Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gerakan SMK Sumatera Selatan Peduli Penanggulangan Corona
Palembang, sumselprov.go.id-Berbagai upaya dilakukan Gubernur Sumsel H.Herman Deru dalam menanggulangi dan mencegah menyebarnya Virus Corona Covid-19 di Prov Sumsel. Hingga saat ini berbagai pihak terus memberikan dukungan, bantuan baik moril maupun materiil termasuk dari siswa-siswa SMK di Sumsel. Dijelaskan Kadisdik Prov Sumsel, Riza Pahlevi melalui Kabid SMK Mondyaboni, SE, S.Kom, Gerakan SMK Sumsel Peduli Penanggulangan Corona ini adalah bentuk kepedulian SMK negeri dan swasta se-Sumsel dalam mendukung upaya Pemprov Sumsel mencegah penyebaran virus Covid-19. "Gerakan ini telah dimulai sejak awal Maret tahun 2020, sebelum Virus Corona terdeteksi di wilayah Sumatera Selatan secara resmi pada tanggal 24 Maret 2020," ujar Mondyaboni di Palembang, Kamis (26/3/2020). Pembuatan bilik steril dlakukan oleh beberapa SMK dan yang sudah hampir selesai pengerjaannya adalah SMK Sumsel, yang membuat bilik steril dengan 2 tipe, yaitu tipe standar dan premium. Sedangkan SMKN 3 Lubuk Linggau dan SMKN 2 Palembang, juga sedang dalam proses pengerjaan. Ditambahkannya, SMKN 2 Pagar Alam, SMKN 1 Payaraman, SMKN 1 Sekayu dan SMK Muhammadiyah 3 Palembang telah memulai pembuatan dan pembagian hand sanitizer. Kemudian, SMKN 2 Lubuk Linggau telah melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah sekolah dan lingkungan sekitarnya. Untuk masker dari bahan kain oleh SMKN 2 Pertanian Tugu Mulyo. Pembuatan alat pelindung diri (APD) akan segera dimulai jika sudah mendapatkan bahan baku, yang akan dilakukan oleh SMKN 6 Palembang, SMK Muhammadiyah 3 Palembang, SMKN 2 Lubuk Linggau, SMKN 2 Prabumulih, SMKN 2 Ogan Komering Ulu, SMK Negeri 2 Muara Enim dan SMK Negeri 2 Lahat serta SMK Azzahro. Adapun untuk pembuatan tempat cuci tangan gratis bagi masyarakat dilakukan oleh SMKN 4 Palembang dan SMKN 5 Palembang. Dan untuk sosialisasi terhadap bahaya dan pencegahan virus Covid-19 oleh SMKN 1 Empat Lawang bekerja sama dengan Aparat Kepolisian setempat kepada masyarakat Empat Lawang dan sekitarnya. "Gerakan ini akan terus dilaksanakan secara simultan dengan melibatkan lebih banyak lagi SMK negeri dan swasta di Sumatera Selatan," pungkasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Bantuan Desinfektan dari PDHI Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Bantuan Desinfektan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumsel untuk masyarakat kota Palembag sebanyak 200 liter diserahkan langsung kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Posko Tanggap Covid-19 di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (26/03/2020). Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Sekatan H. Herman Deru mengucapan terimakasih dimana pada saat kondisi sekarang barang seperti ini sangat berharga sekali, hal tersebut dikarenakan langkanya barang tersebut dipasaran dikarenakan permintaan meningkat dan aksi panic buying dimasyarakat. "Desinfektan merupakan biangnya antiseptic, dimana 200 liter Desinfektan yang diserahkan pada kali ini adalah setara dengan 200 Ribu liter sanitizer. Langkah PDHI Cab. Sumsel hari ini telah memberikan contoh kepada kita bahwa organisasi ini sangat perduli dengan situasi saat ini" Jelas Deru. Mengakhiri sambutannya HD berpesan tetaplah untuk selalu menjaga kesehatan dan menjaga jarak terutama yang terpenting harus disiplin dalam penerapannya. "Saya sudah perintahkan kepada Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan utk dapat membagikan Vitamin kepada masyarakat. Karena menjaga imun tubuh dalam kondisi baik itu penting sekali, karena selama ini dalam mensosialisasikan kita lebih terfokus pada "jaga jarak" dan kita lupa untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh" tutupnya. Setelah acara serah terima berlangsung, HD kembali melakukan Peninjauan Posko Sumatera Selatan Tanggap Covid - 19 yang berada di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Turut hadir dikesempatan itu, Plt. Ka. BNPB Sumsel H. Iriansyah, Kadis Kesehatan Prov. Sumsel Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, Ketua PDHI Cab. Sumsel dr.drh. Zaprizal ,M.M. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Pastikan Kesiapan Dua Posko Tanggap Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Dalam rangka tanggap darurat Covid-19, Pemprov Sumsel membuka dua posko tanggap darurat Covid-19 yang dilokasikan di dua tempat di Dinkes Prov Sumsel dan juga Kantor Gubernur Sumsel. Untuk memastikan persiapan dilakukan dengan baik, Gubernur Sumsel Herman Deru mengecek secara langsung kesiapan Posko Sumsel Tanggap Covid-19 tersebut di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (25/03/2020) malam. Dalam kesempatan itu, HD ingin memastikan langsung kesiapan posko-posko tanggap Covid-19 baik dari sisi peralatan medis dan fasilitas penunjang lainnya. Gubernur tampak melihat secara detail bahkan secara tidak langsung juga menanyakan kepada tim gugus tugas penanganan Covid-19 perihal semua paralatan dan fasilitas medis. "Saya minta agar mobil ambulans, sanitizer dan peralatan medis lainnya ini harus disiapkan. saya minta juga 119 pararel, termasuk di posko ini fasilitas Free Wifi,"katanya. Turut hadir Sekda Sumsel H Nasrun Umar, Kepala BPBD Sumsel, H. Iriansyah , S.Sos, SKM, M.Kes., Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Karo Umum Prov Sumsel, M. Zaki Aslam, Dirut RS Siti Fatimah, dr Syamsuddin Isaac. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Sumsel Terus Berupaya Mencegah dan Menanggulangi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id- Upaya pencegahan dan penanggulangan Penyebaran Corona Virus Disease19 (Covid19) di Provinsi Sumatera Selatan selalu menjadi fokus utama berbagai pihak. Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru sangat konsen terhadap upaya penanggulangan dan pencegahan pandemi virus tersebut. Seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan rapat bersama Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Aula Kantor Dinkes Provinsi Sumsel, Selasa (24/03/2020). Rapat ini dihadiri juga oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah /OPD Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel, Kantor Kesehatan Pelabuhan, BPJS, Polri, TNI, Universitas Sriwijaya, Media, Angkasa Pura. Dengan agenda menyampaikan surat edaran Gubernur Sumsel tentang upaya pencegahan dan penanggulangan Covid19. Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kepala Dinkes Prov.Sumsel, Dra.Lesty Nurainy,APT,M.Kes, mengatakan agar semua kepala OPD menginstruksikan sosialisasi dan edukasi ke seluruh ASN tentang upaya pencegahan virus corona. Cara yang perlu dilakukan dengan menerapkan perilaku Hidup Bersih dan sehat, menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer dilingkungan kerja, kemudian segera datang ke fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan dan tidak masuk kerja sementara waktu serta menggunakan masker. ”Agar menunda pertemuan atau kegiatan yang melibatkan banyak orang dan perjalanan dinas, lakukan upaya skrining secara mandiri menggunakan alat thermal gun (pengukur suhu tubuh) serta OPD yang mempunyai pelayanan publik agar memastikan jaga jarak, menyediakan hand sanitizer dan edukasi kepada pengunjung" tambah Lesty. Sebagaimana diketahui Surat Keputusan Gubernur Nomor 180/KPTS/DINKES/2020 tentang Percepatan Penanganan Covid19 Provinsi Sumsel beserta surat edaran Gubernur Sumsel No. 019/SE/DINKES/2020 tentang upaya pencegahan penyebaran Covid19di lingkungan OPD Pemprov Sumsel telah dijalankan dengan maksimal dan sebaik baiknya dan telah sesuai prosedur searahan dari Pemerintah Pusat . Turut hadir Direktur RS. Moch. Hoesin Palembang, dr. Bambang Eko Sunaryanto, Sp.KJ, MARS, Kepala BPBD. Sumsel Iriansyah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Cegah Tangkal Corona, HD Gandeng Tokoh Agama
Palembang,sumselprov.go.id-Guna cegah dan tangkal menyebarnya Corona Virus Disesase (Covid-19) di Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggandeng tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tokoh masyarakat yang dilangsungkan di Hote Swarna Dwipa, Selasa (24/3/2020) malam. Dalam arahannya, HD mengatakan hingga saat ini sudah tercatat 189 negara di dunia yang sudah terpapar virus corona, itu artinya hampir seluruh dunia terjangkit virus dengan berbagai kriteria mulai dari ringan, sedang dan buruk. Ia menuturkan, di Indonesia sudah 24 provinsi yang terken wabah virus covid-19, termasuk Provinsi Sumsel yang sudah resmi diumumkan ada satu warga yang meninggal dunia karena terjangkit virus corona. Oleh sebab itu pula, dirinya peningkatan status Provinsi Sumsel semula dari waspada kini menjadi tanggap darurat yang sudah mulai berlaku. “Partisipasi seluruh elemen masyarakat termasuk para tokoh agama sangat penting untuk memutuskan rantai penyebaran virus covid-19 ini, Saya sebagai pribadi dan pemimpin daerah ini berterimakasih kepada bapak- bapak sekalian yang berkenan hadir untuk menyikapi virus corona ini,” ujarnya. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tidak melakukan tindakan berlebihan dalam membeli kebutuhan, serta tidak menimbun bahan kebutuhan pokok. Kemudian, HD juga mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meneruskan sosialisasi ini sebagai bentuk upaya dalam pengendalian resiko Covid-19 dan tetap memonitor kondisi masyarakatnya. Dia meminta warga Sumsel untuk melakukan cegah tangkal dengan pertahanan diri, mulai dari asupan gizi yang benar, makanan yang benar agar stamina terjaga karena virus ini tidak akan berkembang jika stamina terjaga, jika tidak terkontrol virus ini akan terus menyebar. "Saya atas nama Gubernur dan Forkopimda yang hadir mohon kiranya bapak sekalian mengingatkan warga untuk menghindari kerumunan yang tidak produktif tanpa standar SOP cegah covid,” pungkasnya Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Satukan Visi Forkopimda se-Sumsel Antisipasi Dampak Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Unsur Forkopimda Sumsel melakukan Video Conference dengan Forkopimda Kabupaten/Kota di Sumsel di Command Center Pemprov Sumsel, Selasa (24/03/2020). Video Conference itu dalam rangka menyamakan visi dalam upaya menekan penyebaran Covid 19 di Sumsel. "Dengan ini saya menghimbau seluruh Kabupaten/Kota se - Sumsel untuk menaikan statusnya menjadi Tanggap Darurat segera diberlakukan mulai Hari ini dan segera membentuk Satgas Pengendalian guna menangkal Covid-19 di daerahnya masing-masing serta melakukan langkah cepat dan tepat dalam menanggulangi dan menangkal Covid-19,"ujarnya. Dikatakannya hari ini Pemprov Sumsel telah menyiapkan cadangan dana awal 100 Milyar untuk menghadapi Covid-19 dengan melakukan relokasi dan refokusing APBD. Dan hal tersebut juga diharapkan dapat dilakukan oleh Kabupaten Kota Se - Sumatera Selatan. Herman Deru menegaskan agar setiap Pemkab/Pemkot di Sumsel berpartisipasi mengantisipasi segala dampak yang mungkin terjadi akibat Covid-19 ini, baik itu dalam hal kesehatan, sosial dan ekonomi. "Kita perlu lebih detail. Berikan edukasi ke masyarakat, dengan sikap disiplin dalam menerapkannya, selalu jaga jarak. Sebaiknya tempat-tempat wisata yang dapat memicu tidak terkontrolnya jarak manusia agar diinventalisir untuk ditutup sementara. Juga perjalanan dinas luar agar tidak dilakukan sementara waktu," tegasnya. Namun dalam berbagai upaya tersebut, HD juga meminta agar produktivitas tetap terjaga dengan mensosialisasikan pada pemilik perusahaan-perusahaan atau pemilik gerai-gerai toko, untuk menerapkan sistem jaga jarak, yang pelaksanaanya nanti akan diawasi pihak keamanan. "Upaya-upaya yang telah dilaksanakan pada tingkat pusat, akan diteruskan ke Provinsi dan dilanjutkan di kabupaten kota. Bahwa kita satu visi dalam melaksanakan instruksi Presiden guna menghadapi penanggulangan dampak Corona. Ada dua aspek yang perlu dicermati. Upaya pencegahan dan membendung dampak sosial ekonomi,"tuturnya. Turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam II Srwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Hj. R.A Anita Noeringhati SH, MH., Sekda Prov Sumsel,H Nasrun Umar, Kadinkes Prov Sumsel, Hj Lesty Nurainy, Apt, M.Kes., Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Satu Orang Positif Corona, HD Minta Masyarakat Disiplin Terapkan "Jaga Jarak"
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru membenarkan bahwa terdapat 1 (satu) orang dari Prov Sumatera Selatan positif terinfeksi Virus Corona.bHal ini disampaikan HD saat press confremce di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (24/03/2020). "Kita ketahui dari informasi yang disampaikan oleh gugus tugas dari pusat yang terinformasi berdasarkan spesimen yang kita kirim dan ternyata ada jawaban bahwa 1 orang positif corona, dari 6 spesimen yang dikirim," ujarnya. Dikatakan HD, bahwa untuk mengantisipasi hal tersebut sejak kemarin malam HD sendiri telah menaikan status Sumsel menjadi tanggap darurat untuk menyikapi Covid-19. Hal tersebut dilakukannya sejak adanya 2 PDP yang meninggal dunia beberapa hari lalu. "Secara resmi untuk Sumsel saya tegaskan baru satu yang resmi terpapar Covid-19,"ujarnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, HD menghimbau setiap pihak dapat menerapkan sistem jaga jarak. Dan menyiapkan dana awal sebesar 100 M Untuk mengantisipasi Covid-19 dan dampaknya di Sumsel. "Masyarakat dihimbau juga untuk disiplin menerapkan sistem jaga jarak,"katanya. Turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam II Srwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Hj. R.A Anita Noeringhati SH, MH. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel
Sumsel
Pemprov Sumsel Siapkan Rp. 100 Miliar Tanggulangi Pandemi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan Pemprov Sumsel menyiapkan 100 Miliar dana talangan tahap pertama untuk semua kepentingan dalam rangka menanggulangi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 di Sumsel. Hal tersebut diungkapkan Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya saat memimpin rapat lanjutan Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Wilayah Prov. Sumsel bersama Unsur Forkopimda Prov Sumsel di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (24/03/2020). "Dana ini adalah talangan awal jadi sangat mungkin jadi berkembang apabila kondisi berkelanjutan. Namun ya kita berdoa kepada Yang Kuasa agar hal ini dapat diatasi sesegera mungkin," ujarnya. HD mengatakan bahwa rapat ini dilakukan untuk memantapkan langkah terkait instruksi Presiden yang disampaikannya dalam video conference tertutup dengan topik "Pengarahan Presiden Kepada Gubernur Menghadapi Pandemik Covid-19" bersama dengan 33 Gubernur Lainnya dari seluruh provinsi, Selasa, (24/03/2020), kemudian akan berlanjut juga dengan video conference bersama Bupati/Walikota se-Sumsel. Dijelaskan HD bahwa rapat ini membahas tentang kesiapsiagaan secara nasional dan di pertajam untuk wilayah Sumsel yang difokuskan pada upaya-upaya pemerintah mencegah dan menangkal Covid-19 dan menjaga produktivitas serta kestabilan ekonomi di lapangan. "Status Sumsel juga jadi tanggap darurat atau siaga setelah 2 orang PDP yang meninggal dunia, meskipun sampai saat ini belum terlapor hasil Litbangkes Kemenkes apakah positif atau negatif Covid-19. Tapi status perlakuan jenazah sebagai korban Covid-19,"jelasnya. Lanjutnya, bahwa tindak lanjut dari status tersebut dengan Kepres 9 Tahun 2020, dan tindak lanjut Inpres 4 Tahun 2020 tentang cadangan keuangan Pemerintah daerah guna menghadapi ini yang berfokus pada refokusing dan realokasi guna mengantisipasi Covid-19 dan dampaknya dalam berbagai sektor terkait kesehatan, sosial dan ekonomim Dijelaskannya HD bahwa Pemprov Sumsel juga menyiapkan karantina bagi ODP masing-masing 1000 Wisma Atlet dan 1000 Asrama Haji. "Dengan adanya tambahan Rumah Sakit second line, TNI Polri juga punya rumah sakit disiapkam untuk PDP,"katanya. "Yang harus kita jaga adalah kestabilannya, bahkan jika ada yang masyarakat gradenya dapat turun karena dampak Covid-19 jadi miskin akan ada bantuan dari dana sosial,"tambahnya. Dalam kesemoatan itu, juga dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam II Srwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Hj. R.A Anita Noeringhati SH, MH., Wakajati Sumsel Sumsel Oktavianus, dan menyampaikan saran untuk mengoptimalkan berbagai upaya yang ada. Turut hadir Sekda Prov Sumsel,H Nasrun Umar, Kadinkes Prov Sumsel, Hj Lesty Nurainy, Apt, M.Kes., Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadis Perdagangan Prov Sumsel, Drs Iwan Gunawan Syaputa, M.Si., Plt Kepala BPKAD Prov Sumsel, Akhmad Mukhlis SE., M.Si. wakajati Prov Sumsel, Octavianus. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Gelar Rakor Bidang Perdagangan se Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Guna memastikan ketersediaan kebutuhan barang pokok penting diwilayah Provinsi Sumatera Selatan terpenuhi, Pemerintah Provinsi Sumsel menggelar rapar koordinasi bidang perdagangan bersama instansi terkait se Sumsel. Rapat koordinasi barang pokok penting dan penyusunan program/kegiatan bidang perdagangan se-Sumsel itu, dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya di Ruang Rapat Bina Praja, Pemprov Sumsel, Selasa (24/3/2020). Mawardi Yahya mengharapkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumsel agar melakukan pengawasan terhadap ketersediaan barang pokok penting. Menurutnya, jangan sampai nantinya di kabupaten/kota terjadi kekurangan bahkan kelangkaan barang pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat. "Saya mengharapkan bantuan seluruh dinas terkait di kabupaten/kota agar lebih responsif terhadap kebutuhan bahan pokok di Sumsel ini," ungkapnya. Terlebih lagi menghadapi pencegahan penyebaran Virus Corona saat ini, dimana masyarakat dihimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. "Kita melarang masyarakat untuk berkumpul aktivitas diluar rumah, tentu kita harus menjamin juga kebutuhan barang pokok masyarakat terpenuhi," tegas Mawardi. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si., mengatakan, terlaksananya rakor tersebut diantaranya untuk mendapatkan informasi terkait ketersediaan barang pokok penting di kabupaten/kota dan penyusunan program/kegiatan tahun 2021. Hadir pada rakor tersebut, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc., Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel, Hari Widodo, para Kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Sumsel, para Kepala OPD Dinas Perdagangan kabupaten/kota se Sumsel serta Tim Satgas Pangan Provinsi Sumsel dan TPID Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.