Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Minta IBI Terus Berkiprah Bentuk Keluarga Sehat dan Cerdas
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru saat menghadiri pembukaan seminar dalam rangka peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ke 69 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke 27 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Rabu (26/8/2020). Dalam kesempatan itu, HD ucapkan Selamat HUT IBI dan juga HARGANAS. HD mengapresiasi peran IBI yang telah banyak berbuat secara konkrit hingga ke pelosok negeri. Menurutnya, telah banyak ibu-ibu dan keluarga-keluarga yang terbantu dengan adanya bidan di lapangan. "Ada daerah-daerah yang belum terjangkau oleh dokter, dan disana bidan mengambil peran penting untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menjaga kehamilan dan membesarkan anak melalui posyandu," kata HD. Dikatakan HD, Pemprov Sumsel sangat konsen terhadap posyandu dan bidan karena peran ibu-ibu dirasakan dengan kerjasama bersama PKK, BKKBN telah menunjukan prestasinya yang terlihat dari semakin rendahnya data kematian ibu dan anak, serta semakin rendahnya angka stunting. Menurutnya, hal tersebut adalah perbuatan yang komprehensif karena organisasi dapat berjalan dengan mitra yang telah dibangun oleh IBI. HD mengatakan bahwa dengan mobil operasional yang diberikan mudah-mudahan akan memotivasi seluruh bidan agar tetap berkarya dan mengabdi dan memantik Bupati/Walikota lakukan hal serupa. HD menambahkan, di momen HARGANAS ini, HD mengajak setiap ibu yang ada untuk terus berkarya namun tetap seimbang dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik utama bagi generasi penerus. Ketua IBI Sumsel, Lisa Mora Braksan, mengucapkan terima kasih terima kasih kepada Gubernur Herman Deru telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini dan juga telah memberikan mobil untuk operasional IBI Sumsel "Saatnya bidan dan perempuan bersatu bergerak bersama untuk ksjtan bersama untuk indonesiq maju. Kegiatan ini dilakukan untuk menguatkan potensi dan kompetensi para anggota IBI, dengan bekerjasama dengan BKKBN dan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan anggota IBI di Sumsel," ujarnya. Seluruh anggota IBI di Sumsel yaitu 14.442 orang, dan kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan IBI Se-Sumsel diikuti pengurus IBI Se-Indonesia secara virtual. Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj R.A. Anita Noeringhati, SH, MH., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kasatpol PP, H. Aris Saputra, S.Sos, M.Si., Kadinkes, Dra Lesty Nurainy Apt.M.Kes, Plh Kadis PPPA, Fitriana. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ikuti Rapat Virtual Kegiatan Praktik Baik ANPK
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM mengikuti acara yang diselenggarakan oleh KPK secara virtual dalam menanggulangi kasus korupsi yang ada di Indonesia di Sumsel Command Center, Rabu (26/8/2020). Acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Pada sambutannya Jokowi mengatakan bahwa korupsi merupakan tantangan yg harus diselesaikan. Untuk itu terkait dengan kegiatan ANPK yang diselenggarakan oleh KPK hari ini, Jokowi menyampaikan bahwa akan mengambil tindakan dalam mencegah agar tidak terjadinya korupsi seperti mengkaji ulang dan memperbaiki sistem tata kelola negara, membenahi regulasi yang tumpang tindih atau yang tidak jelas untuk dilakukan perombakan dan disederhanakan. Jokowi sebelum mengakhiri sambutannya meminta dan mengajak masyarakat agar dapat terlibat dalam bagian tindakan pencegahan korupsi, "Masyarakat harus menjadi bagian dari pencegahan korupsi, untuk itu masyarakst harus tau apa itu korupsi dan apa itu grafitikasi. Selain itu saya harap juga untuk semua kompenen masyarakat untuk selalu mengawasi tindakan yang mengarah ke korupsi agar bisa dicegah dan merealisasikan aksi nasional pencegahan korupsi (ANPK) agar terciptanya budaya anti korupsi di Indonesia", Pungkasnya. Selain itu pada kesempatan yang sama Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan bahwa sasaran kegiatan ANPK mencakup dua hal, yaitu pertama, peneguhan kembali komitmen semua pemangku-kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan setiap indikator capaian yang termuat dalam Stranas PK. Kedua, penyampaian apresiasi kepada instansi pusat dan pemda yang telah berhasil menjalankan beberapa aksi dari Stranas PK. Adapun fokus area KPK dalam melakukan pencegahan tindak korupsi diantaranya korupsi terkait bisnis, korupsi terkait penegakan hukum dan reformasi birokrasi, korupsi terkait politik, korupsi terkait pelayanan publik, dan korupsi terkait sumber daya manusia. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab KPK beserta instansi terkait untuk menjalankan dan menerapkan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) pada kelima area fokus tersebut. Selain itu Firli mengatakan bahwa Harapannya dengan diselenggarakannya gelar wicara ini, semoga akan membangun ulang pemahaman para peserta ANPK mengenai aspek-aspek pencegahan korupsi dalam Stranas PK dan dapat memberikan pengetahuan bagaimana cara melaksanakannya. Tutur hadir Inspektur Prov. Sumsel, Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA, Ka. BPKAD , Akhmad Mukhlis SE., M.Si, Kepala Bapenda, Dra. Hj. Neng Muhaibah, MM, Plt. Karo UPBJ Muzakir, ST, MT. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Serahkan Etalase ke Pelaku UMKM, Feby Deru Tekankan Empat Hal
Palembang, sumselprov.go.id-Ketua Umum Dekranasda Sumsel Feby Deru menyerahkan bantuan berupa etalase kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi covid-19 di Gedung Kriya Sriwijaya, Selasa (25/8/2020). Bantuan tersebut merupakan kerjasama Dekranasda Sumsel, Dinas Perdagangan Sumsel, dan Bank Sumsel Babel. Diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada para pelaku usaha, sekaligus sebagai trigger agar mereka bangkit dan semangat menjalankan produktivitas ekonomi. "Ini bantuan yang kami berikan. Rata-rata pelaku UMKM ternyata memerlukan bantuan etalase untuk menampilkan produk usahanya", katanya. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM meningkatkan perekonomian yang selama ini sempat terpuruk pada masa pandemi covid-19. Kendati begitu upaya peningkatan di sektor perekonomian membutuhkan usaha maksimal yang harus dilakukan pelaku UMKM. Oleh sebab itu, Feby Deru meminta pelaku UMKM berfokus pada 4 hal. "Pertama, pelaku UMKM harus giat. Kedua disiplin dalam menjalankan usahanya. Ketiga, usaha harus dijalankan dengan niat yang sungguh-sungguh. Keempat, produk usaha harus ada sesuatu yang ditonjolkan dan unik, serta ciri khas tersendiri", jelasnya. Lebih jauh Feby Deru mengingatkan pelaku UMKM untuk konsisten dalam menekuni usahanya tanpa perlu mengikuti sesuatu yang tengah menjadi tren sesaat. Menurutnya UMKM adalah penyangga perekonomian yang mampu bertahan dalam segala situasi. "Untuk pemasarannya bapak/ibu bisa memanfaatkan platform media sosial. Ini lebih efektif. Bisa dilakukan secara online dan jangkauannya lebih luas," tegasnya Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan mengatakan bantuan etalase kepada pelaku UMKM dilaksanakan berdasarkan surat edaran Menteri Perdagangan RI Nomor 12 tahun 2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 dan new normal. "Memotivasi pelaku usaha agar mampu mengembangkan kreatifitas dan inovasi produk kerajinan yang bersumber pada nilai tradisi dan budaya Sumatera Selatan", ungkapnya. Iwan menambahkan bantuan etalase disalurkan kepada pelaku UMKM melalui dana anggaran pendapatan daerah sebanyak 20 unit dan bantuan CSR dari Bank Sumsel Babel sebanyak 30 unit. Ditempat yang sama, Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin menyampaikan pihaknya berkomitmen membantu UMKM sesuai dengan misi BSB dalam pembangunan daerah dan mengentaskan kemiskinan. "UMKM harus diperkuat aksesnya supaya bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Apalagi saat ini transaksi sebagian besar beralih ke digital dan online. Sehingga tepat bagi kami untuk membantu UMKM", ujarnya. Sementara salah seorang pelaku UMKM penerima bantuan etalase, Suryana mengaku dirinya sangat senang atas perhatian yang diberikan pemerintah. "Bantuan ini sangat bermanfaat. Saya bisa menampilkan beragam produk kuliner seperti pancake durian, lempok durian, kentang, dan aneka frozen food dari usaha milik saya, Dapur Buk Sur", ucapnya sumringah. Turut hadir Kadis Koperasi dan UMKM Dra. Hj. Musiawati. M.M, Kadis Perindustrian Ir. Ernilah Rizar., M.M. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ajak Penyelenggara Telekomunikasi Sinergi Atasi Blankspot di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru saat memimpin rapat pembahasan mengatasi permasalahan blankspot di Provinsi Sumsel dengan perusahaan penyelenggara telekomunikasi yang ada di Sumsel di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (25/8/2020). "Saya merasa lega karena dapat bertemu dengan para penyedia jasa internet. Dimana pertemuan ini saya inisiasi usai kunjungan kerja saya di beberapa desa di 5 Kabupaten/Kota minggu lalu. Di masa sekarang, kebutuhan internet tentu berbeda dibandingkan dengan 5-10 tahun lalu terutama di masa pandemi ini, baik bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan," ujarnya. Oleh karena itu, HD ingin mengajak perusahaan penyelenggara telekomunikasi yang ada di Sumsel sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk mengatasi masalah blankspot yang ada di Sumsel. Ia mengatakan bahwa adanya rapat ini dapat menjadi sarana untuk diskusi mengenai berbagai kendala teknis yang ada di lapangan, kemudian dicarikan solusi terbaik. "Saya mengajak semua disini punya tanggung jawab moril. Perlu diketahui bahwa Pemprov Sumsel akan mendukung agar tidak ada blankspot. Dukungan yang diberikan sesuai antara lain dapat berupa regulasi atau penyediaan infrastruktur. Pemprov Sumsel akan mendukung hal ini. Saya minta ada target minimal penambahan jaringan," ujarnya. HD mempersilahkan agar pihak penyelenggara telekomunikasi dapat berinovasi untuk mewujudkan hal tersebut misalkan dengan mengoptimalkan pengelolaan CSR. Dan apabila ditemukan kendala, HD meminta agar dikomunikasikan dengan pihak Pemprov Sumsel untuk diberikan solusi terbaik. "Saya minta kepada semua pihak, saya ingin ada kemerataan sinyal diseluruh wilayah Sumsel. Lanjutkan rapat teknis, terobosan apa yang harus kita buat sehingga Sumsel dapat bebas blankspot," tuturnya. Sementara itu, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., mengatakan Pemprov Sumsel telah memiliki program internet, yaitu Program Internet Sumsel Maju yang diinisiasi oleh Gubernur HD dan diberikan secara gratis kepada Desa! Kelurahan di Prov. Sumsel. Selain itu, untuk mengatasi masalah blankspot dan internet di Sumsel, Gubernur Sumsel pada tahun 2020 juga telah menyampaikan surat ke Kementerian Kominfo mengenai cakupan blankspot di 16 Kab/Kota dan permohonan pembangunan tower blankspot di desa-desa di Sumsel yang pembangunannya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Ketua DPD Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumsel, Sony Oktapriandi mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung pihak Pemprov Sumsel dalam upaya penyediaan internet secara merata di Sumsel. Ia mengatakan bahwa penyedia jasa layanan innternet di Sumsel terdiri dari 28 perusahaan, yaitu 13 perusahaan lokal dan 15 perusahaan interkoneksi yang membuka cabang di Sumsel. "APJII Sumsel mencakup Bangka, Jambi, Kep. Riau dan Sumsel. APJII ada 13 perwakilan di Indonesia yang bertanggung jawab mnggiatkan internet di wilayah masing-masing," katanya. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kepala BPKAD Prov Sumsel, Akhmad Mukhlis SE., M.Si, Karo Umum dan Perlengkapan, M Zaki Aslam, AP, M.Si, Kadis PMD H. Wilson. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Implementasi 7575 QRIS dan Launching QRIS
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum menghadiri acara peresmian implementasi QRIS pada sektor Wisata Halal yang ada di Sumatera Selatan yaitu Museum Al Bayt Alqur'an Al Akbar di Kecamatan Gandus, Palembang, Selasa (25/8/2020). Pada sambutannya HD melalui Najib mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengimplementasikan pembayaran digital disektor ekonomi menggunakan QRIS khususnya pada sektor wisata halal yang ada di Sumsel merupakan langkah yang tepat dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, langkah ini juga semakin mengukuhkan Provinsi Sumatera Selatan sebagai Smart Province. Najib juga menambahkan dengan adanya QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (Universal, Gampang, Untung dan Langsung). Ini merupakan langkah yang tepat dalam mempercepat digitalisasi UMKM dan harapannya semoga ini juga dapat diterapkan disektor lainnya juga tidak hanya pada sektor wisata saja. Selain itu Regional CEO PT. Bank Mandiri Region II/ Sumatera 2, Aris Budiyanto mengatakan bahwa acara ini disesuaikan dengan HUT RI yang ke- 75 dengan tema Implementasi 7575 QRIS yang termasuk diantaranya lebih dari 567 rumah ibadah dan lembaga donasi, 5.063 merchant retail, serta 1.945 QRIS di UMKM (Agen Mandiri) yang tersebar di seluruh Provinsi Sumsel. Acara puncak Peresmian Link Aja Syariah disaksikan oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin secara virtual. Turut hadir Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho, Ketua DPR RI Periode 2009-2014, Dr.H.Marzuki Alie,SE.MM, Anggota DPR RI Periode 2004-2014 Hj. Asmawati, Kadisbudpar DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc, Pengelola Museum Alqur'an Al Akbar Ustadz H. Syofwatillah Mohzaib. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Marwah Sumsel sebagai Zero Konflik Tetap Terus Dijaga
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dr Rosidin M.P. menghadiri sekaligus membuka Sinode (Rapat) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XV Sumbagsel periode 2020-2024 di Aula Serba Guna Gereja HKBP Yapon, Jl. Mayor Ruslan no 3 A Palembang, Selasa, (25/8/2020 Herman Deru melalui Rosidin menyampaikan apresiasinya kepada warga Batak jemaat gereja HKBP atas terselenggaranya sinode ini dan mengajak untuk bersyukur bahwa Sumsel punya brand zero konflik yang harus kita tetap pertahankan dan marwahnya terus dijaga. "Yang paling utama adalah toleransi tetap dijungjung tinggi agar prosesi keagamaan berjalan baik, saling menjaga dan saling menghormati satu sama lain" ungkapnya "Bangga dan suatu kehormatan bagi saya bisa hadir di sini. Saya berterima kasih kepada warga Batak yang tetap dapat hidup berdampingan dengan warga asli Sumsel. Untuk itu mari kita jaga kerukunan antar umat beragama ini," katanya. Lebih lanjut Rosidin berpesan kepada seluruh jemaat gereja HKBP selain dapat menjaga kerukunan dengan tetap hidup harmonis dan selaras, juga untuk saling hormat menghormati terhadap agama dan keyakinan masing-masing. Sementara Praeses Sumbagsel Pendeta Dr. Fritz Sihombing mengucapkan terimakasih atas kehadiran Pemerintah Provinsi Sumsel atau yang mewakili di acara sinode ini "Adapun tujuan Sinode Distrik ini periodisasi yaitu pemilihan Praeses, Utusan Sinode Distrik, Majelis pekerja Sinode, dan Majelis Pekerja Sinode Distrik" ucapnya Turut hadir Plt. Ka. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel H. Bakhnir Rasyid, SH,MM, M.Si Tim Media Dinas ,Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Samsat Bersama Pol PP Gelar Razia Penertiban Pajak Kendaraan
Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Satpol PP Sumsel bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Palembang I menggelar razia penertiban pajak kendaraan. Hal tersebut dilakukan untuk mensukseskan terlaksananya program pemutihan pajak kendaraan agar berjalan dengan baik di Jalan Pom IX Palembang, Senin (24/8/2020). Kasat Pol PP Sumsel, Aris Saputra, sangat mendukung kebijakan program pemutihan pajak yang dibuat oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. “Kita (satpol pp) akan dukung kebijakan dari Gubernur Sumsel. Dengan adanya pemutihan tentu akan memberikan kesempatan kepada wajib pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat untuk pemutihan,” ujarnya. Selain itu, Berbagai upaya juga dilakukan pihak UPTD sebagai perpanjangan tangan Bappeda Sumsel, termasuk menggali potensi Pendapat Asli Daerah (PAD) dari bidang pajak kendaraan bermotor. Kepala Seksi Pajak UPTD Samsat Palembang I, Marhen, mengatakan, dari hasil sosialisasi kepada wajib pajak dilapangan, pihaknya mendapati sebanyak 37 unit kendaraan roda dua dan empat cukup baik pembayaran pajak kendaraannya. "Untuk kendaraan plat merah yang terjaring dalam razia, kita akan koordinasikan dengan kepala Bappenda agar bisa melayangkan surat untuk kendaraan dinas yang ada di OPD baik Pemprov Sumsel maupun Pemkot," katanya. Menurutnya, Tindakan dari UPTD hanya bisa mengarahkan untuk segera melakukan BBN, karena ada beberapa kendaraan dinas yang dilelang tapi pajaknya masih menggunakan pajak dinas. Kita arahkan supaya meraka melakukan BBN sehingga pajaknya kembali normal. Lebih lanjut ia berharap, kepada semua lapisan masyarakat, termasuk kendaraan plat merah agar selalu membayar pajak. Sebab hasil dari retribusi pajak ini akan digunakan untuk pembangunan. “Hasil pembangunan di Sumsel tidak terlepas dari uang pajak yang dibayar oleh masyarakat, dan kegiatan ini akan rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali termasuk himbauan untuk mengingatkan wajib pajak,” imbuhnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Kepedulian Sesama Merupakan Tanggung Jawab Bersama
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang hadir saat acara Bakti Sosial Perlengkapan Alat Tulis Sekolah untuk Fakir Miskin/Yatim Piatu lebih lanjut mengatakan kepedulian merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk saling peduli satu satu sama lain. Khususnya bagi orang yang kurang mampu yang seharusnya kita bantu meringankan bebannya. Bakti Sosial yang dinisiasi oleh Forum Pemerhati Pendidikan Sriwijaya (FPPS) Sumsel inj merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendididkan Kota Palembang KM 5 Senin, 24/8/2020 "Kepedulian terhadap anak yatim piatu dan anak fakir miskin adalah hal yang mulia bisa berbagi dengan sesama utamanya bagi orang yang tidak punya apalagi bagi yang masih sekolah adalah tanggung jawab kita bersama" ucap Gubernur. "Untuk itu Saya mengajak seluruh Provider agar peduli tentang sekolah terutama saat ini dimasa Pandemi sekolah dari rumah yang berarti sangat butuh pulsa untuk dapat mengikuti sekolah dari rumah" ujarnya. Harapannya, kedepan akan ada kebijakan khusus dari provider memberi diskon masalah pulsa bila perlu kebijakan gratis pulsa untuk belajar. Ia menuturkan, untuk berbuat baik tidak harus menunggu kaya berbuat baik harus awali dengan niat sebab untuk menanamkan jiwa sosial tidaklah mudah. Sementara Ketua FPPS Sumsel Susanto mengatakan, bahwa kegiatan sosial yang dilakukan FPPS Sumsel ini terselengara atas bantuan dari berbagai pihak seperti PT Semen, Pertamina, BNI Syariah, RS Bhayangkara dan lain-lain. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H.Akhmad Najib, Asisten III Bidang Administrasi & Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MMKadinsos Mirwansyah, SKM., MKM.Plt. Kadisdik Prov. Sumsel Drs. H. Riza Fahlevi, MM, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto, S.Pd MM Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Lantik 43 Pejabat Lingkungan Dinas Kesehatan
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya secara resmi melantik sebanyak 43 pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel di Aula RSUD Siti Fatimah, Palembang, Senin (24/8/2020). Setelah diambil sumpah jabatan dan penandatanganan surat SK pelantikan, Wagub Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik serta mengemban amanah. Dia menilai para pejabat yang dilantik ini akan menentukan masa depan baik buruknya karena sudah berada ditangan saudara-saudara. Maka sebab itu, sebagai rumah sakit milik Pemerintah Daerah, dia berharap rumah sakit ini kedepan menjadi rumah sakit terdepan dalm segala hal termasuk dalam pelayanan. "Sebagai rumah sakit milik Pemprov Sumsel maka mempunyai nilai tersendiri bagaimana rumah sakit ini harus mempunyai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, apalagi RSUD Siti Fatimah selain memiliki lokasi yang strategis dan gedung yang bagus maka pelayanannya juga hraus luar biasa,"ungkapnya. Tak hanya itu, dia meminta juga dalam pelayanan di rumah sakit ini harus bekerja secara profesional, dan yakinlah Pemprov Sumsel akam terus mendukung kemajuan rumah sakit ini agar tidak ada hambatan. "Jika kurang spesialis akan kita bicarakan dan termasuk peralatan-peralatan yang mutahir juga agar rumah sakit ini menjadikan rujukan dari rumah sakit yang ada di Sumsel. Sekali lagi saya ucapkan selamat semoga dapat bekerja dengan baik dan bertanggungjawab,"tutupnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.