Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Terima Bupati OKU, HD Komitmen Bantu Pembangunan RSUD Ibnu Soetowo
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan Bupati OKU Kuryana Aziz beserta jajaran dalam rangka silaturahmi di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (17/03/2020). Dalam kesempatan itu, keduanya berdialog tentang sejumlah pembahasan terkait kemajuan Sumsel mengenai peningkatan infrastruktur di Sumsel, termasuk di Kabupaten OKU. Terkait hal tersebut Herman Deru menegaskan akan mendorong kemajuan infrastruktur di setiap Kabupaten Kota yang ada di Sumsel termasuk di Kabupaten OKU. Sebagai wujud dari komitmennya tersebut, HD juga akan membantu mewujudkan pembangunan RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan yang merata. "Pembangunan RSUD tersebut harus berarti sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas," tuturnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ajak IJTI Dukung Program Pembangunan Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (17/3/2020). Dipertemuan itu, Herman Deru mengajak para jurnalis televisi yang tergabung dalam IJTI Sumsel untuk menyamakan persepsi terhadap pembangunan Provinsi Sumsel melalui visi misi "Sumsel Maju Untuk Semua". Menurutnya, dalam membangun suatu daerah dibutuh kesamaan persepsi terlebih dahulu dari berbagai pihak sehingga visi dan misi pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tercapainya tujuan yang diharapkan. "Sebagai kepala daerah tentu saya butuh visi misi "Sumsel Maju Untuk Semua" dapat berjalan dengan baik agar Sumsel lebih maju, sejahtera dan lainnya," ungkapnya. Untuk itu HD mengharapakan peran serta dari IJTI Sumsel dalam mendukung pembangunan di Sumsel. "Kita juga membutuhkan trust yang didapat dalam pelaksanaan pembangunan di Sumsel ini. Artinya adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah salah satunya melalui siaran pemberitaan di televisi, kata HD. Menurut HD, secara sporadis ada titik yang membuatnya terhambat visi misi pembangunan Sumsel, salah satu contohnya kasus harimau di Kota Pagaralam yang berdampak pada perekonomian kota pagaralam. "Dalam kasus yang demikian kita butuh bantuan dan peran serta IJTI Sumsel untuk mengedepankan visi Sumsel maju tidak terhambat," tegasnya. Sementara itu, Ketua IJTI Sumsel Ardiansyah Nugraha mengatakan, tujuan audiensi yang dilakukan untuk mempererat sinergi dengan Pemda Sumsel. Salah satunya dalam menyikapi perkembangan media sosial yang memiliki dampak sangat besar dimasyarakat. "Pada dasarnya kita ingin melakukan sinergi dengan Pemda Sumsel. Termasuk mendukung program Pemerintah provinsi Sumsel," terangnya. Hadir pada audiensi itu Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM., dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, S. STP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Serahkan Laporan Keuangan TA 2019 Provinsi Sumsel ke BPK
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan Penyerahan laporan keuangan Anaudited Tahun Anggaran (TA) 2019 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Sumsel, Selasa (17/03/2020). Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengatakan penyerahan laporan keuangan kepada lembaga yang berwenang dalam hal ini BPK, dilakukan agar BPK dapat memeriksanya, mengauditnya dan baru kemudian dibawa ke DPRD sebagai laporan pertanggung jawaban dari kepala daerah. Sementara itu, Kepala BPK Kantor Perwakilan Sumsel, Harry Purwaka mengatakan dibutuhkan 2 bulan sejak diserahkan untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan, kemudian setelah itu hasil laporan disampaikan ke DPRD. Menurutnya, kepala daerah mempunyai waktu 3 bulan tahun anggaran berakhir menyampaikan laporan keuangan paling telat 31 Maret 2020. "Tentang waktu penyerahan, dan penyampaian laporan keuangan Pemprov Sumsel tanggal 17 Maret sehingga masih sesuai waktu," ujarnya. Meskipun pertemuan ini juga dibatasi tidak lebih dari 30 orang untuk antisipasi Covid-19. Kegiatan ini tetap berlangsung dengan hikmat. Selain itu, Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel juga menerapkan pemeriksaan temperatur tubuh dan menyediakan hand sanitizer bagi yang berkunjung ke kantor tersebut. Turut hadir Plt Kepala BPKAD Prov Sumsel, Akhmad Mukhlis SE., M.Si., dan Inspektur Prov. Sumsel, Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Nasrun Umar Himbau OPD Lakukan Absensi Manual Antisipasi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar memimpin gelaran apel gabungan OPD dilingkungan Pemprov Sumsel yang dilaksanakan tanggal 17 pada setiap bulannya. Dalam kesempatan itu, Nasrun mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel kepada semua ASN diharapkan tetap tenang dengan tersebarnya wabah penyakit Covid-19, dan masyarakat diharapkan juga tetap selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tetap dalam keadaan bersih. "Untuk mengantisipasi Covid19, proses absensi diharapkan hindari fingerprint dan melakukannya dengan manual atau scan wajah," ujar Nasrun pada apel gabungan di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (17/03/2020). Kemudian, disetiap kantor agar dapat menyiapkan hand sanitizer yang menjadi keharusan bagi setiap OPD serta selalu menjaga kebersihan dan membatasi kegiatan dengan massa yang banyak. Dijelaskan Nasrun, bahwa Sumsel telah menyiapkan 5 Rumah Sakit terkait kesiapsiagaan Covid-19 yaitu RS Mohammad Husin, RS Siti Fatimah, RS Umum Lahat, RS Umum Kayu Agung, dan RS Dr. Rivai Abdullah. "Jika memang dibutuhkan Pemerintah akan menyiapkan rumah sakit baru yang akan menanggulangi wabah penyakit ini," tegasnya. Dengan banyaknya informasi yang berkembang saat ini, Ia juga menghimbau masyarakat agar dapat menggunakan media sosial secara bijak. “Jangan jadikan Medsos sebagai tempat penyebar luasan berita Hoax, sehingga tidak menimbulkan perpecahan maupun perselisihan dilingkungan masyarakat. Jadilah masyarakat yang cerdas dalam menerima informasi terutama saat ini tentang virus corona,” tutupnya. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbiolis Keputusan Gubernur tentang pemberian pensiun dan tunjangan hari tua bagi ASN yang memasuki purnabakti mulai 1 April 2020 di lingkungan Pemprov Sumsel. Turut hadir pada apel gabungan itu, para Asisten dan para Kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Bentuk Satgas Percepatan Penanganan Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Diseases-19 (Covid-19), Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel bersama instansi terkait lainnya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) sebelum lahirnya Keppres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Menurutnya, virus corona memang berbahaya, akan tetapi turunannya lebih berbahaya yaitu dapat mengakibatkan turunnya produktivitas berbagai aspek baik itu ketertiban masyarakat terganggu, perekonomian terganggu dan lainnya. "Untuk itu, selain mencegah virus corona kita harus bisa menjaga produktivitas. Kita patut bersyukur sampai dengan saat ini belum ada kasus positif Corona di Sumsel," ungkap HD. Hal ini disampaikan HD pada rapat koordinasi Satgas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Sumsel di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Senin (16/3/2020). HD menghimbau, dalam hal pencegahan Covid-19 semua instansi yang terlibat langsung pada kedatangan maupun keberangkatan orang baik darat, laut dan udara untuk melakukan peranan masing masing. Bahkan jika ada yang dianggap mencurigakan agar segera lakukan tindakan antisipasi. Dia juga mengharapkan Satgas dapat melibatkan semua BUMN yang ada di Sumsel dalam pencegahan corona termasuk pembiayaannya. "Hari ini kita berperan sebagai penanggungjawab dari berbagai institusi maupun yang terlibat dalam Satgas dan terlibat langsung di masyarakat," kata HD. Pemprov Sumsel bersama pemkab dan pemkot sudah melaksanakan berbagai upaya mulai dari surat edara. Kemudian, instruksi Gubernur Sumsel hingga himbauan Gubernur Sumsel terkait banyaknya berita kasus Corona di Sumsel. Untuk itu, HD mengajak Satgas mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat dan menjaga ketertiban dengan penyampaian informasi yang jelas, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. "Satgas ini saya sarankan untuk mengantisipasi komentar tidak jelas dengan menetapkan juru bicara Satgas," ujarnya. Pada rapat koordinasi itu ditetapkan juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Sumsel yaitu Direktur Rumah Sakit PUSRI, Prof, Dr, dr. H Yuwono M, Biomed dan sebagai Ketua Satgas Kepala BPBD Prov Sumsel, menyesuaikan dengan Keppres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar mengatakan, sampai saat ini Sumsel belum ada kasus Corona. Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel telah melakukan upaya memberikan himbauan kepada masyarakat yaitu menerapkan prilaku hidup sehat dan himbauan lainnya. "Saat ini ada lima rumah sakit yang ditunjuk untuk melayani kasus Covid-19. Untuk proses belajar dan mengajar belum diliburkan karena dianggap belum perlu dan belum ada kasus Corona di Sumsel," terang Nasrun Umar. Dalam rapat koordinasi itu dilakukan diskusi dan tanya jawab serta pemberian saran dan masukan dari berbagai instansi terkait yang ada di Sumsel. Hadir pada rapat tersebut Forkopimda Provinsi Sumsel, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar, para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel, pimpinan instansi vertikal dan pimpinan BUMN yang ada di Sumsel serta para Kepala Rumah Sakit yang ada di Sumsel. Adapun Rumah sakit yang ditunjuk untuk melayani kasus Covid-19 di Sumsel sebagai berikut : RS RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Alamat: Jl. Jendral Sudirman Km. 3,5 Palembang. Telepon: (0711-354088), IGD (0711-315444) Fax: (0711-351318) Email: rsmhplg@yahoo.com RS Dr. Rivai Abdullah, Alamat: Jl. Sungai Kundur Kelurahan Mariana Kec. Banyuasin I. Telepon: (0711-7537201) Fax: (0711-7537204) Email: rsdr_rivaiabdullah@yahoo.co.id RSUD Lahat, Alamat: Jl. Mayjend Harun Sohar II No.28 Lahat. Telepon: (0731-323080) Fax: (0731-321785) Email: rsud_lahat@yahoo.co.id RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, Alamat: Jl. Kol. H. Burlian Km 6 Kel. Sukabangun Kec. Sukarami, Palembang 30151. Telepon: (0711-5178883, 5718889) Fax: (0711-7421333) Email: rsudprovsumsel@gmail.com RSUD Kayuagung, Alamat: Jln. Letjen Yusuf Singadekane Kel. Jua-jua Kec. Kayuagung Kab. Ogan Komering Ilir. Telepon: (0712-323889) Email: rsud_kya@yahoo.com Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sidak Ke Bandara, HD Sosialisasikan Kewaspadaan Terhadap Covid19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Sekda Sumsel H Nasrun Umar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dalam rangka mengecek kesiapsiagaan tim satgas Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) yang telah dibentuk beberapa waktu lalu. "Siang hari ini saya meninjau kerja tim satgas Covid19 yang telah dibentuk sebelumnya yakni dikomandani oleh Pak Sekda dibawahnya ada BPBD yang mengatur aktivitas satgas. Ini berjalan dengan baik cuma perlu penyempurnaan yang memang harus ditingkatkan," katanya di Bandara SMB II Palembang, Senin (16/03/2020) HD mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumsel atas berbagai perbuatan mencegah dan doanya hingga sampai detik ni kita bersyukur Sumsel masih terbebas dari virus corona. Namun Ditegaskan Dia agar setiap pihak jangan lalai, apalagi bagi para pelayan masyarakat baik bagi warga pendatang maupun saudara-saudara kita yang menetap di Sumsel. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. "Kita harus ingat bahwa hal ini jangan mengurangi produktivitas, tapi tetap meningkatkan kewaspadaan misal memakai masker agar virus ini tidak terus mewabah di negara kita terutama Sumsel,"katanya. Namun HD juga agar wartawan mengambil peran agar tetap waspada dan juga berperan dalam menjaga stabilitas spirit warga Sumsel yang punya etos kerja baik. "Semua harus waspada terutama apabila berada di tempat umum. Kita juga harus mampu menjadi petugas dalam menangkal virus,"katanya. Dalam kunjungannya tersebut, HD juga menghimbau masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga anda dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Sebagai tindak lanjut, pada hari yang sama HD juga akan akan melakukan Penandatanganan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Satgas Pencegahan Dan Penanggulangan Corona Virus Diseases-19 (COVID-19) bersama seluruh stakeholder. Dalam kesempatan itu, HD didampingi Nasrun juga mengecek berbagai peralatan pendeteksi suhu tubuh, membagikan masker, dan mensosialisasikan tentang kewaspadaan terhadap Covid19. Turut hadir Kadinkes Prov Sumsel, Lesty Nurainy, Apt., M.Kes., Kepala BPBD Prov Sumsel H.Iriansyah, GM Bandara SMB II Rozi. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Antisipasi Covid-19, Pemprov Sumsel Tinjau Ulang Kegiatan Bermassa Banyak
Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan meninjau ulang pelaksanaan berbagai kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah yang banyak dalam rangka upaya penanggulangan penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) di Sumsel. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Prov Sumsel H Nasrun Umar saat memimpin rapat akhir persiapan rapat kerja percepatan penyaluran, dan pengelolaan dana desa Tahun 2020 di Ruang Rapat Sekda, Senin (16/03/2020). Dalam rapat tersebut dibahas segala aspek persiapan akhir untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. "Ucapan terima kasih atas kehadiran setiap OPD yang terlibat. Kalau melihat yang dipaparkan oleh kadis PMD. Acara ini telah dilakukan persiapan dengan baik. Namun harus kita tinjau ulang pelaksanaannya," ujar Nasrun. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan pada 31 Maret 2020 mendatang. Namun dalam rapat tersebut baik Sekda Sumsel maupun peserta rapat juga melakukan diskusi mengenai solusi terbaik pelaksanaan kegiatan ini ditengah maraknya penyebaran Covid-19. "Kita tetap waspada, dan ini kita juga akan berdiskusi juga bersama Pak Gubernur. Bahkan kita juga melakukan peninjauan ke Bandara untuk melihat kesiapsiagaan tim satgas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Bandara," katanya. Turut Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel, H. Yusnin., S.Sos., M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Bahas Tujuh Raperda, Fraksi DPRD Sumsel Sampaikan Masukan Soal Pencegahan Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Sebanyak Sembilan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan pendapat akhir terhadap Tujuh Raperda Provinsi Sumsel melalui masing-masing juru bicaranya pada Rapat Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (16/3/2020). Tujuh Raperda yang dimaksud yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Raperda tentang Pengelolaan Hutan Produksi dan Hutan Lindung, Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang Perseroan Terbatas Jaminan Kerdit Daerah (PT. Jamkrida), Kemudian, Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 14 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah, Raperda tentang perubahan ke-4 atas Perda Nomor 3 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, dan Raperda tentang perubahan ke-7 atas Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha. Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel, Kartika Sandra Desi, SH., itu dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya. Keseluruhan fraksi-fraksi DPRD Sumsel menerima Tujuh Raperda tersebut untuk dilakukan pembahasan ke tahap selanjutnya disertai dengan berbagai saran, masukan dan himbauan yang diharapkan dapat ditindak lanjuti. Sebelumnya, diawal rapat Paripurna, Anggota DPRD Sumsel, H. Rizal Kenedi, SH., MM., dari fraksi Partai Golkar, menyampaikan beberapa hal diantaranya tentang pencegahan penyebaran virus corona. Dia mengharapkan Pemprov Sumsel dapat mengambil langkah kongkrit menghadapi Covid-19 itu. "Misalnya meliburkan sekolah. Sudah ada beberapa daerah yang meliburkan sekolah. Apakah hari ini sudah ada langkah yang diambil Pemprov Sumsel," ujarnya. Kemudian, Rizal Kenedi mengharapkan adanya alat deteksi suhu tubuh yang disediakan di DPRD Sumsel dan di tempat-tempat lainnya sebagai langkah kongkrit terhadap virus corona, sehingga jangan sampai masyarakat menjadi korban. "Selanjutnya, bagaimana kesiapan rumah sakit yang ada di Sumsel. Jangan sampai rumah sakit tidak siap, salah satunya penyediaan ruang isolasi," terangnya. Masukan tersebut direspon langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Wawardi Yahya yang mengatakan bahwa segera menginstruksikan Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel untuk mengupayakan menyediakan alat deteksi terkait Virus Corona yang akan disiagakan dibeberapa tempat termasuk dengan petugasnya. "Selain itu, hari Rabu mendatang bapak Gubernur H. Herman Deru akan mengikuti rapat bersama Presiden di Istana Bogor terkait Virus Corona," kata Mawardi. Diakhir Rapat Paripurna, Wagub Sumsel Mawardi Yahya langsung menugaskan Kepala OPD Provinsi Sumsel terkait melakukan rapat bersama komisi-komisi DPRD Sumsel yang membidangi membahas surat edaran Menteri PAN RB tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona Covid-19. Hadir pada rapat Paripurna itu, perwakilan Forkopimda Provinsi Sumsel, Sekretaris DPRD Prov. Sumsel, H.M. Ramadhan S. Basyeban, SH.,MM., para Asisten, Staf Ahli Gubernur Sumsel dan para kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Buka Festival Ogoh-Ogoh Desa Burnai Jaya OKU Timur
OKU Timur, sumselprov.go.id- Seakan tidak mengenal lelah Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mulai dari pagi hingga malam hari mendatangi warganya pada kunjungan kerja di Kabupaten OKU Timur. Keseluruhan ada 7 Desa dengan jarak berjauhan yang dikunjunginya. Pada rangkaian kunker itu, HD juga sempat membuka kegiatan Festival Ogoh-Ogoh Desa Burnai Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Minggu (15/3/2020). Kedatangannya di acara festival itu disambut Tari Rejang Sari dengan 500 orang penari perempuan. Dihadapan ribuan warga Desa Burnai Jaya yang mayoritas merupakan orang Bali, HD mengatakan bahwa dia sangat menyambut baik festival ogoh-ogoh yang digelar dalam rangka menyambut hari raya Nyepi umat Hindu. "Sebentar lagi, 10 hari kedepan akan mengadakan hari raya Nyepi disambut dengan suka ria dengan festival ogoh-ogoh dari berbagai kelompok," ungkapnya. HD juga mengapresiasi ogoh-ogoh hasil karya warga Desa Burnai Jaya yang tidak kalah bagusnya dengan ogoh-ogoh yang ada di Pulau Dewata Bali. "Ternyata karya kita tidak kalah bagusnya. Saya harapkan festival ini terus dipertahankan, jangan sampai hilang kesenian ini di Desa Desa Burnai Jaya," harapnya. Atas rasa bangga tersebut, HD memberikan bantuan kepada para kelompok peserta festival ogoh-ogoh sebesar Rp. 20 juta. "Ini sangat luar biasa. Kalau saya ngak ingat besok hari kerja, saya biarlah di sini sampai pagi," ujarnya kagum. Turut hadir pada pembukaan festival itu, Anggota DPR RI, Hj. Percha Leanpuri, B. Bus., M.B.A., dan Para Kepala OPD Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.