Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Wagub Sumsel Tutup MTQ Terbatas Tingkat Provinsi
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menghadiri penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Terbatas ke XXIX Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2020 di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo Palembang, Jumat (11/09/2020) malam. Dalam kesempatan itu, Mawardi mengucapkan selamat kepada para pemenang MTQ terbatas ke XXIX, dan juga berpesan agar bagi peserta yang belum menang agar tidak berkecil hati dan terus berlatih dan belajar. "Harapan saya bahwa bagi juara agar terus mendalami dan terus belajar, sehingga dapat terus mendapatkan juara hanya pada tingkat provinsi tapi harapan kita Prov Sumsel juga dapat mendapatkan juara di tingkat nasional sehingga dapat bersaing sesuai harapan," kata Mawardi. Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bendera pataka kepada tuan rumah penyelenggaraan seleksi MTQ Tahun 2021 kepada Kabupaten OKUT. Ketua Panitia, Dr Akhmad Najib, SH, MH, mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan, sarana mempererat silaturahmi dengan Bupati/Walikota di Sumsel, serta sebagai ajang seleksi untuk mengikuti MTQ tingkat nasional november mendatang. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak 5 September 2020, dan pada tanggal 11 September dilakukan penutupan acara ini. Kegiatan ini diikuti 369 orang dari 17 kab kota. Pemenang lomba dihadiahi uang pembinaan, tropi, serta piagam. Sedangkan untuk juara harapan 1 dan 2 mendapatkan piala dan piagam. Dalam kegiatan ini, Juara umum diraih oleh Kota Palembang. Turut hadir Kakanwil Kemenag Sumsel, H. Abadil Tarmuni S.Ag M.Si., Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Karo Kesra, Iqbal Alisyahbana, SSTP, Sekda Palembang, Ratu Dewa dan Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel: Pemanfaatan Teknologi, Alternatif Memberikan Pelayanan Ditengah Pandemi
Palembang, sumselprov.go.id-Sekretaris Daerah Prov. Sumsel sekaligus Ketua Umum DPP Forsesdasi H. Nasrun Umar hadir dan membuka secara langsung acara rapat koordinasi Pengurus Komisariat Wilayah Forsesdasi Sumatera Selatan Tahun 2020 dengan Tema "Peran Sekretaris Daerah Dalam Mewujudkan ASN yang Berkinerja dan Produktif di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru" di Hotel Novotel Palembang, Jum'at (11/9/2020) malam. Dalam sambutannya Nasrun umar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua beserta Pengurus Komisariat Wilayah Forsesdasi Sumsel yang telah menginisiasi acara ini. Selanjutnya Nasrun Umar menyampaikan , Rakornas Implementasi Reformasi Birokrasi dan Rakerna Forsesdasi Tahun 2020 sebagaimana kita ketahui yang semula direncanakan di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau tanggal 18 s.d. 20 Maret 2020 tidak dapat dilaksanakan karena masih dalam kondisi pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19, dan akan dilaksanakan secara virtual/ Video Conference pada hari Rabu tanggal 30 September 2020 bertempat di Kementerian Dalam Negeri, diikuti oleh Sekda Provinsi dan Kabupaten/Kota didampingi oleh Inspektur Daerah, Kepala Biro Organisasi Provinsi dan Kepala Bagian Organisasi Kabupaten/Kota se-Indonesia. Melanjutkan sambutan Nasrun Umar menyampaikan wabah Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang ASN untuk bekerja secara profesional dan lebih produktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ASN sebagai pelayan masyarakat diharapkan tetap mampu menjalankan kewajibannya meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. " Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu alternatif ASN memberikan layanan di tengah pandemi Covid-19 sehingga meminimalisir pertemuan-pertemuan yang bersifat tatap muka. Kedepan literasi dan kultur digital perlu ditingkatkan dalam mengembangan kompetensi ASN". Ujarnya. Ditambahkan Nasrun Umar, Gubernur Sumsel telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman pada situasi corona virus disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sumatera Selatan. "Peraturan Gubernur ini merupakan pedoman dalam melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19". Selanjutnya Nasrun Umar mengucapkan selamat telah mengahiri tugasnya kepada Sekda Kabupaten Ogan Ilir (H. Herman, SH., MM) selaku Wakil Ketua Komwil Forsesdasi Sumsel, terhitung 1 September 2020, " kami mengucapkan selamat telah mengahiri tugasnya selaku Sekda dan terima kasih atas kerjasamanya selaku Pengurus Komwil Forsesdasi Sumsel Periode 2018-2021; Dan kami ucaokan selamat bergabung kepada Saudara Ir. Badrun Priyanto, MT sebagai Pj. Sekda Kabupaten Ogan Ilir, menurut ketentuan Pasal 10 Ayat 6 Anggaran Dasar Forsesdasi, secara otomatis menjabat sebagai Wakil Ketua Komwil Forsesdasi Sumsel sampai masa periode kepengurusan berakhir. Turut hadir Ketua Komwil Forsesdasi Sumsel sekaligus Sekda OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., MSi., MH.,, Sekda Kab/Kota Se - Sumatera Selatan, kepala Bagian Organisasi se - Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Safari Sholat Jumat, HD Edukasi Protokol Kesehatan Ke Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id- Hal tersebut dilakukan Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada saat melanjutkan rutinitas Shafari Sholat Jum’at di Masjid AR-Rahmat Veteran Palembang, Jum’at (11/09/2020). Ia juga mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan di tengah aktivitas maupun ibadah yang dilakukan setiap harinya. “Saya mengajak semuanya untuk bersama-sama meningkatkan iman, takwa dan selalu tetap bersemangat dalam menghadapi ujian yang kita alami pada saat ini dan juga selalu menerapkan protokol kesehatan di keseharian kita,”ujarnya. HD juga menjelaskan bahwa dikeluarkannya Peraturan Gubernur No. 37 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru adalah sebagai bentuk rasa sayangnya terhadap masyarakat Sumsel. “Himbauan pakai masker bukan karena kita tidak patuh dengan aturan, tetapi karena pemerintah sayang kepada masyarakat, saya juga tidak ingin ekonomi dan aktivitas masyarakat terhenti dimasa pandemi ini, oleh karena itu kita harus patuh dan selalu menerapkan protokol kesehatan,”ujar HD. “Tertib menggunakan masker, Karena dengan cara inilah kita dapat menghentikan penularan demi kebaikan kita bersama, Jika tidak kita maka siapa lagi yang akan melakukannya,”tutupnya. Selain mengingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan HD juga mengungkapkan rasa bangganya kepada pengurus masjid."Walaupun letaknya agak masuk kedalam tapi jamaah yang datang ramai Dan Saya berharap mudah-mudahan suasana masjid ini tetap terjaga," tutupnya. Dikesempatan ini HD memberikan bantuan 25Juta kepada pengurus Masjid. Turut Hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadis Perikanan, Widada Sukrisna, Kadisdik, Drs Riza Pahlevi, MM.,dan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Rosidin Hasan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Buka Majelis Ta'lim PWNU Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Selain membuka Majelis Ta'lim Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru juga meresmikan Sekretariat Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Prov. Sumsel dan IKA PMII Kota Palembang di Aula Kantor PWNU Sumsel, Jalan Mayor Salim Batubara, Lr. Nurul Huda, Palembang, (11/9/2020). Pada sambutannya HD mengatakan bahwa apa yang dilakukan NU hari ini dengan membuka Majelis Ta'lim merupakan hal yang sangat baik dan acara ini tidak akan meriah tanpa adanya kehadiran dari para ibu - ibu pengajian, "Acara - acara ke agamaan di Sumsel tidak akan sukses dan meriah tanpa adanya peran ibu - ibu yang berbaju hijau saat ini",ucap HD. HD juga mengatakan semoga dengan diresmikannya IKA PMII Prov. Sumsel dan Kota Palembang dapat membuat NU lebih kompak dan istiqomah agar menjadi lebih besar lagi. "Kita butuh kekompakan, kita butuh keistiqomahan, kita butuh NU untuk dibesarkan, melalui perbuatan anggotanya di lapangan", tegas HD. Terkait dengan pandemi covid-19 yang mengharuskan anak - anak belajar dari rumah, HD mengatakan semoga dengan diadakannya Majelis Ta'lim ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan ibu - ibu pengajian dengan harapan semoga peran ibu - ibu dapat dimaksimalkan dalam membimbing dan memberikan pelajaran kepada anak - anaknya. "Harapannya dengan adanya Majelis Ta'lim ini dapat memaksimalkan peran ibu - ibu dalam mendidik anak, baik dari segi keimanan, dan pelajaran lainnya. Apalagi dengan kondisi sekarang yang mengharuskan anak - anak belajar dari rumah untuk itu peran ibu - ibu sangat dibutuhkan", ucap HD. Acara diakhiri dengan menabuh alat musik rabana sebagai tanda di buka dan diresmikannya Majlis Ta'lim dan Sekretariat IKA PMII Prov. Sumsel & Kota Palembang sekaligus Kegiatan Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumsel. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM, Kadia Perkim Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kadis Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Ketua PWNU Sumsel, KH. Amiruddin Nahrawi, M.Pdi, Ketua Majlis Ta'lim NU, KH. Mardi Abdullah, Ketua IKA PMII Palembang, Sutami Ismail, S.Ag. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Lakukan Verifikasi Daftar Penduduk SP2020
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya menerima petugas Sensus SP 2020 dalam rangka verifikasi daftar penduduk dalam rangka SP2020 diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Prov Sumsel di Rumah Kediaman Wakil Gubernur Sumsel, Jumat (11/09/2020). Dalam kesempatan itu, MY berpesan agar pengecekan data harus dilakukan secara baik agar tidak terjadi ketumpang tindihan data. Mawardi menghimbau masyarakat Sumsel untuk mendukung kegiatan ini karena pelayanan publik dan data Sumsel sudah dilakukan dengan cepat, mudah, dan berkualitas. Kegiatan ini akan berlangsung selama bulan September dengan jumlah 6400 petugas se-Sumsel yang telah di rapid dan ber-APD lengkap. Dimana 1 petugas menangani 10 rumah tangga,m dengan menggunakan masker, faceshield, dan membawa handsanitizer. Verifikasi bertujuan untuk memastikan keberadaan penduduk agar tidak terlewat cacah dan ganda cacah. Berdasarkan data yang didapatkan melalui sensus penduduk online, ditambah data dari disdukcapil menghasilkan data daftar penduduk yang harus diverifikasi untuk menyesuaikan keberadaan penduduk terkait dengan penambahan anggota keluarga maupun yang sudah meninggal. Kepala BPS Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M, mengatakan bahwa Wagub Mawardi juga mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan bahkan telah memahami untuk kategori masyarakat yang perlu di sensus dalam kegiatan ini memiliki konsep minimal sudah berdomisili setahun atau lebih. "Tujuan SP2020 adalah menghasilkan jumlah penduduk menurut komposisi wilayah, secara de faktor de juro dan kepemilikan NIK, kita verifikasi keberadaan penduduk berdasarkan KK dan juga anggota keluarganya sesuai data penduduk disini. Keberadaan bisa jadi sudah pindah, meninggal, atau bertambah, dan juga memastikan jenis kelamin," jelas Dia. Pelaksanaan kegiatan ini dengan Sistem Metode Drop Off Pick Up (DOPU) adalah Petugas Sensus secara door to door menyampaikan kuesioner (Drop off) untuk diisi secara mandiri oleh penduduk dan juga non DOPU. Dopu yaitu bagi yang sudah mengikuti sensus online dan yang belum nanti akan diberikan quisoner berisi 22 pertanyaan. Wilayah DOPU yaitu OKI, OI, OKUT, OKUS, Banyuasin, Empat Lawabg, Muaratara, Mura. "Kita melibatkan petugas, pak RT dan pengurus untuk verifikasi lapangan sekalian drop quisoner untuk SP online. Selain itu, non DOPU, yaitu lada wilayah lainnya yang kita tidak diberikan quisoner tapi door to door. Nanti hasil SP202P yaitu De Jure dan de Facto. Harapan kita tidak ada penduduj terlwat cacah," pungkasnya. Turut hadir Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Siap Edukasi, Awasi dan Berikan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Pemprov Sumsel melalui Satpol PP Sumsel menggelar apel tim gabungan pengendalian pengawasan penerapan disiplin dan penegakan hukum adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman pada situasi covid-19. Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kasatpol PP, H Aris Saputra mengatakan apel gabungan ini menandakan bahwa tim gabungan pengendalian pengawasan penegakan disiplin dan penegakan hukum adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman pada masa covid 19 di Sumsel telah mulai melaksanakan tugas setelah diberlakukannya Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 37 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru. "Sosialisasi akan dilakukan kurang lebih 1 minggu s.d. 10 hari baru setelahnya nanti dilanjutkan dengan pelaksanaan penegakan sanksi sebagaimana yang tertuang di Pergub 37 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman di Prov Sumsel," kata Aris di Palembang, Kamis (10/9/2020). Aris menjelaskan bahwa Pergub tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat yang berada di Prov Sumsel meliputi secara personal dan individu, tiap instansi dan organisasi termasuk perkumpulkan, kendaraan pribadi maupun umum kemudian toko-toko, mall, pasar, tempat hiburan karoke termasuk taman-taman kota,perusahaan kantor, pabrik, dan sekolah. "Himbauan dimulai dari Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati, dan Satgas Covid-19 menghimbau masyarakat apabila ketika keluar rumah ikuti protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer," jelasnya. Pelanggar akan diberikan sanksi administrasi untuk instansi, organisasi, perkumpulan, toko dan lainnya. Atau bisa juga penghentian sementara operasional atau bahkan tindakan tegas dengan menutup operasi giat usaha. Hal ini juga akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, pengadilan, kejaksaan, kepolisian. Untuk perorangan sanksi sosial kepolisian berupa push up, squat jump, menyanyi lagu kebangsaan, dan lainnya. "Sanksi diberikan untuk efek jera dan agar masyarakat disiplin dalam menaati peratutan yang berlaku. Sanksi denda adalah tahap terakhir dari tiap sanksi. Untuk perorangan Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu, pelaku usaha Rp 5 juta l, perusahaan besar Rp 15 juta. Namun untuk menerapkan itu ada tahapannya, " tuturnya. Aris katakan bahwa masyarakat tetap boleh lakukan kegiatan perekonomian namun harus jalankan protokol kesehatan termasuk elemen pendidikan, sosial kemasyarakatan, kawinan, sunatan. Pelaksanaan hal ini sendiri didukung oleh setiap Forkopimda Sumsel beserta jajaran. Satpol PP sendiri menurun petugas sebanyak 108 orang yang setiap hari bertugas melakukan pengawasan termasuk penegakan disiplin protokol kesehatan pada tahapan pilkada. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Hari Radio Ke 75, HD Bacakan Berita di RRI
Palembang, sumselprov.go.id-Kegiatan tersebut dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam rangka Hari Radio Ke-75 Tahun 2020. Siaran ini ditayangkan secara live di Studio Pro I Radio Republik Indonesia (RRI) selama 30 menit di LPPL RRI Stasiun Palembang, Jalan Radio 2 Km 4 Palembang, Kamis (10/09/2020). "Di usia yang ke-75, Saya berharap RRI dapat selalu memberikan informasi yang aktual dan faktual kepada seluruh masyarakat," ungkapnya ditengah siaran. HD katakan bahwa RRI dituntut menjadi motivator untuk memberi aspirasi melalui siaran dengan konten menarik, RRI harus dapat menyeimbangkan diri untuk bersaing dengan radio elektronik lainnya untuk menyampaikan informasi yang dapat diterima masyarakat. Untuk diketahui bahwa Hari Radio Nasional diperingati setiap tanggal 11 September. Pada tanggal tersebut juga merupakan hari kelahiran Radio Republik Indonesia (RRI) yang didirikan pada 11 September 1945. "Dirgahayu RRI Ke 75 sekali di udara tetap di udara," tutur HD. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasu dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Fasilitasi Aspirasi Warga Mekarsari Pulokerto Gandus
Palembang, sumselprov.go.id-Dikenal dekat dengan masyarakat, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru selalu berupaya menerima siapa pun warga yang ingin menemuinya. Baik untuk mendengarkan keluhan ataupun aspirasi warga atas berbagai persoalan yang tengah dihadapi mereka. Seperti kali ini, HD menerima perwakilan warga Mekarsari Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus yang didampingi Sriwijaya Corruption Watch (SCW) untuk menyampaikan keluhan atas sengketa kepemilikan tanah, yang diklaim milik oknum tertentu. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (10/09/2020). Menyikapi permasalahan ini, HD segera memfasilitasi aspirasi warga Mekarsari dengan memerintahkan OPD terkait untuk menindaklanjutinya dan merespon dengan tanggap. "Tentu segera kita cari jalan keluarnya. Saya minta Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palembang, pak Cecep selesaikan permasalahan ini. Pertama, tentu inventarisir dulu di mana letak kepemilikan tanah masing-masing",kata HD. Diketahui ada sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) yang tanahnya diklaim secara sepihak oleh seorang oknum. Sementara dari 30 KK, ada 19 KK yang tanahnya telah bersertifikat. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H.Akhmad Najib. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Motivasi Peserta PSDN SESPIBI Tahun 2020
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menjadi narasumber pada acara Pendalaman Sektoral Dalam Negeri Program Sekolah Pimpinan Tinggi Bank Indonesia (PSDN SESPIBI) Angkatan 36 Tahun 2020 dengan tema "Pengembangan UMKM di Sumsel" di Sumsel Command Center, Kamis (10/09/2020). Dalam kesempatan itu, HD berbagi pengetahuan tentang pengalaman dan juga cara merintis karir. HD mengatakan untuk menjalani kehidupan, seseorang paling tidak harus memahami apa yang menjadi minat dan potensi di dalam diri masing-masing. "Dalam setiap tindakan yang diambil seseorang paling tidak harus memegang tiga prinsip yaitu konsekuen, konsisten, dan kecepatan. Berani mengambil peluang yang ada, jalani dengan serius serta managemen waktu yang baik," ujarnya. Bagi HD, semakin besar tantangan dari berbagai pihak akan menambah spirit tersendiri baginya. Namun, sambungnya dalam tindakan yang diambil seseorang harus pandai dalam menentukan skala prioritas dalam segala tindakan. "Telah banyak tokoh-tokoh yang sukses termasuk tokoh politik dan wirausaha, rata-rata kesuksesan mereka dapatkan karena mereka konsisten dengan profesinya, diiringi dengan konsekuen dan kecepatan dalam arti luas," kata HD. Selain itu, HD katakan bahwa dalam kehidupannya seseorang juga harus cerdas dalam tentang managemen waktu antara pengelolaan karir dan juga keluarga. Karena prioritas dalam kehidupan terdiri atas keluarga dan juga pekerjaan yang keduanya tidak dapat dipisahkan fungsinya. "Dan disinilah butuh sensitifitas karena persoalan setiap orang pasti berbeda. Modal besar bagi para calon pemimpin. Kepekaan membagi dengan benar. Dan keduanya juga perlu dijalankan dengan memperhatikan tingkat kepatuhan dan kepatutan," tuturnya. Turut hadir Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Hari Widodo, Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Prov Sumsel, Yohanes H Toruan, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Karo Perekonomian, Afrian Joni, Drs. Iwan Gunawan Syahputra, M.Si, Kadis Perind, Ernila Rizar. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.