Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
PMI Sumsel Terima Bantuan dari Satgas Bencana BUMN Wilayah Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian BUMN Wilayah Sumatera Selatan yang tergabung dalam Satgas BUMN Wilayah Sumsel melalui aspirasi Hj Percha Leanpuri B.Bus, MBA, Anggota Komisi VI DPR RI. Upaya ini di lakukan oleh Bu Percha dalam rangka membantu penanggulangan Covid-19 di Sumsel. Bantuan diterima langsung oleh Ketua PMI Prov Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (19/05/2020). Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) diantaranya Pompa desinfektan, desinfektan, hand sanitizer, masker kain dan wastafel dan selanjutnya bantuan tersebut akan diserahkan kepada beberapa kabupaten/kota untuk didistribusikan di rumah sakit maupun tempat keramaian seperti pasar. Dalam kesempatan ini Feby Deru mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi penuh atas kepedulian dari Satgas Bencana BUMN Wilayah Provinsi Sumsel, untuk membantu pemerintah dalam menyediakan alat kesehatan masyarakat bagi masyarakat Provinsi Sumsel. “Saya ucapkan terima kasih atas bantuan APD khusus untuk tenaga medis dan masyarakat Sumsel. Semoga APD ini bermanfaat bagi tenaga medis yang bertugas untuk menjadi garda terdepan melayani dan merawat pasien Covid-19,” katanya Tak lupa juga Feby menghimbau masyarakat Sumsel untuk tetap mematuhi protokol covid 19 saat berada diluar rumah, sebab kunci keberhasilan pengendalian Covid-19 adalah kedisiplinan diri sendiri dalam mematuhi protokol kesehatan. “Terutama saat menjelang atau pada saat Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, kami menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol covid 19 saat berada diluar rumah,” tambahnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Rakor Forkopimda Sumsel, Sepakat Sholat Idul Fitri di Rumah dan Tidak Mudik Lebaran
Palembang, sumselprov.go.id- Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H ditengan Pandemi Covid-19 saat ini, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Provinsi Sumsel dan stakeholder terkait lainnya membahas pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1441 H di Ruang Prasetya, Mapolda Sumsel, Selasa (19/5/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, dari rakor itu dihasilkan dua hal penting bahwa pertama telah menemukan kesepakatan dari semua unsur keagamaan khususnya organisasi yang dibawah naungan Islam bahwa sepakan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah. "Kesepakatan ini bukan karena perintah ini dan itu (pihak lain) tetapi melainkan kesepakatan bersama," ungkapnya. Kemudian, yang kedua bahwa masyatakat dihimbau untuk tidak melaksanakan mudik begitu juga masyarakat yang ada di perantauan untuk tidak melakukan mudik. "Jadi kalau ada yang kangen keluarga kirimkan saja fotonya, kemudian kalau mau membantu keluarga yang ada di kampung halaman bisa kirim saja uang nya. Jadi, kita tidak mudik," kata HD. "Yang dihasilkan dari rapat yang dinisiasi Forkopimda ini dua hal penting itu, ini adalah kesepakatan bukan merupakan perintah dari pihak lain," ditambahkan HD. Sementara itu, jika masih ada masyarakat yang menyelenggarakan sholat Idul Fitri diluar/secara berkumpul, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM, mengatakan pihaknya akan terus memberikan himbauan secara prefentif. "Mudah-mudahan tidak ada, akan kita imbau terus secara persuasif," ujarnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Berikan Bantuan Logistik Covid-19 Bagi Kabupaten dan Kota Se-Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan penyerahan logistik covid-19 secara simbolis berupa Alat Pelindung Diri (APD), vitamin, obat-obatan, rapid test, thermal gun, VTM kepada kabupaten/kota se-Sumsel yang diterima oleh Dinkes kabupaten/kota di Sumsel di Auditorium Bina Praja, Selasa, (19/05/2020) "Saya berterima kasih kepada para medis yang hadir disini. Dalam berbagai penugasan di Sumsel yang saya lihat sangat konsentrasi untuk pelayanan untuk menangani covid-19 ini," katanya. Herman Deru (HD) mengatakan bahwa pada beberapa hari kedepan kita akan mulai PSBB. PSBB bukanlah pemberhentian dan penutupan, tetapi merupakan pembatasan yang disesuaikan dengan kondisi dan karakter daerah masing-masing. Karena covid-19 tentu akan memberikan dampak terhadap kehidupan sosial dan perekonomian tidak ditangani dengan tepat. "Namun juga ada kemungkinan bertambahnya pasien positif karena kita makin aktif dan agresif, dalam pembagian rapid test dan melakukan tracing. Bahwa peningkatan kasus positif di Sumsel karena telah adanya tracing yang baik sehingga terdapat ribuan spesimen untuk diperiksa," katanya. "Penambahan kasus yang banyak disebabkan karena sample yang di tes juga paling banyak. Karena dilakukan tracing pada sekian banyak orang dilingkungan pasien positif dan pernah kontak dengannya sehingga berdampak pada spesimen yang banyak dengan sebagian besar adalah OTG," jelasnya. Oleh sebab itu, HD minta masyarakat Sumsel untuk disiplin, meningkatkan rasa peduli dan tidak masa bodoh dengan lingkungan, kemudian didukung dengan sosialisasi dari Pemerintah setempat. HD menegaskan bahwa bagi masyarakat yang tidak disiplin pasti akan ditindak dengan tegas. "Mudah-mudahan bantuan ini berarti bagi yang membutuhkan. Pemprov siap jika dibutuhkan sebagai perwakklan pusat dan jika ada kekurangan di kab/kota silahkan berhubungan langsung dengan gugus tugas Sumsel," tutupnya. Sementara itu, Kadinkes, Lesty Nurainy, Apt. , M.Kes., mengatakan bahwa bantuan ini akan diberikan kepada kab koa secara proposional dan melihat tingkat kebutuhannya berdasarkan tingkat penyebaran yang ada fi wilayah tersebut. "Bantuan tersebut akan diberikan ke 17 kab/kota dan 7 rumah sakit di Palembang," katanya. Bantuan berupa 8500 rapid test, 1000 pcs face shield, 6200 pcs kacamata google, 7300 VTM, 10000 pcs cover all suit, 5100 pasang handscoon, obat herbal 4000 kotak , 340 kotak amaroopo, 340 kotak vitacee, 340 kotak bio ATP, 340 botol imundoo sirup, 340 botol dextropen sirup, 850 kotak hustab. Turut hadir Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kepala Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Rakor Lanjutan Bersama Para Menko : Mudik Lebaran Tetap Dilarang
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Kepala Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah, Kadinkes Sumsel Lesty Nurainy, Kadis Kominfo, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM , Kadishub Nelson Firdaus, Kasat Pol PP H. Aris Saputra, dan Kepala BBLK Palembang dr, Andi Yussianto mengikuti rapat koordinasi lanjutan bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK, Muhadjir Effendy, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo dan Wakil Kepala BIN Teddy Lhaksmana melalui Video Conference di Sumsel Command Center, Senin (18/5/2020) malam. Rapat koordinasi lanjutan ini membahas langkah dan upaya masa kritis menjelang perayaan hari raya Idul Fitri terkait mudik lebaran. Diawal rakor Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Naisonal Doni Monardo mengatakan, menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H Pemerintah menetapkan bahwa mudik lebaran tetap dilarang guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya, dengan kondisi saat ini semua pihak harus bersatu padu bersama sama dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. "Dengan demikian diharapkan seluruh Pemerintah Daerah agar bisa melakukan mitigasi sehingga resiko penularan dapat dihindari," tegasnya. Kemudian, Menko Polhukam Mahfud MD memberikan arahan agar seluruh Gugus Tugas di daerah menjelang hari raya Idul Fitri 1431 H tetap bekerja dengan sepenuh hati. "Yakinlah apa yang lakukan ini akan bernilai amal ibadah bagi kita semua karena amal ibadah bisa dilaksanakan melalui banyak hal," imbuhnya. Sementara itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam arahannya menyampaikan terkait seruan bersama kepada masyarakat agar tidak melaksanakan malam takbiran berkeliling atau berkumpul dan melaksanakan sholat Idul Fitri dirumah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ikuti Rakor Bersama Menkopolhukam, Bahas Mudik Lebaran dan Sholat Idul Fitri
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti rapat koordinasi membahas penegakan protokol kesehatan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1441 H bersama Menkopolhukam RI beserta para menteri terkait lainnya melaui Video Conference di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Senin (18/5/2020). Selain Gubernur Sumsel H. Herman Deru, rakor tersebut juga diikuti Forkopimda Provinsi Sumsel Hadir langsung Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati, Kapolda Sumsel IRJEN POL PROF. DR. Eko Indra Heri S., M.M., dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. Beberapa poin penting dibahas dalam rakor tersebut yaitu terkait mudik lebaran dan terkait sholat hari raya Idul Fitri 1441 H untuk wilayah Sumsel. Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, pemerintah menghimbau agar sholat Idul Fitri dilakukan di rumah masing masing namun dapat menimbulkan permasalahan sosial oleh sebab itu diharapkan dari pemerintah berusaha meyakinkan masyarakat agar melaksana sholat idul fitri di rumah. "Untuk itu pemda diharapkan dapat melakukan antisipasi adanya sekelompok orang yang memaksakan diri tetap melaksanakan sholat bersama," ungkapnya. Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menghimbau agar pemda melakukan komunikasi kepada tokoh agama dan ulama di daerah masing-masing untuk menyatukan persepsi terkait pelaksanaan sholat Idul Fitri. "Imbauan melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah ini diutamakan lagi bagi daerah yang berstatus zona merah," tegasnya. Hadir juga pada rapat koordinasi itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Mirwansyah, SKM., MKM., Kepala Dinas Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM., dan Ka. Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Gubernur Herman Deru Terima Penghargaan Influencer Good Content Award Againts Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima penghargaan Influencer Good Content Award Againts Covid-19 yaitu media sosial yang menghasilkan konten positif dalam kampanye bersama melawan covid-19 melalui video conference dari Tribun Institute di Sumsel Command Center, Senin, (18/05/2020) "Media Sosial menjadikan kita menjadi produsen berita. Setiap kejadian dan kegiatan yang kita unggah dapat menjadi berita yang dapat bermanfaat oleh orang lain. Dengan menyebarkan konten-konten yang baik, positif dan menarik yang dikemas sedemikian rupa mengenai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan," ujarnya. Herman Deru (HD) mengatakan bahwa Covid-19 adalah virus baru yang belum ada obatnya, jadi wajar saja jika setiap orang mencari informasi tentang virus tersebut di media yang paling mudah ditemui. "Namun tanpa disadari karena besarnya keingintahuan masyarakat terhadap informasi mengenai virus tersebut, membuat sebagian orang sengaja menyebarkan berita bohong untuk menciptakan opini publik yang keliru. Banyak berita hoaks yang tersebar di media sosial yang tanpa disadari masyarakat dapat mempengaruhi psikis seseorang," ujarnya. Oleh sebab itu, para pengguna medsos diharapkan harus lebih bijak dalam bermedia sosial agar kita tidak ikut menjadi pelaku penyebar hoaks. "Pesan saya kepada semua produsen berita baik media sosial per orangan, institusi maupun jenis media lainnya, marilah kita selalu menyebarkan konten-konten yang positif, yang menginspirasi, dan yang bermanfaat bagi banyak orang khususnya di masa Pandemi Covid-19 saat ini," katanya. . Turut hadir Asisten III administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, MM., Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Kasatpol PP, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Lakukan Monitoring Perwali dan Kesiapan PSBB Kota Palembang
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan monitoring rancangan Peraturan Walikota (Perwali) dan kesiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Palembang berlangsung di Kantor Walikota Palembang, Senin (18/5/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam arahannya mengatakan, pertemuan tersebut guna sinkronisasi jemput bola untuk penyesuaian Perkada menyikapi surat keputusan kementerian kesehatan tentang PSBB di Kota Palembang. Menurutnya, saat ini payung hukum yang akan menjadi acuan kerangka umum setiap kabupaten dalam pelaksanaan PSBB sudah ada dan tinggal penyelesaian Perkada. "Saya hadir disini untuk mengetahui progres itu," tegas HD Dikesempatan itu, HD mengharapkan agar sangsi yang diberikan didalam Perkada PSBB hendaknya bersifat edukatif. Dia juga mengharapkan peran serta masyarakat mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Sumsel. "Suksesnya penanganan Covid-19 ini sangat tergantung dengan masyarakat. Mari kita sadari bersama dengan hati nurani," ajaknya. "Saya mengharapkan agar bagaimana kita melaksanakan ini dengan serius namun tidak disertai dengan kepanikan," ditambahkan HD. Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, Pemkot Palembang telah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Palembang dengan mengeluarkan berbagai himbauan kepada masyarakat. Menurutnya, poin poin dalam pelaksanaan PSBB sendiri sebenarnya sudah dilaksanakan jauh sebelum PSBB disetujui pusat. Seperti pelaksanaan belajar di rumah, bekerja dari rumah danlainnya. "Saat ini permasalahan yang kita hadapi adalah masih banyaknya masyarakat miskin yang belum terakomodir serta munculnya masyarakat miskin baru yang jumlahnya mencapai 32 ribu lebih penduduk," ungkap Harnojoyo. Hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., FKPD Kota Palembang, Sekda Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.si., serta para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel dan Kota Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Wagub Sumsel Hadiri Rapat Paripurna XIII DPRD
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menghadiri rapat Paripurna XIII (13) DPRD Prov Sumsel dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD Prov Sumsel kepada Gubernur Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2019 dan sambutan Gubernur Sumsel (melalui teleconference/video conference) di Sumsel Command Center, Senin, (18/05/2020) Dalam kesempatan itu, Mawardi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas laporan dan pembahasan dan penelitian yang telah disampaikan oleh pansus-pansus DPRD. Dijelaskannya pada tanggal 20 April hingga 16 Mei 2020 sesuai dengan jadwal kegiatan telah dilaksanakan rapat-rapat pembahasan dan penelitian pansus-pansus dengan SKPD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2019. "Pada pembahasan dan penelitian tersebut melalui rapat pansus-pansus DPRD Prov Sumsel telah banyak masukan-masukan yang kami terima terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta kinerja SKPD yang pada akhirnya telah dapat diperoleh catatan-catatan kinerja di bidang pemerintahan, perekonomian, dan keuangan, bidang pembangunan dan bidang kesra," ujarnya. Dikatakannya, terhadap keberhasilan program dan kegiatan yang telah dicapai dengan baik di bidang pembangunan disampaikan pada laporan pembahasan dan penelitian pansus-pansus DPRD Sumsel kami menyampaikan apresiasi yang tinggi sehingga kedepan dapat ditingkatkan. "Terhadap program dan kegiatan yang masih marupakan catatan atas rekomendasi yang disampaikan DPRD Sumsel yang masih memerlukan penyempurnaan di bidang administrasi dan pelaksanaan kegiatan akan menjadi perhatian Pemprov Sumsel dan akan ditindaklanjuti penyempurnaannya sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan," tutupnya. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati dan dilakukan secara virtual membahas tentang penyampaian rekomendasi umum yang disampaikan oleh Pansus I Bidang Pemerintahan, Pansus II Bidang Perekonomian, Pansus III Bidang Keuangan, Pansus IV Bidang Pembangunan, dan Pansus V Bidang Kesejahteraan serta disampaikan juga rekomendasi khusus. Yang kemudian akan disampaikan secara tertulis kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru. Turut hadir Sekda Sumsel, H. Nasrun Umar, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Drs. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc., Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM., Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Drs. H. Akhmad Rizali, MA. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumse
Sumsel
Update Situasi Terkini Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, H. Yusri SKM., mengungkapkan, Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Pukul 00.00 WIB, Minggu (17/5/2020) Orang Dalam Pemantauan (ODP) Total 5.205 Orang. Update situasi terkini Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan, ODP tersebut terdiri dari katagori Proses Pemantauan 1.254 Orang, Selesai Pemantauan 3.951 Orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Total PDP 348 orang, terdiri atas: proses pengawasan 177 orang, delesai pengawasan 171 orang, positif 458 orang, negatif 270 orang, sembuh 73 orang, meninggal 13 orang. Pemprov Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan masker setiap keluar rumah karena urusan penting, menetap di rumah apabila tidak ada urusan penting. Serta, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga imun tubuh dengan berolahraga, cukup tidur dan menerapkan Germas. "Ayoo kita cegah Covid-19 dengan menerapkan jaga jarak dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Jangan panik namun tetap waspada dan jangan lupa berdoa," kata Yusri. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan Covid-19 di Sumatera Selatan silahkan kunjungi, corona.sumselprov.go.id. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, S.STP., MM. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel