Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Program Sultan Muda Sumsel, Herman Deru Ubah Mindset Pemuda Jadi Pencipta Kerja
Jakarta. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus mendorong transformasi ekonomi daerah melalui pemberdayaan generasi muda. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, menegaskan komitmennya untuk merubah pola pikir (mindset) pemuda dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) melalui program unggulan Sultan Muda Sumatera Selatan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru saat menjadi narasumber dalam Talkshow Interaktif "Sultan Muda Sumatera Selatan" di Panggung Utama Kriya Nusa, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/8/2026). Turut mendampingi dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M., beserta jajaran Kepala OPD terkait. Herman Deru menjelaskan, program Sultan Muda merupakan gagasan murni hasil kolaborasi kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Cik Ujang, yang lahir berkesinambungan setelah suksesnya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dalam mengendalikan inflasi daerah. "Hampir separuh populasi Sumsel merupakan usia produktif. Harapan bangsa dan daerah ada di tangan mereka. Namun, tantangan terbesarnya adalah mindset, termasuk pandangan orang tua yang masih menganggap kerja informal atau berwirausaha itu bukan pekerjaan utama. Tugas kita adalah membangun keberanian mereka agar tidak bergantung pada satu peluang saja," ujar Herman Deru. Melalui program ini, Pemprov Sumsel hadir sebagai fasilitator yang menghubungkan para wirausaha muda dengan BUMN, BUMD, perbankan, hingga instansi vertikal seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga saat ini, tercatat sudah ada kurang lebih 100 ribu Sultan Muda yang menggerakkan berbagai sektor usaha berbasis teknologi dan inovasi. Program ini terbukti memberi dampak nyata pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan di Sumsel hingga mencapai target satu digit pada tahun ini. Gubernur HD menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi (IT), kemudahan akses permodalan yang bankable, hingga jaringan pemasaran ekspor. Pemprov Sumsel bersama mitra juga memfasilitasi pembentukan sekolah awal ekspor, sertifikasi balai karantina, hingga uji pasar. Berbagi pengalamannya merintis usaha sejak usia muda, Herman Deru mengingatkan bahwa kunci utama kesuksesan bisnis terletak pada mentalitas dan kepercayaan. "Memulai usaha memang butuh mental perintis. Konsistensi dan trust (menjaga kepercayaan) adalah modal utama dalam dunia bisnis. Saya minta anak-anak muda manfaatkan peluang yang ada, karena langkah kecil yang kalian ambil hari ini akan menghasilkan dampak besar bagi keluarga dan daerah," pesan Herman Deru. Keberhasilan Sultan Muda mendapat apresiasi tinggi dari para pemangku kepentingan keuangan nasional. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, menilai program ini layak menjadi role model secara nasional. "Sultan Muda ini sangat inovatif dan menarik karena digerakkan langsung oleh anak muda. Untuk menjadi sejahtera, ada dua hal kunci yang diajarkan: bagaimana cara menghasilkan uang melalui bisnis dan bagaimana mengelolanya secara bijak," ungkap Arifin.Ia juga menambahkan adanya dukungan akselerasi digital bagi para Sultan Muda, termasuk kemudahan akses pusat data dan aplikasi pendukung usaha.Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menyatakan kesiapan BI untuk mendukung pembinaan dari hulu ke hilir."Pak Gubernur sangat luar biasa dalam mendorong penciptaan lapangan kerja baru. Bagi BI, untuk menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kita harus menciptakan sumber-sumber ekonomi baru. Kami siap mendukung dari pembiayaan perbankan, pembinaan kompetensi ekspor, hingga penyaluran CSR secara sistematis," pungkas Bambang.
Sumsel
Sumatera Selatan Tampil Istimewa Jadi Ikon Pameran Kriyanusa 2026 di Jakarta
Jakarta. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru didampingi oleh Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Deru yang juga selaku Ketua Dekranasda Sumsel menghadiri Opening Ceremony Kriya Nusa 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JHCC)(Sabtu, 26/9/2026).Kriyanusa 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming yang akan berlangsung pada 26-30 September 2026. Pada Kriya Nusa 2026 ini. Sumatera Selatan mendapatkan tempat istimewa, dimana Sumatera Selatan dipilih menjadi ikon pameran.Sebagai ikon, produk-produk unggulan Sumatera Selatan mendapatkan porsi lebih banyak dalam penyelenggaraan Kriya Nusa tahun ini. Tidak hanya dari sisi produk, nuansa budaya Sumatera Selatan juga akan menjadi bagian penting dalam desain dan atmosfer pameran.Berbagai kerajinan khas Sumatera Selatan akan ditampilkan, mulai dari Songket Palembang, kain jumputan, kriya ukir kayu khas Palembang, hingga kerajinan berbahan anyaman dan gerabah. Tak hanya itu, kesenian khas Sumatera Selatan, salah satunya Tarian Gending Sriwijaya menjadi sajian pembuka bagi para tamu undangan yang hadir.Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 menghadirkan 410 stand dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), kementerian dan lembaga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran ratusan peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas apresiasi dan membuka peluang pasar bagi produk kriya Indonesia hingga tingkat global.Turut hadir Ketua BKOW Sumsel, Hj. Lidyawati Cik Ujang, Ketua DWP Sumsel, Hj. Desy Kasnayati Edward dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Wagub Sumsel Cik Ujang Saksikan Pertandingan Soeratin Cup U-17
Wakil Gubernur Sumsel H.Cik Ujang Menyaksikan Pertandingan Soeratin Cup U-17 antara PS Seluma (Bengkulu) vs Lahat FC bertempat di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Sabtu (26/9/2026).
Sumsel
Gubernur Herman Deru dan Sekda Edward Candra Gelar Safari Jumat di Masjid Al-Hayza
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Sekretaris Daerah H. Edward Candra melaksanakan Safari Sholat Jumat di Masjid Al-Hayza Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (25/9/2026).
Sumsel
Gubernur Herman Deru Apresiasi Jamsostek Award 2025, Dukung Perlindungan Pekerja Informal di Sumsel
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Penganugerahan Jamsostek Award Tahun 2025 yang digelar BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (25/9/2026).“Ini merupakan kontribusi dan bentuk perhatian kepada pekerja yang sudah bekerja keras dan memberikan kontribusinya. Perhatian ini juga harus diberikan kepada pekerja sektor informal, terutama mereka yang memang membutuhkan dorongan dan perlindungan,” ujar Herman Deru.Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu terus meningkatkan sinergi dengan perusahaan-perusahaan besar maupun berbagai pihak lainnya agar cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal, dapat semakin luas.Herman Deru juga mendorong adanya edukasi dan sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat.“BPJS Ketenagakerjaan juga harus lebih proaktif, karena masih banyak masyarakat di desa yang belum mengetahui bahwa risiko dalam bekerja itu juga besar. Karena itu, mereka perlu mendapatkan penjelasan agar memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial,” katanya.Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan selama ini terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan perlindungan melalui pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal.Bagi Herman Deru, penghargaan dalam Jamsostek Award bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja merupakan tanggung jawab bersama.Pada Jamsostek Award ini Provinsi Sumatera Selatan meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik dalam Jamsostek Award Tahun 2025.Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Kuncoro Budi Winarno turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati OKI Muchendi Mahzarekki, Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Wakil Bupati Musi Banyuasin Rohman, para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur HD Resmikan SPKLU Center PLN ULP Rivai, Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik dan Ciptakan Udara Bersih di Sumsel
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan SPKLU Center PLN ULP Rivai Palembang, Jumat (25/9/2026). Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kendaraan listrik sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.“Perhatian terhadap kebersihan udara merupakan tugas kita bersama. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan kendaraan listrik,” ujar Herman Deru.Herman Deru juga mengapresiasi PLN yang telah menghadirkan SPKLU Center di Palembang. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna mobil maupun motor listrik sekaligus menunjukkan keseriusan PLN dalam membangun ekosistem energi bersih.“Dengan adanya SPKLU Center ini, pengguna mobil maupun motor listrik semakin mendapatkan kemudahan. Saya salut kepada PLN yang telah membuka pelayanan ini. Ini menjadi momentum bahwa PLN menunjukkan keseriusannya memperkuat jaringan infrastruktur menuju energi bersih di Kota Palembang dan berkelanjutan untuk seluruh masyarakat,” katanya.Sementara itu, GM PLN Unit Induk Distribusi Sumsel, Jambi dan Bengkulu, Diksi Erfani Umar mengatakan, SPKLU Center PLN ULP Rivai merupakan SPKLU Center pertama di Pulau Sumatera.Ia menyebutkan, saat ini penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Selatan telah mencapai sekitar 2.200 kendaraan.“Ini menjadi gambaran kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik. Kami terus menghadirkan kemudahan dan mendorong transformasi energi ke depan agar semakin baik,” jelasnya.Diksi menambahkan, saat ini di wilayah Sumatera Selatan telah tersedia 87 unit EV Charger yang tersebar di 67 lokasi. PLN juga menyiapkan SPKLU Mobile sebagai bagian dari kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta pejabat yang mewakili.
Sumsel
Herman Deru Ajak KKSS Sumsel Jaga Identitas dan Perkuat Silaturahmi
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru berpesan kepada jajaran Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumsel untuk terus menjaga identitas dan jati diri sebagai masyarakat Sulawesi Selatan, meski berada di tanah rantau.Pesan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pelantikan BPW KKSS Sumsel Periode 2026–2031 di Palembang, Kamis (24/9/2026).Herman Deru mengatakan, hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) dan KKSS selama ini telah terjalin dengan sangat baik.Menurutnya, keberadaan KKSS di Sumsel turut memperkaya keberagaman dan memperkuat persaudaraan antarmasyarakat.“Antara orang Sumsel dan KKSS belum pernah terjadi konflik. Jadi, KKSS ini benar-benar di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Herman Deru.Ia berharap kepengurusan KKSS Sumsel yang baru dapat terus menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.Herman Deru juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan yang berada di Sumsel untuk tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, sekaligus mampu berbaur dengan masyarakat Sumatera Selatan.“Jaga identitas dan jati diri, tetapi tetap kita hormati dan kita hargai budaya serta lingkungan tempat kita berada,” pesannya.Ia menegaskan, keberagaman suku dan budaya merupakan kekuatan yang harus terus dirawat bersama untuk menciptakan suasana Sumatera Selatan yang aman, harmonis dan semakin maju.
Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Ikuti Entry Meeting Evaluasi SPIP Terintegrasi
Palembang. Sekretaris Daerah Sumsel H. Edward Candra mengikuti Entry Meeting Evaluasi SPIP Terintegrasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kamis (24/09/2026).
Sumsel
Gubernur Herman Deru Kukuhkan Pengurus Asosiasi Pengusaha Advertising Sumsel, Tingkatkan Sinergi dan Estetika Kota
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengukuhkan Pengurus Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan periode 2026–2031, bertempat di Graha Bina Praja, Rabu (23/9/2026).Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah, pelaku usaha advertising, serta masyarakat sebagai pengguna dan penerima jasa.“Sumatera Selatan ini memiliki estetika, tetapi harus kita bangun secara menyeluruh. Karena itu, aturan dan regulasi harus dijalankan bersama oleh pemerintah, pengguna maupun penerima jasa. Semua memiliki andil untuk menjadikan sudut-sudut kota lebih menarik,” ujar Herman Deru.Ia mengatakan, penataan advertising yang baik dan teratur juga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).“Kalau ini teratur, tentu akan menambah pendapatan asli daerah kita sendiri. Maka kemitraan ini harus kita bangun, dengan estetika yang dikombinasikan dengan budaya,” katanya.Herman Deru juga mendorong para pelaku advertising untuk menghadirkan kreativitas baru dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Menurutnya, media advertising dapat menjadi sarana menyampaikan berbagai pesan yang produktif, edukatif, dan membangun.“Saya ingin Sumsel menjadi trendsetter bagi wilayah lain dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya. Selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan, semoga dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan periode 2026–2031, Indrayani, SE, mengatakan pengukuhan kepengurusan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan para pelaku usaha advertising.“Kami mengucapkan terima kasih atas ruang dan apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Mari kita bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi, dari Sumsel untuk Sumsel dan oleh Sumsel,” pungkasnya.Turut hadir Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan