Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Ikuti Webinar Government Roundtable Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 249x

Pemprov Sumsel Ikuti Webinar Government Roundtable

Palembang, sumselprov.go.id - - Pemerintah Prov Sumsel melalui Dinas Kominfo berpartisipasi dalam Webinar Government Roundtable yang diselenggarakan oleh Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI. Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Kadis Kominfo Prov Sumsel H Achmad Rizwan, SSTP., MM dari Sumsel Command Center, Senin, (15/6/2020) Dalam kesempatan itu, Kepala Staff Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko, menyampaikan tentang percepatan penanganan covid-19 yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Strategi utama Presiden dalam menghadapi covid-19, yaitu terbagi menjadi tiga bagian yaitu pemerintah menerapkan berbagai kebijakan untuk memastikan kurva covid segera melandai, PSBB, penggunaan masker dan cuci tangan diikuti testing, tracing dan isolasi. "Selain itu, dilakukan juga perluasan bantuan sosial dan stimulus perekonomian mencegah PHK," ujarnya. Moeldoko mengatakan terdapat 7 prinsip penanganan covid-19 yaitu ketenangan, kolaborasi dengan berbagi pihak berbagai komunitas pemda, masyarakat, perguruan tinggi dan lainnya. Kemudian dibangun berdasarkan base komunitas, lalu compassion sikap gotong royong. Lanjutnya yaitu adanya confidence yang berupa keyakinan bahwa covid-19 bisa diselesaikan. Serta dibangun dengan komunikasi yang baik dan keuangan cash yang harus terukur. "Covid-19 sendiri memberikan berbagai dampak dalam bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keuangan. Yang Pemerintahan telah menyiapkan triliunan rupiah untuk menanggulangi hal tersebut," katanya. Terdapat 5 arahan presiden dalam percepatan penanganan covid-19 yaitu prakondisi yang ketat, penentuan waktu, menentukan prioritas, perkuat konsolidasi, dan evaluasi secara rutin. "Prioritas pada aspek kesehatan untuk penyelesaian covid-19, tapi tidak meninggalkan aspek lainnya. Kemudian dengan menerapkan new normal namun indikator-indikatornya harus tetap digapai," ungkapnya. New normal, tatanan normal baru merupakan bentuk adaptasi manusia pada masa pandemi covid 19 untuk tetap melakukan aktivitas sosial-ekonomi. Penerapan skenario new normal dilakukan dengan cara mendasarkan pada indikator kesehatan masyarakat bernasis data dan mensyaratkan kesiapan sektor publik yang akan dibuka kegiatannya. "Kriteria menuju adaptasi kebiasaan baru yaitu epidemiologi, kesehatan masyarakat, fasilitas kesehatan, kesiapan pemda, dan juga respon publik," katanya. Selain itu, perlu juga dilakukan komunikasi penthahelix antara Pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan media. "Lindungi bangsa meningkatkan ketahanan masyarakat dengan cara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, rumah tangga, disiplin, individu dan kolektif mengubah perilaku," tuturnya. Sementara itu, Sekjen Kemenkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, menyampaikan komunikasi publik penanganan covid-19 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan isu covid-19 dan pelaksanaan protokol kesehatan. Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa penyampaian informasi yang tidak benar kepada masyarakat dapat menyebabkan pemahaman yang mungkin berbahaya terutama mengenai berbagai berita terkait covid-19. Oleh sebab itu, perlu kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan juga peran media dalam memberikan berita yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
HD Kembali Terima Bantuan Cegah Tangkal Covid-19 Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 277x

HD Kembali Terima Bantuan Cegah Tangkal Covid-19

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima dan mengapresiasi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Baju Hazmat (1990 pcs), ventilator untuk ICU (4 unit), oxygen concentrator (10 unit), masker N-95 (1000 pcs) dari Yayasan Buddha Tzu-Chi Palembang untuk gugus tugas penanganan covid-19 Prov Sumsel. "Saya atas nama gubernur, pribadi, dan atas nama masyarakat Sumsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Budha Tzu- Chi atas kepedulian tanpa membedakan untuk siapa. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya," ungkapnya di Auditorium Bina Praja, Senin (15/06/2020). HD mengapresiasi atas kepedulian dari setiap pihak yang peduli atas kondisi dunia, negara, terutama kepedulian terhadap warga Sumsel. Salah satunya yaitu Yayasan Budha Tsu-Chi yang telah memberikan bantuan kesekian kalinya. Dimana bantuan sebelumnya juga sudah didistribusikan kepada masyarakat baik untuk berjaga-jaga maupun untuk proses penyembuhan covid-19. "Hari ini kita terima bantuan yang tidak habis pakai, yang dapat digunakan di masa pandemi ini maupun setelah pandemi ini," katanya. Untuk selanjutnya, HD meminta Yayasan Budha Tzu-Chi untuk mendukung pemerintah dalam menumbuhkan faktor pemberdayaan ekonomi masyarakat antara lain dalam bidang UMKM dan kuliner Selain itu, HD juga meminta agar membantu menumbuhkan tingkat kepercayaan diri dan juga pikiran masyarakat bahwa korona bisa disembuhkan dengan stamina yang baik, dan patuh terhadap anjuran medis bagi yang belum tertular. "Bantuan dalam membangun aspek perekonomian dilakukan misalnya dengan pelatihan keterampilan dari tenaga pelatih. Hal ini bisa dilakukan dengan kerjasama bersama disnaker, karena Budha Tzu-Chi ada dimana-mana dengan berbagai keahlian," tuturnya. Turut hadir Kadinkes, Lesty Nurainy, Apt., M.Kes., Kepala Pelaksana BPBD H. Iriansyah., S.Sos., SKM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah tahun 2020 Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 218x

HD Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah tahun 2020

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru mengikuti seminar online (webinar) Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan intern pemerintah tahun 2020 yang dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, dan diikuti para menko dan menteri terkait serta kepala daerah se Indonesia. Rakornas tersebut bertema "Kolaborasi dan sinergi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), pemeriksa eksternal dan aparat penegak hukum dalam rangka pengawasan percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional" melalui aplikasi Zoom di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Senin (15/6/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru dikesempatan itu mengatakan, pada rakornas tersebut diawali dengan Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan nahwa terdapat Rp. 677,2 Triliun uang negara yang merupakan akumulasi APBN serta APBD provinsi dan kabupaten/kota, sehingga pengelolaannya harus akuntabel diawali dengan tranparansi penggunaannya. Kemudian, menurut HD jelas tergambar bahwa Presiden menyampaikan ada beberapa aspek penting yang menjadi perhatian pemerintah ditengah pandemi Covid-19 saat ini yaitu aspek kesehatan agar bagaimana masyarakat yang belum tertular Covid-19 agar terjaga dan yang sakit atau tertular dapat terobati. Selanjutnya pada aspek ekonomi ada tiga arah yang harus dibenahi yaitu supply, demand dan produksi juga terganggu. Sehingga terhadap daerah kabupaten/kota di Sumsel, HD menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel telah menyikapi dan mengambil langkah terkait arahan Presiden pada rakornas itu. Menurut HD, diantaranya yang utama adalah langkah Pemprov Sumsel terhadap UMKM dengan memberikan edukasi tentang permodalan melalui Bank. Disamping itu, juga terkait permasalahan keterampilan dalam usaha dan selanjutnya adalah market (pemasaran). "Disaat pandemi Covid-19 ini, Pemprov Sumsel telah menggelontorkan dana Rp. 500 Miliar lebih untuk kabupaten/kota se Sumsel dan hampir keseluruhan mendapatkan. Ditambah lagi telah dicadangkan kembali lebih kurang sebesar Rp. 300 Miliar lagi untuk kabupaten/kota di Sumsel," ungkap HD. Dijelaskannya, dana tersebut digelontorkan ke kabupaten/kota karena kemampuan keuangan daerah yang dimiliki kabupaten/kota kondisinya saat ini direfocusing dan direalokasi kepada percepatan penanganan Covid-19 sesuai kebutuhan daerah masing-masing. "Untuk itu, saya sebagai Gubernur dan pernah menjadi bupati dua periode sangat memahami sehingga kita memberikan perhatian dengan menggelontorkan dana Rp. 500 miliar lebih itu agar mampu melanjutkan pembangunan di masing-masing daerah," tegasnya. HD menambahak, kita semua harapkan pandemi ini ada akhirnya walaupun kita tidak tahu itu kapan. Sehingga apa yang bisa dilakukan pemerintah provinsi, sebagai Gubernur dia telah memberikan stimulan untuk pembangunan kabupaten/kota khususnya yang berkaitan dengan aspek ekonomi. "Kita berikan bantuan dengan angka yang variatif, termasuk juga dalam penanganan Karhutla kita sudah siapkan pagu untuk 10 kabupaten/kota rawan dan terdampak Karhutla dengan jumlah masing-masing sampai Rp. 5 miliar," ujarnya. Sementara itu, terkait dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Sumsel mencapai 45%, HD menanggapi bahwa dia meyakini jumlah tersebut lebih dari itu. Menurutnya, terjadi permasalahan lambannya jumlah kasus sembuh terinformasi karena cukup banyak kasus konfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri dan masa inkubasinya telah habis, namun tidak melaporkan diri untuk dilalukan Swab ulang. Sementara, untuk mendeklarasikan kasus sembuh harus melalui swab. "Untuk itu saya mengharapkan kepada semua masyarakat Sumsel yang sempat terkonfirmasi positif khususnya Orang Tanpa Gejala (OTG) agar segera melaporkan diri ke faskes yang ada atau datang langsung ke rumah sakit maupun BBLK Palembang agar dilakukan pengambilan spesimennya," tandasnya. Turut hadir mendampingi Gubernur Sumsel, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM., dan para Kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Apresiasi Aplikasi QRIS Untuk Peduli Sesama Sumsel
13 Jun 2020 Dilihat 284x

Gubernur Herman Deru Apresiasi Aplikasi QRIS Untuk Peduli Sesama

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi adanya pemanfaatan teknologi pembayaran non tunai melalui aplikasi QRIS yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Bank Indonesia untuk digunakan sebagai sarana membayar zakat, donasi, dan bahkan belanja. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo di Ruang Tamu Gubernur, Jumat, (12/06/2020) Aplikasi QRIS sendiri merupakan standar Quick Response (QR) Code, untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking. "Saya mengajak seluruh masyarakat Sumsel di berbagai kalangan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, utamanya pada masa pandemi Covid-19. Kepedulian tersebut juga dapat dilakukan dengan berbagai cara dan sesuai dengan kemampuan masing-masing," ungkapnya. Salah satunya melalui aplikasi ini yaitu yang dapat digunakan untuk melaksanakan pembayaran zakat, infak, sedekah, dan donasi kini dapat dilakukan dengan mudah memanfaatkan teknologi melalui aplikasi QRIS Bank Indonesia. "Masa pandemi Covid-19 ini pada akhirnya memberikan inspirasi bagaimana memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya kaum muslimin dan muslimat di Sumsel yang ingin membayar zakat, infak, sedeqah ataupun donasi lainnya lewat aplikasi QRIS. Cukup capture barcodenya dan pembayaran dapat dilakukan", jelasnya. Menurut HD aplikasi QRIS juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi mulai dari berdonasi untuk kegiatan amal dan keagamaan juga berbelanja, terutama di masa pandemi ini. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gelar Rapat Evaluasi dan Monitoring Penanganan Percepatan Covid-19 Sumsel
13 Jun 2020 Dilihat 264x

Pemprov Sumsel Gelar Rapat Evaluasi dan Monitoring Penanganan Percepatan Covid-19

Palembang, sumselprov.go.id - Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Sumsel H Nasrun Umar dan dipimpin oleh Lo Gugus Tugas Covid 19 Antoni Simamora di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat, (12/06/2020) Dalam kesempatan itu, Nasrun mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi adalah hasil inisiasi dan koordinasi oleh LO gugus tugas pusat dalam kerangka berpikir tentang penilaian sejauh mana tingkat keberhasilan penanganan covid-19 di Sumsel. "Dapat dikatakan evaluasi dan monitoring secara resmi dilakukan untuk menilai sampai sejauh mana upaya dan tingkat keberhasilan dengan tolak ukur melalui komparasi dengan prov lainnya. Bahwa kita berharap sesegera mungkin adanya penurunan kasus positif covid-19 di Sumsel," katanya Menurut Nasrun, untuk mengetahui hal tersebut maka perlu dilakukan koordinasi dan komunikasi secara internal bagi seluruh stakeholder yang tergabung dalam gugus tugas. Dikatakannya bahwa untuk saat ini telah banyak upaya yang sudah dilakukan secara maksimal, namun hal tersebut juga harus terus diperbaiki dan didukung oleh semua pihak termasuk dalam managemen yang baik. Oleh sebab itu, Nasrun mengajak agar tim gugus tugas penanganan covid-19 di Sumsel nemanfaatkan keberadaan LO dari gugus tugas pusat untuk mendapatkan arahan-arahan untuk menentukan langkah-langkah penanganan yang lebih baik lagi. Selain itu, Nasrun menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel juga berhasil mengeksplore BUMN BUMD yang ada di Sumsel untuk penanggulangan covid-19. Untuk hal tersebut, Nasrun meminta agar administrasi data hal tersebut juga harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Turut hadir Kadinkes Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes., Kadishub Drs. Nelson Firdaus., M.M,Kepala Pelaksana BPBD H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Kepala BPKAD Akhmad Mukhlis, SE., M. Si, Kadisdag, Drs Iwan Gunawan. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Tinjau Dapur Umum Covid-19 Sumsel
13 Jun 2020 Dilihat 204x

Gubernur Herman Deru Tinjau Dapur Umum Covid-19

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru Didampingi Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M., melakukan peninjauan dapur umum gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Prov Sumsel di Bekangdam II Sriwijaya, Jumat, (12/06/2020) Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru (HD) mengapresiasi dan berterima kasih atas seluruh jajaran yang bertugas pada Dapur Umum gugus tugas yang telah bersedia memasak bagi rakyat Sumsel yang terdampak covid-19. "Tidak ada kemewahan ini merupakan solidaritas dari kita bahwa kita juga merasakan apa yang dirasakan masyarakat cuma tugas kita yang berbeda melalui kreativitas yang dimiliki masing-masing pihak," ujarnya.   HD mengajak TNI dan Polda Sumsel sama-sama berperan dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Juga untuk menjalankan penugasan Presiden RI Joko Widodo untuk ikut serta dalam menuju new normal. "Itu tentu butuh pengawasan yang jelas karena berkembang atau berhentinya penyebaran virus ini sangat bergantung pada kedisplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dan juga himbauan pemerintah," katanya. HD mengatakan bahwa masyarakat juga harus menanamkan pikiran positif sehingga dapat memperkuat imun dan tidak mudah terserang covid-19. Turut hadir Kasatpol PP Sumsel, H Aris Saputra SSos MSi, Kepala BPBD, Iriansyah Kadinsos, Mirwansyah. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Kembali Safari Jum'at, HD Tekankan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Sumsel
13 Jun 2020 Dilihat 180x

Kembali Safari Jum'at, HD Tekankan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Palembang, sumselprov.go.id- Sejak mulai dibukanya Masjid secara bertahap di Kota Palembang ditengah wabah Covid-19 saat ini, Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali melaksanakan safari Sholat Jum'at ke berbagai masjid. Hari ini, Jum'at (12/6/2020), HD melaksanakan Safari Sholat Jum'at di Masjid Raya Taqwa Palembang bersama Forkopimda Provinsi Sumsel. HD menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Raya Taqwa Palembang bahwa protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik termasuk penyediaan fasilitas hand sanitizer dan alat deteksi suhu tubuh. "Protokol kesehatan ini bukan hanya sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19 juga sebagai bentuk kita mencintai diri kita sendiri," ujar HD. Dia mengatakan bahwa saat ini Sumsel keseluruhan belum kembali ke kondisi normal, baru 4 daerah di Sumsel yang sudah disetujui menerapkan new normal yaitu Kabupaten PALI, Empat Lawang, OKU Selatan dan Kota Pagaralam. Untuk itu HD mengharapkan agar masyarakat sumsel tetap mematuhi protokol kesehatan termasuk saat berada di rumah ibadah. "Jangan pernah kita kalah dengan ujian ini. Mari kita hadapi dan lalui bersama" ajak HD. Turut Hadir para kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Terima 10 Ribu Paket Sembako Dukungan Kemenparekraf Sumsel
13 Jun 2020 Dilihat 274x

HD Terima 10 Ribu Paket Sembako Dukungan Kemenparekraf

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima secara simbolis dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI berupa bantuan 10 ribu paket sembako untuk pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak wabah Covid-19 di Sumsel. Bantuan tersebut diserahkan langsung Deputi Bidang Pengembangan Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf RI, Rizky Handayani kepada Gubernur Sumsel Herman Deru di Gedung Hospitality Kampus Poltekpar Palembang, Jum'at (12/6/2020). Dikesempatan itu HD menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemenparekraf itu. Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mengubah pola hidup kita semua, selanjutnya sektor pariwisata harus dapat beradaptasi dan kembali bangkit menghadapi situasi ini. HDmengharapkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif semangat dan kemampuan untuk segera bangkit bersama. Seluruh destinasi wisata yang ada di 17 kabupaten/kota di Sumsel terdampak wabah ini. Lebih dari 400 hotel terpaksa tidak beroperasi, hotel hanya bertahanpun hanya memiliki tingkat okupasi dibawah 5%. "Seluruh Indonesia bahkan dunia secara global terdampak, usaha perhotelan, jasa penerbangan, angkutan darat dan laut memgalami penurunan tajam," ungkap HD. Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf RI, Rizky Handayani mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 saat ini sektor pariwisata merupakan yang paling terdampak, sehingga Menteri Pariwisata meluncurkan program bantuan paket sembako kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. Program bantuan paket sembako itu merupakan hasil kerjasama Kemenparekraf dengan Kepolisian RI dan menjadi program bersama bersama POLRI. "Bapak Menteri Pariwisata melihat sektor pariwisata merupakan yang paling terdampak sehingga Kemenparekraf akan memberikan bantuan kepada pelaku pariwisata. Hal serupa juga sudah kita lakukan dibeberapa daerah seperti di Provinsi Bali," ujar Rizky Handayani. Dia mengatakan, para pelaku pariwisata penerima bantuan paket sembako tersebut yaitu asosiasi hotel, restoran, biro perjalanan, pusat informasi wisata dan atraksi hiburan serta para pelaku pariwisata tidak langsung yaitu usaha yang mengkhususkan diri pada produk-produk yang secara tidak langsung mendukung pariwisata seperti usaha kerajinan tangan, lembar panduan wisata dan sebagainya. Hadi pada kesempatan itu Forkopimda Provinsi Sumsel, Staf Khusus Bidang Keamanan Kemenparekraf RI, Kombespol Adi Deriyan dan Perwakilan Kepala Kepolisian RI, AKBP Brotoseno, Kadisbudpar Sumsel, DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc., dan Direktur Poltekpar Palembang Dr. Zulkifli Harahap MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Akan Terima Bantuan Paket Sembako dari Kemenparekraf Sumsel
12 Jun 2020 Dilihat 258x

Pemprov Sumsel Akan Terima Bantuan Paket Sembako dari Kemenparekraf

Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumsel akan menerima bantuan 10 ribu paket sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI yang nantinya akan disalurkan kepada para pelaku pariwisata di Sumsel yang terdampak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan langsung Deputi Bidang Pengembangan Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf RI, Rizky Handayani saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (11/6/2020). Rizky Handayani hadir di Palembang bersama Staf Khusus Bidang Keamanan Kemenparekraf RI, Kombespol Adi Deriyan dan Perwakilan Kepala Kepolisian RI, AKBP Brotoseno. Rizky Handayani mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 saat ini sektor pariwisata merupakan yang paling terdampak, sehingga Menteri Pariwisata meluncurkan program bantuan kepada para pelaku pariwisata di daerah. Program bantuan tersebut merupakan hasil kerjasama Kemenparekraf dengan kepolisian RI dan menjadi program bersama bersama Polri. "Bapak Menteri Pariwisata melihat sektor pariwisata merupakan yang paling terdampak sehingga Kemenparekraf akan memberikan bantuan kepada pelaku pariwisata. Hal serupa juga sudah kita lakukan di beberapa daerah seperti di Provinsi Bali," ungkap Rizky Handayani. Dia mengatakan, para pelaku pariwisata teraebut seperti hotel, restoran, biro perjalanan, pusat informasi wisata dan atraksi huiburan serta para pelaku pariwisata tidak langsung yaitu usaha yang mengkhususkan diri pada produk-produk yang secara tidak langsung mendukung pariwisata seperti usaha kerajinan tangan, lembar panduan wisata dan sebagainnya. "Penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako ini akan dilaksanakan besok Jum'at, 12 Juni 2020 di Jakabaring Palembang. Bantuan ini akan kita serahkan kepada bapak Gubernur Sumsel Herman Deru untuk kemudian disalurkan kepada para asosiasi pelaku pariwisata di Sumsel," ujarnya. Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru sangat menyambut baik bantuan dari Kemenparekraf tersebut. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinso Sumsel, bantuan tersebut akan disalurkan kepasa para pelaku pariwisata yang ada diwilayah Sumsel. "Besok saya akan hadir langsung pada penyerahan secara simbolis paket sembako ini di Jakabaring. Setelah selesai acara, saya juga mengajak untuk kita makan siang bersama di dapur umum gugus tugas Covid-19 Sumsel di Jakabaring," ajak Herman Deru. Turut hadir pada audiensi itu, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., Kadisbudpar Sumsel, DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc., dan Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dra. Hj. Musiawati. M.M Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.