Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
TP PKK Sumsel Peringati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah
Palembang, sumselprov.go.id-Pengurus TP PKK Provinsi Sumsel menggelar acara peringatan tahun baru Islam 1442 hijriah. Kegiatan ini dikemas dalam pengajian rutin tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia dan Wakil Ketua TP PKK Hj. Fauziah Mawardi Yahya di Masjid Al-Griya, Kamis (27/8/2020). "Alhamdulilah meskipun di tengah Pandemi Covid19 pengajian rutin bulanan sekaligus peringatan tahun baru Islam 1442 Hijriah masih dapat digelar sebagai wadah menambah ilmu keagamaan serta dijadikan ajang untuk bersilaturahmi antar majelis taklim dan sesama umat muslim lainnya," katanya. Feby menuturkan bahwa seharusnya peringatan tahun baru islam tepat waktu namun dikarenakan covid19 maka harus di mundurkan jadwalnya dan dihadiri jamaah dalam jumlah terbatas. Feby juga berharap agar seluruh masyarakat Sumatera Selatan selalu sehat dan dapat melewati ujian covid19 serta dapat melakukan berbagai kegiatan dengan normal. "Semoga kita semua dalam hal ini masyarakat Sumsel selalu sehat dan semoga covid 19 ini dapat hilang dari tempat kita dan kita serta kita dapat bersilaturahmi, bekerja,sekolah seperti biasanya," harapnya. Dalam tausiahnya, Ustadzah Umi Kalsum kembali mengajak jemaah untuk dapat mengisi tahun-tahun mendatang dengan kegiatan positif meski dalam kondisi yang terbatas di tengah cobaan yang tengah melanda negeri ini. Turut hadir majelis Taklim Babus Salam, Majelis Taklim Al-Ittihad, Majelis Taklim Taman Kenten, Majelis Taklim Al-Hijrah, Majelis Taklim Al-Amanah, Majelis Taklim Baiturahman, Majelis Taklim Al-Husein, Majelis Taklim Nur Hidayah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Terpilih Sebagai Top Pembina BUMD Awards 2020
Jakarta, sumselprov.go.id-Hanya berselang satu hari setelah dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2020 dan satu-satunya Gubernur yang menerima penghargaan kategori ekonomi 2020 dari koran Sindo dan Sindonews, kembali kali ini Gubernur Sumsel Herman Deru terpilih sebagai Top Pembina BUMD Awards 2020 dari majalah Top Business. Bertempat di The Sultan Hotel, Jakarta, Kamis (27/08/2020) siang, penghargaan Top BUMD Awards 2020 kategori Top Pembina BUMD untuk Gubernur Sumsel H.Herman Deru tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya. Dibincangi sesaat usai menerima penghargaan, Wagub Mawardi Yahya mengatakan Top BUMD Awards 2020 merupakan apresiasi bagi pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan HDMY selama 2 tahun terakhir ini. "Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras kita selama 2 tahun bagaimana pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan HDMY berkomitmen untuk membenahi manajemen BUMD di Sumsel", kata Mawardi. Menurutnya kinerja HDMY tak sia-sia. Perhatian dan kerja keras HDMY mendapatkan penilaian positif terbukti dengan diraihnya penghargaan Top BUMD kategori Top Pembina BUMD. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
PSSI Siapkan Kawasan JSC Menyambut Kedatangan FIFA
Palembang, sumselprov.go.id-Sehubungan dengan akan diselenggarakannya Piala Dunia U-20 di Indonesia, Sumatera Selatan salah satu provinsi yang ditunjuk dan dipercayakan untuk menjadi penyelenggara event bergengsi ini, hari ini kedatangan Tim Teknik PSSI untuk memastikan kesiapan kawasan olahraga Jakabaring Sport City Palembang khususnya Stadion Gelora Sriwijaya agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh FIFA, Kamis (27/8/2020). Terkait hal tersebut, PSSI selaku perpanjangan tangan FIFA menyampaikan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dari stadion utama Gelora Sriwijaya diantaranya pintu yang ada di Stadion belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh FIFA, karena pintu - pintu yang ada di Stadion tingginya hanya 2,1 meter sementara standar yg ditetapkan untuk pintu adalah 2,4 meter. Selain itu juga disampaikan bahwa kondisi keseluruhan kawasan Jakabaring Sport City (JSC) sudah sangat baik hanya saja perlu disesuaikan dengan apa yang menjadi standar FIFA. "Detail - detail yang harus sangat diperhatikan seperti ruang ganti pakaian, rumput lapangan, tiang gawang, dan yg lebih penting kesiapan 4 Venue latihan yang harus sesuai standar FIFA. Karena ini merupakan event sepak bola internasional, apa lagi ini merupakan cabang olahraga milik FIFA itu sendiri. Oleh sebab itu agar tidak menjadi permasalahan kedepannya, ada baiknya kita mempersiapkan keseluruhan stadion beserta fasilitas - fasilitas lainnya sesuai dengan apa yang FIFA minta", ucap Dessy Arfianto selaku Ketua Tim Teknik PSSI. Selain itu Tim Teknik PSSI yang melakukan tinjauan di Stadion Gelora Sriwijaya juga memberikan arahan dan petunjuk untuk dilakukannya perbaikan ataupun melengkapi fasilitas yang ada guna tercapainya standar yang diberikan FIFA. Terkait hal tersebut Ka. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Prov. Sumsel, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PT. Jakabaring Sport City siap untuk melakukan perbaikan dan melengkapi apa - apa saja fasilitas dan kebutuhan yang menjadi standar FIFA agar terwujudnya perlaksanaan event Sepak Bola Internasional Piala Dunia U-20 Tahun 2021 di Gelora Sriwijaya. Selain itu Basyaruddin juga menyampaikan bahwa anggaran yang digunakan dalam melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas, itu berasal dari anggaran Pemerintah Daerah dan juga Kementerian PUPR. "Kita sudah menyepakati bahwa 3 Venue lapangan latihan yang ada dikawasan JSC itu dihandle oleh Kementerian sedangkan Venue Bumi Sriwijaya dan Gelora Jakabaring dihandle oleh Pemda", tegas Basyaruddin. Tim Teknik FIFA sendiri dikabarkan akan hadir meninjau secara langsung Stadion Gelora Sriwijaya dan 4 Venue latihannya pada bulan September ataupun Oktober, akan tetapi kunjungan ini belum dapat dipastikan oleh pihak PSSI mengingat kondisi sekarang yang masih dalam keadaan Pandemi Covid-19. Turut hadir Ka. Dinas Pemuda dan Olahraga, Drs. Akhmad Yusuf., M.Si, Ka. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc, Dirut PT. Jakabaring Sport City, Meina Paloh. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Dukung Food Estate di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Pandji Tjahjanto mengikuti video conference Rapat Pembahasan Proses Perubahan fungsi dan perubahan peruntukan kawasan hutan dalam rangka penyediaan lahan food estate di Prov Sumsel di Sumsel Command Center, Kamis (27/8/2020). HD melalui Pandji mengatakan Berdasarkan data BPN bahwa luas lahan baku sawah yang dimiliki Sumsel yaitu 470.602 ha, dimana terdapat 25.095 ha yang berada di dalam kawasan hutan. Sehingga melalui proram ini merupaka salah satu upaya memecah kebuntuan terutama pembangunan ketahanan pangan dan pertanian yang berada dalam kawasan hutan. "Dalam pelaksanaan program ini, terdapat mekanisme dan tahapan-tahapan yang perlu dilaksanakan. Oleh karena itu, kami beserta seluruh jajaran Pemprov Sumsel akan mendukung penuh setiap proses yang harus dilakukan dengan berkoordinasi lebih lanjut dengan KLHK atau unit pelaksana teknis KLHK yang ada di Sumsel," katanya. Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Sigit Hardwinarto mengatakan sesuai arahan Presiden untuk mengembangkan program ketahanan pangan (food estate) di tiga lokasi yaitu di Kalteng, Papua, dan Sumsel. "Untuk pemanfaatan lahan tersebut, maka diperlukan penyelesaian masalah lain, dengan koordinasi bersama KLHK atau dengan pihak-pihak terkait lainnya. Untuk pengembangan tanaman pangan dapat berupa padi-padian dan tanaman lainnya, seperti singkong, jagung, yang pntg jenis tanaman tersebut harus sesuai dengan kondisi tanah di lapangan," katanya. Ia berharap bahwa Sumsel dapat menjadi lumbung pangan lumbung padi seperti yang telah dicanangkan oleh Mentan. Dan dapat menjadi percontohan nasional dalam hal penyediaan pangan. Sementara itu, Dirjen Lingkup KLHK, Herban Heryandana memaparkan tentang rencana kegiatan perubahan fungsi dan peruntukan kawasan hutan dalam rangka mendukung food estate di Provinsi Sumsel. "KLHK saat ini sedang menyusun program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan rencana operasional tim lahan food estate PEN lingkup KLHK. Salah satu program PEN yaitu tersedianya lahan pangan di Sumut, Sumsel, Kalteng, dan Papua," katanya. Dalam kesempatan itu, juga dibahas tentang perbandingan kondisi penetapan AOI di tiga Provinsi, prinsip, kriteria, dan indikator penentuan Area Of Interest (AOI) untuk kesesuaian Lahan Komoditas Pangan. "Target lokasi program ketahanan pangan di Sumsel yaitu 235.351 ha, yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Sumsel, yaitu Palembang, Banyuasin, OKI, OKU, OKUT, MUBA, PALI, Muratara, dan Muara Enim," katanya. Menurutnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui antara lain yaitu, perubahan fungsi kawasan hutan, pelepasan kawasan hutan, dan tata batas pelepasan. Turut hadir Kadis LHP, Edward Chandra. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : PKN II 2020, Membentuk Pemimpin Berkualitas
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II Angkatan XVIII Tahun 2020 dan sekaligus Soft Opening Unit Layanan Assesment Center Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Kamis (27/8/2020). Dalam kesempatan itu, HD berpesan agar para peserta kegiatan ini dapat memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana bertukar pikiran antar sesama peserta dari seluruh Indonesia sehingga dapat membuka wawasan. Menurutnya, seorang pemimpin setidaknya harus memiliki kualitas pendidikan yang baik, pengetahuan yang luas dan kecakapan dalam managemen waktu. "Saya minta agar para peserta mengikuti kegiatan ini dengan orientasi untuk menimba ilmu. Karena dampak ilmu yang dimiliki, kemudian banyaknya perbuatan yg diperbuat, akan memberikan sebuah dampak untuk mendapat kepercayaan karena setiap jabatan ada syarat administrasi dan kecakapan," ujar HD. HD berharap melalui kegiatan ini akan menghasilkan SDM berjiwa kepemimpinan yang berani membuat perubahan, pandai dalam managemen ekspresi, dan tata cara hirarki. Serta pandai mengimbangi perkembangan zaman dan situasi yang ada, namun dengan kendali yang baik. Selain itu, dengan adanya Soft Opening Unit Layanan Assesment Center Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, HD berharap Pemprov Sumsel akan memiliki SDM-SDM berkualitas untuk membangun Sumsel menuju Sumsel Maju Untuk Semua. Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN, Dr. Basseng, M.Ed, mengapresiasi Gubernur HD yang telah berkomitmen mendukung Program Pemerintah Pusat untuk menyelenggaran kegiatan ini. "Penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan Pemprov Sumsel tetap berkomitmen aktif melakukan berbagai kegiatan positif untuk pembangunan meski ditengah pandemi covid-19. Dan hal ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Saya harap dimasa mendatang, kerjasama seperti ini akan dapat ditingkatkan," katanya. Ia mengatakan bahwa melalui pelatihan ini, para peserta akan dilatih menjadi pemimpin yang mampu mmbawa perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan perkembangan zaman. Kepala BPSDM Sumsel Hj. Tarbiyah Yahya, Spd MM, Pelatihan ini akan berlangsung 4 bulan dimulai 27 Agustus 2020 hingga 11 Desember 2020 mendatang. Dengan metode distance learning memanfaatkan teknologi informasi learning management sistem video meeting dan metode klasikal tatap muka di BPSDM Prov Sumsel. Dengan pembelajaran on campus dan off campus, diikuti oleh 60 peserta dari seluruh Indonesia. Sslain itu, pendirian unit layanan assesment center Prov Sumwel dilakukan dalam upaya meningkatkan kompetensi ASN. Sehingga Pemprov Sumsel dapat melakukan uji kompetensi pada jabatan pimpinan tinggi dan dapat menghasilkan ASN berdasarkan kualifikasi dan sertifikasi untuk wujudjan visi misi Prov Sumsel. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar, dan Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ikuti Webinar Rakornas Efektivitas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengikuti seminar online (webinar) Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian covid -19 yang dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD Acara ini diikuti para Menko dan Menteri terkait serta kepala daerah se Indonesia. Rakornas tersebut bertema " Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian covid -19 dan pemulihan ekonomi nasional" melalui aplikasi Zoom di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (27/8/2020). Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menegaskan peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19, yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, akan dilaksanakan tergantung dengan kondisi dan situasi daerah masing-masing. "Penerapan disiplin dan penegakan hukum ini tergantung pada kondisi dan situasi daerahnya masing-masing. Oleh sebab itu nanti kita akan bicarakan dengan setiap daerah, sesuai kondisinya masing-masing" ujarnya Dia menjelaskan ada sejumlah opsi atau tahapan yang bisa diambil oleh setiap daerah dalam menerapkan instruksi Presiden untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam mencegah dan menangani Covid-19. Pemprov Sumsel telah menyikapi dan mengambil langkah terkait arahan Presiden pada rakornas itu. Menurutnya,langkah Pemprov Sumsel terhadap UMKM dengan memberikan edukasi tentang permodalan melalui Bank. Disamping itu, juga terkait permasalahan keterampilan dalam usaha dan selanjutnya adalah market (pemasaran). Dijelaskannya, dana tersebut digelontorkan ke kabupaten/kota karena kemampuan keuangan daerah yang dimiliki kabupaten/kota kondisinya saat ini direfocusing dan direalokasi kepada percepatan penanganan Covid-19 sesuai kebutuhan daerah masing-masing. "Kita semua harapkan pandemi ini ada akhirnya walaupun kita tidak tahu itu kapan.Apa yang bisa dilakukan pemerintah provinsi, sebagai Gubernur telah memberikan stimulan untuk pembangunan kabupaten/kota khususnya yang berkaitan dengan aspek ekonomi,"tuturnya. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Kadinkes Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Plt. Kadis Kesbangpol H. Bakhnir Rasyid, SH,MM, M.Si, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera H. Iriansyah, S.Sos. SKM M.Kes Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel
Sumsel
HD Launching Merdeka Belajar Jarak Jauh di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan Merdeka Belajar Jarah Jauh (MBJJ) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Telkomsel Indonesia di Auditorium Graha Bina Praja, Pemprov Sumsel, Rabu (26/8/2020). "Alhamdulillah baru saja kita menyaksikan kesepakatan yang juga langsung di launching antara Pemprov Sumsel dan Telkomsel. Bahwa hari ini Sumsel satu-satunya Prov diluar Pulau Jawa yg mengadakan MBJJ dengan beberapa kemudahannya termasuk memberikan kuota yang gratis kepada siswa siswi," ujar HD. HD mengapresiasi dan juga berterima kasih mewakili semua stakeholder pendidikan dan masyarakat di Sumsel atas inisiasi program MBJJ oleh Telkomsel yang mempermudah proses belajar mengajar dan tetap mempertahankan KBM. "Salah satu kendala yang dihadapi dalam Proses belajar mengajar adalah kuota. Dan ini diatasi oleh Telkomsel yang memberikan paket murah untuk para pelajar yang tentu sangat mempermudah pendidikan bagi masyarakat ditengah pandemi ini, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu," kata Dia. Untuk selanjutnya, HD meminta agar Telkomsel terus mendukung upaya mempermudah proses belajar mengajar dengan inovasi lainnya, seperti pemanfaatkan CSR yang diberdayakan dalam bentuk kuota internet maupun penyediaan jaringan di daerah-daerah. Executive Vice Presiden, West Area Sales Telkomsel, Gilang Prasetya, memaparkan program MBJJ "Sinergi Bersama Untuk Indonesia Merdeka Belajar" merupakan program yang diinisiasi Telkomsel untuk mempermudah proses belajar mengajar ditengah pandemi covid-19 dan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap salah satu dampak yang ditimbulkan covid-19 yaitu menurunnya daya beli masyarakat. Ia menuturkan program ini akan dilakukan secara bertahap, pada tahap awal bahwa program ini akan dilakukan di 8 kab/kota di Sumsel. Yang pelaksanaan teknisnya juga dipegang oleh PIC yang ditunjuk oleh Telkomsel untuk disosialisasikan kepada PIC di masing-masing sekolah "Tantangan berikutnya yaitu bagaimana agar dari PIC sekolah sampai ke siswa, untuk itu kami mohon dukungan Pemprov Sumsel agar program ini dapat sukses dan sampai ke para siswa ke lapangan," ujarnya. Melalui Virtual, Direktur Sales Telkomsel, Ririn Widariani, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh HD. Menurutnya Prov Sumsel adalah Prov pertama di Pulau Jawa yang merilis MBJJ. Program ini merupakan wujud kepedulian Pemprov Sumsel dan Telkomsel kepada para siswa hingga mahasiswa agar terus produktif belajar. Ia mengatakan MBJJ akan diberikan secara bertahap di Sumsel, bagi tenaga pendidik yang merupakan pengguna telkomsel. Ia berharap program ini akan membawa dampak yang besar untuk kemajuan bangsa. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadisdik, Riza Fahlevi, Karo Umum dan Perlengkapan, M Zaki Aslam dan Para Kepala Sekolah SMA/SMK di Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2020
Palembang, sumselprov.go.id-Penghargaan yang diterima Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru secara virtual dari Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (26/8/2020) itu diberikan karena perhatiannya dalam membantu masyarakat khususnya Pelaku UMKM di Sumsel. Acara yang diselenggarakan secara virtual oleh Koran Sindo dan Sindonews.com dalam penganugerahan Kepala Daerah Inovatif 2020 ini bertemakan Bangkit Ditengah Pandemi dihadiri juga secara langsung oleh Menteri PAN-RB Tjhahjo Kumolo, Mendagri RI yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri Agus Fatoni dan Para Gubernur dan Bupati/Walikota yang menerima penghargaan. Adapun tujuan dari pemberian penghargaan ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah yang telah berinovasi memberikan bantuan nyata kepada masyarakat ditengah kondisi yang sedang krisis baik dibidag ekonomi maupun kesehatan. Pada kesempatan yang sama Djaka Susila selaku Pimpinan Redaksi Koran Sindo dan Sindonews.com mengatakan bahwa dengan diberikannya penganugerahaan ini kepada 18 Kepala Daerah diantaranya 3 Gubernur dan 15 Bupati/Walikota. "Selain memberikan apresiasi, Saya harap ini juga bisa memberikan contoh dan motivasi bagi kepala daerah lainnya untuk menerapkan hal serupa didaerahnya masing - masing dan mendorong untuk berinovasi mengeluarkan kebijakan ataupun produk yang dapat membantu masyarakat ditengah pandemi yang sedang kita hadapi", ujarnya. Adapun penghargaan yang didapatkan oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) adalah Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 Pada Kategori Ekonomi sebagai Kepala Daerah yang memberikan Endorse UMKM pada Instagram Pribadi secara gratis dan konsisten guna membantu mempromosikan produk atau jasa milik para pelaku UMKM yang ada di Sumsel. Pada kesempatan itu juga HD mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh Koran Sindo dan Sindonews.com, menurutnya ini sebuah apresiasi yang tidak terduga dan semoga ini dapat memberikan inspirasi bagi kepala daerah lainnya untuk melakukan hal serupa. "Kami bekerja sekuat tenaga untuk memulihkan ekonomi bukan untuk mengejar penghargaan ini, akan tetapi dengan adanya penghargaan ini tentunya ini memberikan motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras lagi dalam memulihkan ekonomi. Untuk itu kepada teman kepala daerah lainnya, ada 3 kunci pokok untuk membantu masyarakat dalam memulihkan ekonomi diantaranya Permodalan, Keterampilan dan Pemasaran", Tegas HD. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Momentum Bagi Bumdes Untuk Kelola Potensi Desa
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan bahwa masa pendemi COVID-19 merupakan momentum yang baik bagi BUMDes untuk menata kembali orientasinya. Bukan hanya sebagai unit bisnis yang hanya mengejar keuntungan ekonomi semata, tetapi juga menjalankan fungsi sosial dengan lebih berperan dalam membangun jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Hal tersebut diutarakan Gubernur Herman Deru (HD) sebagai Pembicara pada acara seminar desa virtual via zoom dengan tema "Strategi Bisnis Bundes dalam meningkatkan pendapatan asli desa di era persaingan global" diselenggarakan oleh Harian Sumatera Ekspres, di Commnad Center Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (26/8/2020) "Ada semacam kewajiban maupun kehadiran bagi saya sebagai gubernur dalam acara ini tentang adanya kepedulian khususnya menyangkut desa" ujarnya Jelasnya, kalau bicara BUMdes, pertama sekali kita memberikan kuasa penuh untuk mengelola desanya, karena dialah yang tahu potensi apa yang ada didesanya dan untuk berinovasi. Tahun 2021 kita akan rekrut 1000 Sarjana PPL untuk dapat berinovasi agar dapat mengembangkan pertanian dan mengetahui apayang harus ditanam di daerah tersebut Ada tiga komponen yg tidak dipisahkan dalam berusaha yaitu Modal, keahlian, market. Kita harapkan setiap kabupaten dan kota harus memiliki BUMdes Selain itu, masa ini juga menjadi momentum penting untuk berbenah diri agar mampu menghadapi semakin kompleksnya persoalan yang dihadapi BUMDes akibat pendemi COVID-19 Turut hadir GM Sumatera Ekspres Hj NURSERY, Para Kepala OPD Prov Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel