Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Palembang-Betung Hanya 1 Jam! Didampingi Cik Ujang Menko AHY Pastikan Tol Kapalbetung Siap Fungsional Lebaran 2026 Sumsel
11 Feb 2026 Dilihat 2194x

Palembang-Betung Hanya 1 Jam! Didampingi Cik Ujang Menko AHY Pastikan Tol Kapalbetung Siap Fungsional Lebaran 2026

Palembang. Masa depan konektivitas di Sumatera Selatan semakin cerah. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026). Jembatan monumental yang merupakan bagian vital dari ruas Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapalbetung) ini diprediksi akan menjadi "game changer" bagi perekonomian wilayah Sumatera. Menko AHY menegaskan bahwa proyek Trans Sumatera ini merupakan urat nadi strategis yang membuka akses ekonomi dari Pulau Jawa hingga Lampung secara lebih terbuka. "Biasanya, perjalanan Palembang ke Betung memakan waktu 3 hingga 4 jam. Dengan adanya tol ini, waktu tempuh bisa dipangkas signifikan menjadi hanya sekitar 45 menit hingga 1 jam. Efisiensi ini otomatis mengurangi beban biaya logistik secara besar-besaran," ujar AHY optimis. Dirinya juga menargetkan bahwa jalur ini sudah dapat dinikmati masyarakat pada momentum mudik mendatang. "Insya Allah, Lebaran tahun ini sudah bisa difungsionalkan," tambahnya. Jembatan Musi V bukan sekadar penghubung, melainkan karya teknik yang kokoh. Dalam waktu dekat, akan dilakukan uji kekuatan ekstrem dengan beban total 1.800 ton secara bersamaan—setara dengan 40 kendaraan dump truck yang melintas sekaligus di atas jembatan. Direktur Jenderal Bina Marga (DJBM), Fahmi Aldiamar, melaporkan bahwa progres fisik Seksi 1 Kramasan – Sungai Rengas beserta Jembatan Musi V telah mencapai 93,74%. Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan percepatan pengerjaan lahan. Menutup kunjungannya, Menko AHY menyoroti kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Sumatera Selatan yang luar biasa. Baginya, konektivitas infrastruktur adalah kunci utama untuk mengonversi potensi tersebut menjadi kesejahteraan nyata. "Semua titik ekonomi harus terhubung. Mudah-mudahan, seiring dengan selesainya akses jalan ini, kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat juga bisa segera kita wujudkan untuk melengkapi ekosistem logistik di Sumsel," pungkasnya. Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Sumsel Juara!  Peringkat 3 Nasional Produsen Beras, Kini Jadi Kiblat Pangan Sumatera Sumsel
11 Feb 2026 Dilihat 989x

Sumsel Juara! Peringkat 3 Nasional Produsen Beras, Kini Jadi Kiblat Pangan Sumatera

Banyuasin – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Seremoni Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/2/2026).Pada kesempatan tersebut, Herman Deru menyampaikan rasa syukurnya karena Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Banyuasin, dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan GPIPS Wilayah Sumatera.“Prestasi peringkat ketiga nasional ini tentu bukan hasil kerja satu pihak. Ini adalah bentuk kerja sama yang sangat baik dari seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Saya tidak bisa berbangga sendiri, karena ini adalah hasil kerja kolaboratif,” ujar Herman Deru.HD juga mengatakan dalam mengendalikan inflasi di Sumatera Selatan dirinya juga mempunyai Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), yang dimana GSMP sendiri lahir saat masa pandemi Covid-19.Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali menjelaskan bahwa dipilihnya Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Banyuasin, sebagai tuan rumah GPIPS Wilayah Sumatera didasarkan pada sejumlah capaian strategis.Ia berharap GPIPS dapat menjadi wadah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang semakin kuat dan terintegrasi.“Selain itu, kami juga berharap Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan produksi pangan serta menjaga kelancaran distribusi yang lebih efisien dengan konektivitas yang semakin baik,” tuturnya.Usai membuka secara simbolis GPIPS dengan melakukan panen selanjutnya HD dan Bi melepas Bantuan kerjasama antar daerah pengiriman komoditas bawang dan beras ke Kab. Aceh tengah.Turut hadir Deputi I Kemenko Perekonomian Dr. Ferry Irawan, SE., M.SE., Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH., Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono, Kepala Perwakilan BI Sumut Rudy Brando Hutabarat, Kadep Regional BI Arif Artawan, Dirops Bulog Andi Afdal, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, para Kepala OPD Sumsel

Baca Detail
Hadiri Wisuda Unsri, Menko AHY dan Wagub Cik Ujang Kompak Tekankan Pentingnya Kualitas SDM Sumsel
11 Feb 2026 Dilihat 547x

Hadiri Wisuda Unsri, Menko AHY dan Wagub Cik Ujang Kompak Tekankan Pentingnya Kualitas SDM

Inderalaya.  Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam acara Wisuda ke-182 Sesi 1 Universitas Sriwijaya (Unsri) yang digelar di Indralaya, Ogan Ilir, Rabu (11/2/2026).Kehadiran dua tokoh penting ini memberikan motivasi besar bagi ratusan wisudawan yang telah resmi menyandang gelar sarjana.Dalam orasi ilmiahnya  sebagai keynote speaker, Menko AHY memberikan apresiasi tinggi kepada para wisudawan.Dijelaskan AHY ada tiga poin utama dalam menghadapi masa depan Tren Global: Memahami peluang dan tantangan di tengah dinamika dunia, Optimisme Bangsa: Membangun semangat kolektif untuk memajukan Indonesia dan Resiliensi: Mengubah ketidakpastian menjadi ketahanan nasional."Dinamika politik terus mengguncang dunia dan Indonesia tentu merasakan dampaknya. Namun, kita harus terus optimis untuk bertahan dan unggul menuju Indonesia Emas 2045," tegas AHY.Ia juga menambahkan bahwa investasi terbaik sebuah bangsa bukan hanya fisik, melainkan kualitas manusia. "Universitas abadi adalah diri kita sendiri. Teruslah belajar, semoga Unsri semakin unggul."Senada dengan hal tersebut, Wagub  Cik Ujang menyampaikan bahwa wisuda adalah tonggak sejarah penting bagi setiap individu."Keberhasilan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi juga buah dari doa dan dukungan orang tua, keluarga, serta para pendidik. Jadikan semangat disiplin selama kuliah sebagai bekal di dunia kerja," ujar Cik Ujang.Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, SE., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran langsung Menko AHY dan Wagub Sumsel di tengah kesibukan mereka.Kepada para wisudawan, Rektor menitipkan pesan mendalam  "Selalu jaga nama baik almamater, jaga moral, dan nama baik orang tua. Berpikirlah secara inovatif (out of the box) agar sukses di masyarakat nanti," ungkapnya.Turut hadir  Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor serta Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si. Dan OPD lainnya.

Baca Detail
HDCU Dampingi Menko AHY Tinjau Rusun Mahasiswa Unsri, Dukungan Nyata Hunian Layak bagi Mahasiswa Sumsel
10 Feb 2026 Dilihat 926x

HDCU Dampingi Menko AHY Tinjau Rusun Mahasiswa Unsri, Dukungan Nyata Hunian Layak bagi Mahasiswa

Palembang.  Sumsel mendampingi Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Rumah Susun (Rusun) Mahasiswa yang berlokasi di lingkungan Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Selasa. Rusun mahasiswa tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang diperuntukkan bagi mahasiswa penerima beasiswa serta mahasiswa dari luar negeri yang menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya. Kehadiran rusun ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan hunian sekaligus mendukung proses belajar mahasiswa. Atas nama universitas dan seluruh civitas akademika, Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, khususnya dalam pembangunan rusun mahasiswa serta gedung Fakultas Teknik yang menjadi bagian penting dari penguatan sarana pendidikan di Unsri. Dalam kunjungannya, Menko AHY juga meninjau langsung kualitas bangunan, fasilitas, serta peruntukan ruang di dalam rusun yang berada di tengah kawasan kampus Universitas Sriwijaya. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bangunan layak huni dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan apresiasi atas progres pengerjaan bangunan rusun tersebut. Ia menilai kualitas fasilitas dan sanitasi yang tersedia sudah sangat baik dan mendukung terciptanya kenyamanan bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan. “Kehadiran rusun ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam menyediakan hunian yang layak dan nyaman bagi mahasiswa,” ujar Herman Deru. Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Ishak Mekki, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumsel Novian Aswardhani, Rektor Universitas Sriwijaya Taufik Marwa, serta para pejabat terkait lainnya.

Baca Detail
Akselerasi Infrastruktur Sumsel, Herman Deru Sampaikan Aspirasi Strategis ke Menko AHY Sumsel
10 Feb 2026 Dilihat 982x

Akselerasi Infrastruktur Sumsel, Herman Deru Sampaikan Aspirasi Strategis ke Menko AHY

Palembang – Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Wagub Cik Ujang menyambut Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam Rakor Pelaksanaan Program Kerja TA 2026 di Griya Agung, Selasa (10/2/2026). Dalam rapat tersebut, Herman Deru memaparkan sejumlah isu krusial bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel.   HD ungkapkan Mendesaknya pemindahan Pelabuhan Boom Baru ke Tanjung Carat. Menurutnya Lokasi saat ini mengalami pendangkalan sehingga kapal besar tidak bisa berlabuh, yang memicu tingginya biaya logistik. Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya Konektivitas Jalan Tol, terutama Terkait Percepatan Tol Kapal Betung, penyelesaian ruas Palindra-Prabumulih, serta pembangunan Interchange Mataram Jaya guna mengatasi titik kemacetan (bottleneck). Selanjutnya, Optimalisasi Bendungan Tiga Dihaji sebagai booster produktivitas pangan nasional. Menanggapi hal tersebut, Menko AHY menegaskan bahwa infrastruktur di Sumsel adalah bagian vital dari visi Asta Cita Presiden untuk penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan. Ia berkomitmen melakukan "orkestrasi" antar-kementerian teknis agar pembangunan berjalan paralel dan tepat sasaran. "Kuncinya adalah penguatan konektivitas agar dampak ekonomi langsung dirasakan masyarakat," tegas AHY.  AHY berharap seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan tetap solid dalam menyelaraskan peta jalan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Dengan konsep pembangunan yang komprehensif, diharapkan target pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di Sumatera Selatan dapat tercapai secara optimal. Rakor ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama Kemenko, jajaran Forkopimda Sumsel, Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Detail
Gubernu HD Tekankan Tanggung Jawab Angkutan Batubara Percepat Pembangunan Jalan Khusus Sumsel
09 Feb 2026 Dilihat 2696x

Gubernu HD Tekankan Tanggung Jawab Angkutan Batubara Percepat Pembangunan Jalan Khusus

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru  dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang  memimpin  rapat percepatan pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batubara yang melintasi Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Rapat  berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (9/1/2026).Rapat diawali dengan pemaparan berbagai persoalan dan kendala di lapangan yang disampaikan oleh Wagub Cik Ujang. Ia menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang terdampak aktivitas angkutan batubara serta pentingnya percepatan solusi konkret yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.Dalam arahannya, Gubernur Herman  Deru menegaskan bahwa rapat ini diharapkan menghasilkan produk nyata, bukan sekadar menambah agenda pertemuan. Ia menekankan bahwa kerusakan jalan yang terjadi selama ini tidak terlepas dari kontribusi kendaraan angkutan batubara, khususnya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).“Kita tidak melihat plat nomor maupun lini bisnisnya, tetapi kita semua tahu penyebab kerusakan jalan itu. Saya harapkan seluruh pihak meningkatkan sensitivitas kemanusiaan. Mari sama-sama membangun dan memelihara jalan,” tegas Gubernur.Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh pelaku usaha untuk melihat persoalan ini dari sudut pandang yang lebih luas, termasuk dampak lingkungan dan ekosistem di Sumatera Selatan.“Kita sama-sama mencari nafkah di Sumsel, silakan menambang, tetapi jangan sampai merusak lingkungan. Mari bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Jalan Khusus ini,” ujarnya dengan nada persuasif.Gubernur juga meminta para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) memastikan komitmen para pimpinan perusahaan, tanpa alasan administratif. Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), serta Dinas ESDM untuk bekerja ekstra dalam mengawal percepatan pembangunan jalan khusus tersebut.Rapat ini turut dihadiri Asisten I Setda Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),

Baca Detail
Perkuat Status 'Zero Conflict', Gubernur Sumsel Minta FKUB Masifkan Sosialisasi Kerukunan Sumsel
09 Feb 2026 Dilihat 2168x

Perkuat Status 'Zero Conflict', Gubernur Sumsel Minta FKUB Masifkan Sosialisasi Kerukunan

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menegaskan komitmennya dalam mempertahankan predikat Sumatera Selatan sebagai wilayah Zero Conflict. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel di Ruang Tamu Gubernur, Senin (9/2/2026).Pertemuan tersebut berfokus pada penyampaian evaluasi program kerja FKUB tahun 2025 serta rencana strategis untuk tahun 2026. Dalam arahannya, Herman Deru meminta pengurus FKUB untuk lebih masif melakukan sosialisasi dan interaksi aktif di tengah masyarakat guna mempererat kerukunan antarumat beragama.Gubernur menyayangkan jika masih ada Pemerintah Kabupaten/Kota yang belum memberikan perhatian maksimal terhadap eksistensi FKUB, baik dari sisi struktural maupun operasional.“Saya agak heran jika ada Kabupaten atau Kota yang tidak memberikan perhatian khusus terhadap FKUB, apalagi terkait strukturnya. Saya akan segera menginstruksikan Bupati dan Walikota agar memberikan perhatian sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Herman Deru.Sementara itu Ketua FKUB Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke 17 Kabupaten/Kota di Sumsel. Dalam kesempatan tersebut, FKUB menyampaikan sejumlah rekomendasi penting kepada Gubernur, di antaranya Permohonan dukungan surat resmi kepada Bupati/Walikota terkait penguatan peran FKUB, Implementasi Edaran Mendagri mengenai dana operasional FKUB, Penyelesaian kendala izin mendirikan rumah ibadah (IMB/PBG) di daerah.Terkait isu pendirian rumah ibadah, Syarnubi berharap adanya peran aktif kepala daerah untuk turun langsung memfasilitasi dialog. “Kami minta Bupati dan Walikota dapat turun untuk bermusyawarah dengan para tokoh, sehingga pendirian rumah ibadah dapat dilakukan sesuai undang-undang tentang kebebasan beragama,” ujarnya.Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyambut baik rekomendasi yang disampaikan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya demi kelancaran tugas FKUB di lapangan.Diskusi yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan kesepahaman bahwa sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memastikan Sumatera Selatan tetap kondusif, aman, dan damai.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Wagub Sumsel Hadiri Rapat Paripurna DPRD XXX, Bahas Arah Pembentukan Perda 2026 Sumsel
09 Feb 2026 Dilihat 9875x

Wagub Sumsel Hadiri Rapat Paripurna DPRD XXX, Bahas Arah Pembentukan Perda 2026

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna XXX DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan agenda perubahan dan penambahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Senin (9/2/2026).Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa program legislasi daerah merupakan kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan menjadi pijakan penting dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku.Melalui forum paripurna ini, DPRD Provinsi Sumsel bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyepakati perubahan dan penambahan program pembentukan peraturan daerah, sekaligus menyetujui sejumlah rancangan peraturan daerah untuk ditetapkan ke tahap selanjutnya.Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menyambut baik sinergi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif, seraya berharap setiap regulasi yang dibentuk benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Baca Detail
Penuh Haru dan Kehangatan, Polda Sumsel Gelar Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel
09 Feb 2026 Dilihat 2453x

Penuh Haru dan Kehangatan, Polda Sumsel Gelar Malam Kenal Pamit Kapolda

PALEMBANG. Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Grand Ballroom The Sultan Convention Centre Palembang pada Minggu malam (8/2/2026). Acara Malam Kenal Pamit Kapolda Sumatera Selatan menandai transisi kepemimpinan dari Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru didampingi Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj. Feby Herman Deru  bersama Wakil Gubernur, H. Cik Ujang didampingi Staf Ahli TP-PKK Prov Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, serta jajaran Forkopimda Sumsel dan tokoh masyarakat setempat.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi mendalam bagi Irjen Pol Andi Rian yang kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri.“Irjen Pol Andi Rian meninggalkan banyak cerita baik dan pengabdian yang nyata bagi masyarakat Sumsel. Kami merasa kehilangan, namun sekaligus bangga atas tugas baru beliau," ujar Herman Deru.Ia juga sempat berkelakar mengenai stereotip masyarakat Sumsel yang dianggap keras. "Di Sumsel ini sering dikira keras, padahal aslinya lembut dan baik hati. Kami menyambut Kapolda baru dengan tangan terbuka di Bumi Sriwijaya yang zero conflict ini" uajr HD.Bagi Irjen Pol Andi Rian, masa tugasnya di Sumatera Selatan bukan sekadar menjalankan kewajiban profesi. Ia menganggap Sumsel sebagai guru yang mengajarkan arti kearifan lokal dan persatuan."Sumsel bukan hanya tempat pengabdian tugas, tetapi merupakan rumah belajar bagi saya untuk memahami persatuan, kesatuan, serta kearifan lokal yang luar biasa. Terima kasih atas segala dukungannya," ungkap Andi Rian dengan nada haru.Sementara itu, Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, memohon doa restu dan penerimaan dari seluruh lapisan masyarakat."Kami memohon izin untuk diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bumi Sriwijaya. Mari kita jaga stabilitas keamanan bersama. Kami sangat terbuka untuk berdialog dan berdiskusi demi kemajuan Sumsel ke depan," tegas Irjen Sandi Nugroho.Turut hadir Para Kepala Forkopimda Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.