Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Herman Deru Optimis Sumsel Segera Miliki PLTU Sumsel
31 Jan 2020 Dilihat 295x

Gubernur Herman Deru Optimis Sumsel Segera Miliki PLTU

Cilacap, sumselprov.go.id - Cita-cita pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk segera memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tak lama lagi bakal terwujud. Sebagai provinsi penghasil tambang batubara terbesar di Indonesia, hal ini mempermudah langkah Sumsel untuk menjadikan daerah itu sebagai Lumbung Energi Listrik. Ketika dibincangi disela-sela kunjungan kerja  ke PLTU Cilacap Jawa Tengah, Kamis (30/01) siang, Gubernur H. Herman Deru mengaku optimis Sumsel bisa segera memiliki PLTU yang rencananya dibangun di daerah Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu. "Setelah melihat dan menyaksikan langsung apa dan bagaimana yang dilakukan PLTU Cilacap, di sini tidak ada batubara tapi bisa membangun PLTU, saya yakin kita bisa dan mampu membangun PLTU untuk pasokan listrik bagi rakyat langsung dari mulut tambang,"ujar Herman Deru. Kunjungan ke PLTU Cilacap ini, dilanjutkan HD benar-benar menambah pengalaman, dan banyak hal yang bisa dipelajari dan diterapkan di Sumsel. "Tidak ada masalah dengan lingkungan dan penghijauan. Ramah dengan tetangga (masyarakat) di lingkungan sekitar. Ini benar-benar hal penting utamanya saat melaksanakan pembangunan PLTU. Bagaimana manajemen mengelola listrik dan Sumber Daya Manusia (SDM)," tambahnya. Yang paling penting lanjut Herman Deru, untuk lokasi di kawasan tambang bagaimana pihak pengelola dapat melakukan reklamasi sekitar  tambangnya. "Ini perlu kita pikirkan. Juga bagaimana manfaatnya bagi masyarakat sekitar,"imbuhnya. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib. Tim Media Dinas Kominfo Prov, Sumsel

Baca Detail
Antisipasi Virus Corona, Pemprov Sumsel Pasang Thermal Scanner di Bandara dan Pelabuhan Sumsel
30 Jan 2020 Dilihat 318x

Antisipasi Virus Corona, Pemprov Sumsel Pasang Thermal Scanner di Bandara dan Pelabuhan

Palembang, sumselprov.go.id-Terkait dengan merebaknya Virus Novel Corona 2019-nCov yang berasal dari China hingga Meresahkan seluruh belahan dunia, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menginstruksikan kepada Pihak terkait agar melaksanakan antisipasi terkait penyebaran virus mematikan tersebut. Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Prov Sumsel telah bergerak. Dijelaskan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel Lesty Nuraini bahwa Saat ini sudah mengaktifkan thermal scanner di Bandara SMB II. Bahkan untuk Pelabuhan Laut Boom Baru dan Sungai Lumpur kami memindai suhu kru kapal dengan thermometer infra merah. Ditambahkan Lesty selain pemasangan alat deteksi tersebut, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Dinkes kabupaten/kota di Sumsel, Rumah Sakit serta Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. “Tindakan tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan Provinsi Sumatera Selatan dalam menghadapi ancaman virus corona. Selain mensiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan, hal yang paling utama adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengetahui seperti apa virus corona, bahaya dan upaya pencegahannya secara mandiri melalui media elektronik maupun cetak,” tutur Lesty. Saai ini sejumlah Rumah Sakit telah disiapkan sebagai langkah penanganan jika virus corona tersebut masuk ke Sumsel. Seperti di RSMH dan RSUD Siti Fatimah Palembang telah menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan pasien yang dicurigai terinfeksi. “Selain Rumah Sakit Provinsi, di Kabupaten juga telah disiapkan, antara lain RS Siti Aisyah Lubuk Linggau, RSUD Lahat dan RSUD Kayuagung” jelasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Info Terkini Harga Karet Berdasarkan Kondisi Karet Kering Sumsel
30 Jan 2020 Dilihat 984x

Info Terkini Harga Karet Berdasarkan Kondisi Karet Kering

 Perlu diinformasikan bagi masyarakat harga karet dari Singapore Commodity (Sicom) Berikut disampaikan data terupdate informasi harga karet di Sumsel, Rabu, 29 Januari 2020 yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Prov Sumsel melalui Dinas Perdagangan Prov Sumsel bekerjasama dengan Gapkindo Sumsel . Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering (KKK) 100% yaitu Rp. 14. 950/kg . Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering (KKK) 70% yaitu Rp. 10. 465/kg . Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering (KKK) 60% yaitu Rp. 8.970/kg . Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering (KKK) 50% yaitu Rp. 7.475/kg . Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering (KKK) 40% yaitu Rp. 5.980/kg . Sumber Data: Singapore Commodity (Sicom) Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Lantik Kepala BKKBN Sumsel, Herman Deru Minta PLKB Lebih Diperhatikan
Sumsel
30 Jan 2020 Dilihat 273x

Lantik Kepala BKKBN Sumsel, Herman Deru Minta PLKB Lebih Diperhatikan

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi melantik kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel, Nopian Andusti, SE, MT., di Griya Agung Palembang, Rabu (29/1/2020). Melalui pengabilan sumpah dan pelantikan itu, H. Herman Deru memyampaikan harapannya agar kedepan para Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) BKKBN yang tersebar diwilayah Provinsi Sumsel dapat lebih diperhatikan lagi. "Saya ingin para PLKB ini dilapangan tetap semangat, karena tupoksinya sangat penting yaitu pengendalian jumlah penduduk. Kemudian, yang terberat adalah bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa KB tidak melanggar aturan agama sehingga bisa diterima masyarakat luas," ungkap Herman Deru. Lanjut Herman Deru menghimbau agar Kepala BKKBN Provinsi Sumsel yang baru dilantik dapat memperbanyak turun langsung kelapangan untuk mengetahui langsung permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program BKKBN di Sumsel. Deru menilai, saat ini penyebaran PLKB di beberapa daerah belum seimbang dengan angka proporsinya. Untuk itu, dia menyarankan agar jika dimungkinkan dilakukan penambahan supaya terpenuhi jangkauan kerjanya. "Saya minta juga menjalin kerjasama dilapangan yaitu kerja kolaboratif baik bersama Puskesmas, Posyandu, dan lainnya, sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat," harapnya. Sementara itu, Direktur Kesertaan KB Jalur Swasta BKKBN Pusat, Drg. Widwiono, M.Kes mengatakan pelantikan tersebut merupakan hasil seleksi open bidding tahun 2019 lalu. Dia mengharapkan melalui pelantikan ini program KB kedepan semakin baik lagi di Sumsel. "Kami berharap banyak dari bapak Nopian, karena beliau sudah banyak sekali pengalam dalam menjalankan program keluarga berencana," harapnya. Kepada Gubernur Sumsel, Drg. Widwiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena selama ini terus memberikan bimbinga kepada BKKBN Provinsi Sumsel. "Kami juga berharap dengan pelantikan ini dapat terjalin hubungan kemitraan yang semakin baik lagi baik dengan Pemda Provinsi maupun kabupaten/kota se Sumsel," ujar Widwiono. Hadir pada acara pelantikan itu, anggota DPR RI, Hj. Percha Leanpuri B.Bus., MBA., Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel, Dr. Wisnu Broto M.Hum., Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel, H. Akhmad Najib serta para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Sekda Sumsel: Terjadinya Perubahan Struktur Organisasi Sesuai Kebutuhan Sumsel
30 Jan 2020 Dilihat 227x

Sekda Sumsel: Terjadinya Perubahan Struktur Organisasi Sesuai Kebutuhan

Palembang, sumselprov.go.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar mengatakan bahwa kebutuhan struktur organisasi dalam suatu unit adalah tergantung pada organisasi itu tersendiri.   Hal tersebut diutarakan Sekretaris Daerah Prov Sumsel, H Nasrun Umar saat menerima audiensi Kepala UPTD BPBD Prov Sumsel dan rombongan dalam rangka untuk membahas tentang  Rapergub Perubahan Trauma Center dan Pelayanan Kesehatan BPBD Prov Sumsel yang dinilai perlu sebagai antisipasi stres dan trauma pada korban bencana alam di Ruang Kerja Sekda, Rabu (29/01/2020)   “Kebutuhan akan Trauma Center terutama tentang antisipasi kompleksitas masalah yang sedang dihadapi. Sehingga dirasakan perlu dilakukan perbaikan struktur organisasi agar dapat memenuhi tugas dan fungsi sesuai beban kerja yang sedang dihadapi” ujarmya. Ditegaskannya, terjadinya perubahan Struktur Organisasi harus Berdasarkan Kebutuhan  pada Organisasi tersebut dan disesuaikan dengam peraturan yang ada "Tentu yang paling tahu tentang kebutuhan struktur organisasi pada suatu unit yaitu orang-orang yang ada di organisasi itu sendiri. Namun kita perlu perhatikan dan lihat dari sisi aturan hukum yang berlaku dan keorganisasiannya," tambahnya.   Oleh karena itu, Nasrun menyarankan agar pihak UPTD BPBD Prov Sumsel juga dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Biro Organisasi Prov Sumsel dan sesuai dengan sistem hukum yang berlaku.   Selanjutnya, Nasrun meminta agar segera dibuatkan prosedur administrasi terkait pengajuan Rapergub Perubahan ini untuk ditindaklanjuti dan didiskusikan bersama Menteri Dalam Negeri.   Turut hadir Karo Organisasi Drs. H. Abdul Hamid, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
PWP Sumsel Sebagai Organisasi Sosial Yang Berkontribusi Bagi Kepentingan Masyarakat Sumsel
29 Jan 2020 Dilihat 832x

PWP Sumsel Sebagai Organisasi Sosial Yang Berkontribusi Bagi Kepentingan Masyarakat

Palembang, sumselprov.go.id – Ketua Persatuan Wanita Palembang (PWP) Pusat Hj. Riri Harun Sohar melakukan  Pembentukan Pengangkatan dan Pengukuhan Pengurus Wanita Palembang (PWP) Perwakilan Sumatera Selatan dengan   ketua terpilih Hj. Renny Devi A. Nasrun Umar bertempat  di Graha Sriwijaya, Selasa (29/01/2020)   Dalam sambutannya, Riri mengucapkan  terimakasih  atas  terlaksananya acara dengan baik dan sambutan hangat dalam prosesi pembentukan dan pengukuhan ini. “Sebagai Ketua Pusat PWP SS mengharapkan organisasi ini sebagai  wadah komunikasi antar anggota untuk merencanakan program sosial kepentingan masyarakat. " ujarnya.   Dijelaskannya, bahwa organisasi ini mulai berdiri 1967 yang bertujuan sebagai wadah silaturahmi antar wanita asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang berdomisli di Jakarta.   "Organisasi ini telah berdiri 60 tahun dan masih eksis sampai sekarang, saya harapkan tentunya organisasi bertambah luas dan keanggotaannya bertambah. Sekarang oranisasi ini telah ada 7 cabang" jelasnya.   Pada kesempatan tersebut, ketua PWP perwakilan Sumsel terpilih Hj. Renny Devi A. Nasrun Umar menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.   “Terutama kepada Ibu-ibu Dewan Penasehat dan seluruh anggota PWP SS perwakilan dengan ikhlas memilih saya untuk menjadi ketua PWP SS perwakilan yang mungkin tidaklah ringan, namun dengan dorongan dan motivasi yang telah di berikan kepada saya,  insya Allah saya tidak akan menyia nyiakan kesempatan yang telah bapak ibu berikan” ucapnya.   “Sebagai  ketua yang baru dan atas nama pribadi saya mohon juga kepada ibu ibu penasehat dan anggota sekalian untuk bersama sama menjalankan amanat ini dengan benar” tutupnya   Turut hadir: Pembina utama PWPSS perwakilan, Hj. Febrita Herman Deru, Hj. Fauziah Mawardi Yahya dan  Para sesepuh HJ.Delima Tatung, Zuraidah Nang Ali serta ibu Hj.Ailuny Husni Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel  

Baca Detail
Sekda Sumsel Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Tes SKD CPNS Berjalan Baik Sumsel
29 Jan 2020 Dilihat 200x

Sekda Sumsel Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Tes SKD CPNS Berjalan Baik

Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Prov Sumsel, H Nasrun Umar memimpin Rapat koordinasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Formasi Tahun 2020 dalam lingkup Pemprov Sumsel yang rencananya akan dilaksanakan pada tgl 3-10 Februari 2020 di Ruang Rapat Setda, Rabu (29/01/2020). Rapat ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan komunikasi bersama OPD dan instansi terkait agar pelaksanaan tes di Sumsel dapat dilaksanakan dengan baik. "Kita harus berkoordinasi dan memastikan bahwa Pemprov Sumsel bersama instansi terkait siap untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan ini," ujarnya. Dalam kesempatan itu dilakukan koordinasi dan diskusi tentang kesiapan sarana prasarana proses seleksi CPNS diantaranya yaitu tempat, alat-alat pendukung, fasilitas peserta, keamanan, kesehatan, dan kesiapan aliran listrik bersama OPD dan instansi terkait. "Saya ingin semua dilaksanakan sesuai amanat UUD dan Pemerintah Pusat. Dan  lakukan serta siapkan dengan baik," tegasnya. Untuk itu, Nasrun menegaskan kepada Disdik, Dinkes, dan Satpol PP untuk dapat memastikan bahwa segala sarana prasarana telah siap pada H-1 sebelum acara. Selain itu, Nasrun bersama instansi terkait juga akan melakukan peninjauan lapangan yaitu menjelang H-1 sebelum acara berlangsung. Kepala BKD Prov Sumsel, Nora Elisya, SH., mengatakan bahwa pihaknyajuga telah melakukan peninjauan lokasi di SMKN 2 pada pekan lalu dan akan terus dilakukan peninjauan berkala menuju hari H pelaksanaan tes. Pelaksanaan tes sendiri nnti akan dilaksanakan per hari dengan 5 sesi tes. Turut hadir Kepala BKD Prov Sumsel, Nora Elisya, SH., Kadishub Prov Sumsel, Nelson Firdaus., M.M, Plt Kadisdik Prov Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, Inspektur Prov. Sumsel Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA, dan Kasatpol PP Prov Sumsel, M. Aris Saputra, S.Sos. Tim Media Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Wagub Sumsel Minta OPD Dukung Pengarusutamaan Gender Sumsel
29 Jan 2020 Dilihat 246x

Wagub Sumsel Minta OPD Dukung Pengarusutamaan Gender

Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menghimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel agar kedepan mengalokasikan dan mensinkronkan sebagian program kerja dengan pelaksanaan pengarusutamaan Gender (PUG) demi terwujudnya pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Sumsel. Mawardi Yahya menilai, pelaksanaan pengarusutamaan Gender akan tercapai efektif jika dijalankan dan didukung semua stakeholder, bukan hanya pada Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak semata. "Ini tidak bisa hanya dengan kata-kata, tetapi harus terlaksana dan tercermin dalam program kerja setiap OPD. Kedepan harapan saya setiap OPD mengalokasikan serta mensinkronkan program kerja yang seiring sejalan dengan gender dan perlindungan anak," ungkapnya. Hal ini disampaikan Mawardi Yahya saat memimpin rapat verifikasi terhadap pengisian formulir/instrumen pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengarusutamaan Gender (PUG), pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Sumsel, berlangsung di ruang rapat Bina Praja, Pemprov Sumsel, Selasa (28/1/2020). Wagub Mawardi Yahya mencontohkan bahwa disetiap OPD tentu memiliki Darmawanita Persatuan yang seyogyanya diberdayakan oleh setiap OPD. "Apa yang saya maksud diberdayakan artinya ada fasilitas yang disiapkan di masing- masing kantor OPD," ujarnya. Dia menjelaskan, sudah menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi Sumsel memberikan pelayanan pada setiap komunitas masyarakat yang ada di Sumsel, termasuk dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. "Kalau program kerja OPD tercermin dengan program yang berpihak kepada gender ataupun perlindungan anak tentu program tersebut akan berhasil terlaksana dengan baik," tegasnya. Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumsel, Fitriana memaparkan tentang tujuan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengarustamaan gender diantaranya mendorong terwujudnya pembangunan yang responsive gender secara sistematis dan berkelanjutan. Kemudian, terlindungnya perempuan dan anak dari tindak kekerasan sejalan dengan RPJMN 2019-2023, serta untuk mengetahui keberhasilan program kerja dan kegiatan dan permasalahan yang dihadapi terkait pelaksanaan pengarustamaan gender. Hadir pada rapat tersebut Inspektur Provinsi Sumsel, Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc., Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel Dra. Hj. Neng Muhaibah, MM., serta para perwakilan OPD lainnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Ajak Semua Pihak Berikan Perhatian Lebih UMKM Sumsel
29 Jan 2020 Dilihat 315x

Gubernur Sumsel Ajak Semua Pihak Berikan Perhatian Lebih UMKM

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak semua pihak, pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya agar memberi perhatian penuh kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada Sumsel dengan mengedepankan para pelaku usaha disertai pembinaan oleh Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO) Provinsi Sumsel. Menurut Herman Deru, dengan adanya UMKM inilah yang harus menjadi pemantik dalam membuat suatu kebijakan oleh Pemda serta harus diakui bersama UMKM dapat menjadi kekuatan ekonomi Sumsel kedepan bahkan Indonesia. "Pemerintah daerah harus memiliki perhatian khusus terhadap UMKM. Instansi terkait lainnya juga saya minta kedepankanlah para pelaku UMKM ini. AKUMINDO sebagai kanal pembinaan, salah satunya bimbingan administratif sehingga pelaku usaha dapat lebih mudah mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan karena permasalahan utama pelaku usaha adalah permodalan," ungkapnya. Hal tersebut disampaikan H. Herman Deru saat membukaan Gebyar UMKM dan peringatan 4 tahun DPD AKUMINDO Provinsi Sumsel tahun 2020 di halaman Museum SMB II Palembang, Selasa (28/1/2020). Kepada para pelaku UMKM, H. Herman Deru menyarankan agar selalu update dan memperbaiki sistem dengan berani berinovasi dan jangan takut membuat terobosan baru. Dia mencontohkan, pernah terkejut ketika makan nasi goreng dengan harga 400 ribu satu porsi. Namun, dengan harga yang mahal itu masih tetap diminati banyak orang karena berbagai kelebihan lainnya baik kenyamanan tempat maupun cita rasa masakannya. "Yakinlah Pemerintah tidak akan pernah tinggal diam untuk mendukung dan mengembangkan UMKM yang sangat berpotensi menjadi kekuatan ekonomi daerah bahkan negara," ujar Deru kepada pelaku UMKM yang hadir. "Seperti dilaporkan Wakil Walikota Palembang bahwa total ada 37 ribu pelaku UMKM di Kota Palembang. Saya juga mengaprsiasi Pemkot Palembang yang sedang mempersiapkan rumah silaturahmi tempat berkumpulnya para pelaku UMKM yang ada di Kota Palembang bernama Graha UMKM," ditambahkan Deru. Sementara itu, Ketua Umum DPD AKUMINDO Provinsi Sumsel, Drs. Habson, M.M., mengatakan kegiatan Gebyar UMKM ini berlangsung 4 hari dari tanggal 28 sampai 31 Januari. Kegiatan itu gelar sebagai tindak lanjut hasil kunjungan ke AKUMINDO Pusat, yang didukung penuh Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang, sebagai ajang memberikan motivasi dan semangat baik bagi pelaku usaha yang sudah dibina AKUMINDO maupun yang baru ingin memulai berusahanya. "Dengan kegiatan ini kita harapkan sebagai wahana membangun komunikasi dan berkolaborasi mengenai teknik pemasaran, desain produk dan lainnya'" kata Habson. Dia menambahkan, kedepan AKUMINDO Sumsel akan melakukan gencar melalukam sosialisasi tentang desain produk halal serta sosialisasi pentingnya pendaftaran usaha ke dinas ketenagakerjaan. "Satu yang menjadi tekat AKUMINDO Sumsel yaitu Mari bersama kita kibarkan bendera UMKM di Sumatera Selatan," ujarnya. Usai secara resmi membuka Gebyar UMKM 2020, Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda sempat berkeliling mengunjungi stand pameran UMKM dan mengunjugi Museum SMB II Palembang. Hadir dikesempatan itu perwakilan Forkopimda Sumsel, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumsel Dra. Hj. Musiawati. M.M, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, H. Ahmad Rizwan, S. STP, MM, Kasat Pol PP Provinsi Sumsel M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si serta para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kota Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.