Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kehabisan Ongkos, 4 Orang Tua Pasien Thalasemia Nekat Tunggu Gubernur Pulang Ngantor
Palembang Sumselprov.go.id- Setelah sebelumnya didatangi Quenza Vinef Supraja, 5, bocah korban siraman minyak panas pagi-pagi di Griya Agung, Gubernur Sumsel H.Herman Deru kini lagi-lagi didatangi warganya. Bedanya kali ini, empat warga tersebut mendatanginya langsung ke kantor Gubernur pada Kamis (12/12) sore, sesaat sebelum Ia meninggalkan kantor. Mereka ini adalah empat orang tua pasien yang tengah menderita penyakit Talasemia (kelainan darah). Mereka berasal dari empat kabupaten yang berbeda yakni asal Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Kabupaten Lahat. Keempatnya, Yeti, Sofia, Marhama, Mursini nekat datang menemui Gubernur karena kehabisan ongkos usai menghantarkan anak-anak mereka berobat rutin ke Palembang dua kali setiap bulannya. Meski harus menunggu hingga satu jam lebih, empat warga Sumsel itu akhirnya bisa bertemu dan diterima oleh orang nomor satu di Sumsel untuk meminta pertolongan. Tak butih waktu lama, usai mendengarkan sejumlah keluhan empat keluarga pasien itu, Herman Deru langsung merespon semua penanganan masalah tersebut pada Basnaz Sumsel. "Ya sesuai arahan pak Gubernur, empat orang tua pasien tadi sudah kami antar ke penginapan. Mudah-mudahan atas bantuan Pak Gubernur mereka sudah bisa pulang ke kampung halamannya masing-masing," jelas Ketua Baznas Sumsel, Drs Najib Haitami. Baznas Sumsel sendiri tambah Najib memang memiliki Tim Layanan Aktif yang bertugas untuk melayani masyarakat dengan kasus-kasua seperti ini. Berbekal informasi yang didapat kata Najib biasanya tim akan langsung bergerak menangani kebutuhan mereka. Selain karena tak punya lagi ongkos pulang kerumah, kedatangan para orang tua pasien itu menurut Najib guna meminta pendampingan dan biaya dalam rangka pengobatan anaknya termasuk transportasi dari tempat asalnya untuk berobat rutin. " Kebetulan biaya berobat sudah ditanggung BPJS, nah kedatangan mereka ini sekaligus meminta bantuan pendampingan dan biaya transportasi pada Pak Gubernur. Karena memang mereka harus rutin berobat dua kali dalam satu bulan," paparnya. Najib memprediksi kedatangan empat warga ini lantaran sebelumnya mereka sudah mendengar cerita dari mulut ke mulut soal kebiasaan Gubernur HD yang selalu tak sungkan membantu warganya yang tengah kesusahan. "Saya kira mungkin mereka ini saling kenal di rumah sakit yang sama saat berobat, kemudian cerita sana sini lalu nekat kesini meminta bantuan kepada Gubernur ," tambahnya. Seperti yang sudah diketahui, selain empat warga ini sebelumnya Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga ramai menjadi bahan perbincangan di jagat medsos lantaran responnya membantu kemudahan pengobatan Quenza Vinef Supraja, 5, bocah korban siraman minyak panas melalui Baznas Sumsel pada pertengahan Oktober lalu. Kemudian berturut-turut Baznas Sumsel atas arahan HD telah memberikan pendampingan dan bantuan pada beberapa warga lainnya yakni Alqatiri bin Hasan Basri (7) warga desa Srijabo Kabupaten Ogan Ilir yang menderita jantung bocor. Kemudian Sholihin bin Rustam (19) warga desa Kerta Mulya Kecamatan Madang Suku I Kabupaten OKU Timur dengan keluhan yang sama. Serta Juwita (13) warga Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan bantuan pembiayaan operasi tumor kelenjar air liur MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/HP
Sumsel
7 Sekolah di Sumatera Selatan menerima Penghargaan Adiwiyata Nasional
Jakarta, sumselprov.go.id -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyerahkan penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri. Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Jumat (13/12/2019). “Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan 13 kalinya sejak pertama dilaksanakan pada tahun 2006,” ujar Menteri LHK. Penghargaan Adiwiyata adalah penghargaan yg diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI terhadap sekolah-sekolah yang dinilai telah berhasil mendidik siswa menjadi individu yang sadar dan memahami serta bertanggung jawab terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pada tahun 2019, diterangkan Menteri LHK sudah 1372 sekolah yang diusulkan dinas LHK yang terdiri dari 1196 sekolah negeri dan 176 sekolah swasta dari 256 kota/kabupaten di 32 provinsi. “Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah sampai pengelolaan sampah dengan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle,” ujar Menteri Siti Nurbaya. Kedepan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI berharap terciptanya "youth green leaders" pemimpin masa depan yang ramah lingkungan. Pada Tahun 2018 di Provinsi Sumatera Selatan ada 5 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Nasional, dan pada tahun 2019 ada 7 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata Nasional yaitu : 1. SMPN 5 Prabumulih Kota Prabumulih 2. SMPN 1 Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan 3. MTsN 3 Lahat Kabupaten Lahat 4. SMPN Cecar Kabupaten Musi Rawas 5. SMAN Terawas Kabupaten Musi Rawas 6. SMAN 2 Muara Enim Kabupaten Muara Enim 7. SMK PP Negeri Sembawa kabupaten Banyuasin Penerima penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2019 sebanyak 330 sekolah, dan penerima penghargaan Adiwiyata mandiri sebanyak 101 sekolah. Penyempurnaan Peraturan terus dilaksanakan dan pada September 2019 menjadi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Sekolah berdasarkan PermenLHK no. 52 Tahun 2019 ttg Gerakan Peduli dan Berwawasan Lingkungan serta PerMenLHK no. 53 Tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata. Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Sekolah melibatkan sekolah-sekolah dari tingkat Sekolah Dasar hingga sekolah menengah atas. Harapan Kadis LHP Prov. Sumsel “Melalui penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi sekolah-sekolah lainnya pada semua jenjang pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup yang terinternalisasi sejak dini. Ke depan kita dorong sekolah- sekolah yg telah mendapat Anugerah Adiwiyata Nasional untuk menjadi Adiwiyata Mandiri”. “Program Adiwiyata penting sebagai salah satu pilar menuju maju kualitas lingkungan hidup dalam mendukung Visi Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Sumsel yakni Sumsel maju untuk semua”, pungkas Edward Media Center Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Wagub MY Lepas Sepak Bola Wanita, Harus Bertekad Lolos ke PON XX di Papua
Palembang, sumselprov.go.id – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya melepas Tim Sepak Bola Wanita Sumsel yanga akan berlaga pada Pra Kualifikasi PON XX di Stadion Sport Center Tanggerang, Banten, pada 15 Desember mendatang. Tim yang berkekuatan penuh 20 orang dengan pelatih sekaliber pelatih Indra Sustiyono, pelatih utama Gusharyanto dan pelatih kiper Sutejo ini berada di Zona 2, satu group bersama DKI Jakarta dan Provinsi Banten. Wagub Mawardi Yahya dalam arahannya mengatakan, bersama Gubernur H. Herman Deru mendukung penuh seluruh tim dan atlet yang akan berlaga di Pra PON XX. “Tentunya kami mensuport penuh mudah-mudahan tim akan lolos dan berlaga di PON XX dan tentu kami doakan akan menang disetiap pertandingan,” ungkapnya. Ia menambahkan, diharapkan atlet-atlet Sumsel mampu berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional dan mampu memanfaatkan fasilitas olahraga yang dinilai sudah memadai. “Jangan hanya fasilitasnya saja yang bagus, atletnya juga harus berprestasi. Selamat bertanding semoga lolos kualifikasi dan bisa berlga di PON XX di Papua 2020 mendatng. Junjung sportifitas dalam bertanding,” harapnya. Sementara itu Ketua Komite Sepak Bola Wanita Asprov PSSI Sumsel sekaligus Direktur Teknik Tim Yulia Trisamiha menambahkan, pihaknya yakin bahwa tim yang akan bertanding memiliki kekuatan penuh dan didukung pelatih yang memiliki jam terbang tinggi dan siap bertanding. “Ya, kami optimis lolos ke PON XX di Papua karena kami memiliki tim yang baik dan tangguh. Pelatihnya pun sudah memiliki lisensi dan punya pengalaman baik di tingkat nasional maupun internasional,”ujarnya. Disinggung lawan terberat, Yuli menjelaskan, Tim DKI Jakarta dinilai cukup berat dan memiliki kekuatan yang tangguh. Namun pihaknya optimis mampu mengalahkan tim lawan. “Mereka DKI Jakarta dan Banten juga tim tangguh, tapi kita tidak mau menyerah begitu saja karena kami memiliki tim tangguh yang bisa mengalahkan mereka. Mohon suport, doa dan dukungan dari masyarakat Sumsel agar kita bisa memenangkan pertandingan. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/ril humas
Sumsel
Pemprov Sumsel Integrasikan Internet Desa Dengan Pojok Baca Berbasis Digital
Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ( Prov Sumsel) melalui Dinas Perpustakaan Prov Sumsel bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional menyelenggarakan Talkshow Gerakan Literasi Digital Provinsi Sumsel di OPI Mall Palembang, Jumat (13/12/2019). Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili Asisten Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha serta sekaligus meresmikan secara simbolis pojok baca di Kabupaten/Kota di Sumsel. Sebagai Dukungan, Pemprov Sumsel Siapkan Pojok Baca terintegrasi dengan Program Internet Desa untuk gerakan kepedulian dan tumbuhkan minat baca masyarakat Sumsel baik di kota maupun di Desa Untuk mewujudkan hal tersebut, Dikatakannya bahwa Gubernur Sumsel Herman Deru telah menyiapkan program Pemprov Sumsel untuk menyediakan 100 pojok baca di Sumsel yang juga terintegrasi dengan Diskominfo Sumsel melalui program internet desa. Dalam kesempatan itu, Duta Literasi Sumsel, Hj. Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A., mengatakan bahwa dirinya bersama Dinas Perpustakaan Prov Sumsel telah mengunjungi kabupaten/kota hingga pedesaan di Sumsel dalam sosialisasi literasi, dan menemukan bahwa minat membaca masyarakat Sumsel amatlah tinggi namun belum ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai. "Bersama Kominfo akan diintegrasikan program ineternet desa dan pojok baca berbasis digital. Yang tentu akan menjadi icon di Sumsel, Kita ingin mengajak setiap daerah menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya literasi," katanya. Deputi II Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Woro Titi, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan literasi di Sumsel, dan me-Launching pojok baca yang dapat menjadi prestasi dalam mengembangkan budaya baca di Sumsel. "Sumsel dinilai berpotensi untuk menularkan kegemaran untuk membaca. Literasi digital memberikan wawasan mengakses dan mengelola informasi dalam dunia digital. Literasi digital dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan laju hoax. Sehingga telah disepakati di setiap daerah untuk menerapkan literasi digital," katanya. Untuk itu, dikatakannya Perpustakaan nasional sangat siap untuk mendukung pembangunan Sumsel dalam meningkatkan masyarakat yang gemar membaca dan pengembangan perpustakaan yang berbasis digital. . Kegiatan ini menghadirkan narasumber Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab dan Duta Lite MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/FS
Sumsel
HD Sentil Bupati-Walikota Supaya Lebih Perhatian pada Guru
PALEMBANG Sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meminta guru-guru di Sumsel terus semangat memberikan pendidikan terbaik untuk anak didiknya. Sebab, kemajuan suatu bangsa dan negara tak lepas dari peran guru yang dengan tulus memberikan ilmunya meskipun kesejahteraan guru itu sendiri belum sesuai dengan yang diharapkan. "Saya pastikan tidak ada guru yang akan terzolimi. Kesejahteraan guru khususnya di Sumsel akan kita perjuangkan. Saya merasakan apa yang dirasakan guru saat ini, karena ayah saya dulu juga seorang guru," kata HD saat menghadiri Peringatan HUT PGRI ke-74 dan HGN 2019 di Ballroom Hotel Harpes, Kamis (12/12) Menurut HD, honor guru di setiap daerah tidak bisa disamaratakan. Soalnya, setiap daerah memiliki tingkat kesejahteraan yang berbeda-beda. "Honor guru dibeberapa daerah jelas tidak bisa disamakan. Mungkin dengan honor sekian ratus ribu cukup untuk guru di kabupaten ini namun belum tentu cukup untuk guru di kabupaten lain. Itu yang harus kita perjuangkan. Kesejahteraan guru harus utama. Walikota maupun Bupati akan saya ingatkan," tuturnya. Disisi lain, HD juga meminta agar guru di Sumsel melek teknologi ditengah derasanya arus Informasi dan Teknologi (IT) di era globalisasi saat ini. Karena, globalisasi dan keterbukaan informasi memiliki manfaat yang cukup besar dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. "Serangan IT sangat deras. Guru-guru jangan sampai ketinggalan, harus update dengan perkembangan IT saat ini," jelasnya. Kendati demikian, dia mengingatkan, kemajuan IT saat ini tetap harus diwaspadai. Sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. "Informasi yang tetap harus diwaspadai untuk menghindari hal-hal buruk. Intinya kita harus mempunya cara baik untuk membuat anak didik menjadi orang besar," tegasnya. Sementara itu, Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto mengatakan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan para guru juga perlu dilakukan pemerintah untuk menopang kegiatan belajar mengajar. "Untuk meningkatkan SDM nantinya, guru perlu diberikan berbagai pembelajaran, pengetahuan, pelatihan sehingga SDM guru juga meningkat," kata Zulinto Dia pun berharap agar Pemerintah Kabupaten/Kota memperhatikan kesejahteraan para guru di daerahnya. "Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota perhatikan kesejahteraan guru ini. Kesejahteraan guru ini wajib diperhatikan. Kami bukan menilai besar kecilnya tapi perhatiannya," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Herman Deru Minta Tambah Gaung Triathlon Hingga Kepelosok Desa
# Sumsel Kembali Tuan Rumah Triathlon 2020 Palembang Sumselprov.go.id - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali ditunjuk sebagai tuan rumah event olahraga international Triathlon 2020 Febuari mendatang, terpilihnya Provinsi Sumsel karena telah berhasil menyelenggarakan dan mengesankan para atlet dari berbagai penjuru negara. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Penyelenggara Triathlon Ahmad Wazir Nopiadi Mawardi saat audiensi bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Ruang Tamu Gubernur Sumsel (12/12). Ajang Palembang Triathlon 2020 rencanannya akan berlangsung pada 22-23 Febuari, dengan kategori olympic distance, sprint distance, dan mixed relay Olahraga ini menggabungkan tiga cabang olahraga yakni renang, lari dan sepeda. Rute yang akan dilewati para atlet mengambil start dari lintasan renang danau Jakabaring, kemudian bersepeda menggunakan jalan raya dari kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang melewati jembatan ampera dan kembali finish di kompleks JSC Palembang. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengaku tidak heran kalau setiap atlet yang telah mencoba berlaga di Jakabaring Sport City itu akan ketagihan, apalagi triathlon yang memang sudah dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan event olahraga international tersebut pada Febuari lalu. “ Atlet sudah meraskan ini, sudah punya kemistri dengan Provinsi Sumsel terutama keramahan masyarakatnya dan sukses sebagai penyelenggara. Walaupun diadakan di tempat lain, orang masih juga ingin di Palembang,” katanya Terkait persiapannya, Ia menghimbau agar opd terkait mampu mengambil inisiatif untuk membuat gemannya sampai ke pelosok daerah. “Powernya ditambah ataukah kita harus ada accecories tambahan agar bergema. Kadang masyarakat tidak harus menonton, tapi masyarakat bangga. mumpung masih 100 hari jangan malu-malu, Pemprov support penuh, gaungnya harus sampai ke pelosok desa. Bukan untuk show off dengan orang luar, tapi kebanggaan untuk masyarakat kita,” pungkasnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
H. Herman Deru: Gratis Operasi Katarak Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi penuh inisiasi bentuk kepedulian Pemprov Sumsel bersama BUMN, BUMD, dan dalam hal ini Bank Sumsel Babel berinisiatif memberikan CSR nya untuk memberikan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. “Oleh sebab itu, saya menghadiri acara ini karena tujuan kegiatan ini agar saudara-saudara kita yang menderita katarak dapat melihat kembali dan dapat menjadi warga Sumsel yang produktif lagi dalam bekerja, beribadah dan merasa diperhatikan oleh Pemprov," katanya usai menyerahkan secara simbolis bantuan operasi katarak gratis kepada 40 warga Sumsel kurang mampu di Rumah Sakit Khusus Mata Prov Sumsel, Kamis (12/12/2019) Gubernur H. Herman Deru ungkapkan bahwa mata adalah salah satu indera yang sangat penting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. "Ini tanggung jawab dan tugas kita bersama, pada intinya apapun jenis pendanaannya kita ingin wujudkan cita-cita besar kita Sumsel Maju Untuk Semua," tambahnya. Ia berharap agar Bank Sumsel Babel dapat mempublikasikan hal ini agar dapat memotivasi instansi lainnya untuk melakukan hal serupa. Gubernur juga berharap akan semakin banyak perusahaan di Sumsel yang mencontoh program CSR dalam hal kesehatan. Maka untuk selanjutnya, Ia mengajak semua pihak baik BUMN, BUMD, swasta dan pihak yang berkemampuan untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Sumsel tidak hanya dengan materil tapi juga dengan perbuatan kecil. ''Masih banyak masyarakat kita yang butuh bantuan untuk kesehatannya. Program seperti ini patut diapresiasi,'' ujar Gubernur Herman Deru Sementara itu, Direktur Umum Sumsel Babel, Samiludin mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka HUT Sumsel Babel dan juga implementasi arahan Gubernur Herman Deru yang mengajak BUMN, BUMD bersinergi untuk menunjang pembangunan di Sumsel dan mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua. . Turut hadir Direktur Umum Sumsel Babel, Samiludin, Wakil Direktur Bidang SDM RSUD Siti Fatimah dr. Syamsudin Isaac Suryamenggala SpOG, Anggota DPRD Sumsel H.Sri Sutandi, Direktur RS Mata dr.Lady, Kadinkes Prov Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Dr. H. Rosidin., M.Pdi, Kadis Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP, MM. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
H. Herman Deru: Guru Dituntut Menguasai IT Dalam Menghadapi Era Digital
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan tantangan era digital merupakan salah satu hal yang menjadi tantangan dalam HUT Ke 74 PGRI ini. Maka para guru dituntut untuk menguasai teknologi sehingga dapat memberikan pendidikan yang terbaik seiring tantangan tersebut. “Guru merupakan Pahlawan yang harus dihargai jasanya”, ujar Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menghadiri peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019 bertema "Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul" di Hotel Harper Palembang, Kamis (12/12/2019) Untuk mengapresiasi peran guru dalam mencerdaskan anak bangsa, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga memberikan hadiah umroh bagi guru yang beruntung dalam doorprize yaitu bagi 1 orang Pria dan 1 orang wanita. "Tantangan guru adalah tantangan pemerintah, dan hal ini bersifat dinamis. Kita tidak tahu kedepan ada tantangan apa. Namun ada tantangan yang terus tidak berubah yaitu upaya peningkatan kesejahteraan yang memang menjadi tugas besar pemerintah,"ujarnya. Untuk itu, Herman Deru berpesan kepada para guru agar tidak hanya mendidik anak-anak untuk naik kelas, namun juga harus memberikan pendidikan dan arahan bagaiman cara anak-anak dalam menghadapi masa depannya. "Karena yang kita mau adalah masa depannya, sekolah adalah tangganya, maka kita perlu tanamkan bagaimana anak-anak memberikan berjiwa besar bercita-cita besar dan tidak cukup jadi pintar di kelas. Saya hanya ingin pesankan satu kata kepada para guru yaitu semangat," harap Gubernur Herman Deru. Dikatakannya, untuk mewujudkan hal tersebut setiap sekolah dan segmen pasti memilki metoda masing-masing. “Maka harus ada sinkronisasi persepsi diantara Pemerintah dan juga guru dalam pengelolaan pendidikan dalam setiap jenjang”pungkasnya. . Turut hadir Ketua DPRD Prov Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH, Kadisdik Prov Sumsel, Reza Pahlevi, Kadis Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kasatpol PP Prov Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Sumsel Bakal Tuan Rumah Kejurnas Memanah
PALEMBANG Sumselprov.go.id – Dalam beberapa riwayat hadits, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyebut ada tiga olahraga yang dianjurkan dan menjadi kegemaran Beliau, di antaranya berlatih memanah, berkuda, dan berenang. Untuk memasyarakatkan olahraga sunah tersebut, khususnya olahraga memanah, panitia Sriwijaya Archery Festival 2019 akan mengelar Turnamen Olahraga Panahan Tradisional Tingkat Nasional yang akan digelar di Palembang dalam waktu dekat. Hal tersebut terungkap dalam audensi panitia Sriwijaya Archery Festival 2019 dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru yang berlangsung di Whyndam Hotel Jakabaring Palembang, Rabu(11/12). Dikesempatan tersebut, Gubernur H Herman Deru menyambut baik digelarnya Turnamen Olahraga Panahan Tradisional Tingkat Nasional di Palembang, terlebih ajang ini akan menumbuhkan minat warga Sumsel untuk olah fisik sebagai salah satu olahraga sunah nabi. “Islam mengatur segala hal termasuk aktivitas fisik dan kesehatan pemeluknya. Namun bukan berarti non muslim tidak boleh, umat lain juga bisa mendapatkan manfaat dari olahraga memanah ini,” tegasnya. Herman Deru berharap dengan diadakannya event ini maka dapat menarik minat masyarakat untuk mengenal olahraga panah sebagai olahraga yang mudah dilakukan. "Aku ingin mengajak masyarakat untuk mengenal panah ini sebagai olahraga yang mudah dan sebagai salah satu olahraga yang disunahkan Rosul,” tambah Herman Deru. Sementara itu Ustadz Drs Solihin Hasibuan M Pd.i selaku Steering comitte menyebut, turnamen Panahan Tradisional Tingkat Nasional menegaskan, event ini merupakan yang perdana di laksanakan di Sumatera Selatan yang akan digelar pada tanggal 22 Desember 2019 mendatang bertempat di Stadion Kamboja Palembang. “Turnamen ini akan diikuti kurang lebih 200-300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sumsel sebagai tuan rumah karena pihak panitia akan memperlihatkan wisata religi di Sumatera Selatan yang sangat menonjol kepada seluruh atlet yang datang,” paparnya. Ustadz Solihin menambahkan, Sriwijaya Archery Festival 2019 juga digelar dalam rangka mensyiarkan olahraga sunnah kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya kota Palembang. "Memanah merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Maka dengan olahraga memanah ini bisa olahraga sekaligus beribadah,” tegasnya. (ril humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS