Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Penuh Songket Berkibar di Lempeng Tertinggi Amerika
Palembang Sumselprov.go.id- Gabungan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya Pencinta Alam (Mafesripala) mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), untuk melanjutkan ekspedisi yang ke-4 mendaki puncak tertinggi di lempeng Amerika yakni Aconcagua, Chile, Amerika Selatan. Hal tersebut tertuang saat Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya Menerima Panitia Pelaksana Sriwijaya World Seven Sumit's Xpedition.Rabu, (06/11). Diketahui, Sebelumnya rombongan Mafesripala telah mendaki dua puncak tertinggi yakni Carstensz Pyramid, Papua pada April 2017 dan Kilimanjaro, Afrika pada Mei 2018, dan puncak ketiga yakni Elbrus, Rusia. Wakil Gubernur Provinsi Sumsel H. Mawardi Yahya mengungkapkan Pemprov Sumsel mendukung penuh apapun kegiatan yang prinsipnya membawa nama baik Provinsi Sumsel, baik itu di kancah nasional maupun kancah International. “Kami (Pemprov Sumsel) mendukung penuh karena membawa nama baik Provinsi Sumsel, jaga kesehatan dan kembali ke tanah air dengan selamat,” ungkapnya Perwakilan Pendaki Muhammad Razaq menuturkan, pendakian ini adalah ekspedisi yang ke-4 dimana bertujuan membawa misi untuk memperkenalkan budaya Provinsi Sumsel ke kancah international. “Sebelumnya pernah ekspedisi ke Papua , kemudian Kilimanjaro - Afrika, Elbrus di Eropa, tim ini adalh tim ke 3 yang berhasil ikut World Seven Sumit's Xpedition,” ungkapnya Menurutnya, Ia bersama timnya ingin membawa kiprah Pemuda Provinsi Sumsel lebih dikenal dan menjadi kebanggaan wong kito dalam kegiatan Seven Sumit's Xpeditio. “Akan kibarkan songket d lempeng tertinggi Amerika, Pendakian dimulai di bulan Januari 2020,” pungkasnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Pemprov MoU dengan Kanwil DJP Sumsel-Babel
Palembang Sumselprov.go.id - Berbagai upaya dilakukan Pemprov Sumsel untuk mengoptimalisasikan penerimaan pajak dan retribusi. Salah satunya dengan melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Gathering Wajib Pajak antara Pemprov Sumsel dengan Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, di Aula Lantai V Kantor Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/11) pagi.Menurut HD, sinergi keduabelah pihak ini memang perlu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak membayar pajak. Namun selain itu pembinaan kepada para wajib pajak juga mesti dilakukan secara seimbang, agar pemerintah dapat menuntut masyarakat atau wajib pajak ini meningkatkan kesadarannya."Harus ada keseimbangan pembinaan kita dengan permodalan mereka dan upaya kita memenuhi haknya. Baru kita patut meminta mereka untuk patuh membayar pajak. Misalnya soal jalan. Sekarang saya tidak takut lagi menagih pajak pada mereka yang memakai jalan karena sekarang semua jalan provinsi sudah saya perbaiki, sudah mulus semua. Gak bisa lagi mereka bilang gak mau bayar pajak karena jalan jelek. Makanya saya mohon betul sinergitas ini diimplementasikan di lapangan," beber HD.Lebih jauh dikatakan HD kesadaran membayar pajak bukan untuk meningkatkan nilai realisasi penerimaan pajak semata. Tapi lebih dari itu peningkatan kepatuhan membayar pajak juga akan sangat membantu meringankan beban negara.Terbaru kata HD, Ia telah memerintahkan Bapenda untuk mendata dan melabeli kendaraan baik roda dua, roda empat maupun kendaraan alat berat untuk dipasang label tanda sudah membayar pajak. Hal ini bukan sanksi tapi menurutnya lebih mengarah pada peringatan agar wajib pajak rutin dan sadar menunaikan kewajibannya." Sekarang ini yang membayar pajak baru 12% di Indonesia dan itu sudah memberi kontribusi 70 terhadap pendapatan negara. Bagaimana kalau dua kali lipatnya, tentu sudah ringan beban negara ini," jelas HD.Atas dasar itu pula, Ia meminta semua pihak mulai menanamkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak sejak dini. Bukan karena takut ancaman atau dilandasi karena takut ada hukuman denda dan sebagainya." Memang dasarnya harus datang dari kesadaran pribadi. Dan kita tidak akan pernah terlambat menanamkan kebiasaan ini sejak usia dini," ujarnya.Dalam kesempatan itu HD juga tak lupa mengapresiasi adanya perjanjian kerjasama yang digagas Korsupgah KPK dan DJP Kanwil Sumsel-Babel tersebut. Menurutnya inisiasi ini patut didukung sepenuhnya karena dapat menjadi pengingat dan pencegahan agar jangan sampai salah satu sumber pendapatan negara lewat karena kurangnya kesadaran.Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Imam Arifin mengatakan, sinergi ini perlu untuk mensosialisasikan kesadaran membayar pajak yang berfungsi menggerakkan perekonomian negara."Kondisi kita saat ini di beberapa tempat masih banyak yang perlu dibenahi, misalnya sarana pendidikan yang belom baik. Masih banyak yang juga harus disubsidi pemerintah," jelasnya.Selain menjadi upaya meningkatkan realisasi pajak untuk pembangunan daerah, sinergitas ini menurut Imam dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan aparatur di bidang perpajakan yang profesional dalam melaksanakan tugasnya." Kita harap ada juga pemanfaatan data dan informasi pajak dan retribusi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta terwujudnya harmonisasi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak dan retribusi," jelasnya.Setelah adanya sinkronisasi data tersebut misal perkebunan karet, atau bidang perdagangan termasuk proyek-proyek yang pajaknya masuk ke pemprov akan dapat diberikan pelayanan yang lebih mudah."Kamu minta kesadaran agar adminstrasinya makin rapi dan teratur juga sekaligus sosialisasi bahwa ada pajak untuk daerah," jelasnya.Sementara itu Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Kantor Wilayah II Komisi Pemberantas Korupsi Abdul Haris, menjelaskan bahwa bantuan wajib pajak di daerah sangat diperlukan untuk menggerakkan roda pembangunan sehingga provinsi tidak selalu bergantung pada pusat khususnya pada penerimana oajak."Saat ini pemerintah sangat mendorong proyek infrastruktur yang akan berdmapak pada1 multiflyer efek. Makanya kami dari KPK sangat mendukung sekali hal ini. Kami ke daerah untuk meakukan evaluasi tentang proses pemungutan pajak apakah tata kelola sudah baik atau belum. Kami sangat medorong ini secara tebuka. Khususnya dari WP yang ada kendala bisa laporkan ke kami. Karena kami juga bertugas memonitoringPemda maupun Kanwil DJP itu sendiri. Peran kami adalah mebantu pusat dan daerah terkait tata kelola penerimaan pajak," ujarnya.Selain Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Kantor Wilayah II Komisi Pemberantas Korupsi Abdul Haris, Wakil Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel Hari Setyono, Pangdam II Sriwijaya yang diwakili Asren Kol Artileri Pertahanan Udara Harvin Kidingallo, puluhan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel serta para wajib pajak baik perusahaan atau badan usaha maupun perorangan serta perushaan wajib pungut. MC Diskominfo Prov. Sumsel/Cley
Sumsel
Gubernur Segera Perbaiki Fasilitas Stadion GSJ
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, akan memperbaiki kualitas rumput di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Rencana tersebut diutarakan setelah stadion yang menjadi kandang dari tim Sriwijaya FC itu dipilih menjadi salah satu yang akan digunakan pada Piala Dunia U-20 tahun 2021. Ya, tentu kita akan perbaiki kondisi fasilitas di stadion GSJ. Seperti pada rumput akan menggunakan jenis rumput terbaik sesuai dengan standar FIFA,” kata Herman Deru, Rabu (30/10). Untuk itu, Pemprov Sumsel akan segera berkoordinasi dengan PT Jakabaring Sport City (JSC) sebagai pengelola stadion GSJ, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, untuk menyiapkan berbagai fasilitas agar penyelenggaraan Piala Dunia U-20 ini berjalan lancar. "Saya menjadi salah satu gubernur yang menandatangani kesiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Maka dari itu rakyat Sumsel harus menyambut dengan rasa gembira karena ini merupakan ajang olahraga terbesar di dunia,” katanya. Ia juga menjamin stadion GSJ nantinya bakal lebih siap daripada stadion lainnya di Indonesia yang juga menjadi menjadi tuan rumah penyelenggaraan event sepak bola dunia tersebut. "Kami akan ikuti semua permintaan apa saja fasilitas yang kurang baik itu yang ringan dan sampai yang mahal sekalipun kita siap. Kita tak akan kalah dari stadion lainnya,” tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pentingnya Transformasi Menuju Optimalnya Pelayanan Publik
Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov. Sumsel), dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Infomatika Provinsi Sumatera Selatan (Diskominfo Prov. Sumsel) agendakan silaturahmi dan audienssi untuk bersinergi dengan Media Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel. Pentingnya Transformasi menuju optimalnya pelayanan publik demi terwujudnya layanan publik sesuai visi-misi Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel yaitu “Sumsel Maju Untuk Semua”. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan pada saat kunjungan dan silaturahmi dengan Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel gedung Graha Tribun di Jl Alamsyah Ratu Prawira Negara No.120 Kel.Bukit Lama Ilir Barat Palembang pada Rabu (30/10/2019) Kepala Dinas Kominfo Prov Sumsel, Achmad Rizwan mengatakan jika transformasi media Sriwijaya dan Tribun Sumsel sangat hebat dari dulu sampai sekarang "Transformasi media publikasi sangat dibutuhkan guna optimalisasi pelayanan publik apalagi di era yang serba digital yg terus semakin canggih" ujarnya Sebagai lembaga yang sibuk, kadis Kominfo mengatakan jika perlu dorongan agar bisa bertransformasi secara penuh di era digital ini, tidak hanya website tetapi juga flatform lainnya "Demi pelayanan publik yang optimal dibutuhkan tukar informasi maupun berbagi ilmu (sharing) terkait transforamsi pelayanan publik”, ucapnya Ditambahkannya, Saat ini Kominfo baru tahap belajar dan butuh bantuan serta saran serta perlu komunikasi dua arah untuk saling mengisi dalam proses penyebaran (diseminasi) informasi yang akurat bagi masyarakat "ke depan kami harapkan kerjasama dibutuhkan, karena memang media adalah merupakan mitra kerja pemerintah sebagai publikasi informasi tentang kemajuan daerah Sumsel, baik pembangunan sedang berjalan maupun program pembangunan ke depannya' harapnya. Lanjutnya, Semoga Kominfo bisa mengikuti perkembangan zaman untuk bertransformasi, karena saat ini baru tahap belajar dan membutuhkan bantuan serta saran. Semoga bisa bersinergi saling memberi masukan koreksi dua arah. “Sebagai informasi, kami mengharapkan kerjasama dari Sripo dan Tribun ikut mensukseskan dua event internasioanal yang aka digelar di bulan November ini yaitu Sriwijaya Ranau Gran Fondo dan World bowling Cup” tutupnya Agenda silaturrahmi Kepala Dinas Kominfo beserta jajarannya disambut oleh Kepala Newsroom Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Weny Ramdiastuti, GM Bisnis harian Umum Sriwijaya Post (Sripo) dan Tribun Sumsel, Taufiz Zuhdi, Manager Online Sriwijaya Post Sudarwan dan jajaran lainnya. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Kominfo Sumsel Achmad Rizwan didampingi oleh Kabid Pengelolaan Informasi publik Amrullah, kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Imansyah, Kabid layanan E - Goverment Densyah RS dan Kasi Pelayanan Media Informasi Publik Azim Baidillah. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM Foto : Dedi
Sumsel
Dongkrak Ekonomi Warga Muara Enim, Fauziah Mawardi Launching Pasar Kalangan UP2K
Sumselprov.go.id Muara Enim - Setelah melaksanakan pembinaan program kerja PKK dan penilaian lomba 10 pokok program PKK di desa Sidomulyo, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya melanjutkan agenda kerja dengan melaunching kalangan UP2K ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) di Taman Adipura - Muara Enim , Senin (28/10) sore. Dalam tersebut Fauziah didampingi Plt Bupati Muara Enim Juarsah, dan Wakil Ketua TP PKK Muara Enim, Nurhiliyah Juarsah Launching kalangan UP2K ditandai dengan pemencetan tombol dan pengguntingan pita oleh Fauziah Mawardi Yahya bersama Plt Bupati Muara Enim Juarsah, dan Wakil Ketua TP PKK Muara Enim Nurhiliyah Juarsah. Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya mengungkapkan dirinya menyambut baik atas dibukanya kalangan UP2K yang digagas PKK Muara Enim. "Mudah-mudahan dengan berdirinya kalangan UP2K ini dapat menjadi wadah bagi kader PKK untuk terus berupaya meningkatkan kreativitas dalam menghasilkan produk olahan baik makanan atau minuman, juga produk kerajinan. Ini bisa membantu para ibu untuk menambah penghasilan bagi keluarga", bebernya Selain itu, dengan lokasi yang cukup strategis berada di jalur perlintasan kabupaten/kota akan mendorong masyarakat untuk berbelanja di kalangan UP2K. Fauziah Mawardi Yahya pun menambahkan standard harga di kalangan UP2K bisa saja ditentukan lewat Disperindag. "Harga bersaing. Tentu saja disertai dengan kualitas dan cita rasa, paling tidak telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan Dekranasda", ujarnya. Sedangkan Wakil Ketua TP PKK Muara Enim, Nurhiliyah Juarsah mengatakan kalangan UP2K merupakan program kerja PKK Muara Enim setelah melalui perencanaan yang matang, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan peningkatan perekonomian. "Kalangan UP2K ini terbuka bagi siapa saja asalkan sesuai dengan ketentuan, tidak terbatas hanya pada kader PKK yang ikut serta",jelasnya. Kalangan UP2K diikuti 22 kecamatan yang ada di kabupaten Muara Enim, menampilkan beragam kuliner, kerajinan, produk pertanian, dan kekayaan alam lainnya yang ada di kabupaten Muara Enim. Sesuai rencana, kalangan UP2K dibuka saban hari Jumat, dan nantinya menyusul akan ada pasar terapung seperti pasar terapung di Banjarmasin. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Ratu Teny Leriva Herman Deru Raih Penghargaan Pemudi Berprestasi
Palembang, sumselprov.go.id – Muda dan Berprestasi. Dua kata itu tidak salah untuk mendeskripsikan Ratu Tenny Leriva, putri bungsu dari Gubernur Sumsel Herman Deru. Terlepas dari jabatan orangtuanya sebagai orang nomor satu di Sumsel, nyatanya Iva sapaan akrab gadis yang menempuh pendidikan di Jurusan Kedokteran UNSRI itu berhasil mengukir prestasi di usia mudanya. Ditemui usai menerima penghargaan sebagai Pemuda/pemudi berprestasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan di puncak hari Sumpah Pemuda ke 91 di halaman Rumah Ibadah Kompleks PT JSC, Ia menuturkan, dirinya bersama empat orang rekannya dari UNSRI berkesempatan mewakili Indonesia khususnya Sumatera Selatan untuk memaparkan hasil riset mengenai diagnosis kanker paru-paru di Boston, Amerika Serikat. "Sejak setahun terakhir ini kita ikut kompetisi IGM sejenis kompetisi scientic biology. Alhamdulillah kita akan paparkan hasil penelitiannya. Dari 20 orang tim yang berangkat ada lima orang untuk mewakili pemaparan," ujarnya, Senin (28/10/2019). Iva mengatakan, riset yang dipilih ialah Diagnosis Kanker Paru-Paru dengan cara yang Biomarker Inovasi dari modifikasi dengan E.Coli yang tidak menelan biaya besar. Pasalnya, selama ini untuk penentuan diagnosis kanker paru hanya dengan cara invasif yang berbiaya mahal. "Tapi dengan riset ini lebih efisien, dan hasil penelitianya akan dipaparkan. Kami beruntung bisa terpilih karena peserta yang ikut kompetisi, jumlahnya hingga ratusan dari berbagai negara," jelasnya seperti dikutif dari Sripo.com Menurut anak bungsu Gubernur Sumel ini, ia dan tim yang mewakili siap memaparkan apa saja hasil riset yang disajikan "Kita akan beritahu kondisi ssapnya di Sumsel serta apa manfaat dengan adanya riset terhadap masyarakat," jelasnya. Dirinya berharap di puncak Hari Jadi Sumpah Pemuda ke 91 ditahun depan akan semakin banyak generasi muda yang mendapatkan prestasi dengan bidang yang dikuasai. TIM Media Center Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Sumsel Alami Puncak Kemarau, 854 Satgas Dinginkan Gambut di OKI
OKI, sumselprov.go.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sepekan terkahir Sumatera Selatan sedang mengalami puncak musim kemarau. Kondisi ini mengakibatkan Kota Palembang dan Kabupaten OKI mengalami siklus 30 Hari Tanpa Hujan (HTH) yang memicu kebakaran hutan dan lahan, terlebih di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang memang notabene lahan nya merupakan lahan gambut. “Update dinamika atmosfer per September dasarian, prediksi El-nino hingga akhir tahun diperkirakan dalam kategori lemah hingga netral. Secara umum, saat ini Provinsi Sumsel sedang berlangsung musim kemarau, diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Oktober dasarian 2 tahun 2019,” tutur Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Nuga Putrantijo melalui keterangan persnya pada Jumat, (25/10). Nuga mengungkap pada bulan Oktober dasarian 2, angin Monsun Australia masih akan berlangsung hingga bulan November dasarian 1, hal tersebut akan menghambat pembentukan awan, terutama di wilayah Indonesia bagian Selatan. “Jadi, prediksinya hujan baru terjadi di akhir Oktober atau di dasarian I November sekitar tanggal 1 November. Potensi awan di tanggal tersebut harus dimanfaatkan untuk hujan buatan,” ucapnya. Dalam penjelasannya Nuga mengatakan kondisi tersebut turut menjadi penyebab terjadinya kebakaran di sejumlah kawasan, terutama di Selatan wilayah Sumsel seperti Kabupaten OKI. “Daerah-daerah yang perlu diwaspadai dan sering terjadi karhutbunla dengan sifat hujan di musim kemaraunya dibawah normal (lebih kering) antara lain Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten OKI, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muba dan beberapa daerah lainnya,” ujar dia. Upaya antisipasi diambil pemerintah untuk menanggulangi perubahan iklim tersebut dengan penambahan personil satuan tugas (satgas) gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang disebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai upaya untuk memaksimalkan pemadaman. Sebanyak 854 personel, yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri bergabung dengan Satgas Kabupaten untuk memaksimalkan pemadaman. Kepala BPBD Kabupaten OKI, Listiadi Martin mengungkap personil bantuan tersebut di sebar pada 7 Kecamatan rawan Karhutbunlah antara lain Kecamatan Cengal, Tulung Selapan, Pampangan, Pangkalanlampam, Tanjung Lubuk, Kayuagung dan Jejawi. “Target di lapangan selama 10 hari menyebar ke titik rawan. Satuan-satuan itu di bawah kendali Kapolda dan Pangdam” Ujar Listiadi, Minggu, (27/10) seperti dikutif dari hraian berita pagi. Listiadi mengungkap terimakasih atas dukungan penuh pihak provinsi dan TNI/Polri kepada satgas OKI yang beberapa bulan terakhir berjibaku melakukan pemadaman dan pemantauan. “Memang beberapa hari terakhir titik panas (hot spot) bertambah, jadi bukan titik api (fire spot), terimakasih Satgas dari Provinsi sudah turut membantu menguatkan kami di daerah” tungkasnya. MC Diskominfo prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Hadiri Jalan Sehat, HD Tak Sungkan Berbaur Akrab dengan Ribuan Warga
Palembang, sumselprov.go.id -- Ribuan masyarakat Kota Palembang memadati halaman kantor Gubernur Sumsel untuk mengikuti jalan sehat spektakuler dalam rangka HUT ke-21 Palembang Pos (Palpos), Minggu (27/10). Kemeriahan jalan sehat itu dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Istri Febrita Lustia Herman Deru bersama Duta Anti Narkoba Milenial Sumsel Ratu Tenny Leriva. Sejak pagi ribuan masyarakat tampak antusias mengikuti jalan sehat. Tak sedikit yang sudah datang sejak pagi hari. Kemeriahan ini juga diisi dengan berbagai doorprize seperti sepeda motor, kulkas , dan hadiah menarik lainnya. Herman Deru mengatakan bahwa jalan sehat ini adalah kegiatan yang sangat baik dan juga positif dilakukan karena selain menyehatkan badan juga bisa mempererat silatuhrahmi. “Tadi kita jalan bersama sama tanpa melihat status kita, karena kita menjadi satu dalam jalan sehat di HUT Palpos. Saya yakin kita hadir disini bukan untuk sekedar mencari hadiah tetapi kita gemar berolaharaga,”terangnya. Gubernur sangat mengapresiasi kepada Palpos dan juga masyarakat yang mengikuti jalan sehat ini. "Saya sangat mengapresiasi Palpos karena diadakannya jalan sehat ini membuat orang-orang menjadi bahagia karna kunci kebahagiaan adalah olahraga, dan juga dapat menjalin silaturahmi." Tambahnya Dia berharap kepada seluruh Instansi begitu juga media masa baik cetak maupun elektronik untuk selalu dapat mengadakan acara seperti ini. “Olaharaga seperti jalan sehat ini menjadi kebutuhan bukan hanya untuk merayakan sesuatu,”tutupnya Herman Deru seraya mengucapkan selamat HUT Palpos, Semoga lebih maju dan sukses lagi. "Kalo ini berkolaborasi, kita memiliki biaya hidup sehat itu lebih murah, akan saya anjurkan semua media bekerja sama dengan badan usaha serta pemerintah/TNI Polri untuk menajak masyarakat karnq untuk kita untuk kembali cerita lagi harus ada yg memulai." Ujarnya Tim Media Center Diskominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Lestarikan Warisan Budaya, Sumsel Gelar Festival Batik Dan Kain Khas Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Sumatera Selatan menggelar festival Batik dan Kain Khas Sumsel untuk melestarikan warisan budaya Sumsel, berlangsung selama 3 hari pada 25 hingga 27 Oktober 2019, di PTC Mall. Pagelaran ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perindustrian Prov Sumsel, Dekranasda Sumsel, Harian Sumatera Ekspres serta Forum CSR harian pagi Sumatera Ekspress (Sumeks) yang dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Sumsel Febrita Lustia Herman Deru (Feby Deru) mengajak kepada semua yang hadir juga kepada seluruh masyarakat Sumsel untuk mengenakan batik khas Sumsel. "Payoo... kita kenakan dan bangga dengan batik Sumsel juga kain khas Sumsel lainnya. Saya sengaja sekarang pakai kain batik Gribik karena cukup jarang dikenakan orang saat ini. Tahun depan kita akan angkat tema batik dari kabupaten/kota. Sehingga kain batik Sumsel dapat menjadi icon", ujarnya. Menurutnya Sumsel memiliki banyak kain Khas, seperti jumputan, blongsong, songket, dan tajung. Tahun ini tema yang diangkat pemprov Sumsel adalah batik jumputan. Lanjutnya Ia berharap juga dekranasda dapat menciptakan inovasi-inovasi baru kain batik dengan motif khas daerah. Di kesempatan itu juga, Feby Deru meminta agar Dekranasda kabupaten/kota dapat mempatenkan kain batik daerah masing-masing, dan terus menciptakan kain batik dengan motif khas daerah. "Sebagai mitra pemerintah, Dekranasda berupaya untuk menggali, melindungi, mendorong potensi kerajinan di daerah yang tentu saja tidak terlepas dari kerjasama antara Dekranasda provinsi bersama Dekranasda kabupaten/kota dan pengrajin", tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM