Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Dekranasda Sumsel Gelar Seminar Kewirausahaan Bagi UMKM Dengan Menghadirkan Anne Avantie Sumsel
22 Nov 2019 Dilihat 267x

Dekranasda Sumsel Gelar Seminar Kewirausahaan Bagi UMKM Dengan Menghadirkan Anne Avantie

Palembang, sumselprov.go.id - Dekranasda Sumsel Gelar Seminar Kewirausahaan bagi masyarakat Sumatera Selatan, pelaku usaha UMKM dengan menghadirkan disainer terkenal yang juga perempuan inspiratif Indonesia, Anne Avantie di Palembang Sumatera Selatan “Kehadiran Disainer kenamaan tersebut adalah guna memberikan wawasan dan inspirasi bagi wanita pelaku usaha khususnya UMKM di Sumtera Selatan”,  jelas Ketua Dekranasda Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru (Feby) saat mengawali kata sambutannya dalam acara Seminar Kewirausahaan “Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu, di Grriya Agung, Kamis (21/11/2019) Ia utarakan, kehadiran Anne Avantie  sangat bermanfaat bagi pelaku usaha UMKM sebagai motivator untuk memberikan kontribusi maupun inspirasi bagi pelaku usaha khususnya para wanita di Sumatera Selatan agar termotivasi untuk berbuat lebih baik dan dapat menjadi contoh sebagai inspirasi dalam berusaha untuk dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya “Seminar kewirausahaan ini menghadirkan ribuan pelaku UMKM asal Sumsel menggandeng Dinas Perindustrian Sumsel”jelasnya. Ditambahkannya, kegitan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sumsel dan memberikan sumbangsih bagi pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Sumsel Dikesemapatan itu juga, Feby utarakan bahwa akan digelar Pasar tiban akan digelar di Palembang Icon 22 November hingga 1 Desember 2019. Rangkaian Pasar Tiban akan diisi kegiatan peragaan busana karya Anne Avantie, jumpa fans, seminar kewirausahaan 17 kabupaten kota di Sumsel. “Pelaku UMKM Sumsel dilibatkan sehingga jangan cuma batik saja yang dipamerkan tapi juga ada jumputan, songket dan kain khas Sumsel lainnya sebab setiap daerah punya ciri khas meski sama di Sumsel”tutupnya. Hadir Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan mebuka secara resmi acara Seminar Kewirausahaan “ Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu” MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM Foto: FS  

Baca Detail
 Cegah Erosi DAS, PKK Sumsel dan Organisasi Wanita Tanam 1000 Pohon Sumsel
22 Nov 2019 Dilihat 305x

Cegah Erosi DAS, PKK Sumsel dan Organisasi Wanita Tanam 1000 Pohon

Palembang Sumselprov.go.id- Guna mencegah erosi dan pendangkalan daerah aliran sungai, sekaligus perwujudan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) 2019, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, berikut organisasi wanita di Sumsel  bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, juga Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASLH) Musi melaksanakan kegiatan penanaman seribu pohon di daerah aliran sungai (DAS) di lapangan bola kelurahan Pulokerto kecamatan Gandus, Kamis (21/11) pagi. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sumsel yang akrab disapa Feby Deru mengungkapkan penanaman 1000 pohon untuk mencegah pendangkalan sungai. "Kegiatan ini kita laksanakan untuk memperindah DAS. Pohon yang ditanam adalah pohon-pohon produktif, yang nantinya bisa dimanfaatkan bagi masyarakat", jelasnya. Selain itu, Feby Deru berpesan kepada masyarakat Pulokerto untuk dapat merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam. "Kepada para bapak/ibu agar pohon yang sudah kita tanam hari ini, seperti mangga dan sawo agar dirawat sebaik mungkin. Jangan sampai telah ditanam namun tidak diurus keberlangsungannya", tegas Feby.Pada kesempatan kali ini lokasi penanaman pohon dilaksanakan di Pulokerto, namun demikian di waktu mendatang, Bunda Stunting Sumsel ini berjanji akan melaksanakan kegiatan serupa di lokasi yang berbeda. "Pulokerto, Gandus bukan wilayah yang asing bagi saya. Ke depan kita akan laksanakan kegiatan penanaman pohon di tempat lain juga", tuturnya.Kepala BPDASLH Musi, Siswo menjelaskan sebelumnya telah ditanam seribu pohon, dan ada 5 desa yang menerima pembagian bibit pohon. "Kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak tanggal 18 November lalu, hari ini merupakan puncaknya. Total ada 6000 pohon yang kita tanam", ujarnya.Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya menyerahkan bantuan bor biopori, dan 5000 bibit pohon produktif dari BPDASLH Musi kepada masyarakat Kelurahan Pulokerto 2000 bibit, Kelurahan Gandus 1500 bibit, Kelurahan Karangjaya 500 bibit, Kelurahan Karanganyar 500 bibit, dan Kelurahan 36 Ilir 500 bibit.Usai menyerahkan bantuan, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru bersama Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya menyempatkan diri meninjau stand pameran yang menampilkan produk kerajinan hasil karya pelajar SMAN 20 Palembang, juga produk kerajinan PKK Pulokerto. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS    

Baca Detail
Mahasiswa  Dituntut Kreatif Buka Lapangan Kerja Baru Sumsel
22 Nov 2019 Dilihat 305x

Mahasiswa Dituntut Kreatif Buka Lapangan Kerja Baru

PALEMBANG Sumselprov.go,id- Era teknologi dan digital dewasa ini patut disikapi dengan bijak mengingat imbasnya akan menggerus  penyerapan tenaga kerja menggunakan tenaga manusia. Karena itu generasi muda dituntut  dapat menguasai kemampuan atau skil yang dapat membuka lapangan kerja baru dan tidak hanya bermimpi ingin menjadi Pegawai Negeri atau pegawai swasta.Hal tersebut diungkapan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir. H. Mawardi Yahya  saat menerima audiensi  Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEPERTA) Universitas Sriwijaya sehubungan dengan akan mengadakan Kegiatan Perlombaan dan Acara Jonser dalam Rangka Agribusiness Festival 2019, audiensi bertempat di ruangan pertemuan Wagub, Kamis (21/11)."Pola pikir anak muda kita harus di ubah. Bagaimana setelah lulus kuliah tidak lagi berpikir mencari pekerjaan atau ingin menjadi PNS. namun harus dapat membuka lapangan usaha sendiri salah satunya dengan usaha pertanian menggunakan teknologi," tegas Mawardi.Lebih lanjut Mawardi menambahkan,  patut diwaspadai pesatnya kemajuan digital dikhawatirkan tidak sebanding dengan kemampuan skil tenaga kerja yang dimuliki para anak muda di Sumsel."Hati hati dengan era digital. Jika tidak mampu bersaing akan ditinggalkan. Untuk itu harus disiapkan secara dini bagaimana seorang mahasiswa mampu membuat terobosan dalam membuka peluang usaha baru," tambahnya.Dia juga meminta agar kalangan mahasiswa untuk tetap mengedepankan etika dan tatakrama di dalam   bergaul sehingga martabat pribadi dan keluarga dapat dijaga dengan baik."Tidak ada gunanya pintar memiliki kemampuan yang tinggi kalau tatakrama dan etika tidak dijaga," imbuhnya.Terkait dengan  kegiatan Perlombaan dan Acara Jonser dalam Rangka Agribusiness Festival 2019. Mawardi Yahya menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dalam memupuk kreatifitas mahasiwa untuk menjadi usahawan baru  sebelum meninggalkan kampus kuliah.Dilain pihak,  Ir Yulius MM selaku Sekretaris Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian FP Pertanian yang ikut mendampingi mahasiswa ini menyebut Kegiatan Perlombaan dan Acara Jonser dalam Rangka Agribusiness Festival 2019  akan diisi dengan  lomba seni, lomba karya ilmiah, olahraga dan  puncaknya akan diadakan hiburan menghadirkan artis ibu kota yakni Yovie  & Nuno dan artis lainnya.“Malam puncaknya dilaksanakan pada 6 desember 2019 bertempat di PSCC Palembang,” tegasnya.Dia juga menyebut  kegiatan Agribusiness Festival 2019   dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menciptakan wira usaha. Dengan harapan  selepas menimba ilmu dibangku kuliah alumni dapat menciptakan  lapangan kerja sendiri.“Kita para dosen sipatnya hannya memberikan support di tengah era digital saat ini kita sudah siapkan upaya yakni melalui penerapan teknologi pertanian lahan. Dengan lahan yang telah diusahakan mahasiswa tiga hektar untuk bercocok tanam termasuk usaha budidaya ikan kolam,” tandasnya.Sementara itu sebelumnya masih ditempat yang sama, Wagub juga menerima audiensi  panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-1 Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Se- Indonesia.  Dimana dalam audensinya  mereka ini menyampaikan undangan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur agar dapat hadir dalam Rakernas  yang akan melibatkan 70 Universitas di Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2019  bertempat di Gedung Akademik Center Universitas Raden Fatah (UIN) Palembang, Minggu (24/11) mendatang MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Sukseskan Akreditasi 2019,  Feby Deru Raih Penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Sumsel Sumsel
20 Nov 2019 Dilihat 399x

Sukseskan Akreditasi 2019, Feby Deru Raih Penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Sumsel

  Palembang Sumselprov.go.id - Atas kinerjanya mendorong percepatan akreditasi Lembaga-lembaga PAUD dan Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF) di Provinsi Sumsel sepanjang tahun 2019, Hj Feby Deru mendapat penghargaan dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan dan  Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF) Provinsi Sumsel. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi Sumsel Dra Hj Murniah, dalam Rapat Koordinasi Daerah II BAN PAUD dan PNF Sumsel, di Hotel Whyndam Senin (18/11) malam.Ditemui usai acara, Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi Sumsel Dra Hj Murniah, mengatakan penghargaan itu mereka berikan kepada Feby Deeu karena Bunda PAUD tersebut dianggap telah ikut menyukseskan akreditasi pada tahun 2019.Dimana dari 800  Lembaga yang diajukan untuk diakreditasi, semuanya telah disetujui BAN pusat. Bahkan untuk Provinsi Sumsel mendapatkan 20 lembaga tambahan sehingga totalnya menjadi 820 lembaga." Dapat tambahan 20 lembaga lagi dan 100 lembaga untuk disosialisasikan. Lembaga itu mwliputi TK, RA dan lembaga kursus lainnya," jelas Murniah.Dengan dukungan yang tinggi dari Ketua TP PKK Sumsel yang juga Bunda PAUD Sumsel Hj Feby Deru, pengajuan akreditasi tahun 2020 bahkan dinaikkan menjadi 1.250. Dengan target sebanyak ini Murniah bahkan yakin tahun 2021 minimal 70% Lembaga PAUD dan PNF di Sumsel rampung diakreditasi." Saat ini total PAUD dan PNF di Sumsel ada 6.347 lembaga. Dari jumlah itu yang sudah terakreditasi sampai sekarang 2750. Kalau tahun depan target 1.250 bisa terealisasi kita optimis pada 2021 soal akreditasi ini akan selesai. Akan kita perjuangkan itu" tegasnya Menurut Murniah, akreditasi ini penting untuk menilai apakah suatu PAUD atau PNF  layak beroperasi atau tidak. Karena tak dipungkiri saat ini banyak orang ramai-ramai mendirikan lembaga PAUD dan sejenisnya tanpa mengindahkan kelayakan denga  8 dokumen standar yang harus dipenuhi." Makanya akreditasi ini begitu penting." ujar Murniah.Di tempat yang sama Bunda PAUD Sumsel Hj Feby Deru mengaku senang dapat terpilih menerima penghargaan tersebut. Diapun semakin bersemangat menyelesaikan proses  akreditasi lembaga-lembaga itu di Sumsel. Harapannya kata Feby kedepan PAUD di Sumsel dapat berjalan dengan baik semua memajukan anak-anak generasi penerus yang akan datang." Alhamdulillah kita tadi ikut Rakorda dan beberapa daerah sudah menentukan dari kab/kota masing-maaing berapa banyak yang akan diakreditasi pada 2020. Dengan dukungan semua kab/kota kami yakin target ini akan segera tercapai," jelas dia.Terkait target itu, Feby berharap BAN PAUD segera mengadakan sosialisasi  menyeluruh pada bunda PAUD dan kepsek di sekolah agar mereka mengetahui  apa saja yang layak diakreditasi dan bantuan apa yang dibutuhkan.Di tempat yang sama Plt Kadisdik Sumsel Riza Fahlevi mengatakan peningkatan kualitas lembaga itu harus dimulai dulu dari para assesor dan pejabat di bidang terkait.  Caranya dengan meningkatkan profesional dan siap menjadi panutan, serta meningkatkan etos kerja dan peningkatan kedisplinan." Selain itu  pengurua dan asesor BAN PAUD dan PNF juga harus unggul dan literasi," tambahnya.Dalam kesempatan tersebut, BAN PAUD dan PNF juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang mengajukan akreditasi terbanyak di 2019. Kabupaten/ kota tersebut yakni Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten OKU Timut, Kabupaten Musirawas dan Kota Palembang MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Sumsel Mendapat Kepercayaan Dari Pusat Untuk Buka Bursa Efek Daerah Sumsel
19 Nov 2019 Dilihat 223x

Sumsel Mendapat Kepercayaan Dari Pusat Untuk Buka Bursa Efek Daerah

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan penekanan inflasi merupakan tanggung jawab serta tugas bagi pemerintah dan lembaga yang terkait. “Yang berperan paling utama tentu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mempunyai peranan dalam mencapai sasaran inflasi yang di inginkan” jelas. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel Yunita Resmi Sari di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/11/2019). Ia utarakan terkait Penurunan Inflasi dan Stabil adalah Tugas Pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat menciptakan iklim inflasi yang rendah dan stabil. “TPID di level Kabupaten/Kota tentu lebih mengetahui kondisi terkini yang dihadapi daerahnya terkait kondisi pengendalian harga,” ujarnya. Dikatakan, TPID memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pencapaian sasaran inflasi, sebab upaya menekan inflasi juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga terkait termasuk TPID, untuk wilayah Sumsel upaya tersebut telah dilakukan yang dibuktikan dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang baik. Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengungkapkan, Provinsi Sumsel mendapat kepercayaan dari pusat untuk membuka Bursa Efek Daerah. Dimana di Indonesia baru dua provinsi yang dipercayakan yakni Provinsi Sumsel dan Provinsi Jawa Barat. “Karena potensi yang ada di Provinsi Sumsel sehingga dipercayakan membuka Bursa Efek Daerah. Namun masih dikaji lebih lanjut, sejauh ini baru Provinsi Sumsel dan Jawa Barat. Tujuannya untuk pendalaman pasar di daerah-daerah,” tambahnya. Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang bersedia masih meluangkan waktu menerima audiensinya. “Kami juga mengundang pak gubernur untuk hadir dalam High Level Meeting bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Arista 26 November mendatang,” harapnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Mawardi Yahya Apresiasi Korps Brimob Polda Sumsel Jaga Kondusifitas Sumsel
15 Nov 2019 Dilihat 713x

Mawardi Yahya Apresiasi Korps Brimob Polda Sumsel Jaga Kondusifitas

Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya memberikan apresiasi kepada Kepolisian, Satuan Korps Brimob Polda Sumsel atas dedikasi, dukungan dan peran serta  dalam menciptakan kondusifitas keamanan wilayah Provinsi Sumsel. “Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi, saya berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Korps Brimob Sumsel. Sebab  tanpa pengamanan serta dukungan dari Brimob tentu setiap kegiatan pembangunan tidak dapat berjalan lancar,” kata Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat menghadiri upacara HUT ke-74 Korps Brimob Polri Tahun 2019 di Lapangan Mako Brimob Polda Sumsel, Kamis (14/11/2019). Dia mengucapkan selamat hari jadi Brimob ke 74 Tahun 2019 dengan harapan , Korps Brimob ke depan tambah jaya, tetap eksis dan mempunyai peran  dalam mendukung program pembangunan Provinsi Sumsel. “Selamat Ulang Tahun Korps Brimob. Semoga tetap eksis dalam cipta kondisi di Sumsel,” ucapnya. Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemprov Sumsel karena begitu banyak bantuan yang telah diberikan pada Korps Brimob. Wakapolda juga  mengapresiasi prestasi-yang sudah diraih oleh Satuan Brimob dengan harapan Brimob ke depan semakin lebih baik lagi. “Ke depan tugas Brimob semakin berat, salah satunya akan melaksanakan Operasi Lilin dan Pilkada ditahun 2020 di 7 wilayah Provinsi Sumsel. Ini kita dituntut untuk kesiapsiagaan agar tugas ini dapat berjalan baik,” tuturnya. Di tempat yang sama, Wadansat Brimob Polda Sumsel AKBP Teguh Wardiyo Wibisono menyebutkan, Korps Brimob Polri tetap setia tegak berdiri dalam mengamankan negara.  Keberadaan Brimob lanjut dia  tidak perlu diragukan lagi dalam mempertahankan negara dan selalu mengabdi kepada NKRI. “Kami bersama TNI beserta masyarakat terus menjaga solidaritas. Dengan demikian Profesi yang diemban merupakan amanah yang dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT dan masyarakat,” pungkasnya. Seusai melaksanakan Upacara HUT Ke 74 Korp Brimob Polri Tahun 2019 di Lapangan Mako Brimob Polda Sumsel yang dipimpin langsung oleh Inpektur Upacara Wakapolda Sumsel. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Ramah Tamah dan syukuran pada HUT Korps Brimob ke 74. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD

Baca Detail
Optimalkan Kapasitas SDM Guna Pelayanan Publik Yang Maksimal Sumsel
14 Nov 2019 Dilihat 440x

Optimalkan Kapasitas SDM Guna Pelayanan Publik Yang Maksimal

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melalui Asisten Administrasi dan Umum Setda Prov. Sumsel, Prof. Edwar Juliartha utarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Terus lakukan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik melalui peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Sumsel guna tercapainya VISI-MISI Gubernur Sumsel dan Wagub Sumsel  “Sumsel Maju Untuk Semua” Hal tersebut diungkapkan olehGubernur Sumsel H.Herman Deru yang disampaikan Asisten Administrasi dan Umum Setda Prov. Sumsel, Prof. Edwar Juliartha pada saat membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM Bidang Statistik, Rakorda dan Pengukuhan Pengurus BAKOHUMAS serta Rakorda PPID Se Sumatera Selatan di Hitel Atyasa Palembang, Rabu (13/11/2019) Gubernur Sumsel H.Herman Deru diwakili Asisten Bidang Administrasi dan Umum, Prof. Edward Juliartha dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang berlangsung saat ini.  Berbagai program kegiatan Provinsi Sumsel telah dilaksanakan antara lain perbaikan Infrastruktur Jalan Provinsi, Bantuan perbaikan Infrastruktur Jalan di Kabupaten/Kota dan Launching Internet Desa dan Web Desa yang telah berlangsung beberapa hari lalu. “Kita tahu semua, salah satu  Program Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Dinas Kominfo Prov. Sumsel yang baru dilaksanakan adalah Peluncuran Internet Desa yang dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan pada hari Senin tanggal 11 Nopember 2019 kemarin” ujar Edwar. Pada kesempatan itu, Asisten III Pemprov Sumsel Prof. Dr. Edwar Juliartha mengatakan, data merupakan source atau sumber. Tanpa ada data, kata Edwar, proses perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengawasan akan menjadi tidak ada arah. “Jadi, data itu sangat penting,” ujar Edwar saat diwawancarai awak media, Rabu (13/11). Ia mengharapkan, berbicara soal data harus dilakukan secara serius. Bila terdata dengan baik, lanjut Edwar, akan memudahkan seluruh pihak dalam memetakan persoalan-persoalan yang harus ditangani. Ia mengungkapkan, sangat tepat apabila disandingkan dengan proses adanya penguatan kapasitas, peresmian Bakohumas yang tujuan untuk komunikasi. “Kita bisa bayangkan, kalau tidak ada data, apa yang mau kita komunikasikan. Supaya jangan ada tebak-tebak buah manggis,” ujarnya. Lebih lanjut Edwar mengatakan, peran Bakohumas sangat penting, karena berhubungan dengan komunikasi. Bangun cerita/skenario, akan lebih dialektik, kalau kemudian ada komunikasi. “Dalam mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua, kita juga memerlukan ketersediaan data. Saat ini Sumsel belum memiliki data base data yang dapat mencakup semua informasi yang dibutuhkan.Dengan memiliki data yang lengkap, terintegrasi dan terpusat akan mendukung proses pembangunan yang tepat dan terarah” tutupnya. Pada saat kesempatan tersebut, Kadis Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP, MM mengatakan Kegiatan ini di lakukan untuk menyatukan perangkat daerah untuk Program Sumsel Satu Data dalam rangka mendukung Program Gubernur Sumsel H.Herman Deru - Wagub Sumsel H.Mawardi Yahya sesuai dengan visi Sumsel Maju Untuk Semua, Peserta kegiatan ini berasal OPD Pemprov Sumsel, BUMN/BUMD, Serta 17 Diskominfo Kab/Kota Se Sumsel. Dalam kesempatan itu juga, Rizwan juga mensosialisasikan Kejuaraan Boling Dunia ke 55 yang akan dilaksanakan pada Tgl.16-24 November 2019 di Bowling Centre Jakabaring Sport City Palembang- Sumsel, diikuti 77 Negara peserta. Selanjutnya dilakukan Pengukuhan Bakohumas Prov. Sumsel oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru yang diwakili Asisten Bidang Administrasi dan Umum, Prof. Edward Juliartha. Anggota Bakohumas terdiri dari Bidang humas atau yang membidangi kehumasan Baik Instansi Pemerintahan, BUMD, BUMN di Sumsel. Turut hadir : Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemkominfo RI, Selamatta Sembiring, Dosen Fisif Unsri DR. Ir. Abdul Najib, M.Si, Kepala BPS Sumsel Ir.Endang Tri Wahyuningsih MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM  

Baca Detail
Resmi Jabat Ketua DHD 45, Gubernur Sumsel Akui Terharu Sumsel
12 Nov 2019 Dilihat 1722x

Resmi Jabat Ketua DHD 45, Gubernur Sumsel Akui Terharu

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumsel masa bhakti 2019-2023 bersama pengurus lainnya. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DHN 45 Letjen (Purn) Dr. H. Ramli Hasan Basri di Griya Agung Palembang, Senin (11/11/2019). Pada pelantikan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengaku haru dan bangga dirinya dapat dipercaya untuk mengemban tugas amanah sebagai Ketua DHD 45 Provinsi Sumsel.Dia merasa haru karena pada pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh para tokoh panutannya diantaranya Ketua Dewan Kehormatan Nasional DHN 45 Jenderal (Purn) H. Try Sutrisno yang juga mantan Wakil Presiden RI ke 6 periode 1993-1998 serta para tokoh lainnya. “Saya tidak bisa menyembunyikan rasa haru. Yang duduk di kiri, kanan saya adalah panutan dan orang yang menginspirasi saya. Pak Ramli bagi saya, beliau tetap menjadi Gubernur. Saya hanya penerusnya saja. Pak Ramli tokoh inspirasi panutan saya dan semua warga Sumsel, tanpa beliau Sumsel tidak bisa seperti ini,” ucap Herman Deru. Herman Deru mengharapkan pada para pejuang dan tokoh Sumsel yang hadir dalam acara tersebut, dapat memberikan bimbingan dan masukan dalam menjalankan tugas membangun Sumsel. “Kami meminta saran dan bimbingannya. Tidak ada Jakabaring tanpa Pak Ramli. Kita akan lanjutkan cita-cita besar beliau, termasuk pak Try Sutrisno yang juga pernah jadi Pangdam di Sumsel,” tambah Herman Deru. Terkait dengan tantangan yang dihadapi Herman Deru menyebut jika pada masa para pendahulu bangsa ini berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Maka pada masa saat ini tantangan lebih kompleks ditengah gencarnya arus teknologi dan informasi. “Kita butuh masukan agar di tengah derasnya arus informasi saat ini, kita tetap bisa bertahan dalam mewujudkan Sumsel sesuai dengan harapan kita bersama. Akan lebih kuat kami, akan lebih mampu kami jika kami diberikan bimbingan. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, bimbing dan doakan kami,” harap Deru. Ketua Umum Dewan Harian Nasional Badan Pembudayaan Kejuangan 45, Letjen TNI (Purn) Ramli Hasan Basri dalam arahanhya menyebut keberadaan Badan Pembudayaan Kejuangan 45 memiliki Misi dan Visi Pembudayaan Semangat dan nilai-nilai kejuangan 45 sebagai nilai-nilai  Kejuangan Bangsa Indonesia. “Sebagaimana Palembang memiliki semangat juang yang tinggi dikenal dengan pertempuran lima hari lima malam,” ujarnya. Ramli Hasan Basri yang juga merupakan mantan Gubernur Sumsel prionde 1988–1998 ini juga mengomentari sosok Gubernur Herman Deru yang menurut dia, merupakan sosok yang luar biasa yang menunjukan komitmennya memajukan Sumsel. Cita-cita memajukan Sumsel tersebut lanjut dia menjadi pekerjaan besar yang hanya mampu direalisasikan oleh orang besar juga. Namun dia yakin Herman Deru akan mampu menyelesikan tugas sesuai dengan harapan masyarakat dengan konsentrasi pembangunan mulai dari pedesaan. “Gubernur kita ini luar bisa. Saya yakin dia mampu menyelesikan tugas besar, karena hanya orang besar yang bisa mengerjakan pekerjaan yang besar pula,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Nasional DHN 45 Jenderal (Purn) HM Try Sutrisno dalam kata-kata temu kangennya dengan tokoh Sumsel memuji sosok Herman Deru sebagai Gubernur menunjukan sikap tawaduk (rendah hati) dan mampu memahami nilai-nilai juang para pendiri bangsa ini. “Beliau menunjukan sikapnya sebagai seorang pejuang bukan sebagai birokrat. Beliau sungguh tawaduk. Cermin dari pak gubernur tadi. Sebagai putra Palembang mampu meneladani pejuang-pejuang kita,” ujar Try Sutrisno. Mantan Wakil Presiden RI era orde baru ini juga mengingatkan, Herman Deru dalam memimpin harus diemban dengan penuh tanggungjawab. Bekerja dengan ikhlas karena semua perbuatan yang dilakukan akan pertanggungjawabkan di hadapan Allah Sang Maha Pencipta. “Pak gubernur teruslah bekerja. Orientasi gubernur kita ini turun ke desa. Saya akan dorong, kalau rakyat ingin sejahtera koperasi di desa-desa juga harus di dorong. Kobarkan semangat Sriwijaya,” pungkasnya. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD

Baca Detail
Gubernur H. Herman Deru Launching Internet Desa Dan Website Desa Sumsel
12 Nov 2019 Dilihat 1228x

Gubernur H. Herman Deru Launching Internet Desa Dan Website Desa

Palembang, sumselprov.go.id  - Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi melaunching program yang dinantikan masyarakat yaitu nternet Desa dan website desa “Sumsel Maju Untuk Semua” untuk Semua pada 17 kab/kota se Sumsel di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Senin (12/11/2019).dan sekaligus melakukan video conference dengan Masyarakat di Desa yang mendapat Internet Desa. Untuk diketahui, Sebagai tahap awal sebanyak 34 desa/kelurahan yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sumsel berdasarkan usulan kabupaten/kota. Tidak hanya jaringan internet, Pemprov Sumsel juga memfasilitasi Web Desa  dimana untuk  Tahun  2019 ini sebanyak 170 Desa yang akan terintegrasi Internet Desa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan PT. ICON + yang merupakan anak perusahaan PLN dan  akan menggunakan jalur fiber optic yang terintegrasi jalur jaringan PLN. Setiap desa akan dijatah dua titik hotspot atau pancaran akses internet gratis tersebut. Nantinya perdesa akan dijatah kecepatan internet 5 Mbps setiap bulannya. Gubernur Herman Deru utarakan, Perkembangan kemajuan teknologi di Sumsel khususnya dari tahun ke tahun terus mengalami kemajuan pesat. Hal tersebut memberikan kebanggaan tersendiri karena terlibat langsung dalam proses tersebut. Sebelum jaringan komunikasi tersebar luar seperti sekarang ini, masyarakat mengalami kendala dalam berkomunikasi.  “Di era digital dimana ketersediaan internet semakin mudah, komunikasi tidak lagi mengandalkan satu jenis alat komunikasi telpon saja, dengan berbagai aplikasi percakapan seperti Whats App komunikasi menjadi lebih lancer dan sudah menjadi kebutuhan masyarakat selalu berusaha mendapatkan jaringan internet yang lancer” ujarnya Herman Deru ungkapkan, Pemprov sumsel berusaha mewujudkan kebutuhan masyarakat melalui program internet desa.  “Di Indonesia, selain Sumsel, Jawa Barat juga menjalankan program Internet Desa.  Bedanya di Jabar mengkoneksikan peralatan yang sudah ada, karena cikal bakal Telkom ada di Jabar, sedangkan Sumsel dari tidak ada menjadi ada” jelas Gubernur Herman Deru Ditambahkannya Dengan jaringan internet masayarakat juga harus siap terhadap perubahan yang terjadi akibat kemajuan teknologi.  Tegas Gubernur Herman Deru, Setahun kedepan semua Desa di Sumsel harus sudah terpasang internet, Pemprov Sumsel dengan akan berkerjasama dengan Kemenkominfo RI, Pemerintah Kabupaten/Kota Se Sumsel dan PT.Icon + untuk melakukan percepatan dan pemerataan Internet Desa di Kab/Kota Se Sumsel. “Saya berharap ingin kemajuan di Sumsel lebih merata, dengan adanya Internet Desa bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan yang positif, seperti memasarkan UMKM hasil-hasil kerajinan, hasil bumi, pariwisata hingga kegiatan-kegiatan masyarakat desa,” harap Herman Deru. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga menyapa internet desa di lokasi lain melalui video conference yaitu Desa Celikah Kab. OKI, Desa Karang Binangun Kab. OKU Timur, Desa Tj. Sejaro Kab. OI. Dikatakan Gubernur, Ia sangat senang launching ini berhasil dilakukan sehingga membuat semua pembatas hilang.  “Dengan internet desa, pemerintah akan tahu kondisi desa dan begitu pula sebaliknya secara real-time” jelasnya. Lanjutnya, hari ini 170 Desa yang akan disediakan layanan Internet Desa dan website desa mulai diaktifkan. Kedepan, kita menargetkan satu tahun untuk semua desa bebas dari blankspot serta memiliki website dan hotspot untuk memperlancar bisnis dan lain sebagainya. Bertahap kita akan tuntaskan masalah blankspot Saat wawancara, Disinggung soal kelangsungan program ini Herman Deru mengatakan tidak main-main. Peluncuran ini menurutnya bukan lagi sebagai MoU tapi sudah MoA (Memorandum of Action). Iapun berharap kedepan khususnya desa-desa yang memiliki pendanaan bisa memberikan fasilitas seperti hotspot gratis terutama masyarakat kurang mampu. “Program internet dan website desa dapat berjalan dengan baik, Kominfo sebagaimana telah ditugaskan akan memandu ini agar tidak muncul aspek negatif” pungkasnya. Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan, S,STP, MM  menjelaskan Program internet Desa bertujuan Tersedianya fasilitas internet, peningkatan  SDM di Desa , tersedianya  informasi bagi masyarakat Desa, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa , Menggali potensi Desa dengan sasaran seluruh Desa yang ada di Prov. Sumsel. Di tempat yang sama Dirut Icon plus  Iwan Purwana mengatakan launching ini Sebagai bentuk dukungan terhadap  program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menuju Sumsel Maju Untuk Semua dalam memajukan SDM yang unggul, Icon+ memfasilitasi  program Internet desa untuk Desa-desa yang ada di Wilayah Sumatera Selatan sebagai kontribusi untuk peningkatan bandwidth per kapita yang diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi. Program ini sendiri merupakan bentuk dukungan ICON+ terhadap program PLN, “Desa Berlistrik dan Berinternet”. Dengan keberadaan Internet desa, masyarakat dan pemerintah di wilayah Sumatera Selatan diharapkan akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis namun dengan layanan yang andal menuju “Sumsel Maju untuk Semua”, sesuai tagline Provinsi Sumatera Selatan. “Dengan adanya jaringan internet di pelosok desa nanntinya tidak ada lagi jarak  antara masyarakat di Desa dengan di Kota” ujarnya. Turut Hadir Menteri Kominfo RI diwakili Direktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Anang Latif, Wakil Ketua I DPRD Sumsel Kartika Sari Desi, Wakil Ketua II DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki Ishak, Pangdam II Sriwijaya , Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri dan Direktur Utama PT ICON+ Iwan Purwana, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Para Kepala Desa Se-Sumsel, Kepala Dinas Prov. Sumsel H. Achmad Rizwan, Kepala Kadis Kominfo Kabupaten/Kota Se-Sumsel dan Kepala OPD Prov Sumsel serta instansi terkait. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM  

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.