Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD : Tingkatkan Kompetensi Pengrajin, Pancing Minat Wisatawan
Ogan Ilir, sumselprov.go.id- Hari Minggu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat dari rutinitas bekerja, tidak berlaku untuk Gubernur Sumsel H Herman Deru. Seperti hari ini, Minggu (9/2/2020) untuk kesekian kalinya beliau memiliki agenda kegiatan ke daerah. Dengan memilih mengendarai sendiri sepeda motor, beliau berkunjung ke Danau Teluk Seruo yang terletak di Desa Sejaro Sakti Kec. Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI). Gubernur yang terkenal dekat dan ramah dengan masyarakat ini terlihat tidak canggung mengendarai sepeda motornya diikuti rombongan lainnya. Dalam kunjungannya, HD mengatakan, ditengah kemajuan teknologi yang begitu pesat ia meminta agar Pemkab dan Masyarakat Kab. OI selalu menjaga kearifan lokal yang ada, seperti pengerajin-pengerajin lokal dan keberadaan kerbau rawa. HD juga menyampaikan betapa pentingnya Edukasi harus diberikan kepada pengerajin sehingga dapat bersaing di era digital pada saat ini, ia juga mengatakan jika memang diperlukan akan mengirimkan para ahli yang berkompeten ke Kab. OI. Dengan adanya destinasi pariwisata Danau Teluk Seruo dapat meningkatkan tingkat kebahagiaan masyarakat dan dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat sehingga tingkat Kemiskinan di Sumsel dapat menurun. “Tolak ukur kemajuan sebuah pariwisata bukanlah dari nilai harga tiketnya, melainkan kebahagiaan, keramaian, serta dampak yang timbul dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. Pada kesempatan ini HD juga meletakkan batu pertama pembangunan 16 rumah adat mewakili 16 kecamatan yang berada di OI. Turut hadir Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., Bupati OI H.M. Ilyas Panji Alam, S.E., S.H., M.M, Danrem 044 Gapo Kol Arh Sonny Septiono dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Kunker ke Daerah, Gubernur Sumsel Safari Jumat di Desa Aceh
Lahat, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan sholat jumat berjamaah di Masjid Nurul Yaqin Desa Aceh Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Pagaralam, Jum'at (7/2/2020). Safari Jum'at tersebut merupakan rangkaian akhir dari Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Sumsel H. Herman Deru selama 2 hari di Kota Pagaralam. Dalam sambutannya dihadapan jamaah sholat jumat kali ini Gubernur Herman Deru mengucapkan syukur dapat bertemu di masjid Nurul Yaqin. Dia juga mengajak warga Lahat dan Kota Pagar Alam untuk senantiasa kompak dalam mendukung pemerintah membangun disegala bidang. "Safari jumat seperti ini sudah lama saya lakukan sejak tahun 2005 lalu. Tujuannya tidak lain untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat. Antara Warga Lahat dan Pagar Alam harus kompak dalam menyukseskan pembangunan," tegas Herman Deru. Lebih lanjut Gubernur Herman Deru mengajak para jamaah untuk terus meningkatkan syiar Islam. Salah satunya melalui program rumah tahfidz satu desa satu rumah Tahfidz. "Saya minta para pengurus masjid ini juga aktif dalam mensukseskan program satu desa satu rumah tahfidz. TPA/TPQ yang sudah ada secara bertahap diarahkan menjadi rumah tahfidz," tambahnya. Terkait dengan keamanan wilayah, Herman Deru meminta ada kekompakan antara semua unsur baik, ulama, umaro dan umat. Termasuk kalangan aparat untuk senantiasa menjaga ketertiban masyarakat agar Sumsel zero konflik tetap terpelihara dengan baik. "Belum lama ini Lahat, Pagar Alam sempat diteror harimau. Sekarang sudah aman. Harimaunya telah ditangkap dan dibawa ke marga satwa di Lampung. Karena itu bekerjalah seperti biasa tidak perlu takut lagi bekebun," terangnya. Lanjut dia mengatakan, Provinsi Sumsel akan menjadi tuan rumah Pekan Tilawatil Qur'an (PTQ) RRI tingkat nasional. Dia meminta dukungan para kepala daerah untuk mensukseskan agenda tersebut. "Nanti pak Cik Ujang dan pak Alpian Maskoni untuk terlibat langsung karena ini acaranya banyak selain musabaqoh juga ada lomba tausiah dan lomba busana muslim," tandasnya. Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih pada Gubernur Herman Deru yang telah berkunjung ke Kabupaten Lahat "Terimakasih pak Gubernur sudah berkesempatan sholat jumat berjemaah di desa Aceh ini," tandasnya. Dalam kesempatan itu Herman Deru berkenan menyarahkan sejumlah uang untuk pembangunan rumah tahfidz Masjid Nurul Yaqin Desa Aceh. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon bersama didampingi Bupati Lahat dan Walikota Pagar Alam dan menyambangi rumah kades setempat untuk bersilaturahmi dengan warga. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Herman Deru: Kenalkan Wisata Dengan Kemasan Baik Serta Iconic
Pagaralam, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan perlunya inovasi besar untuk memperkenalkan wisata melalui promosi yaitu dengan kemasan menarik (packaging) dan ada ikon (Iconic)tertentu yang dijual agar masyarakat tertarik datang ke Pagaralam untuk berwisata. Hal tersebut diutarakan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada saat acara Camping Bersama Gubernur Herman Deru di lokasi Camping Ground , Jumat (07/02/2920) Herman Deru juga menyarankan perlunya kerjasama semua pihak baik swasta maupun masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh adat terutama masyarakat yang telah berhasil di perantauan agar terus memberikan kontribusinya agar wisata Pagaralam lebih dikenal " Hal yang paling mudah adalah masyarakat dapat mempromosikan semua Wisata yang ada di Pagaralam melalui akun medsosnya. Ini adalah salah satu upaya masyarakat mempromosikan wisata" ujar Deru Ditambahkannya, sangat diperlukan sesuatu yang spesifik dan khas apa yang dapat dijual. Apakah kulinernya atau wisata alamnya. "Yang jelas saran saya, ada mitos maupun legenda cerita yang dapat dikemas agar wisatawan lebih tertarik lagi berkunjung ke Pagaralam" tambah Deru. Pada kesempatan ini juga diberikan bantuan 700 bibit tanaman dan dilakukan pelepasan burung tanda resmi dimulainya Camping Bersama Gubernur Herman Deru. "Terkait isu macan sudah tidak ada lagi dan macan sudah ditangkap. Saya hadir disini camping bersama saudara untuk menyakinkan bahwa kota Pagaralam terbebas dari isu harimau" tutupnya Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, ucapkan terima kasih kepada pak Gubernur Herman Deru atas pedulinya yang sangat luar biasa perhatiannya dengan kota Pagaralam. Diantaranya, terkait isu harimau, pak Gubernur hadir ditengah-tengah kita, bantuan incfrastruktur dan Gubernur peduli dan inten dengan pariwisata di Pagaralam. “Salah satunya bantuan yang besar Jembatan Air Betung dan merencanakan membangun stadiun sepakbola di Pagaralam. Hadir dalam acara ini DPRD Provinsi Sumatera Selatan Alfrenzi Panggar Besi, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, Sekda Kota Pagaralam Samsul Bahri, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, Forkompinda Kota Pagaralam, seluruh kepala Dinas, Kepala Badan serta Kepala OPD Pemprov Sumsel, pemilik Camping Ground, Rizal beserta keluarga, tokoh masyarakat, pencinta alam, pramuka, dan masyarakat Tim Media Dinas Komunikasi Prov. Sumsel
Sumsel
Pemprov Sumsel Komitmen Lakukan Upaya Pencegahan Karhutla 2020
Jakarta, sumselprov.go.id- Pemprov Sumsel berkomitmen melakukan berbagai upaya pencegahan Karhutla tahun 2020, salah satunya dengan membentuk tim terpadu pencegahan dan pengendalian Karhutla. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya saat menghadiri Rapat koordinasi Nasional (Rakornas) pencegahan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Kamis, (06/02/2020). Dalam kesempatan itu, Mawardi mengatakan bahwa dalam pertemuan ini Presiden Jokowi mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla diwilayahnya dengan cara membangun kesadaran masyarakat dan memberikan sanksi kepada siapapun yang sengaja membakar lahan. Menurut Mawardi, Pemprov Sumsel telah membuat komitmen kepada walikota dan bupati terkait untuk mewujudkan Sumsel bebas asap kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2020. Dijelaskannya, untuk mendukung hal tersebut. Maka terdapat beberapa kegiatan yang akan dilakukan diantaranya melakukan sosialisasi ke desa desa yang merupakan titik rawan karhutla. "Tidak hanya itu, kita juga akan lakukan patroli sejak dini, memberikan bimtek kepada peduli api, mengaktifkan dan melibatkan kelompok masyarakat dan desa-desa peduli asap dalam pencegahan Karhutla. Lahan gambut juga harus dijaga," tutupnya Turut hadir Kadis Lingkungan Hidup Prov Sumsel, Drs. H. Edward Chandra, M.H. dan para kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang berdampak Karhutla. Tim Media Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Digagas Gubernur HD, Sumsel Resmi Launching BWM
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) Aulia Cendekia Palembang di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Kamis, (06/02/2020). Peresmian ini digagas secara langsung oleh Gubernur Sumsel melalui Pemprov Sumsel sehingga Sumsel menjadi Provinsi pertama yang melaunching BWM "Sama seperti yang saya katakan saat rapat bahwa BWM bertujuan untuk memaksimalkan peran pesantren dalam program pemberdayaan masyarakat miskin produktif, sekaligus membangun dan mengukuhkan kelembagaan sosial ekonomi dari pesantren bagi lingkungan sekitar pesantren," ujarnya. Dikatakan Herman Deru bahwa hari ini Sumsel melauncing lima BWM dan satu diantaranya telah diresmikan. HD menegaskan bahwa selanjutnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memilki andil sebagai pengawas terutama terhadap pertumbuhan bank mikro ini kedepannya. "Saya ingin petugas yang dilantik nanti dapat menjalankan tugasnya, tidak hanya duduk di kantor melainkan terjun di tengah masyarakat memberikan bimbingan tentang nasabah dan perbankan dan bagai mana cara beraktifitas yang baik serta produktif," kata Herman Deru. Menurut HD, BWM adalah gagasan yang brilian karena tidak berorientasi pada keuntungan dan bunga. Dan sangat memungkinkan sebagai proses edukasi pengelolaan perbankan untuk masyarakat sekaligus memacu masyarakat untuk lebih gemar menabung. Dan juga mengembangkan berbagai kerajinan UMKM & IKM. "Saya harap para petugas harus bersikap profesional dalam menentukan mana yang layak dan tidak layak dan tentunya adil. Dan dari sinilah kita belatih diri kita agar tidak KKN dan haruslah berjalan dengan akuntabel dan harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku," harapnya. HD berharap kedepannya ini berjalan baik dan dapat ditingkatkan lagi jumlahnya, sehingga Sumsel bebas dari rentenir. Dan BWM dapat berperan mensejahterakan masyarakat secara kongkrit. Tim Media Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Gubernur Herman Deru Resmikan Ponpes Tahfidz Al-Qur'an El-Gontori Pagaralam
Pagaralam, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru telah berkunjung yang ke 4 kalinya ke kota Pagaralam. Kali ini kunjungan Gubernur Herman Deru dalam rangka meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz dan Rumah Tahfidz Al-Quran Daarul Kutub El-Gontori serta peresmian Gedung Workshop Teknologi informasi Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Kota Pagaralam, Kamis, (06/02/2020). Hadir dalam acara ini DPRD Provinsi Sumatera Selatan Alfrenzi Panggar Besi, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, Sekda Kota Pagaralam Samsul Bahri, Ketua DPRD Kota Pagralam Jeny Shandiyah, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, Kajari Kota Pagaralam Zuhri SH, Ketua Pengadilan Agama Febrizal Lubis, Pabung Darul Qutni, seluruh kepala Dinas, Kepala Badan, seluruh Camat, Seluruh Lurah se-kota Pagaralam dan para Santri serta Kepala OPD Pemprov Sumsel Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengucapkan rasa syukur sudah berdirinya pondok pesantren dan Balai Latihan kKerja guna manfaat bagi masyarakat untuk dapat belajar agama dengan tujuan agar para pesantren tidak lagi buta aksara dalam hal Al- Quran. "Dengan adanya rumah Workshlop teknologi informasi balai latihan kerja ini, yang pertama adalah kita niatkan belajar dan meningkatkan kepercayaan terhadap tenaga pengajar agar masyarakat menyambut baik akan kehadiran pesantren ini," ucap Herman Deru (HD) Menurut HD kehadiran Ponpes dapat menjadi sarana pendidikan sekaligus juga menjadi sarana untuk membentuk akhlak bagi generasi penerus di Sumsel. Jelas Gubernur bahwa dirinya terinspirasi mendirikan satu desa satu rumah tahfidz pertama kali dari Kota Pagar Alam. “Dengan inspirasi tersebut, maka saya dengan gerak cepat berniat untuk mendirikan ribuan rumah tahfiz yang akan tersebar di seluruh Sumsel, rencana kedepan kita akan mendirikan paling sedikit 3000 rumah tahfiz” ujarnya Ditambahkannya, Ia juga mengajak seluruh pesantren dapat ikut berperan serta dan ikut berkompetisi di acara PTQ ke 51 Tingkat Nasioanal. "Kita bersyukur karena telah diberikan kepercayaan kepada Sumsel sebagai tuan rumah Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Tingkat Nasional Tahun 2020 Ke 51,” tuturnya. Pada saat yang sama. Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas bantauan infrastruktur di Pagaralam sehingga jalan sudah bagus dan licin serta terima kasih atas kepedulian pak Gubernur Herman Deru yang sangat memperhatikan wisata di Pagaralam. Pimpinan pondok pesantren Daarul Qutub El Gontori Ustad Muhaimin dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih serta rasa bangga karena Gubernur sudah berkenan hadir untuk meresmikan Gedung ini, alhamdulilllah program Gubernur Sumatera Selatan untuk mendirikan satu desa satu rumah tahfiz berjalan lancar. "saat ini di Kota Pagaralam sudah berdiri 8 rumah tahfiz, di pondok pesantren Daarul Qutub El Gontori sendiri saat ini tidak kurang dari 1000 santri yang sedang belajar disini.” Ungkapnya Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel
Sumsel
Sumsel Provinsi Pertama Launching BWM dan Jadi Percontohan di Indonesia
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan bahwa Sumsel merupakan salah satu Provinsi yang mendahului launching Bank Wakaf Mikro (BWM) di Indonesia, dimana hal ini juga tidak lepas dari dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memiliki eksistensi yang cukup dikenal oleh masyarakat. Dijelaskannya bahwa hari ini juga diresmikan lima BWM yang jadi model di Indonesia. "Saya berharap ini bukan hanya wacana saja. Tetapi dilaksanakan dengan konkrit. Saya sangat tertarik ketika Bank Wakaf Mikro saat itu baru pertama kali diresmikan oleh Pak Presiden. Maka saat itu saya beranikan diri menyatakan bahwa Sumsel adalah Provinsi yang menyambut baik adanya himbauan pusat untuk mensejahterakan masyarakat dengan cara yang konkrit," tuturnya. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri Pelantikan dan serah terima Jabatan Kepala OJK Regional 7 Sumatera Bagian Selatan serta pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 sekaligus pencanangan pendirian BWM di Hotel Novotel, Kamis, (06/02/2020). HD berharap dengan kepemimpinan Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel yang baru masyarakat, juga tetap menjaga kerjasama yang telah terjalin bersama Pemprov Sumsel dan juga Bank Indonesia untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Sumswl dan inflasi rendah. Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengapresiasi pertumbuhan perekonomian di Sumsel dan mengatakan bahwa hal ini adalah pertama kali diresmikan dan komitmen 5 pendirian BWM dan ini lebih istimewa yang donasinya diprakarsai oleh Gubernur Sumsel. "Ini akan jadi model yang akan kami sampaikan ke Indonesia bahwa ini model yang harus diikuti oleh gubernur lainnya. Ini akan memberikan semangat ke OJK untuk bekerja lebih keras lagi agar kehadirannya dirasakan masyarakat di daerah," katanya. Untuk selanjutnya, Ia menegaskan bahwa OJK siap untuk mendukung pelayanan masyarakat di Sumsel dan juga mendukung pembangunan di Sumsel terutama dalam segi keuangan. Turut hadir anggota DPR RI Bertu Merlas, ST, dan Fauzi H. Amro, M. Si. Tim Media Diskominfo Prov Sumsel .
Sumsel
Kupas Kebiasaan Masyarakat bawa Lading, HD hadiri FGD bersama Polda Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri Pembukaan Fokus Group Discussion (FGD) dengan tema "Kebiasaan masyarakat Sumsel membawa Lading dan Tingginya Angka Korban Meninggal Dunia Akibat Tujah" diselenggarakan oleh Polda Sumsel. HD mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini bermanfaat sebagai managemen emosional dan menekan angka kejahatan yang terjadi di masyarakat. "Ini adalah suatu acara yang sangat menarik untuk di ulas. Ini tentang manajemen temperamen. Maka sebagai orang yang lahir besar di Sumsel, Saya mendukung kegiatan ini untuk membuka wawasan bagi masyarakat," ungkapnya. HD mengatakan upaya mengurangi aspek kajahatan di Sumsel merupakan tanggung jawab semua pihak bukan hanya kepolisian dan kepala daerah, tetapi juga semua tokoh dan masyarakat juga wajib bertanggung jawab. "Majunya suatu peradaban saat ini adalah dengan cara berkomunikasi dan bukanlah dengan kekerasan. Yang kita khawatirkan kalau citra tujah-menujah ini terus berkembang ini akan berdampak pada ekonomi di Sumsel," jelasnya. Oleh karena itu, Ia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga citra Sumsel yang zero konflik dan aman dengan merubah mindset warga tentang mindset yang tidak baik ini. Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan Bupati/Walikota se Sumatera Selatan Tim Media Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Herman Deru Apresiasi Kepedulian Yayasan Kanker Anak Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Kanker Anak Sumatera Selatan yang telah perduli dengan setulus hati mengupayakan penyembuhan pada anak penderita kanker yang ada di Sumsel. Pasalnya, Yayasan Kanker Anak Sumsel mencatat jumlah anak yang di diagnosa menderita kanker di Sumatera Selatan cukup meningkat. Dalam delapan tahun terakhir 36 hingga 40 kasus baru setiap tahunnya dengan total keseluruhan mencapai 400 hingga 500 anak penderita kanker di Sumsel. "Saya mengapresiasi dan sangat terharu sekali saat mengetahui adanya sebuah organisasi atau yayasan yang perduli dengan anak-anak penderita kanker di Sumsel ini," ungkap Herman Deru saat menerima audiensi pengurus Yayasan Kanker Anak Sumsel di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (5/2/2020). Audiensi itu sehubungan dengan akan mengadakan kegiatan charity berupa Fun Run dan Fun Bike yang bertajuk "No More Pain No More Loss" di Halaman Kantor DPRD Provinsi Sumsel tanggal 16 Februari mendatang. Terkait kegiatan charity itu, Gubernur H. Herman Deru mengatakan bahwa Pemprov Sumsel akan mendukung kegiatan tersebut melalui OPD terkait. Dia juga menyarankan agar Yayasan Kanker Anak Sumsel menjalin kerjasama dengan berbagai pihak guna menjaring peserta Fun Run dan Fun Bike nantinya. "Kerjasama dengan berbagai pihak, dukungan promosi baik dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumsel maupun OPD terkait lainnya termasuk juga TNI dan POLRI," imbuhnya. Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina Yayasan Kanker Anak Sumsel, dr. Dian Puspita Sari S.PA(K) mengatakan, pihaknya menargetkan peserta Fun Run dan Fun Bike nanti mencapai 2.000 orang lebih. Lanjut dr. Dian mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut guna meningkatkan kepedulian terhadap sesama khususnya kepada anak penderita kanker yang ada di Sumsel. Dikegiatan itu, pihaknya juga akan mengadakan penggalangan dana. "Selain mengharapkan dukungan berupa saran pada pelaksaan nanti, kita juga mengharapkan kedatangan bapak Gubernur untuk membuka kegiatan tersebut," ujarnya. Hadir mendampingi Gubernur dikesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes. hadir juga Pembina Yayasan Kanker Anak Sumsel, dr. Titin Hartini SE., M.Si serta para dokter relawan lainnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.