Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Herman Deru Respon Cepat Atasi Jembatan Putus Akibat Banjir Sumsel
30 Dec 2019 Dilihat 323x

Gubernur Herman Deru Respon Cepat Atasi Jembatan Putus Akibat Banjir

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru langsung respon cepat atasi Jembatan Mulak Ulu yang putus akibat banjir yang menghubungkan jalan lintas Kab Lahat dengan Jalan lintas Muara Enim, pada Minggu (29/12) sore. Respon cepat dilakukan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru agar masyarakat tidak terisolir, melalui Dinas PUBM sudah menyiapkan sejumlah langkah-langkah penanganan sementara salah satunya berkoordinasi dengan Kementerian BBPJN-5 Kementerian PUPR untuk pinjam pakai jembatan bailey. Jembatan bailey sendiri merupakan jembatan rangka baja yang umumnya digunakan sebagai jembatan darurat yang bersifat sementara. Dengan jembatan ini diharapkan warga tidak terisolir sampai perbaikan jembatan dilakukan. Tak hanya berkoordinasi meminjam jembatan bailey, Gubernur Herman Deru melalui Kepala Dinas PU BM Sumsel, Darma Budhi mengaku sudah melakukan Pemasangan rambu-rambu peringatan di beberapa titik rawan.   " Ya kita sudah siapkan langkah-langkah antisipasi penanganan Jembatan Ayek Mulak ( ruas provinsi) yang putus akibat banjir. Seperti memasang rambu-rambu peringatan, pernyataan bencana dari kepala daerah setempat, melakukan koordinasi pinjam pakai jembatan bailey pada BBPJN-5 Kemen PUPR," jelasnya. Lebih jauh dikatakannya alternatif penggunaan jembatan bailey pada zikon ini akan dikoordinasikan di BBPJN-5.   " Kita sudah kontak juga dengan Kepala BBPJN untuk mohon peminjaman Jembatan darurat. Dan saat ini Kepala UPTD Lahat sudah di lokasi dan Kepala Bidang Jembatan sedang menuju ke lokasi," ujarnya. Putusnya jembatan diduga disebabkan air sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur dari malam hingga pagi. Tak hanya itu sejumlah rumah warga desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai juga dikabarkan ikut hanyut terbawa arus yang sangat deras. Akibat putusnya jembatan ini sejumlah desa terisolir dan tidak bisa ke lahat, seperti desa Lesung Batu, desa Airpuar, Pajar bulan, Mengkenang dan Lawang agung. MC Diskominfo Prov Sumsel/TM

Baca Detail
Malam Tahun Baru, LRT Sumsel Akan Beroperasi Hingga Tengah Malam Sumsel
30 Dec 2019 Dilihat 275x

Malam Tahun Baru, LRT Sumsel Akan Beroperasi Hingga Tengah Malam

Palembang, sumselprov.go.id -- Pada 31 Desember 2019 atau malam pergantian tahun 2020, LRT Sumsel akan beroperasi sampai tengah malam. Pengoperasian LRT Sumsel ini bertujuan untuk memberikan layanan bertransportasi yang nyaman bagi masyarakat saat merayakan pergantian tahun. Manager Humas Divisi Regoinal III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan, pada malam pergantian tahun 2020 LRT akan menambah jam operasional sampai pukul 23.23 WIB. Dijelaskan, LRT akan ditambah 20 perjalanan dengan rincian 10 perjalanan DJKA-Bandara dan 10 perjalanan Bandara-DJKA, sehingga total terdapat 108 perjalanan. “Kita berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan LRT Sumsel pada malam pergantian tahun, sehingga dapat merayakan peralihan tahun dengan terbebas dari kemacetan,” harap Aida Sabtu (28/12) seperti dikutif dari Sumeks.co.id Aida juga menghimbau agar memastikan jadwal keberangkatan LRT agar tidak tertinggal perjalanan LRT. Dijelaskan Aida, untuk perjalanan LRT terakhir tujuan Bandara dari Stasiun DJKA pukul 21.41 WIB, Jakabaring pukul 21.43 WIB, Ampera pukul 21.51 WIB, Bumi Sriwijaya pukul 22.00 WIB, Bandara pukul 22.30 WIB. Sedangkan, tujuan DJKA dari Stasiun Bandara pukul 22.35 WIB, Bumi Sriwijaya pukul 23.03 WIB, Ampera pukul 23.11 WIB, Jakabaring pukul 23.21 WIB dan DJKA pukul 23.23 WIB. Untuk memberikan pelayanan kepada penumpang dan meningkatkan keamanan di stasiun LRT yang berdekatan dengan pusat berkumpulnya masyarakat Palembang saat pergantian tahun baru, seperti Stasiun Ampera, Stasiun Jakabaring, Stasiun Bumi Sriwijaya. “LRT Sumsel juga telah menyiapkan petugas posko dari unsur internal KAI didukung Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, Dinas Perhubungan, dan Polri,” lanjut dia. Pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020 dari 19 Desember-27 Desember LRT Sumsel telah mengangkut 123.187 atau naik 176 persen dibandingkan angkutan Nataru 2018/2019. Seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi, LRT Sumsel siap menjadi pilihan transportasi publik bagi masyarakat. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
HD: Antisipasi Gangguan Binatang Buas Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Penanggulangan Gangguan Binatang Buas Sumsel
29 Dec 2019 Dilihat 238x

HD: Antisipasi Gangguan Binatang Buas Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Penanggulangan Gangguan Binatang Buas

Palembang, sumselprov.go.id – Sebagai kepedulian yang tinggi terhadap keresahan masyarakat khususnya di Kabupaten Lahat yang akhir-akhir ini mengalami gangguan binatang buas Harimau, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kehutanan Prov.Sumsel membentuk Tim Satgas yang merupakan hasil kesepakatan rapat pembahasan untuk mengantisipasi gangguan Hariamau yang dilaksanakan Pemkab Lahat tanggal 23 Desember 2019 yang lalu. Dijelaskan Gubernur Sumsel H.Herman Deru melalui Kadis Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan Pandji Tjajanto, reaksi cepat yang  dilakukan Tim Satgas yang terdiri dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Wilayah II Lahat Kementerian LHK, Dishut Prov. Sumsel (UPTD KPH Semendo), berkoordinasi dengan Camat Semende Darat Laut, Kades Muara Dua dan masyarakat adalah dengan memasang box trap dan camera trap untuk memantau keberadaan Harimau di wilayah Semendo, Muara Enim. Jumlah box trap yang sudah dipasang sebanyak 1 unit dan camera trap 8 unit. Rencana kedepan untuk camera trap akan ditambah sebanyak 55 unit yang merupakan bantuan beberapa NGO yaitu FHK 30 unit, WCS 20 unit dan ZSL 5 unit. Selain itu juga Tim Satgas telah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat dengan melibatkan Koramil, Polsek, Camat Mulak Ulu, dan para Kades se Kecamatan Mulak Ulu. Terkait dengan hal tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyambut baik reaksi cepat Tim Satgas dan upaya yang telah dilakukan. HD yang terus concern dan peduli terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat juga telah menyampaikan arahan dan pesannya kepada masyarakat saat Rakor beberapa waktu lalu di Pagar Alam agar selalu menjaga kelestarian lingkungan dan tidak mengganggu habitat Harimau Sumatera. Hingga saat ini beliau terus memantau perkembangan Tim Satgas yang terus bekerja di lapangan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber Tim Medsos Diskominfo Prov.SS

Baca Detail
Sumsel Bakal Gelar Lagi Festival  Buah dan Pertanian Unggulan, Catat diSini Lokasinya Sumsel
29 Dec 2019 Dilihat 490x

Sumsel Bakal Gelar Lagi Festival Buah dan Pertanian Unggulan, Catat diSini Lokasinya

Palembang, sumselprov.go.id – Dewan Pengurus Daerah Sumatera Selatan Himpunan Alumni IPB bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mempersembahkan Festival Buah dan Pertanian Unggulan dengan rangkaian acara menarik buat kamu yang ada di Sumsel khususnya Kota Palembang. Ada kegiatan pameran dan lomba buah unggulan, Talkshow, Temu Bisnis, Senam sehat bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dan berbagai lomba yang diperuntukkan untuk umum. Kegiatan akan dilaksanakan dari Tanggal 10-12 Januari 2020 di Griya Agung Demang Lebar Daun Palembang. Siapapun. Boleh datang tanpa terkecuali. Tiket masuk Gratis dan yang tak kalah menariknya akan ada puluhan doorprize yang akan diundi setiap harinya. Nah khusus kamu penggemar Durian, setiap hari tanggal 10-12 Januari 2020  mulai pukul 08.00 WIB  kamu dapat makan durian sepuasnya ! dengan hanya membayar Rp. 50.000,- saja. sesuatu yang amat menarik kan? Kemudian di hari terakhir, Minggu Tanggal 12 Januari 2020, kegiatan akan dimulai dengan senam bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dimulai Pkl. 06.00 WIB. Puluhan doorprize menarik menanti. Dan untuk adik-adik yang duduk di bangku TK dan SD kelas 1-3 Pkl. 08.00 WIB ada lomba mewarnai bersama Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru dengan total hadiah Rp. 2.5 juta dan setiap peserta akan mendapatkan produk dari Faber Castell dengan hanya membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 35 ribu saja. Khusus pendaftaran lomba mewarnai bisa ke 212 Mart Muhajirin Demang atau langsung ke panitia di nomor Hp 0852 1291 1286 (Ambar) Ayo ikut jangan sampai ketinggalan, ajak teman dan keluarga! MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Ajak Cucu, Herman Deru Safari Jumat ke Masjid Nurul Jaddid Sumsel
28 Dec 2019 Dilihat 259x

Ajak Cucu, Herman Deru Safari Jumat ke Masjid Nurul Jaddid

PALEMBANG Sumselprov.go.id– Ada yang berbeda dengan safari jumat Gubernut H. Herman Deru di Masjid Jumat di Masjid Nurul Jaddid jalan Perintis Kemerdekaan Lama Palembang, Jumat (27/12). Jika bisanya mengenakan  busana muslim  berupa baju koko warna putih. Namun untuk kali ini Herman Deru mengenakan baju muslim adat melayu yakni baju kurung, peci hitam, celana hitam panjang  lengkap dengan kain sarung yang  dililitkan di pinggang. Selain itu Herman Deru juga hadir bersama menantu dr Saymsudin dan cucu pertamanya Danis. Dalam sambutan silaturahminya dengan warga yang ada di Lorong Prodexim usai mengelar sholat jumat berjemaah. Bapak tahfidz Sumsel ini menegaskan, dirinya sengaja  mengenakan busana adat melayu sebagai bentuk tanggung jawab dan kebanggan sebagai warga melayu. Terlebih dirinya merupakan sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia  di  Indonesia yang  salah satu tugasnya adalah menjaga dan melestarikan akar budaya Islam di Indonesia tak terkecuali di Provinsi Sumsel. “24 Provinsi di Indonesia ini mayoritas Melayu. Di Sumsel sendiri hampir seluruhnya berbudaya melayu dan mayoritas penganut Islam. Khusus dibidang keagamaan, sekali-sekali saya pakai baju melayu,"katanya. Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, safari jumat yang digelarnya merupakan salah satu cara untuk mengeratkan tali silaturahmi dengan  kalangan ulama dan umat. Sekaligus mencari masukan   yang menjadi keluh kesah  masyarakat . “Pertemuan seperti ini merupakan salahsatu cara kita bersilaturahmi. Sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, sebab  sebagi gubernur saya harus tau secara langsung tidak hannya lewat laporan,” tambahnya. Terkait dengan kondisi cuaca saat ini, Herman Deru mengajak seluruh warga Kota Palembang untuk sinergi dengan pemerintah Kota dan Pemprov dalam menanggulangi dampak yang akan timbul  yakni banjir. “Kita harus sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemkot, warga juga harus ikut andil caranya bagaimana? Dengan tidak membuang sampah sembarangan misalnya,” imbuhnya. Dirinya menambahkan, sebagai  Gubernur dirinya tidak tutup  mata dengan kondisi Kabupaten/Kota jika ada daerah yang kesulitan dalam pendanaan, Pemprov siap membantu. Dia mencotohkan  Kota Palembang selama ini kesulitan dalam perbaikan jalan, Pemprov langsung mengakomodir dengan menggelontorkan dana  Rp 89 Miliyar untuk perbaikan jalan. “Sekarang jalan gandus, talang jambe  dan lainnya sudah bagus. Begitu juga dengan masalah untuk mengatasi banjir, jika Pemkot  kesulitan kita siap turun tangan membantu,” tandasnya Sementara itu KH Amiruddin Nahrawi alias Cak Amir selaku  Ketua Pengurus  Masjid Nurul Jaddid dalam laporannya  menyebutkan masjid tersebut sebelumnya mushola yang ditingkatkan statusnya menjadi masjid. Salah satu  donatornya adalah H. Herman Deru yang saat itu masih menjadi seorang pengusaha. “Masjid ini dulunya mushola, alhamdulilah pak Herman Deru  diberikan kesempatan lagi sholat di sini. Dulu donaturna beliau inilah saat masih menjadi pengusaha. Kita doakan semoga beliau istikomah dan bisa menjalankan tugasnya sebagai gubernur dengan baik,”  imbuhnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS

Baca Detail
Gubernur Sumsel Berikan Bantuan 17 Kendaraan Roda Dua Untuk Satpol PP Kabupaten/Kota Sumsel
28 Dec 2019 Dilihat 122x

Gubernur Sumsel Berikan Bantuan 17 Kendaraan Roda Dua Untuk Satpol PP Kabupaten/Kota

Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyerahkan bantuan 17 kendaraan roda dua untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten/Kota se-Sumsel sebagai sarana untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat dan untuk menjalankan tugas kedinasan dalam mewujudkan ketertiban umum di masyarakat.   Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten /Kota di Graha Bina Praja, Jumat (27/12/2019). “Ini sebagai pemantik semangat dan memotivasi SatPol PP agar terus berprestasi. Di tahun 2020, Saya akan tambah 5 kendaraan operasional untuk Satpol PP Kabupaten/Kota berprestasi, juga saya instruksikan agar memfasilitasi pengaktifan kembali penggunaan alat musik seperti Drum Band di Pol PP, namun hal ini juga diiringi dengan pelatihan-pelatihan,” katanya. Selain itu, Ia akan membentuk Pergub untuk meningkatkan kewibawaan Satpol PP sebagai koordinator ASN yang akan memberikan pembinaan kepada ASN, menegakkan Perda/Perkada bersama TNI, Polri dalam menjalankan ketertiban umum, dimulai dengan perbaikan uniform, yaitu keseragaman warna seragam, papan nama, letak emblem, sepatu, kelengkapan komandan seperti tongkat dan  atribut lainnya. Oleh karena itu, Herman Deru ingin agar Bupati dan Walikota se-Sumsel untuk proses rekrutmen Satpol PP tidak hanya melihat barometer fisik tapi juga Intelektual.   Selain itu, Satpol PP juga harus berperan dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 yaitu sosialisasi pelaksanaan pilkada, pembentukan KPU, Bawaslu dan menertibkan penggunaan baliho yang sesuai aturan. Sementara itu Kasat Pol PP Prov Sumsel, H. Aris Saputra mengatakan kegiatan ini dilakukan agar tercipta sinergi dan koordinasi dalam penyelenggaraan program Pemda khususnya Satpol PP se-Sumsel. Bantuan ini pertama kali dilakukan di Indonesia yaitu di Sumsel. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Akhmad Najib, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM., Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM, Kadiknas Prov Sumsel Reza Pahlevi, dan Kasatpol PP se-Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor BPBD Sumsel Gelar Rakoor Terpadu Sumsel
28 Dec 2019 Dilihat 250x

Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor BPBD Sumsel Gelar Rakoor Terpadu

Palembang, sumselprov.go.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan H. Iriansyah, SKM., M.Kes menggelar sekaligus memimpin Rapat Koordinasi Banjir dan Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Rapat digelar di Ruang Rapat Kantor BPBD Prov. Sumsel, Kamis (26/12/2019). Dalam sambutan pembukaannya Kepala BPBD Prov.Sumsel H.Iriansyah, SKM., M.Kes menyampaikan tujuan diselenggarakan rapat koordinasi seperti ini adalah merupakan suatu kegiatan koordinasi, antisipasi dan upaya peningkatan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim yang terjadi setelah selesainya musim kering. Ditambahkan Iriansyah, saat sekarang ini mulai masuk musim penghujan yang cenderung mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Perlunya rapat koordinasi banjir dan longsor ditingkat kabupaten/kota. Harapannya setelah mengetahui prediksi cuaca dari BMKG, Kabupaten/Kota segera menetapkan Status Siaga Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2019/2020, baik secara  personil peralatan dan seluruh kekuatan yang ada. Dalam rapat yang sama BMKG Staklim Kelas I Palembang memprediksi pada dasarian II Desember 2019 ini, pada umumnya wilayah Sumatera Selatan mengalami peningkatan curah hujan. Angin Munson Asia sudah aktif dan diperkirakan akan terus menguat hingga Bulan Januari 2020. Seiring penguatan Angin Munson Asia tersebut diperkirakan sampai akhir Maret 2020. Elnino diperkirakan Netral hingga Lemah hingga Maret 2020. MJO diperkirakan tidak aktif hingga akhir Desember 2019sehingga potensi peningkatan curah hujan di Wilayah Indonesia saat musim hujan. Waspada terhadap potensi Angin Kencang yang terjadi saat hujan. Peringatan yang disampaikan, “Waspada terhadap Potensi Kebencanaan Hidrometeorologi Wilayah Sumsel saat Puncak Musim Hujan yang diperkirakan pada akhir Jnauari, Februari, hingga Maret 2020. Musim hujan Wilayah Sumatera Selatan 19/20 diperkirakan akan berlangsung hingga April-Mei Dasarian I Tahun 2020 dengan sifat hujan Normal diwilayah Sumsel Bagian tengah ke timur dan di atas Normal untuk Wilayah Sumsel Bagian Barat”. Badan Ketahanan Pangan menyampaikan dalam rangka menghadapi banjir dan tanah longsor, pemerintah provinsi dan Kab/Kota yang telah memiliki cadang pangan berupa beras 450,468  ton dan gabah berjumlah 324,000 ton disediakan oleh APBD Provinsi maupun Kabupaten. Untuk di Provinsi Sumatera Selatan memiliki 33,78 ton. Untuk Kab Muara Enim berjumlah 68 ton, Kab. Banyuasin berjumlah 260 ton gabah, Kab. MUBA Berjumlah 29 ton, Kab. Musi Rawas berjumlah 83 ton beras dan 25 ton gabah, Kab. Lahat berjumlah 6,985 ton, kab. OKI berjumlah 50 ton, Kab OI berjumlah 20 ton beras dan 5 ton gabah, Kab OKUT berjumlah 14 ton gabah, Kab Empat Lawang berjumlah 13,9 ton, Pali berjumlah 20 ton, OKU berjumlah 19 ton. Kab OKUS dan Muratara belum ada. Kemudian Pagar Alam 8,5 Ton, Kota Palembang 35 ton beras, Lubuk Linggau 19,8 ton, Prabumulih 22,5 ton jadi total 450,468 ton. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel menyampaikan surat dari Kemenkes untuk menyiagakan obat-obat di Puskesmas dan surat ny sudah disebar di Kab/Kota. Kendala dalam meninjau lokasi banjir yaitu kurangnya perahu karet dan tenda. Mohon bantuan untuk BPBD Kab/Kota apabila terjadi bencana banjir untuk mendirikan Pos Pengobatan di Setiap Posko/Pukesmas. Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII menyampaikan terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi banjir dan tanah longsor maka beberapa sarpras yang kami siapkan yaitu: 1) kendaraan operasional sebanyak 1 unit 2) Pompa Banjir sebanyak 2 unit 3) Tenda sebanyak 2 unit 4) Pelampung sebanyak 100 unit 5) Tandu 21 unit 6) Mesin Speedboat 2 unit 7) Perahu Karet 4 unit 8) Dump Truck 1 unit 9) Ekskavator standar 1 unit. Untuk longsor kami menyiapkan bronjong sebanyak 3700 lembar dan karung sebanyak 7900 lembar. Personil yang kami siapsiagakan di seluruh wilayah Sumsel sebanyak 33 personil. SAR Palembang menyampaikan dalam kesiapsiagaan bansor mempunyai personil sebanyak 60 yang tersebar di wilayah Banyuasin, dan Ogan ilir dan Mobil Truk Fuso berjumlah 3 unit. Untuk di wilayah Pagar Alam dan Musi Rawas sudah mempunyai truk dan pleton serta personil yang siap untuk dikerahkan. Polairud Polda Sumsel menyampaikan untuk kesiapan personil Polairud mengikuti pelatihan SAR di wilayah pengairan untuk mengecek kesiapan personil dan sarpras yang kami miliki. Peralatan yang kami siapkan yaitu 5 perahu karet, 3 kapal, dan personil berjumlah 30 orang. Kendalanya: kurangnya logistik untuk melaksanakan kegiatan tersebut, untuk lebih efektif koordinasi dan komunikasi melalui BPBD agar cepat dan dapat mengesampingkan formalitas khusus. Polairud mempunyai Satuan Anggota di Wilayah Palembang, OKI, MUBA, dan Banyuasin serta dilengkapi adanya kapal. Biro Operasi Polda menyampaikan kesiapan Polda Sumsel dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor kami sudah membuat SOP menghadapi banjir dan tanah longsor. Adapun sarpras yang ada yaitu Mobil Rescue berjumlah 3 unit, Mobil Dapur Lapangan berjumlah 1 unit, dan perahu karet yang bisa digunakan di dalam kota berjumlah 7 unit. Korem 044 GAPO menyampaikan rencana kontijensi pelaksanaan penanggulangan khususnya banjir dan tanah longsor diwilayah kabupaten sudah disiapkan dan perlunya kerjasama dari seluruh pihak. Personil Yonif berjumlah 1000 orang siap membantu kesiapan dalam menghadapi banjir dan tanah longsor. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) menyampaikan rencana tahun 2020 untuk membuat kolam resensi untuk mengurangi genangan air. Penambahan 10.000 meter untuk banjir. Kami berfokus pada pengerjaan genangan di JL. Kol. H. Burlian bekerjasma dengan Balai Besar. Dalam hal ini pemprov sudah dibagi tugas untuk pengadaan lahan. sementara normalisasi sungai di beberapa kabupaten yaitu Ogan Ilir di Kec. Rantau Panjang, dan Muara Kuang. Kab. Banyuasin, Kab. Muara enim di Gelumbang, dan OKUT di kec. Belitang Mulya. Dinas Sosial menyampaikan logistik beras reguler tersisa 200 kg. Untuk kabupaten/kota ada aturan dimana harus ada pernyataan darurat dari Bupati biasanya dinas sosial sudah paham berjumlah 100 ton. Suplai untuk logistik tahun ini menurun dari tahun sebelumnya dan sudah di distribusikan ke kabupaten/kota. Kegiatan untuk tahun depan kami ada program 100 sekolah namanya TAGANA masuk sekolah untuk pengurangan resiko bencana targetnya ada 100 sekolah dan akan dibagi di beberapa kabupaten/kota. BPBD Kab. PALI menyampaikan kabupaten Pali termasuk kabupaten rawan banjir terutama di daerah Abab ada 10 desa, Penukal Utara dan daerah Talang Ubi. Tanggal 9 Desember sudah menyatakan Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor dan SK Tim untuk Penanggulangan bencana tersebut. Peralatan yang dimiliki cukup memadai. BPBD Kab. Lahat menyampaikan SK Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor masih dalam proses. Harapannya seluruh satgas menyiagakan untuk standy. Perusahaan perkebunan mengerahkan alat yang  bisa dipakai untuk longsor. BPBD Kab. OKUT menyampaikan jembatan penghubung putus sudah dilakukan normalisasi sungai. Musim hujan menyebabkan jembatan tersebut roboh dan terputus jalur poros dan utama. Kendala dibuatkan jembatan darurat untuk kendaraan berat tidak bisa dilalui. Kesiapan bencana banjir dan tanah longsor masih dalam proses. Rapat koordinasi ditutup oleh Kepala BPBD Prov.Sumsel dengan kesimpulan rapat disarankan BPBD Kabupaten segera menetapkan SK Status Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2019/2020 dan mulai siaga membuat posko serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai, diminta juga melakukan Rapat Koordinasi di Tingkat Kabupaten serta berkoordinasi dengan Stakeholder terkait dan menyiapkan SDM Peralatan dalam kesiapan menghadapi Bencana Banjir dan Tanah Longsor di setiap Posko. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber Foto Arif/BPBD SS

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Lantik Pengurus Adat Sumsel Agar Adat Budaya Tetap Lestari Sumsel
27 Dec 2019 Dilihat 215x

Gubernur Herman Deru Lantik Pengurus Adat Sumsel Agar Adat Budaya Tetap Lestari

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengukuhkan Ketua pengurus pembina adat Sumsel periode 2019-2024 Albar Sentosa Subari serta pengurus lain di Griya Agung, Jumat, (27/12/2019). Pelantikan ini dilakukan dalam rangka untuk mengembangkan dan melestarikan adat budaya yang ada di Sumsel agar tidak tergerus oleh budaya modern seperti yang telah dicetuskan olehnya dalam berbagai kesempatan. "Saya bahagia sekali karena apa yang saya cetuskan hari ini terealisasi. Ada pergeseran pemikiran beberapa tahun belakangan yang membuat saya sebagai Gubernur khawatir apabila tidak dibuat benteng, terbentuknya pengurus pembina adat adalah salah satu solusi agar anak cucu kita tetap tahu adat budaya dan  bahasa asli Sumsel," katanya. Ditambahkannya, adat budaya merupakan suatu benteng jati diri untuk menghindari pengaruh budaya luar begitu derasnya yang sangat mempengaruhi para generasi penerus sehingga norma adat istiadat maupun tatanan yang selama ini di masyarakat kita akan tergeser. Maka untuk itu sangat diperlukan sumbangsih dan pemikiran dari para pengurus maupun anggota untuk menuntun serta membentengi generasi penerus agar adat budaya tetap lestari.   "Kemajemukan dan keanekaragaman Sumsel adalah aset yang tidak ternilai. ini harus menjadi perhatian kita, ini tidak bisa tergantung dengan satu pihak tapi bersama, tugas pengurus adalah melakukan restruktur organisasi dari tingkat kecamatan hingga desa. Berikan pembinaan dan gali budaya ini dari bahasa dan pakaian asli," katanya.  Dijelaskannya bahwa Sumsel adalah salah satu Provinsi yang memiliki adat melayu dimana dari 34 Provinsi di Indonesia ada 24 Provinsi di Indonesia yang memiliki adat melayu. Untuk mendukung kinerja organisasi ini, Herman Deru juga akan memberikan kendaraan operasional serta kantor sekretariat. Dan menunjuk Bank Sumsel Babel sebagai CSR yang akan mendukung berjalannya urusan kegiatan organisasi ini agar berlangsung dengan baik. "Keaslian budaya yang ada jangan sampai hilang karena ini adalah kebanggaan orang Sumsel. Saya sengaja melantik sebelum tutup tahun agar tahun depan organisasi ini sudah dapat bergerak. Aku ingin di 2020 ada gerakan yang masif. Ini adalah perwujudan keakraban kita," tutupnya. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, dan Kadis Budpar Prov Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Herman Deru Minta IKB MANKU Tidak Jadi Organisasi Ekslusif Sumsel
27 Dec 2019 Dilihat 172x

Herman Deru Minta IKB MANKU Tidak Jadi Organisasi Ekslusif

  Palembang Sumselprov.go.id - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berharap Pengurus Ikatan Keluarga Bersatu (IKB) Mandayun Komering Ulu Timur (MANKU), usai dilantik tetap mempunyai tekat yang sama yakni mempertahankan kearifan lokal Mulai dari bahasa yang digunakan, pemberian gelar serta budaya yang tetap dipertahankan. “Saya menjadi salah satu pembinanya, untuk dapat lebih mengikat silaturahmi ini.  Pertahankan adat dan budaya, jadi organisasi  ini jangan ada kesenjangan,” ungkapnya  saat menerima audensi  Pengurus Ikatan Keluarga Bersatu (IKB) Mandayun Komering Ulu Timur (MANKU) di Griya Agung Palembang, Kamis (26/12). Menurutnya, meskipun saat ini sudah memasuki era digitalisasi dan modernisasi, Pengurus IKB MANKU tetap menjadi organisasi yang tidak memiliki kesenjangan baik antar pengurus maupun dengan masyarakat lainnya.  “Artinya bukan kita ingin menjadikan organisasi ini kelompok ekslusif, bahwa komering ini 51 desa inilah kekuatannya ada yang paling fundamental yakni sama watak, watak sportif dan ekspresif tidak pernah diubah. Kita ini terkenal dengan warak keras namun berhati lembut,” tambahnya. Berkaitan dengan pelantikan pengurus IKB MANKU Masa Bhakti 2020-2024 yang akan berlangsung Februari mendatang, Herman Deru mengucapkan selamat atas terbentuknya pengurusan organisasi ini,  sebab dikatakannya tidaklah mudah untk menentukan kepengurusan. “Jangan sampai merendahkan apa yang sudah dipertahankan, Selamat atas sudah terbentuknya pengurusan ini, karena ini tidak  gampang menentukan kepengurusan organisasi,” pungkasnya. MC Diskominfo Pumsel/FS

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.