Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Solusi Cepat Wagub Sumsel Perbaiki Ruang Belajar Madrasah Jam'iyah Islamiyah
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menerima audiensi pengurus Yayasan Pendidikan Madrasah Jam'iyah Islamiyah, Tanjung Pinang, Kec. Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka persoalan bangunan ruang kelas yang rusak berat dan adanya potensi bangunan roboh. Audiensi berlangsung di ruang tamu Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (15/5/2020). Dikesemptan ini, H. Mawardi Yahya menyampaikan rasa prihatin atas kondisi ruang kelas yang rusak tersebut. Pemerintah Provinsi Sumsel akan berupaya membantu perbaikkannya dengan mencarikan solusi untuk bantuan pendanaanya. “Ada satu hal yang perlu diketahui, jika ingin diperbaiki tahun ini menggunakan dana APBD Provinsi dirasakan tidak dimungkinkan karena pengaggaran untuk tahun anggara 2020 sudah disahkan, tinggal pelaksanaan saja,” ungkap Mawardi Yahya kepada para pengurus Yayasan Pendidikan Madrasah Jam'iyah Islamiyah. Namun demikian, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel akan mengupayakan bantuan perbaikan ruang kelas tersebut melalui bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada di Sumsel. “Akan diupayakan, solusi mungkin bisa melalui bantuan dana CSR dari pihak swasta. Biasanya dibulan Juni dilakukan pembahasan dan hitung-hitungan tentang CSR ini bersama perusahaan yang ada di Sumsel,” ujarnya. Dia juga menyarankan agar proposal permohonan bantuan yang disiapkan pengurus Yayasan tetap diajukan agar dapat dimasukkan pada pengaggaran di tahun 2021 mendatang. “Silahkan tetap diajukan proposalnya untuk dimasukkan pada penganggaran tahun 2021 nanti. Kemudian ada beberapa koreksi dari proposal yang saya baca itu, silahkan segera diperbaikin,” kata Mawardi Yahya. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel H. Ahmad Najib yang ikut mendampingi Wakil Gubernur Sumsel pada audiensi itu juga menyarankan kepada pengurus yayasan agar mengajukan juga proposal kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel mengingat pembinaan setiap Madrasah dibawah Kanwil Kemenang. “Silahkan coba diajukan juga proposal ini ke Kanwil Kemenag Sumsel, nanti akan kita sampaikan juga ke kepala kanwilnya langsung terkait hal ini,” ujar Ahmad Najib. Sementara itu, Pembina Yayasan Pendidikan Madrasah Jam'iyah Islamiyah, Sukardi mengatakan bahwa Madrasah Jam'iyah Islamiyah talah berdiri sejak 1963 hingga sekarang meliputi Taman Pendididkan Al-Quran, Taman Kanak- kanak hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan jumlah murid mencapai 400 lebih siswa dan 87 guru. “Ada 2 lokal kelas belajar yang hampir roboh, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan apalagi jika melihat kondisi cuaca saat ini yang sering terjadi hujan. Kami khawatir akan roboh dan menggangu proses belajar mengajar. Untuk itu, kami dari pengurus yayasan memberanikan diri untuk melaporkan hal ini kepada bapak Wakil Gubernur dan mengharapkan bantuan untuk perbaikan ruang kelas tersebut,” ujar Sukardi saat audiensi. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Masyarakat Puji Gubernur Herman Deru Atas Komitmennya Bantu Kabupaten OKUS
OKU Selatan, sumselprov.go.id - Dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan Wagub Sumsel H. Mawardi Yahya (HD/MY) komitmen dengan program menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit di Sumatera Selatan. Hal tersebut dibuktikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dengan upaya memacu infrastruktur pembangunan jalan di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. Ini tak lepas dari keinginan HDMY untuk menurunkan angka kemiskinan dengan tujuan menghubungkan konektivitas dan demi lancanya transportasi antar kabupaten/kota sebagai trigger (pemantik/pemicu) tumbuhnya perekonomian sesuai visi misi “Sumsel Maju Untuk Semua” untuk menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit. Karena komitmennya itu mendapat respon positif dari berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali warga Kabupaten OKU Selatan. Respon positif tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo saat memberikan sambutan pada sidang paripurna istimewa HUT Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) ke-16, di Gedung DPRD, Selasa (14/1/2020). "Mewakili masyarakat OKU Selatan, saya berterimakasih sekali, berkat Pak Gubernur akses ke Muara Dua kini sudah sangat baik. Alhamdulillah perjalanan kami jadi singkat hanya dalam setahun. Sudah jauh berbeda sekali," tegas Popo Ali. Menurut Popo, hampir seluruh ruas jalan Bumi Serasan Seandanan memang masuk kewenangan provinsi. Sehingga mereka sangat bergantung dengan keberpihakan Pemprov untuk penyediaan akses jalan. Ia berharap keinginan masyarakat ini mendapat respon yang baik dari orang nomor satu di Sumsel tersebut. Mengingat bantuan provinsi sangat mereka harapkan agar memicu peningkatan mobilitas jalan maupun barang di daerah mereka. "Itu adalah keinginan rakyat OKUS. Ada perhatian lebih, karena yang kami andalkan adalah jalan provinsi. Sebab kalau mobilitas barang bagus harga logistik bisa lebih murah sehingga bisa meningkatkan perekonomian. Bahkan ini juga dapat membentuk daerah-daerah komersil baru," jelasnya. Terkait usianya yang ke-16 tahun, Popo mengatakan hendaknya dijadikan momen untuk mendapatkan energi baru. Karena usia 16 tahun merupakan usia yang sangat muda untuk sebuah daerah otonomi baru. "Kami sangat berterima kasih tanpa kehadiran Pak Gubernur hari ini tentu tidak akan istimewa. Di usia ini tentu kita belum mencapai puncak pembangunan artinya jalan masih panjang ke depan. Dan kita harus segera sejajar dengan daerah lain," jelasnya. Sementara itu Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan, HUT kabupaten/kota adalah hal penting bagi dirinya. Ia memilih tetap ke OKUS meski ada agenda tak kalah penting Jakarta. Herman Deru sangat mengapresiasi kinerja pembangunan OKUS yang sudah dilakukan Bupati dan wakil bupatinya. Termasuk soliditas hubungannya dengan DPRD Kabupaten OKUS. Mau diukur menggunakan parameter apapun HD mengakui bahwa kemajuan OKUS sangat pesat termasuk prestasi-prestasi yang sudah berhasil catatkannya. " Saya mengamati bukan hanya berdasarkan visual saja tapi berdasarkam data statiatik. Jadi setiap saya hadir ke ulang tahun saya sudah kantongi data statistiknya. Mulai dari kemajuan infrastruktur, inflasi, serta pertumbuhan ekonomi karena inilah alat menjadi alat utama menekan angka kemiskinan," jelasnya. Meski baru berusia 16 tahun, HD mengaku sangat bangga dengan perkembangan OKU Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Popo Ali Martopo, dan Wabup Solehien Abuasir. "Harus saya akui, OKU Selatan cepat mensejajarkan diri dengan kabupaten lain. Jadi bukan lagi menyusul tapi sudah sejajar. Dan Saya ingin semangat ini tetap terjaga. Semoga OKUS semakin maju dengan segala prestasinya," ujar Herman Deru. Pada kesempaten itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan Bantuan Penyaluran Kredit KUR Untuk para Petani dan UMKM di Kabupaten OKU Selatan sebesar 21 Milyar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKU Selatan, Selasa (14/01/2020). Selanjutnya usai menghadiri HUT Ke-16 Kab. OKU Selatan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan bantuan berupa 500 bibit unggul sebagai bentuk kepeduliannya untuk penghijauan taman kota yang berada di Kab. OKU Selatan. Bantuan 500 bibit unggul pohon alpukat ini ditujukan kepada kelompok tani yang berada di Kecamatan Sungai Are dengan harapan dapat mewujudkan hutan kota sebagai tempat edukasi bagi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Sumsel khususnya OKU Selatan. Turut Hadir Bupati OKU Selatan Popo Ali MB Commerce, Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Ketua TP-PKK Kab. OKU Selatan Isyana Lonetasari Popo dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Wagub Sumsel Pastikan Personil dan Peralatan Siap Siaga Tanggulangi Bencana
Palembang, sumselprov.go.id-Guna memastikan kesiapan penanggulangan bencana diwilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya memimpin langsung apel kesiapsiagaan personil dan peralatan penanggulangan bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (14/1/2020). Nampak dilokasi 1.000 orang personil gabungan hadir mengikuti apel terdiri dari 25 instansi terkait diantaranya TNI, POLRI, Taganan, Satpol PP, BPBD Sumsel, Kantor SAR Palembang, PMI Sumsel, danlainnya beserta peralatan lengkap digelar dihalaman Griya Agung. “Apel kesiapsiagaaan personil dan peralatan ini kita laksanakan sebagai bentuk kesiapan dimobilitas kewilayah rawan atau berpotensi terjadi bencana. Sehingga, kerugian harta benda dan jiwa akibat bencana dapat dihindari atau ditekan sekecil mungkin,” ungkap Mawardi Yahya saat memberikan arahan pada peserta apel. Mawardi Yahya menambahkan, pada akhir tahun 2019 sampai awal tahun 2020 ini terjadi bencana alam banjir bandang dan tanah longsor dibeberapa wilayah di Sumsel. Menurutnya, belum lama ini terjadi 3 kali kejadian bencana dan berdampak cukup besar diantaranya bencana banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang, Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat. Banjir Bandang yang terjadi meliputi 9 Kecamatan dan (5 Kecamatan ada di Kabupaten Lahat) serta meliputi 29 Desa. Kemudian, mengakibatkan 3 unit jembatan putus/roboh, 7 unit rumah hanyut, 8 unit rumah rusak berat, 45 unit rumah rusak ringan dan 166 rumah terendam banjir. “Melalui apel ini kita pastikan seluruh kesiapan personil dan peralatan. Ketika ada bencana baik siang hari ataupun malam dapat langsung bergerak cepat dimobilitas kelokasi bencana. Selain itu, kita lakukan juga koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah kabupaten/kota di setiap daerah di Sumatera Selatan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriyansyah mengatakan kegiatan apel tersebut diikuti 1.000 orang personil terdiri dari TNI, POLRI, Dinas dan Instansi stakeholder terkait lainnya di Provinsi Sumsel. Dijelaskannya, tujuan apel itu dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan serta mengoptimalkan peran, tugas dan tanggungjawab segenap instansi stakeholder terkait dalam penanggulangan banjir dan tanah longsor agar korban jiwa dan harta dapat diminimalisir. "Memperhatikan kondisi musim penghujan tahun 2020 di Sumsel dan adanya potensi banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah perlu dilakukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan personil dan peralatan untuk memudahkan mobilitas personil dan peralatan ke lokasi bencana atau daerah rawan bencana," terang Iriyansyah. "Kelancaran mobilitas personil dan peralatan sangat penting dalam melaksanakan bantuan pertolongan berupa penyelamatan dan evakuasi serta meminimalisir kerusalan sarana prasarana dan korban jiwa," lanjutnya. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Gubernur Herman Deru Berikan Bantuan 21 Milyar Untuk KUR Dan UMKM
OKU Selatan, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan(OKUS) Masa Persidangan II Tahun 2020 dalam rangka memperingati HUT Kab. OKU Selatan yang ke-XVI. Pada kesempaten itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan Bantuan Penyaluran Kredit KUR Untuk para Petani dan UMKM di Kabupaten OKU Selatan sebesar 21 Milyar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKU Selatan, Selasa (14/01/2020). Selain itu Herman Deru berharap agar Pemkab OKUS dapat selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Herman Deru juga mengapresiasi pembangunan dan kemajuan yang ada di Kabupaten OKUS sebagai kabupaten muda, yang menurutnya telah melebihi standar dari Kabupaten lainnya. “Saya berharap agar Bupati serta tokoh-tokoh inspiratif yang ada di OKUS dapat terus memantik semangat masyarakat dalam mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua, dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat” harap Gubernur Herman Deru. Oleh karena itu, Herman Deru memberikan bantuan pembangunan infrastruktur di Kabupaten/Kota di Sumsel termasuk OKUS, yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada penurukan angka kemiskinan. "Dengan segala keterbatasan yang ada, ternyata tidak menghalangi Kabupaten OKUS lebih sukses untuk melakukan pembangunan. Maka pertahankan hal ini dan belajarlah dari pengalaman, satu hal yang kita petik bahwa kegigihan atau kerja keras tidak akan pernah menghianati hasil," ungkapnya. Gubernur Herman Deru juga berpesan agar Pemkab OKUS dapat menjalankan Pemerintahan berdasarkan 3K, yaitu Kepatuhan, Kepatutan dan Kerukunan. Dimana Kepatuhan dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan perda yang berlaku. Kepatutan dilakukan sesuai dengan keadaan yang berlaku dan kerukunan yaitu menjaga kondusifitas keberagaman, kerukunan dan kebersamaan antar sesama. TurutHadir Bupati OKU Selatan Popo Ali MB Commerce, Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Ketua TP-PKK Kab. OKU Selatan Isyana Lonetasari Popo dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel. MC Diskominfo Prov Sumsel/TM
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Percepatan Pengembangan KEK TAA
Palembang, sumselprov.go.id-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) tepatnya di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dapat menjadi peluang besar untuk menarik investasi masuk ke Sumsel. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus menggaungkan investasi kawasan ini dan mendukung penuh percepatan pengembangan KEK TAA. Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya saat memimpin rapat pembahasan usulan pengembangan KEK TAA bersama pimpinan PT. Tri Patria Abadi selaku pengembang KEK TAA dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Senin (13/1/2020). Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, Pemprov Sumsel maupun Pemkab Banyuasin sangat mendukung agar KEK TAA dapat segera dikembangkan, baik itu perizinan maupun kesiapan infrastruktur yang ada. Sehingga tindak lanjut pada pembangunan selanjutnya juga dapat dilaksanakan dengan baik. "Prinsipnya kita mendorong, namun sebelum itu, kita harapkan ada kesepakatan yang mendetail mengenai hak, tanggung jawab, dan tugas masing-masing pihak yang terkait dalam KEK TAA ini. Sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam pembuatan kebijakan lanjutan dalam kewenangan pimpinan daerah," jelasnya. Kepada PT. Tri Patria Abadi yang ditunjuk sebagai pengembang KEK TAA, Wakil Gubbernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengharapkan dalam proses pembangunannya dapat melibatkan BUMD yang ada di daerah. “Dalam hal ini, sebagai pemilik lahan yaitu PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) dan PT Sei Sembilang,” tegasnya. Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setda Provinsi Sumsel, Yohannes H. Toruan mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut hasil pertemuan bersama Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus di Jakarta beberapa waktu lalu. Dijelaskannya, hasil pertemuan itu disetujui untuk membentuk konsorsium pengusul KEK TAA dan telah ditetapkan deadline dalam penyusunan master plan, AMDAL kawasan, studi kelayakan yaitu pada awal Tahun 2020 agar segera disampaikan usulannya pada Menko Perekonomian pada bulan Maret 2020. "Rapat kali ini diarahkan pada persiapan pengembangan TAA dalam hal investor, refinery, alat berat dan penyediaan infrastruktur," ujar Yohannes. Dilain kesempatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel, Megaria di Palembang mengatakan, Pemprov Sumsel akan mengajukan revisi rencana pembangunan KEK yang sebelumnya telah tertuang dalam PP Nomor 51 Tahun 2014 dikarenakan pemprov telah menyelesaikan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW), dan ke depan akan menyelesaikan AMDAL. Menurutnya, melalui upaya ini, pemprov optimistis investasi akan meningkat pada tahun 2020 atau melampaui capaian tahun 2019 lalu yakni sekitar Rp. 26 triliun. “Pada 2019, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi yakni berkisar 60 persen, sisanya 40 persen merupakan penanaman modal asing (PMA). Terdapat 461 proyek PMA dan 744 proyek PMDN di Sumsel. Optimisme kenaikan investasi di Sumsel karena semakin baiknya koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota mengenai peluang investasi,” terang Megaria. “Selain itu, BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) juga mengawal percepatan investasi di Sumsel, sehingga mempermudah pemprov untuk menarik investor. Kami juga bentuk tim satgas untuk mengawal masalah perizinan. Jadi, akan lebih mempermudah investor yang ingin tanam investasi di Sumsel,” lanjutnya. Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Sumsel
Pasca Banjir Lahat, Pemprov Sumsel Selalu Siap Berikan Bantuan
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel tidak tinggal diam dan akan terus berupaya membantu para korban banjir di Kabupaten Lahat, termasuk juga soal infrastruktur yang rusak akibat terjangan banjir “Pemprov Sumsel pasti akan membantu. Kita bantu para korban. Jika pengelolaannya di bawah kabupaten, ajukan saja saya pasti bantu dan itu tidak terbatas juga,” jelas Gubernur Herman Deru Pasca Musibah Banjir di Kabupaten Lahat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali memberikan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir di Kabupaten Lahat. Kali ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Satpol PP Prov Sumsel mengirimkan bantuan tenaga untuk pembersihan dan pembangunan kembali rumah yang hancur akibat musibah banjir di Kabupaten Lahat. Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui Kasat Pol PP Sumsel, H. Aris Saputra menjelaskan hadirnya bantuan dari pihak Pemprov Sumsel dan tenaga dari Satpol PP Sumsel, akan memberikan rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap apa yang dirasakan oleh masyarakat Lahat yang tertimpa musibah banjir. Kegiatan bantuan tenaga secara bergiliran ini akan terus laksanakan secara berkesinambungan dan sesuai dengan kondisi di lapangan serta kebutuhan yang ada. Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru telah melepas tim Satgas Peduli korban bencana banjir Kabupaten Lahat yang terdiri dari beberapa tim gabungan dari Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP dan memberikan bantuan logistik berupa beras, terpal, mie instan, pakaian, peralatan dapur, air minum kemasan serta bantuan lain di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (10/01/2020) yang lalu. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Ki Joko Siswanto Resmi Nahkodai Kagama Sumsel 2019-2024
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru yang diwakili oleh Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Keluarga (Pengda) Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Selatan periode 2019- 2024 dan penandatanganan MoU di Istana Gubernur Griya Agung Palembang, Sabtu (11/01/2020) malam. Pada kesempatan itu, Mawardi mengucapkan selamat atas kepengurusan Kagama Periode 2019-2024. Dia mengatakan, terbentuknya kepengurusan Kagama Sumsel diharapkan dapat memberikan warna baru dalam upaya mendukung pemerintah mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua. “Komunitas Gajah Mada ini diharapkan bisa mendukung cita-cita kami (Pemprov) untuk memajukan Sumsel. Yakinlah, tidak ada yang tidak bisa kita capai kita kita bersama-sama. Pemprov akan membuka diri untuk Kagama yang juga berkeinginan memajukan Sumsel,” kata Mawardi. Bersamaan dengan pelantikan Pengda, dilantik pula sebanyak 4 pengurus cabang (pengcab) dan pengurus komunitas Kagama di wilayah Sumsel yang akan berkerja pada masa bakti 2019- 2024. Sementara Ketua Kagama Sumsel terpilih Drs. H. Joko Siswanto yang juga Rektor Unversitas Taman Siswa Palembang yang dilantik oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Pusat Kagama, Anwar Sanusi dalam sambutannya menyamapiaka ucapan terima kasih atas amanah yang telah diberikan untuk memimpin Kagama Sumsel. Ia mengajak seluruh anggota Kagama untuk bekerjasama untuk membangun Sumsel. "Saya ucapkan terima kasih atas amanah ini, Mari kita bekerjasama, tantangan kedepan semakin berat. Ayo kerja kerja dan kerja," kata Joko dalam sambutan sesaat usai dilantik. Ia menegaskan Kagama Sumsel akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkat perekonomian bumi Sriwijaya. Terutama dibidang ekonomi kerakyatan berupa peternakan dan pertanian. Wakil Ketua Umum II Pengurus Pusat Kagama, Anwar Sanusi mengucapkan selamat atas pelantikan Pengda, pengcab dan pengurus komunitas Kagama di Sumsel. Kagama hadir untuk kembali mempertemukan para alumni yang sempat menimba ilmu di UGM. "Kagama ingin kembali membangkitkan ikatan emosional yang telah ada saat sama sama belajar di UGM. Kagama di Indonesia ada sekitar 400 ribu lebih, kita bersaudara dan dapat saling mengambil manfaat," katanya Dalam kesempatan itu, dilakukan juga penandatanganan MOU antara Pengda Kagama Sumsel dengan Gubernur Sumsel, Pujasuma Sumsel, PT.Tafina Abadi Sejahtera, dan PT. Buah Bumi Bersama. Turut hadir dalam pelantikan, Ketua Pujasuma Sumsel, Dr H Baryadi, Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet Sumosentono dan pejabat lainnya. Di akhir acara seluruh tamu undangan pun dihibur Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta dengan lakon " Semar Mbangun Kayangan Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Presiden Jokowi Bertolak ke Abu Dhabi, Bahas Investasi dan Jadi Pembicara Kunci
Jakarta, sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo pada hari ini, Minggu, 12 Januari 2020, bertolak menuju Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), guna melakukan kunjungan resmi. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.10 WIB dan direncanakan mendarat di Abu Dhabi International Airport. Di hari pertama kunjungannya ke Abu Dhabi ini, Presiden akan disambut dengan upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ). Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono yang turut serta dalam kunjungan ke PEA menyampaikan bahwa di Abu Dhabi, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan MBZ. “Pertemuan bilateral ini untuk menindaklanjuti hasil kunjungan MBZ ke Bogor pada 24 Juli 2019 yang lalu,” ucap Heru. Heru menambahkan, adapun isu yang akan dibahas Presiden dengan MBZ antara lain kerja sama ekonomi, khususnya investasi PEA di Indonesia. Sementara itu, di hari kedua, Senin 13 Januari 2020, Presiden dijadwalkan akan menyampaikan pidato kunci di Abu Dhabi Sustainability Week. “Di Abu Dhabi Sustainability Week, Presiden akan menyampaikan model pembangunan _green but bright economic development_. Presiden juga akan mengenalkan sebuah paradigma baru dari ketahanan energi menjadi energi yang berkelanjutan, _from energy security to sustainable energy,” kata Heru. Heru mengatakan bahwa Presiden dan rombongan akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 13 Januari 2020 siang hari dan tiba kembali di Jakarta pada tengah malam. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Abu Dhabi antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto. Selain itu turut pula Komandan Paspamres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berada di Abu Dhabi untuk mempersiapkan kedatangan Presiden. Media Center Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Sumsel
Nostalgia di OKUT, Herman Deru Wayangan dengan Kagama
PALEMBANG Sumselprov.go.id- Usai melakukan Rapat Koordinasi Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit Bagi Provinsi Penghasil Kelapa Sawit di Provinsi Riau, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru langsung bertolak kembali ke Palembang guna menghadiri Pagelaran Seni Budaya Nusantara Wayang Kulit yang diprakarsai Pemprov Sumsel, Komunitas Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) dan Putra Jawa Sumatera (Pujasuma) di Pendopo Griya Agung Palembang, Sabtu (11/1) malam. "Pagelaran ini mengingatkan saya 10 tahun jadi Bupati OKU Timur. Disetiap kesempatan saya selalu menghadirkan pagelaran semacam ini," kata HD dalam sambutannya. Pagelaran tersebut dilakukan, lanjut HD, sebagai upaya untuk tetap menjaga budaya nusantara. "Kalau tidak seperti ini saya takut budaya ini akan hilang. Selain itu, pagelaran ini sebagai ajang silahturahmi bagi kita," ungkapnya. Dia menceritakan, saat menjadi Bupati OKU timur, dirinya pun menerapkan kepada seluruh lapisan masyarakat wajib menggunakan bahasa jawa satu hari dalam satu bulan. "Bukan hanya bahasa jawa, tapi juga wajib bahasa Komering. Itu salah satu cara kita mempertahankan kearifan lokal dan itu harus terus kita lakukan ," tuturnya. Untuk diketahui, pagelaran seni budaya wayang kulit tersebut dimainkan oleh Ki Dalang Seno Nugroho dengan lakon "Semar Mbangun Khayangan". Sementara itu disisi lain, HD juga mengucapkan selamat atas terbentuknya Pengurus Daerah Kagama di Sumsel. Baginya, alumni Universitas Gajah Mada berkontribusi besar dalam pembangunan negeri ini. "Banyak petinggi negeri ini merupakan alumni Universitas Gajah Mada. Mereka berperan besar dalam pmbangunan. Maka dari itu, saya berpesan kepada penguru agar tetap menjaga nama baik Kagama," tegasnya. Sebelumnya, Pengurus Daerah Kagama Wilayah Sumsel Joko Siswanto mengajak seluruh anggotanya untuk terus bersinergi dengan pemerintah. "Ayo kita kerja dan bersinergi. Kita gerakkan ekonomi kerakyatan sehingga Sumsel menjadi lebih maju," paparnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/HP