Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Wagub Sumsel Minta IMA Edukasi Masyarakat Dalam Manajemen Perekonomian Sumsel
19 Feb 2020 Dilihat 209x

Wagub Sumsel Minta IMA Edukasi Masyarakat Dalam Manajemen Perekonomian

Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menerima audiensi President Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Palembang, Handy Soesanto beserta anggota di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Selasa (18/02/2020) sehubungan dengan akan mengadakan Rakernas yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 16-18 April 2020. "Pada prinsipnya Pemprov Sumsel menyambut baik ini. Saya berharap agar organisasi ini dapat diurus dengan profesional, dan perusahaan, akademisi dan setiap anggota yang tergabung dapat mengambil peran sesuai bidang masing-masing untuk meningkatkan perekomian di Sumsel," ujarnya. Lanjutnya, Wagub berharap, IMA dapat menjadi organisasi profesional yang dapat berperan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dan mengubah pola pikir serta mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan profesional dalam managemen pengelolaan perekonomian masyarakat. "Masyarakat perlu dibina dan kita berharap IMA bisa mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat dalam managemen perekonomian sebagai usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat,"katanya. Selain itu, Mawardi juga menghimbau agar setiap anggotanya yang berasal dari berbagai kalangan dapat membentuk suatu kolaborasi dan kerjasama yang dapat meningkatkan kualitas perputaran perekonomian masyarakat dan pengurangan pengangguran bagi masyarakat namun juga saling menguntungkan masing-masing pihak. Sementara itu, President Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Palembang, Handy Soesanto didampingi para anggota yang hadir mengatakan bahwa pada tanggal tersebut akan dilakukan pengukuhan pengurus baru dan juga akan digelar rakernas bertema "Markerters Unggul Indonesia Maju dan Tourism" yang akan dihadiri oleh pengurus IMA Chapter seluruh Indonesia. .Dijelaskannya bahwa IMA terbentuk dari beberapa perusahaan dan kampus, dengan 4 pilar keanggotaan yaitu pengusaha, profesional, akademisi, dan pemerintahan. Terdiri dari sekitar 100 perusahaan 170 orang anggota. "Salah satu kegiatan yang akan kita laksanakan di April mendatang yaitu rakernas, dimana tiap bulan ada pertemuan masing-masing perusahaan membahas perkembangan ekonomi dan memperkenalkan perusahaan masing-masing agar terbentuk ploting yang cukup baik," jelasnya. Tambahnya, Ia menjelaskan bahwa rencananya untuk IMA Chapter Sumsel sendiri rencananya akan dikembangkan menjadi Korwil dibawah Bank Sumsel Babel. Turut hadir Asisten Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Herman Deru:  Sumsel Zero Konflik Dengan Masyarakat Yang Heterogen Sumsel
18 Feb 2020 Dilihat 199x

Herman Deru: Sumsel Zero Konflik Dengan Masyarakat Yang Heterogen

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audiensi Dewan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Kawanua Prov Sumsel. Kawanua berasal dari bahasa Minahasa (Salah satu suku di Sulawesi Utara) yang berarti teman sekampung. Kata Wanua berarti negeri atau kampong di Ruang Rapat Gubernur, Senin (17/02/2020). Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengapresiasi atas adanya organisasi ini di Sumsel, sebagai salah satu keberagaman dan kearifan lokal yang ada di Sumsel. "Saya ingin agar organisasi ini harus dipupuk, saya tidak ingin akar budaya hilang dan saya akan mengawal ini. Saya butuh banyak tahu tentang organisasi ini, salah satunya dengan silaturahmi ini," ujarnya. Menurut Herman Deru, keberadaan organisasi ini adalah salah satu bukti keberagaman yang ada di Sumsel. Tambahnya, Ia mengatakan sangat mendukung keberadaan organisasi-organisasi khas daerah yang akan berperan dalam mempertahankan kearifan lokal dalam rangka upaya mencegah perilaku menyimpang dalam sejarah dan kebudayaan. "Ini penting, Sumsel ini heterogen namun tetap zero konflik karena masyarakatnya antar suku, ras, agama saling menghormati. Dan harus kita jaga bersama. Maka nanti saat HUT Provinsi kita akan adakan kirab budaya untuk membuka khasanah pengetahuan budaya dan kuliner agar tidak ada penyimpangan yang tidak seharusnya," tuturnya. Ketua Dewan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Kawanua Prov Sumsel, Man Roring mengatakan bahwa audiensi ini dilakukan dalam rangka untuk silaturahmi dan mengundang Gubernur Herman Deru dalam acara silaturahmi komunitas ini sekaligus pelantikan pengurusnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2020 mendatang di Swarna Dwipa Palembang. Man Roring menjelaskan bahwa anggota dalam organisasi ini  sebanyak 250 Kepala Keluarga. "Kedatangan kita kali ini juga. Sekaligus menginformasikan bahwa kita akan ikut berpartisipasi dalam kirab budaya dalam rangka Hut Prov nantinya sebagai upaya mempertahankan kearifan lokal," kata Man Roring. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Asisten III Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Dukung Pemekaran DOB Kikim Area Sumsel
18 Feb 2020 Dilihat 983x

Pemprov Sumsel Dukung Pemekaran DOB Kikim Area

Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menerima audiensi Ketua Presidium Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kikim Area Pemekaran Kabupaten Lahat, Drs. H. Chozali Hanan, beserta anggotanya di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Senin (17/02/2020). Pertemuan tersebut dalam rangka mohon dukungan Pemprov Sumsel agar mendorong pembentukan Kabupaten Kikim Area, pemekaran Kabupaten Lahat yang sedang moratorium. Terkait hal itu, Mawardi mengatakan bahwa Pemprov Sumsel akan mendorong hal tersebut melalui proses administrasi yang telah ditetapkan, melalui OPD terkait. "Tentunya moratorium Kikim Area ini merupakan kebijakan pemerintah pusat, namun ada hal yang ingin saya sampaikan bahwa bagi Pemprov Sumsel tidak ada alasan untuk tidak mendorong pemekaran ini," ujarnya. Dijelaskan Mawardi, bahwa berdasarkan data yang dihimpun oleh BPS, Kabupaten Lahat memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang kaya namun peringkat kedua sebagai kabupaten dengan tingkat kemiskinan yang tinggi di Sumsel. "Pemprov Sumsel berterima kasih ada insiatif Kabupaten Lahat ingin membentuk daerah otonomi, mudah-mudahan ini jalan keluar untuk mempercepat pembangunan di Lahat, pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pelayanan terhadap masyarakat," katanya. Dia menambahkan, Pemprov Sumsel sangat mendorong kemajuan dan pembangunan setiap kabupaten/kota yang ada di Sumsel, terutama dalam hal infrastruktur dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Mawardi Yahya juga tetap berharap sembari menunggu proses ini berlangsung, masyarakat yang tergabung dalam audiensi ini dapat juga membantu meningkatkan perekonomian di masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alamnya. Sementara itu, Ketua Presidium Pembentukan DOB Kikim Area pemekaran Kabupaten Lahat, Drs. H. Chozali Hanan berharap melalui Gubernur Sumsel dan jajarannya, moratorium dapat dicabut agar bisa terlaksana daerah otonomi daerah ini. "Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang turunannya ada dua Peraturan Pemerintah (PP) terkait hal tersebut. Sehingga kami berharap pak gubernur dapat memberikan dorongan agar presiden dapat memberikan dua PP tersebut," ujarnya. Kikim Area adalah bagian Kabupaten Lahat yang terdiri dari beberapa kecamatan diantaranya Kikim Timur, Kikim Tengah, Kikim Barat, dan Kikim Selatan. "Pemekaran ini perlu, yang dengan begitu ini akan memperpendek rentan kendali alur masyarakat dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya. "Selain itu, Potensi Kikim memiliki SDA Tambang Batu Bara 2.355 juta Ton kandungan batu bara dan juga minyak bumi dan gas alam yang banyak," ditambahkan Chozali Hanan. Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan Prov Sumsel, Drs. H. Edward Chandra, M.H., Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Drs. H. Akhmad Rizali, MA. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Wagub Sumsel Sampaikan Tujuh Raperda Paripurna  XI DPRD Sumsel
18 Feb 2020 Dilihat 242x

Wagub Sumsel Sampaikan Tujuh Raperda Paripurna XI DPRD

Palembang,  sumselprov.go.id  - Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya menyampaikan penjelasan Gubernur Sumsel terhadap tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda ) dalam Rapat Paripurna  XI  DPRD tahun 2020, Senin (17/2/2020). Tujuh Raperda itu, yakni Raperda Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam rangka menindaklanjuti ketentuan pasal 20 huruf b undang- undang nomor  24 tahun 2007 tentang Penanggulangan bencana Kemudian Raperda tentang pengelolaan hutan produksi dan hutan lindung Provinsi Sumsel . "Raperda ini diajukan sehubungan adanya penyerahan Kewenagan bidang kehutanan sebgiamana diatur dalam pembagian urusan konkuren undang -undang no 23 tahun 2014" jelasnya Lanjutnya, Raperda  tentang rencana umum energi daerah Provinsi dan Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2012 tentang perseroan terbatas penjaminan kredit daerah Provinsi Sumatera Selatan . " Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 14 tahun 2016 tentang Pembentukan dan susunan perangkat daerah Provinsi Sumsel" tambahnya Serta Raperda tentang perubahan keempat atas Perda nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi jasa umum dan Raperda tentang Perubahan ketujuh atas peraturan vdaerah nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi jasa “Kami berharap Raperda ini bisa menjadi landasan dalam visi dan misi menuju Sumsel Maju untuk Semua. Visi dan misi ini tentunya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari seluruh stakeholders, terutama pimpinan dan anggota DPRD Sumsel. Karena itu kami berharap Perda ini bisa disetujui untuk menjadi Perda ,” ujarnya. Turut Hadir Wakil Ketua DPRD Muhendi dan anggota DPRD Prov  Sumsel, Sekda Sumsel H. Nasrun Umar dan Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Sekda Sumsel Tekankan Kedisplinan Bagi ASN

Sumsel
18 Feb 2020 Dilihat 172x

Sekda Sumsel Tekankan Kedisplinan Bagi ASN

Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Prov Sumsel H Nasrun Umar tekankan kedisplinan bagi ASN dan kehadiran dalam upacara gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumsel merupakan suatu nilai dari masing-masing ASN dengan tingkat kedisplinan dalam menjalankan tugas.  "Ini modal awal dari ASN untuk melaksanakan tugasnya kalau dari awal sudah dimulai begini, saya berkeyakinan mudah-mudahan ASN Sumsel bekerja maksimal dalam mewujudkan visi misi Pemprov Sumsel dikepemimpinan Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wagub Sumsel H Mawardi Yahya yaitu Sumsel Maju Untuk Semua," ungkap Nasrun saat menjadi Inspektur Upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 17 di setiap bulannya itu di halaman kantor Gubernur, Senin (17/2/2020). Menurut Nasrun, setidaknya hadir dalam kegiatan ini kurang lebih 1200 Korpri dari jumlah sekian ribu yang ada. Dijelaskannya bahwa untuk mengikuti upacara ini ditugaskan kurang lebih 30 orang per OPD. "Artinya ada 80% yang ditugaskan hadir. Maka saya apresiasi kehadiran Para ASN hari ini. Yang mana ini ada peningkatan, yang berarti ada peningkatan disiplin dan etos kerja. Kita harus tahu bahwa disiplin adalah awal pengabdian ASN," tuturnya. Selain disiplin, Nasrun juga menghimbau agar  Seluruh ASN dan OPD yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel dapat melakukan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 dengan baik dan akuntabel yang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat. Turut hadir Para Asisten, dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Tim Nedia Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Gubernur Sumsel Berikan Semangat Bagi Penderita Kanker Sebagai Wujud Kepedulian Sumsel
17 Feb 2020 Dilihat 274x

Gubernur Sumsel Berikan Semangat Bagi Penderita Kanker Sebagai Wujud Kepedulian

Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengajak semua pihak untuk memberikan semangat maupun dukungan terhadap Penderita Kanker sebagai wujud kepedulian dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama. "Mari kita berikan perhatian karena anak-anak ini punya hak yang sama dengan anak-anak yang sehat. Ini tanggung jawab bersama memberikan semangat dan mengobati mereka agar mereka dapat meraih masa depan," tuturnya saat melepas ribuan peserta Fun Bike dan Fun Run 2020 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Sedunia tanggal 15 Februari 2020 bertempat di DPRD Prov Sumsel, Minggu (16/02/2020). Herman Deru mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk membahagiakan anak-anak penderita kanker bersama keluarganya. Menurutnya mereka akan merasa sangat dihargai dan diperhatikan karena cara semua peserta dan pihak terkait dalam menyentuh mereka melalui kegiatan ini. "Peristiwa ini bukan semata peringatan hari kanker anak sedunia, tapi ini terwujud karena hati dan perhatian serta sikap ingin berbagi. Saya atas nama pribadi dan Gubernur Sumsel menyampaikan terima kasih kepada semua yayasan kanker anak dan yang terlibat agar terus mengabdi, beri perhatian, berbagi dengan kemampuan yang kita miliki,"ujarnya. Selain itu, Herman Deru juga meminta agar Pemerintah Kota Palembang juga mendukung penyediaan sejenis sekretariat untuk Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) Sumsel agar jarak tidak menjadi masalah. Selain itu, Ia juga berterima kasih kepada semua pihak antara lain Baznas, swasta, BUMN, BUMD yang sudah terlibat dalam acara yang bersifat berbagi. Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyempatkan diri untuk berbincang dan berbincang dengan anak-anak penderita kanker serta orang tuanya.  Ia secara khusus mengapresiasi dan bangga terhadap anak-anak tersebut yang masih tetap semangat dan terlihat sehat. "Untuk itu jangan sampai semangat mereka terganggu karena kurang sentuhan bagi kita semua. Maka setahun ini sayaa mendorong agar kegiatan ini dan yang serupa juga terus dikiatkan dan terus bertambah dan berkembang,"katanya. Sementara itu, Ketua YKAI Sumsel, dr. Dian Puspita Sari, SpA(K).,M.Kes mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemprov Sumsel dan Gubernur Sumsel dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Selain itu, Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai komunitas dan masyarakat yang ada di Palembang, terbukti pada habisnya total 2000 tiket pada kategori bike dan run. Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai hiburan dari anak-anak penderita kanker, penampilan artis cilik asal Palembang, Aishwa Nahla, doorprize menarik, donor darah, dan stand-stand umkm. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan, Akhmad Najib, Kadinkes Prov Sumsel, Lesty Nurainy, Apt., M.Kes., Kadispora Sumsel, Akhmad Yusuf W. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail

Ketua TP PKK Sumsel Minta Putri Bumi Sriwijaya Tetap Majukan Budaya Sumsel 
Sumsel
16 Feb 2020 Dilihat 167x

Ketua TP PKK Sumsel Minta Putri Bumi Sriwijaya Tetap Majukan Budaya Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id - Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru (Feby) minta Putri Bumi Sriwijaya tetap dukung dan majukan Budaya Sumsel dimanapun berada Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua TP PKK Prov Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru saat menghadiri audiensi Organisasi Putri Bumi Sriwijaya di Griya Agung, Sabtu (15/02/2020), yang juga dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru. Jelasnya, Provinsi Sumatera Selatan dikenal dengan Sport Tourism dan Wisata kulinernya serta beragam budaya lainnya. Seiring dengan hal tersebut Provinsi Sumsel juga menggalakkan pembangunan di segala bidang, melalui visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, yaitu “Sumsel Maju Untuk Semua”. "Untuk itu, sesuai visi dan misi Gubernur Wagub Sumsel maka sangat diharapkan percepatan pembangunan di segala bidang guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kami dari Provinsi Sumsel sangat senang dan bangga dengan adanya pertemuan hari ini," ujarnya. Lanjutnya, Feby berharap dengan pertemuan hari ini dapat menjalin silahturahmi dengan dulur dari Sumbagsel dan dapat memberikan kemajuan tentunya untuk Provinsi Sumatera Selatan khususnya di bidang sosial dan budaya. . "Kita berharap Putri Bumi Sriwijaya dapat terus bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengangkat dan melestarikan budaya Sumatera Selatan. Hal ini nantinya akan kita tindaklanjuti melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel," ujarnya. Feby menegaskan bahwa Pemprov Sumsel bersama TP PKK Prov Sumsel sangat mendukung program-program dari Putri Bumi Sriwijaya yang akan dilaksanakan terutama di Provinsi Sumsel. "Kami sangat menunggu program-program tersebut, yang tentunya akan meningkatkan promosi budaya Sumatera Selatan,"tutupnya. Untuk diketahui Putri Bumi Sriwijaya adalah Organisasi wanita yang terdiri dari wanita-wanita terampil, berasal dari 5 Provinsi yaitu Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumsel, dan Babel (BELAJASUMBA) yang berdomisili di Jakarta. Organisasi ini dibentuk untuk melestarikan budaya dan adat istiadat Sumbagsel agar tetap terjaga dan dapat diteruskan ke generasi yang akan datang Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel  

Baca Detail
Sumsel Gelar Diskusi Publik Guna Menyikapi Virus Corona Sumsel
16 Feb 2020 Dilihat 294x

Sumsel Gelar Diskusi Publik Guna Menyikapi Virus Corona

Palembang, sumselprov.go.id - Provinsi Sumatera Selatan gelar Diskusi Publik untuk menyikapi terkait Virus Corona dan pentingnya Sosialisasi Virus Corona dalam  Menyikapi Penyebaran Berita Hoaks  di Aula Dinkes Prov Sumsel (Sabtu, 15/02/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib membuka Diskusi Publik Waspada Virus Corona yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI). Herman Deru melalui Akhmad Najib mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, yang melibatkan peran organisasi, tentang virus corona, dengan memanfaatkan tenaga ahli dan intelektual dibidang masing-masing. "Yang paling utama adalah bagaimana kita mensosialisasikan ke masyarakat bagaimana gejala dan cara pencegahan baik dengan pola hidup sehat, sering mencuci tangan dengan baik dan benar, dan etika dalam batuk dan cara menggunakan masker," katanya. Lanjutnya, Ia menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel juga telah melakukan berbagi upaya pencegahan baik Dinkes maupun Kominfo. Dinkes mengeluarkan surat edaran ke kabupaten kota untuk mensosialisasikan waspada virus Corona  dan cara menjaga kesehatan dam didukung oleh Kominfo sebagai media penyebar informasi terutama dalam berita hoaks seputar virus corona. "Upaya pencegahan itu, juga berlaku untuk penyakit-penyakit berbahaya lainnya. Dan dimulai dari diri sendiri dan keluarga dengan mengkonsumsi gizi seimbang perbanyak sayur dan buah mulai dari keluarga. Hadir sebagai Narasumber Kadinkes Prov Sumsel Lesty Nurainy, Apt., M.Kes menjelaskan terkait warga Sumsel yang telah di karantina di Kepulauan Natuna terkait virus corona, dan telah dilakukan serah terima dari Menkes dan diberikan sertifikat sehat. Serta telah dinyatakan sehat karena sudah melalui prosedur kesehatan. Lesty menghimbau, agar masyarakat juga tetap memperlakukan mereka dengan baik dan turut menjaga kenyamanan yang bersangkutan. Sementara itu, dari sisi penyebaran berita Hoaks Virus Corona, sebagai  Narasumber Kadis Kominfo Prov Sumsel H Achmad Rizwan, SSTP, MM mengatakan  bahwa sesuai Instruksi Gubenur Sumsel H Herman Deru, Diskominfo pada Tanggal 25 Januari 2020 telah menginformasikan kepada masyarakat melalui kanal media Diskominfo baik di Web maupun medsos tentang himbauan  antisipasi dan waspada terhadap Virus Corona dan langkah-langkah pencegahannya. “Hingga saat ini penyebaran virus corona menjelma menjadi berbagai macam berita hoaks. Menurutnya, sampai dengan Tgl. 9 Februari 2020, telah ada sekitar 86 laporan berita hoaks terkait virus corona yang telah terverifikasi oleh Kementerian Kominfo. Oleh sebab itu, Ia mengajak masyarakat untuk   lebih bijak dalam bermedia sosial”ujarnya. Sedangkan Narasumber lainnya, dr. H. Harun Hudari, Sp.PD-KPTI menjelaskan tentang bagaimana virus Corona dapat masuk ke tubuh manusia dan proses penularannya , juga  bagaimana cara pencegahannya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Sukseskan SP2020, Gubernur Sumsel Input Data Perdana Sensus Penduduk Online Sumsel
16 Feb 2020 Dilihat 220x

Sukseskan SP2020, Gubernur Sumsel Input Data Perdana Sensus Penduduk Online

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel  H. Herman Deru melakukan input data perdana Pengisian Sensus Penduduk (SP) Online 2020 sekaligus pencanangan sensus penduduk sebagai tanda dimulainya tahapan kegiatan SP2020 pada tanggal 15 Februari-31 Maret 2020 di Griya Agung, Sabtu (15/02/2020). Hal ini dilakukannya bersama dengan Tim Badan Pusat Statistik Prov Sumsel dan didampingi para Asisten dan Kepala OPD terkait. Herman Deru berharap BPS beserta jajarannya dapat melaksanakan sensus penduduk dengan cepat dan tepat waktu. Menurutnya semua pihak harus turut andil untuk mensukseskan sensus penduduk mulai dari tingkat RT dengan cara menghimbau masyarakat untuk memberikan data dengan sejujur-jujurnya. "Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya BPS, dan untuk itu BPS saya mohon untuk tidak mudah lelah untuk menghadapi situasi yang ada di lapangan," ujarnya. Selain itu, HD menghimbau agar Bupati Walikota dapat mengajak masyarakat untuk  mensukseskan sensus penduduk Tahun 2020 ini. Ia menegaskan bahwa basic data yang benar sangatlah penting untuk pembangunan. Menurutnya, jika basic data benar pasti proses pembangunan yang akan dilakukan juga akan benar karena ada data yang benar sebagai penunjangnya. "Dengan Sensus Penduduk Online, tentu lebih mempermudah, dan tidak membuang waktu dan pasti akurat. Kita lebih baik menggunakan cara ini. Saya harap ini dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,"tuturnya. Sementara itu, Kepala BPS Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih,M.M., mengatakan bahwa pusat menargetkan Sumsel dapat memenuhi target 44 persen Sensus Penduduk Online. Sedangkan untuk daerah terpencil, atau yang susah sinyal masyarakat tetap dapat melakukan pengisian secara offline kemudian jika sudah dapat sinyal baru dikirimkan. "Pencanangan SP2020 dilakukan oleh Gubernur. Dengan dimulainya Bapak Gubernur mengisi SP2020 maka akan diikuti OPD, seluruh dinas, instansi terkait,dan masyarakat. Karena SP2020 dapat dilakukan dengan mudah cepat dimana saja kapan saja tanpa diditangi petugas dan pengolaan data dilakukan dengan cepat,"tuturnya. Tambahnya, bagi yang belum sempat melakukan SP Online 15 Februari-31Maret 2020 akan didatangi sensus wawancara pada 1-31 juni 2020. Dijelaskannya bagi masyarakat yang punya belum smartphobe, dan wilayah blankspot petugas datang dengan wawancara melalui dua cara dengan gadget petugas dan quisioner. Turut hadir Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Asisten III Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM.,  Plt. Kadis Dukcapil Provinsi Sumsel Herfiansyah Djarab, SE,MM Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.