Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Wagub Desak BPOM Proaktif Awasi Kelayakan Jajanan Anak di Sekolah
PALEMBANG Sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya membuka Workshop Monitoring dan Evaluasi Program Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (Money PJAS) Provinsi Sumsel berlangsung di Hotel Wyndham Jakabaring Palembang, Rabu (18/12). Wagub mengatakan, pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang berperan penting dalam pemenuhan gizi dan peningkatan kesehatan masyarakat termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) harus memenuhi persyaratan keamanan pangan untuk di komsumsi. Dia menghimbau pihak sekolah yang ada di Palembang dan Kabupaten/kota lainnya untuk mengundang BPOM guna memeriksa layak tidaknya jajanan di sekolah di konsumsi anak-anak. "BPOM sudah menyiapkan mobil laboratorim untuk memfasilitasi ini bahkan dengan cara itu bisa mengawasi secara langsung demi kesehatan anak-anak sekolah," tegasnya. Sementara itu, Kepala Balai Besar Pom (BPOM) Palembang, Hardaningsih mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi implementasi, introvensi dalam kemanan PJAS didaerah selanjutnya direkomendasi sebagai umpan balik bagi keberlangsungan program PJAS di sekolah. "Program introvensi PJAS merupakan proyek prioritas nasional yang pencapaian targetnya dilaporkan setiap 3 bulan sekali kepada Kantor Staf Presiden,"katanya. Dia menambahkan, kegiatan ini pelaksanaan ditahun pertama pada tahun 2019 dengan target sekolah yang di introvensi sebanyak 989 sekolah yang tersebar di Kabupaten/Kota di Sumsel. Dia menyebutkan tujuannya untuk tersosialisasi capaian introvensi pangan PJAS di Provinsi Sumsel, berikut mengevaluasi, interovensi keamanan PJAS yang sudah dilakukan serta rencana tindak lanjut program interovensi jajanan anak sekolah . "Kami berharap program ini tidak berhenti di tahun 2019 tetapi dapat terus berlanjut secara berkesinambangungan sehingga keamanan pangan diseluruh sekolah di Sumsel dapat terlindungi dari pangan jajanan yang tidak aman," katanya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
H. Herman Deru: SINERGITAS PENGEMBANGAN EKOSISTEM TIK UNTUK MEWUJUDKAN SUMSEL SMART PROVINCE
Palembang, sumselprov.go.id - Dengan perkembangan teknologi yang cepat dibutuhkan Sinergitas Dalam Rangka Pengembangan Ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mewujudkan Sumsel Smart Province. Atas dasar itulah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (18 /12/2019) di Café Swarna Dwipa, melaksanakan pertemuan dan dialog dengan stake holder yang berhubungan dengan TIK antara lain Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Sumsel, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumsel, Para Rektor/Dekan/Ketua Jurusan/Ketua program Studi dan Mahasiswa Jurusan Informatika dan Komputer, agar terjadi akselerasi yang dapat menyusul ketertinggalan serta dapat menyelesaikan kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat. Pertemuan dan dialog dengan tema Sinergitas Dalam Rangka Pengembangan Ekosistem TIK untuk “Mewujudkan Sumatera Selatan Smart Province” ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru diwakili Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, S.STP, MM. Adapun tujuan diadakan pertemuan dan dialog ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Dewan TIK, Aptikom, APJII, Akademisi, Relawan TIK, dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Juga untuk meningkatkan tata kelola Pemerintahan berbasis Tata kelola Pemerintahan berbasis teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) agar semakin transparan, efisien dan berorientasi melayani serta meningkatkan partisipasi masyarakat. Dijelaskan Herman Deru melalui Rizwan saat ini kita memasuki Revolusi Industri 4.0 dan hampir memasuki 5.0 society dimana Informasi akan dijadikan sebagai satu kebutuhan. Di era ini akan terjadi pergeseran paradigma dimana manusia akan tergantung dengan sumber informasi yang dapat diakses secara online. Untuk itu dibutuhkan keseimbangan antara Infrastruktur dan SDM. Tidak akan berjalan jika salah satu komponen tersebut tidak terpenuhi. Dalam kurun waktu 1 Tahun kepemimpinan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dan Wagub Sumsel H. Mawardi Yahya (HDMY), Konektivitas di kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang menitikberatkan pada pembangunan Infrastruktur. Hal tersebut terwujud melalui perbaikan Infrastruktur yang menjadi kewenangan Provinsi dan Bantuan Keuangan Gubernur Sumsel H. Herman Deru khusus untuk infrastruktur ke Kabupaten/kota. Sinergitas yang akan terbentuk nantinya akan memudahkan penyampaian informasi pembangunan Sumsel ke masyarakat di Sumatera Selatan secara massif demi mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua. Kepedulian dan dukungan HDMY dalam kemajuan Teknologi Informasi di Sumatera Selatan dibuktikan dengan selama Tahun 2019 ini telah diadakan berbagai kegiatan Pemprov Sumsel melalui Dinas Kominfo Prov Sumsel seperti fasilitasi pengadaan internet Desa yang Launching nya telah dilaksanakan pada tanggal 11 November 2019 yang lalu dimana Pemprov Sumsel telah memfasilitasi 34 Internet Desa dan 170 Web Desa tersebar di Kabupaten/Kota di Sumsel . Potensi Desa akan dapat dipublikasikan tidak hanya nasional maupun Internasional hingga berujung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Gubernur Sumsel H. Herman Deru melakukan pembangunan di Sumsel dengan Selera Rakyat, jadi kerjasama yang terjadi antara Pemerintah dan masyarakat dapat terwujud. Saat ini kita harus memikirkan bagaiman kita menghidupkan kembali Dewan TIK, karena sangat strategis perannya dalam memberikan sumbang saran dan kebijakan bagaimana perkembangan teknologi di Sumsel dpt dikembangkan, Dari peserta yang diundang hari ini terdapat mahasiswa dari beberapa universitas karena diatas 50% yang berperan dalam setiap elemen di masyarakat adalah generasi milenial. Dialog 2 arah akan dapat menghasilkan hal baru dan dapat membangun sesuatu kearah lebih baik” ujar Rizwan Tidak hanya itu, bentuk dukungan Herman Deru dalam hal Teknologi Informasi yang baru saja selesai dilaksanakan adalah Kegiatan Inkubator Teknologi Informatika yang diikuti 150 Mahasiswa dari berbagai Universitas di Sumsel dimana tujuannya adalah mewujudkan terciptanya Start Up dari Sumsel yang diharapkan tidak hanya bernilai valuasi Unicorn bahkan sampai Decacorn. Sedangkan Wakil Ketua Dewan TIK M. Izman Herdiansyah, ST, MM. PhD menjelaskan selama ini Dewan TIK mendampingi Pemda Kab/Kota untuk mengembangkan TIK , membangun dan mengoptimlakan penggunaan teknologi di semua level yang berujung pada kemakmuran masyarakat. Menyambut baik dalam merevitalisasi dewan TIK yang selama ini vakum. Karena bnyak sekali persoalan yang harus diselesaikan oleh Pemerintah setempat tanpa melibatkan stake holder. Dengan tersedianya web desa di 170 Desa harus dilengkapi dengan disain dan komponen yang lengkap agar web tersebut dapat berdaya guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disinilah peran Dewan TIK dalam merangkul generasi muda khususnya agar dapat berpartisipasi dalam pembanguann daerah melalui pengembangan teknologi informasi di setiap desa. Para akademisi siap membantu dana medampingi generasi muda dalam mewujudkan hal tersebut demi mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua. Di akhir acara disimpulkan bahwa semua yang hadir dalam Dialog Sinergitas Pengembangan ekosistem TIK sepakat mendukung visi misi HDMY dalam hal pengembangan TIK, baik dari pemerintah, perguruan tinggi dan mahasiswa, serta Apresiasi kegiatan hari ini karena baru dilaksanakan di Tahun 2019, kedepan kegiatan serupa akan sering diadakan. Turut hadir Ketua Aptikom Sumsel, Darius Antoni Ph.D., Ketua APJII wilayah Sumsel, H. Sony Oktapriandi, M.Kom MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Puncak Hari Ibu, Pemprov Sumsel Berikan Penghargaan Perempuan Inspiratif
Palembang, sumselprov.go.id-Puncak peringatan hari ibu ke 91 tahun 2019 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para kaum perempuan inspiratif dari 17 kabupaten/kota di Sumsel. Penghargan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai kreativitas dan partisipasi dalam program kewirausahaan berdaya guna hingga layak disebut inspirator sebagai contoh bagi kaum perempuan lainnya di Sumsel. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada puncak peringatan hari ibu bertema "Perempuan Berdaya Indonesia Maju" di Griya Agung Palembang, Rabu (18/12/2019). Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, kaum Ibu dalam semua agama maupun aturan adalah makhluk istimewah, maka hari ini kami para pria mengistimewahkannya, bukan hanya hari ini tapi yang lalu dan yang akan datang. “Saya menguapkan selamat hari ibu yang ke 91. Jadilah kaum ibu yang mengedukasi generasi berikutnya dengan contoh, berarti tidak cukup lagi hanya dengan selogan maupun cara cara yang kurang tepat. Namun, alangkah baiknya jika para ibu ini menjadi contoh, jadi mendidik dengan contoh,” harapnya. Lanjut Herman Deru, khususnya di Provinsi Sumsel sudah terjamin bahwa tidak perlu diperdebatkan lagi tentang kesetaraan gender karena memang hak-hak perempuan dalam aspek apapun perempuan sudah terlibat sesuai dengan forsi-forsinya. “Tapi, satu hal yang harus diingat yaitu jangan lupakan kodrat,” tegasnya. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru yang berharap melalui peringatan hari ibu ke 91 ini agar para kaum ibu dapat meningkatkan kreativitas dan berpartisipasi dalam program kewirausahaan berdaya guna bagi perempuan khususnya wanita di Sumsel sehingga menumbuhkan sikap kemandirian dalam pola kepengasuhan anak-anak dan keluarga. Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Sumsel yang juga Plt. Kepala Dinas PPPA Provinsi Sumsel, Prof. Edwar Juliartha mengatakan, diketahui bersama bahwa peran kaum ibu sangat penting karena tidak ada insa yang bisa berdaya tanpa kehadiran seorang ibu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas PPPA akan memberikan suatu pendekatan kepada para kaum ibu di Sumsel sebagai maping terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi dalam memberdayakan para kaum ibu. “Peran seorang ibu sangat penting khususnya terhadap anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya. Edwar Juliartha menambahkan, peran kaum ibu juga sangat penting dalam rangka mewujudkan visi Sumsel Maju Untuk Semua. Menurutnya, tanpa peranan seorang ibu dalam membina keluarga maupun komunitas tentu langkah Pemerintah Provinsi Sumsel untuk mewujudkan satu visi Sumsel Maju Untuk Semua akan cukup berat. “Untuk kaum ibu, saya ucapkan selamat hari ibu yang ke 91. Zaman sekarang zaman milenial ibu-ibu dituntut untuk bisa memproteksi diri dan memahami peran fungsinya bahwa tanpa kehadiran ibu kita tidak ada apa apanya,” ucapnya. Peringatan hari ibu tersebut dibuka dengan seminar yang menghadirkan narasumber para tokoh wanita Indonesia, yaitu Ketua Umum Yayasan GPMB, Lisa Ayodhia menyampaikan materi tentang kepercayaan diri & kemampuan perempuan dalam membangun Indonesia Maju & Irma Hutabara menyampaikan materi tentang bagaimana cara menjadi wanita berdaya. Turut hadir Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia HD, Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Fauziah MY, Ketua DWP Prov Sumsel, Hj. Renny Nasrun, Ketua TP PKK se-Sumsel, dan para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Diklat PIM III Merupakan Proses Transformasi Meningkatkan Kompetensi Dan Kapabilitas
Palembang, sumselprov.go.id - Kepala BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Tarbiyah, S.Pd, MM resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III angakatan IV dan angkatan V Tahun 2019 di Aula Kembang Dadar BPSDM Prov Sumsel. Selasa (18/12/2019) Dalam sambutannya, Kepala BPSDMD Prov. Sumsel Hj. Tarbiyah katakan para peserta pelatihan telah selesai menyelesaikan pelatihan, pembekalan yang diperolah dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas yang telah menanti “Secara substansional , pelatihan kepemimpinan merupakn proses transformasi dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kapabilitas serta aspek kepemimpinan (leadership) dan manajerial” ujarnya Jelasnya, Pelatihan kepemimpinan merupakan jabatan strategis dalam mendongkrak kinerja organisasi dengan melaksanakan fungsi- fungsi leadership dan manajerialnya terutama dalam hal pembinaan organizing dan controlling terhadap bawahannya “Setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan Tingkat III ini, para peserta diharapkan dapat membangun jejaring kerja (Network) yang lebih solid dalam rangka memajukan daerahnya masing-masing” harapnya Lanjutnya, Saudara-saudara juga dituntut memiliki kompetensi taktikal yaitu kemampuan menjabarkan visi dan misi instansi dalam program dan mampu membuat perencanaan serta mampu memobilisasi bawahan dan stakeholder dalam melaksanakan program yang telah direncanakan “Kepada seluruh peserta pelatihan, saya mengucapkan selamat bertugas kembali ke dinas instansi masing-masing. Semoga saudara dapat mengimplementasikan teori, praktek dan pengalaman yang sudah diterima selama pelatiham kepemimpinan Tingkat III ini”tutupnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Dinas Perhubungan Sumsel Ramp Check Angkutan Sungai Menjelang Liburan Akhir Tahun
Palembang Sumselprov.go.id-Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayanan angkutan sungai danau, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan adakan Ramp Check Angkutan serta sosialisasi tentang keselamatan pelayanan angkutan sungai dan danau, guna menyambut Hari Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020 bertempat di Dermaga Speedboat Pasar 16 ilir Palembang Rabu, (18/12/2019) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs. Nelson Firdaus, MM menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi keselamatan kepada masyarakat khususnya di lingkungan para pengelola angkutan sungai dan Danau serta para penumpang angkutan lainya guna meningkatkan keselamatan pelayaran di Sumsel kususnya. “ Kegiatan ramp check ini bukan hanya dilakukan di laut saja melainkan angkutan transportasi darat juga kami sosialisasikan guna menyambut Natal dan tahun baru mendatang” ujar Nelson Jadi kita lakukan inspeksi keselamatan (ramp check) untuk semua angkutan dan juga masyarakat pengguna angkutan baik darat maupun angkutan sungai, untuk dapat pemahaman bahwa keselamatan itu penting. “ Bagi para pengguna angkutan, misalnya menggunakan angkutan laut dapat memahami tentang standar kelayakan bertransportasi, dan juga khususnya kepada para awak kapal agar melengkapi standar pelayaran diantara, alat keselamatan (pelampung), kelengkapan administrasi” pungkas Kadishub Sumsel Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Provinsi Sumsel, yang diwakili oleh Kasi Pelayanan Media Informasi Publik Azim Baidillah menambahkan Untuk menghadapi musim libur Natal dan Tahun Baru 2020, transportasi penyeberangan khususnya di wilayah Sungai Musi dan sekitarnya selalu dipadati pemudik maupun wisatawan. Terkait dengan kesiapan Pemprov. Sumsel melalui Dinas Perhubungan Sumsel bersama-sama stakeholder melakukan serangkaian Ramp Chek kelayakan kapal-kapal sungai, danau dan penyeberangan (SDP). “ Dinas Kominfo Sumsel siap membantu serta memfasilitasi terkait informasi dan komunikasi masyarakat terhadap administrasi dan kelengkapan dalam setiap keberangkatan baik jadwal maupun identitas awak kapalnya.”ungkap Azim Baidillah Lanjutnya, yang paling penting dari rangkaian ramp chek ini adalah memberikan arahan dan himbauan kepada para awak kapal agar melengkapi standar pelayaran diantara, alat keselamatan (pelampung), kelengkapan administrasi, pengecekan kesehatan para awak kapal supaya dalam kondisi prima serta daftar manifest penumpang yang tidak melebihi kapasitas yang ditentukan. Hadir dalam kegiatan Ramp Check ini selain Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, hadir juga Komandan Lanal Palembang, Direktur Poair Polda Sumsel, Kepala Distrik Navigasi Klas l Palembang, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, yang diwakilki Kasi Pelayanan Media lnformasi Publik Azim Baidillah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumsel, Kepala Kantor Cabang PT. Jasa Raharja(Persero) Sumsel, Kepala KSOP Klas ll Palembang, Kepala BPTD Wilayah VII Provinsi Sumsel serta OPD terkait lainya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/DD
Sumsel
Wartawan Se-Sumsel Komitmen Dukung SP2020
Palembang, sumselprov.go.id – Workshop Wartawan dilaksanakan Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Arya Duta Palembang, Selasa (17/12/2019) sebagai salah satu langkah sosialisasi SP2020 serta memberikan pemahaman yang komprehensif dari beragam data dan indikator strategis BPS. Rekan media diharapkan dapat memahami konteks dan konsep-defenisi dan data-data yang dipublikasikan oleh BPS. Dengan demikian, pemberitaan yang dilakukan oleh media terhadap publik lebih efektif, kontekstual dan edukatif. Kepala BPS Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, MM memberikan apresiasi terhadap rekan media atas peran sertanya dalam penyebarluasan data dan indikator strategis BPS. Namun, wartawan diharapkan dapat memahami data agar tidak salah memberikan interpretasi. “Wartawan juga harus punya ilmunya. Bukan sekedar membuat judul berita yang memikat,"ujar Endang. Selanjutnya dijelaskan Kepala BPS Sumsel yang perlu diketahui oleh para wartawan adalah kedudukan, tugas dan fungsi BPS, antara lain BPS lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) yang bertanggung jawab langsung kepada presiden pasal 1. “Maka dari itu, sebagai pendorong data wartawan harus bisa mengetahui sekilas inflasi penyebab dan prinsip dasar perhitungan inflasi,” ujarnya. Endang juga mengatakan, intinya pertumbuhan ekonomi (economic browth) itu diambil dari harga ponstan. “Sebab, indeks pembangunan ekonomi inklusif dibagi melalui 3 pilar. Yaitu pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses, kesempatan 8 sub pilar dan 21 indikator,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Biro Humas dan Hukum BPS Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan, sensus penduduk tahun depan atau 2020, akan berubah dari yang semula menggunakan metode sensual tradisional dan kombinasi menjadi metode registrasi. Selain perubahan pola sensus yang dilaluinya, lanjut dia, juga akan ada satu data kependudukan Indonesia, yakni data kependudukan Disdukcapil dan BPS akan sama. Selama ini, kedua dinas tersebut selalu berbeda data kependudukannya, karena memang metode sensus yang digunakan juga berbeda. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menggunakan metode de jure atau data kependudukan akan berubah jika ada laporan perubahan data penduduk. Jika tidak ada laporan data penduduk, maka laporannya tidak akan berubah. Sementara BPS menggunakan metode sensus de facto, yakni data yang didapat di lapangan sehingga siapa saja yang terdata akan tetap dihitung sehingga data kependudukan akan berubah setiap saat. “Tahun depan Mendagri dengan legowo mengajak kedua dinas berkoordinasi dan berbaur, sehingga data yang dihasilkan dari sensus nanti akan sama baik data dari BPS maupun dari Disdukcapil,” ujarnya. Endang mengatakan, contohnya saja data pendidikan, perubahan status kependudukan tidak dilaporkan ke Disdukcapil. Semakin banyak yang tidak terlibat, maka semakin tidak akurat data yang dihasilkan. Oleh sebab itu, BPS menghimbau masyarakat untuk ikut mensukseskan sensus penduduk 2020. “Bantu Indonesia, karena kerahasiaan data pribadi penduduk kita lindungi. Jadi jangan takut untuk didata. Jika tidak ingin didata secara langsung, maka bisa ikut membantu sensus secara online,” tutupnya. Workshop Wartawan juga menghadirkan General Manager Sumatera Ekspres Hj. Nurseri Marwah sebagai pembicara yang mengharapkan Workshop Wartawan ini dapat mendongkrat pemahaman media terkait pelaksanaan SP2020 mendatang. Di akhir acara, perwakilan wartawan dari 27 media cetak, elektronik, dan online se-Sumsel melaksanakan penandatanganan komitmen bersama untuk berpartisipasi aktif dalam membantu publisitas Sp2020, baik Sensus Online yang akan dilaksanakan di Bulan Februari – Maret 2020 ataupun Sensus Wawancara di Bulan Juli 2020. Media Center Diskominfo prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Herman Deru Targetkan Sumsel Penghasil Pangan Nomor 1 di Indonesia
PALEMBANG Sumselprov.go.id - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru kian optimis di tahun 2020 Sumsel menduduki ranking pertama sebagai daerah penghasil beras nomor satu di Indonesia. Target tersebut bukan isapan jempol belakang mengingat Sumsel telah ditunjang dengan sistem informasi perbernihan yang menjadi solusi layanan publik guna peningkatan pembangunan pertanian di sektor hulu. Hal tersebut disampaikannya langsung saat melaunching dengan resmi Sistem informasi perbenihan SI-Benih untuk Sumsel Maju, di UPTD BPSBTPH Provinsi Sumsel, Selasa (17/12) di Palembang. “Kita 2017-2018 peringkat 8 nasional sekarang 2019 kita meningkat menjadi peringkat 5, mimpi saya Tahun 2020 rangking 1 di Indonesia,” tuturnya Pembangunan sistem informasi perbenihan dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan benih varietas unggul bermutu secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Mengingat, kondisi perbenihan secara umum masih menghadapi tantangan yang besar dalam penyediaan benih yang sesuai dengan kebutuhan petani. “Ini sangat penting sebagai salah satu kebutuhan petani mulai dari lahan, alsintan, benih, saprodi dan akhirnya di hilir pemasaran. Tapi benih inikan tidak semuanya punya ilmu pertanian yang benar maka harus ditunjang juga para penyuluh yang menyebar. Makanya kita juga libatkan mahasiswa, dari universitas manapun kita libatkan untuk memberikan bimbingan kepada petani,” tuturnya. Dengan Intensifikasi dan Ekstensifikasi yang dimiliki Provinsi Sumsel, lHerman Deru kembali mentargetkan Indonesia pada umumnya dan Provinsi Sumsel pada khususnya kedepan tidak akan impor beras lagi. "Dikarenakan Provinsi Sumsel mempunyai tanggung jawab moril untuk mensupport hal tersebut," tambahnya. Diakhir kata sambutannya, Herman Deru menegaskan petani butuh perhatian dan sentuhan dari pemerintah, sedangkan pertanian merupakan tulang punggung pada nomor urutan atas dalam roda ekonomi dan roda pembangunan Provinsi Sumsel. “Didukung dengan tenaga yang handal, peralatan yang cukup baik, irigasi yang selalu bertambah maka provinsi Sumsel mentargetkan Indonesia ini tidak ada impor lagi lah, paling tidak di suplai dari Sumsel karena ada tanggung jawab moril disitu,” pungkasnya. Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Bupati OKU Selatan, Shoelehien Abuasir, Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Yohanes H Toruan, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Antoni Alam MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS
Sumsel
Peringati Hari Ibu, TP PKK Sumsel Anjangsana ke Veteran Pejuang Perempuan
Palembang, sumselprov.go.id-Serangkaian kegiatan digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91 tahun 2019. Usai kegiatan jalan sehat keluarga yang dihadiri ribuan peserta di Griya Agung Palembang Minggu (8/12/2019) lalu, dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan untuk melepaskan rasa rindu (Anjangsana) ke Rumah Veteran Pejuang Perempuan yang dilakukan Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel bersama Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumsel. Ketua TP PKK Prov Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru bersama Wakil Ketua TP PKK Prov Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya hadir langsung melakukan anjangsana ke rumah-rumah veteran perempuan dan perempuan pejuang keluarga yang ada di Kota Palembang. Selasa (17/12/2019). Selain bersilaturahmi, dalam kesempatan ini juga dilakukan pemberian bantuan kepada perempuan para pejuang veteran dalam rangka peringatan hari ibu. Turut hadir Plh.Kadis PPPA Prov Sumsel, Fitriana dan Kadinsos Prov Sumsel, Dr. H. Rosidin., M.Pdi. Rumah pertama yang dikunjungi adalah rumah veteran pejuang bernama Cek Molek, 91 Tahun, yang beralamat di Jl. Kapuran no.125 (Samping Masjid Agung). Selanjutnya, ke Rumah Veteran Pejuang bernama Siti Abasiah, 81 tahun, beralamat di Jl. Sei Rambang no. 21 RT 04 Kel. Siring agung, Rumah veteran pejuang bernama Kasiana, 90 tahun, beralamat di Jl. Ogan Lr. Pelita no.36. Dan rumah veteran pejuang bernama Hj. Yaminu Rais, 83 tahun, beralamat di Jl. Komering 2 blok K no.16. Dalam kesempatan itu, Pemprov Sumsel melalui DPPA Prov Sumsel dan Dinsos Prov Sumsel memberikan bantuan berupa Sembako dan kursi roda, dan juga bantuan dari pihak Angkasa Pura berupa uang tunai senilai Rp. 1.000.000. "Kita sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perjuangan yang telah dilakukan nyai pada masanya, sehingga sekarang kami sebagai generasi penerus tinggal menikmatinya dna melanjutkannya dengan pembangunan khususnya untuk perempuan di Sumsel," ungkap Feby saat anjangsana ke Rumah Cek Molek. Veteran Pejuang adalah warga negara Indonesia yang dalam masa revolusi tgl 17 Agustus 1945 s.d. 27 Desember 1949 aktif berjuang mempertahankan NKRI di dalam kesatuan bersenjata resmi/kelaskaran yang diakui oleh pemerintah pada masa perjuangan, termasuk anggota satuan yang bertugas di bidang PMI, tenaga kesehatan. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
H. Herman Deru: Gebyar UMKM Harus Ada Peningkatan Inovasi Dan Kreativitas
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru apresiasi AKUMINDO (Asosiasi UMKM Indonesia) Prov Sumsel sehubungan dengan diadakan Gebyar UMKM yang terdiri atas acara pameran, lomba kuliner, handycraft, sosialisasi tentang usaha mikro dan pengembangannya dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2019 "Tanggung jawab sebuah organisasi untuk memberikan sentuhan keterampilan dan pemahaman tentang informasi, aturan, dan permodalan. Namun keterampilan tetap di depan, artinya di ajang pameran ini harus ada peningkatan inovasi, kreativitas dan produk baru yang dapat dilihat publik sehingga dapat memotivasi," jelas Gubernur H. Herman Deru saat menerima Dewan Pimpinan Daerah AKUMINDO (Asosiasi UMKM Indonesia) Prov Sumsel di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (17/12/2019). Terkait hal itu, Herman Deru mendukung penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mensejahterakan para pelaku UMKM. Menurutnya penyelenggaraan pameran adalah buah karya dari kerja yang selama ini dilakukan oleh AKUMINDO, dan hal ini berguna untuk menjadi penyemangat bagi seluruh anggota AKUMINDO. "Tidak ada guna kreativitas tanpa pemasaran yang benar, maka perlu ada pembinaan dan perbaikan kualitas, ditambah bimbingan di permodalan, cara mediasi dengan perbankan, dan penjaminan kinerja terhadap perbankan bagi para pelaku UMKM," tambahnya. Sementara itu, Ketua DPD AKOMINDO Prov Sumsel, Drs Habson, MM, mengatakan kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan HUT AKOMINDO Sumsel ke-4 dan akan dilaksanakan di Museum SMB II, tgl 28-31 Januari 2020. Dalam pameran ini akan dibuka 50 stand. Selain itu, pihaknya juga melaporkan penyebaran dana KUR untuk 450 kelompok dari berbagai sektor di Sumsel. “Kami sangat bangga bisa bertemu dengan pak Gubernur Herman Deru. Akumindo berkeinginan akan mengelar giat gebyar UMKM bekerjasama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi. Tadi kita meminta pak Gubernur membuka pameran,” ujarnya. Turut hadir Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadis Budpar Prov Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc, Kadisdag Prov Sumsel, Drs. Iwan Gunawan Syaputra M.Si., Kadis Koperasi dan UMKM Prov Sumsel, Dra. Hj. Musiawati. M.M., & Kadisperind Prov Sumsel, Ir. Ernila Rizar., M.M. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM