Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

2.358 Personel Siaga Amankan Nataru Sumsel
20 Dec 2019 Dilihat 172x

2.358 Personel Siaga Amankan Nataru

Palembang, sumselprov.go.id -- Sebanyak 2.358 personel gabungan dari Kepolisian, TNI dan instansi terkait disiagakan untuk pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin 2019 menyebut, dari jumlah pasukan yang disiagakan, sebanyak 980 personel dari Polda Sumsel serta 1.378 gabungan TNI, Damkar Satpol PP dan Dishub. Mereka akan disebar ke sejumlah wilayah di Sumsel, terutama daerah yang memiliki potensi kerawanan mulai 23 Desember sampai 1 Januari mendatang,” kata Irjen Pol Priyo saat memimpin apel gelar pasukan di Mapolda Sumsel, Kamis (19/12). Dirinya menjelaskan, sudah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang dianggap rawan tindak pencurian dengan kekerasan untuk menunjang pelaksanaan tugas juga disiapkan 47 pos pengamanan dan 18 pos pelayanan. Para pasukan akan memonitor secara mobile dan kita harap seluruh masyarakat Sumsel dapat sama-sama menciptakan kondisi keamanan,” jelasnya. Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan memastikan siap membantu jajaran Polda secara penuh untuk mengamankan hari raya Natal dan Tahun Baru di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Dirinya sudah meminta pasukannya untuk BKO ke pos-pos pengamanan, baik dari Kodam II, maupun korem di setiap wilayah. "Kita sudah BKO kan personel. Saya himbau agar masyarakat dapat menjaga keamanan saat akhir tahun. Selain itu juga masyarakat hendaknya berhati-hati di musim penghujan saat ini, sebab cuaca juga perlu diperhatikan," tandasnya. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gerak Cepat Gubernur Sumsel Satu Tahun Menjabat Buktikan Hasil Kinerjanya di Kota Lubuk Linggau Sumsel
20 Dec 2019 Dilihat 347x

Gerak Cepat Gubernur Sumsel Satu Tahun Menjabat Buktikan Hasil Kinerjanya di Kota Lubuk Linggau

Palembang, sumselprov.go.id – Meski baru setahun menjabat, Gubernur Sumsel H. Herman Deru tercatat sudah merealisasikan komitmennya meratakan pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota se Sumsel tak kecuali di Kota Lubuk Linggau. Di Bumi Silampari itu HD bahkan mengguyurkan Bantuan Gubernur (Bangub) untuk pembangunan infrastuktur mencapai Rp 11,5 miliar. Melalui dana Bangub, HD Berikan Bantuan Keuangan ke Kota Lubuk Linggau untuk Peningkatan/Perbaikan Infrastuktur di 10 titik berat paket pengerjaan. Masing-masing yakni : Peningkatan Jalan Tanjung Dalam Kelurahan Taba Baru Kecamatan Lubuk Linggau Utara 1, Rp 4.000.000.000,- Peningkatan Jalan Asoka V Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuk Linggau Selatan 2, Rp 200.000.000,- Peningkatan Jalan Melati Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara 2. Rp 400.000.000,- Peningkatan Jalan Dayang Torek Kota Lubuk Linggau, Kecamatan Lubuk Linggau Barat 1&2 Rp.3.500.000.000,- Peningkatan Jalan dalam Komplek Brimob  Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuk Linggau Utara 1, Rp 1.500.000.000,- Peningkatan Jalan Samping Puskesmas Simpang Periuk Kecamatan LubukLinggau Selatan 1, Rp 1.100.000.000,- Peningkatan Jalan Permai 1 Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuk Linggau Timur 1, Rp 200.000.000,- Peningkatan Jalan Makmur 2 Kelurahan Margarahayu Kecamatan Lubuk Linggau Selatan 2, Rp 200.000.000,- Peningkatan Jalan Marek II Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuk Linggau Timur 2, Rp 200.000.000,- Peningkatan Jalan di Kelurahan Rahma Kecamatan Lubuk Linggau Selatan 1, Rp 200.000.000,- “Saya pernah menjadi Bupati dua periode. Jadi saya paham betul apa yang dirasakan Bupati. Semoga dengan bantuan ini masyarakat di daerah semakin terbantu. Terpenting dengan infrastruktur yang bagus dan nyaman kita dapat meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas HD. Untuk diketahui selain Kota Lubuk Linggau , bantuan Guber HD itu sudah mengucur untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur di beberapa kabupaten/kota lainnya. Seperti Kota Palembang Rp 86 Milyar, Kabupaten OKU Rp 11,5 Milyar, Kabupaten OKI Rp 54 Milyar dan Kabupaten Muratara Rp 5,75 Milyar. Diskominfo Prov.Sumsel/DK (Kasi SD Komunikasi Publik) Sumber : PUBM

Baca Detail
Event Nasional Sriwijaya Archery Festival Perdana Di Sumsel Sumsel
20 Dec 2019 Dilihat 825x

Event Nasional Sriwijaya Archery Festival Perdana Di Sumsel

  PALEMBANG Sumselprov.go.id – Dalam beberapa riwayat hadits, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyebut ada tiga  olahraga yang dianjurkan dan menjadi kegemaran Beliau, di antaranya berlatih memanah, berkuda, dan berenang. Untuk memasyarakatkan olahraga sunah tersebut, khususnya olahraga memanah, panitia Sriwijaya Archery Festival 2019  akan mengelar Turnamen Olahraga Panahan Tradisional Tingkat Nasional yang akan digelar di Palembang dalam waktu dekat. Hal tersebut terungkap dalam audensi panitia Sriwijaya Archery Festival 2019  dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  yang berlangsung di Whyndam Hotel Jakabaring Palembang yang lalu (19/12). Dikesempatan tersebut, Gubernur H Herman Deru  menyambut baik digelarnya Turnamen Olahraga Panahan Tradisional Tingkat Nasional di Palembang, terlebih ajang ini akan menumbuhkan minat warga Sumsel untuk olah fisik sebagai salah satu olahraga sunah nabi. “ Islam  mengatur  segala hal termasuk aktivitas fisik dan kesehatan pemeluknya. Namun bukan berarti non muslim tidak boleh, umat lain juga bisa mendapatkan manfaat dari  olahraga memanah ini,” tegasnya. Herman Deru  berharap dengan diadakannya event ini maka dapat menarik minat masyarakat untuk mengenal olahraga panah sebagai olahraga yang mudah dilakukan.  "Aku ingin mengajak masyarakat untuk mengenal panah ini sebagai olahraga yang mudah dan sebagai salah satu olahraga yang disunahkan Rosul,” tambah Herman Deru. Sementara itu Ustadz Drs Solihin Hasibuan M Pd.i selaku Steering comitte menyebut, turnamen Panahan Tradisional Tingkat Nasional menegaskan, event ini merupakan yang  perdana di laksanakan di Sumatera Selatan yang akan digelar pada tanggal 22 Desember 2019  mendatang bertempat di Stadion Kamboja Palembang. “ Turnamen ini akan diikuti kurang lebih 200-300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sumsel sebagai tuan rumah karena pihak panitia akan memperlihatkan wisata religi di Sumatera Selatan yang sangat menonjol kepada seluruh atlet yang datang,” paparnya. Ustadz Solihin menambahkan, Sriwijaya Archery Festival 2019 juga digelar dalam rangka mensyiarkan olahraga sunnah kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya kota Palembang. "Memanah merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Maka dengan olahraga memanah ini bisa olahraga sekaligus beribadah,” tegasnya.  MC Diskominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gelar Upacara Peringatan Ke-71 Hari Bela Negara Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 295x

Pemprov Sumsel Gelar Upacara Peringatan Ke-71 Hari Bela Negara

Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia dalam setiap profesi di bidangnya masing-masing untuk memaknai hari bela negara dengan menekadkan serta menerapkan bela negara yang tercermin dalam sikap tanggung jawab. Hal tersebut diungkapkan Sekda saat menjadi pembina Upacara Peringatan ke-71 Hari Bela Negara tahun 2019, Kamis (19/12/2019). "Saya ingin hari bela negara ke 71 ini dimaknai bahwa NKRI adalah harga mati untuk komponen Bangsa Indonesia apapun profesinya baik ASN, TNI, Polri, serta komponen masyarakat sesuai bidang profesi masing-masing, tekadkan terapkan langkah bela negara adalah tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia," katanya. Menurut dia, bela negara juga harus dimaknai di hati sanubari satiap insan masyarakat Bangsa Indonesia dan harus terpatri bagaimana cara setiap insan agar dapat menjadi manusia Indonesia yang paripurna, sehingga menjadi modal berharga dalam mewujudkan NKRI sesuai cita-cita leluhur kita. "Tekadkan diri kita satukan visi misi, satukan gerak langkah untuk Indonesia yang kita cintai," tutup dia. Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tahun 1948 di Sumatra Barat oleh Sjafruddin Prawiranegara yang merupakan seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang tahun 1949 menjabat sebagai Ketua (setingkat dengan Presiden) PDRI.  Upacara ini dihadiri seluruh kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel. MC Diskominfo  Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Sumsel Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Musi 2019 Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 276x

Sumsel Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Musi 2019

Palembang, sumselprov.go.id - Dalam rangka persiapan pengamanan Natal dan Tahun baru, Pemprov Sumsel, Polda, dan Kodam II Sriwijaya Sinergi Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Musi 2019 untuk menjaga Kondusivitas Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 di Lapangan Mapolda Sumsel, Kamis (19/12/2019). Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Prov. Sumsel, H. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi 2019. Apel ini dipimpin oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, dan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., sebagai Inspektur Upacara. Dan diikuti Jajaran Polri, TNI AD, TNI AL, AU Dishub, Damkar, dan lainnya. Kegiatan ini dilakukan serentak oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia. Dalam apel ini disampaikan bahwa Operasi Lilin Musi 2019 akan dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai tgl 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020. Kapolda Priyo mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengajak seluruh Stakeholder untuk berinovasi dan berkreasi guna mewujudkan kondusivitas sehingga masyarakat dapat merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan aman dan nyaman. Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya, Irwan mengatakan akan diletakkan 65 titik pos pencegahan dan pengamanan agar pelaksanaan natal dan tahun baru tetap aman dan nyaman. Operasi ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi  seluruh bentuk aksi kejahatan dan serta mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam.  Serta bertujuan digelarnya Operasi Lilin Musi 2019  terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan,. Turut Hadir Komandan Korem (Danrem) 044 Garuda Dempo (Gapo), Kol Arhanud Sonny Septiono. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Herman Deru: Silahkan Saja Emansipasi Tapi "Ojo Kemajon" Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 69x

Herman Deru: Silahkan Saja Emansipasi Tapi "Ojo Kemajon"

Palembang, sumselprov.go.id -- Ojo Kemajon. Istilah Jawa yang  bisa diartikan jangan terlalu berlebihan atau melampui batas itu dilontarkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru di hadapan tamu undangan yang hadir pada puncak peringatan Hari Ibu ke-91 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Griya Agung, Rabu (18/12) pagi. Menurutnya sah-sah saja jika perempuan masa kini menuntut emansipasi dan persamaan gender. Namun sebagai wanita, para ibu tetap tak boleh melupakan kodratnya.  " Jangan lagi perdebatkan soal persamaan gender dan emansipasi karena semua sudah sama sekarang. Wanita sudah berkarya di semua bidang mulai dari ekonomi, politik bahkan pertahanan tapi Ojo Kemajon. Harus tetap ingat kodrat, Ibu adalah  istri dan juga madrasah bagi anak-anaknya maka. Keberhasilan anak-anak dan generasi itu ada dalam keluarga, terutama ibu. Tidak ada orang yang hebat tanpa keluarga tanpa peran ibu," jelasnya. Saat ini kata HD tantangan kaum ibu juga ikut beeubah seiring perkembangan teknologi. Kalau zaman dulu ibu-ibu masih banyak yang harus banting tulang memberikan pangan bagi anak-anaknya kini perlahan bergeser. " Tantangan berubah sekarang adalah eranya digital. Jadi ibu bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan anak saja tapi juga harus extra mengontrol anak menggunakan ponsel, medsos dan lainnya. Dengan adanya keterbukaan IT ini, semua itu menjadi pekerjaan juga buat kita," jelasnya. Perkembangan dunia yang semakin maju juga diakuinya semakin mengubah cara edukasi yang dilakukan para orang tua pada anak-anak mereka. Saat ini edukasi tak cukup hanya dengan slogan. " Terpenting adalah menjadi contoh dulu. Sehingga ibu-ibu harus juga mengubah pola edukasi ke anak-anak mereka dengan memberikan contoh yang baik," jelasnya. Sementara itu Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru selain momentum pengakuan eksistensi perempuan, di momen hari ibu ini Ia berharap  kaum ibu di Sumsel menjadi perempuan yang berdaya untuk Indonesia yang lebih maju. " Peringatan ini juga sebagai apresiasi bersejarah yang diadakan setiap 22 Desember. Hari ibu juga menjadi titik awal gerakan pemberdayaan dan perlindungan perempuan sesuai arahan Presiden agar perempuan Indonesia lebih berdaya guna menuju Indonesia Maju. Salah satunya mendorong penguatan karakter perempuan melalui kewirausahaan" jelasnya. Selain diisi dengan penampilan lagu dari anak-anak SMPN 1 Palembang, serta Praja Swarna Dwipa, acara peringatan tersebut juga diidi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah sosok wanita inspiratif. Tampak hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Agustina,  Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru, Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya, Walikota Palembang periode 1993-2003 H.Husni, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sumsel Fitriana dan sejumlah tamu undangan lainnya. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
HD Bantu Pembangunan Infrastruktur Muratara Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 167x

HD Bantu Pembangunan Infrastruktur Muratara

Musi Rawas Utara, sumselprov.go.id -- Perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru pada kemajuan kabupaten-kabupaten baru di Sumsel, memang tak perlu diragukan lagi. Untuk Kabupaten Muratara misalnya, Herman Deru melalui Bantuan Gubernur (Bangub) mengucurkan dana hingga Rp5,75 miliar. HD memberikan bantuan keuangan ke Kabupaten Muratara ini dalam rangka untuk Peningkatan/Perbaikan Infrastruktur. Perbaikan dan Peningkatan Jalan dilakukan di Pangkalan – Batas Jambi Kecamatan Rawas Ulu Rp5.750.000.000. Bantuan ini sebenarnya sudah dikabarkannya saat Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri hari jadi ke-6 Kabupaten Muratara pada bulan Juni yang lalu. Bantuan ini menjadi kado spesial darinya untuk percepatan pembangunan di Muratara. “Hari ini saya berikan bantuan langsung ke Muratara yang menginginkan infrastrukturnya diperbaiki. Bantuan sebesar Rp5,75 miliar dan supaya Pak Bupati segera mengatasi persoalan infrasturktur,” ujarnya, Selasa (17/12/2019). Seperti diketahui komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru menggenjot pembangunan infrastruktur di tahun 2019 hampir dipastikan terus berlanjut pada tahun 2020. Ia meyakini dengan infrastruktur dan konektivitas yang bagus, perlahan dapat menekan biaya hidup masyarakat Sumsel hingga mereka yang berada di pelosok-pelosok desa. Dampaknya tentu diharapkan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat dan bermuara pada penurunan angka kemiskinan yang masih di atas rata-rata nasional. “Bantuan ini saya harap dapat mempercepat pengembangan Kabupaten Muratara. Meski masih tergolong kabupaten baru, tapi beberapa prestasi kita lihat sudah mereka catatkan. Semoga bantuan ini semakin memudahkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Muratara, dan menjadikan kabupaten bisa bersaing dengan kabupaten lainnya di Sumsel,” jelasnya. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Tol Trans Sumatera Sudah Penuhi Standar Pelayanan Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 191x

Tol Trans Sumatera Sudah Penuhi Standar Pelayanan

Palembang, sumselprov.go.id -- Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Istiono meninjau kesiapan jalur libur akhir tahun di wilayah Sumatera. Dalam kunjungan ini, Istiono melihat standar jalan tol Trans Sumatera sudah memenuhi syarat baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan. "Sudah memenuhi syarat, antara lain standar jalannya, batas jalan, lampu penerangan, kita lihat sudah cukup memadai. Kemudian rest area sepanjang 360 km ini sebanyak 22, di jalur A dari Bakauheni-Palembang ini sebanyak 11, B Palembang-Bakauheni 11. Ini kondisinya memang di bawah 50 persen jadi, namun 70 persen bisa dioperasionalkan," kata Istiono dalam keteranganya, Selasa (17/12). Istiono menuturkan, pada rest area ini akan didirikan pos pelayanan dan pos pengamanan mulai dari Lampung sampai Palembang. Adapun ruas yang perlu diperhatikan bagi masyarakat yang ingin melintas di ruas tol Trans Sumatera yaitu dari Palembang menuju Mesuji mengingat jalan sepanjang 100 Km tersebut tak memiliki gerbang keluar. "Ini juga perlu menjadi perhatian kita karena masyarakat perlu siap-siap untuk mengisi BBM yang cukup, mengisi e-toll-nya dan lain-lain," katanya. Memasuki musim penghujan saat ini, mantan Kapolda Bangka Belitung ini menuturkan, tak ada ancaman fatal seperti jalan arteri. "Saya pikir di sini risikonya hanya tempatnya saja yang belum begitu rapi, petugas semua ada di sini untuk melakukan bantuan," ujarnya. Guna mengantisipasi kecelakaan dan tindak kejahatan, pihaknya akan melakukan patroli, terutama di ruas jalan Palembang sampai Mesuji Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Ekonomi Sumsel Lebih Tinggi Dari Nasional, Angka Kemiskinannya Juga Sumsel
19 Dec 2019 Dilihat 203x

Ekonomi Sumsel Lebih Tinggi Dari Nasional, Angka Kemiskinannya Juga

Palembang, sumselprov.go.id -- Pada proyeksi kedepan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkeinginan lebih mendorong penyaluran kredit pada usaha-usaha mikro, mengurangi tingkat pengangguran, mengurangi tingkat kemiskinan yang pada akhirnya peningkatan kesejahteraan melalui kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kepala OJK Kantor Regional 7 Sumatera Selatan (Sumsel), Panca Hadi Suryanto menyampaikan, saat ini penyaluran KUR di Sumsel cukup baik dan menjadi salah satu potensi untuk pengembangan usaha-usaha mikro di provinsi ini. "Untuk Sumsel ini cukup baik, karena penyaluran KUR disini mencapai target. Hal ini jadi peluang kita untuk terus memperluas akses keuangan daerah," sampainya disela-sela seminar kajian potensi ekonomi dan akses keuangan daerah (KPAKD) Provinsi Sumsel tahun 2019 di kantor OJK Regional 7 Sumsel, Senin (16/12/19). Saat ini, sambung Panca, untuk bank penyelenggara KUR saat ini ada 11, dalam evaluasi triwulan ketiga kemarin, ada bank yang melampaui target yang ditetapkan ada yang tidak melampaui target. Dimana, sektor yang paling besar pertanian, perkebunan dan perikanan. "Ada bank yang tidak melampaui target secara di Sumsel, tapi bukan berarti secara nasional tidak encapai target. Karena bisa saja capaian target terpenuhi dari daerah lain," terangnya. Panca mengungkapkan, total KUR yang telah disalurkan 3,181 Triliun, dengan rincian KUR Mikro 1,370 Triliun, KUR kecil atau retail 1,806 Triliun dan sedikit KUR TKI 4,39 Miliar hanya BRI. "Untuk KUR cuku baik dan NPL nya bagus 0,15% dan ini sangat kecil untuk KUR Mikro," ulasnya. Sementara itu, anggota KPAKD, Dr Azwardi, SE MSi, mengtakan, saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel lebih tinggi dibanding nasional. Dimana, nasional 5,17% dan Sumsel 6,34%. Hanya saja, pada kondisi yang dilematis, ternyata tingkat kemiskinan di provinsi ini, lebih tinggi dibanding nasional, yakni 12,8% berbanding 9,6%. "Kondisi yang dilematis antara pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan," ungkapnya. Saat ini upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, dengan terus mendorong perekonomian yang berbasis ekonomi kerakyatan, yakni sektor pertanian. Dimana, dari sekitar 8 juta jiwa masyarakat di Provinsi ini, masyarakat yang bekerja di sektor pertanian ada sekitar 5 juta jiwa.Artinya, lebih dari 50% masyarakat Sumsel bergerak di sektor pertanian. "Dari 8 juta jiwa, sekitar 1,3 juta jiwa dikalikan dua anak dan satu istri, maka lebih kurang 5 juta jiwa masyarakat kita bergerak di sektor pertanian. Artinya sektor inilah yang harus kita dorong untuk mengurangi angka kemiskinan yang berbanding terbalik dengan angka pertumbuhan ekonomi," ulasnya. Dalam empat tahun terakhir, nilai tukar petani yang diterima, lebih rendah dari barang-barang konsumsi yang harus dibeli para petani. Hal itu berakibat pada daya beli yang menurun, sehingga berdampak pada angka kemiskinan. "Ini jadi informasi dan potret bagi Pemerintah terutama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkat untuk lebih giat lagi mendorong sektor pertanian," bebernya. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.