Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Apresiasi Launching dan Bedah Buku Sumsel Maju Untuk Semua
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaika apresiasi rencana akan dilaksanakannya launching dan bedah buku "Sumsel Maju Untuk Semua, Sudut Pandang 789" yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020 mendatang. "Saya apresiasi ini, jalankanlah dan kemas dengan menarik sehingga ini dapat menjadi berita yang menarik," ujar Herman Deru saat menerima audiensi Wakil Ketua Panitia Pelaksana Launching Bedah Buku "Sumsel Maju Untuk Semua, Sudut Pandang 789", H. Bangun Lubis beserta tim panitia di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (25/02/2020). Herman Deru berharap agar launching buku ini dapat dikemas semenarik mungkin sehingga masyarakat juga menjadi tertarik untuk membacanya. "Yang penting adalah isinya, tetap harus ada literasinya. Dan bersifat edukatif yang dapat diterima oleh semua orang," tegasnya. Selain itu, Herman Deru juga mengapresiasi atas kontribusi para wartawan atas launching buku ini. Menurutnya, wartawan adalah sosok yang tidak bisa hanya diidentikan dengan Id card saja, tetapi wartawan adalah suatu profesi yang melekat di karakter dan jiwa dari orang yang bersangkutan. "Saya berharap melalui kegiatan ini bagaimana cara kita menghormati senior-senior dan juga harus mengupgrade diri dari yang konvensional sekarang memanfaatkan digitalisasi,"tuturnya. Namun, seiring dengan digitalisasi tersebut, Herman Deru berharap agar edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan agar masyarakat tidak percaya dengan berita hoaks dan lebih bijak dalam bermedia sosial. Dan hal tersebut dapat dilakukan dengan literasi digital. "Lawan kita adalah berita hoaks, karena penyebaran berita hoaks dan pemberitaan yang dilebih-lebihkan banyak membawa dampak negatif dalam lingkungan sekitar terutama pada subjek yang diberitakan," tutupnya. Sementara itu, , H. Bangun Lubis mengatakan bahwa audiensi ini dalam rangka untuk memohon dukungan Pemprov Sumsel agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. "Kami juga panitia setuju menangkal berita hoaks dengan mengadakan literasi media," jelasnya. Turut hadir pada audiensi itu Asisten III Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Karo Umum dan Perlengkapan, M. Zaki Aslam, AP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Dukung Training ESQ 165 New Chapter Palembang
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi pengurus Forum Komunikasi Alumni ESQ 165 Sumsel di ruang tamu Gubernur Sumsel, Selasa (25/2/2020). Audiensi itu dalam rangka pelatihan sumberdaya manusia dan pembangunan karakter melalui “Training ESQ 165 New Chapter Palembang” yang akan dipandu langsung oleh DR HC Ary Ginanjar Agustian CDC, pada tanggal 28-29 Maret 2020 mendatang di Grand Ballroom SoMa Palembang. Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyambut baik dan mendukung kegiatan tersebut serta menyarankan agar dilakukan remind peserta agar para alumni yang pernah mengikuti training tersebut dapat mengetahui kegiatan itu. "Kegiatan ini berarti membangun dengan cara lain. Karena membangun tidak identik dengan fisik semata namun pembangunan karakter juga tidak kalah pentingnya," ungkapnya. "Mudah mudahan tidak ada halangan, saya akan hadir langsung. Sebenarnya saya juga penasaran ingin tau training ini," ditambahkan Deru. Ketua Panitia ESQ New Chapter Palembang, Alfan Gema Angkasa mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi dan memperkuat karakter peserta dan juga sebagai sarana meningkatkan rasa syukur, sehingga lebih semangat dan lebih ikhlas dalam menjalankan tugasnya. "Kami mengharapkan bapak Gubernur bisa hadir dan membuka kegiatan tersebut dan mengharapkan juga Gubernur bisa turut mengikuti training ini," kata Alfan. "Peserta diperkirakan mencapai 1650 orang dari seluruh Sumsel baik dari para pejabat maupun pegawai ASN serta para pegawai perusahaan BUMN dan BUMD. Kami mengharapkan para pejabat dan pegawai Pemprov Sumsel juga untuk ikut," tutupnya. Hadir pada audiensi itu, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Drs. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, S.STP., MM., Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Muhammad Zaki Aslam, AP, M.Si., dan Plt. Karo Kesejahteraan Rakyat, M. Iqbal Alisyahbana, S.STP. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Wagub Menerima Perwakilan Sumsel Menghadiri KUII Di Babel
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menerima Audiensi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Prov. Sumsel Audiensi bertujuan dalam rangka rencana keberangkatan ke Kongres Umat Islam Indonesia (KUII ) ke - VII Tahun 2020 di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Senin (24/02/2020). "Saya sangat mendukung keberangkatan pada kongres tersebut, saya berharap agar pada Kongres tersebut dapat mengangkat kondisi problem bangsa dan hal-hal terkait ke-Islaman dan berharap KUII menghasilkan penguatan di sejumlah aspek, seperti hukum, hingga ekonomi umat" ujar Mawardi. Sementara itu Ketua MUI Prov. Sumsel Prof. Dr. Aflatun Muchtar, MA, menyampaikan bahwa perwakilan dari Sumatera Selatan yang nanti akan mengikuti Kongres tersebut adalah sebanyak 4 (empat) orang terdiri dari Ketua Umum MUI Sumatera Selatan, Sekretaris Umum MUI sumatera Selatan , Ketua Pengurus Wilayah Muhamaddiyah Sumateta Selatan, dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Sumatera Selatan. Adapun Tema Kongres Umat Islam Indonesia (KUII ) ke - VII Tahun 2020 ini adalah " Strategi Perjuangan Umat Islam untuk Mewujudkan NKRI Adil makmur dan Beradab". Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 26 s.d 29 Februari 2020 di Provinsi Bangka Belitung. Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan kesra Dr.H. Achmad Najib, SH.,MH, Sekretaris Umum MUI Sumsel K.H. Ayik Farid Alaydrus, Bendahara MUI Suatera Sekatan Sukim Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Festival Seguntang 2020
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi dan akan mendukung penyelenggaraan Festival Seguntang sebagai salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Sumsel. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan tema "Bersama FORWIDA Melestarikan Seguntang Sebagai Hulu Melayu Tahun 2020" pada tanggal 28 Februari 2020 - 1 Maret 2020. Hal tersebut diungkapkan Mawardi saat menerima audiensi pengurus Forum Pariwisata dan Budaya (FORWIDA) Sumatera Selatan di Ruang Rapat Wakil Gubernur Sumsel, Senin, (24/02/2020) sehubungan dengan menginformasikan tentang pelaksanaan Festival Seguntang ini sekaligus mohon dukungan Pemprov Sumsel agar kegiatan ini terlaksana dengan baik. "Kami (Pemprov Sumsel) mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiasi penyelenggaraan kegiatan ini oleh FORWIDA. Dalam pelaksanaannya, Saya menyarankan agar keberagaman budaya di bidang-bidang lain khas Sumsel juga ditampilkan dalam kegiatan ini," ujarnya. Diungkapkan Mawardi untuk kelestarian situs Budaya di Bukit Seguntang, Gubernur Herman Deru juga telah mengintruksikan kepada OPD terkait untuk melakukan normalisasi agar lingkungan sekitar disana tetap terjaga."Tentu penyelenggaraan kegiatan ini juga pasti disambut baik oleh Bapak Gubernur,"jelasnya. Lanjutnya, selain kegiatan ini, untuk melestarikan kebudayaan, Mawardi berharap agar Dinas Pendidikan juga dapat memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tentang kebudayaan yang dimasukan dalam muatan lokal di pendidikan siswa. "Mari kita mulai ini dari anak-anak untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Sumsel. Kita harus menggali kebudayaan yang kita miliki agar jangan membiasa dan menghilang tergerus oleh moderniasi Ini dibutuhkan peran segala pihak, termasuk juga akademisi," tuturnya. Pembina FORWIDA Sumsel Toni Panggarbesi mengatakan bahwa melalui kegiatan ini FORWIDA ingin bekerjasama dan bersinkronisasi bersama Pemerintah untuk melestarikan berbagai keberagaman budaya yang ada di Sumsel. "FORWIDA adalah wadah yang menghimpun semua industri wisata, pelaku seni, pelaku budaya, akademisi berkumpul guna untuk melestarikan budaya dan juga meningkatkan pariwisata di Sumsel salah satunya dengan Festival Seguntang," katanya. Dijelaskannya, Bukit Seguntang memiliki potensi wisata dan juga diakui sebagai asal nenek moyang suku Melayu yang festival ini dilaksanakan untuk menjaga kelestarian situs budaya tersebut. "Kami (FORWIDA) mencoba untuk terus menggali setahap demi setahap kebudayaan yang ada di Sumsel dan melestarikannya kemudian menyatukannya dengan cara mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan kebudayaan atau melalui sejarahwan secara langsung," jelasnya. Ketua Umum FORWIDA Sumsel, Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, MT, memaparkan bahwa dalam Festival ini akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan diantaranya pengukuhan pengurus FORWIDA, penandatanganan seri perangko limited edition Festival Seguntang, lomba pantun bahasa Palembang, penampilan wayang Palembang. Selain itu, ada lomba menghias pempek bertema Bukit Seguntang, lomba musik Batang Hari Sembilan, demo tenun songket, bazar makanan, dan pelatihan gratis huruf ka ga nga. Dan juga ada pemberian penghargaan kepada sesepuh yang berjasa di bidang pariwisata dan kebudayaan. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Kadis Budpar Prov Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc., Plt. Kadisdik Prov. Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, MM. Tim Media Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Bahas Tujuh Raperda, Fraksi DPRD Sumsel Sampaikan Pandangan Umum
Palembang, sumselprov.go.id-Sembilan fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan pemandangan umum atas penjelasan Gubernur Sumsel terhadap 7 Raperda Provinsi Sumsel pada rapat Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel di ruang rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (24/2/2020). Tujuh Rapaerda tersebut yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Raperda tentang Pengelolaan Hutan Produksi dan Hutan Lindung, Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang Perseroan Terbatas Jaminan Kerdit Daerah (PT. Jamkrida), Kemudian, Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 14 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah, Raperda tentang perubahan ke-4 atas Perda Nomor 3 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, dan Raperda tentang perubahan ke-7 atas Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha. Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Muchendi Mahzareki, SE., itu dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya. Muchendi Mahzareki mengatakan, pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel itu berisikan tanggapan, pokok-pokok pikiran, himbauan dan pertanyaan terkait tujuh Raperda yang telah disampaikan penjelasannya oleh Gubernur Sumsel pada Senin, 17 Februari 2020 lalu. "Pemandangan umum yang disampaikan juru bicara fraksi-fraksi ini sangat penting guna penyempurnaan Rapaerda yang sedang dibahas bersama antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumsel," ungkapnya. Penyampaian pemandangan umum diawali Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Marzuki, SE, kemudian Fraksi Partai PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, H.A. Syarnubi, SP., MM., dilanjutkan Fraksi Partai Gerindra, Demokrat, PKB, Nasdem, PKS, PAN dan terakhir Fraksi Partai Hanura-Perindo. Nampak hadir pada rapat Paripurna itu, perwakilan FKPD Provinsi Sumsel, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar, Sekretaris DPRD Prov. Sumsel, Ramadhan S. Basyban, SH.,MM., para Asisten, Staf Ahli Gubernur Sumsel dan pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Optimalkan Peran Lembaga Keprofesian HMI, Dukung Sumsel Maju Untuk Semua
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melalui Kadis Kominfo Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP., MM., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dialog publik dan pelantikan lembaga pengembangan keprofesian Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang sebagai salah satu langkah mendukung program Pemerintah Provinsi Sumsel dan seluruh pemerintah daerah termasuk Pemkot Palembang dalam revolusi industri 4.0. yang nantinya akan bermuara pada visi dan misi Sumsel Maju Untuk Semua. Hal tersebut diungkapkan Herman Deru melalui Rizwan saat menjadi narasumber dalam Dialog Publik dan Pelantikan Lembaga Pengembangan Profesi HMI Cabang Palembang bertema "Optimalisasi Peran Lembaga dan Keprofesian HMI Sebagai Problem Solver Menuju Palembang Emas Darussalam Yang Bermuara Pada Sumsel Maju Untuk Semua" di Gedung Serbaguna Dewan Pimpinan Daerah RI Provinsi Sumsel, Minggu (23/02/2020). "Dengan kegiatan ini, HMI ingin mensinergikan lembaga yang ada di HMI, dengan Pemprov Sumsel dalam segala aspek yang bisa dilakukan bersama-sama. Dan kami dari Pemprov Sumsel dan Gubernur Sumsel H.Herman Deru sangat menyambut hal ini, agar bisa berkembang lagi dalam rangka meningkatkan partisipasi rekan-rekan HMI terhadap program pembangunan di Sumsel," ujarnya. Dijelaskan Rizwan, Bahwa pada tahun 2019, Gubernur Sumsel menginisiasi peluncuran program Web Desa 170 Desa dan Internet Desa dengan 34 Desa untuk menggambarkan dan mengembangkan potensi desa yang berupa ekonomi dan wisata. "Dengan adanya internet desa, maka akan terwujud pembangunan yang merata dengan meningkatkan konektivitas dalam segala sektor antar daerah melalui jaringan internet. Menurut Rizwan, program internet desa ini juga akan terus ditambah di tahun ini pada desa-desa lainnya sesuai kebutuhan. Hal ini sesuai dengan program Gubernur Sumsel yang ingin meningkatkan konektivitas antar daerah agar tidak ada desa tertinggal. "Seiring dengan itu, Pemprov Sumsel, melalui Diskominfo Sumsel juga melakukan literasi digital untuk mengurangi hal-hal negatif, dan menekan penyebaran berita hoaks, ke seluruh Kabupaten Kota mulai dari siswa hingga orang dewasa. Dan meminta Diskominfo Kab/Kota juga untuk memberikan edukasi untuk bijak bermedia sosial," jelasnya. Rizwan mengatakan bahwa peran mahasiswa juga sangat penting dalam menanggulangi berita hoaks. Ia berharap setelah dengan kegiatan ini, rekan-rekan HMI dapat lebih aktif lagi terhadap program pembangunan yang digagas Gubernur HD terutama pemanfaatan web desa, dan internet desa yang ada di Provinsi Sumsel. Sementara itu, Ketua Umum HMI Kota Palembang, Eko Hendiono, mengatakan bahwa hari ini 4 Lembaga Keprofesian HMI Cabang Palembang resmi dilantik. Dan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan bakat dari kader-kader HMI sesuai dengan fungsi lembaga masing-masing. "Hadirnya lembaga-lembaga dalam pelantikan ini, menjadi salah satu persiapan bagi kader-kader agar dapat mengeksplore potensi masing-masing. Termasuk salah satunya dibidang komunikasi. Melalui kegiatan ini agar organisasi ini dapat bersinergi dengan pemerintah," jelasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
H. Herman Deru Panjatkan Do'a dan Harapan Terbaik Untuk Cucu Pertama
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru beserta Istri Hj. Febrita Lustia Herman Deru menghadiri Tasyakuran Khitan cucu pertama beliau, M. Mandala Sultan Persya (Danis) putra pertama dari Bapak dr. Syamsuddin Isaac.SpOG dan Ibu Hj. Percha Leanpuri, B.Bus, MBA di Griya Agung Palembang, Sabtu (22/02/2020) "Semoga M. Mandala Sultan Persya (Danis) menjadi anak yang sholeh, anak yang berguna bagi orang tua, agama dan bangsa" doa Herman Deru (HD). HD juga menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bahagia kepada seluruh undangan dimana telah menyempatkan hadir di acara tersebut. "Mudahan mudahan acara Tasyakuran khitanan ini mendapatkan syafaat dari Allah SWT dan yang terpenting kita semua dapat bersilahturahmi di acara ini. Sudah lama sekali saya menginginkan proses khitanan ini dilaksanakan hal ini belum terwujud karena saya dikaruniyai oleh Allah SWT anak–anak putri semua, ini artinya bahwa Allah belum tentu mengabulkan semua permintaan umatnya, tapi Allah memberikan yang terbaik, dan Ahamdulilah Allah SWT memberikan kami cucu laki - laki, dan ini merupakan berkah bagi kami" jelas Bapak dari 4 Putri dan 3 cucu ini. Di akhir sambutannya HD berpesan kepada kedua orang tua Danis. "Didiklah anak ini menjadi anak yang kuat, anak yg mengerti agama dan tahu akan kewajibannya, anak yang berani berjuang akan kebenaran," tutup nya. Tasyakuran Khitan juga diisi dengan Tausyiah oleh Ustadz Riza Muhammad, dan pembacaan Doa dipimpin oleh Ustadz KH.Nawawi Dencik. Turut hadir Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo, Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya, Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, Sekda Prov Sumsel, H Nasrun Umar, Wakil Ketua TP PKK Prov Sumsel, Hj Fauziah Mawardi, Ketua DWP Prov Sumsel, Hj Renny Nasrun, Bupati/ Walikota se - Sumsel, para Kepala OPD Prov Sumsel, Gubernur Sumsel periode 2003-2008 H. Syahrial Oesman, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Pimpin Rapat Fasilitasi Sengketa PT. BAU Kabupaten Lahat
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memimpin langsung rapat fasilitasi sengketa lingkungan antara masyarakat dengan PT. Bara Alam Utama (BAU) di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, berlangsung di ruang rapat Gubernur Sumsel, Jum'at (21/2/2020). Pada rapat yang berlangsung hingga 3 jam lebih itu, Herman Deru mengatakan bahwa sengketa tersebut merupakan permasalahan kompensasi terkait lahan perusahaan PT. BAU seluas 128 Ha yang berada di tiga desa yaitu Desa Lebak Budi, Desa Negeri Agung dan Desa Ulak Pandan di Kabupaten Lahat. "Kalau kita dengarkan penjelasan satu persatu bahwa semua pihak punya peran sehingga pertemuan ini terjadi. Saya ingin ada kesepakatan bahwa yang utama tidak boleh ada konflik apalagi yang mengarah kepada tindakan anarkis," tegas Gubernur. Mengenai penyelesaian permasalahan kompensasi itu, Gubernur Herman Deru menugaskan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumsel bersama Kepala Bidang Hukum Setda Kabupaten Lahat untuk melakukan pembahasan bersama aspek hukum dari mekanisme pemberian kompensasi oleh PT. BAU kepada tiga desa tersebut. "Sebenarnya hanya permasalahan kejelasan mekanisme dari pemberian kompensasi itu saja. Karena PT. BAU sendiri bersedia dan menyanggupi. Namun harus ada mekanisme yang jelas sehingga tidak lagi muncul permasalah yang sama dikemudian hari," terangnya. Herman Deru menegaskan bahwa dia bersama bupati lahat akan ikut mengawal permasalahan ini sampai selesai. Menurutnya, kompensasi suatu perusahaan kepada masyarakat tentu bisa berupa program pembangunan fisik yang dapat memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat setempat. "Namun karena lahan tersebut dimiliki oleh tiga desa sehingga kompensasi itu harus diberikan secara proforsi. Jangan sampai hal ini malah menjadi pemantik permasalahan baru dimasyarakat," ujarnya. Sementara itu, Bupati Lahat, Cik Ujang S.H., mengatakan, sengketa ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu dan sudah dilakukan rapat pembahasan secara musyawarah namun belum mencapai kesepakatan penyelesaiannya. Untuk itu, Cik Ujang menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel yang telah melaksanakan rapat fasilitasi itu. "Kami sangat berterimakasih sekali kepada bapak Gubernur beserta jajaran yang sudah mengundang untuk rapat fasilitasi ini sehingga permasalahan ini bisa menemukan titik terang penyelesaiannya," ucapnya. Hadir pada rapat tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumsel, Ir. Robert Heri., M.M., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Pandji Tjahjanto, S.Hut. M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Drs. H. Edward Chandra, M.H. Kemudian, Kepala Dinas PU. Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel H. Darma Budhy, SH.,ST.,MT, dan Kasat Pol PP Prov. Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si., FKPD Kabupaten Lahat, Kepala Desa Ulak Pandan, dan Pimpinan PT. Bara Alam Utama. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Belasan Tahun Rutin Safari Jumat, Herman Deru Akui Banyak Manfaatnya
Palembang, sumselprov.go.id - Selama belasan tahun menjalankan safari jumat, komitmen ini terus dilakukan sampai dirinya menjadi Gubernur Sumsel. Bahkan agenda rutin ini dilakukan tidak hanya di Kota Palembang saja melainkan meluas hingga sampai ke 17 Kabupaten/Kota di Sumsel. Diapun menyebutkan dalam menjalankan safari jumatnya, dirinya bisa saja mendatangi ke lokasi masjid-masjid tidak hanya di tengah kota bahkan dipelosok-pelosok daerahpun di hampirinya. "Jangan tekejut, ini sudah 15 tahun saya lakukan keliling masjid. Dari tahun 2005 lalu dan disebut sebagai safari jumat, tapi masih belum merata datang-datang ke masjid-masjid. Oleh karena itu tetap saya lakukan, safari jumat tidak disini saja tapi juga ke daerah-daerah lain," kata Gubernur Herman Deru saat Safari Sholat Jumat di Masjid Haqqul Yaqin Jalan KH. Wahid Hasim, Lorong AA, Kelurahan 2 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Jumat (21/2/2020). Selain dapat bersilaturahmi dan melihat langsung secara rill kondisi masyarakat, dia mengaku banyak manfaat yang didapat yaitu hablum minallah dan hablum minannas. Di kesempatan ini, dia juga mengajak para jamaah bahkan umat muslim untuk terus menjaga daerah Sumsel dimana daerah ini dikenal sebagai daerah zero konflik. "Alhamdulilah kita di Sumsel zero konflik, ini sangat penting sebagai umat muslim. Mari kita jaga ini tapi tidak cukup hanya saya saja (sebagai Gubernur) tapi juga dibantu dengan seluruh Kepala Daerah di 17 kabupaten/kota , Camat, Lurah, RT dan juga seluruh elemen masyarakat," terangnya. Dia juga meminta kepada pengurus masjid dan masyarakat sekitar untuk selalu membuka pintu masjid bagi umat muslim untuk menjalankan ibadahnya, dengan tidak membeda-bedakan. "Menjalankan tugas sebagai Umat Islam, saya minta masjid ini jangan ada label, seperti masjid NU, Muhammadiyah dan lainnya, tapi masjid ini adalah masjid islam," tutupnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.