Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Hadiri Rakor Pengelola Pengaduan Dan Informasi Publik Nasional Sumsel
19 Jun 2020 Dilihat 237x

Pemprov Sumsel Hadiri Rakor Pengelola Pengaduan Dan Informasi Publik Nasional

Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Diskominfo Prov Sumsel menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) secara virtual Pengelolaan Pengaduan (LAPOR!) dan Informasi Publik (PPID) yg diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Sumsel Command Center, Kamis, 18/06/2020) Kegiatan ini diikuti oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Kadis Kominfo Sumsel H Achmad Rizwan, SSTP, MM yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) melalui Aplikasi Zoom. Dibuka oleh Staf Ahli Menteri bidang Pelayanan Publik Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. Dengan menghadirkan narasumber Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB, Diah Natalisa, Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum dan Kapuspen Kemendagri, Bahtiar, dan Ketua Komisi Informasi Pusat,Gede Narayana. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi Pengelolaan Pengaduan dan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Daerah khususnya pengaduan dan permohonan informasi terkait penanganan covid-19. Dalam kesempatan itu, Pihak Kemendagri menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel sebagai salah satu pengelola pengaduan pelayanan publik terbaik tahun 2019 dalam skala nasional. Hal tersebut berdasarkan pada hasil monev pengelolaan pengaduan Kemenpan RB Tahun 2019. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga dinilai sebagai salah satu dari 7 provinsi yang telah menyampaikan surat tindak lanjut lengkap beserta dengan Pemkab/Pemkotnya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Wagub Sumsel Hadiri Rakor Karhutla Sumsel
18 Jun 2020 Dilihat 272x

Wagub Sumsel Hadiri Rakor Karhutla

Palembang, sumselorov.go.id - Rakor yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya  ini membahas  Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Prov. Sumsel dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof.Dr. Eko Indra Heri.S MM bertempat di Mapolda Sumsel di Ruang Catur Prasetya Polda Sumsel, Selasa (17/06/2020). Wagub Sumsel Mawardi Yahya (MW) menyampaikan bahwa Karhutla merupakan ancaman yang dapat mengganggu ekosistem lingkungan dan kehidupan manusia, dan merupakan bencana tahunan yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia, untuk itulah diperlukan kesiapan yang serius dalam pencegahan menangani karhutla di Sumatera Selatan . "Kita sebagai pelayan masyarakat harus berkomitmen serius dalam mengatasi karhutla di Sumsel , dan Pemerintah Prov . Sumsel akan menyiapkan segala sesuatunya baik dalam pendanaan dalam pencegahan karhutla di Sumatera Selatan Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof.Dr. Eko Indra Heri S, MM menyampaikan sekilas paparan mengambil sejumlah langkah stategis upaya percepatan menghadapi tingginya hot spot yang mengakibatkan karhutla, dan dengan mengedepankan pola pencegahan karhutla Polda Sumsel siap menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum, juga memberikan keterangan akan mempersiapkan pencegahan karhutla di Sumatera Selatan antara lain menyiapkan 1000 (seribu) TNI dan bila kurang akan  ditambah lagi. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengantisipasi sedini mungkin agar karhutla di Sumatera Selatan tidak terulang kembali seperti tahun - tahun sebelumnya. Turut hadir;  Danrem 044/ GAPO Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji, S.I.P, S.Sos., Kepala BPBD H. Iriansyah, S Sos, SKM, M.Kes, Kadishut Pandji Tjahjanto, S.Hut,.M.Si.,Kepala DLHP  Drs.H. Edward Chandra, M.H Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Lakukan Pemantapan Analisa Kesiapan Menyongsong New Normal Sumsel
17 Jun 2020 Dilihat 221x

Pemprov Sumsel Lakukan Pemantapan Analisa Kesiapan Menyongsong New Normal

Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumsel menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pelaksanaan adaptasi kehidupan baru bersama dengan OPD di lingkungan Prov Sumsel dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H Nasrun Umar di Ruang Rapat Sekda, Selasa (16/06/2020). Dalam kesempatan itu, dibahas tentang berbagai faktor dan data dari sisi epidemiologi yang menjadi paramater Provinsi Sumsel untuk menyongsong dan kemudian diharapkan siap menerapkan New Normal . Selain itu, Nasrun juga mengatakan bahwa Pemprov Sumsel juga akan membentuk tim pakar didampingi pakar epidemiologi dan sosial ekonomi yang ditergetkan akan siap dalam waktu dekat. "Berdasarkan panduan rencana aksi daerah tentang rencana antisipasi berbagai sektor yang telah disiapkan oleh LO Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel. Persiapan untuk menyongsong dan menerapkan new normal harus dilakukan berdasarkan parameter dan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya. Nasrun mengatakan Covid-19 memberikan dampak terutama dalam hal perekonomian yang berdampak pada PHK bagi masyarakat. Nasrun menegaskan agar setiap pihak harus menunjukan integritas, kerja sama namun tetap disiplin mengedepankan protokol kesehatan. Penerapan menyongsong maupun menerapkan New Normal harus dilakukan berdasarkan analisa data yang akuntabel dan tidak gegabah. Sementara itu, Ahli Epidemiologi Sumsel, Dr. Ithe Andriani Liberty, SKM., MKes. mengungkapkan bahwa angka kasus sembuh yang ada di Sumsel per Senin (15/06) yaitu 44,96 persen lebih tinggi daripada nasional 38,5 persen. Dan juga dengan angka kematian dibawah nasional yang sebesar 5,6 persen. "Angka-angka tersebut merupakan parameter yang mengindikasikan kinerja dan upaya pemerintah yang telah baik. Selain itu kasus kematian karena Covid-19 juga terjadi pada pasien dengan riwayat penyakit bawaan yang kebanyakan yaitu diabetes dan hipertensi, dengan rentan usia diatas 60 tahun," katanya. Ithe mengungkapkan bahwa upaya yang telah dilakukan Pemprov Sumsel sudah baik yaitu dengan melakukan Tracing, testing, dan treatment. Menurutnya berdasarkan data Kemenkes , Sumsel sudah melewati gelombang pertama begitu juga dengan Provinsi lainnya. Sehingga berdasarkan saran WHO setidaknya suatu daerah dapat melakukan langkah pemulihan setidaknya setelah melewati gelombang pertama Covid-19 . "Namun apabila ingin dilakukan pembukaan 9 sektor kehidupan maka harus dibutuhkan kehati-hatian dengan tetap mempertimbangan aspek epidomiologi diimbangi juga dengan aspek ekonomi dan sosial yang benar-benar di analisis dengan baik oleh pakarnya," tuturnya. Menurutnya syarat dibukanya suatu sektor,tidak bisa hanya berdasarkan aspek epidemiologi saja, tapi juga harus mengindahkan dampak sosial dan ekonomi untuk menyongsong dan menata New Normal . Turur hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, H Akhmad Najib, Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Lakukan Peninjauan Lahan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Sumsel
17 Jun 2020 Dilihat 796x

HD Lakukan Peninjauan Lahan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan Forkopimda Provinsi Sumsel melakukan peninjauan lapangan lahan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang, seluas lebih kurang 9 Ha di Jalan Pangeran Ratu, Jakbaring, Selasa (16/6/2020). Dikesempatan itu HD mengatakan, dengan proses panjang sejak dari tahun 2009 sampai sekarang pembangunan ini dimulai dan sempat tertunda. Dia menginginkan pembangunan Masjid ini harus jadi, apapun permasalahan yang ada agar diurai dan diselesaikan. "Pembangunan rumah ibadah adalah tanggungjawab umat pemeluk agama tersebut sehingga ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Saya sebagai Gubernur punya keinginan pembangunan ini berjalan, tentu perlu dukungan DPRD Sumsel dan semua pihak terkait lainnya," tegasnya HD mengharapkan agar segera di bentuk tim penyelesaian permasalahan terkait pembangunan masjid tersebut. Termasuk menyusun perumusan keputusan terhadap keberlanjutan pembangunan masjid tersebut. "Kita selesaikan dengan cara terbaik, administrasinya diperbaiki dan jika ada kaitan dengan pihak lain bagaimana agar juga diselesikan," ujarnya. Sementara itu, Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar dalam laporannya mengatakan bahwa pembangunan Masjid Raya Sriwijaya sudah dimulai sejak tahun 2009 sejak dibentuknya yayasan wakaf Masjid Raya Sriwijaya. "Pelaksanaan pembangunannya sempat tertunda cukup lama sehingga sesuai arahan Gubernur Sumsel untuk ditindaklanjuti. Karena sekian tahun belum selesai sehingga sempat terjadi pergantian kepengurusan pembangunan masjid ini," dijelaskan Nasrun Umar. Turut Hadir Forkopimda Provinsi Sumsel, para kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Puslatpur Baturaja Sumsel
17 Jun 2020 Dilihat 774x

Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Puslatpur Baturaja

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima audiensi Komandan (Puslatpur) Brigade Tim Pertempuran milik Kodiklat TNI AD Baturaja, yang baru Brigjen Yosep Robert Giri di Ruang Tamu Gubernur, Senin, (15/06/2020). Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru (HD) berharap kemitraan yang sudah terjalin sebelumnya juga tetap terjaga dengan baik untuk selanjutnya. "Pada era kepemimpinan Danpuslatpur sebelumnya kemitraan sudah dilakukan namun baru terbatas pada bidang pertanian yakni pengembangan lahan sawah," ungkapnya. Oleh karena itu, Untuk selanjutnya HD berinisiatif untuk menggagas kemitraan produktif pengembangan sapi di sebagian lahan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Brigade Tim Pertempuran milik Kodiklat TNI AD Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumsel. Hal tersebut karena sangat sayang jika lahan yang luas di pusat latihan tersebut belum termanfaatkan maksimal. Tim Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
HD Sambut Baik Rencana Pembangunan Pabrik Gula PT. BCI Sumsel di Sungai Rotan Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 1743x

HD Sambut Baik Rencana Pembangunan Pabrik Gula PT. BCI Sumsel di Sungai Rotan

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut baik pembangunan pabrik gula beserta perkebunan tebu dengan luas lebih kurang 20 ribu Ha di Kecamatan Sungai Rotan, Kab. Muara Enim oleh PT. Brisbane Company Investment (BCI) Sumsel. Menurut HD, setelah selesai dibangun dan mulai beroperasi, pabrik gula tersebut akan menjadi pabrik gula ke empat yang ada di Sumsel. Dengan demikian diharapkan tidak ada kelangkaan ataupun harga gula yang tinggi di Sumsel. "Sangat tidak wajar sekali kalu gula langka dan harganya mahal jika di Sumsel ada empat pabrik gula , bahkan ada salah satu pabrik gula yang terbesar di Indonesia," ungkap HD. Hal tersebut disampikan HD saat menerima Direktur Utama PT. BCI Sumsel, Dr. Rusydi beserta jajarannya dalam rangka silaturahmi di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (15/6/2020). Di kesempatan itu, HD juga menegaskan agar pihak PT. BCI Sumsel mematangkan terlebih dahulu tekait permasalahan lahan. Menurut HD, salah satu permasalahan terberat adalah lahan, sehingga perlu dipastikan. Bukan hanya perizinan saja melainkan juga bagaimana pengelolaan dari lahan itu sendiri, apakah tebu ini ditanam dilahan kering atau basah dan bagaimana pengelolaannya. "Matangkanlah terlebih dahulu permasalahan lahan. Saya sambut baik ini, kalau permasalahan lahan sudah selesai yakin lah 70% pabrik tersebut akan selesai dan jadi," ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama PT. BCI Sumsel, Dr. Rusydi mengatakan PT. BCI Sumsel merupakan konsorsium dengan perusahaan pabrik gula terbesar di Brazil dan Malaysia. Lokasi pabrik sendiri berada di Kecamatan Sungai Rotan, Kab. Muara Enim seluas lebih kurang 20 ribu Ha berbatasan juga dengan Kecamatan Rantau Bayur, Kab. Banyuasin. "Setelah pandemi Covid-19 ini berakhir kita akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Rencana membangun pabrik gula dan perkebunan tebu ini lebih fokus kepada plasma dan bibit tebu sendiri nantinya akan dikirim dari Brazil langsung," kata Rusydi. Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc., Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir. Taufik Gunawan, M.Si., Kadis Perkebunan Ir. Fakhrurrozi, Kepala DLHP Drs. H. Edward Chandra, M.H., dan Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD Segera Launching Radio Sumsel Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 432x

HD Segera Launching Radio Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id-Radio Sumsel yang merupakan radio streaming dengan format audio visual milik Pemprov Sumsel rencananya akan di Launching pada Rabu 17 Juni 2020 oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru. Hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Kominfo Sumsel H Achmad Rizwan, SSTP, MM saat memimpin rapat persiapan launching Sumsel Radio di Sumsel Command Center, Senin, (15/06/2020). Rizwan mengatakan Radio Sumsel sendiri dilaunching didasari atas kepedulian Gubernur Sumsel H Herman Deru akan tersedianya media penyampaian informasi pembangunan Sumatera Selatan untuk masyarakat Sumsel dengan cara mendengarkan siaran radio streaming dari Radio Sumsel. "Radio Sumsel hadir dengan format audio visual untuk memberikan Informasi Pembangunan Sumsel sekaligus sebagai media penghubung antara kaum milenial dengan Pemprov Sumsel. Radio audio visual sendiri keberadaannya memang sudah tidak asing di Pulau Jawa, namun mungkin masih cukup awam bahkan pertama di Sumsel," ungkapnya. Selain itu, Rizwan mengatakan bahwa usai launching juga akan dilakukan talkshow bersama Gubernur Sumsel membahas topik terhangat saat ini. "Hanya sedikit Provinsi yang memiliki radio streaming. Yang berarti Pemprov Sumsel salah satu yang terdepan, maka hal ini kita perlu berusaha untuk mengemasnya dengan sebaik mungkin dan disesuaikan dengan transformasi zaman,"katanya. Untuk diketahui bahwa Radio Sumsel sendiri akan mengudara dari Hari Senin sd Jum'at, Pkl. 08.00-16.00 Wib. Setiap hari akan disajikan berbagai program siaran yang berbeda bahkan menghadirkan bintang tamu untuk program tertentu. Dijelaskannya bahwa Sumsel Radio akan memiliki berbagi program unggulan yaitu program Sumsel Pagi, Program Sumsel Maju, Program Sumsel Lounge, Program Sumsel Hits, program Sumsel Legend, dan program Sumsel Religius. "Radio Sumsel sendiri nantinya tidak hanya menghadirkan berita pemerintahan, tapi juga menghadirkan lagu-lagu yang bisa dinikmatin semua kalangan beserta konten program lainnya seperti News, Education, Life Style, Current Issue, serta Entertainment," katanya. Bagi masyarakat, Radio Sumsel dapat didengarkan dengan mendownload aplikasinya diPlaystore atau website http://www.radio.sumselprov.go.id. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Dirut PTPN VII Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 270x

Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Dirut PTPN VII

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang menerima Dirut PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII) beserta jajaran dalam rangka silaturahmi ini menyampaikan tak mau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terulang tahun ini, Gubernur Herman Deru (HD) mewanti-wanti jajaran Direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII untuk segera melakukan antisipasi sedini mungkin di Ruang kerja Gubernur Sumsel, Senin (15/06/2020) "Terima kasih betul atas atensinya terhadap Karhutla. Seharusnya ini tidak terjadi. Karhutla ini rutin tiap tahun tidak bisa kita pungkiri. Makanya kalian selain jaga aset pikirkan juga tanggungjawab sosial dan lingkungan," tegasnya. Menurut HD, selain fokus mengelola lahan, menurutnya koorporasi juga mesti memikirkan lingkungan sekitarnya. Termasuk soal masalah lahan yang kerap masih bermasalah dengan masyarakat agar dapat  diselesaikan dengan jalan musyawarah dan menguntungkan kedua belah pihak. "Bisa dicoba dikelola secara kemitraan. Carikan solusi itu agar tidak menguras energi kita dengan masalah yang itu-itu saja," jelasnya. Selain itu HD juga minta agar PTPN VII memperhatikan kembali jumlah menara pantau yang dinilainya sangat terbatas jumlahnya saat ini. Tak hanya membahas Karhutla, pada kesempatan itu HD juga minta PTPN VII yang memiliki anak perusahaan yakni PT. Buma Cima Nusantara yang fokus memproduksi gula, dapat maksimal menjaga harga dan ketersediaannya di Sumsel. Ia tak ingin, Sumsel yang terkenal memiliki 3 perusahaan gula kapasitas besar justru sering mengalami kelangkaan. Di tempat yang sama Direktur PTPN VII Doni P. Gandamiharja mengatakan pihaknya optimis kejadian 2019 tidak terulang kembali lagi tahun ini. Sebab pihaknya telah melakukan berbagai upaya dan inisiatif dari sisi pencegahan. Selain menambah embung dan melakukan pendalaman embung, pihaknya kata Doni juga telah menambah petugas patroli yang mereka rekrut langsung dari masyarakat hingg 100 orang. "Kami bahkan tambah Damkar hingga 12. Saat ini sudah datang 4 menyusul sisanya," ujar Doni. Selain itu kepada Gubernur, Doni juga melaporkan bahwa saat ini PTPN VII mulai mengoperasionalkan anak perusahaan mereka yang khusus mengelola gula yakni PT. Buma Cima Nusantara. Turut hadir: Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Yohanes Toruan, Kadis Perkebunan Fakhrurozi, Kepala DLHP Edward Chandra. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
HD: Jadikan Gedung Kriya Palembang Pusat Edukasi dan Pemasaran Produk IKM Sumsel
16 Jun 2020 Dilihat 221x

HD: Jadikan Gedung Kriya Palembang Pusat Edukasi dan Pemasaran Produk IKM

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menyampaikan keinginannya untuk memulai pemanfaatan Gedung Kriya Palembang yang berlokasi di Jalan POM Kampus Palembang sebagai pusat kegiatan dan pusat edukasi baik para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta generasi muda dan menjadi pusat pemasaran produk IKM Sumsel. Hal tersebut disampaikan HD saat mengunjungi Gedung Kriya Sriwijaya Palembang dalam rangka silaturahmi dan memberikan pengarahan kepada Pengurus Dekranasda Provinsi Sumsel, Senin (15/6/2020). "Dari kunjungan saya kesini ingin menjadikan gedung ini sebagai pusat kegiatan dan pusat edukasi baik kepada pelaku IKM serta menjadi pusat pemasaran produk IKM Sumsel" ungkap HD. Dia mengharapakan agar pertemuan itu menghasilkan langkah kedepan yang akan diambil Dekranasda Sumsel dalam memberikan solusi terhadap IKM yang terdampak Covid-19 yang ada di Sumsel. "Kalau kita tarik dari hati yang paling dalam pasti kita ingin berbuat. Salah satunya pemanfaatan Gedung Kriya Palembang ini. Keinginan ini sebagai tanggungjawab saya selaku Pembina Dekranasda Provinsi Sumsel," ujarnya. "Sebelum bulan Juli ini saya mengharapkan kita dapat meresmikan pemanfaatan gedung ini dan terinformasi bagi seluruh masyarakat Sumsel khususnya para pelaku IKM," ditambahkan HD. Lanjut HD, kunjungan dan pertemuan di Kriya Sriwijaya itu juga untuk menjawab permasalahan IKM dan UKM yang memiliki tiga permasalahan di tengah pandemi Covid-19 saat ini yaitu supply, demand dan produksi. "Pemanfaatan Kriya Sriwijaya yang akan kita resmikan ini adalah jawaban terhadap permasalahan tersebut yaitu permodalan, keterampilan dan pemasaran," tandasnya. Turut Hadir Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Hari Widodo, Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiudin dan para kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Sumsel serta pimpinan BUMN dan BUMD yang ada di Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.