Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Diendorse Gubernur, Pedagang Peyek dan Risol Banjir Orderan Sumsel
17 May 2020 Dilihat 386x

Diendorse Gubernur, Pedagang Peyek dan Risol Banjir Orderan

Palembang, sumselprov.go.id- Tak hanya getol blusukan membantu warganya yang tengah kesulitan di masa pandemi Corona. Gubernur Sumsel H.Herman Deru rupanya juga pinta memutar otak untuk membantu para UMKM kuliner yang terkena imbas wabah Corona. Ya. Sepekan ini, Gubernur H.Herman Deru terlihat rajin mengendorse (promosikan) aneka kuliner pelaku UMKM di Instagram pribadi miliknya. Ia memberikan promosi tersebut secara cuma-cuma demi mendongkrak kembali penjualan pelaku UMKM yang tengah sepi dihantam pandemi. Selain peyek, Gubernur HD tak sungkan mempromosikan aneka kuliner tradisional seperti bolu, laksan, martabak HAR, aneka lauk makan seafood kepiting, cumi hingga kolak durian dan masih banyak lagi lainnya. Upayanya inipun tak sia-sia. Sejumlah pelaku UMKM yang diendorse pun langsung merasakan dampaknya. Mereka langsung kebanjiran orderan tak selang beberapa lama usai dipromosikan orang nomor satu di Sumsel tersebut. Seperti dituturkan Pemilik Peyek Mom Cetur Rika. Menurutnya di masa sulit seperti Covid-19 saat ini Sumsel memang membutuhkan figur pemimpin yang memiliki karakter tangguh dan berinovasi tinggi sehingga tetap mampu mendorong kesejahteraan masyarakat "Saya apresiasi sekali upaya yang dilakukan pak Herman Deru. Tentu pelaku UMKM seperti kami sangat terbantu dengan apa yang dilakukan beliau," kata Rika saat dihubungi, Sabtu (16/5). Lebih lanjut dikatakannya, dengan bantuan promosi dari orang nomor satu di Sumsel itu, tentu mendongkrak kembali pendapatan pelaku UMKM termasuk usahanya yang sebelumnya sempat menurun akibat Covid-19 ini. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Pimpin Rapat Bersama BBLK, Bahas Percepatan Penanganan Covid-19 di Wilayah Sumsel Sumsel
17 May 2020 Dilihat 353x

HD Pimpin Rapat Bersama BBLK, Bahas Percepatan Penanganan Covid-19 di Wilayah Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memimpin langsung rapat bersama Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang beserta jajaran dan stakeholder terkait lainnya membahas percepatan penanganam Covid-19 diwilayah Sumsel. Rapat sekaligus diskusi itu berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Sabtu (16/5/2020). Nampak hadir lengkap Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang dr, Andi yussianto, M. Epid, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang, Nur Purwoko Widodo, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum dan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Prof. Dr. dr. Yuwono, M. Biomed. Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada semua peserta rapat yang hadir walaupun digelar disaat hari libur. Dijekaskannya, rapat itu dilakukan berdasarkan perkembangan penanganan Covid-19 saat ini di wilayah Sumsel. "Penting bagi saya untuk kita bersama membedah mulai dari hal hal kecil hingga besar sekalipun seperti prilaku masyarakat, prilaku virus itu sendiri bahkan hal lainnya termasuk terkait pemeriksaan sampel di BBLK Palembang sehingga rapat ini dilakukan" ungkapnya. Dalam rapat itu dijelaskan bahwa, melonjaknya jumlah Kasus konfirmasi Positif Covid-19 di Sumsel yaitu per 15 Mei 2020 sebanyak 458 sampel positif karena Gugus Tugas Covid-19 Sumsel bekerja aktif sehingga setiap 1 kasus konfirmasi positif dilakukan penelususan hingga tuntas. Untuk itu, Herman Deru mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas disertai tetap melaksanakan himbauan pemerintah terkait penanganan Covid-19. "Saya sebagai kepala daerah di Sumsel ini, pasti saya ingin masyarakat yang saya pimpin sehat, damai dan termasuk pembangunan yang saya harapkan tetap berjalan walaupun ditengah pandemi saat ini," tegasnya. Hadir juga pada rapat itu, Kepala Dinas Kesehatan Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes., Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes., dan Plt Direktur RSUD Siti Fatimah, dr Syamsuddin SpOG. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD : Pemprov Sumsel Sudah Siap, PDP Center Diresmikan Sumsel
17 May 2020 Dilihat 244x

HD : Pemprov Sumsel Sudah Siap, PDP Center Diresmikan

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menunjukkan kesiapan dan gerak cepatnya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Sumsel. Berbagai strategi dilakukan Herman Deru yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Prov Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya yang juga Ketua Rumah Sehat Jakabaring. Diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H.Akhmad Najib telah diresmikan PDP Center di Tower 8 Komplek Wisma Atlet Jakabaring Palembang, sering disebut juga Rumah Sehat Jakabaring, Sabtu (16/05/2020). Menurut Herman Deru melalui Akhmad Najib, PDP Center diperuntukkan bagi pasien yang terkontaminasi Covid-19 dengan gejala ringan ataupun OTG (Orang Tanpa Gejala). Hal ini dilakukan mengingat pertambahan jumlah pasien positif terus meningkat dan antisipasi kemampuan Rumah Sakit di Sumsel dalam menampung pasien dari berbagai Kabupaten/Kota. Tidak hanya tower 8 yang mempunyai kapasitas 60 tempat tidur, Gubernur Sumsel dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan juga sudah menyiapkan 1 tower lagi di Tower 7. Fasilitas di Tower ini dibuat sedemikian rupa sesuai standar Rumah Sakit Darurat dengan peralatan yang memadai dan dilengkapi dengan UGD hingga ventilator. "Penambahan Pasien Positif akhir-akhir ini disebabkan karena kesigapan pemerintah dalam melakukan Tracing sebanyak 2.152 sampel.pada 14 Mei yang lalu. Hal tersebut juga sebagai bentuk penanggulangan dalam penyebaran Covid-19. Saat ini sudah ada pasien yang akan masuk dari berbagai Rumah Sakit diantaranya Ogan Ilir, Banyuasin, RS. Siti Fatimah, RS. Muhammadyah " ujar Najib. Untuk tenaga medis saat ini telah disiapkan tower 5 khusus tenaga medis untuk isolasi diri setelah 2 minggu bertugas menangani Pasien. Jika telah melaksanakan isolasi mandiri baru diperbolehkan pulang ke rumah hingga waktu bertugas kembali ke Rumah sakit. Tak hanya tenaga medis yang ada, PDP Center akan dibantu oleh relawan dari berbagai kalangan. "Untuk masyarakat Sumsel diharapkan untuk lebih meningkatkan kesadaran dan mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap Jaga Jarak, gunakan masker jika keluar rumah, cuci tangan sesering mungkin pakai sabun dan bilas dengan air mengalir dan tetap terapkan GERMAS agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Feby Deru Kunjungi dan Berikan Bantuan Kepada Kru Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19 Sumsel
16 May 2020 Dilihat 298x

Feby Deru Kunjungi dan Berikan Bantuan Kepada Kru Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19

Palembang, sumselprov.go.id- Memasuki ramadhan ke 22, Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru tetap beraktivitas dengan memberikan bantuan kepada masyarakat seperti yang selama ini beliau lakukan. Kali ini sebagai bentuk kepedulian terhadap tim Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19 yang berlokasi di Bekangdam II Sriwijaya, Feby Deru yang juga merupakan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Sumsel menyerahkan bantuan ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta bantuan dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan berupa telur dan vitamin. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Bekangdam II/Sriwijaya Kolonel CBA Benny Tampubolon bertempat di Bekangdam II/Sriwijaya Jum'at (15/05/2020) "Ini kami serahkan bantuan ikan sebanyak 800 kilogram dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga ada 10 peti telur dari PKK Sumsel, serta vitamin untuk kru dapur umum yang berjibaku memasak dan menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada masyarakat", kata Feby Deru. Bantuan tersebut, lanjut Feby tentu saja diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan alternatif menu masakan yang akan diolah di dapur umum. "Mudah-mudahan vitamin nya bermanfaat untuk kru dapur umum agar tetap fit selama beraktivitas memasak", imbuhnya. Tak lupa Feby Deru menghimbau kepada para kru dapur umum dan anggota Bekangdam II/ Sriwijaya agar melaksanakan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, dan berharap agar masa sulit ini segera berlalu. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Ingatkan PLN Permudah Masyarakat Dapatkan Listrik Bersubsidi Sumsel
16 May 2020 Dilihat 668x

HD Ingatkan PLN Permudah Masyarakat Dapatkan Listrik Bersubsidi

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Prov Sumsel, Yohanes H Toruan mengikuti Diskusi Publik Virtual di Ruang Kerja Asisten II, Jum'at (15/05/2020). Diskusi dengan tema “Listrik di Tengah Pandemi ” tersebut diselenggarakan oleh Harian Umum Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel dan dipandu oleh Kepala News Room Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post, Wenny Ramdiastuti. Disampaikan Herman Deru melalui Yohannes bahwa sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang mengeluarkan kebijakan untuk keringanan biaya listrik atau memberikan jaring pengaman sosial pada masyarakat terdampak Covid-19, di tengah pandemi virus corona dan Mendukung intruksi Presiden RI, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta bantuan PLN untuk mempermudah proses mendapatkan listrik subsidi bagi masyarakat Sumsel yang tersambung daya 450-900 VA sebagaiman yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sebagai informasi, Secara umum kondisi penyediaan tenagalistrik di Provinsi Sumsel yang telah ditetapkan sebagai lumbung energi ini dalam keadaan baik, daya mampu pembangkitan di Sumsel diketahui cukup besar karena sebagai daerah penghasil listrik dengan kapasitas terpasang pembangkit yang berada di Sumsel sebesar 2.168,44 MW (Mega Watt) berasal dari 18 unit pembangkit milik PLN dan IPP (Independent Power Producer). Untuk diketahui pula, pelanggan atau masyarakat yang mendapatkan keringanan ini adalah masyarakat miskin yang menggunakan listrik dengan daya 450 VA dan 900 VA subsidi. Untuk mengetahui apakah pelanggan masuk kategori yang berhak mendapatkan listrik gratis atau tidak, dapat dilihat pada rekening pembayaran listrik terakhir. Rincian pelanggan listrik yang dapat gratis atau diskon antara lain, R1/450 VA (gratis)yaitu Pelanggan Rumah Tangga dengan daya terpasang 450 VA, kemudian R1/900 VA (diskon)sebesar 50 % yaitu Pelanggan Rumah Tangga dengan daya terpasang 900 VA. Sementara untuk pelanggan listrik yang tidak mendapat diskon meliputi Pelanggan rumah tangga dengan daya terpasang 1.300 VÀ ke atas, Untuk pengguna listrik 450 VÀ dan 900 VA subsidi, keringanan hanya di berikan selama 3 (tiga) bulan terhitung bulan April, Mei dan Juni 2020. Dari data PLN disebutkan, tarif rumah tangga dengan daya tersambung 450 VÀ adalah sebesar Rp 415 per kilowatt hour (kWh). Lalu rumah tangga dengan daya 900 VA dengan kriteria tidak mampu adalah sebesar 586 perkWh. Selanjutnya, rumah tangga dengan daya 900 VÀ dengan kriteria mampu sebesar Rp 1.352 per kWh. Sedangkan golongan 1300 – 5600 VA keatas tarifnya Rp 1.467 per kWh. Selain Herman Deru, ikut serta dalam dialog interaktif tersebut Ombudsman Bengkulu Herdi Puryanto, Walikota Jambi, Syarif Fasha, GM UIW S2JB Daryono. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD: Isi HUT Pemprov Sumsel ke 74 Fokus Kegiatan Sosial Dalam Penanggulangan COVID-19 Sumsel
16 May 2020 Dilihat 370x

HD: Isi HUT Pemprov Sumsel ke 74 Fokus Kegiatan Sosial Dalam Penanggulangan COVID-19

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sumsel Dr. H. Akhmad Najib,S.H,.M.H menjadi narasumber pada acara Dialog Interaktif secara virtual dalam rangka Hari Jadi ke - 74 Prov. Sumsel Tahun 2020 dengan tema "Pemerintah bersama masyarakat Perang Melawan Corona" yang diselenggarakan oleh RRI Palembang.di Ruang Kerja Asisten 1 Bid. Pemerintahan dan Kesra, Jum'at (15/05/2020) Jika biasanya peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan lomba, tetapi tidak dengan peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Sumatera Selatan kali ini. Mengingat pandemi Covid-19 sudah ditetapkan sebagai bencana nasional dan berbagai kebijakan diambil oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengisi peringatan hari jadi ke-74 ini dengan kegiatan sosial demi percepatan pemutusan rantai penularan Covid-19. Terkait pertanyaan tentang  upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam kesiapan, dan penyiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan covid 19 di sumsel selama ini,  Najib  menyampaikan hawa  Upaya pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, skrining di pintu masuk terhadap semua pendatang dari luar wilayah Sumatera Selatan (bandara, pelabuhan laut), Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan Fasilitas kesehatan dalam deteksi dini Covid-19, Penyampaian surat kesiapsiagaan dan kewaspadaan ke Kabupaten/Kota. "Selain itu juga untuk penyiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan  banyak sekali yang telah dilakukan seperti Membentuk Tim Gugus Tugas melalui SK Gubernur, Penetapan Penetapan Status Keadaan Tanggap Darurat bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) melalui melalui Surat Keputusan Gubernur, Menyiapkan Posko Gugus Tugas Covid-19, Menyiapkan Rumah Sakit Rujukan (5 RS) dan RS Second Line (43 RS), Menyiapkan kebutuhan APD, Bahan Medis Habis Pakai, obat dan lainnya, Membuka Rumah Sehat Covid-19 sebagai ODP Center di Wisma Atlet Jakabaring, Rekrutmen tenaga kesehatan" papar Najib. Mengakhiri penjelasannya  Najib menyampaikan “Sebagai ungkapan rasa syukur Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah berusia 74 tahun dan bertepatan bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, maka Gubernur, DPRD Sumatera Selatan dan Anggota Forkopimda Sumsel dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan fokus pada kegiatan-kegiatan bersifat sosial dan pelayanan kesehatan dalam upaya pencegahan, percepatandan penanganan Covid-19 di Bumi Sriwijaya ini”  Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Terkait Publikasi Percepatan Penanganan Covid-19 dengan KPK Sumsel
16 May 2020 Dilihat 249x

Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Terkait Publikasi Percepatan Penanganan Covid-19 dengan KPK

Palembang, sumselprov.gp.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, S. STP, MM., mengikuti rapat koordinasi dan publikasi program percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Sumsel melalui virtual di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Jum'at (15/5/2020). Rakor bersama narasumber dari Koordinator Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Asep Rahmat Suwandha itu diikuti para Dinas Kominfo dan Biro Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten /Kota se-Sumsel serta para media yang ada diwilayah Sumsel. Achmad Rizwan, mengatakan Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kominfo bersama Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel sampai saat ini terus melaksanakan kegiatan publikasi penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Sumsel. Mulai dari penanganan, pelaksanaan upaya pencegahan hingga penerimaan dan penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Pempov Sumsel bersama Pemerintah Kabupaten /Kota di Sumsel setiap harinya juga merilis kegiatan-kegiatan yang ada melalui group untuk penyampaian informasi perkembangan yang ada. "Selain itu, setiap sore hari dilakukan juga Conference Press melalui virtual bersama Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel," ungkapnya. Pada rakor itu, seluruh peserta dari Kabupaten /Kota di Sumsel juga menyampaikan laporan terkait pelaksanaan publikasi percepatan penanganan Covid-19 di masing-masing daerah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Diskusi Daring Bersama FISIP Unsri, Bahas Kerja Pemerintah Ditengan Wabah Covid-19 Sumsel
16 May 2020 Dilihat 288x

HD Diskusi Daring Bersama FISIP Unsri, Bahas Kerja Pemerintah Ditengan Wabah Covid-19

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Asisten III Administrasi dan Umum Prof Edwar Juliartha menjadi narasumber dalam diskusi daring melalui video conference di Ruang Kerja Asisten III, Jumat (15/05/2020). Diskusi itu bertema "Bagaimana Pemerintah Bekerja Di Tengah Wabah Covid-19 Melanda" yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Politik Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Sriwijaya. Dalam kesempatan itu, HD melalui Edwar menjelaskan tentang berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Sumsel seiring dengan melonjaknya perkembangan status konfirmasi positif Covid-19 di Sumsel antara lain dimulai dari pengubahan status siaga menjadi tanggap darurat, pembentukan gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19. Juga dilakukan upaya penyampaian pedoman pencegahan dan pengendalian covid-19 kepada Dinkes dan Rumah Sakit se Sumsel dan juga upaya-upaya cegah tangkal Covid-19 dimulai dari penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, dan penyemprotan desinfektan ke fasilitas umum, tempat sosial maupun perkantoran, penyediaan sarana sanitasi cuci tangan pada beberapa fasilitas umum dan dan sosial. "Juga dilakukan penyiapan Rumah Sakit Rujukan Kasus Covid-19, pendataan kebutuhan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai serta mengatasi kelangkaan hand sanitizer dan disinfektan dengan membuat sendiri. Serta melakukan pendistribusian APD dan Alat rapid test,"ujarnya. Selain itu juga melaksanakan rakor dengan pihak-pihak terkait di Kab/Kota sehubungan dengan kesiapsiagaan dalam berbagai upaya cegah tangkal covid-19. Serta melakukan upaya deteksi Covid-19 di Pintu Masuk Wilayah di Bandara dan Pelabuhan oleh KKP dan juga sosialisasi melalui virtual dan secara langsung dengan perorangan dan kelompok maupun dengan berbagai media. "Selama masa pandemi covid-19, Pemprov Sumsel juga tetap menjalankan tugas kepemerintahan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di Sumsel dengan cara menerapkan work from home, melaksanakan rapat virtual, dan untuk pelayanan masyarakat lainnya seperti samsat, masih melakukan pelayanan seperti biasa, namun hanya dikantor-kantor UPTD dengan protokol pencegahan penyebaran covid-19," tutupnya. Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov Sumsel Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gencarkan Upaya Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan Sumsel
16 May 2020 Dilihat 386x

Pemprov Sumsel Gencarkan Upaya Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan

Palembang, sumselprov.go.id-Pemprov Sumsel telah melakukan beberapa upaya untuk mendukung ketahanan pangan di Sumsel selama pandemi covid-19 yaitu melakukan analisis ketersediaan bahan pokok secara berkala yaitu per minggu untuk mengetahui bahan pokok tersebut surplus atau minus. Dan akan disesuaikan pelaporannya menjadi perhari sesuai arahan. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Sumsel, H Nasrun Umar saat menghadiri rapat tim ketahanan pangan daerah diselenggarakan oleh Kemendagri melalui video conference di Sumsel Command Center, Jumat (15/05/2020). Dijelaskan Nasrun bahwa Pemprov juga melakukan monitoring harga sebagai cerminan ketersediaan dan kemampuan daya beli masyarakat, monitoring stock pada bulog dan distributor. Juga memotivasi dan menginisiasi petani untuk tetap melakukan budi pertanian. Serta menyiapkan APBD untuk bansos melalui dinsos sebesar 24 M. "Yang lebih spesifik bahwa dari 11 jenis bahan pokok, yang surplus yaitu komoditi beras, jagung, cabe, daging ayam, dan telur. Sedangkan yang minus yaitu komoditi gula, bawang merah dan putih, daging sapi," ujarnya. Disamping itu, Pemprov Sumsel juga melakukan langkah strategis untuk tetap menjaga peningkatan produktivitas petani antara lain dengan memberikan bantuan benih dan pupuk di kab kota dalam kelompok petani, pembangunan jaringan irigasi pertanian, melakukan program optimalisasi lahan sawah dan meningkatkan luas tanam dan produktivitas pertanian. Sementara itu, Plt Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut ratas bersama Presiden pada 12 mei lalu, yang disimpulkan bahwa diperlukan semacam satgas ketahanan pangan di daerah berdasarkan surat edaran kepada Gubernur, Bupati, Walikota tentang pembentukan satgas pangan daerah. Menurutnya, Satgas di daerah akan diketuai oleh masing-masing sekda dengan anggota bappeda, dinas ketahanan pangan, dinas perdagangan, dishub, dinas pertanian, dan melibatkan TNI, Polri dan Bulog. "Satgas ketahanan pangan daerah diharapkan dapat dilaporkan secara paralel dari kab/kota ke Provinsi kemudian Provinsi ke Mendagri dan diharapkan setiap hari, agar pusat dapat memastikan ketahanan pangan di daerah, supaya tahu potensi pangan dan distribusi, kendala pengadaan bahan pangan, dan Info real time harga bahan pangan,"tutupnya. Turut hadir Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov Sumsel, Ir. Taufik Gunawan, M.Si, Plt. Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel Ir. Antoni Alam, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.