Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Ikuti Rakor Secara Virtual Bersama Mendagri Bahas Regulasi Omnibus Law
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti Rapat Kordinasi (Rakor) dalam rangka sinergitas kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam melaksanakan regulasi Omnibus Law Cipta Kerja secara virtual dari Sumsel Command Center Palembang, Rabu (14/10/2020). Rakor ini dilakukan untuk menjelaskan point penting yang terdapat didalam Omnibus Law Cipta Kerja agar tidak terjadi permasalahaan saat penerapannya nanti. Acara Rakor yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Moh Mahfud MD, pada kesempatan itu Mahfud mengatakan bahwa Omnibus Law Cipta Kerja dibuat dikarenakan oleh beberapa faktor salah satunya sulitnya mengurus izin usaha di Indonesia, "Rumitnya Undang - Undang terkait dengan perizinan usaha, ini menyulitkan para investor untuk membuatnya. Oleh sebab itu diadakan kajian untuk menyederhanakan proses perizinan tersebut dengan merevisi undang - undang yang menghambat dan menghasilkan gagasan tentang Omnibus Law Cipta Kerja untuk dijadikan solusi sebagai penyederhanaan dari undang - undang yang ada", ucapnya. Selain itu Mahfud juga mengatakan bahwa kebijakan ini sudah dibahas sejak lama dan ini merupakan kebijakan yang dibentuk dengan banyak revisi dan masukan, "terkait dengan banyaknya hoax yang beredar mengenai Omnibus Law Cipta Kerja, ini merupakan hal yang harus dijelaskan agar tidak terjadinya kerusuhan saat unjuk rasa dilakukan untuk itu Rakor ini dilakukan", ucap Mahfud. Dia juga menambahkan bahwa unjuk rasa boleh dilakukan asal sesuai dengan aturan yang ada, "unjuk rasa yang bersifat anarkis harus diamankan oleh pihak berwajib ini merupakan suatu tindakan yang tidak dapat dibenarkan untuk itu unjuk rasa yang anarkis harus diamankan", tegas Mahfud. Pada kesempatan yang sama Menteri Dalam Negeri RI, H. Tito Karnavian selaku Pimpinan Rakor menyampaikan bahwa Rakor ini dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada Kepala Daerah serta Forkopimda untuk mengahadapi para pengunjuk rasa agar dapat menjelaskan kepada mereka mengenai isi Omnibus Law Cipta Kerja tersebut. "Tentunya Kepala Daerah dan Forkopimda harus mengerti terdahulu mengenai Omnibus Law Cipta Kerja ini, agar nantinya dapat memberikan penjelasan kepada pengunjuk rasa dan dapat membantu Kepala Daerah dan Forkopimda dalam mengambil kebijakan dalam menentukan sikap, oleh sebab itu acara Rakor hari ini kita laksanakan", ucapnya. Selain itu Tito meminta Kepala Daerah yang mengikuti Rakor untuk dapat membuat Tim Khusus untuk mempelajari dan memahami isi dari Omnibus Law Cipta Kerja, "Softcopy ini akan kami bagikan dengan Kepala Daerah dan Saya harap Kepala Daerah dapat membuat Tim Kecil untuk mempelajarinya agar dapat menjawab dan mengambil kebijakan terhadap isu yang beredar didaerah masing - masing", tegasnya. Acara Rakor diikuti juga oleh beberapa Kementerian secara virtual diantaranya Kementerian Ketenagakerjaan. Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan Indonesia menyampaikan bahwa isu yang beredar merupakan kesalah pahaman seperti Hak Cuti dan Upah Minimum yang dihilangkan, "Untuk itu pada Rakor ini Saya tegaskan bahwa hal tersebut salah, karena dijelaskan dalam RUU Cipta Kerja bahwa Hak Cuti dan Upah minimum itu tetap ada. Tidak seperti isu yg beredar", ucapnya. Turut hadir Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. RA. Anita Noeringhati, SH., MH, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel, Dr. H. Kresna Menon, SH., M.Hum, Danrem 044/GAPO, Brigjen Tni Jauhari Agus Suraji S.I.P, S.Sos, Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Wakajati Sumsel, Oktavianus, SH., MH, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Kasat Pol PP Prov. Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Perdana, ACSS Adakan Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra sekaligus Kepala layanan Assessment Center Sumatera Selatan (ACSS), Dr. H. Akhmad Najib, SH., MHum., membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan di Unit Layanan ACSS yang terletak di BPSDMD Sumsel, Rabu (13/10/2020). Herman Deru melalui Akhmad Najib, mengucapkan selamat mengikuti assessment bagi para peserta. Najib mengarahkan agar penyelenggaraan kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. "Pak Gubernur sangat mendukung pemanfaatan ACSS dengan baik, termasuk bagi kab/kota. Saya juga akan roadshow ke kab/kota agar ACSS ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kab/kita untuk menghasilkan pemimpin yang berkompeten," katanya Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan ini juga menghadirkan asesor yang profesional dan juga dipantau melalui CCTV. Oleh sebab itu, peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini sesuai yang diarahkan oleh asesor dan psikolog. "Kita (ACSS) selalu berusaha dengan baik, untuk mencari para pemimpin yang punya integritas terpercaya. Yakinlah apapun yang telah kita kerjakan menjadi bagian dari keahlian kita bersama. Selamat mengikuti assessment, tetap fokus serius, dan tawakal," ujarnya. Sementara itu, Kepala BPSDMD Sumsel, Hj. Tarbiyah, S.Pd., MM, mengatakan pembentukan ACSS ini sangat didukung penuh oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru. Hadirnya ACSS ini diharapkan dapat menjadi suatu kebanggaan di Prov Sumsel dan juga Prov lainnya. Selain itu, ACSS juga didukung penuh oleh Dinas Kominfo Sumsel dalam promosinya. Kegiatan ini diikuti dari 35 orang peserta yang berasal dari Sumsel. Dan terdiri dari 9 orang tim assesor dan pendamping seleksi, yang meliputi 1 orang penanggung jawab 5 anggota, dan 2 orang pendamping. Tahapan assesment uji kompetensi merupakan tahapan kedua, setelah melalui proses seleksi administrasi melalui BKD. Para peserta juga selanjutnya akan mengikuti tahapan pembuatan makalah, dan wawancara. Kemudian akan diambil 3 nilai tertinggi untuk dilaporkan ke Gubernur HD. Turut hadir Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Plh Kepala BKD, Ismail Fahmi, S. IP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Feby Deru Ajak Warga Ogan Ilir Lestarikan Tradisi Melebung Ikan
Ogan Ilir, sumselprov.go.id- Tim Penggerak PKK Sumsel dipimpin Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya mengikuti tradisi melebung yang merupakan warisan nenek moyang masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2020). Tradisi Melebung ini merupakan aktivitas masyarakat sekitar menangkap ikan di rawa, biasanya dilakukan pada musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, Feby beserta rombongan memanen ikan di desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Selain bersama Tim penggerak PKK, Feby juga memanen ikan dengan ditemani dua orang cucunya Danis dan Deka yang begitu antusias dan riang menangkap ikan bersama warga setempat. Feby katakan melebung ikan diharapkan selain melestarikan kearifan lokal juga dapat meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan, tentunya tak hanya sesama anggpta TP PKK Sumsel saja, tapi dengan warga di sini. Dikatakan Feby ada berbagai macam ikan yang dipanen seperti ikan betok, tembakang, gabus, lele, dan sepat. Menurutnya membudidayakan ikan yang dilakukan warga merupakan hal yang positif, dan bisa menjadi contoh bagi generasi muda. "Dalam masa sulit seperti saat ini, membudidayakan ikan bisa dijadikan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan. Bagaimana upaya kita bisa bertahan menghadapi situasi sulit saat ini, salah satu upayanya adalah dengan mengolah dan memberdayakan apa yang ada di lingkungan sekitar kita," ujar Feby. Sementara itu Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya mengatakan kegiatan melebung dilakukan setahun sekali di bulan Agustus. Namun akibat situasi pandemi saat ini, melebung baru bisa dilakukan pada bulan Oktober. "Hasil panen saat ini memang tidak sebanyak waktu lalu. Hal ini disebabkan tingkat keasaman air yang cenderung tinggi," katanya. Suasana penuh keakraban dan kehangatan tampak mewarnai aksi panen ikan yang dilanjutkan dengan makan siang bersama, dengan menyajikan menu aneka ikan bakar dan goreng. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Tinjau Bendungan Tigadihaji OKU Selatan, Target Pembangunan Tahun 2023
OKUS, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) didampingi Pjs. Bupati OKU Selatan Hj Nora Elisya, S.H.,M.M beserta jajaran terkait lainnya melakukan monitoring dan peninjauan pembangunan Bendungan Tigadihaji di Kabupaten OKU Selatan tepatnya di Desa Sukabumi Kecamatan Tigadihaji Kab. OKU Selatan, Selasa (13/10/2020). Pada saat peninjauan tersebut HD menyampaikan bahwa pembangunan Bendungan Tigadihaji ini merupakan proyek strategis nasional, dimana nantinya bendungan ini akan menampung air dari Danau Ranau melalui Sungai Selabung. Saat ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII mulai menimbun tubuh bendungan yang akan menampung 105 juta kubik air. Penimbunan dilakukan bertahap sambil menyelesaikan akses jalan masuk menuju lokasi bendungan. Bendungan Tiga Dihaji yang mulai dibangun pada akhir 2018 tersebut memiliki tipe zona dengan inti lempung urugan batu dengan area genangan air seluas 468 hektare, dan Bendungan ini ditargetkan selesai pada 2023. Bangunan utama bendungan setinggi 122 meter dengan panjang puncak bendungan 950 meter serta lebar pada puncak 12 meter. Bangunan ini akan menjadi Bendungan terbesar di wilayah Sumsel. Bendungan ini nantinya memiliki beberapa fungsi, diantaranya untuk mengairi irigasi pertanian di Komering seluas 72 ribu hektare namun baru di bangun 60-an ribu hektare, selain itu untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) lebih kurang 40 megawatt, serta untuk reduksi banjir, dan pariwisata. Turut hadir Para kepala OPD Provinsi Sumsel, para camat dan para Kapala OPD Kabupaten OKU Selatan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Sumsel Siap Gelar Sriwijaya Ranau Gran Fondo
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak seluruh masyarakat Indonesia menyambut para wisatawan untuk datang ke Sumatera Selatan tepatnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan untuk ikut memeriahkan Srwijaya Ranau Gran Fondo yang akan digelar 14 November 2020 mendatang. Hal tersebut dikatakan Gubernur Herman Deru pada saat acara Peninjauan jalur Sriwijaya Ranau Gran Fondo di Pantai Pelangi, Kec. Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan didampingi oleh Pjs Bupati OKU Selatan Nora Elisya, SH.,MM, Selasa (13/10/2020) "Kami siap melayani para tamu wisatawan yang berkunjung ke Danau Ranau. Kami siap dengan ramah dengan menyiapkan home stay dengan kuliner, pantainya serta keindahan alamnya" ujar Deru. Ditambahkannya selain sebagai olahraga bersepeda sambil menikmati keindahan Danau Ranau, Grand Fondo juga bisa menjadi promosi wisata andalan Sumatera Selatan dan Kabupaten OKU Selatan. Diharapkan melalui gelaran ini eksotis danau terbesar kedua di Sumatera ini diperkenalkan dalam agenda wisata tersebut. Bahkan diyakini, Danau Ranau dapat segera menjadi salah satu destinasi wisata andalan nasional jika tergarap dengan baik. Lanjutnya Agenda wisata Danau Ranau Grand Fondo di Kabupaten Oku Selatan tahun 2020 diminta lebih meriah lagi. Mengingat gelaran wisata olahraga sepeda ini sudah menjadi kalender pariwisata nasional yang tercatat di Kementerian Pariwisata. Selanjutnya Deru melakukan Peninjauan dengan gowes sepeda melintasi pantai Pelangi Danau Ranau. Turut Hadir Forkopimda OKUS para kepala OPD Provinsi Sumsel dan kepala OPD Kabupaten OKUS. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Lakukan Panen Raya Padi dan Tebar Benih Ikan di OKU Selatan
OKU Selatan, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengajak para petani di Sumsel harus bangga dengan profesinya, mengingat sebagian besar lahan di Sumsel merupakan lahan pertanian yang luas yang sudah sepatutnya disyukuri dan dimanfaatkan dengan layak. Hal tersebut diutarakan Herman Deru saat melakukan panen raya padi sawah tadah hujan dan sekaligus tebar benih ikan di Danau Ranau Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, didampingi oleh Pjs Bupati OKU Selatan Nora Elisya, SH.,MM., di di Desa Surabaya Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Selasa (13/10/2020) Padi sawah tadah hujan yang dipanen oleh para petani pada bulan Agustus, September serta awal Oktober , merupakan panen raya padi sawah hujan tanaman saat musim selang. "Terlebih sektor pertanian selama ini telah menjadi marwah Sumsel sebagai daerah penunjang pangan nasional dan berhasil lumbung pangan nasional" Lanjutnya, untuk mendukung majunya sektor pertanian di Sumsel kita akan sebar 1000 orang tenaga PPL ke Kabupaten/Kota di Sumsel untuk membimbing para petani "Saya informasikan langsung bahwasanya kita akan menyambut iven internasional Grand Fondo Sriwijaya 14 November 2020, kenapa saya pilih OKUS karena potensi alam di OKUS yang bagus, dan nantinya setiap provinsi akan mengirimkan para bikers untuk mengikuti Gran Fondo tersebut. Juga ada iven internasional Kejuaraan sepak bola dunia U-20 dimana Sumatera Selatan sebagai salah satu Tuan Rumah" jelasnya. Pada kesempatan tersebut Gubernur Herman Deru memberikan kepada para petani OKUS bantuan berupa Cultivator 5 unit, Paket lengkap PATB lahan kering 110.sebanyak 72 ton. Benih padi sawah padi dari Balai Pengkaji tehnologi pertanian Sumsel 1 ton ,dan power teaser 5 unit Deru juga mengingatkan agar selalu tetap menjaga protokol kesehatan baik dalam beraktivitas dengan mempedomani Pergub no 37 tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19. Selanjutnya Gubernur Herman Deru melakukan penebaran 200 ribu benih ikan nila di Danau Ranau. Re-stocking benih ikan dilakukan untuk menjaga ketersedian ikan dan menjaga keseimbangan adanya ikan di danau serta menjaga debit air. Turut Hadir Forkopimda Kab. OKUS, para Kepala OPD Prov Sumsel dan TGUPP Pemprov Sumsel, Kepala OPD Kabupaten OKUS Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
MY: Pemprov Sumsel Dukung Program Penurunan Angka Stunting di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Marwadi Yahya (MY) membuka Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang Terintegrasi di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020 di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (13/10/2020). Pada sambutannya MY mengatakan bahwa permasalahan Stunting merupakan permasalahan yang multi dimensi, "ini merupakan tugas kita bersama untuk menghadapi permasalahan yang menurut saya multi dimensi agar dapat menurunkan angka Stunting di wilayah Sumsel", ucapnya. MY juga menambahkan kenapa permasalahan ini dikatakannya multi dimensi, karena stunting dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya Gizi yang kurang, Pelayanan kesehatan yang belum optimal, kemiskinan, ketidaktahuan, lingkungan yang buruk, sumber air yang kotor, dan lain sebagainya. "Untuk dapat memecahkan permaslahan ini, Kita harus menerapkan aksi konvergensi seperti analisa situasi, merencanakan sebuah kegiatan untuk penanganan stunting, mensosialisasikan tentang cara menghindari stunting, dan lain sebagainya. Dan hal ini harus dilakukan secara terus - menerus dan terintergrasi", ditambahkannya. Selain itu MY juga menghimbau untuk para orang tua agar dapat memberikan makanan dan minuman yang bergizi agar tumbuh kembang anak terhindar dari kondisi stunting. MY juga meminta agar Bidan desa dapat berperan lebih aktif untuk mendata dan memantau perkembangan anak, baik yang baru dilahirkan ataupun yang sudah beranjak tumbuh. "agar kondisi gizi mereka terpenuhi melalui makanan dan minuman yang sehat. Selain itu, peran sosialisasi dapat dilakukan oleh bidan - bidan desa dan juga para penyuluh yang ada didesa agar masyarakat desa dapat mengerti dan memiliki pemahaman yang baik agar anak - anaknya bisa terhindar dari stunting", tegas MY. Menutup sambutannya MY menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel telah berkomitmen mendukung program penurunan angka stunting melalui indikator kinerja daerah yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 - 2023 agar terwujudnya Sumsel zero stunting. Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Direktorat Kesehatan Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Arifin Efendi Hutagalung mengatakan bahwa dibukannya kegiatan penilaian ini merupakan tindak lanjut dari surat yang diberikan oleh Kemendagri. "Selain itu kegiatan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kinerja dan kualitas bagi Kab/Kota dalam melaksanakan program pencegahan dan penurunan angka stunting didaerah masing - masing dan hasil penilaian akan dilaporkan secara tertulis paling lambat minggu pertama dibulan nopember tahun 2020", ucapnya. Turut hadir Para Bupati/Walikota yang hadir beserta Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Penghargaan Gubernur Inovatif di KG Award 2020
Palembang, sumselprov.go.id-Penghargaan yang diterima Gubernur Sumsel H Herman Deru yang didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru ini saat acara Kompas Gramedia Award (KG Award) 2020 dalam rangka Semarak Ulang Tahun ke 33 Tahun Sriwijaya Post berlangsung virtual dari Griya Agung Palembang, Senin (12/10/2020) malam. Dengan topik "Kindness, Growing, and Innovation" KG Award 2020. Penghargaan dengan kategori "Pembangunan Insfrastruktur dan Lumbung Pertanian Sumatera Selatan" ini didapatkan karena Gubernur Sumsel dinilai sebagai kepala daerah yang sangat mendukung pengembangan potensi Sumsel terutama dalam agrobisnis dan konsen menggalakan program unggulan lumbung pangan serta fokus pada pembangunan infrastruktur. HD mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan penghargaan ini dapat membuat dirinya dan juga Bupati dan Walikota yang mendapatkan penghargaan untuk terpacu berbuat lebih baik lagi. "Alhamdulillah semua infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumsel 100 persen selesai, tahun berikutnya kita tinggal memikirkan pengoptimalan untuk mendekatkan jarak antara produsen dengan pasar," ujarnya Terkait pengembalian Sumsel sebagai lumbung pangan, dimana Sumsel telah kembali menjadi 5 besar daerah produksi pangan terbesar nasional. HD berharap penghargaan ini memotivasi petani Sumsel untuk meningkatkan produksi tanamnya pada tahun-tahun berikutnya. Dikesempatan itu juga, Ketua TP PKK Sumsel turut mendapatkan penghargaan sebagai Ketua TP PKK yang peduli terhadap keluarga miskin terdampak covid-19. Feby dinilai dinilai sebagai Ketua PKK yang sering melakukan safari di Sumsel untuk memberikan donasi ke masyarakat miskin dan membantu UMKM bertahan di masa pandemi covid-19. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kepala PUBMTR, H.Darma Budhi, S.H., S.T., M.T. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Dukung PJJ, HD Launching Pendistribusian 300.000 Kartu XL Axiata
Palembang, sumselprov.go.id-Kartu XL Axiata yang dilaunching Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di peruntukan Pelajar dan Guru Se- Sumatera Selatan untuk mendukung kebijakan pemerintah dibidang pendidikan yaitu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar proses belajar mengajar tetap berjalan ditengah pandemi Covid-19. Pada Sambutannya HD mengatakan bahwa ada 3 komponen permasalahan yang dihadapi dalam menerapkan PJJ yaitu Gadget, Kuota, dan Sinyal. "XL telah memberikan bantuannya berupa kuota gratis sebanyak 300.000 kartu yang masing - masing memiliki kuota 30 GB yang diperuntukan mendukung PJJ", ucap HD di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (12/10/2020). Selain itu HD juga menambahkan terkait dengan 300.000 kartu yang akan didistribusikan, pihak XL harus berkoordinasi dengan Dinas terkait agar bantuan ini tersampaikan tepat sasaran, pihak XL juga harus meminta laporan pertanggung jawaban atas penggunanya. "Bantuan ini harus digunakan dengan baik dan efisien karena bantuan ini harus dipertanggung jawabkan nantinya", tambah HD. Terkait dengan bantuan yang diberikan, HD mengatakan bahwa ini harus didukung dengan sinyal yang baik agar bantuan ini dapat digunakan dengan maksimal bagi Para Pelajar ataupun Gurunya, untuk itu HD menyampaikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 2020 akan di launching Sumsel Bebas Blank Spot , dengan menerapkan produk buatan anak - anak SMK, seperti booster dan alat lainnya. Tentunya hal ini akan mendukung penggunaan kuota gratis yang diberikan oleh XL Axiata hari ini. Selain itu pada kesempatan yang sama Dessy Sari Dewi selaku Vice President Regional Sumatera dari PT. XL Axiata TBK mengatakan bahwa bantuan ini diberikan dengan kuota 30 GB dan ada tambahan 55 GB jika nomornya telah didaftarkan di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), "Tidak berhenti di 300.000 kami juga siap untuk memberikan tambahan jika diperlukan. Paket Perdana axis yg diberikan dengan kuota 30 GB dan 55 GB untuk kartu yg sudah didaftarkan ke Dapodik", ucapnya. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM, Kadis Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Plt. Kadiknas Drs. H. Riza Fahlevi, MM, Para Kepala Sekolah se- Sumsel yang hadir secara virtual. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.