Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Wagub Sumsel: Pemprov Dukung Percepatan Perda RZWP-3-P Sumsel
28 Feb 2020 Dilihat 218x

Wagub Sumsel: Pemprov Dukung Percepatan Perda RZWP-3-P

Jakarta, sumselprov.go.id – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya katakan bahwa Pemprov Sumsel siap dan dukung percepatan Perda RZWP-3-P Sumatera Selatan Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya saat  menghadiri  rapat evaluasi RANPERDA oleh Kementerian Dalam Negeri RI tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP-3-P) Sumatera Selatan  di The Acacia Hotel Jakarta, Kamis (27/02/2020) "Pemprov  sangat komitmen untuk mewujudkan zona pesisir ini. Dan jika ini terwujud kita akan jalankan sebagaimana seharusnya," tegas Mawardi. Ditambahkan Mawardi bahwa zona pesisir dan pulau kecil yang ada di Sumsel sudah ada taman nasional dan sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan di pulau tersebut. Saat membuka Rapat, Dirjen Pengembangan Wilayah Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Dr. Ir. H Muhammad Hudori menyampaikan jika nanti Perda tentang RZWP-3-P sudah jadi, jangan sampai rencana yang sudah berjalan di batalkan oleh Pemprov Sumsel atau nantinya  muncul konflik baik persoalan  pemanfaatan dan perizinan. Serta  tidak ada tumpang tindih soal Perda tersebut  di Sumsel. "Evaluasi ini akan selesai dalam 15 hari. Dari 34 Provinsi, sudah 24 Provinsi yang sudah menyelesaikan Perda dan kemudian yg ke 25 Aceh sedang perbaikan pasca evaluasi. Jika nantinya Perda Sumsel telah selesai maka sumsel akan menjadi Provinsi yang ke 26" jelas Hudori. Untuk diketahui Zona Pesisir dan Pulau Kecil Sumsel di bagi dalam 3 Alokasi. Pertama alokasi pemanfaatan umum, kedua Kawasan Konservasi  dan ketiga Alur laut. "RZWP-3-K Sumsel ini yang terbaik. Kami siap mempertanggung jawabkan secara teknis," ujar Kasubdit Zonasi Daerah KKP Dr Krishna Samudra S.Pi, M.Si. Turut hadir Kasubdit Kelautan dan Perikanan Hendri Erafat Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Herman Deru Apresiasi Kreasi Perumahan Komunitas Petugas Kebersihan Sumsel
28 Feb 2020 Dilihat 214x

Herman Deru Apresiasi Kreasi Perumahan Komunitas Petugas Kebersihan

Prabumulih, sumselprov.go.id  Gubernur Sumsel H. Herman Deru apresiasi hasil kreasi dan inovasi pembangunan perumahan komunitas petugas kebersihan koia Prabumulih Apresiasi  tersebut disampaikan oleh Gubernr Sumsel H. Herman Deru saat melakukan Ground Breaking Pembangunan Perumahan Komunitas Petugas Kebersihan Kota Prabumulih di Kelurahan Anak Petai Kota Prabumulih  (27/02/2020) "Saya Atas nama Pemprov Sumsel Mengucapkan selamat atas dimulainya Pembangunan Perumahan Komunitas Petugas Kebersihan ini, Hendaknya program ini dapat dipublikasikan dengan besar agar gagasan ini nantinya dapat di jadikan contoh untuk daerah lain" ujarnya. Dikatakan Pembangunan 223 unit rumah di Area seluas 4 Hektar dengan tipe 36 ini termasuk hal yang membanggakan dan mendukung Program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI, serta dapat mengurangi jumlah Backlock Perumahan di Provinsi Sumatera Selatan yang mencapai 477.015 unit rumah sampai dengan tahun 2019. Ia juga mengatakan, Program ini bertujuan untuk terciptanya transaksi bisnis melalui sosialisasi rumah berbasis komunitas, dengan melibatkan peran aktif pemerintah untuk mensejahterakan kehidupan sosial masyarakat melalui kerjasama Pemerintah, BUMD, pihak swasta dan masyarakat  yang tergabung dalam komunitas ini. Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kebahagiaan sekaligus menikmati hasil pembangunan, kegiatan ini juga diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan sehingga meningkatnya taraf hidup masyarakat. Di kesempatan itu juga diserahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau biaya untuk perbaikan/bedah rumah yang merupakan Program Kementerian PU PR yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dan Gubernur Sumsel H Herman Deru. Turut Hadir Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR RI Dr. Khalawi Abdul Hamid, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya ,MM, Wakil Walikota Prabumulih Andriansyah Fikri, SH, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel, Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, Kasat Pol PP Prov. Sumsel, H. Aris Saputra, Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel  

Baca Detail
H. Herman Deru: Gojek Mitra Masyarakat

Sumsel
28 Feb 2020 Dilihat 229x

H. Herman Deru: Gojek Mitra Masyarakat

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru katakan merupakan suatu kebanggaan bagi saya dapat hadir  bersama anda para komunitas gojek. Menurutnya Gojek adalah  mitra kecil yang merupakan pahlawan mobilisasi ekonomi dan  pendongkrak ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru  pada saat acara Festival Gojek di Jakabaring, Kamis (27/02/2020) “ Kalian merupakan  pahlawan keselamatan, dimana semua Kegiatan dengan segala permasalahannya  terbantu berkat  kerja kalian, jadi pantas jika kalian  disebut pahlawan" ujar Herman Deru. Lanjut Deru perlu suatu perlindungan bagi mitra Gojek agar dalam operasional kegiatannya berjalan aman dan nyaman. "Tadi saya baca running text, dimana para Gojek dipermainkan pelanggan yang  order terus batal yang tentunya merugikan driver gojek. Maka untuk itu kepada pihak berwajib khususnya  cyber crime  dapat menindaklanjuti agar  driver  Gojek tidak lagi dipermainkan " tegas Deru. Herman Deru juga minta nantinya perlu diajukan  ke DPRD Prov Sumsel  agar dapat dibuatkan  produk hukum bagi gojek untuk  perlindungan penyedia jasa agar tidak dipermainkan. Karena Gojek merupakan  suatu perusahaan yang membantu pemerintah dalam  mengatasi pengangguran. Bahkan di dunia  masuk ke dalam perusahaan terbesar ke 11. Turut hadir Walikota Palembang H. Harnojoyo.  Direktur Angkutan Multi Moda, Ahmad Yani,  Ka Dirlantas Sumsel Kombes Pol Juni,  Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, Kadis Perhubungan Dr. Nelson Firdaus Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel    

Baca Detail
Pemprov Sumsel Matangkan Persiapan Raker Dana Desa Sumsel
27 Feb 2020 Dilihat 522x

Pemprov Sumsel Matangkan Persiapan Raker Dana Desa

Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat akhir membahas persiapan Rapat Kerja (Raker) percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa tahun 2020, dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Rabu (26/02/2020). Rapat ini dilaksanakan untuk koordinasi dan komunikasi bersama OPD terkait dan bertanggung jawab dalam persiapan Raker yang akan dilaksanakan pada hari Jumat 28 Februari 2020 mendatang di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Menurut Nasrun Umar, agar terlaksana dengan baik, harus dilakukan persiapan yang matang baik dalam bidang perlengkapan acara, registrasi, keamanan, kesehatan, peserta, konsumsi, komunikasi dan publikasi. "Saya mau, kegiatan ini harus sukses dan lancar. Maka kepada setiap OPD harus berkoordinasi dan benar-benar siapkan dan dapat dihandle dengan baik," ucapnya. Pada kesempatan itu, Nasrun Umar meminta OPD terkait juga terus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi RI. Setelah rapat ini digelar, Nasrun beserta OPD, dan juga pihak kementerian juga melakukan peninjuan lokasi acara secara langsung untuk memastikan kesiapan tempat acara berlangsung sehingga nantinya informasi ya g akan disampaikan dalam kegiatan tersebut juga dapat tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini akan dihadiri kurang lebih 3.300 peserta yang terdiri dari Kepala Desa se-Sumsel. Dan rencananya akan menghadirkan narasumber Menteri Dalam Negeri, H. Muhammad Tito Karnavian, Menteri Desa,PDT, Transmigrasi RI, H Abdul Halim Iskandar, dan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyanj Indrawati. Turut hadir pada rapat itu, Kasatpol PP Prov Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si., Kadis PMD Prov Sumsel, H. Yusnin., S.Sos., M.Si., Inspektur Provinsi Sumsel, Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA., serta Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Muhammad Zaki Aslam, AP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Pimpin Rapat TPID, Gubernur Sumsel Akan Evaluasi APBD Kabupaten Dengan Kemiskinan Tinggi Sumsel
27 Feb 2020 Dilihat 569x

Pimpin Rapat TPID, Gubernur Sumsel Akan Evaluasi APBD Kabupaten Dengan Kemiskinan Tinggi

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang juga Ketua Umum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel memimpin langsung rapat koordinasi high level meeting TPID Sumsel di ruang rapat Bina Praja, Pemprov. Sumsel, Rabu (26/2/2020). Pada rapat itu, Herman Deru mengharapkan agar anggota TPID Sumsel bersama-sama meningkatkan kinerja program-program TPID dengan inovasi serta melaksanakan program yang telah menjadi kegiatan tetap seperti pelaksanaan rapat koordinasi, capacity building danlainnya. Kemudian, program dan kegiatan yang ada pada OPD Pemprov Sumsel maupun pada instansi Iainnya yang anggota TPID agar telah tercantum dalam roadmap pengendalian inflasi daerah Provinsi Sumsel tahun 2019 sampai 2021. Menurut Herman Deru, jika tingkat inflasi suatu daerah terjaga stabilitas dan cendrung rendah akan mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah yang baik dan berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan unit-unit UKM dan mengurangi tingkat kemiskinan. "Kita (Sumsel) ini sudah terbaik di wilayah Sumatra dan kita diakui pertumbuhan perekonomian kencang. Tetapi, saya belum puas karena ada beberapa kabupaten yang menonjol, yaitu tujuan utama penurunan angka kemiskinan yang tidak ada perubahan, walaupun ada juga beberapa daerah yang sangat baik," ungkap Deru. Untuk itu, lanjut Herman Deru, daerah yang tidak ada perubahan akan dilakukan guidance agar benar dalam membelanjakan anggaran dengan cara melalui evaluasi APBD induk maupun APBD perubahan. "Kalau di APBD induk sudah dilakukan, mungkin nanti di APBD perubahan kita perbaiki lagi kalau ada yang belum tepat, karena ada daerah yang APBD tinggi tapi tidak berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Tapi, kita tidak usah sebut nama kabupatennya," tegasnya. Berdasarkan data BPS Provinsi Sumsel bahwa tingkat inflasi Sumsel menunjukan kecenderungan menurun dibandingkan di tahun-tahun sebelumnya, yaitu seperti terjadi pada kisaran 5 tahun yang lalu, di tahun 2014 tingkat inflasi Sumsel mencapai 8,48% dan Tahun 2019 sebesar 2,06% rendah dibawah capaian nasional sebesar 2,72%. Untuk Bulan Januari 2020 Sumsel mengalami inflasi sebesar 0,60% (mtm). "Hal ini menunjukkan sejak dibentuknya TPID kondisi tingkat Inflasi Sumsel cenderung mengalami penurunan, rendah dan stabil," ujarnya. Di Sumsel ada 8 komoditas strategis yang seringkali andil lnflasi antara lain Beras, Bawang merah, Gula pasir, cabe merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras dan minyak goreng. Komoditi ini juga dipengaruhi oleh pola distribusi perdagangan komoditi tersebut. "Perlu juga kita fikirkan Iangkah-Iangkah apa yang perlu dilakukan pada kondisi saat ini dimana virus Corona sedang mewabah di daratan Cina dan beberapa negara Iain. Hal ini akan sangat mempengaruhi perkembangan harga komoditas yang kita Impor antara lain komoditi bawang putih dan bahan pangan penting lainnya," ditambahkan Herman Deru. Dia mengharapkan juga program-program yang telah dilakukan TPID Sumsel hendaknya dapat didukung pelaksanaannya oleh segenap anggota TPID agar dapat berjalan sesuai tujuan yang ingin dicapai sehingga tingkat inflasi yang rendah dan stabil. "Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sedang merintas pembentukan BUMD pangan dan melakukan optimalisasi pasar Jakabaring," tutupnya. Hadir pada rapat tersebut Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo, Kepala BPS Provinsi Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumsel, H. Afrian Joni., SE., M.M., dan para pimpinan OPD lainnya dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Sumsel Gelar Sosialisasi Penguatan Peran Dan Fungsi Inspektorat Daerah Sumsel
27 Feb 2020 Dilihat 239x

Sumsel Gelar Sosialisasi Penguatan Peran Dan Fungsi Inspektorat Daerah

Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya katakan  pemerintah kabupaten dan kota banyak lepas kendali dalam mengambil kebijakan dan tidak diketahui oleh pemerintah provinsi Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya pada saat membuka acara Sosialisasi Penguatan Peran dan Fungsi Inspektorat,  di Griya Agung, Rabu,  (26/2/2020) Maka terbitlah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah “Dalam mengambil suatu keputusan perlu ada penyesuaian dan harus diketahui oleh pemerintah provinsi. Karena Gubernur adalah perwakilan pemerintah pusat” ujar Mawardi Ia jelaskan, PP 72 adalah amanah yang mengintegrasikan inspektorat dan inspektorat pembantu di daerah menjadi sebuah instansi yang lebih semi independen. "Dengan adanya perubahan ini, Inspektorat di daerah, akan lebih leluasa dalam hal full data. Juga ketika untuk memberikan masukan kepada penanggungjawab yakni Gubernur” jelasnya .Lanjutnya, Selama ini kan enggak, mereka sebatas kabupaten/kota saja. Tapi dengan perubahan ini mereka akan diangkat atas persetujuan Gubernur. "Harapan kita tentu ini akan memperkuat peran pengawasan inspektorat di daerah,” harapnya Hadir Para Sekda Kabupaten/Kota Dan Para Inspektorat kabupaten/kota Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Mangkrak 5 Tahun, HD Rampungkan Jembatan Lematang Sumsel
26 Feb 2020 Dilihat 381x

Mangkrak 5 Tahun, HD Rampungkan Jembatan Lematang

Palembang, sumselprov.go.id-Komitmen Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membangun infrastruktur merata di penjuru Sumsel terus dibuktikannya tak terkecuali di Kabupaten Lahat. Untuk membangun sejumlah infrastruktur di Lahat meliputi Jembatan Lematang, Pembangunan Jalan dan Rumah Sakit Pratama, HD menggelontorkan dana senilai Rp71 miliar. Untuk diketahui, Jembatan Lematang itu sendiri sudah lima tahun pembangunannya belum rampung, hal tersebut membuat Gubernur Herman Deru mengambil langkah dengan membantu dan menargetkan Jembatan Lematang pada tahun ini selesai. "Jembatan Lematang di Lahat tahun ini harus sudah selesai. Kita anggarkan Rp 41 miliar, kita berikan Rp20 miliar kemudian sisianya pada Anggaran Belanja Tahunan (ABT)," ucap Gubernur Herman Deru saat menerima kunjungan Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (25/02/2020). "Insya Allah tahun ini fisiknya pekerjaannya dikerjakan. Kita targetkan jembatan tahun ini dapat selesai sehingga dinikmati oleh masyarakat," ditambahkan Deru. Tak hanya itu, sebagai kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan Gubernur Sumsel Herman Deru juga memberikan bantuan pembangunan RS. Pratama di Kabupaten Lahat. "Kita bangun Rumah Sakit Pratama ini, yang penting Rumah Sakit ini memang radius pelayananya harus jelas dalam melayani kesehatan masyarakat Kabupaten Lahat. Untuk Jalan sendiri, Gubernur Herman Deru juga menganggarkan sebesar Rp 15 Miliar. bantuan ini, Gubernur menilai untuk mendukung aktifitas masyarakat disana. Sementara itu, Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah memberikan bantuan kepada Kabupaten Lahat khususnya dibidang infrastruktur. Selain jembatan, lanjut Cik Ujang mengatakan Gubernur Herman Deru juga membantu jalan dan Rumah Sakit Pratama. Turut hadir mendampingi Gubernur Sumsel, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Jadi Piloting E-Kinerja ASN Terintegrasi Sumsel
26 Feb 2020 Dilihat 337x

Pemprov Sumsel Jadi Piloting E-Kinerja ASN Terintegrasi

Jakarta, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar menghadiri dan menandatangani surat pernyataan kesanggupan instansi pusat/daerah sebagai piloting E-Kinerja ASN Terintegrasi di Hotel Premier Best Western Jakarta, Selasa (25/02/2020). Terkait hal tersebut, Nasrun mengatakan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen untuk melaksanakan penilaian kinerja secara digital dan online. "Yang melakukan penilaian adalah BKN, berarti langsung oleh Pusat. Ini hal baik karena kita sebagai ASN memang dituntut untuk bekerja secara maksimal,m dan meningkatkan performa kerja kita,” ujarnya. Selain itu, Nasrun mengungkapkan bahwa dari 34 provinsi, Provinsi Sumsel patut bangga karena terpilih sebagai piloting E-Kinerja ASN terintegrasi bersama 25 Kementerian/Lembaga/ Daerah oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Penilaian kinerja secara digital dan online akan menjadi pemicu bagi ASN dalam meningkatkan performa kerjanya. Jadi ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan," tuturnya. Menurutnya, di era serba digitalisasi seperti saat ini. Para ASN tentu juga dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman. Dengan penilaian tersebut, maka bagi yang bekerja dengan baik akan mendapatkan reward, dan sebaliknya bagi yang kinerjanya buruk akan ada punishment. "Maka komitmen Pemprov Sumsel sebagai piloting E-Kinerja ASN Terintegrasi harus kita laksanakan sebaik mungkin, sebab pada bulan Oktober akan dilakukan evaluasi atas pelaksanaan komitmen tersebut," katanya. Sementara itu, Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Haryomo Dwi Putranto menjelaskan bahwa instrumen pelaksanaan E-Kinerja ASN Terintegrasi telah ada dan akan dilaksanakan pada 25 instansi guna meningkatkan manajemen ASN dengan baik. Dengan adanya hal ini, Haryomo berharap agar pada saatnya nanti tidak ada lagi ASN yang meninggalkan pekerjaannya pada waktu jam kerja. "BKN pada tahun 2020 segera melakukan pembinaan E-Kinerja ASN Terintegrasi di 25  kementerian/lembaga/daerah,” jelasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Wagub Sumsel Himbau Siswa SMK Gali Ilmu Prakerin Sumsel
26 Feb 2020 Dilihat 217x

Wagub Sumsel Himbau Siswa SMK Gali Ilmu Prakerin

Ogan Ilir, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menghimbau siswa-siswi yang hendak melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya sebagai modal guna memasuki dunia kerja. Hal tersebut disampaikannya saat membuka 1 Tahun Competition Intan Cup dan Pelepasan siswa-siswi Prakerin Kelas XI dan XII Mekatronika di SMK Negeri 1 Desa Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir Selasa (25/2/2020). "Kepada anak-anak saya minta untuk hati-hati dan menggali ilmu untuk modal kedepan nantinya, ini penting untuk kedepan karena persaingan globalisasi semakin maju oleh sebab itu galilah ilmu sebanyak-banyaknya," kata Mawardi Yahya. Tak hanya itu kehadiran dari sekolah SMK-SMK ini, lanjut Mawardi agar anak-anak ini kedepan mampu berbuat inovasi, kreatif dan siap bekerja secara profesional. Saya akan akan melapaskan anak didik kita dalam praktek lapangan atau praktek kerja industri (prakerin) tujuan tidak ada lain melalui sekolah kejuruan SMk ini akan mampu mempunyai inovasi- inovasi dan siap bekerja secara profeisonal," ujarnya. Dia meyakini, kepada orang tua yang telah mensekolahkan anak-anaknya di SMK merupakan hal tepat dalam menghasilkan skill dan bekerja secara profesional di bidangnya nanti. "Saya yakin kejuruan SMK yang dipilih seusai skillnya masing- masing dan dicintai oleh anak itu sendiri, saya harap dalam bekerja mendapatkan hasil yang baik dan profesional di bidangnya masing-masing," tegasnya. Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Indralaya Selatan, Jon Heri mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Sumsel Mawardi Yahya untuk dapat membuka 1 Tahun Competition Intan Cup dan Pelepasan siswa-siswi Prakerin Kelas XI dan XII Mekatronika SMK Negeri 1 Indralaya Selatan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.