Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kembali Feby Deru Bagikan Sembako ke Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id-Ketua TP PKK Prov Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya melanjutkan melakukan bantuan sosial (bansos) dengan membagikan sembako pada bulan Ramadhan bagi warga kurang mampu dan masyarakat terdampak Covid-19. Hal ini disambut haru dan ucapan terima kasih dari masyarakat penerima bantuan yang merasa terbantu saat penyerahan bantuan sembako di Palembang, Selasa (05/05/2020). Seperti diungkapkan Ketua RT 32 Saimin Suyuti mewakili masyarakat penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Feby bersama tim. "Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan atas kepedulian yang luar biasa dari ibu Gubernur. Disini banyak warga tak mampu dengan rata-rata lanjut usia, dan janda/duda. Kami berharap wabah Covid-19 ini segera berlalu, serta para warga dapat kembali dalam kehidupan normal", tuturnya. Dalam giat hari ini, Feby bersama Fauziah Mawardi Yahya dan Tim Penggerak PKK Sumsel membagikan bantuan 41 paket sembako yang terdiri atas beras, tepung terigu, susu, dan minyak sayur kepada masyarakat yang ada di RT 32, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Dilanjutkan dengan membagikan 20 paket sembako bagi pekerja pengrajin jamur di sentra jamur yang berlokasi di Kenten Azhar. "Dengan bantuan ini, kita berharap dapat membantu meringankan kebutuhan hidup warga selama menjalani masa sulit ini. Yakinlah bahwa kita akan melalui masa sulit ini bersama-sama", ujar Feby. Giat hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang memang sudah dilakukan sejak seblum ramadhan hingga Senin (04/05/2020) kemarin, Feby Deru bersama tim pkk juga membagikan bantuan paket sembako di Lebak Keranji, Kelurahan Bukit Lama. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Bersama PT Pos Indonesia Sinergi Salurkan Bansos ke Masyarakat Terdampak Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima Kepala Regional 3 Kantor PT Pos Indonesia Palembang, Nyoman Sudanta beserta jajaran sehubungan dengan penawaran kerjasama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, terutama yang ada di Sumsel. "Terima kasih atas penugasan PT Pos Indonesia yang berperan dalam melayani pemerintah daerah terutama dalam penanganan Covid-19. Tentu sinergitas sudah seharusnya sudah berjalan," ujarnya di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Selasa (05/05/2020). Selain itu, Herman Deru minta agar PT pos Indonesia juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam berbagai hal lainnya yang berbentuk pelayanan kepada masyarakat. "Melalui pertemuan ini, saya mendukung untuk dilakukan kerjasama yang baik antara PT Pos Indonesia dengan OPD maupun institusi yang ada. Dan saya minta agar ini dijalankan dengan komunikasi yang baik antar pihak terkait mengenai teknisnya,"tuturnya. Sementara itu, Kepala Regional 3 Kantor PT Pos Indonesia Palembang, Nyoman Sudanta mengatakan bahwa PT Pos sendiri siap berperan dalam penyaluran bantuan sosial dari Kemensos RI. "Kami siap untuk melaksanakan itu, dan kami mohon arahan dari bapak Gubernur dan pada waktunya kita juga mohon dukungannya. Dan sesuai arahan dari pemerintah pusat bahwa mulai besok sudah ada start pembayaran secara bertahap. Orientasi pertama ibukota Provinsi baru disusul kab/kota tergntung kesiapan kadinsos dan rekan PT Pos kab kota,"tutupnya. Turut hadir Kadishub, Drs. Nelson Firdaus, Kadinsos, Mirwansyah, SKM., MKM, Kepala BPBD H. Iriansyah, S Sos, SKM, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Terima Bantuan Untuk Cegah Tangkal Covid-19 dari Bank Sumsel Babel dan PWNU Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolis dari PT Bank Sumsel Babel dan Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Sumsel untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Bantuan diserahkan secara simbolis dari Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel, Mustakim dan Ketua PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi di Auditorium Bina Praja, Selasa (05/05/2020). "Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, Gubernur, Wagub, kami ucapkan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel beserta jajaran serta PWNU atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan dalam rangka cegah tangkal covid-19," ujar Mawardi. Mawardi mengatakan bahwa Covid-19 merupakan suatu pandemi yang memberikan dampak tidak saja pada kesehatan tetapi juga sosial ekonomi. Bukan hanya bagi Sumsel tetapi juga bagi berbagai daerah di dunia. Oleh sebab itu, memang dibutuhkan kerja sama yang baik antar setiap elemen masyarakat dalam upaya memutus rantai penyebarannya. "Disamping bantuan yang diberikan, kita juga perlu menumbuhkan kesadaran untuk mengikuti himbauan pemerintah, diantaranya dengan menerapkan jaga jarak," ungkapnya. Selain itu, Mawardi juga mengajak masyarakat untuk menghadapi pandemi ini, dengan menumbuhkan jiwa kemanusiaan yang mendalam. Dalam kesempatan ini diberikan bantuan dari Bank Sumsel Babel berupa 2000 pasang hand scoon, 14 unit wastafel portable, 500 Liter Hand Sanitizer dan dari PWNU berupa 50 dus Hazmat. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Rakor Optimalisasi Pencegahan Covid - 19 Diwilayah Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Rapat Koordinasi diibuka dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Brigjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM., berlangsung di Ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, Selasa (05/05/2020). Diawal acara Kapolda Sumsel menyampaikan paparan mengenai perkembangan, tindakan, kendala dan evaluasi Tim Gugus Tugas Prov. Sumsel yang telah terbentuk dalam penanganan dan pencegahan Covid - 19 selama ini di Sumatera Selatan. Disampaikan pula rencana Pembentukan Tim Gugus Tugas Kecil guna mensuport Tim Gugus Tugas Prov. Sumsel agar pencegahan dan penanganan Covid - 19 di Sumatera Selatan lebih maksimal. Mengakhiri paparanya Kapolda menyampaikan permohonan maaf selama dirinya bertugas sehubungan atas kepindahan tugas beliau. Pada kesempatan tersebut Sekda Prov Sumsel Sumatera H. Nasrun Umar menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel menyambut baik atas inisiasi Kapolda Sumsel mengadakan acara ini. "Atas nama Pemprov Sumsel dan saya pribadi sangat mendukung sekali atas rencana dibentuknya tim gugus tugas kecil ini, dimana tim tugas ini nantinya dapat memberikan kesadaran pada masyarakat agar mentaati akan pentingnya himbauan Pemerintah, yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid - 19 "ujar Nasrun. Pemprov Sumsel sudah melakukan tindakan cepat dan maksimal atas pencegahan dan penanggulangan Covid 19, dimana sedari awal Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru telah mengeluarkan himbauan dan edaran, membentuk Tim Gugus Tugas Provinsi menyiapkan beberapa rumah sakit, menyiapkan rumah sehat bagi ODP di jakabaring, hingga menyiapkan kelengkapan alat kesehatan dll yang semua itu untuk mempercepat wabah covid - 19 cepat berakhir. Nasrun juga menyampaikan mengenai Anggaran dimana hasil dari Realokasi dan refokusing anggaran di dapat sebesar 120 milyar rupiah dimana anggaran tersebut akan didistribusikan pada 3 komponen. "Alhamdulilah seluruh stakeholder di sumatera selatan bahu membahu Dalam penanganan, pencegahan Covid - 19 di Sumatera Selatan. Mengenai usulan 2 (dua) Daerah yang mengusulkan PSBB, saat ini Saya masih diminta asistensi oleh pak Gubernur bagaimana kajian yang telah dilakukan dari berbagai aspek atas kesiapan daerah tersebut, sehingga perlu atau tidak PSBB diberlakukan di kota Palembang dan kota Prabumulih " jelasnya Mengakhiri penjelasannya, Nasrun menyampaikan agar tim gugus tugas kecil ini untuk segera melakukan pembentukan formasi dan bekerja sesuai tugasnya. Terakhir menanggapi kepindahan tugas Kapolda Nasrun mengucapkan trimakasih atas kerjasama selama ini bersama Bapak Kapolda Brigjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM, "Kami warga Sumatera Selatan selalu menyambut dengan senang hati bila bapak nanti ke Sumateta Selatan, dan semoga Bapak selalu sukses ditempat dinas yang baru" tutup Nasrun. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanyajawab. Turut hadir Walikota Palembang H. Harnojoyo, Wakapolda Sumsel, Brigjen Rudi Setiawan,S.I.K.,SH,M.H, Wakil Walikota Palembang Hj.Fitrianti Agustinda, Danrem 044/GAPO Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji, S.I.P, S.Sos., Danlanal, Danlanud, Ketua MUI Sumsel Prof Dr. H. Aflatun Muchtar., Kadishub Drs. Nelson Firdaus, Kasat Pol PP H. Aris Saputra. Hadir juga Kepala BPBD H. Iriansyah, S Sos, SKM, M.Kes,Ka. Dinas Kesehatan Prov. Sumsel Dra. Lesty Nurainy,Apt,M.Kes, Kadiskominfo H. Achmad Rizwan,S.STP, Ka. Dinas Perindustrian Ernila Rizar Plt. Ka. Dinas Perdagangan Drs Iwan Gunawan, Plt. Ka. Dinas Sosial Mirwansyah Plt. Ka. Badan Kesbangpol H. Bakhnir Rasyid, SH,MM, M.Si,Karo Kesra M.Iqbal Alisyabana,AP.M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Terima Berkas Usulan PSBB Pemkot Palembang
Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Sumsel H Nasrun Umar menerima berkas usulan surat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Provinsi Sumatera Selatan dari Pemerintah Kota Palembang yang diantarkan secara langsung oleh Sekda Kota Palembang Ratu Dewa di Ruang Tamu - Sekda Sumsel, Senin, 04/05/2020) "Dalam kondisi saat ini, bahwa telah tercatat 109 terkonfirmasi positif covid-19. Pengajuan PSBB dari Pemkot Palembang ini merupakan salah satu langkah upaya memutus rantai penyebaran covid-19 dengan isolasi suatu daerah dan kesadaran isolasi diri dan menjaga jarak," ujarnya. Nasrun menjelaskan bahwa salah satu cara mekanisme dari Kabupaten /Kota yang ingin mengusulkan harus disampaikan kepada Gubernur untuk diteruskan dan direkomendasikan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI setelah mendapat evaluasi dan analisa gugus tugas pusat. "Oleh karenanya permohonan ini akan disampaikan kepada Pak Gubernur dan kemudian akan dilanjutkan ke Kemenkes atau gugus tugas pusat," ujarnya. Nasrun menegaskan bahwa Pemprov Sumsel dan juga Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wagub Sumsel H Mawardi Yahya tentu akan memdukung apapun kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota/Kabupaten selagi hal tersebut baik, termasuk dalam penanganan covid-19. Sementara itu Sekda kota Palembang Ratu Dewa menambahkan jika berkas usulan PSBB tersebut secepatnya akan disampaikan segera ke Kementerian Kesehatan dan kita tunggu 2-3 hari hasilnya apakah bisa atau tidak dalam penerapannya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Herman Deru Bahas Pembatasan Transportasi Dengan Sejumlah Menteri
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengadakan Rapat melalui Video Confrence bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan , Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy di Comand Center Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (04/05/2020) Pembahasan secara Virtual pada kesempatan kali ini lebih difokuskan pada pembatasan Transportasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid - 19 di Indonesia. Pada kesempatan tesebut, Herman Deru (HD) menyampaikan semenjak dibatasi penerbangan dari dan ke Provinsi Sumatera Selatan hal itu menyebabkan kesulitan dan melemahnya bagi pelaku usaha khususnya di Sumatera Selatan yang mana merupakan daerah perlaluan atau lintas wilayah. Prov Sumsel akan mempedomani Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 25 tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pada kesempatan itu juga, HD menyampaikan usulannya kepada Menteri Perhubungan untuk memindahkan Stasiun Kereta Api Kertapati agar di pindahkan di lokasi baru Karyajaya, karena Stasiun yang lama di Kertapati sudah tidak layak lagi. Video conference tersebut juga diikuti oleh Kepala BNPB RI, Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Gubernur Bali, Gubernur Jawa Timur , Gubernur Kaltim, dan Gubernur Jawa Tengah. Turut hadir : Kadishub Drs. Nelson Firdaus, Kasat Pol PP H. Aris Saputra, Kepala BPBD H. Iriansyah, S Sos, SKM, M.Kes, Kadiskominfo H. Achmad Rizwan,S.STP, Karo Hukum Setda Prov Sumsel Ardani,SH.MH Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur HD Paparkan Kesiapan Sumsel terhadap Pergeseran Covid-19 Ke Luar Jakarta
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menjadi narasumber pada Video Confrence dengan tema "Episentrum Covid - 19 bergeser ke luar Jakarta, bagaimana kesiapan daerah" di Ruang Rapat Gubernur Sumatera Selatan (04/05/2020) Pada kesempatan itu HD menyampaikan kesiapan Pemprov Sumsel dalam menghadapi hal terebut langkah melalui langkah-langkah dari berbagai aspek guna memutus mata rantai penyebaran Covid - 19 di Sumatera Selatan, baik yang telah di lakukan maupun strategi rencana langkah - langkah antisipasi kedepan. Mengenai kenaikan mendadak 29 kasus yang lalu di Sumsel, dikarenakan dirinya memerintahkan kepada setiap gugus tugas untuk utk aktif melakukan swab di daerah masing - masing selain itu juga animo kesadaran masyarakat sendiri untuk memeriksakan diri di dokter dan tempat - tempat pelayanan kesehatan yang ada. Selain itu dimungkinkan kenaikan kasus tersebut disebabkan sampel yang sempat menumpuk dikarenakan keterbatasan laboratorium. "Kita tetap melakukan tindakan semaksimal mungkin meskipun kasus kematian di Sumsel rendah. Kami juga berupaya agar yang PDP sembuh, Pemprov Sumsel telah menyiapkan Rumah Sehat di Jakabaring yang berstandar hotel yang dapat benar - benar bermanfaat dengan maksimal" jelas HD. Bicara mengenai Pembatasan Wilayah, HD menjelaskan bahwa hari ini ada 2 (dua) daerah yang mengajukan PSBB yaitu Kota Palembang dan Kota Prabumulih. "Saya perintahkan untuk di pelajari dan diteliti terlebih dahulu" imbuhnya. Sebagai informasi acara ini disiarkan Live secara langsung di You Tube iNews Portal. Selain Gubernur Sumatera Selatan narasumber lainnya adalah Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa, CEO Alvara Research Hassanuddin Ali, Pakar kesehatan masyarakat Griffith University Australia Febi Dwirahmadi dan bertindak selaku Host Latief Siregar, Jurnalis iNews.id. Turut hadir :Asisten Pemerintahan dan kesra Dr. H. Akhmad Najib.,SH.M.Hum., Kepala BPBD Sumsel H. Iriansyah, S Sos, SKM, M.Kes, Kadinkes Dra. Lesty Nurainy,Apt,M.Kes, Kadiskominfo H. Achmad Rizwan,S.STP, MM Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
H. Herman Deru Launching Aplikasi Pantau Covid-19SS Guna Cegah Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru resmi meLaunching Aplikasi "Pantau Covid-19SS" yang merupakan inovasi Pemprov Sumsel melalui Balitbangda Sumsel dalam mengoptimalkan upaya cegah tangkal Covid-19 di Sumsel dengan lebih efisien dan efektif di Command Center, Senin, (04/05/2020) "Aplikasi ini dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan jumlah tenaga pemantauan dan waktu pemantauan dalam memantau kepatuhan terhadap standar karantina/isolasi mandiri bagi masyarakat yang termasuk dalam kriteria pelaku perjalanan, orang tanpa gejala, PDP, dan juga ODP," jelas Herman Deru (HD) HD menjelaskan bahwa untuk pencegahan penyebaran covid-19, empat kelompok tersebut perlu melakukan karantina selama 14 hari dengan kriteria pelaku perjalanan (PJ), dari daerah tranmisi terjangkit, Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dengan gejala ringan juga Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dengan gejala sedang dan semua ada kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19. Selanjutnya, HD menegaskan agar empat kelompok tersebut tidak keluar rumah, tetap menjaga jarak, menggunakan masker, menggunakan kamar terpisah dengan berbagai aktivitas hanya dikamar, termasuk makan, minum, mencuci baju sendiri, serta menggunakan peralatan mandi sendiri dan bila tidak memungkinkan maka harus selalu pakai masker. "Petugas atau relawan harus memantau jika keempatnya ada keluhan, antara lain demam, batuk, sesak nafas, dan lainnya. Dengan aplikasi ini maka pemantauan lebih mudah dan kondisi kesehatannya tiap hari dengan smartphone," ujarnya. Untuk selanjutnya, HD meminta kepada seluruh Walikota/Bupati se-Sumsel serta stakeholder dapat mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi ini bagi petugas dan pemantauan pasti dilakukan dengan lebih efisien. Sementara itu, Kepala Balitbangda, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes mengatakan bahwa sistem informasi dari aplikasi ini terdiri atas mobile apps pengguna, yaitu untuk keempat kelompok individu yang dipantau, agar melakukan isolasi mandiri dengan disiplin, kemudian mobile apps petugas pemantau agar petugas dapat memantau dengan efektif dan efisien, lalu web based apps control room, untuk posko gugus tugas covid-19 agar dapat memonitor pemantauan terhadap keempat kelompok individu. Eko mengatakan bahwa penggunaan aplikasi juga mudah, hanya dengan scan ktp dan akan muncul data. Setiap hari akan dihasilkan rekap dan melalui aplikasi juga dapat diikuti pergerakan individu sehingga dapat dilakukan tracing dan pelacakan kontak dengan membuka rekaman di aplikasi.. Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati, Wakil Ketua DPRD H Muchendi Mahzarekki, Anggota DPRD Prima Salam, SH, Asisten I Pemerintah dan Kesra, Drs. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Asisten III administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadinkes, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Kadishub, Drs. Nelson Firdaus., M.M, Kepala Pelaksana BPBD, H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Update Situasi Terkini Covid-19 Di Provinsi Sumatera Selatan
Palembang, sumselprov.go.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel mengungkapkan Update Situasi Terkini Coronavirus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumatera Selatan, Senin 4 Mei 2020 Pukul 00.00 WIB. Orang Dalam Pemantauan (ODP) Total ODP: 4.168 Orang. Terdiri dari: Proses Pemantauan : 1.561 Orang, Selesai Pemantauan : 2.607 Orang . Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Total PDP: 243 Orang, terdiri dari: Proses Pengawasan : 113 Orang, Selesai Pengawasan : 130 Orang, Positif : 185 Orang, Negatif : 185 Orang, Sembuh : 36 orang, Meninggal : 4 Orang Oleh sebab itu, Pemprov Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan masker setiap keluar rumah karena urusan penting, menetap di rumah apabila tidak ada urusan penting. Serta, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga imun tubuh dengan berolahraga, cukup tidur dan menerapkan Germas. Ayoo Kita Cegah Covid-19 dengan menerapkan "Jaga Jarak" dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Jangan Panik Namun Tetap Waspada dan Jangan Lupa Berdoa. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel