Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Terima Arahan Terkait Realokasi dan Refokusing Anggaran Penanganan Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar melaksanakan video conference dalam rangka penyampaian arahan Mendagri, Ketua KPK RI, Ketua BPK RI, Kepala BPKP RI, dan Kepala LKPP RI kepada Sekda Provinsi dan Bupati/Walikota se Indonesia. Video conference itu membahas terkait langkah-langkah antisipasi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19, berlangsung di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (8/4/2020). "Hari ini kita video conference dengan lima pejabat tinggi negara, semuanya terfokus pada realokasi dan refokusing terhadap anggaran yag akan digunakan untuk penanganan Covid-19," ungkapnya Nasrun Umar menambahkan, dalam kondisi yang luar biasa ini tentu aturan aturan yang sifatnya normatif dalam rangka mengejar kondisi ini banyak hal yang sudah diberikan kelonggaran oleh kelima narasumber pejabat tinggi negara itu. "Namun, tetap berpatokan tidak boleh ada mensrea atau niat untuk melakukan hal yang tidak terpuji," ujarnya. Seperti disampaikan dalam SE KPK Nomor 8 kemudian arahan LKPP tentang kelonggaran-kelonggaran yang dapat dilakukan dalam kondisi luar biasa ini serta regulasi lainnya. Dijelaskan Nasrun, Pemerintah Provinsi Sumsel dalam pengadaan barang dan jasa pada kondisi luar biasa ini tidak akan lari dari apa yang sudah diarahkan pemerintah pusat. "Mudah-mudahan saja dalam penanganan Covid-19 ini kita harus dapat melaksanakan sebaik-baiknya tanpa nanti berakibat hukum dibelakangnya," tutupnya. Hadir pada Kesempatan itu, Inspektur Prov. Sumsel Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA., Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes., Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumsel Akhmad Mukhlis SE., M.Si. Hadir juga Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel Tri Handoyo, AK., MBA. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Angkutan Batubara Siap Beroperasi Dan Tak Mengganggu Jalan Umum Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan peninjauan persiapan uji coba Angkutan Batubara yang merupakan kerja sama antara BUMD PT SMS dan PT MRI yang berlokasi di Pelabuhan Batubara Kawasan Keramasan dan Stasiun Khusus Kereta Api Pengangkutan Batubara, Selasa (07/04/2020). Hal tersebut dilakukan HD untuk memastikan aktivitas perekonomian di Sumsel tetap berjalan dengan baik meski di tengah wabah virus corona atau Covid-19. Selain itu, peninjauan ini dilakukan guna memastikan persiapan uji coba yang rencananya akan dilakukan sejak 6 April hingga 15 April 2020. "Komoditas kita harus tetap berjalan dan ini solusi untuk perekonomian. Dari peninjauan ini mudah-mudahan nanti setelah beroperasi tidak mengganggu jalan umum untuk masyarakat. Mudah-mudahan ya tanggal 15 April ini akan beroperasi," tuturnya. Selain itu, HD juga melakukan pengetesan jalan yang akan digunakan dalam pengangkutan batubara sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan dari terminal petinya untuk diangkut dengan mobil pengangkut peti kemas. Dijelaskannya bahwa dari tambang batubara diangkut ke stasiun peti kemas Simpang dengan menggunakan kereta api. Dari stasiun diangkut dengan truk dibawa stockpile lalu dari stockpile diangkut lagi ke dermaga dan dikirimkan. "Untuk jalur truk pengangkut sendiri, saya pikir ini sudah layak digunakan. Namun tetap harus lebih ditingkatkan. Dan menilai bahwa persiapan yang ada sudah cukup baik,"tuturnya. Dalam sehari kereta khusus batubara berjalan satu kali. Dimana dalam satu rangkaian berisi 120 kontainer batubara. Satu kontainer berisi 24 ton batubara dan satu gerbong mengangkut dua kontainer. Sehingga dalam satu rangkaian hampir 3000 ton batu bara yang diangkut. "Kepada semua pihak, saya berpesan Jangan sampai karena Covid-19 ini perekonomian kita menurun. Tapi kita harus tetap menjaga daya tahan tubuh dan tetap upayakan jaga jarak dalam setiap aktivitas," tutupnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Diskusi Online HD bersama Tribun Sumsel, Bahas Program Kartu Pra Kerja
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan diskusi online bersama Kepala News Room Tribun Sumsel dan Sripo, Wenny Ramdiastuti membahas tentang Program Kartu Pra Kerja di Sumsel di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Selasa (07/04/2020). Seperti yang telah sampaikan Herman Deru bahwa dalam waktu dekat sebanyak 83.159 warga Sumsel akan segera menikmati Kartu Pra Kerja tersebut. Dalam diskusi Online tersebut, Herman Deru menyampaikan walau saat ini Sumsel berada dalam kondisi memerangi Pandemi Covid-19, namun beliau memastikan bahwa kondisi Sumsel harus tetap stabil termasuk perekonomian. Saat ini dampak dari Corona ke berbagai sendi kehidupan, termasuk tutupnya beberapa perusahaan yang artinya terjadinya PHK atau dirumahkan sementara. Ditengah persoalan ketenagakerjaan yang menambah daftar panjang pengangguran pemerintah mengeluarkan program kartu pra Kerja. "Untuk program kartu pra Kerja sementara akan ditutup , dan saat ini pendaftar telah 31 ribu. Dari kuota yang tersedia sebanyak 83.159 pekerja Sumsel . Hal tersebut kita harapkan bukan berarti masyarakat tidak mengetahui informasi atau tidak berminat, tetapi semoga saja memang tidak banyak masyarakat yang di PHK atau dirumahkan" ujar Deru. Ditambahkannya untuk sisa kuota nantinya dapat di gunakan jika masa Pandemi Covid-19 ini masih berlanjut, dan Pemerintah akan memperpanjang masa pendaftaran program tersebut. Sedangkan Kartu Pra Kerja ini diperuntukkan untuk para pencari kerja, ekerja yang di PHK dan di rumahkan serta pekerja yang masih aktif tapi membutuhkan peningkatan kompetensi dan nantinya akan diatur pada Disnaker Kabupaten /Kota di Sumsel. Bagi yang memenuhi syarat akan diberikan pelatihan Online dan biaya bulanan selama 4 bulan. Diharapkan melalui program kartu pra Kerja ini akan dapat meningkatkan ketrampilan, kreativitas masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 ini. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Prov Sumsel H. Achmad Rizwan S.STP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Komoditi Produk Primer di Sumsel Cukup Hingga 6 bulan Kedepan
Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar menyampaikan laporan kepada Mendagri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian melalui video conference bahwa Pemprov Sumsel telah memastikan komoditi produk primer di Sumsel cukup hingga 6 bulan kedepan. Video conference nasional dalam rangka koordinasi kebutuhan daerah bidang perindustrian, perdagangan dan pangan dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia itu berlangsung di Sumsel Command Center, Selasa (07/04/2020). Dijelaskan Nasrun lebih lanjut, kecuali untuk beberapa produk yang pemenuhan kebutuhannya memang harus didatangkan dari luar daerah seperti gula dan bawang putih. Namun ditegaskannya bahwa ketahanan pangan dalam beberapa komoditi seperti jagung dan beras bahkan sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat dalam 1 tahun. "Berdasarkan data komoditi terakhir harga bahan pangan di Sumsel stabil. kami juga telah melakukan antisipasi rentan pangan di 17 kab/kota, pemantauan bulog ke pasar tradisional, dan meningkatkan penyerapan hasil panen, melakukan operasi pasar toko tani dan memastikan produk lokal tetap terjaga," lapornya kepada Mendagri. Terkait penanganan Covid-19, Nasrun mengatakan bahwa Unsri bersama Polteksri telah memproduksi face shield pelindung wajah untuk tenaga kesehatan yang tentu akan sangat membantu dalam upaya penanganan Covid-19. Selain itu, sektor ketenagakerjaan juga telah membantu memproduksi ribuan masker dan telah didistribusikan di masyarakat. "Pihak Pemprov berharap agar Pemerintah Pusat juga segera mendukung ketersediaan APD untuk tenaga kesehatan. Karena dalam satu hari setiap rumah sakit membutuhkan minimal 15 APD. Sedangkan Sumsel memiliki 5 Rumah Sakit Utama, dan 47 Rumah Sakit Rujukan. Sehingga ketersediaannya sangat dibutuhkan. Hal ini tentu menjadi masalah tiap daerah," katanya. Nasrun juga mendorong agar pihak Kemendagri segera mengirimkan data perusahaan lokal yang ada di Sumsel yang dapat memproduksi APD. "Pemprov Sumsel juga meminta agar Kemenaker juga dapat mempercepat pemberian kartu pra kerja untuk masyarakat yang terdampak perekonomiannya karena Covid-19" tuturnya. Mendagri, Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian mengatakan bahwa video conference ini dilakukan dalam rangka sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah tentang krisis Covid-19 terkait ketersediaan sarana prasarana kesehatan dan pangan untuk setiap daerah di Indonesia. "Krisis Covid-19 merupakan krisis global. Dan krisis terluas karena covid-19 ini penularanannya terjadi dengan sangat mudah antar individu. Selain itu, juga telah dilakukan berbagai upaya untuk membendung penyebaran penularan yaitu dengan jaga jarak, menghindari kerumunan dan kegiatan sosial, pemakain masker yg telah diwajibkan serta usaha peningkatan kekebalan tubuh," ujarnya. Lanjutnya, Ia menegaskan agar Pemprov dan Pemkab/Pemkot juga dapat mendukung penguatan segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan, pangan, dan juga jaringan keamanan sosial yang terdampak Covid-19. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemendagri juga telah membentuk 2 tim, yaitu tim pertama berusaha melakukan inventarisasi kebutuhan kewilayahan terutama yang berhubungan dengan alat-alat kesehatan, dan perlindungan keluarga, dan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi masyarakat. Tim kedua yaitu bertugas untuk mengutamakan kesehatan publik dan menjaga ekonomi atau daya tahan ekonomi. "Langkah- langkah mobilisasi dan distribusi pangan secara nasonal dan itu hanya dapat dilakukan dengan kerjasama antara pusat dan daerah. Karena kesiapan pangan sangat penting bagi nasyarakat," katanya. Mendagri menghimbau Daerah berharap dapat mengambil peran dalam menjaga daerah masing-masing untuk mencukupi sarana prasarana kesehatan dengan memanfaatkan kearifan lokal untuk meningkatkan produktivitas dalam pemenuhan cegah tangkal Covid-19. Turut hadir Ka. Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Ir. Ernilah Rizar., M.M., Dinkes Prov Sumsel, Hj. Lesty Nurainy, Apt. M.Kes., Plt. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel Ir. Antoni Alam, M.Si, dan Kepala Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah , S.Sos, SKM, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Dukungan Pemprov Dalam Cegah Tangkal dan Antisipasi Dampak Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel selalu berusaha untuk menjaga spirit masyarakat untuk menatap masa depan dengan baik ditengah merebaknya pandemik Covid-19 di Indonesia, terutama di Sumsel. "Artinya mereka juga kita ajak selalu berdoa agar tidak stres. Selain itu, kita juga telah mencoba dengan cara lainnya seperti memberikan stimulan untuk membantu pasar mereka," ujarnya Saat Live bersama salah satu stasiun TV Swasta di Posko Siaga Covid-19 Sumsel, Selasa (07/04/2020). Terkait hal tersebut, Herman Deru mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat di Sumsel berprofesi sebagai petani. Oleh sebab itu, Pemprov Sumsel membeli beras yang dihasilkan oleh para petani tersebut kemudian diberikan kepada ASN dan juga honorer di Lingkungan Pemprov Sumsel. "Hal ini agar para petani tetap terjaga karena mayoritas profesi masyarakat di Sumsel adalah petani. Ini menjadi salah satu cara Pemprov untuk menjaga stamina mereka dalam beraktivitas," jelasnya. Dalam kesempatan itu, HD juga menghimbau agar kabupaten kota juga terus berbuat untuk melakukan cegah tangkal Covid-19 juga mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 baik dalam hal sosial dan ekonomi dengan berbagai langkah nyata dan bukan hanya wacana. "Saya minta masyarakat desa juga membantu aparat desa untuk mendata siapapun yang datang. Saya bangga dan sangat mengapresiasi desa-desa yang sudah membuat tempat isolasi termasuk asupan makan ODP yang didukung masyarakatnya. Saya ucapkn terima kasih," tuturnya. Disamping itu, HD juga mengatakan bahwa Pemprov Sumsel juga mendukung program Pemerintah Pusat yaitu kartu pra kerja. Yang progresnya saat telah terdaftar masih sekitar 20 ribu orang dari total kuota 83.159 orang. "Kartu pra kerja dikhususkan bagi warga-warga kita yang di PHK. Petugas juga saya minta tidak hanya menanti tapi juga harus mencari tahu karena banyak juga masyarakatnya yang tinggal di desa-desa. Sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik dan merata," katanya. Selain itu, Pemprov juga menyiapkan insentif tambahan diluar dengan insentif yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Turut hadir Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, M.M., Kepala Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah , S.Sos, SKM, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Audiensi Calon Anggota KI Sumsel Periode 2020-2024
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel periode 2020-2024 yang sudah dilakukan fit and proper test. Audiensi berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (6/4/2020). Calon anggota KI Provinsi Sumsel tersebut yaitu A. Kori Kunci, Hibza Meiridha Badar, Joemarthine Chandra, Muhammad Arwadi dan Muhammad Fathony. Dalam waktu dekat, calon anggota KI Sumsel ini akan dilantik langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Pada audiensi itu, HD mengharapkan calon terpilih Komisi Informasi Provinsi Sumsel ini dapat mendukung program pembangunan di Sumsel. Sebelumnya, para calon anggota KI Provinsi Sumsel itu telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi oleh Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan Periode 2020-2024. Seleksi dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi (PERKI) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksana Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi. Turut Hadir mendampingi Gubernur Sumsel pada audiensi itu, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, S. STP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Serahkan Bantuan Sembako, Listrik Gratis dan Subsidi
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako dan simbolis wujud nyata kebijakan Presiden RI yaitu listrik gratis dan subsidi dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid-19 di wilayah Sumsel. Bantuan paket sembako tersebut sebanyak 2500 paket dan ada juga bantuan masker sebanyak 250. Kemudian, listrik gratis bagi pelanggan PLN 450 VA dan diskon 50% bagi pelanggan 900 VA. Penyerahan berlangsung di Posko Covid-19 di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (6/4/2020). HD mengaharapkan kepada masyarakat yang menerima bantuan ini agar dapat digunakan dengan baik untuk hal yang positif untuk keluarga. "Pagi hari ini kita bersama menunjukan perbuatan kongkrit. Pencegahan covid bukan hanya rangakaian kata saja tentu disertai dengan perbuatan. Saya mengharapkan semua harus berperan masing-masing berbuat kongkrit seperti ini," tegas HD. Menurut HD listrik gratis dan subsidi PLN ini dari wacana pemerintah pusat, jika tidak segera direalisasikan akan menimbulkan polemik di masyarakat. "Walaupun harus melalui persyaratan, makanya harus disebarkan ke masyarakat luas," ujarnya. HD menghimbau semua pihak dengan cara apapun untuk berbuat. Walaupun sedikit demi sedikit akan menyentuh kepada yang membutuhkan ditengah wabah Covid-19 ini. Disuasana seperti ini, dia juga mengingatkan agar tidak memanfaatkan situasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan di masyarakat. Kemudian, HD menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Pemerintah Provinsi Sumsel dalam penanganan Covid-19 di Sumsel. Kita lawan kecemasan ini dengan berbuat lebih untuk kenyamanan kita bersama. "Anak SMK kita juga membantu dengan membuatkan bilik steril dan memberikan bantaun lainnya. Kepada seluruh jajaran maupun pelajar untuk bekerja di rumah, belajar di rumah, ikuti himbauan pemerintah," pungkasnya. Hadir pada kesempatan itu, Forkopimda Provinsi Sumsel dan para Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Hadir juga General Manager PT. PLN UIW S2JB, Daryono. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Instruksikan Setiap Desa Sediakan Tempat Isolasi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru mengintruksikan agar setiap desa menyediakan tempat isolasi untuk menampung Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam rangka mengoptimalkan upaya Pemprov Sumsel cegah tangkal Covid-19 di Sumsel. "Pemprov Sumsel secara masif melakukan cegah tangkal corona virus atau Covid-19 di Sumsel. Perluasan tempat isolasi bagi ODP dan PDP saat ini tengah dilakukan. Dimana di setiap desa di Sumsel saat ini diharapkan memiliki tempat isolasi," jelas HD saat wawancara langsung dengan salah satu stasiun TV Swasta di Posko Siaga Covid Prov Sumsel, Minggu (05/04/2020). Menurut HD telah ada desa-desa di Sumsel yang menyediakan isolasi mandiri untuk warganya. Dan Ia berharap hal tersebut dapat dilakukan dengan masif ke daerah lainnya juga. "Percepatan dibuatnya OPD Center di setiap desa harus di dorong peran aktif Kepala Desa yang ada di wilayah tersebut agar dapat dengan cepat terwujud,” tuturnya. Selain itu, HD mengungkapkan bahwa Pemprov Sumsel juga Kab/Kota se Sumsel telah melakukan realokasi dan refokusing anggaran sebagai upaya mensiasati dampak ekonomi terhadap masyarakat akibat penyebaran Covid-19. Selain itu, HD menegaskan bahwa Pemprov Sumsel telah melakukan kajian cepat dan sinkronisasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Bantuan tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Selain bantuan untuk penerima manfaat yang memang telah terdaftar, bantuan itu juga akan digelontorkan untuk masyarakat dengan kategori miskin baru (misbar). Turut hadir Kadinkes Prov Sumsel, Hj. Lesty Nurainy, Apt. M.Kes., Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP., MM. Kepala Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah , S.Sos, SKM, M.Kes, Staf Khusus Bidang Kehumasan, Drs Novian Sarkomi. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Satu Pasien Positif Corona di Sumsel Dinyatakan Sembuh
Palembang, sumselprov.go.id- Satu orang pasien positif Corona di Sumsel dinyatakan sembuh. Hal tersebut terungkap dari update tabel terbaru sebaran corona di Indonesia yang berasal dari gugus tugas nasional percepatan penggulangan Covid-19, per 4 April 2020, pukul 15.40 Wib. Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas penanggulangan Virus Corona ( Covid19) Provinsi Sumsel, dr. Zen Ahmad, Sp.PD-KP FINASIM, saat konferensi pers update Covid-19 di Sumsel bertempat di Command Center, Sabtu sore (04/04/2020). "Hari ini tidak ada penambahan kasus baru orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun tadi diumumkan dari Jubir pusat data nasional Covid-19 bahwa Sumsel ada yang sembuh 1 orang," ujarnya. Dijelaskan Zen bahwa sebenarnya kasus sembuh ini adalah kasus yang diumumkan positif kemarin dimana pasien tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH). "Pasien sudah masuk dirawat di RSMH mendapatkan terapi kemudian kita melakukan pemeriksaan swab ulang dua kali berturut-turut negatif, ini dinyatakan sembuh, ini adalah kasus ke 12, Perempuan, umur 52 tahun," jelasnya. Selanjutnya, Zen menghimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, meningkatkan sistem imun tubuh, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi dan menerapkan jaga jarak. Turut hadir Kadis Kominfo Prov Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, M.M. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.