Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Kembali Terima Bantuan APD dan Obat-Obatan
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sumsel kembali menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan obat-obatan dalam upaya penanganan Covid-19. Bantuan tersebut berasal dari PT. Bank Sumsel Babel, PT. Bara Alam Utama dan PT. Dexa Medica Palembang. Penyerahan berlangsung di Posko Penanganan Covid-19 Sumsel, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/4/2020). HD mengatakan, penerimaan bantuan ini nilainya sangat signifikan bukan dari nominal namun pentingnya arti dari bantuan tersebut. "Hemat saya ini mengandung banyak makna yaitu pemberi sumbangan tidak akan ragu kepada kita sebagai penerima. Karena diterima secara terbuka dan diserahkan kepada medis secara terbuka pula" ungkapnya. Menurut HD, digelarnya serah terima bantuan tersebut bukan ingin dinilai masyarakat berbuat dan bertindak, melainkan menunjukkan bahwa adanya stok logistik yang memadai agar para medis tidak ragu dalam bekerja. "Bahkan saya pernah menginstruksikan agar para petugas pemakaman di desa- desa juga mengunakan APD. Kita akan membagi bantuan ini dengan proporsional. Gugus Tugas juga saya tegaskan tidak boleh menerima bantuan berupa uang," tegas HD. Kepada seluruh donatur atau penyumbang bantuan, HD menyampaikan terima kasih telah mendukung Pemprov Sumsel dalam penanganan Covid-19 di wilayah Sumsel. "Sampai saat ini, Sumsel terdapat jumlah positif 22 orang dan rata rata didapat dari import," katanya. Dikesempatan ini HD juga sempat menyampaikan bahwa Dapur Umum yang diresmikan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sumsel akan dipindahkan ke pelataran Bentek Kuto Besak (BKB) Palembang untuk mempermudah operasionalnya. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes., dan Kadinkes Sumsel Dra. Lesty Nurainy, Apt. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Minta RRI Palembang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menggandeng Radio Republik Indonesia (RRI) untuk berperan aktif dan berinisiatif menyebarkan informasi yang akurat mengenai covid 19 di Provinsi Sumsel. Dia berharap RRI tidak ketinggalan informasi apapun yang ada di Sumsel khusunya mengenai penanganan dan penganggulangan covid 19. Hal itu disampaikan HD saat menerima audiensi Kepala Stasiun RRI Palembang, Ahmad Bahri Nasution di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (15/4/2020). “RRI harus menjadi corong Pemerintah Provinsi Sumsel. Pemprov merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. RRI harus agresif dan turut andil membantu Pemprov, dalam menyiarkan langsung perkembangan covid 19 di Sumsel agar diketahui masyarakat,” harapnya. Mengenai program “Ibu Pertiwi Memanggil” yang memfasilitasi aktifitas belajar siswa dengan menghadirkan guru dalam siaran radio, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi penuh program yang telah berhasil digagas oleh RRI. Ia juga menghimbau agar dalam program tersebut RRI juga memfasilitasi untuk pelajar yang tuna rungu, yakni melalui live streaming. “Mengenai Study from home, klasternya jelas jangan digabung antara SLTP dan SLTA, mohon juga difasilitasi untuk tuna rungu dibantu melalui live streaming,” katanya. Sementara Kepala Stasiun RRI Palembang, Ahmad Bahri Nasution mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang selalu mendukung penuh apapun program dan kegiatan yang berhasil di gagas oleh RRI. Ia juga melaporkan kepada Gubernur, saat ini RRI Palembang telah berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, untuk program study from home yang menghadirkan Guru secara langsung lewat aplikasi zoom. “Terimakasih Pak Gub atas waktunya telah bersedia menerima RRI Palembang, Kami (RRI) juga telah melakukan kerjasama dengan Disdik, untuk melakukan kegiatan belajar dan mengajar melalui aplikasi zoom,” tuturnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Terima Bantuan APD, Pemprov Sumsel Segera Distribusikan ke Tenaga Medis
Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendapatkan dukungan dalam penanganan Covid-19 baik dari perorangan maupun organisasi. Kali ini, bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kembali diterima untuk disalurkan ke sejumlah rumah sakit sebagai bentuk perhatian kepada para tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di wilayah Sumsel. Ratusan set bantuan tersebut diketahui datang dari keluarga besar dan kerabat Almarhum Prof dr KHO Gadjahnata dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumsel. Dimana keluarga besar dan kerabat Almarhum Prof dr KHO Gadjahnata memberikan bantuan sedikitnya 500 set APD atau Hamzat Suit untuk disalurkan di 7 RSUD di Sumsel. Sementara Gapki memberikan bantuan 260 APD. "Ini kerja yang sangat luar biasa. Semua pihak terus memberikan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Sumsel. Semangat bekerjasama inilah harus terus kita gencarkan sehingga hasilnya nanti semakin maksimal," kata Gubernur Sumsel H. Herman Deru, saat menerima langsung bantuan APD, Rabu (15/4/2020). Menurutnya, sekecil apapun bantuan yang diberikan tentu sangat bermakna. Terlebih, bantuan bantuan berupa APD memang sangat dibutuhkan bagi tenaga medis. "Kita tidak pernah mengukur angka bantuan yang diberikan. Apapun bantu yang diberikan untuk penanganan Covid-19 ini tentu akan kita terima," tegasnya. Banyaknya bantuan, lanjutnya, tentu akan semakin meringankan kerja pemerintah untuk penanganan Covid-19 ini. "Semua pihak peduli dengan kondisi saat ini. Bantuan ini jelas meringankan kerja kita untuk menyudahi wabah ini. Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga besar dan kerabat Almarhum Prof dr KHO Gadjahnata dan Gapki yang saat ini telah membantu. Segera akan kita distribusikan kepada tenaga medis," terangnya. Dikatakannya, saat ini pemeritah tidak hanya fokus melakukan penanganan Covid-19, namun juga tetap mensiasati agar aktifitas perekonomian tidak terganggu. "Kita tidak mau pembangunan dan ekonomi stop karena Covid-19 ini. Kita terus berupaya mensiasati gara pembangunan tetap jalan dan Covid-19 selesai. Dengan banyaknya kepedulian semua pihak, tentu hal itu dapat berjalan dengan baik," tandasnya. Turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Operasional Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Unsur Forkopimda Sumsel meresmikan operasional Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19, sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan karena terdampak Covid-19 di Sumsel. Dalam kesempatan itu, HD juga melepas puluhan jajaran TNI Polri untuk mendistribusikan sekitar 1500 paket nasi kepada masyarakat yang tidak mampu karena hilang pekerjaan akibat dampak Covid-19. "Pada tahap awal ini, kita siapkan 1500 paket. Tapi hal yang perlu diketahui bahwa ini tanpa batas, karena sesuai data yang kita terima," ujar HD di Kantor Lama Kejaksaan Tinggi Sumsel, Jalan Ade Irma Nasution Palembang, Rabu (15/04/2020). HD menuturkan bahwa bantuan paket makan yang ada akan disebar di 18 Kecamatan yang ada di kota Palembang dan memastikan bahwa makanan yang dibagikan juga memiliki kualitas yang baik karena sudah dilakukan pemeriksaan dari Biddokkes Polda Sumsel sehingga kehigienisannya tetap terjaga. "Saya harap dapur umum ini dapat mengatasi kebutuhan masyarakat dalam hal makanan. Saya juga berharap agar kegiatan ini memantik semangat kabupaten/kota hingga kecamatan dan desa atau masyarakat yang berkemampuan atau badan usaha serupa untuk melakukan hal serupa,"kata HD. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) dari keluarga Almarhum Prof. DR. K.H.O Gadjahnata dan GAPKI Sumsel Turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Pastikan Aktivitas Ekspor Impor Sumsel Tak Terlalu Terganggu
Palembang, sumselprov.go.id- Guna memastikan aktivitas ekspor dan impor Provinsi Sumatera Selatan tidak terganggu selama pandemi Covid-19 saat ini, Gubernur Sumsel H.Herman Deru melakukan inspeksi ke Pelabuhan bongkar muat barang Boombaru Palembang, Selasa (14/4/2020). HD mengatakan, kedatangannya itu untuk mengecek pelabuhan Boombaru dan melihat aktivitas ekspor impor terus berjalan seperti biasa meski ada pandemi Covid-19, seperti misalnya ekspor batubara ke Malaysia, China juga India. "Alhamdulillah kegiatan rutin ekspor impor komoditi kita tidak mandek. Seperti sawit, batubara semua masih jalan. Bukan penurunan ya paling ada keterlambatan karena jika ada lockdown kapal jadi sulit bersandar sulit. Seperti batubara di Malaysia," tambahnya. Selain itu, kedatangannya tersebut juga guna memastikan kondisi komoditas andalan dan ekspor khususnya pangan dan hasil bumi serta hasil perkebunan Sumsel. Begitu juga impor yang berkaitan dengan bahan baku pupuk untuk petani. "Jadi petani tetap bisa bekerja memelihara kebun dengan pemupukan yang tidak terganggu. Saya datang memastikan ini agar sinergi antara cegah Covid-19 dan perekonomian tetap berjalan baik," jelasnya. Di tempat ini Gubernur Sumsel Herman Deru juga membagikan sejumlah paket sembako pada puluhan buruh yang sedang bekerja di sekitar lokasi. Saat meninjau, HD tampak didampingi Manager IPC Pelindo II Palembang Indra Hidayat Sani, Kepala Kantor Bea Cukai Palembang, Abdul Harris, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang Dr Nur Purwoko Widodo, M.Epid. Hadir juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, H Achmad Rizwan, Kepala Dinas Perhubungan Nelson Firdaus, dan Kepala Dinas Perdagangan, Iwan Gunawan Syaputra. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Minta Petugas Bandara Perketat Kedatangan Penumpang
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru tinjau langsung kondisi Bandara Sultan Mahmmud Badarudin II Palembang pasca pandemi Covid-19, Selasa (14/4/2020). Terlihat untuk penerbangan di SMB II Palembang cukup turun drastis bahkan beberapa maskapaipun membatasi untuk penerbangan. "Bandara SMB II dimana biasanya sehari-hari sebelum covid-19 kedatangan penumpang lebih kurang 12 ribu, dan saya tanya kepada petugas dan manajer angkasa pura kini turun sampai lebih dari 95 persen,"katanya. Bahkan dijelaskannya setelah mendapatkan laporan untuk penerbangan hari ini sedikitnya ratusan orang penumpang. "Hari ini saya dapat laporan cuma rata-rata 450 penumpang. Maskapainya mengurangi flight serta menertibkan physical distancing didalam pesawat.Tapi mungkin ini juga yang membuat Sumsel termasuk menurun perkembangan Covid-19 hal tersebut tidak lepas dari kerja keras Lanud, perhubungan, Dinas Kesehatan termasuk angkasa pura yang sangat ketat baik orang berangkat maupun datang,"ungkapnya. Dia meminta kerja keras ini bahwa bukan para petugas saja tapi masyarakat juga harus berbuat dengan cara mencegah membantu diri sendiri terlepas dari Covid-19 hal itu juga dapat membantu orang lain. "Jika kita disiplin mematuhi anjuran-anjuran pemerintah, sampai dengan hari ini hingga enam hari berjalan ada laporan satu penambahan satu positif. Artinya cukup menurun, mudah-mudahan akan terus menurun dan sirna dari Sumsel, Indnonesia dan dunia,"katanya. Dia juga meminta kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang untuk seleksi betul khususnya kepada penumpang yang datang. Bahkan dia mengingatkan untuk tidak pandang bulu jika memang terjadi indikasi memenuhi standar covid dan kemudian untuk segera dibawah ke rumah sakit rujukan dan seken line yang telah disediakan. "Jadi kemarin baru saya tanda tangani ada penambahan 43 Rumah Sakit Rujukan dan seken line. Jadi sekarang setiap daerah-daerah itu sudah tersebar Rumah Sakit Rujukan yang dapat menangani Covid dan bisa merekomendasi bersama dinas kesehatannya,"ungkapnya. Tak lupa Gubernur Herman Deru kembali mengingatkan kepada masyarakat jika ada gejala-gejala untuk dapat segera memeriksakan diri, serta menjaga produktifitas walaupun tidak semaksimal mungkin. "Jangan pernah takut untuk memeriksakan diri, jaga disipilin physical distancing. Tapi ingat bagaimana pun produfitas kita jangan sampai punah dan habis. Kita siasati meskipun physical distancing, social distancing tapi produktifitas kita tetap berjalan . Meskpin kita harus mengakui tidak bisa semaksimal saat sebelum covid datang,"tutupnya. Turut hadir pada kesempatan itu, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang Dr Nur Purwoko Widodo, M.Epid., GM Bandara SMB II Palembang, Fahrurrozi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, H Achmad Rizwan dan Kepala Dinas Perhubungan Nelson Firdaus, Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Pastikan Ketersedian Pangan di Sumsel Hingga Bulan Juni
Palembang, sumselprov.go.id-Jelang Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Sumsel H Herman Deru memastikan bahwa ketersediaan pangan di Sumsel tersedia hingga bulan Juni mendatang. "Ini stock gula manis yang dikemas oleh bulog gula manis tersedia sampe Juni. Kita punya stock sampe lebaran. Selain itu juga stock terigu dan minyak goreng juga banyak jadi masyarakat tidak perlu khawatir tetap diam di rumah karena bulog akan mengamankan pangan kita," ujar HD di sela Inspeksi Mendadak (Sidak) di Gudang Bulog, Selasa (14/04/2020) Dalam kesempatan itu, HD juga berkeliling gudang untuk melihat ketersediaan pangan lainnya, yaitu diantaranya ada beras merah, beras, dan daging sapi yang dipastikannya akan tetap tersedia hingga lebaran. "Hari ini saya meninjau Gudang Bulog untuk melihat secara langsung dan memastikan kepada masyarakat Sumsel menjelang 10 hari ramadhan kita mempercayakan kepada bulog tentang pangan kita mulai beras, terigu gula, daging semua aman,"katanya. HD menegaskan sebagai Gubernur Sumsel bahwa Ia menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok hingga pasca lebaran dan HD juga berkomitmen untuk terus mengamankan ketersediaanya untuk selanjutnya bukan hanya hanya dalam situasi sedang terbatas seperti saat ini karena dipengaruhi pandemi Covid-19. "Kepada masyarakat Sumsel, saya himbau jangan ada aksi borong karena akan menular ke orang lain sementara kondisinya saya sampaikan melalui peninjauan secara langsung bukan hanya sekedar mengetahui volume ketersediaan tapi juga memperhatikan kualitanya," tuturnya. Lanjutnya, HD meminta agar Bulog juga memperhatikan dan tidak lalai dalam melihat kualitas produk seperti tanggal kadaluarsa. Ia mengatakan bahwa mutu berupa kuantitas dan juga mutu harus tetap diperhatikan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena bahkan untuk mengisi ke agen-agen Bulog juga sudah menyiapkan semua halnya, dan telah ada beberapa paket sembako sesuai nilainya. "Saya himbau masyarakat Sumsel yang punya kemampuan ada tabel oaket sembako dari bulog jika ingin menyumbang untuk saudara kitaa yang membutuhkan pada situasi saat ini. Tentu dengan kualitas dan kuantitas yan terjamin. Negara menjamin itu guna memberikan perhatian kepada yang terdampak wabah sehingga kurang penghasilan dan terbatas keluar rumah," pungkasnya. Turut hadir Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, M.M Kasatpol PP, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si., Plt Kadinsos Mirwansyah ,SKM ; MKM, Plt Kadis Perdagangan, Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Tinjau Aktivitas Olahraga ODP
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel sekaligus Ketua ODP Center, H. Mawardi Yahya menghimbau agar puluhan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang sedang menjalani karantina di ODP Center Wisma Atlet untuk berolahraga untuk meningkatkam imun tubuh. "Berolahraga bisa dilakukan dengan banyak hal, selain senam kalian juga harus jalan -jalan kecil atau lari santai biar tubuh lebih sehat,"ujar MY saat meninjau para ODP yang sedang melakukan senam di Lapangan ODP Center Jakabaring, Selasa (14/04/2020). Lanjutnya, Mawardi juga memberikan semangat kepada puluhan ODP tersebut. MY berharap dengan aktivitas olahraga para ODP nanti dapat lebih sehat dan bugar serta tidak menunjukan gejala Covid-19. Dalam kegiatan tersebut, para ODP juga tetap melaksanakan senam sesuai intruksi tetap menjaga jarak dan dikoordinir secara langsung oleh para tenaga medis. Senam diikuti oleh Para ODP yang melakukan senam merupakan para santri asal Sumsel yang kemarin baru tiba dari Jawa Timur dan juga ODP yang sebelumnya sudah di isolasi. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Tinjau Santri Sumsel yang Masuk ODP Center Jakabaring
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel sekaligus Ketua ODP Center Jakabaring H Mawardi Yahya meminta setiap pendatang yang berkunjung ke Sumsel harus bersedia diisolasi dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini berlaku bagi setiap kalangan, termasuk sebanyak 16 orang santri pesantren asal Sumsel yang diketahui baru tiba dari Jawa Timur. "Demi kenyamanan bersama, belasan santri belum bisa pulang ke kediamannya masing-masing. Mereka harus menginap terlebih dahulu di ODP Center atau Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang guna menjalani karantina terkait Covid-19," ujar MY di ODP Center Jakabaring, Senin (13/04/2020). Diketahui bahwa belasan orang santri itu tiba di Palembang dalam waktu yang tidak bersamaan. Dimana 11 orang santri diantaranya tiba melalui Bandara SMB II Palembang pada Minggu (12/4) malam. Sementara 5 orang santri lainnya tiba dengan bus, Senin (13/4) pagi. "Karantina atau isolasi diri merupakan sesuatu yang memang wajib diberlakukan untuk masyarakat yang masuk ke Sumsel, termasuk para santri, juga akan dilakukan Rapid tes. Tidak ada salahnya setiap warga yang masuk ke Sumsel di rapid tes," katanya. MY menegaskan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen untuk melakukan berbagai cara dalam upaya penanganan Covid-19, termasuk dengan menyediakan ODP Center sebagai tempat karantina untuk masyarakat. Selain itu, Pemprov juga telah menyiapkan rapid tes sesuai kebutuhannya. "Setiap orang silahkan manfaatkan ODP Center ini tanpa terkecuali. Soal pelayanannya kita akan lakukan secara maksimal," pungkasnya. Turut hadir Kasat Pol PP Prov Sumsel H Aris Saputra. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.