Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pelatihan Vocational Berbasis Ecommerce, Ciptakan Pelaku Usaha Handal, Kreatif dan Berinovasi
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekeu dan Pembangunan Prov. Sumsel H. Sumararsa Supriono, didampingi Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi & UMKM RI Nasrun.,S.Sos.MA, menghadiri acara Pembukaan Pelatihan Vocational Berbasis Ecommerce dan Pelatihan Vocational bagi UMKM Bidang Fashion yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM RI di Hotel Emilia Palembang, Kamis (17/9/2020). Dalam sambutannya Sumararsa menyampaikan sangat mengapresiasi Pelatihan ini, dimana pelatihan ini tentunya untuk memaksimalkan berkembangnya wirausaha di Sumatera Sekatan. Pelatihan ini dapat dimaknai sebagai upaya memberikan kemampuan kepada masyarakat yang membutuhkan berbagai keterampilan sebagai bekal untuk berwirausaha. Melanjutkan sambutannya Sumararsa menyampaikan dengan pelatihan ini dapat menciptakan karakter - karakter atau pelaku usaha yang tangguh dan handal, memiliki daya kreatifitas dan inovasi yang tinggi sehingga mampu bersaing ditengah Pandemi di Era Globalisasi Perekonomian saat ini "untuk itu mari kita tingkatkan semangat kewirausahaan sehingga tingkat penganguran dan kemiskinan dapat berkurang". Jumlah seluruh peserta Pelatihan adalah 100 orang, yang terbagi Pelatihan Vocational Berbasis Ecommerce berjumlah 60 orang , dan Pelatihan Vocational bagi UMKM Bidang Fashion berjumlah 40 orang Turut hadir Kadis Koperasi & UMKM Prov. Sumsel Dra. Hj. Musiasati, MM, Plt. Kadis Perdagangan Provinsi Sumsel, Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pembahasan Masjid Raya Sriwijaya, Rusunami dan Golf Kenten
Palembang, Sumselprov.go.id - Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar memimpin rapat lanjutan keberlangsungan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang, Rusunami dan Golf Kenten di Ruang Rapat Setda Pemprov Sumsel, Kamis (17/9/2020). Menurutnya, ada beberapa hal penting yang dibahas yaitu agenda untuk tindak lanjuti yaitu restrukturisasi yayasan kepengurusan Masjid Raya Sriwijaya Kemudian, hasil pemeriksaan audit investigasi dari Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) atas rekomendasi BPK Selanjutnya, terkait arahan Gubernur Sumsel secara informal bahwa salah satu opsi yang dapat dilalukan yaitu pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ini akan di take over oleh Pemprov Sumsel. Setelah ketiga agenda tersebut selesai, barulah masuk ke agenda ke empat bagaimana kelanjutan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ini. "Sebagaimana arahan Gubernur Sumsel bahwa diharapkan pada Desember 2021 masjid ini dapat digunakan untuk melaksanalan sholat berjama'ah," tegas Nasrun. Terkait Rumah Susun Sederhana Miliki (Rusunami) Sentraland Jakabaring di kawasan Jakabaring Sport City Palembang akan dipasarkan oleh Perumnas dan PT Jakabaring Sport City (JSC) Nanti kita tentukan pertemuannya dengan pihak pengelola Rusunami dan kita jadwalkan kapan kita adakan pertemuannya untuk membahasnya " jelas Nasrun Rencana pengembangan Lapangan Golf Kenten yang akan dijadikan salah satu icon Kota Palembang dan juga destinasi wisata baru akan segera terwujud. Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang bersama PT. Pertamina telah sepakat bahwa aset lapangan golf kenten akan dikembangkan sehingga nantinya berguna bagi masyarakat. Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel
Sumsel
HUT PMI ke-75, Feby Deru Ajak Jaga Solidaritas Kemanusiaan
Palembang, sumselprov.go.id-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru memberikan pengarahan kepada pengurus, staf markas dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Sumsel untuk terus menjaga solidaritas kemanusiaan ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Pengarahan tersebut disampaikannya sebelum mengikuti rangkaian peringatan HUT PMI ke-75 melalui aplikasi Zoom di Griya Agung Palembang, Kamis (17/9/2020). Feby Deru mengatakan, sesuai arahan dari Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla agar PMI terus membantu masyarakat khususnya ditengah Pandemi Covid-19 saat ini disesuaikan dengan keadaan daerah masing-masing. Menurutnya, PMI Sumsel terus bergerak melakukan sosialisasi tentang kesehatan kepada masyarakat diantaranya menjaga jarak, jaga kesehatan, memakai masker terutama kepada para pedagang. Disamping itu, PMI Sumsel juga terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 diwilayah Sumsel dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. "Kita juga berkeliling ke seluruh daerah kabupaten/kota untuk melihat siapa saja yang terdampak dan memberikan mereka bantuan," ujarnya. Feby menambahkan, PMI Sumsel bersama para relawan yang jumlahnya sangat banyak secara bersama membantu masyarakat. Relawan yang ada cukup banyak baik komunitas maupun relawan perorangan serta relawan provinsi maupun kabupaten dan kota, "Mereka semuanya kita ajak untuk bersama membantu masyarakat sesuai arahan yang diberikan dengan jiwa sosial dan ikhlas," tegasnya. "Selamat ulang tahun untuk PMI ke -75, tetap jaga solidaritas kemanusiaan," ucap Feby Deru. Pada kesempatan itu, PMI Sumsel juga memberikan ucapan perayaan HUT PMI ke-75 secara bersama dan pemotongan tumpeng. Kemudian, dilanjutkan mengikuti peringatan HUT PMI ke-75 dengan tema "Solidaritas untuk Kemanusiaan" melalui aplikasi Zoom bersama Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla dan PMI seluruh Indonesia. Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyampaikan pidato kemanusiaan yang memaparkan tentang pentingnya tugas PMI dalam upaya kemanusiaan. Jusuf Kalla memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PMI dan para relawan yang telah berperan aktif dalam upaya kemanusiaan seperti hadir dan turun langsung ke berbagai bencana kemanusiaan yang terjadi diwilayah Indonesia. PMI memiliki peranan yang besar dalam penanganan bencana kemanusiaan yang terjadi. Sehingga PMI akan terus membantu masyarakat, pemerintah dan bersama organisasi lainnya dengan solidaritas kemanusiaan. "Mari kita bekerja sebaik-baiknya karena kita bekerja bersama untuk kemanusiaan," ajak Jusuf Kalla kepada pengurus dan relawan PMI se-Indonesia. Dikesempatan itu, dilakukan juga pencanangan gerakan solidaritas untuk kemanusiaan dan peresmian Politeknik AKBARA Surakarta ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum PMI. Turut Hadir Kadinkes Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy dan Kadiskominfo Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, Wakil Ketua PMI Sumsel, H Syamsu Sugianto, dan Dewan Kehormatan PMI Sumsel, H Aspan Fikri Sanaf. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Siap Gelontorkan 10 M Dukung BSRS Banyuasin
Banyuasin, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH., menghadiri acara serah terima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Tahun 2020 dan Launching Program Bantuan Rumah Rakyat kepada masyarakat (PRO Rakyat) serta launching sistem informasi rekomendasi IMB Banyuasin (SIRIMBA) di LK IV Talang Kebang Kelurahan Pangkalan Balai, Banyuasin, Rabu (16/09/2020). "Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dari Bupati Banyuasin melalui giat ini. Tahun 2021 saya akan berikan 10M untuk minimal 1000 rumah. Besok saya tunggu suratnya. Saya menghargai inovasi ini," kata HD. Lanjutnya, HD mengatakan bahwa Layanan IMB juga perlu di edukasikan ke masyarakat. Untuk itu maka diperlukan peran kades, tingkat RT karena IMB ini dibutuhkan apabila masyarakat membutuhkan permodalan dari perbankan yang tentu akan memerlukan syarat tersebut. Kemudian Ia menambahkan, selain beberapa hal tersebut, Ia juga menegaskan agar masyarakat di Banyuasin teraliri listrik 100%. Menurutnya masih ada 6 desa lagi yang belum teraliri listrik karena berada di daerah hutan lindung. Dan hal ini juga tahun ini akan dicarikan solusinya. Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH, mengatakan bahwa program-program tersebut merupakan program unggulan Pemkab Banyuasin yang dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkam kesejahteraan masyarakat. Turut hadir Danrem 044/Gapo, Brigjen Jauhari Agus Suraji, SIP., S.Sos, Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, S.T., M.Soc, Sc., Para Kepala OPD Prov Sumsel dan TGUPP Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Bahas Terminal Karya Jaya, HD Hadiri Rapat dengan Kementerian Perhubungan RI
Palembang, sumselprov.go id-Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH, menghadiri acara pencanangan dimulainya Rapat pembahasan Terminal Karya Jaya Sumsel melalui virtual dari Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Rabu (16/09/2020). Untuk menunjang aktivitas masyarakat, Gubernur HD mengungkapkan bahwa dirinya bersama Walikota Sumsel H Harnojoyo mengajukan permohonan untuk membuat terminal terpadu antar moda atau multi moda yang terdiri atas fasilitas kereta api, angkutan air dan juga angkutan darat. "Pengajuan ini dilakukan berdasarkan pada perhitungan letak yang sangat strategis dan tidak banyak biaya. Hal ini dirasakan perlu dilakukan seiring dengan perkembangan kota yang dimulai dari pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang ada, yang mempengaruhi lajunya pertumbuhan ekonomi atas aktivitas yang terus bertambah di kawasan tersebut," ujarnya. Menurutnya, Stasiun Kertapati kecuali melayani penumpang baik dari Palembang ke Lampung juga ke Lubuk Linggau, dan dijadikan tempat bongkar muat batu bara dan naik turun penumpang. Selain itu, pembangunan terminal juga akan mempengaruhi pembenahan lingkungan sekitar yang pada lokasi. HD ungkapkan terkait hal tersebut, pihaknya juga telah menyiapkan DED dam studi kelayakan yang telah disesuaikan dengan adanya perkembangan yang ada dan mungkin juga masih perlu revisi-revisi. Untuk itu, Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel siap ditugaskan dalam hal apapun untuk percepatan pembangunan ini agar dapat segera memenuhi kebutuhan masyarakat dan akan memantik percepatan pertumbuhan komoditas yang ditarget bertambah. Untuk mempersiapkan hal tersebut, Ia juga mengatakan siap untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan segala unsur yang dibutuhkan baik dari Universitas dan juga pihak Kementerian. "Kami siap jika ada tim dari kemenhub yang datang untuk membimbing kami apa yang harus kami lengkapi untuk memdukung hal ini. Kemudian Pemprov Sumsel akan menyiapkan perencanaan yang baik," jelas nya. Dalam kesempatan itu, dibahas juga tentang rencana integrasi Terminal karya jaya dengan stasiun kereta api dan berbagai alternatif baik moda jalan. Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa Ia pada dasarnya samgat mendukung agar moda transportasi di Sumsel terus membaik. Oleh sebab itu, terkait dengan pengajuan pembangunan terminal terpadu Ia meminta agar pihak Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang dapat memberikan gambaran yang detail tentang perencanaan terminal tersebut, mulai dari gambar, jarak, dan fungsinya. "Pada dasarnya kita support bila titik karya jaya jika fungsi antar moda, mereka yang menggunakan kereta api dari luar kota selanjutnya ditampung bus dalam kota. Dan bisa ke kota lainnya. Namun saya minta detail design karya jaya ini yang lebih detail agar pembangunan Terminal ini termanfaatkan dengan baik pada saatnya nanti," ujarnya. Lebih lanjut, Budi menargetkan dalam waktu seminggu akan diadakan pertemuan lanjutan dengan data dan konsep yang suda detail untuk dievaluasi dan ditindaklanjuti. Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH, Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi. Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH. Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet, Danrem 044/Gapo, Brigjen Jauhari Agus Suraji, SIP., S.Sos, Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, S.T., M.Soc, Sc., Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Para Kepala OPD Prov Sumsel dan TGUPP Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Terima Deputi Direksi BPJS Kesehatan
Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Povinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar menerima audiensi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) , Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Bengkulu, dr Siti Farida Hanoum AAK beserta jajarannya Kehadiran Deputi Direksi BPJS Kesehatan tersebut dalam rangka silaturahmi serta mengajak kerjasama pemprov dengan pihak BPJS Kesehatan di Ruang Kerja Sekda Sumsel, Rabu (16/9/2020). "Pada prinsipnya Pemprop Sumsel siap melayani dan mengakomodir apa yang perlu dibutuhkan agar kerjasama tetap terjalin baik" ujarnya Jelas Sekda, Pemprov Sumsel juga telah memberikan subsidi kepada masyarakat Sumsel melalui Program JKN-KIS untuk memastikan masyarakat Sumsel dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah. "Gubernur Sumsel Herman Deru sudah berkomitmen untuk tetap menanggung JKN bagi masyarakat yang masuk kategori penerima bantuan iuran (PBI)' jelas Nasrun Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) , Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Bengkulu, dr Siti Farida Hanoum AAK menjelaskan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang punya tunggakan iuran, otomatis kepesertaan tidak aktif. Dan baru bisa menggunakan manfaat JKN-KIS setelah melunasi tunggakan yang terus bergulir. Namun saat ini tidak perlu khawatir lagi. Cukup bayar tunggakan selama 6 bulan, maka kepesertaan akan aktif kembali. “Di masa pandemi virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) ini, pemerintah dan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluarkan kebijakan berupa relaksasi iuran, program keringanan bagi peserta JKN-KIS yang menunggak lebih dari 6 bulan,” ujar Siti Farida Hanoum Turut hadir Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Marwadi Yahya menerima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Khoiruh Ummah Sekolah Tahfizh Plus dalam rangka silahturahmi di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (16/9/2020). PKBM Khoiruh Ummah Sekolah Tahfizh Plus Berdiri sejak 2009 yang sampai saat ini masih tetap berjalan bahkan telah berhasil meraih Juara 2 Apresiasi Kelembagaan PKBM Tingkat Nasional Tahun 2019. Ketua PKBM Khoiruh Ummah Sekolah Tahfizh Plus Nurlela, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka selain untuk mengenalkan PKBM Khoiruh Ummah kepada Pemprov Sumsel. Audiensi ini juga dimanfaatkannya untuk menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi oleh yayasan tersebut, diantaranya bangunan yang belum layak untuk digunakan dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Menanggapi hal tersebut, MY Sangat mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh PKBM Khoiruh Ummah dan semangat yang dimiliki oleh pengurus - pengurusnya untuk mengembangkan dan memajukan yayasan tersebut. Terkait dengan permohonan bantuan yang disampaikan oleh Nurlela, MY mengatakan pada prinsipnya Pemprov Sumsel menyambut baik hal ini, akan tetapi MY juga mengatakan bahwa bantuan yang diinginkan bukanlah wewenang dari Pemerintah Provinsi karena untuk Yayasan yang mengajar selevel Paud, SD, dan SMP itu menjadi wewenangnya Pemerintah Kota. "Akan tetapi pihak Pemprov dapat memberikan bantuan melalui dana CSR dan program rumah tahfidz yang dimiliki", tambah MY. MY mengakhiri audiensinya dengan mengatakan bahwa semangat para penggerak sangat luar biasa, "Semoga pertemuan ini dapat memberikan manfaat kedepannya baik dari pemerintah ataupun PKBM khoiru ummah sendiri", tutup MY. Turut hadir Plt. Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Dukung Budidaya Porang Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Banyuasin, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH, menghadiri acara pencanangan dimulainya penanaman Porang di Provinsi Sumatera Selatan di Perkebunan Easy Porang Banyuasin di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tape Banyuasin, Rabu (16/9/2020). HD mengapresiasi atas insiatif untuk menyelenggarakan kegiatan ini meskipun di tengah pandemi covid-19, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya Porang dapat dijadikan komoditas alternatif di tengah komoditas pertanian unggulan lainnya yang ada di Sumsel. "Penanaman ini kita lakukan secara perdana dan simbolis. Melihat potensi dan peluangnya masih terbuka luas bagi kita dalam rangka mempercepat laju kesejahteraan yang kita harapkan. Hal ini bisa kita lakukan dengan berbagai cara, seperti halnya Padi di Banyuasin yang terbukti sebagi penyumbang pangan terbesar di Sumsel dan juga no 4 nasional," ungkap HD. HD mengatakan hal ini membuktikan bahwa Pemprov Sumsel bersama Pemkab Banyuasin yang terdiri dari bupati dan juga mitranya ingin mempercepat upaya memenuhi peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Dalam proses kedepannya, Yok kita petakan agar pengembangan Porang ini diminati, namun dikelola agar tidak terjadi over supply. Harus ada keseimbangan antara demand dan supply. Maka rencana tata ruang wilayah penting dan ini merupakan peran pemerintah. Kita juga perlu melakukan edukasi sejak awal," ujar HD. Lanjutnya, HD juga meminta agar dilakukan koordinasi dan komunikasi yang baik, antar Pemprov dan Pemkab, yang juga melibatkan pihak Kementerian agar proses budidaya dapat dilakukan dengan sistematis tanpa adanya over supply. Bahkan jika memungkinkan untuk dibuat pabrik untuk menghasilkan produk-produk turunannya juga. Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH mengatakan Porang sudah ada di Banyuasin namun belum ada budidaya dengan bisnis ekonomi yang tinggi. Padahal proses budidaya porang sendiri tidak membutuhkan proses penanaman yang mengganggu karena dapat juga ditanam diantara batang sawit dan karet. Selain itu, Porang bisa menghasilkan uang ratusan juta per hektar dimana 1 hektarnya dapat menghasilkan sekitar 80 ton. "Dengan beberapa referensi penjelasan tentang prospek Porang, ini memberikan prospek luar biasa yang akan dikembangkan di Banyuasin selain padi jagung dan tanamam lainnya. Jika hal ini bisa dikembangkan dengan baik, maka akan meningkatkan perekonomian dan kedepannya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saya sangat menyambut baik untuk jadi pilot project di Banyuasin," tutur Dia Ketua Pelaksana, Eka juarsa Asnawi, mengatakan biji porang ini digunakan sebagai bahan baku industri antara lain kosmetik, lem, tahu, mie sirataki, dan lain sebagainya. Menurutnya kebutuhan porang 20 ribu ton, dan Indonesia baru dapat memenuhi 10 persen kebutuhan yaitu 2000 ton. "Oleh sebab sehingga masih banyak peluang. Harapan kami kedepan pengembangan porang ini juga dapat didukung oleh pemkab Banyuasin dan Pemprov Sumsel," katanya. Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan simbolis bibit katak, dan penyerahan santunan untuk Panti Asuhan Bunda di Banyuasin. Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH. Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet, Danrem 044/Gapo, Brigjen Jauhari Agus Suraji, SIP., S.Sos, Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, S.T., M.Soc, Sc., Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Para Kepala OPD Prov Sumsel dan TGUPP Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Terima Mahasiswa Pecinta Alam Stisipol Candradimuka
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menerima audiensi Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Kelompok Alam Raya Stisipol Kelaras Candradimuka Palembang yang dipimpin oleh Wakil Ketua III Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni STISIPOL Candradimuka Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A beserta rombongan di ruang Wagub, Rabu (16/9/2020) Selain silaturahmi, kedatangan tersebut sehubungan dalam rangka kegiatan kemah bakti Mapala Kelaras Stisipol Candradimka yang akan digelar di Pagar Alam 12-14 Februari 2021 "Pemprov Sumsel sangat peduli dan antusias dalam mendukung program mahasiswa yang bermanfaat demi kepentingan masyarakat," ungkap Wagub MY menjelaskan mahasiswa perlu ada terobaosan dan inovasi ataupun kegiatan aspiratif guna menciptakan gagasan dalan hal pelayanan masyarakat. "Sangat perlu menciptakan dan perlu belajar menciptakan inovasi dan harus ada jiwa enterneurship bagi kaum mahasiswa untuk Kedepan dalam bersaing di era globalisasi" jelas Mawardi Ditambahkannya, setelah kegiatan tersebut dilaksanakan diharapkan ada akses atau manfaat positif buat masyarakat serta mendapatkan edukasi bagaimana mencintai lingkungan dan menjaga lingkungan tersebut tetap lestari Wakil Ketua III Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni STISIPOL Candradimuka Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A jelaskan kegiatan ini, pihaknya ingin mengukur sudah sampai sejauh mana pemahaman mahasiswa Pecinta Alam (PA), terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk hal materi dan solidaritas. “Solidaritas dan hubungan baik kita dipupuk disini, di luar pemahaman kita soal alam dan lingkungan. Kita disini juga diajarkan untuk tetap bersilaturahmi ke sesama anggota" tuturnya Turut hadir, Ka. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc, Karo Umum dan Perlengkapan Muhammad Zaki Aslam, AP, M.Si Tim Media Dinas Kominfo ,Prov. Sumsel