Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Tinjau SPN Betung Banyuasin
Banyuasin, sumselprov.go.id- Pada kunjungan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung, Kabupaten Banyuasin, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH, menyempatkan diri meninjau Rumah Dinas (Rumdin) Polisi yang sempat terbakar beberapa waktu lalu di Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (16 /9/2020). Saat melihat kondisi Rumdin tersebut, HD langsung mengintruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Prov. Sumsel, untuk segera membangun kembali Rumdin yang terbakar tersebut dan merekonstruksi fungsi resapan air di lapangan upacara SPN Betung. HD menyampaikan SPN Betung telah banyak melahirkan generasi muda Polri di level bintara Polri yang handal dan memiliki kompetensi serta karakter yang kuat, oleh sebab itu atas izin Kapolda Provinsi Sumsel Ia menginisiasi langsung untuk merenovasi beberapa bangunan dan membuat resapan air. “Atas izin Kapolda Provinsi Sumsel, saya ingin membangun dan merekonstruksi fasilitas disini, karena siswa SPN dibutuhkan oleh negara ini. Dari segi bangunan sudah cukup bagus. Apalagi gedungnya sudah berdiri tegak, sehingga yang diperlukan hanya renovasi saja,” ungkapnya. Turut hadir Para Kepala OPD dan TGUPP Pemprov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Pimpin Rapat Lanjutan Persiapan POPNAS XVI
Palembang, sumselprov.go.id-Sekretaris Daerah H Nasrun Umar memimpin Rapat ke II Persiapan Pekan Olahraga Nasional (POPNAS) ke XVI Tahun 2021. Dalam kesempatan itu, dibahas tentang finalisasi draft Surat Keputusan (SK) POPNAS yang terdiri dari Dinas-Dinas di lingkungan Pemprov Sumsel dan stakeholder terkait di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (15/9/2020). "Untuk setiap panitia, ini bentuk tugas bakti kepada pemerintah daerah. Saya minta unsur-unsur yang tergabung dalam kepanitiaan dapat mendukung terlaksananya kegiatan ini dengan baik,"ujarnya. Sekda meminta agar pelaksanaan kegiatan ini dapat dipersiapkan dan terlaksana dengan baik. Dimulai dari kedatangan, lalu lintas, tempat tinggal atlet, pembiayaan, run down kegiatan, publikasi, kesiapan venue dan lain sebagainya. Rapat selanjutnya, yaitu agenda penyelesaian tahap awal pelaksanaan POPNAS. Ia menargetkan pada rapat selanjutnya masing-masing OPD telah menyiapkan rencana kebutuhan anggaran untuk ditindaklanjuti serta adanya koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian. POPNAS XVI 2021 rencananya akan dilaksanakan pada 23 Agustus 5 September 2021, dan diselenggarakan di Prov. Sumsel dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Hosting bersama akan mempertandingkan 24 cabor. 18 cabor akan dilaksanakan di Sumsel sedangkan 6 cabor lagi akan dilaksanakan di Bangka Belitung antara Iain yudo, voli pasir, karate, panahan, panjat tebing, dan tinju. Turut hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Di HUT Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM dan didampingi Ketua TPPKK Prov. Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru menghadiri acara peresmian nama Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (ASPENKU) Sumsel di Atrium OPI Mall Palembang, Selasa (15/9/2020). Selain peresmian nama ASPENKU Palembang menjadi ASPENKU Sumatera Selatan, Acara ini juga sekaligus memperingati hari ulang tahun ASPENKU yang pertama. HD melalui Edward menyampaikan dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan keputusan yang baik dan momentum yang luar biasa untuk membentuk ASPENKU, "Ini adalah momentum yg luar biasa dengan adanya aspenku dapat membuat asosiasi kue dan kuliner yang ada di Sumsel menjadi satu", ucapnya. "Ini juga merupakan suatu keputusan yang baik, dengan dijadikannya satu. Semoga dapat lebih membuka peluang dan menjadi tempat yg baik untuk mempromosikan dan mengembangkan produk kue dan kuliner khas Sumsel agar lebih dikenal baik secara nasional ataupun internasional", ditambahkannya. Selain itu disampaikan juga harapannya dengan adanya ASPENKU, semoga dapat membuat para pelaku usaha kue dan kuliner yang ada di Sumsel dapat menjadi lebih baik lagi, baik dari segi kemasan, kualitas dan pemasarannya. Pada kesempatan yang sama Yus Elisa atau yang lebih akrab dikenal Bunda Rayya menyampaikan hal serupa bahwa dengan adanya ASPENKU yang diresmikan namanya hari ini. " Menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk mengangkat dan mengenalkan kue khas palembang kepada masyarakat luas agar dapat meningkatkan jumlah penjualan yang akan membuat jumlah produksi meningkat sekaligus melestarikan dan mengembangkan kue dan kuliner yang ada di Sumsel",ucap Bunda Rayya. Acara diakhiri dengan tradisi makan ngidang yang diikuti oleh seluruh tamu undangan. Turut hadir Kepala Perwakilan BI Sumsel Hari Widodo, Ketua TP-PKK Kab. Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani, Kepala Kantor Wilayah PT. Pegadaian Sumsel, Ari Suroso, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Sharing Strategi Sumsel Cegah Tangkal Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menjadi narasumber dengan tema "Peran dan Bijak Strategi Pemprov Sumsel dalam pelaksanaan PSBB menghadapi pandemi covid-19 di Sumsel" pada acara Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) peserta didik Sespimti Polri Dikreg Ke-29 TA 2020 secara virtual/online di Sumsel Command Center, Rabu (15/9/2020). HD ungkapkan begitu merebaknya pandemi covid-19 di Indonesia, maka Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah langsung mengambil langkah pencegahan. Hal tersebut juga disambut respon yang variatif dari masyarakat yang ada di antar daerah. Dalam masa itu, Gubernur Sumsel HD juga segera menetapkan status siaga di Sumsel dan diiringi dengan membentuk gugus tugas sesuai aturan yang diberlakukan. "Dalam hal penanganan, saya juga segera mengumpulkan bupati/walikota dari 17 kab/ kota untuk menyamakan persepsi dalam hal penanganan covid-19. Karena penanganan covid-19 tidak hanya dalam kesehatan. Harus ada sinergi dengan berbagai cara untuk menahan agar laju prekonomian tidak turun karena aktivitas yang sangat dibatasi," jelas HD. Menurut HD hal tersebut penting karena masyarakat akan merasakan kegamangan antara takut tertular, namun di sisi lain juga membutuhkan nafkah untuk keluarga. Oleh sebab itu, dari hasil diskusi tersebut, yang juga melibatkan Forkopimda upaya penanganan dibuat dengan menerapkan tracking, tracing, treatment. "Dalam hal cegah tangkal covid-19, Pemprov Sumsel juga menyediakan fasilitas Rumah Sehat dan juga didukung oleh para kades pada masing-masing desa yang juga menyediakan ruang isolasi sendiri bagi para pendatang dari zona merah," katanya. Sementara itu, dalam pencegahan terhadap dampak lainnya, HD juga membentuk tim epidemiologi sosial, ekonomi, dan kesehatan yang terdiri dari berbagai ahli pada bidangnya sebagai referensi dalam menentukan kebijakan. Selain itu, dilakukan berbagai upaya atraktif di lapangan mencegah masyarakat untuk menghentikan transaksi ekonimu bagi pelaku usaha baik UMKM, IKM maupun perusahaan besar asal tetap menerapkan protokol kesehatan. "Karena di satu kebijakan daerah sedikit banyak ada dampak dengan daerah lainnya baik antara Kab dan Prov. Maka dibutuhkan penyeragaman dana alokasi khusus tentang refocusing yang dikelola dengan bertahap. Kuncinya satu yaitu kekompakan antar unsur forkopimda," katanya. Selain itu, HD mengatakan di tengah pandemi covid-19, informasi yang disampaikan ke masyarakat juga perlu dikemas dengan baik dan edukatif. Kemudian HD mengajak Kepala Daerah agar tidak mengurangi aktivitas masyarakat selama masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. "Kesehatan tetap utama tapi ekonomi tidak boleh ditinggalkan. Maka saat ini telah diberlakukan Pergub No 37 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman. Kita tetap tetap menjalankan kehidupan dengan mengubah gaya hidup, peroroangan atau kelompok agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," tutupnya. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Tim Supervisi KKDN Sespimti Dikreg Ke 29 yaitu Irjen Pol Drs M Arief Pranoto, MM, Brigjen Pol Rudi Sumardiyanti, SH, MSi, dan Kombes Pol Untung. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Kadinkes, Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes., Kasatpol PP, H. Aris Saputra, S.Sos, M.Si., Kadinsos, Mirwansyah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Hadiri Haul ke-61 Ponpes Nurul Islam
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menghadiri peringatan haul ke-61 KH. Anwar Bin H. Kumpul (pendiri ponpes Nurul Islam Putra-Putri Seribandung) sekaligus haflah ke-89 ponpes Nurul Islam, juga penyerahan ijazah santriwan/santriwati dan siswa di Desa Seribandung, Ogan Ilir, Senin (14/09/2020). Dalam kesempatan ini Mawardi mengucapkan selamat kepada para santriwan/santriwati juga para siswa yang telah menyelesaikan studinya di ponpes Nurul Islam. Ia mendoakan agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat, juga kalian dapat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. "Lulusan ponpes saat ini dapat menempuh bidang pendidikan tak terbatas hanya pada ilmu agama saja. Namun beragam pilihan studi bisa ditempuh oleh para santri," katanya. MY katakan Ponpes Nurul Islam sudah berusia 89 tahun. Tentu saja sudah banyak menelurkan alumni yang mumpuni dan berkompeten di bidangnya. Banyak ulama yang lahir dari ponpes ini. Saat ini lulusan ponpes bisa meneruskan pendidikan sesuai dengan minat dan kemampuan. Selain menyerahkan ijazah kepada para santriwan/santriwati dan siswa, Mawardi Yahya juga menyerahkan bantuan dana kepada Mudir Ponpes Nurul Islam, KH. Syajali Tidah Anwar. Sementara itu KH. Syajali Tidah Anwar katakan Ada 114 orang santri dan siswa yang hari ini menerima ijazah. Terdiri dari madrasah tsanawiyah 64 orang. Madrasah aliyah 40 orang. Serta 10 orang siswa SMA Al Anwar ponpes Nurul Islam. "Saya bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemprov Sumsel kepada ponpes asuhannya. Secara berkesinambungan selalu ada donatur yang rutin memberikan bantuannya kepada kami. Baik berupa dana ataupun barang untuk pembangunan gedung ponpes. Bahkan kami juga mendapatkan bantuan apd protokol kesehatan covid-19," imbuhnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Final Lomba Vocal Group antar OPD
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba lagu daerah yang melibatkan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, berlangsung di Hotel Swarnadwipa Palembang, Senin (14/9/2020). Dalam sambutannya Nasrun mengatakan Lomba yang diadakan Pemprov Sumsel melalui Dinas Pariwisata Prov Sumsel dengan menampilkan Lagu - lagu daerah Sumatera Selatan dengan ragam bahasa daerah yang berbeda beda memberikan gambaran kepada kita betapa bahasa daerah yang dikemas dalam sebuah lagu memberikan keindahan yang membangkitkan rasa cinta pada daerah asal kita dan pada tanah air kita. Melalui syairnya yang sederhana dan bersahaja tergambar kehalusan budi dan prilaku masyarakat Sumatera Selatan. Lomba Vocal Group lagu daerah Tingkat OPD Prov. Sumsel ini tentunya merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan keberadaan lagu - lagu daerah Sumsel sekaligus sebagai ajang mempererat tali silaturahmi ASN dan OPD Sumatera Selatan. Acara dimeriahkan dengan menghadirkan Penampilan Paduan Suara Pemprov. Sumsel Praja Swarnadwipa Choir yang merupakan Binaan Ketua TP. PKK Febrita Lustia Herman Deru. Sebagai informasi Juara 1 adalah Dinas PU dan Tata Ruang Prov. Sumsel, Juara 2 Diskominfo Prov. Sumsel, Juara 3 BKD Prov. Sumsel, harapan 1 BPKAD Prov. Sumsel, harapan 2 Sekretariat DPRD Sumsel, harapan 3 Bapeda Sumsel, dan juara Faforite Dispora Sumsel. Turut hadir Ketua Darma Wanita Persatuan Hj. Renni Devi Nasrun Umar, Kadis Budpar Prov. Sumsel Aufa Syafrizal, Para Kepala OPD Pemprov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ikuti Rakor Penanganan Pengaduan Masyarakat Melalui Fungsi Mediasi HAM
Palembang, sumselprov.go.id-Rakor yang diikuti Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Dr. Akhmad Najib ini diselenggaraknan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI dari Sumsel Command Center, Senin (14/9/2020). Rapat mendiskusikan mengenai 14 kasus sengketa yang ada di Sumsel yang telah terdaftar di Komnas HAM RI dengan tujuan menyelesaikan kasus sengketa tersebut secara mediasi dan menentukan kasus sengketa mana saja yang akan diselesaikan oleh Pemerintah Daerah maupun Komnas HAM sendiri. Menurut Herman Deru melalui Akhmad Najib Menyampaikan terkait 14 kasus sengketa yang ada di Sumsel, dimana diantaranya kebanyakan kasus sengketa lahan antara warga dan perusahaan. Pemprov Sumsel telah menerima surat dari Komnas HAM dan telah mengambil langkah untuk meminta klarifikasi terhadap pihak - pihak terkait yang dilaporkan oleh pihak - pihak korban. "Kami telah menindak lanjutinya dan untuk solusinya akan ditangani oleh pihak Pemprov ataupun Pemerintah kab/kota, Pemprov sendiri telah menyurati beberapa perusahaan dan pihak - pihak terkait untuk meminta klarifikasi dan data - data terkait dengan sengketa tersebut", ucapnya. Harapannya dengan adanya mediasi ini dapat memberikan solusi yang tidak merugikan dari kedua belah pihak yang sedang bersengketa, baik warga dan perusahaan, warga dan Pemerintah, ataupun pegawai dan perusahaannya. Pada kesempatan yang sama Ketua Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyampaikan dari ke 14 kasus sengketa yang dilaporkan diantaranya adalah sengketa lahan, sengketa hak kepegawaian, sengketa ganti rugi dan sengketa lainnya. "Pertemuan kali ini dengan tujuan untuk mendiskusikan berapa kasus yang kita miliki untuk menyepakati mengambil langkah mediasi, yang melibatkan pihak dan instansi terkait", tambahnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Kepala Kantor Wilayah BPN Prov. Sumsel secara virtual. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ikuti Festival Ekonomi Syariah (FEsyar) Regional Sumatera Tahun 2020
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengikuti Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sebagai salah satu rangkaian acara ISEF melalui video conference yang diwakili Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M di Kantor Gubernur Sumatera Selatan Command Center, Senin (14/09/2020). "Fesyar ini dilakukan sejak 2016, kita punya komitmen kuat memajukan ekonomi syariah, jadi tuan rumah di negara sendiri," kata Afrian Joni mewakili Gubernur Festival ini juga menjadi langkah untuk perhelatan Indonesian Syariah Ecomonic Festival (ISEF). Setelah sebelumnya Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 telah digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Telah terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah. Kemudian Perpres Nomor 28 Tahun 2020 yang menggabungkan ekonomi dan keuangan syariah. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ungkapkan guna mendukung pelaksanaan ISEF, maka diselenggarakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sebagai satu rangkaian besar acara ISEF. Pada tahun ini, penyelenggaraan FESyar untuk pertama kalinya akan dilaksanakan secara virtual sehubungan dengan pandemi Covid-19. Rangkaian kegiatan FESyar dilaksanakan 1 (satu) kali pada masing-masing regional. Dimulai dari regional Kawasan Timur Indonesia yaitu di Provinsi NTB, dilanjutkan dengan Regional Sumatera yaitu di Provinsi Sumatera Barat, dan regional Jawa yaitu di Provinsi Jawa Timur. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Wahyu Purnama mengatakan Sumbar akan jadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) tahun ini. Menurut Wahyu, kesempatan menjadi tuan rumah Fesyar akan memudahkan Sumbar dalam hal sosialisasi dan pengembangan ekonomi berbasis syariah. "Kami ingin Sumbar menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah di Sumatera, karena akan memberi banyak manfaat buat pengembangan ekonomi syariah," ujarnya Turut hadir Staf Ahli Ekubang Supriono Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Sampaikan Tanggapan Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Tiga Raperda
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Sekda Sumsel H Nasrun Umar menghadiri Rapat Paripurna XV DPRD Prov Sumsel dengan agenda tanggapan dan/atau Jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel terhadap 3 (tiga) Raperda Prov Sumsel dari 9 fraksi dilanjutkan dengan pembentukan pansus-pansus yang terdiri dari 3 panitia khusus membahas raperda berdasarkan komposisi masing-masing. "Terima kasih dan penghargaan terhadap para anggota dewan yang terhormat atas apresiasinya terhadap 3 (tiga) raperda sebagaimana yang telah disampaikan pada pemandangan umum melalui fraksinya masing-masing," katanya di Ruang Rapat DPRD Sumsel, Senin (14/09/2020). Nasrun katakan tanggapan yang disampaikan baik berupa pertanyaan, saran, dukungan himbauan, atauapun harapan, kesemuanya merupakan wujud nyata apresiasi para anggota Dewan terhadap 3 (tiga) raperda yang kami usulkan. "Pembentukan BUMD terhadap agribisnis dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah untuk meningkatkan transaksi dan perputaran ekonomi di masyarakat. Hal ini agar mendukung pengembangan agribisnis dan memberikan keuntungan bagi perusahaan, masyarakat dan Pemda," katanya. Kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap PAD, pengembangan pertanian, pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan petani di Sumsel, lanjutnya. Nasrun juga menuturkan terkait raperda tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah Prodexim menjadi perseroan daerah Prodexim . Perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah ini harus harus dibarengi dengan perubahan sistem tata kelola dan manageme yang lebih maju, profesional, dan berorientasi bisnis. Sehingga tidak menjadi beban APBD dan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan mendukung program-program pemerintah daerah. "Terkait Raperda tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan. Pembentukan perda ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan berupaya meningkatkan fasilitas perpustakaan melalui pengelolaan jaringan berbasis online," ujarnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.