Daya Alam (SDA). "Saya menjajaki kemungkinan  kerajasama yang mungkinan dapat kita lakukan,"ucapnya. Raghu Gururaj menegaskan, dirinya baru saja dipercaya sebagai Konsulat Jenderal India yang baru. Berkuasa di wilayah pulau Sumatera mulai dari Provinsi Nangro Aceh Darusalam hingga  Provinsi Lampung. "Saya melihat prodak apa saja  yang bisa di ekspor dari Sumsel ke India dan begitu juga sebaliknya,” tambahnya. Tak hanya itu, Raghu Gururaj  yang untuk pertama kalinya datang ke  Kota Palembang ini juga  mengaku tertarik  dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api. Dia menilai, bila terjalin kerjasama tentu akan meningkatkan perdagangan antara Provinsi Sumsel dan Negara India.  "Pelabuhan ini memang kebutuhan dalam meningkatkan perdagangan. Saya tertarik dengan KEK TAA dan akan membantu menyiapkan para investor dari India untuk berinvestasi di KEK," tandasnya. (rel humas) MC Diskominfo. Sumsel/FS

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.